You are on page 1of 16

KEBIJAKAN PENGEMBANGAN MICE DI PROVINSI DKI JAKARTA

DINAS PARIWISATA PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

JALAN KUNINGAN BARAT NO.2 JAKARTA SELATAN

Jakarta memiliki sarana dan prasarana kota yang berstandar internasional. Jakarta memiliki keanekaragaman atraksi.   Jakarta memiliki keanekaragaman budaya. KEUNGGULAN/POTENSI JAKARATA  Jakarta sebagai pusat bisnis.I Latar Belakang 1.  .

2. POTENSI PARIWISATA JAKARATA      WISATA BAHARI WISATA BUDAYA WISATA BELANJA DAN KULINER HIBURAN DAN REKREASI MICE .

.72 % Kunjungan wisatawan mancanegara ke Jakarta Tahun 2005 sebanyak 1.04 %  Lain-lain 15. MOTIVASI KUNUNGAN WISMAN  Bisnis 55.3.065. 24 %  Berlibur 29.496.

 Jasa fasilitas konvensi dan pameran (penyedia tempat) . perjalanan insentif dan pameran. Perizinan  Jasa penyelenggara konvensi.II Pengembangan MICE 1.

 . Penyediaan klinik binis Dinas Pariwisata menyediakan Tim konsultan profesional bagi para pengelola (konsultansi cumacuma) untuk mengembangkan bisnis kepariwisataan termasuk industri MICE. Pembinaan  Penilaian terhadap kinerja industri tersebut oleh tim independen dan kepada yang berprestasi (memenuhi standar yang telah ditetapkan) diberikan anugerah Adikarya Wisata dari Gubernur Provinsi DKI Jakarta setiap 2 tahun sekali.2.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan kebijakan promosi MICE melaui: . Promosi Dengan memperhatikan sarana dan berbagai aspek penunjang kegiatan MICE yang dimiliki Jakarta serta peluang pasar.3.

. Promosi yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata bersama-sama dengan para pengelola.a. Promosi yang dilakukan oleh Biro Konvensi Jakarta. c. b. Promosi yang dilakukan oleh para pengelola sendiri.

Biro Konvensi Jakarta didirikan secara khusus dalam rangka meningkatkan kegiatan MICE di Provinsi DKI Jakarta. Lembaga tersebut didirikan pada tahun 1994 bertepatan dengan penyelenggaraan Kongres Tahunan Asosiasi Konvensi dan Kongres Internasional (ICCA) di Jakarta .

342 Tahun 1995 . kemudian dengan Instruksi Gubernur Propinsi DKI Jakarta No.Keputusan Keua Yayasan Promosi Jakarta Nomor. JP/SK/0494/94 dikukuhkan Tahun 1994.

Tugas utama Biro Konvensi Jakarta adalah sebagai fasilitator dan koordinator bagi asosiasi (seprti JIHA. Biro Konvensi Jakarta dikelola oleh orangorang swasta yang profesional (tidak ada PNS yang duduk dalam lembaga tersebut). ASITA Jakarta) dan kalangan industri MICE Jakarta. . AKKINDO. ASPERAPI.

biaya operasional dan penyelenggaraan kegiatan antara Convexsindo & Motivation Show.Dalam melakukan kegiatannya Biro Konvensi Jakarta didukung penuh oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta (melalui Dinas Pariwisata) berupa penyediaaan sarana kantor. partisipasi pada penyelenggaraan Asia Pasific Incentive & Meeting Expo (AIME) serta dukungan dari kalangan industri MICE di Jakarta. .

Pengamanan Dalam rangka meningkatkan rasa aman khususnya bagi penyelenggara dan peserta MICE.4. Dinas Pariwisata melakukan kerjasama pengamanan dengan Dinas Tramtib dan Linmas dan Polda Metro Jaya (mendayagunakan Polisi Pariwisata atau polisi lainnya bila diperlukan) baik secara rutin (pengamanan destinasi) maupun secara khusus pada waktu penyelenggaraan kegiatan. .

Evalusi Terhadap Biro Konvensi Jakarta Biro Konvensi Jakarta sebagai lembaga yang didirikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta memperoleh bantuan fasilitas dan keuangan. . secara periodik dilakukan evaluasi oleh Dinas Pariwisata terhadap kinerja lembaga tersebut.III.

.Pada tahun 2006 Dinas Pariwisata akan melakukan evaluasi dan mengkaji kembali keberadaan (status) kelembagaannya. Diharapakan. dengan hasil kajian tersebut Biro Konvensi Jakarta lebih mandiri dan profesional dalam mempromosikan industri MICE di Provinsi DKI Jakarta.