You are on page 1of 55

Latar Belakang
Proses Inflamasi pada tonsil, disebabkan oleh virus ataupun bakteri < 2 minggu 50% oleh Streptokokus hemolitikus

Tonsilitis Akut

Paling sering terjadi pada usia 5 tahun – 10 tahun yg disebarkan oleh droplet infection, yaitu alat makan dan makanan

Pengobatan dalam dokter keluarga dititik beratkan pada keluarga. Caranya ?

Rumusan Masalah
1. Faktor Resiko dan perilaku apa saja yang ditemukan pada pasien
2. Evaluasi ketaatan pasien dalam tatalaksana dan apa saja yang dihindari dalam pengobatan tonsilitis akut 3. Bagaiamana fungsi- fungsi keluarga menurut ilmu kedokteran keluarga di tinjau dari aspek fungsi biologis, fungsi afektif, fungsil sosial, fungsi penguasaan masalah dan fungsi ekonomi dan pemenuhan kebutuhan 4. Mengetahui intervensi apa saja yang dapat dilakukan untuk menanganinya

Tujuan Penelitian
Tujuan umum
bertujuan untuk memenuhi sebagian syarat mengikuti ujian kepaniteraan klinik di bagian ilmu kedokteran keluarga Fakultas Kedokteran Muhammadiyah Palembang.

Tujuan Khusus
Sebagai Sarana pembelajaran dan penerapan prinsip- prinsip pelayanan kedokteran keluarga dalam mengatasi masalah Tonsilitis Akut serta menerapkan prinsip- prinsip pelayanan kedokteran secara komprehensif dan holistic dan peran aktif dari pasien dan keluarga

Tinjauan Pustaka

Dapat terjadi pada semua umur. . tangan dan ciuman.Tonsilitis Akut Definisi Tonsilitis akut adalah peradangan pada tonsil yang masih bersifat ringan Tonsilitis adalah peradangan tonsil palatina yang merupakan bagian dari cincin Waldeyer Penyebaran infeksi melalui udara (air bone droplets). terutama pada anak.

Etiologi Streptokokus beta hemolitikus  50% Streptokokus viridans Streptokokus piogenes Virus influenza Infeksi ini menular melalui kontak dari sekret hidung dan ludah ( droplet infections ) .

ikt longgar Jar. Limfoid  Folikes Tonsil Peradangan Eksudat  Kotoran pth/bercak kuning (Detritus) Pembengkakan .Patologi Tonsilitis Akut Dibungkus Suatu kapsul pada fosa tonsil terfiksasi jar.

anoreksia .Manifestasi Klinis Nyeri tenggorokan Nyeri menelan Kelenjar limfe membengkak Faring Hiperemis Edema faring Mulut berbau Sulit menelan Demam Mual.

Diagnosis Anamnesa Hampir 50% diagnosa dapat ditegakan Rasa mengganjal di tenggorok Nafas bau. malaise Penderita sering datang dengan keluhan sakit pada tenggorokan yang terus menerus Sakit waktu menela Ada demam dan nyeri pada leher .

Pemeriksaan Fisik Tonsil hipertropi. hiperemi dan edema yang tidak jelas Didapatkan Detritus atau detritus baru tampak jika tonsil ditekan dengan spatula lidah Kelenjar leher membesar tetapi tidak terdapat nyeri tekan Pembesaran tonsil yang dapat dinyatakan dengan ukuran T1 – T4 . terkadang atrofi.

Pemeriksaan fisik T1 = batas medial tonsil melewati pilar anterior sampai ¼ jarak pilar anterior uvula T2 = batas medial tonsil melewati ¼ jarak pilar anterior-uvula sampai ½ jarak pilar anterior-uvula T3 = batas medial tonsil melewati ½ jarak pilar anterior-uvula sampai ¾ jarak pilar anterior-uvula T4 = batas medial tonsil melewati ¾ jarak pilar anterior-uvula atau lebih. .

