You are on page 1of 8

Makalah

TEORI BELAJAR EDWARD LEE THORNDIKE

Disusun Oleh:
Abdul Muiz (1102410014)
Hendra Bagus P (1102410036)
Bhakti Satria P (1102410049)

Teknologi Pendidikan
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2010-2011

behavioristik adalah merupakan salah satu aliran yang dimiliki oleh Edward Lee Thorndike sehingga dalam makalah ini penulis akan mengangkat tentang : 1.T. dan 3. Apa saja hukum-hukum yang digunakan Edward L. dan - Psikologi Humanistic. - Psikologi Behavioristik - Psikologi Kognitif. Bagaimana teori-teori Edward L. Latar Belakang Teori belajar selalu bertolak dari sudut pandangan psikologibelajar tertentu. ? 2 . Maka psikologi dalam pendidikan menjadi berkembang sangat pesat. ?.T. Dengan perkembangannya psikologi dalam pendidikan.BAB I PENDAHULUAN A. masingmasing yaitu : B. maka berbarengan dengan itu bermunculan pula berbagai teori tentang belajar. Permasalahan Dari ketiga aliran psikologi tersebut. Biografi Edward Lee Thorndike 2. justeru dapat dikatakan bahwa dengan tumbuhnya pengetahuan tentang belajar. Didalam masa perkembangan psikologi pendidikan dijaman mutakkhir ini muncullah secara beruntun beberapa aliran psikologi pendidikan.

Batasan Masalah Dalam pembahasan masalah. D. Tujuan Penulisan Adapun tujuan penulisan makalah ini yaitu untuk menambah wawasan pengetahuan mahasiswa/mahasiswi pada muta kuliah psikologi pendidikan terutama tentang pemikiran dan teori-teori Edward Lee Thorndike sesuai dengan makalah yang penulis susun. penulis membatasi ruang lingkup hanya pada ketiga aspek tersebut diatas. 3 .C.

mencakar dan sebagainya sampai suatu saat secara kebetulan ia menginjak suatu pedal dalam kandang itu sehingga kandang itu terbuka.dia menerima bea siswa di Colombia. maka pada saat menghadai masalah yang serupa.yang mencerminkan prinsip dasar dari proses belajar yang dianut oleh Thorndike yaitu bahwa dasar dari belajar (learning) tidak laian sebenaranya adalah asosiasi. berjalan. Sejak itu. dalam teori S-R di katakana bahwa dalam proses belajar. organisme sudah tahu tingkah laku mana yang harus di keleluarkan nya untuk memecahkan masalah. An experimental study of associationprocess in Animal”. namun ia telah membentuk tahapan behaviorisme Rusia dalam versi Amerika. Biografi Edward Lee Thorndike Edward lee thorndike meski secara teknis seorang fungsionalis. dan burung. anjing. kemudian dia tinggal dan mengajar diColombia sampai pension pada tahun 1940. dan mendapatkan gelar PhD-nya tahun 1898. meloncat. maka organisme itu akan mengeluarkan serentakan tingkah laku dari kumpulan tingkah laku yang ada padanya untuk memecahkan masalah itu. Thorndike (1874-1949) mendapat gelar sarjananya dari Wesleyan University di Connecticut pada tahun 1895.[2] 4 .[1] Dan dia menerbitkan suatu buku yang berjudul “Animal intelligence. yang di masukkan dalam kandang yang terkunci akan bergerak. Orang) belajar dengan cara coba salah (Trial end error). kucing akan langsung menginjak pedal kalau ia dimasukkan dalam kandag yang sama. Ia mengasosiasikan suatu masalah tertentu dengan suatu tingkah laku tertentu. Buku ini yang merupakan hasil penelitian Thorndike terhadap tingkah beberapa jenis hewan seperti kucing. Teori ini disebutdengan teori S-R. suatu stimulum akan menimbulkan suatu respon tertentu.BAB II PEMBAHASAN A. dan master dari Hardvard pada tahun 1897. ketika disana. Kalau organisme berada dalam suatu situasi yang mengandung masalah. Berdasarkan pengalaman itulah . pertama kali organisme (Hewan. dia mengikuti kelasnya Williyams James dan merekapun cepat menjadi akrab. Seekor kucing misalnya.

