You are on page 1of 17

LAPORAN PRAKTIKKUM RANGKAIAN DIGITAL

TANGGAL DISUSUN OLEH

: 22 JULI 2010 : HERY IRAWAN(091331015) ADI MULYADI ( 091331001)

PRODI TEKNIK TELEKOMUNIKASI JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
SEMESTER 2 /2010

0

FF 5-bit Shift Register 8-bit Shift Register Kuantitas 4 1 1 3. Kabel penghubung secukupnya. 1 2 3 Tipe IC 7474 7496 74164 Fungsi D. Menjelaskan prinsip kerja rangkaian Ring. yakni dengan menghubungkan output Flip-Flop terakhir ke input Flip-Flop yang pertama. Flip-Flop tersebut dihubungkan sedemikian rupa. Sebuah Ring. Pada dasarnya hanya ada sebuah bit 1 dalam rangkaian register tersebut . dan 74164 ) 2.Counter 3.RING COUNTER I. Membuat rangkaian Ring-Counter dengan beberapa tipe IC ( 7474. III.Counter 4 bit 1 . A B C D CLK A CLK B CLK C CLK D clock Gambar 1.Counter KOMPONEN /ALAT YANG DIGUNAKAN 1. Menjelaskan berbagai cara preset rangkaian Ring. Contoh rangkaian dibawah ini dengan menggunakan master /slave DFlip-Flop ( dapat juga dibuat dari J-K Flip-Flop ). IC TTL seperti tabel di bawah ini II. sehingga informasi ( 1 bit ) akan bergeser dari kiri ke kanan .pulsa clock yang digunakan. a) .7496. Landasan Teori Sebuah Ring-Counter sederhana dapat dibuat dari sebuah shift register. yang akan bergeser sepanjang rangkaian register ( dalam hal ini bergerak dari kiri ke kanan ) selama ada pulsa. Sebuah Digital Trainer 2. TUJUAN PERCOBAAN : 1. No.

harus dibuat sedemikisn rupa sehingga hanya ada sebuah FF yang berkondisi 1. Tabel urutan Dianggap kondisi awalnya adalah A = 1 dan B = C = D = 0. b). maka “ 1 “ akan bergeser dari A ke B. Setelah clock pertama. Cara sederhana untuk mempresetnya adalah dengan menggunakan pulsa sesaat pada input DC set dari 2 . karena mempunyai state yang berbeda sebelum urutan tersebut terulang kembali. Counter tersebut diatas berfungsi sebagai counter MOD-4. c). sehingga counter sekarang menunjukkan 0100. maka “ 1” bergeser dari D ke A lagi.N diperlukan N buah Flip-Flop. Pergeseran terjadi pada saat clock berubah dari 0 ke 1 ( positive clock register ). Bentuk gelombang A 1 0 0 0 1 0 0 B 0 1 0 0 0 1 0 C 0 0 1 0 0 0 1 D 0 0 0 1 0 0 0 Hitungan Clock 1 2 3 4 5 6 7 Gambar 1. Setelah pulsa keempat . Oleh karena itu perlu dilakukan preset pada counter sebelum digunakan pulsa-pulsa clock. Untuk membuat sebuah ring counter MOD. Pada saat mulai mengoperasikan ring counter .Clock A B C D Gambar 1.

. Gambarkan sebuah rangkaian Ring-Counter MOD – 8 yang terbuat dari D –FF dan tentukan presetnya pada salah satu FF-nya ! Jawab : 2.. .. 1..... MOD dari Twisted counter selalu dua kali jumlah FF-nya.. Tuliskan tabel urutan output Ring-Counter soal nomor 1 ! Jawab : Clock 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Q0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 Q1 Q2 Q3 Q4 Q5 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 dan seterusnya. jadi untuk membuat Twisted ring counter MOD -8 hanya diperlukan 4 buah FF.. Q6 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 Q7 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 3 ...sebuah FF . yakni dengan menghubungkan output inverse FF keempat ke input D –FF yang pertama.. IV.. Dengan memodifiakasi rangkaian ring counter pada gambar 1 a) ..... maka kita dapatkan twisted ring counter ... dan pada input DC clear untuk seluruh FF lainnya..

PERCOBAAN 1.3 . MOD berapakah rangkaian counter pada soal no. 3 tersebut diatas ? Jawab : MOD 16 V. Shift Register A B C D CLK A CLK B CLK C CLK D clock 2. Gambarkan sebuah rangkaian Twisted –Counter dari Ring Counter pada soal nomor 1 ? Jawab : 4. Ring Counter Ring Conter Asinkron Modulo 10 dengan Jk Flip –flop 4 .