Diagnosis Pemeriksaan Penunjang Dapat dilakukan dan uji resistensi ( sensitifitas) kuman dari sediaan apus tonsil Biakan Swab Pada pemeriksaan darah akan didapatkan Peningkatan leukosit dan penurunan hemoglobin .

bronkus (bronkitis).Komplikasi Komplikasi lokal Abses peritonsiler. Otitis media Akut dan tonsilitis Kronis Komplikasi Sistemik Sepsis dan penyebaran infeksi ke organ lain seperti. ginjal (nefritis dan Glomerulonefritis akut). jantung (miokarditis dan endokarditis). Abses Parafaring. Sendi (artritis) dab Vaskuler (plebitis) .

analgetika dan antivirus diberikan bila gejala berat.Penatalaksanaan Tonsilitis viral: istirahat. antipiretik dan obat kumur yang mengandung desinfektan. minum cukup.1 .1 Tonsilitis bakterial: antibiotika spektrum luas penisilin. eritromisin.

Minum cairan hangat yang menenangkan seperti sup. Sebaiknya minum banyak air untuk mencegah dehidarasi. kaldu dan teh Berkumur dengan air garam dan hangat Minum paractemaol tau ibuprofen untuk membantu menurunkan demam dan mengurangi nyeri.Perawatan dirumah Biasanya penyakit ini tidak menyebar dan mengobati gejala nyeri dan peradangan sudah cukup. . Diperlukan sekitar seminggu sampai pulih sepenuhnya.

Bedah Infeksi tenggorokan berat sebanyak tujuh kali atau lebih dalam satu tahun Infeksi tenggorakan berat sebanyak lima kali atau lebih setiap tahun selama jangka waku dua tahun Infeksi tenggorakan berat sebanyak tiga kali atau lebih setiap tahun selama jangka waku tiga tahun Tonsilitis kronis Tonsilektomi dapat juga direkomendasikan untuk mengobati abses yang tidak membaik dengan pengobatan antibiotik. atau jika pernapasan terhalang oleh tonsil yang membengkan .

Kebersihan diri penting untuk mencegah infeksi adalah sering mencuci tangan.Pencegahan Virus dan bakteri yang menyebabkan faringitis dan tonsilitisa dapat menular. termasuk kebiasaan untuk tidak menggunakan gelas minum atau peralatan makanan secara bersama. Sering mencuci tangan pada diri sendiri dan dorong anak melakukan hal yang sama. Tindakan pencegahan lainnya. menutupi mulut ketika bersin atau batuk .

Pendekatan Dokter Keluarga IDI (1982) Karakteristik Kedokteran Keluarga Memandang pasien sebagai individu. bagian dari keluarga dan masyarakat Pelayanan menyeluruh dan maksimal Mengutamakan pencegahan. tingkatan taraf kesehatan Menyesuaikan dengan kebutuhan pasien dan memenuhinya Menyelenggarakan pelayanan primer dan bertanggung jawab atas kelanjutannya .

Azas/ prinsip Pelayanan DK 1. Pelayanan yang koordinatif dan kolaboratif 5. Penanganan personal bagi setiap pasien sebagai bagian integral dari keluarganya 7. Pelayanan yang dapat diaudit dan dapat dipertangung jawab kan 6. dan lingkungan tempat tinggalnya . Pelayanan yang mempertimbangkan keluarga. Pelayanan yang menjunjung tinggi etika dan hukum 8. Pelayanan yang sadar biaya dan sadar mutu 9. lingkungan kerja. Pelayanan yang holistik dan komprehensif 2. Pelayanan yang mengutamakan pencegahan 4. Pelayanan yang kontinu 3.

2004 1. Care Provider 2.5 fungsi DK Azrul azwar. Community Leader . Comunicator 3. Decision Maker 4. Manager 5.

