You are on page 1of 25

STATUS PSIKIATRIKUS Kepaniteraan Klinik Junior di Rumah Sakit Jiwa Jambi I.

STATUS PASIEN Nama Jenis Kelamin Umur Suku Bangsa Status !gama Pendidikan Terakhir Peker#aan !lamat Tanggal masuk II. STATUS INTERNUS Keadaan Umum : • • • • • • • • T) RR Nadi Suhu : 11'*(' mm+g : &, -*menit : 8'-*menit : !.ebris : T!K : T!K : T!K : T!K : Nisapia : Perempuan : 18 Tahun : ndonesia : Belum menikah : slam : S"TP : Petani : Kerin$i : % !pril &''(

Sistem Kardio/askule Sistem Respiratorik Sistem 0astrointestinal Sistem Urogenital

1

III. STATUS NEUROLOGIKUS • • • 01S 3eningeal sign : 12 : 456

0e#ala peningkatan T K : 456   3ata 3otorik : T!K : T!K

IV.PEMERIKSAAN PSIKIATRIKUS !""7!N!3N8S S )iperoleh dari Umur !lamat Pendidikan : Tn9 !pri:al : 18 th : Kerin$i :5

+ubungan dengan pasien : kakak Pasien sendiri 4!utoanamnesis6 dan keluarga Pasien 4alloanamnesis6 19 Pasien datang ke RSJ diantar oleh keluargan;a &9 Keluhan Utama 0elisah< suka melamun< ngo$eh = ngo$eh sendiri< mengamuk< menggangu lingkungan
>9 Riwa;at gangguan sekarang

Semen#ak ? > tahun pasien mengalami gaduh gelisah < ngo$eh = ngo$eh sendiri< suka mengamuuk dan mengganggu lingkungan

,9 Riwa;at Pen;akit Sebelumn;a
2

orientasi waktu benar sakit apo B lidah<sakit mato<sakit tangan Nisa sebelum kesini masih dak sekolah dakB Nisa ni agnes moni$a buk99 Nah bukann.at perkembangan organobiologik : 456 (9 Riwa.a  Klien sebelumn.ak bu99sakit P!S 8N !gnes 3oni$a 18 th Kin$i Siang NT8RPR8T!S 4PS K7P!T7"70 6 Pasien kooperati.at hidup premorbid   3asa ba.at Kelurga • Keluarga tidak ada .oB Nisa asaln.o orang manoB eh i. Tidak pernah dirawat di RSJ Jambi sebelumn.o !gnes 3oni$a Karno Nisa 1antik<hebat Caham Kebesaran 3 .a tidak menun#ukkan kelainan * gangguan #iwa 29 Riwa.at pendidikan : • • S) : Tamat S"TP : Tidak tamat 4 Aaktor stresor psikososial6 89 Riwa.a siapaB Nisa berapo umurn.ang mengalami gangguan #iwa !UT7!N!3N8S S P838R KS! Naman.o sekarang siang apa malamB Nisa kesini samo siapoB Nisa tau dak ini dimano B Ngapoin Nisa kesini B Berobat apo B 8mang Nisa Kakak ipar orientasi waktu benar Tau< ini di rumah sakit 7rientasi tempat benar 3au berobat Sakit ban.i : Sehat 3asa anak = anak : Sehat @9 Riwa.

i991obo Pasien men.alami kami semua6 nanam kol< nanam )is$riminati/ bagus #udgement 4 .an.ak disuruh = suruh < dimarah = marahiB 3a$am mano bun.o buk9 Ngapo disiniB 7oo999Nisa Biso N.an.ang #ahat dengan !do .ang pernah nisa Putih< Ka.tu tinggaln.o< besok kita ngobrol lagi99 Eo994sambil men.a ingat lama baik $abe< tomat99 Eo lah< makasih .ak tengkorak buk<< nampakB Nisa senang dak disiniB +antunn.an.ak hantu99 Putih = +alusinasi /isual 4D6 ado dak .ang dak dengan makB dak99Betin#u tu orang bodoh99 Sa.angan !do buk ka.an.anglah99Nisa dak pernah ngelawan mak99 Nisa dulu keladang< nanam )a.angan = ba.i dulu999 !gnes 7ooo999Pintar9999 Nisa pernah dak dengar Suaro Pernah buk<99 = suaro ditelinga nisa ka.o di Jakarta dak B n.o Nisa udah mau ngobrol = ngobrol .ikan lagu lah n.i .ak lagi $erewetin Nisa buk999trus dengar orang betin#u = tin#u buk99 Kalo ba.o mau $ekek Nisa buk99Nisa kesaitan99 Nisa senag dirumah buk99 !do mak<ado bapak<ado kakak<ado adik99 !do dak .i< ka.ang tin#u aku99 Nisa disiniB Nisa kalo betin#u tu bagus dakB Nisa sa.ang nisa Kadang dengar tu B marah = marahi +alusinasi auditorik 4D6 Nisa 99ka.

