You are on page 1of 10

PENGARUH TEKANAN BIOGAS TERHADAP KINERJA MESIN STASIONER

Mustafa1 Nova R. Ismail2 1 adalah Dosen Fakultas Teknik Universitas Merdeka Madiun adalah Dosen Fakultas Teknik Universitas Widyagama Malang

2

Abstract Biogas produced by anaerobic digestion is very popular used to process biodegradable waste as fuel can be produced while destroying pathogenic bacteria and also reduce the volume of waste. Methane in biogas, when burnt will be relatively cleaner than coal, and produces greater energy with carbon dioxide emissions are less. Biogas utilization plays an important role in waste management because methane is a greenhouse gas that is more dangerous to global warming than carbon dioxide. Carbon in the biogas is captured carbon from the atmosphere by photosynthesis of plants, so that when released again into the atmosphere will not increase the amount of carbon diatmosfer when compared with fossil fuel combustion. Today, many developed countries increase their use of biogas generated from both wastewater and solid waste or resulting from mechanical biological treatment system on site wastewater treatment. The research objectives of this study was to determine the effect on the performance of stationary biogas pressure so as to produce electrical power and electrical efficiency as needed and good performance. From the use of biogas in the above study of several experiments obtained a stable condition so that the electric power produced is also large and also in certain circumstances the resulting data is less so good that the electrical power and efficiency to be less good or less. At 40 kg/cm2 pressure conditions generated 445 watts of power while the 10.6% efficiency, but on condition 28-19kg/cm2 pressure has increased quite sharply, although the conditions will also return to the original. So that can know the greater the pressure exerted, the rotation will also increase while the voltage drop, while for power and other variables also follow the existing pressure conditions. Keywords: Renewable energy, Biomass, Cow Manure, Biogas Reactor.

PENDAHULUAN Sebetulnya sumber energi alternatif cukup tersedia. Misalnya, energi matahari di musim kemarau atau musim kering, energi angin dan air. Tenaga air memang paling banyak dimanfaatkan dalam bentuk pembangkit listrik tenaga air (PLTA), namun bagi sumber energi lain belum kelihatan secara signifikan. Energi terbarukan lain yang dapat dihasilkan dengan teknologi tepat guna yang relatif lebih sederhana dan sesuai untuk daerah pedesaan adalah energi biogas Agritek Volume 11 Nomor 2 September 2010

dengan memproses limbah bio atau bio massa di dalam alat kedap udara yang disebut digester. Biomassa berupa limbah dapat berupa kotoran ternak bahkan tinja manusia, sisa-sisa panenan seperti jerami, sekam dan daun-daunan sortiran sayur dan sebagainya. Namun, sebagian besar terdiri atas kotoran ternak. Biogas yang dihasilkan oleh aktifitas anaerobik sangat populer digunakan untuk mengolah limbah biodegradable karena bahan bakar dapat dihasilkan sambil menghancurkan bakteri patogen dan PENGARUH TEKANAN ..…............... 39