Rangkai kembali rangkaian di bawah ini : QA QB Qc QD D SET Q D SET Q D SET Q D SET Q CLR Q CLR Q CLR Q CLR Q Clear Clock 5 .Tabel Kebenaran Clock 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Q3 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 Q2 0 0 0 0 1 1 1 1 0 0 0 0 0 Q1 0 0 1 1 0 0 1 1 0 0 0 0 1 Q0 0 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 Desimal 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 0 1 2 1.

karena terdapat empat kali perubahan data hingga data kembali ke kondisi awal. KESIMPULAN Berdasarkan hasil percobaan. merupakan suatu pencacah yang dapat mencacah . disebut Ring .2. karena proses pencacahannya melingkar seperti cincin. dapat disimpulkan bahwa rangkaian shift register merupakan salah satu rangkaian yang dapat menggeser data sesuai dengan modulo yang kita inginkan. Ring Counter. Kemudian amati output dari rangkaian tersebut 3. Buat tabel kebenarannya Tabel kebenaran Clock KeA 0 1 1 0 2 0 3 0 4 1 5 0 6 0 7 0 8 1 9 0 10 0 11 0 12 1 : Output FF B C 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 D 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 Mod ring – counter ini adalah 4. baik secara up maupun down. 6 .

Rangkailah ring counter dengan JK-FF (modulo 4) sebagai berikut : J 33 MHz SET Q J SET Q K CLR Q K CLR Q 5. Tabel kebenaran Clock Ke0 1 2 3 0 Output FF Q1 (C) Q0 (D) 0 0 0 1 1 0 1 1 0 0 7. Buatlah tabel kebenarannya 6. Buatlah ring counter asinkron modulo 10 dengan JK-FF J SET Q J SET Q J SET Q J SET Q K CLR Q K CLR Q K CLR Q K CLR Q 7 .TANGGAL 22 – 04 – 2010 4.

modulo 6 Rangkailah sesuai desain yang didapat Ambil data dan buatlah tabelnya a.8. Buatlah tabel kebenarannya 9. Sederhanakan persamaan memakai K-Map Tabel kebenaran D-FF Clock D Qn+1 0 0 1 1 Tabel eksitasi D-FF Qn Qn+1 0 0 0 1 1 0 1 1 D 0 1 0 1 Merancang up counter modulo 6 menggunakan D-FF 8 . Buat tabel eksitasi terlebih dahulu b. Tabel kebenaran : Clock KeOutput FF Q3 (A) Q2 (B) Q1 (C) 0 0 0 0 1 0 0 0 2 0 0 1 3 0 0 1 4 0 1 0 5 0 1 0 6 0 1 1 7 0 1 1 8 1 0 0 9 1 0 0 10 0 0 0 Q0 (D) 0 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 TANGGAL 29 – 04 – 2010 Rancanglah counter sinkron menggunakan D-FF jenis up.

Rangkaian Counter D-FF mod 6 33 MHz D SET Q D SET Q D SET Q CLR Q CLR Q CLR Q 9 .Tabel Q2 0 0 0 0 1 1 0 Q1 0 0 1 1 0 0 0 Q0 0 1 0 1 0 1 0 Desimal 0 1 2 3 4 5 0 10.

Tabel pengamatan Clock Ke 0 1 2 3 4 5 6 Q2 0 0 0 0 1 1 0 Output FF Q1 0 0 1 1 0 0 0 Q0 0 1 0 1 0 1 0 10 .11.

Tabel Hasil Pengamatan Input D 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 C 0 0 0 0 1 1 1 1 0 0 B 0 0 1 1 0 0 1 1 0 0 A 0 1 0 1 0 1 0 1 0 1 Output 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 11 . Rangkaiannya adalah sebagai berikut : 12.TANGGAL 6 MEI 2010 Rancang sebuah up counter BCD dan tampilkan pada seven segment.