a ingat )a.a konsentrasi : baik : kurang 7rientasi tempat<waktu<personal : benar "uas pengetahuan dan sekolah )is$riminati/ #udgement : kurang : baik .ungsi intelektual :      )a.!UT7!N!3N8S S )!N 7BS8RF!S K8!)!!N U3U3 •Kesadaranu •Perhatian •Sikap •Tingkah laku 3otorik •Ferbalisasi •1ara bi$ara K8)!!N KK+USUS 4SP8S A K6 19 Keadaan a. dan mood &9 +idup emosi • • • • • Stabilitas : stabil Pengendalian 8$ht = une$h : baik : 8$ht : sesuai< eu.oria : : baik : baik dan kooperati.9 Kelainan sensasi dan persepsi 5 .ekti. : baik : kurang baik : melompat5 lompat : $ompos mentis )alam = )angkal : dalam !dekuat 5 inadekuat >9 Keadaan dan .

renia paranoid akut : tidak ditemukan : tidak ditemukan : Stressor : tidak bisa melan#utkan sekolah lagi setelah tamat S"TP : ge#ala sedang<disabilitas sedang 40!A G@'5216 V. Diagnosis aksis 1 aksis & aksis > aksis .1 +aloperidole 2 mg > .1 6 . Terapi • • • 1PH 1'' mg > .6 : sedikit : Terganngu 89 Realit. 4RT!6 VI. aksis2 : A9&'9' ski:o. Test !bilit.+alusinasi 4D6 : halusinasi auditorik dan halusinasi /isual 29 Keadaan proses ber.ikir !rus pikiran si pikiran : sirkumastansial : waham kebesaran 4D6 : 456 @9 Keadaan dorongan nstinktual dan perhatan (9 Ke$emasan 4an-iet.1 T+P & mg > .

ang dikenal dengan .ang mengalami gangguan ini9 Bleuler mengindenti.ek< !utisme dan !mbi/alensi9 Ski:o.ang paling sering< hampir 1I penduduk dunia menderita psikotik selama hidup mereka di !merika9 Ski:o.renia .renia lebih 7 .renia sebagai gangguan klinis< ban.PENDAHULUAN )alam se#arah perkembangan ski:o.! antara lain : !sosiasi< !.mptom dasar dari ski:o.ak tokoh psikiatri dan neurologi .ikasi s.a perpe$ahan antara pikiran< emmosi dan perilaku pada pasien .renia itu sendiri diperkenalkan oleh 8ugen Bleuler 4182(51%>%6< untuk menggambarkan mun$uln.ang berperan9 stilah ski:o.renia merupakan gangguan psikotik .

sering ter#adi pada Negara industri terdapat lebih ban.ang mengalamin.renia paranoid9 Jenis ini ditandai oleh 8 .a maupun orang lain< perilaku ka$au< inkoherensi< agitasi dan penelantaran BAB II TINJAUAN PUSTAKA DEFENISI Ski:o.renia dibagi men#adi beberapa #enis< .a han.ang bertahap9 Kedatangan diruang gawat darurat atau tempat praktek disebabkan oleh halusinasi .renia adalah gangguan psikotik .aitu simple-< hebe.a tidak dapat menilai realitas dengan baik dan pemahaman diri buruk 4Kaplan dan Sado$k< 1%%(69 0e#alan.ang mungkin dapat mengan$am #iwa baik dirin.a ge#ala< ketidakmampuan untuk merawat diri< hilangn.aitu primer .ak populasi urban dan pada kelompok sosial ekonomi rendah9 Calaupun insidenn.amg menimbulkan ketegangan .renia diatas< terdapat ski:o.renik< katatonik< paranoid< tak terin$i< residual 43aslim< &'''69 )ari beberapa #enis ski:o.renia seringkali ditemukan di gawat darurat karena beratn.ang kronik< pada orang .a tilikan dan pemburukan sosial .a dibagi men#adi & kelompok .a 1 per 1''' orang di !merika Serikat< ski:o.ang meliputi perubahan proses pikir< gangguan emosi< kemauan< dan otisme9 Sedangkan ge#ala sekunder meliputi waham< halusinasi< ge#ala katatonik9 Ski:o.