40 . Metana dalam biogas. Pembangkit biogas juga cocok dibangun untuk peternakan sapi perah atau peternakan ayam dengan mendesain pengaliran tinja ternak ke dalam digester.. sehingga bila dilepaskan lagi ke atmosfer tidak akan menambah jumlah karbon diatmosfer bila dibandingkan dengan pembakaran bahan bakar fosil. memang diperlukan gerakan secara massal. Dalam jangka panjang. Pemanfaatan biogas memegang peranan penting dalam manajemen limbah karena metana merupakan gas rumah kaca yang lebih berbahaya dalam pemanasan global bila dibandingkan dengan karbon dioksida. Karbon dalam biogas merupakan karbon yang diambil dari atmosfer oleh fotosintesis tanaman. Saat ini. penyuluhan.. Jadi dapat disimpulkan bahwa biogas mempunyai berbagai manfaat.. mungkin imbauan pemerintah mengajak masyarakat untuk bersama-sama memecahkan masalah energi sebagian dapat direalisasikan. Pada proses yang pertama diperlukan oksigen dan hasil prosesnya berupa karbon dioksida (CO2 ). Negara-negara maju banyak yang menerapkan sistem ini sebagai bagian usaha untuk daur ulang dan mengurangi polusi dan biaya pengelolaan limbah. 1997 ) Jika kotoran ternak yang telah dicampur air atau isian ( slurry ) dimasukkan kedalam alat pembuat biogas maka akan terjadi proses pembusukkan yang terdiri dari dua tahap. ranting. daun. Dengan demikian untuk menjamin terjadinya biogas alat ini harus tertutup rapat. ( Widarto. limbah pertanian misalnya : sapi. Rentang komposisi biogas umumnya Komposisi biogas bervariasi tergantung dengan asal proses anaerobik yang terjadi. banyak negara maju meningkatkan penggunaan biogas yang dihasilkan baik dari limbah cair maupun limbah padat atau yang dihasilkan dari sistem pengolahan biologi mekanis pada tempat pengolahan limbah.. bila terbakar akan relatif lebih bersih daripada batu bara. Gas landfill memiliki konsentrasi metana sekitar 50%. terarah. Kompleks perumahan juga dapat dirancang untuk menyalurkan tinja ke tempat pengolahan biogas bersama. dan pendampingan... tidak berhubungan dengan udara luar sehingga tercipta kondisi hampa udara. pada proses kedua ini biogas dihasilkan. kambing. kerbau.. Biogas sebenarnya dapat pula terjadi secara alami. mengurangi polusi dan meningkatkan kebersihan dan kesehatan. Untuk menuai hasil yang signifikan. namun untuk mempercepat dan menampung gas ini memerlukan alat yang memenuhi syarat terjadinya gas tersebut..... gerakan pengembangan biogas dapat membantu penghematan sumber daya minyak bumi dan sumber daya kehutanan.. dan lain – lainnya yang di rendam dalam air dan disimpan dalam tempat tertutup atau kedap udara ( anaerob ). yaitu menghasilkan gas. Biogas Biogas adalah gas yang dapat dihasilkan dari fermentasi faeses ( kotoran ) ternak. Biogas terbentuk dapat dijadikan bahan bakarkarena mengandung gas metan CH4) dalam prosentase yang cukup tinggi dapat dilihat pada tabel 2. ikut menjaga kelestarian lingkungan. selanjutnya proses pembusukan berlanjut pada proses kedua ( proses anaerobik ). ayam. yaitu proses aerobik dan proses anaerobik... babi.sekaligus mengurangi volume limbah buangan. Mengenai pembiayaannya mungkin secara bertahap sebagian subsidi BBM dialihkan Agritek Volume 11 Nomor 2 September 2010 untuk pembangunan unit-unit pembangkit biogas. serta penghasil pupuk organik yang bermutu. Melalui jalan ini. sedangkan sistem pengolahan PENGARUH TEKANAN . dan terencana meliputi pengembangan teknologi.. pada kondisi ini bakteri akan mencerna sembarang bahan organik menghasilkan gas methan yang mudah terbakar. proses ini berakhir setelah oksigen dalam alat ini habis. dan menghasilkan energi yang lebih besar dengan emisi karbon dioksida yang lebih sedikit.….