Laporan Kasus Nama Umur : Nn. AIPTU Ks. Tubun Gang Tani 20 ilir : SD : Pelajar Agama Tanggal kunjungan Puskesmas Tanggal kunjungan rumah I Tanggal kunjungan rumah II : Islam : 12 November 2013 : 15 November 2013 : 21 November 2013 . NN : 8 tahun Jenis Kelamin Alamat Pendidikan Pekerjaan : Perempuan : Jl.

rasa mengganjal di tenggorok dirasakan terus menerus dan semakin berat sejak 2 minggu terakhir Keluhan Tambahan Batuk. pilek. hidung tersumbat dan serak .Anamnesis Keluhan Utama Penderita datang ke Bagian Poli Umum Puskesmas Dempo dengan keluhan rasa mengganjal di tenggorok dan susah menelan yang dirasakan sejak 2 bulan yang lalu.

batuk. Sejak 2 bulan yang lalu. pilek. rasa mengganjal di tenggorok dirasakan terus menerus dan semakin berat sejak 2 minggu terakhir. demam. sukar membuka mulut. hidung tersumbat. Keluhan hilang timbul. kadang dirasakan OS selama 2 minggu terakhir. Penderita juga mengeluhkan rasa sakit di tenggorok.Anamnesis Riwayat penyakit sekarang Sejak 3 bulan yang lalu penderita mengeluh batuk. dan sakit kepala juga sering dirasakan. . Sejak 1 bulan yang lalu keluhan gangguan suara/suara serak. nyeri menelan baik makanan padat maupun cair. rasa kering. Penderita juga mengeluhkan saat tidur mendengkur (ngorok). sesak nafas oleh penderita. pilek dan demam yang dirasakan OS terutama ketika serangan. dan gatal pada tenggorokan. rasa tercekik saat tidur dan terbangun tiba-tiba karena sesak nafas.

Sakit didaerah wajah dan rasa adanya cairan yang mengalir di tenggorokan disangkal oleh OS. keluhan-keluhan yang dirasakan saat serangan tersebut dirasakan terutama setelah Penderita mengkonsumsi gorengan. telingga terasa mendengung dan rasa penuh di telinga disangkal oleh OS. makanan pedas atau minuman dingin dan terkadang keluhan tersebut akan hilang sendiri tanpa pengobatan. Mata merah. Keluhan sakit gigi dan gigi berlobang juga disangkal. . gatal-gatal dan kemerahan di kulit juga disangkal oleh OS. Keluhan nyeri pada telinga. Dalam 3 bulan ini. mata berair.…..

Hanya obat beli di warung saja. Riwayat alergi obat. Sebelumnya penderita belum mengobati keluhan-keluhan tersebut ke dokter maupun ke bidan. yaitu obat penurun panas dan obat batuk. Riwayat penyakit asthma disangkal oleh OS. . makanan. yang dirasakan hilang timbul. debu/ udara dingin disangkal oleh OS.Riwayat penyakit dahulu dan pengobatan OS mengeluhkan penyakit/keluhan yang sama sejak 3 bulan yang lalu.

Riwayat Penyakit Keluarga Riwayat penyakit hipertensi Riwayat penyakit DM : disangkal : disangkal Riwayat penyakit jantung Riwayat penyakit ginjal : disangkal : disangkal .

.

dan saudaranya perempuan semua. .Riwayat Personal Sosial Perkawinan Pasien merupakan anak kedua dari 3 bersaudara. Pekerjaan Pasien seorang pelajar Sekolah dasar negeri 46 Palembang Lingkungan Tempat Tinggal Keadaan tempat tinggal berada jauh dari sungai dan padat penduduk.