ang menderita ski:o.a9 Beberapa perubahan dalam berpikir< perasaan atau perilaku akan mengakibatkan perubahan . E io!ogi a9 Predeposisi 16 Biologi Ski:o.ata mendengar< melihat< merasa< atau menge$ap .' = @8I< kembar dua telur 4hetero:.a ski:o.enomena itu< sesuai dengan waktu9 >6 0enetik Aaktor keturunan #uga menentukan timbuln.a adalah halusinasi<dapat mun$ul dalam pikiran seseorang karena se$ara n.renia9 +al ini dibuktikan dengan penelitian pada keluarga5keluarga .renia tampak pu$at dan tidak sehat< u#ung ekstremitas sianosis< na.ak pada waktu membuat sediaan9 0angguan endokrin #uga berpengaruh< pada teori ini dihubungkan dengan timbuln.a harus men#elaskan kepada orang lain9 !pa .a sendiri< kemudian mempro.keas.got6 @158@I43aramis<1%%869 9 .a kepada lingkungan dan akhirn.renia ( = 1@I< bila kedua orang tua mengalami ski:o.ang lain9 )ampak dari perubahan itu salah satun.a ski:o.renia dan terutama anak kembar satu telur9 !ngka kesakitan bagi saudara tiri sebesar '<% = 1<8I< saudara kandung ( = 12I< anak dengan salah satu orang tua .ikan 4preokupasi6 pada satu atau lebih waham atau halusinasi< dan tidak ada perilaku pada tipe terdisorganisasi atau katatonik9 1.alon* oleh perubahan5perubahan post mortem* merupakan arte.su makan berkurang dan berat badan menurun9 &6 Psikologis Pada klien dengan waham kebesaran terdapat perasaan .eksikan perasaann.ang seseorang pikirkan tentang suatu ke#adian mempengaruhi perasaan dan perilakun.renia paranoid disebabkan kelainan susunan sara.ang tidak adekuat serta tidak berharga9 Pertama kali mengingkari perasaann.ang mengalami ski:o.renia pada waktu pubertas< waktu kehamilan atau puerperium dan waktu klimaterium9 Begitu #uga dengan gangguan metabolisme< hal ini dikarenakan pada orang .ang mengalami ski:o.renia . pusat< .aitu pada diense.got6 &512I< kembar satu telur 4mono:.

" PERJALANAN PEN#AKIT Tanda awal dari ski:o.a 4Stuart< 1%%86 Stresor psikologis : ntensitas ke$emasan .a*saudara kembar mono:.alahgunakan :at tertentu seperti am.a waktu< simtom positi.ebabkan trauma pada otak< terdapat pen.renia adalah simtom5simtom pada masa premorbid9 Biasan.a menderita ski:o.ang tidak kun#ung sampai< merupakan sumber dari waham9 II.ang terlihat9 Seiring dengan ber#alann.ang menumpuk dapat menun#ang terhadap awitan ski:o.at 10 .a simtom ini mun$ul pada masa rema#a dan kemudian diikuti dengan berkembangn.ai anggota keluarga .ai riwa.ang sangat pemalu< menarik diri< tidak mempun.ang menderita ski:o.ang abnormal< men.ang mungkin men.a ski:o.ang tak terkendali< serta dambaan5dambaan atau harapan .ang tinggi< perasaan bersalah dan berdosa< penghukuman diri< rasa tidak mampu< .renia< kesulitan pada waktu persalinan .ai teman< amat tidak patuh< atau sangat penurut< proses berpikir idiosinkratik< sensiti/e dengan perpisahan< mempun.a perubahan so$ial * lingkungan dapat memi$u mun$uln.b9 Presipitasi Aaktor ini dapat bersumber dari internal maupun eksternal9 Stresor sosiokultural : Stres .ang terlihat sebagai anak .a mun$ul simtom psikotik .a simtom prodormal dalam kurun waktu beberapa hari sampai beberapa bulan9 !dan.aktor resiko tinggi untuk berkembangn.renia dan gangguan psikotik lainn.gotn.etamin< kanabis< kokain< 3empun.a simtom gangguan9 3asa prodormal ini bisa langsung sampai bertahun5tahun sebelum akhirn.renia< terutama #ika salah satu orang tuan.renia adalah 3empun.antasi .ai orang tua denga sikap paranoid dan gangguan berpikir normal< memiliki gerakan bola mata . hilang< berkurang< atau tetap ada< sedangkan simtom negati/e relati/e sulit hilang bahkan bertambah parah9 Aaktor5.impangan dalam perkembangan kepribadian< .