Selama proses pembakaran..…. lignin. Deposit pada turbin dari turbocharger akan menurukan efisiensi charger tersebut. silikon yang terkandung dalam siloksan tersebut akan dilepaskan dan dapat bereaksi dengan oksigen bebas atau elemenelemen lain yang terkandung dalam gas tersebut.5 55-75 Nitrogen (N2) Karbon dioksida (CO2) 25-45 Hidrogen (H2) Hidrogen sulfida (H2S) 0-3 Oksigen (O2) Kandungan energi Nilai kalori dari 1 meter kubik Biogas sekitar 6. atau fosfor. Air (H2O). Pupuk organik dari biogas telah dicobakan pada tanaman jagung. Akan tetapi gas tersebut harus sangat bersih untuk mencapai kualitas pipeline.. Deposit-deposit ini (umumnya berwarna putih) dapat menebal hingga beberapa millimeter di dalam mesin serta sangat sulit dihilangkan baik secara kimiawi maupun secara mekanik. Siloksan dan gas engines (mesin berbahan bakar gas) Dalam beberapa kasus. maupun bahan-bahan lain yang berasal dari fosil.... biasanya gas ini dicampur dengan gas alam untuk meningkatkan pembakaran. Manfaat Biogas Pembuataan biogas dari kotoran ternak tidak menghilangkan manfaat lain sebagai pupuk kandang.. hingga jumlah yang sedikit saja sudah cukup untuk merusak mesin hingga perlu perawatan total pada operasi 5. Stirling engine lebih tahan terhadap siloksan.000 kcal/kg. Kerusakan yang terjadi serupa dengan yang diakibatkan karbon yang timbul selama mesin diesel bekerja ringan. Oleh karena itu Biogas sangat cocok digunakan sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan pengganti minyak tanah.. Pupuk tersebut dari sisa – sisa proses fermentasi faeses tadi yang memang harus dikeluarkan secara berkala agar tidak menjadi endapan padat yang mengganggu proses fermentasi dapat PENGARUH TEKANAN . yaitu kotoran ternak yang telah hilang gasnya (slurry) merupakan pupuk organik yang sangat kaya akan unsurunsur yang dibutuhkan oleh tanaman. zinc (seng). ia akan memiliki karakteristik yang sama dengan gas alam. batu bara.1-0. sebaliknya pupuk yang dihasilkan justru menaikkan kandungan bahan organik sehingga menjadi pupuk kandang yang lebih baik... JIka biogas harus digunakan tanpa pembersihan yang ektensif.3 1-5 0.. selulose. tetapi ia juga harus dipisahkan untuk mencapai gas kualitas pipeline. produsen biogas dapat menjualnya langsung ke jaringan distribusi gas.. Akibatnya akan terbentuk deposit (endapan) yang umumnya mengandung silika (SiO2) atau silikat (SixOy) . LPG. Karbon dioksida jarang harus ikut dihilangkan. sulfur belerang. Biogas yang telah dibersihkan untuk mencapai kualitas pipeline dinamakan gas alam terbaharui. 41 .. deposit pada piston dan kepala silinder bersifat sangat abrasif. Bahkan.. butana. JIka hal ini dapat dicapai. Pupuk dari limbah biogas Limbah biogas. walaupun deposit pada tabungnya dapat mengurangi efisiensi Biogas terhadap gas alam Jika biogas dibersihkan dari pengotor secara baik. tetapi deposit tersebut dapat juga mengandung kalsium. unsur-unsur tertentu seperti protein. Tabel 1 Komposisi biogas Komponen Metana (CH4) % Komponen % 0-0. Agritek Volume 11 Nomor 2 September 2010 Pada internal combustion engines (mesin dengan pembakaran internal). dan lain-lain tidak bisa digantikan oleh pupuk kimia.limbah maju dapat menghasilkan biogas dengan 55-75%CH4. hidrogen sulfida (H2S) dan partikulat harus dihilangkan jika terkandung dalam jumlah besar di gas tersebut.000 jam atau kurang. bawang merah dan padi. gas landfill mengandung siloksan...

