You are on page 1of 11

sebg tanda dan pembaca. .Kajian semiotika dlm sastera dilakukan sejak dikenalkan oleh Saussure pd 1920 di Eropa dan Peirce serta Morris di Amerika. Teori Semiotika Wawasan semiotika dlm studi sastera: 1) Karya sastra – gejala konsumsi yg berkaitan dgn pengarang. 2) Karya sastera ialah satu bentuk penggunaan sistem tanda yg ada struktur dlm tata tingkat. 3) Karya sastera ialah fakta yg harus direkrontruksikan pembaca sejalan dengan dunia pengalaman dan pengetahuan yg dimilikinya.

onomatopoeia bercak merah. gejala/penyakit. didengar etc) Indeks Tanda dirancang utk indikasikan sumber acuan atau saling menghubungkan sumber acuan Simbol Tanda dirancang untk menyandikan sumber acuan melalui kesepatan atau persetujuan. patung2. kata ganti aku. proses Harus dipelajari. tokoh besar. Ditandai dengan persamaan Hubungan sebab akibat Konversi contoh Gambar2. simbol matematika.Tanda Hubungan tanda dengan sumber acuannya Ikon Tanda dirancang untk mempresentasikan sumber acuan melalui simulasi atau persamaan (artinya sumber acuan dpt dilihat. simbol sosial. . kau Dapat dilihat Dapat difikirkan Kata2 isyarat. Asap/api.

sosiologi dll .Kelebihan semiotik dlm menelaah karya sastera .Dalam penelitian analisisnya lebih spesifik dan komprehensif .M’berikan pemahaman makna dari Kelemahan semiotik dalam menelaah karya sastera . ia arus jeli.Perlu kematangan konsep luas ttg simbolik baru dlm mbaca karya sastra .Memerlukan byk dukungan ilmu bantuan lain spt linguistik. teliti dan menguasai materi yang diteliti scara totalitas.kurang memperhatikan struktur.Pembaca minimal mengetahui dua maksna iaitu makna bhs secara literal dan simbolik(global).Memperindah karya sastera .Mengetahui keindahan karya sastera .Peranan peneliti sgt penting. sastera wawasan luas dan teorinya. mengabaikan unsur intrinsik . . .

.

.

.

beradab dan terkawal. pemikiran dan kebijaksanaan.Persuratan yg mendokong ilmu. Persuratan yg memakai gaya keintelektualan yg indah. Persuratan yg daya kreatif yg tinggi. .intelek. Persuratan yg mementingkan watak-watak baik yg mendokong ilmu dan kebijaksanaan.