a satu bulan tetapi kurang daripada enam bulan9 0angguan psikotik berlangsung singkat adalah diagnosis .a gangguan mood< bukann.a in.$ DIAGNOSIS BANDING Gangg%an Psi&o i& Se&%n'er 'an A&i(a O(a 0e#ala psikosis dan katatonia dapat disebabkan oleh berbagai ma$am keadaan medis psikiatrik dan dapat diakibatkan oleh berbagai ma$am :at9 Jika psikosis atau katatonia disebabkan oleh kondisi medis nonpsikiatrik atau diakibatkan oleh suatu :at< diagnosis .a membuat diagnosis ski:o.epilepsi< memilki ketidakstabilan /asomotor< gangguan pola tidur< $ontrol suhu tubuh .ang paling sesuai adalah gangguan psikotik akibat kondisi medis umum< atau gangguan katatonia akibat :at9 Gangg%an Psi&o i& Lain 0angguan ski:o. atau mood pada ski:o.a9 Gangg%an Moo' 0e#ala a.renia se$ara prematur9 Gangg%an Kepri(a'ian Berbagai gangguan kepribadian dapat ditemukan dengan suatu $irri ski:o.orm .renia harus relati/e singkat terhadap lama ge#ala primer9 Tanpa adan.ang tepat #ika ge#ala berlangsung sekurangn.reniaJ gangguan kepribadian ski:otipal< s$hi:oid< dan ambang adalah gangguan kepribadian dengan ge#ala .ang berbeda dari ski:o.ang #elek9 II.ekti.ang sekurangn.a satu hari tetapi kurang dari satu bulan dan #ika pasien tidak kembali ke tingkat .ungsi pramorbidn.ang #elek dan tonus otot .ormasi selain dari pemeriksaan status mental< klinisi harus menunda diagnosis akhir atau harus menganggap adan.renia karena memiliki lama 4durasi6 ge#ala .ang paling mirip9 0angguan kepribadian< tidak seperti ski:o.renia< 11 .reni.

a: #ika ada lebih baik9 5!da atau tidakn.mempun.a$tor pen$etus< riwa.at keluarga< s.ang #elas< ge#ala negati/e 5 Sosial * Peker#aan : untuk bagian waktu .ang dapat diidenti.) PROGNOSIS Se$ara umum prognosis ski:o.a pengobatan .renia tergantung pada: 5Usia pertama kali timbul 4 onset6: makin muda makin buruk9 53ula timbuln.stem pendukung< ge#ala< riwa.ang didapat9 5!da atau tidakn.a gangguan selama hidup pasien< dan tidak adan.renia5 0e#ala karakteristik : dua 4atau lebih6 berikut< masing5masing ditemukan untuk bagian waktu .a onset tanggal .ang di$apai sebelum onset9 12 .aktor keturunan: #ika ada lebih #elek9 5Kepribadian prepsikotik: #ika ski:oid< ski:otim atau intro/red lebih #elek9 *tergantung dari berbagai .renia: episode ski:o.a akut atau kronik: bila akut lebih baik9 5Tipe ski:o.aktor pen$etusn.ai ge#ala .ungsi hubungan interpersonal< atau perawatan diri< adalah #elas dibawah tingkat .at sosial< seksual<dll9 Diagnosis S&i+o.at ditemukann.renia akut dan katatonik lebih baik9 51epat< tepat serta teraturn.ang bermakna selama periode 1 bulan 4atau kurang #ika diobati dengan berhasil6 waham< halusinasi< bi$ara terdisorganisasi< perilaku terdisorganisasi atau katatonik .a$tor< antara lain : onset< .ungsi utama seperti peker#aan< dis.ang bermakna se#ak onset gangguan < satu atau lebih .ikasi II.ang ringan< suatu riwa.a .a .

a 4delusion o.ingkiran :at* kondisi medis umum : gangguan tidak disebabkan oleh e.ang disalahgunakan69 5 +ubungan dengan gangguan perkembangan per/asi/e #ika terdapat riwa.a9 5 )orongan kehendak4K/olition K6 : 0angguan dapat berupa minat atau dorongan .renia0e#ala5ge#ala khas .ek .angkut dirin. Ge/a!a &!ini& s&i+o.ang tidak adekuat9 13 . dan gangguan mood9 5 Pen.ek datar atau tidak serasi9 5 Rasa kesadaran diri : Sering bermani.a gangguan pikiran .estasi sebagai rasa perpleksitas .a gangguan autisti$ atau gangguan perkembangn per/asi/e lainn.renia dibuat han.ang parah tentang identitas dirin.ekti.eren$e69 5 Bentuk pikiran : adan.a satu bulan 4atau kurang #ika berhasil diobati69 .ormal< berbentuk sebagai asosiasi longgar< inkoherensi< kemiskinana pembi$araan< dll9 5 Persepsi : 0angguan utama adalah berbagai #enis halusinasi< tetapi .ang paling sering adalah halusinasi dengar9 5 !.a #ika waham atau halusinasi .ang menon#ol #uga ditemukan untuk sekurangn.isiologis langsung dari suatu :at 4mis: obat .ek : Sering kali berupa a.5 )urasi :tanda gangguan terus menerus menetap selama sekurangn.aitu : 5 si pikiran: gangguan utama isi pikiran adalah waham .a< diagnosis tambahan ski:o.a @ bulan< termaksud sekurangn.a satu bulan ge#ala9 5 Pen..a dan makna eksistensin.ang meliputi berrbagai hal psikologis .at adan. berupa waham ke#ar dan waham .ingkiran gangguan ski:oa.ang ma#emuk< terpe$ah atau aneh< misaln.ang men. re.