.. kambing.. salah satunya dapat dengan memanfaatkan drum bekas. c) Kesehatan dan kebersihan lebih terjamin karena semua kotoran ternak langsung dimasukkan kedalam digester sehingga parasit – parasit seperti cacing pita. Temperatur Pencernaan 4. babi. 1.berjalan dengan baik maka setiap hari harus dilakukan pengadukan. Alat dan bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan unit alat biogas sangat mudah didapat dan murah harganya. Degester Fiber Agritek Volume 11 Nomor 2 September 2010 PENGARUH TEKANAN . kerbau. Untuk keperluan ini dapat dipakai drum bekas tampungan minyak atau lainnya ( Setiawan.. 1992).model ini mempunyai fungsi yang sama yaitu menghasilkan biogas. Faktor Yang Mempengaruhi Pembentukan Biogas Bakteri pembentukan biogas memerlukan kondisi anaerob sehingga alat yang dibutuhkan harus kedap udara.. maka dapat dipenuhi oleh 1 ekor sapi atau 3 ekor babi atau 7 ekor kambing ( Sudarto dan Widarto. Jika setiap orang membutuhkan gas perhari kurang lebih 500 liter..…. model.. temperatur pencernakan. yang membedakan model – model ini yaitu bahan yang digunakan. Selain itu ada faktor lain yang dapat mempengaruhi produksi atau terbentuknya biogas yaitu : bahan baku. dan lain – lain akan hancur didalam digester. dan cara membuatnya sedikit berbeda. Derajat Keasaman 3. kontruksi. Manfaat pembuatan biogas dari kotoran ternak antara lain adalah sebagai berikut : a) Gas yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk mengganti kayu bakar yang tidak menimbulkan jelaga sehingga peralatan dan ruang dapur tetap bersih. Limbah padat sangat baik untuk pupuk karena pemrosesan pupuk lebih sempurna dari pada pupuk kandang yang ditumpuk di udara terbuka. baik yang berupa yang padat maupun cair. ditinjau dari segi kesehatan tidak akan menimbulkan rasa pedih pada mata dan sesak napas akibat asap pada pembakaran kayu b) Limbah digester ( tempat penampung faeses pada proses pembuatan biogas ) biogas. Pupuk yang dihasilkan dari digester ini selain mengandung unsur hara yang lebih tinggi juga dapat berfungsi memperbaiki struktur tanah sehingga menjadi gembur dan mempunyai daya pengikat air tinggi. derajat keasaman... Bila dilihat kembali tabel 2 di atas memperlihatkan bahwa yang memenuhi kebutuhan kotoran untuk biogas adalah sapi. 1996 )... Sedikit saja terjadi kebocoran pada alat dapat mengakibatkan kegagalan terbentuknya biogas. 42 . pengenceran bahan baku dan pengadukan bahan baku (Paimin.. sedangkan limbah cair dapat pula dimanfaatkan untuk menyiram tanaman karena mengandung unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman. 1997 ).. Pengenceran Bahan Baku Model – model Alat Penghasil Biogas Ada beberapa model alat penghasil biogas yang dapat dibuat.. Bahan Baku 2. cacing hati.. Disamping itu ruang digester akan mengurangi bau yang menyengat dari kotoran ternak. dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Gambar 1.

N Pe = ( Kg / cm 2 ) (5).D 2 .... 43 .. 4 Keterangan : Vtm = Volume total motor (cm3) g.5 e.L(cm 2 ) (1). Volume Langkah (VL) . VLxZxnxa Keterangan : N = Daya Motor (Ps) f. η ( Kg / cm 2 ) π Keterangan : ηm = efisiensi mekanis = (0..….. Degester Kubah Gambar 3..... h.85) untuk mesin 4 langkah Pe = Tekanan efektif rata-rata (Kg/cm2 Pi = Tekanan Indikator (Kg/cm2) b..c.. 4 Keterangan : D = Diameter Silinder (cm) L = Panjang Langkah (cm) VL = ηm = Pi = Pe Pi Pe (6).8–0.Tekanan Indikasi (Pi) Gambar 2. Torsi Efektif (Te) Torsi efektif dihasilkan dari pengukuran dengan menggunakan Dinamometer. Kerja Per Siklus W persiklus = Pe x VL (per Kg fluida kerja ) (7). Dibawah ini diutarakan variablevariabel yang berhubungan dengan kerja suatu mesin. Tekanan Efektif Rata-rata (Pe) 450000. Degester Plastik Pengukuran Daya Mesin Pada motor bakar terdapat performance atau kerja dari suatu motor yang mengindikasikan tingkat keberhasilan mesin merubah energi kimia menjadi energi mekanis. Volume Satu Silinder (Vs) Vtm Vs = (cm3 ) (2).. Agritek Volume 11 Nomor 2 September 2010 PENGARUH TEKANAN . Σ Keterangan : Vts = Volume Total Motor (cm3) vl + Vc Vts Σ= = Vc Vc d. a. Volume Ruang Bakar (Vc) Vts Vc = (3)... Daya Motor PexVLxZxnxa N= ( Ps ) (4) 450000 Keterangan : Pe = Tekanan efektif rata-rata (Kg/cm2) VL = Volume Langkah Torak (cm3) Z = Jumlah silinder n = Putaran poros engkol (rpm) a = Jumlah siklus per putaran Untuk 2 langkah a = 1 Untuk 4 langkah a = 0.