. os sering bermain bersama teman-temannya di sekitar lingkungan rumah. dan terkadang harus dipaksa oleh ibunya dirumah. Dirumah Os tidak terlalu suka makan. karena rumah Os berdekatan dengan salah satu tempat kursus swasta yang mengajar anak sekolah dasar yang ingin mendapatkan ilmu tambahan selain di sekolah . OS seorang anak yang aktif di lingkungan sekolah ataupun di lingkungan rumah sekitar. Menurut ibunya Os sering membeli makanan pentol bakso yang dibalut dengan saus cabe yang dijual disekitar rumah yang seharga 1 ribu bersama teman-temanya.Riwayat Personsal Sosial Saat ini OS seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) Negeri di Palembang. Disekitar rumah Os banyak penjual makanan gerobak dan warung. Selain disekolah Os juga sering jajan bakwan goreng dan makanan tela-tela. Os juga sering membeli chiki dan minuman teh gelas “ale-ale.

Pemeriksaan Fisik KEADAAN UMUM Status generalis Kesadaran : Compos mentis Tensi : Tidak Dilakukan Nadi Suhu Pernapasan Berat badan : 86x/menit : 37.9˚C : 22x/menit : 28 kg .

Keadaan Spesifik Kepala Leher : Tidak ada Kelainan : Tidak ada kelainan Thoraks Abdomen Ekstremitas : Tidak ada kelainan : Tidak ada kelainan : Tidak ada Kelainan .

Status Lokalis .

Bengkak (-) • Vestibulum : Hiperemis -/-. nyeri tekan (-) • Daerah sinus maksilaris : Tidak ada kelainan.Status Lokalis HIDUNG DAN SINUS PARANASAL • Bentuk : Normal. hiperemis -/• Konka inferior : Eutrofi/eutrofi • Meatus nasi inferior : Eutrofi/eutrofi • Konka medius : Eutrofi/eutrofi • Meatus nasi medius : Sekret +/+ • Septum nasi : Deviasi -/• Pasase udara : Hambatan -/• Daerah sinus frontalis : Tidak ada kelainan. sekret -/• Cavum nasi : Lapang +/+. Nyeri (-). Panas (-). tidak ada deformitas • Tanda peradangan : Hiperemis (-). nyeri tekan (-) . edema -/-.

hiperemis (-). granular (-) Arkus pharynx : simetris. hiperemis (-).Status Lokalis TENGGOROK PHARYNX Dinding pharynx : merah muda. edema (-) Tonsil : T2B/T2B hiperemis +/+ permukaan mukosa tidak rata/ granular +/+ Kripta melebar +/+ Detritus +/+ Perlengketan -/- .

Kripta melebar +/+. batuk. Detritus +/+ . hidung tersumbat. berminyak. Pemeriksaan Fisik :Tonsil : T2B/T2B. Gejala Penyakit pada Os : Sakit pada saat menelan seperti ada ganjalan. permukaan mukosa tidak rata/ granular +/+. pilek. gorenggorengan dan minuma dingin. Os suka dan banyak mengkonsumsi makanan pedas. hiperemis +/+. serak.Assesment Faktor Risiko pada Os.

Diagnosis Banding Tonsilitis Akut hipertrofi Tonsilofaringitis .

Keluhan: rasa sakit di tenggorok nyeri menelan rasa gatal di tenggorokan kadang disertai batuk pilek dan demam Tonsilotis Akut: peradangan tonsil kurang dari 3 bulan. yang hilang timbul. \ .Diagnosis Kerja Tonsilitis akut Dasar Diagnosis Rasa mengganjal di tenggorok yg dirasakan akibat tonsil yang membesar Selama 3 bulan terakhir OS telah mengalami keluhan-keluhan peradangan tonsil.dan baru pertama kali dialami.

makanan pedas dan minuman dingin (menjadi faktor predisposisi timbulnya tonsilitis) Dengan keluhan yang lain. Kemudian dilakukan operasi miringotomi  Sembuh. 2 bulan berikutnya datang keluhan tonsilitis. diberikan antibiotik namun OS tidak teraktur meminumnya terapi Otitis media akut. riwayat ke dokter spesialis THT. di diagnosis sakit infeksti telinga.Diagnosis Kerja Riwayat kebiasaan: OS suka mengkonsumsi gorengan. .