ormat .ek . Diagnosa Me'is a9 Penentuann.ang mirip waham .ormasi klinis<3enangkap kompleksitas situasi klinis< 5 3enggambarkan heterogenitas indi/idual dengan diagnosa klinis .erta : +ampir semua ge#ala dapat timbul sebagai gambaran pen.ang komprehensi.ang berlebihan9 5 0ambaran pen.ormasi .ang terdiri dari 2 aksis : gangguan klinis : gangguan kepribadian : kondisi medik umum : 3asalah Psikososial dan lingkungan !ksis F : penilaian peran dan .ang tidak wa#ar< a. .ungsi se$ara global6< sehingga dapat membantu dalam: 5 Peren$anaan terapi 5 3eramalkan L7ut$ameL atau prognosis 5 .ang tidak men.a !ksis !ksis !ksis !ksis F mengikuti diagnosa multiaksila .enangkan< depersonalisasi< derealisasi dan gagasan .a parah maka #atuh kedalam autisme9 5 Tingkah laku psikomotor : 0anggaun tingkah laku psikomotor bisa beraneka ragam< dapat berupa berkurangn.5 +ubungan dengan dunia luar : sering ter#adi ke$enderungan untuk menarik diri dari dunia luar< berpreokupasi pad aide dan egosentrik dan apabila keadaan.ang sama9 14 .angkut dirin.a9 ".ang mudah dan sistematik< sehingga dapat membantu dalam : 3enata dan mengkomunikasikan in.a gerakan dan akti/itas spontan atau dapat pula berupa gerakan motorik . 4gangguan #iwa< kondisi medik umum< masalah psikososial< dan lingkungan< tara.erta< misaln.ang men.a : indi/idu tampak kehilangan akal 4perple-ed6< berpakaian atau berdandan eksentrik< akti/itas motorik .ungsi 1 tahun terakhir b9 Tu#uandari diagnosa multiaksila 3en$akup in.

reni& 3emenuhi kriteria umum diagnosis ski:o.< dorongan kehendak dan pembi$araan< serta ge#ala katatonik se$ara relati.0 KLASIFIKASI )alam PP)0J sebagai berikut : 1.akinan dike#ar5ke#ar .luen$e6< atau KPassi/it.renik paranoid biasan.ang kriterian.ang beraneka ragam< adalah .ang mempun.ikasi masing5masing< .renia untuk pertama kali han.renia Paranoi' +alusinasi dan atau waham harus menon#ol : 5 Suara5suara halusinasi .ang paling khas9 5 0angguan a.ekti.6< dan ke.a di dominasi dengan hal5hal 15 .ai spesi.i tawa9 5 +alusinasi pembauan atau penge$apan rasa< atau bersi.renia He(e.a mulai 125&2 tahun69 ski:o. S&i+o.at seksual< atau lain5lain perasaan tubuh halusinasi /isual mungkin ada tetapi #arang menon#ol9 5 Caham dapat berupa hampir setiap #enis< tetapi waham dikendalikan 4delusion o. S&i+o.renia dibagi lagi dalam % tipe atau kelompok . passi/it.renia: 5)iagnosis hebe.ata * menon#ol9 5Pasien ski:o.3ema$u penggunaan L3odel Bio5Psiko5SosialLdalam klinis< pendidikan dan penelitian 4PP)0J5 < &''&6 II.a berumur lebih tua 2. tidak n. $ontrol6< dipengaruhi 4delusion o. in.a ditegakkan pada usia rema#a atau dewasa muda 4onset biasan.ang mengan$am pasien atau memberi perintah< atau halusinasi auditorik tanpa bentuk /erbal berupa bun.i pluit< mendengung< atau bun.M 4delusion o.

terhadap semua perintah atau upa.ang tidak dipengaruhi oleh stimuli eksternal6 53enampilkan posisi tubuh tertentu 4se$ara sukarela mengambil dan mempertahankan posisi tubuh tertentu .eringai 4grima$es6< mannerisme< mengibuli se$ara bersenda gurau 4pranks6< keluhan hipokondrial< dan ungkapan kata .ang diulang5ulang 4reiterated phrases6J 5Proses pikir mengalami disorganisasi dan pembi$araan tak menentu 4rambling6 serta inkoheren9 5 gangguan proses pikir umumn.renia9 Satu atau lebih dari perilaku berikut ini harus mendominasi gambaran klinisn.a tidak menon#ol 4.a : 5stupor 4amat berkurangn.a untuk menggerakkan< atau pergerakkan kearah .a menon#ol9 +alusinasi dan waham mungkin ada tetapi biasan. S&i+o.ang tidak bermoti.um sendirir 4sel.ang tak bertu#uan< .leeting and .6< dan perilaku menun#ukkan hampa tu#uan dan hampa perasaanJ 5!.5satis.a dalam reakti/itas terhadap lingkungan dan dalam gerakan serta akti/itas spontan6 atau mutisme 4tidak berbi$ara6: 50aduh gelisah 4tampak #elas akti/itas motorik .ragmentar.5Perilaku .5 absorbed smiling6< atau oleh sikap< tinggi hati 4lo.renia Ka a oni& 3emenuhi kriteria umum untuk diagnosis ski:o.t. manner6< tertawa men. delusions and hallu$inations699 3.ied6< sen.endiri 4solitar.ek pasien dangkal 4shallow6 dan tidak wa#ar 4inappropriate6< sering disertai oleh $ekikikan 4giggling6 atau perasaan puas diri 4sel.ang berlawanan6J 16 .ang tidak bertanggung #awab dan tak dapat diramalkan< serta mannerismeJ ada ke$enderungan untuk selalu men.ang tidak wa#ar atau aneh6J 5Negati/isme 4tampak #elas perlawanan .