Ne Ps Keterangan: Gf = Jumlah bahan bakar yang digunakan (Kg/Jam) Ne = Daya efektif (Ps) Gambar 1. Momen Putar T = VLxZxnxax 1 1 x xPe( m. Kalor Masuk (Qi) Qi = GfxQc. atau Qi = GfxQcx 427 ( Ps ) 3600 x75 (10). GfxQc n..14).. 2.n Ne = ( Ps ) (8). Putaran dan Tegangan Spesifikasi Dari alat Uji : Type : CC500 Displacement : 81 cc Daya : 2. 44 .….. Daya Efektif (Ne) Te.5 kgf. Keterangan : Gf = Jumlah bahan bakar yang digunakan (Kg/Jam) Qc = Nilai Kalor bahan bakar (Kcal/Kg) l. Tekanan 2. Pemakaian Bahan Bakar Spesifik Efektif (Be) Gf Kg / Jam Be = ( ) (2.Kg ) (13). Persiapan pada unit instalasi Bio Gas. GfxQc m...Daya Indikator (Ni) PixZxVLxnxa Ni = ( Ps ) 450000 k.. 2π 100 o. 716.... METODE PENELITIAN Variabel Penelitian 1. Hubungankan Motor 4 tak dengan instalasi Bio Gas dengan Agritek Volume 11 Nomor 2 September 2010 PENGARUH TEKANAN . Langkah-langkah Pengambilan Data 1.. Variabel Bebas a.m Generator Frekuensi : 50 hz Tegangan : 230 v Daya Raining Power : 400 watt Peak Power : 500 watt BBG : 6000 kcal/kg Cara Kerja dan Peralatan Penelitian (9).m) n = Putaran (rpm) j. Efisiensi Thermal Efektif Ne ηe = x632 (12). Gambar Alat Penelitian p..i. Variabel Terikat a.2 Keterangan : Te = Torsi efektif (Kg... Efisiensi Thermal Indikator Ni ηi = x632 (11). Pemakaian Bahan Indikasi (Bi) Gf Kg / Jam Bi = ( ) Ni Ps Bakar Spesifik (15).5 PS Bore Stroke : 52 x 38 Motor : 1 Silinder 4 Tak Torque : 0...