7404 NOT Gate (Standard) 2. Potensiometer 5 KΩ (linier) 6. waktu tunda.KARAKTERISTIK KELUARGA IC TTL I. noise margin. 74LS04 NOT Gate (Low Power Schottky) 4. IC TTL seperti pada tabel berikut : No. Kabel penghubung secukupnya 5. 7430 (8 input) 7. Multimeter 4. 74LS07 Buffer Kuantitas 1 1 1 1 1 1 2 12 . 74ALS04 NOT Gate (Advanced LS) 5. 7414 NOT Gate (Schmitt Trigger) 6. Digital trainer 2. Dapat memilih jenis keluarga IC TTL tertentu sesuai dengan kebutuhan. Komponen atau Alat Yang Digunakan 1. Dapat menggunakan data sheet untuk menentukan fan-out. 2. 4. Dual channel oscilloscope 3. II. 3. Generator fungsi 7. frekuensi maksimum dan disipasi daya pada suatu gate. Tujuan Percobaan 1. Tipe IC Fungsi 1. Mengenal istilah-istilah (terminology) yang berkaitan dengan karakteristik input dan output dari suatu IC TTL. Dapat menggunakan data sheet untuk menentukan factor pembebanan (“Loading Factor”) dalam keluarga IC TTL. 74S04 NOT Gate (Schottky) 3.

Dari buku data diketahui bahwa tegangan catu (Vcc) untuk IC TTL seri 74xx adalah minimum 4.4 Volt = Logik tak terdefinisi Vout = 0.4 0.6 2.35 4. Atur potensio pada posisi minimum . 7. Vinput (Volt) 0 0.16 0. 5.8 3. 3. Vin = 1. 1.4 2. Matikan sumber daya (power).8 1. Hidupkan sumber daya (perhatikan bahwa L1 akan menyala). Kemudian kembalikan posisi potensio pada keadaan minimum (Vin = 0 Volt) dan hubungkan terminal output pada display LED 1.4 4.16 3.3 4.25 Volt.28 0.0 Voutput (Volt) 4. Langkah Percobaan 1. kemudian hidupkan sumber daya dan naikkan posisi potensio sampai LED L1 menyala. 6.75 Volt dan maksimum 5. Atur posisi ptensio sampai LED1 mulai padam. kemudian catat besarnya tegangan input dan output. 4.16 0.2 1.5 4.16 Volt = Logik 0 6. 9. Rangkailah rangkaian seperti di bawah ini : +5 v 7414 Pot 5K + V in + V out - Gambar P-1 2. 8.16 0. Atur posisi potensio sesuai dengan tabel L-1 dan lengkapi tabel berdasarkan percobaan No. 13 . 10. 5. 2. 4.III. Landasan Teori IV.16 0.16 0.0 2.

Lengkapi tabel L-2 berikut berdasarkan hasil percobaan.2 Logik 1 11. Matikan sumber daya dan ubah rangkaiannya menjadi : 7414 D 2 Ke LED L1 s/d L3 A Ke saklar S1 7414 1 B I1 C 7414 3 E Ke LED L1 s/d L3 + VB 7414 4 F Ke LED L1 s/d L3 - Gambar P-4 14 . tentukan arah arus I1.45 Volt 8. Ukur tegangan Vcc dan Vout Vcc = 4. Pada saat A = logic 0 dan B = logic 1. 9. Pada saat A = logic 1 dan B = logic 0. 13.7.16 2.16 0 Logik 0 0. Tabel L-2 : A VB (Volt) VD I1 (mA) (Volt) 4 0. Rangkailah rangkaian berikut : A Ke saklar S1 7414 B I1 C 7414 D Ke LED L1 + VB + VD - - Gambar P-3 10.81 Volt Vout = 2.41 0. Matikan sumber daya. Arah arus I1 = dari titik C ke titik B 12. Arah arus I1 = dari titik B ke titik C. tentukan arah arus I1 (dari B ke C ataukah dari C ke B).

163 0. Matikan sumber daya. 17. 16. Lengkapi tabel L-4 berikut berdasarkan hasil percobaan. tuliskan kesimpulan saudara. Rangkailah rangkaian berikut menggunakan IC 7430 dan 74LS04. Lengkapi tabel L-3 berikut berdasarkan hasil percobaan. Berdasarkan langkah 9 sampai 15. Arah arus I1 = dari titik B ke titik C. Tabel L-4 : A VB I1 (mA) D (Volt) 4.18 0.03 0 Logik 0 0.05 1 1 1 Logik 1 15. Tabel L-3 : A VB I1 (mA) D E F (Volt) 4.29 0. A 1 Ke saklar S1 B C 2 D Ke LED L1 + VB Gambar P-5 19. Tentukan arah arus I1 : Pada saat A = 0 dan B = 1. 18.14.6 0 0 0 0 Logik 0 0.62 1 Logik 1 15 .

16 .