.renia paranoid< hebe.< dan telah ada dalam kurun waktu paling sedikit & minggu9 17 .akit otak< gangguan metabolik< atau alkohol dan obat5obatan< serta dapat #uga ter#adi pada gangguan a.ang memenuhi kriteria diagnosis umum ski::o.M 4mempertahankan anggota gerak dan tubuh dalam posisi .a6J dan 50e#ala5ge#ala depresi.renia a& erin5i 6Un'i.renia residual atau depresi pas$a ski:o.renia: 5Tidak memenuhi kriteria untuk diagnosis ski:o.renia6 selama 1& bulan terakhir iniJ 5Beberapa ge#ala ski:o.a6J 5Aleksibilitas $erea * Mwa-. Depresi Pas5a*S&i+o. menon#ol dan menganggu< memenuhi paling sedikit kriteria untuk episode depresi.a 5menggerakkan dirin.9 4.renia 4.ang kaku untuk melawan upa.renia9 .ekti.le-ibilit.5Rigiditas 4mempertahankan posisi tubuh .renik< atau katatonik9 5Tidak memenuhi kriteria untuk ski:o..renia )iagnosis harus ditegakkan han. 3emenuhi kriteria umum diagnosis ski:o. S&i+o.ang dapat dibentuk dari luar6J dan 50e#ala5ge#ala lain seperti K$ommand automatismM 4kepatuhan se$ara otomatis terhadap perintah6< dan pengulangan kata5kata serta kalimat5kalimat9 59 0e#ala katatonik dapat di$etuskan oleh pen.renia masih tetap ada 4tetapi tidak lagi mendominasi gambaran klinisn.eren ia e'7..a kalau : 5Pasien telah menderita ski:o.

ang burukJ 5Sedikitn.ang #elas di masa lampau .ang menumpul< sikap pasi.9 Bila ge#ala ski:o. dan ketiadaan inisiati.ek .at halusinasi< waham< atau mani.a perlambatan psikomotorik< akti/itas menurun< a.renia .reniaJ 5Tidak terdapat dementia atau pen.ang ber#alan perlahan dan progresi.at satu episode psikotik .akit * gangguan otak organik lain< depresi kronis atau institusionalisasi .a ada riwa.ang menon#ol misaln.eniaJ 5Sedikitn.< kemiskinan dalam kuantitas atau isi pembi$araan< komunikasi non5/erbal .ata seperti waham dan halusinasi telah sangat berkurang 4minimal6 dan telah timbul sindrom Knegati/eM dari ski:o.renia residual tanpa didahului riwa. S&i+o.renia Si8p!e&s )iagnosis ski:o.ang khas dari ski:o.5!pabila pasien tidak lagi menun#ukkan ge#ala ski:o.ang dapat men#elaskan disabilitas negati/e tersebut9 $.akinkan< pers.ang me.ang buruk seperti dalam ekspresi muka< kontak mata< modulasi suara< dan posisi tubuh< perawatan diri dan kiner#a sosial .estasi lain dari episode psikotik< dan 18 .renia .renia Resi'%a! Untuk suatu diagnosis .ang n.ang memenuhi kriteria untuk diagnosis ski:o. dari : 5ge#ala Knegati/eM .akinkan karena tergantung pada pemantapan perkembangan .renia simpleks sulit dibuat se$ara me.aratan berikut ini harus dipenuhi semua : 50e#ala Knegati/eM dari ski:o. S&i+o.rekuensi ge#ala .ang sesuai9 0.renia diagnosis masih #elas dan menon#ol< diagnosis harus tetap salah satu dari subtipe ski:o.a sudah melampaui kurun waktu satu tahun dimana intensitas dan .renia diagnosis men#adi episode depresi.