37 40 37 34 31 28 25 22 19 16 13 Tekanan (kg/cm2) Efisiensi Efektif Poly.42 0.33 0. Hubungan antara Tekanan terhadap Efisiensi Efektif dan Efisiensi Indikasi Pada Pemakaian Bahan Bakar Biogas Agritek Volume 11 Nomor 2 September 2010 PENGARUH TEKANAN .2274 225 T e g a n g a n (V o lt) 224 223 222 221 220 219 218 217 0. Grafik Hubungan Tekanan terhadap Putaran (rpm) pada Pemakaian Bahan Bakar Biogas Grafik 3.32 0.0007x .33 0.41 y = -4E-05x + 0..55 2.33 y = -9E-05x 3 + 0. Hidupkan motor 4 tak sebagai sumber tenaga yang menggunakan bahan bakar Bio Gas. (Ne (PS)) Poly.41 0.22 2.3346 R2 = 0.10 40 37 34 31 28 25 22 19 16 13 Tekanan (kg/cm2) Ne (PS) Ni (PS) Poly.0002x 3 + 0.4 R2 = 0..12 2. Matikan motor sampai pada tekanan yang paling rendah hingga motor mati dengan sendirinya Grafik Hubungan antara Tekanan terhadap Daya Efektif (Ne) dan Daya Indikasi (Ni) Pada Pemakaian Bahan Bakar Biogas Grafik Hubungan Tekanan Terhadap Daya Efektif (Ne) dan Daya Indikasi (Ni) Pada Pemakaian Bahan Bakar Biogas 2.75 2.32 0.0041x + 0. 45 (Ni) (PS) Ne (P S) 5.39 Efisiensi Indikasi 0.16 2.. (Efisiensi Indikasi) Efisiensi Indikasi Poly..60 2.32 0.0664x + 2.2238 R2 = 0. menggunakan selang ¼ “ pada terminal yang sudah disiapkan.2274 2.24 R = 0..0..2262 3 2 0..3..0274x + 2. (Efisiensi Efektif) Grafik 1.7657 R2 = 0..39 0. Hubungan antara Tekanan terhadap Daya Efektif (Ne) dan Daya Indikasi (Ni) Pada Pemakaian Bahan Bakar Biogas 227 226 y = -0.….0. 2..32 0. kemudian dapat dibuat grafik sebagai berikut: Grafik Hubungan Tekanan terhadap Putaran (rpm) pada Pemakaian Bahan Bakar Biogas Grafik Hubungan Tekanan Dengan Putaran dan Tegangan Terhadap Tekanan Pada Pemakaian Bahan Bakar Biogas 3180 3160 3140 P u ta ra n (rp m ) 3120 3100 3080 3060 3040 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 Tekanan (kg/cm) Putaran (rpm) Tegangan (Volt) Linear (Putaran (rpm) ) Linear (Tegangan (Volt)) y = 1. Lakukan pengambilan data dengan mengukur putaran motor / dengan menggunakan tacho meter pada poros rotor ( generator ).65 .18 y = -0.38 0.1354x + 226.0006x 3 + 0.33 Efisensi Efektif 0.2262 2..40 0. Lakukan pengukuran pada tegangan generator yang dihasilkan dengan menggunakan multi meter ( AVO ).70 2.40 0.33 0.45 6.0046x 2 .0.1249 Grafik 2.0017x 2 .011x 2 .32 0. HASIL DAN PEMBAHASAN Dari hasil pengujian.14 2.1394x + 3087.20 2...50 2.4162 R2 = 0. (Ni (PS)) y = -0. 4.1967 2 Grafik Hubungan antara Tekanan terhadap Efisiensi Efektif dan Efisiensi Indikasi Pada Pemakaian Bahan Bakar Biogas Grafik Hubungan Tekanan Dengan Efisiensi Efektif Dan Efisiensi Indikasi Pada Pemakaian Bahan Bakar Biogas 0..01x + 0.38 0.0..