Objek penelitian di hadapkan kepada situasi baru yang belum dikenal dan membiarkan objek melakukan berbagai pada aktivitas untuk merespon situasi itu.B. Ada motif pendorong aktivitas 2.[3] C. dalam hal ini objek mencoba berbagai cara bereaksi sehingga menemukan keberhasilan dalam membuat koneksi sesuatu reaksi dengan stimulasinya. Hukum-Hukum yang digunakan Edward Lee Thorndike 1. Hukum latihan : Hukum ini pada dasarnya sama dengan hukum prekuensinya Aristoteles. sedangkan yang paling kurang penggunaannya. Thorndike mendasarkan teorinya atas hasil-hasil penelitiannya terhadap tingkah laku beberapa binatang antara lain kucing. 5 . dan tingkah laku anak-anak dan orang dewasa. ada berbagai respon terhadap situasi 3. Teori ini sering juga disebut “Trial and error” dlam rangkan menilai respon yang terdapat bagi stimulus tertentu. jika asosiasi (atau koneksi neural) lebih sering digunanakan. pendidikan dan pengajaran di amerika serikat di dominasi oleh pengaruh dari Thorndike (1874-1949) teori belajar Thorndike di sebut “ Connectionism” karena belajar merupakan proses pembentukan koneksi-koneksi antara stimulus dan respon. dua hal inilah yang berturut-turut disebut dengan hukum kegunaan dan ketidak bergunaan. ada aliminasi respon-respon yang gagal atau salah 4. Ciri-ciri belajar dengan trial and error : 1. ada kemajuan reaksi-reaksi mencapai tujuan dari penelitiannya itu. maka koneksinya akan lebih kuat. Teori Belajar yang di Kemukakan Edward Leer Thorndike Pada mulanya. maka paling lemahlah koneksinya.

[4] Thorndike yang dikenal karena kajiannya tentang Transfer pelatihan (Transfer or Training). Hukum kesiapan (Law of Readiness) Jika suatu organisme didukung oleh kesiapan yang kuat untuk memperoleh stimulus maka pelaksanaan tingkah laku akan menimbulkan kepuasan individu sehingga asosiasi cenderung diperkuat. Hukum efek Ketika sebuah asosiasi kemudian di ikuti dengan keadaan yang memuaskan. seperti halnya yang digunakan saat ini. maka koneksinya melemah. Pada tahun 1929. 6 . Namun dia menyatakan bahwa hanya keserupaan objek kedua dengan yang pertama sama saja yang bias mengarah pada pembelajaran yang meningkat hasilnya dalam subjek kedua. atau belajar aljabar mungkin membantu anda belajar kalkulus. Hal ini adalah sejenis latihan yang bias memperkuat otot-otot anda. penelitiannya telah membawanya keluar dari semua dal diatas kecuali apa yang yang kita sebut sekarang dengan penguatan (reinforcement). karena hal itu sama dengan pengondisian operasi coperant Conditioning)-nya Skiner. kemudian ia percaya (dan masih sering percaya) bahwa mengkaji subjek-subjek sulit meskipun anda tidak akan pernah menggunakannya. Hal itu kemudian di gunakan kembali untuk membenarkan cara anak belajar bahasa latin.2. Adalah bagus buat anda karena hal itu memperkuat pikiran anda. untuk membenarkan cara anak belajar kalkulus. Jadi bahasa latin munglkin membantu anda belajar bahasa Italia. tetapi bahasa latin tidak akan pernah membantu anda belajar kalkulus atau hal-hal lain yang berbeda. 3. maka hasilnya menguat begitu juga sebaliknya ketika sebua asosiasi di ikuti dengan keadaanyang memuaskan. kecuali untuk bahasa “mentalistik’ (kepuasan bukanlah prilaku).

Ada berbagai respon terhadap situasi c. Ada kemajuan reaksi-reaksi mencapai tujuan 3. Hukum-hukum yang digunakan Edward Leet adalah hukum latihan dan hukum efek. Ciri-ciri Belajar dengan Trial and error adalah : a. 2.BAB III PENUTUP Kesimpulan : Dari uraian diatas maka dapat diambil berapa kesimpulan : 1. Ada eliminasi respon-respon yang gagal atau salah d. Teori belajar yang dekemukakan Edward Lee Thorndike disebut dengan teori Connectionism atau dapat juga di sebut Trial and ErrorLearning. 7 . Ada motif pendorong aktivitas b.

Sejarah Psikologi. Psikologi Pendidikan. Sartito. 1998. 8 . 2006. Berkenalan dengan Aliran-aliran dan Tokoh-Tokoh Psikologi.DAFTAR PUSTAKA .George.Soemanto. Jakarta: Bulan Bintang. Wasty. 2005. Jakatra: Prima Shopie .Boeree. Jakarta: Rineka Cipta - Wirawan.