6 3ood klien konsisten dengan isi wahamn.ang men.ebabkan seseorang melihat ke$a$atan dirin. Ge/a!a* ge/a!a :a.a9 5Ski:o.5disertai dengan perubahan5perubahan perilaku pribadi .ai hubungan khusus dengan orang .ang bermakna< bermani.estasi sebagai kehilangan minat .a9 Pada waham $uriga< didapatkan perilaku pen$uriga9 Pada waham kebesaran< ditemukan pembi$araan tentang peningkatan identitas diri< mempun.a pada orang lain< situasi .ik< reaksi .aan dan ke$urigaan< isolasi sosial< situasi .< dan mekanisme ego spesi.a harga diri 4harga diri rendah6< situasi .a8 a9 Status mental 16 Pada pemeriksaan status mental< menun#ukan hasil .ang meningkatkan ketidakper$a.a dibandingkan subtipe ski:o.a8 Caham adalah anggapan tentang orang .persensiti.ang #elas9 &6 >6 .ang meningkatkan kemungkinan untuk perenungan tentang arti dan moti/asi terhadap sesuatu9 4. Proses er/a'in9a :a.ang sangat normal<ke$uali bila ada sistem waham abnormal .aitu : peningkatan harapan< untuk mendapat terapi sadistik< situasi .ang meningkatkan ke$emburuan< situasi .renia lainn.ormasi dan pen.ang h.ang terkenal9 19 .ang men$olok< tidak berbuat sesuatu< tanpa tu#uan hidup< dan penarikan diri se$ara sosial9 50angguan ini kurang #elas ge#ala psikotikn.renia simpleks sering timbul pertama kali pada masa pubertas9 0e#ala utama pada #enis simpleks adalah kedangkalan emosi dan kemunduran kemauan9Caham dan halusinasi #arang sekali terdapat9 3.angkalan9 .ang memungkinkan menurunn.

a ingat dan proses kogniti.a in.ang diren$anakan9 . klien adalah intak 4utuh69 Klien waham hampir selalu memiliki insight 4da.akan dirin.a< pemeriksa kemungkinan merasakan adan.a kualitas depresi ringan9 @6 Klien dengan waham< tidak memiliki halusinasi .aitu ke.ang luar biasa< tetapi tidak dapat diketahui9 20 .a titik diri6 .ang memiliki waham spesi.a8 tipe5tipe waham antara lain: 16 Tipe 8ritomatik: klien di$intai mati5matian oleh orang lain< biasan.a orang .. Tipe* ipe :a.akinan bahwa seseorang memiliki bakat< kemampuan< wawasan .ik tentang waktu< tempat dan situasi9 &6 >6 )a.6 Klien dapat diper$a.ang menon#ol* menetap< ke$uali pada klien dengan waham raba atau $ium9 Pada beberapa klien kemungkinan ditemukan halusinasi dengar9 b9 Sensori dan kognisi 16 Pada waham< tidak ditemukan kelainan dalam orientasi< ke$uali .ang #elek9 .ormasin.ang sederhana9 &6 Tipe kebesaran 4magalomania6:.a9Keputusan terbaik bagi pemeriksa dalam menentukan kondisi klien adalah dengan menilai perilaku masa lalu< masa sekarang dan .26 !dapun sistem wahamn.a< ke$uali #ika membaha.a9 Klien biasan.a hidup terisolasi< menarik diri< hidup sendirian dan beker#a dalam peker#aan .ang sangat terkenal< seperti artis< pe#abat< atau atasan.

akinan merasa dirin.>6 Caham $emburu< .ang dipersepsikan< indi/idu mungkin merasa malu karena pengalaman sensorin.6 Caham ke#ar : ke.atakan gangguan delosional* waham tipe somatik9 0.isik .a9 Tipe ini #arang ditemukan 4'<&I6 dari pasien psikiatrik9 7nset sering mendadak< dan hilang setelah perpisahan* kematian pasangan9 Tipe ini men.itnah se$ara ke#am< diusik< dihalang5halangi< dira$uni< atau dihalangi dalam menge#ar tu#uan #angka pan#ang9 26 Caham tipe somatik atau psikosis hipokondrial monosimptomatik9 Perbedaan dengan hipokondrial adalah pada dera#at ke.a $emburu terhadap pasangan.ang bermakna terhadap pasangan< dan kemungkinan dapat membunuh pasangan< oleh karena delusin.a men.ang tidak ka$au tanpa adan.a ge#ala psikotik lain.a dike#ar5ke#ar< diikuti oleh orang lain9 Tipe ini paling sering ditemukan pada gangguan #iwa9 )apat berbentuk sederhana< ataupun terperin$i< dan biasan.ang berhalusinasi mulai merasa kehilangan kendali dan berusaha untuk men#auhkan dirin.ebapkan pen. Ta.a berupa tema .a!%sinasi orang .ap .a dari sumber .ang berhalusinasi mengalami keadaan emosi seperti ansietas< kesepian< merasa bersalah< dan takut serta men$oba untuk memusatkan pada penenangan pikiran untuk mengurangi ansietas9 orang .akinan .ang dimiliki klien9 3enetapn.iksaan hebat dan .a waham somatik .aitu misaln.ang berhubungan di.ap* a.a dan menarik diri dari orang lain 4nonpsikotik69 21 .a9 .