(Daya Listrik (watt)) y = -0.3427x + 10.60 10.347x 2 . (Efisiensi Listrik (%)) Efisiensi Listrik (%) Poly. serta Daya Lisitrik dan efisiensinya yang dihasilkan. Motor yang dapat menggunakan bahan bakar adalah motor statisioner saja..…. Pada posisi tekanan 31 kg/cm2 yang terjadi pada daya efektif dan indikasinya serta efisiensi efektif dan indikasinya mengalami penurunan yang drastis meskipun semakin besar tekanannya mengalami kenaikan juga.hal ini Agritek Volume 11 Nomor 2 September 2010 KESIMPULAN Adanya Pengaruh Tekanan Terhadap Putaran (rpm)..00 445.6686 dimungkinkan adanya masalah yang terjadi dalam pengambilan data penelitian. C. Potensi energi terbaharukan di Indonesia. Inc Englewood Cliffs. R. Prentice Hall.J Barker..00 425.Grafik Hubungan antara Tekanan terhadap Daya Listrik (watt) Dan Efisiensi Listrik (%) pada Pemakaian Bahan Bakar Biogas Grafik Hubungan Tekanan Dengan Daya Listrik (watt) dan Efisiensi Listrik (% ) Pada Pemakaian Bahan Bakar Biogas 455.896 R2 = 0. DAFTAR PUSTAKA Arcie W.30 10.6 %. (2001)..50 10.20 10.00 430. Hubungan antara Tekanan terhadap Daya Listrik (watt) dan Efisiensi Listrik (%) pada Pemakaian Bahan Bakar Biogas Pembahasan Dari hasil data penelitian dan proses pengambilan yang terjadi ada beberapa kondisi yang tidak stabil dikarenakan kondisi motor yang tidak stabil dan dapat dilihat dari bermacam-macam hubungan Putaran dengan beberapa macam item perhitungan rumusrumus dan data-data dapat diketahui bahwa dalam menentukan tekanan dan putaran yang ada perlu diadakan variasi yang lebih besar agar mendapatkan hasil yang maksimal sehingga dapat mengontrol sampai seberapa besar daya listrik tersebut bisa memberikan hasil yang sempurna..80 Grafik 4.. Direktorat Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi.. North Carolina Cooperative Extension Service. N. PrinsipPrinsip Konversi Energi.0.6686 y = -0. Sehingga dari rumusrumus tersebut dan Proses pengerjaannya dapat diartikan bahwa dari beberapa macam variasi terdapat keunggulan dan kelebihannya.0797x 2 ..395x + 457. Daya Efektif dan efisiensi.. hal.0049x 3 + 0..63 R2 = 0. Dari hasil grafik yang ada diatas dapat diketahui adanya pengaruh tekanan terhadap daya maupun efisiensinya meskipun kondisinya tidak begitu stabil. Colin.. Handbook of fuel Cell Technology. Karena bahan bakar tidak dapat di kemas sehingga kebutuhan motor tidak maksimal.205x 3 + 3.40 10. Dimana semakin besar tekanan yang diberikan maka putaran juga akan semakin naik sedangkan untuk tegangan turun.. 1996 Berger. sedangkan untuk daya dan variabel lainnya juga mengikuti kondisi tekanan yang ada. Jakarta Ferguson.00 435..00 Daya Listrik (watt) 450. (1986). 46 . Erlangga Jakarta.14.00 40 37 34 31 28 25 22 19 16 13 Tekanan (kg/cm2) Daya Listrik (watt) Poly. Hubungan Tekanan terhadap daya dan efisiensi listrik yang dihasilkan pada tekanan 40 kg/cm2 kondisi daya yang dihasilkan 445 watt sedangkan efisiensinya 10.10 Efisiensi Listrik (%) 10.90 10.. 2004. Culp Jr.00 440. Darwin Sitompul. 1-8. tetapi pada kondisi tekanan 28-19kg/cm2 mengalami kenaikan yang cukup tajam meskipun juga kondisinya akan kembali ke hasil semula.. James.. C. Tegangan (v).. Dari pemakaian biogas pada penelitian diatas dari beberapa kali percobaan didapatkan kondisi yang stabil sehingga daya listrik yang dihasilkan juga besar dan juga pada kondisi tertentu data yang dihasilkan kurang begitu bagus sehingga hasil daya listrik dan efisiensi menjadi kurang baik atau lebih kecil. “Internal Combustion Engine Applied PENGARUH TEKANAN . 10. “Methane Fuel Gas from Livestock Wastes A Summary”.70 10.

Dhanpat Rai & Sons... Mosko w. R... Moskow. (1988). N. (1979).. hal 209-220. Nai Sarak Delhi. Deutsche Gesell schoft fur Technische Zusammenarbeit (GTZ). “ Motor Vehicle Engines”.. “Engines for Biogas ”. dan Samdkhvalov.…. Department of Chemical Engineering National Institue of Technology. “A Cource in Internal Combustion Engines”. (1980).. A. Mathur. hal 27-52. Eschborn. 47 . M. John Wiley & Sons.... R. Petrovsky. 2005. Mir Publishers.. Singh. hal 393-398.. Mitzlaff. Mir Publishers.K and Misra. Klaus Von..L. Rourkela Troitsky.P. “ Marine Internal Combustion Engine”.. dan Sharma. hal 589-614..Thermosciences”.. New York.. M. hal 1-133.. Biofuels from Biomass. Agritek Volume 11 Nomor 2 September 2010 PENGARUH TEKANAN . (1979).

48 .............Agritek Volume 11 Nomor 2 September 2010 PENGARUH TEKANAN ..…...