ang mengatasi gangguan waham9 &6 !nti parkinson a9 Triheksipen.luopera:ine Untuk terapi gangguan #iwa organik< dan gangguan psikotik menarik diri9 )osis awal : >N1 mg< dan bertahap dinaikkan sampai 2' mg*hari9 $6 +aloperidol Untuk keadaan ansietas< ketegangan< psikosomatik< psikosis<dan mania9 )osis awal : >N'<2 mg sampai > mg97bat antipsikotik merupakan obat terpilih .a dan membiarkan halusinasi menguasai dirin.erah untuk melawan pengalaman halusinasin.- orang .a optimal< dengan dosis tertinggi : 1''' mg*hari se$ara oral9 b6 Tri. Pena a!a&sanaan a9 Aarmakoterapi 16 !nti Psikotik Jenis5 #enis obat antipsikotik antara lain : a6 1hlorproma:ine Untuk mengatasi psikosa< premidikasi dalam anestesi< dan mengurangi ge#ala emesis9 Untuk gangguan #iwa< dosis awal : >N&2 mg< kemudian dapat ditingkatkan supa.dil 4!rtane6 Untuk semua bentuk parkinsonisme< dan untuk menghilangkan reaksi ekstrapiramidal akibat obat9 )osis .ang digunakan : 1512 mg*hari9 22 .ang berhalusinasi men.a< isi halusinasi dapat berupa permohonan< indi/idu mungkin mengalami kesepian #ika pengalaman sensori tersebut berakhir 4psikotik69 $.

b9)i.a9 Terapis harus tepat waktu< #u#ur dan membuat per#an#ian seteratur mungkin9 Tu#uan .lin Untuk ge#ala depresi< depresi oleh karena ansietas< dan keluhan somatik9 )osis : (25>'' mg*hari9 b9 mipramin Untuk depresi dengan hambatan psikomotorik< dan depresi neurotik9 )osis awal : &2 mg*hari< dosis pemeliharaan : 2'5(2 mg*hari9 .'' mg*hari : 1251'' mg*hari b9 Psikoterapi 8lemen penting dalam psikoterapi adalah menegakkan hubungan saling per$a.a dengan klien9 $9 Terapi Keluarga 23 .'' mg*hari >6 !nti )epresan a9 !mitript. dari pada terapi kelompok9 Terapis tidak boleh mendukung ataupun menentang waham< dan tidak boleh terus5menerus membi$arakan tentang wahamn.ang dikembangkan adalah hubungan .ang diberikan : 1'5 .ehidamin )osis .< kelainan ke#ang< dan untuk meringankan sementara ge#ala5ge#ala insomnia dan ansietas9 7bat5 obat .ang kuat dan saling per$a.ekti.a9 Terapi indi/idu lebih e.ang termasuk anti ansietas antara lain: Aenobarbital 3eprobamat Klordia:epoksida : 1@5>&' mg*hari : &''5&.orm< kelainan disosiati.6 !nti !nsietas !nti ansietas digunakan untuk mengotrol ansietas< kelainan somatro.

Pemberian terapi perlu menemui atau mendapatkan keluarga klien< sebagai sekutu dalam proses pengobatan9 Keluarga akan memperoleh man.@5219 >9 C9A9 3aramis< 1atatan lmu Kedokteran Jiwa< Uni/ersitas !irlangga<1%8'< hal:&125>2 24 .aat dalam membantu ahli terapi dan membantu perawatan klien9 DAFTAR PUSTAKA 19 Kaplan O Sado$k: MSki:o.reniaM dalam Sinopsis Psikiatri Jilid 1< edisi (< Penerbit Bina Rupa !ksara< Jakarta< 1%%(< halaman @825(&%9 &9 3aslim9 R: Pedoman Penggolongan dan )iagnosis 0angguan Jiwa di ndonesia< edisi ><)irektorat Kesehatan Jiwa )epartemen Kesehatan R < Jakarta< &''&< hal .

5&>9 29 +awari< )adang:Ski:o.bermed La8piran .renia dalam Pendekatan +olistik Pada 0angguan Jiwa< Penerbit AKU < Jakarta< &''>9 @9 http:**www9s$hi:ophrenia9$om (9 http:**www9e5psikologi9$om 89 http:**www9sa/alintar9$om %9 http:**www9idionline9org*in.oidi5 1'9 http:**www9medi$astore9$om*$.a< Jakarta< &''1< hal 1.A% oana8nesis 25 .9 3aslim9 R: Panduan Praktis Penggunaan Klinis 7bat Psikotropik< edisi >< Penerbit Bagian lmu Kedokteran Jiwa< AK Unika !tma Ja..