detritus +/+ .Diagnosis Kerja Pemeriksaan fisik tenggorok: tonsil T2B/T2B hiperemis +/+ permukaan mukosa tidak rata +/+ Kripta melebar +/+.

komplikasi yang mungkin terjadi agar orang tua Os mengerti tentang penyakit yang diderita Os dan lebih memberikan fokus lebih terhadapa masalah kesehatannya • Menjelaskan tentang pentingnya pola makan apa saja yang boleh dimakan oleh Os dan yang tidak boleh dimakan agar tidak terjadinya kembali masalah kesehatan yang dihadapi oleh Os sekarang. • Menjelaskan pentingnya minum obat teratur • Menjelaskan kepada Os bahwa Tonsilitis akut dapat diobati dengan Medikamentosa dan non-medikamentosa tanpa harus di operasi.Menyelenggarakan peleyananan komprehensif dengan pendekatan holistik PROMOTIF • Memberikan orang tua Os leaflet yang berisi Tonsilitis Akut. .

• Menyarankan Orang tua Os agar Os sering kontrol ke dokter THT .Preventif • Menjelaskan kepada Os dan Orang tuanya akan pentingnya menjaga kebiasaan pola hidup bersih dalam keluarga salah satunya mencuci tangan sebelum makan agar tidak terjadinya komplikasi • Menjelaskan kepada orang tua agar dapat memberi pengarahan kepada Os untuk tidak lagi membiasakan Os jajan makanan yang dapat menimbulkan kembali tonsilitis sehingga dapat mencegah terjadinya tonsilitis kronis pada Os.

KURATIF Farmakoterapi Antibiotik 2x100mg. selama 7-10 hari Anti inflamasi 3x2 mg selama 5 hari Antipiretik 3x500 mg selama 5 hari Obat kumur disenfektan .

Rehabilitatif Mengedukasikan Os jangan minum air es. . makanan berminyak dan pedas Banyak istirahat.

.Menyelenggarakan pelayanan yang bersinambung (kontinu) Membuat rekam medis dengan baik. Menyarankan OS untuk mengurus asuransi jamkesmas.

. berminyak dan tidak boleh banyak minum air es.Menyelenggarakan pelayananan yang mengutamakan pencegahan Meminta os untuk tidak memakan makanan yang dilarang misal. makanan pedas. agar keluhan yang dirasakan sekarang tidak sering timbul untuk mencegah terjadinya tonsilitis kronis pada Os Menjelaskan pada keluarga agar memastikan bahwa pasien kontrol dan minum obat dengan teratur serta segera membawa ke pusat kesehatan terdekat apabila keluhan yang dirasakan bertambah parah.

ajak juga orang tua teman sebaya Os untuk melakukan hal yang sama dalam pencegahan pola makan makanan yang tidak baik bagi anak dan secara tidak langsung dapat meminimalisir kejadian serupa dengan Os di lingkungan sekitarnya .Menyelenggarakan pelayanan yang bersifat koordinatif dan kolaboratif Os mempunyai teman sebaya disekitar lingkungannya dan cukup aktif .

Memberikan opsi cara pemberian obat Os kepada keluarga .Menyelenggarakan pelayanan personal (individual) sebagai bagian integral dari keluarganya Menannyakan kepada keluarga obat apa saja yang dapat menimbulkan alergi pada Os.

sehingga menerpakan prinsip pola hidup bersih pada Os dan keluarga sangat penting . kemungkinan tumbuhnya kuman dengan cepat didaerah ini sangat besar sehingga dapat membahayakan.Mempertimbangkan keluarga. lingkungan kerja dan lingkungan Menjelaskan bahwa tonsilitis merupakan penyakit yang dapat disebabkan oleh virus dan bakteri sehingga untuk pencegahan keluarga harus benar-benar memperhatikan cara pencegahannya. Lingkungan tempat tinggal OS tergolong lingkungan yang padat dan sering banjir sehingga daerah tersebut lembab.

jenis dan manfaat dari setiap terapi baik dari segi farmakoterapi maupun non farmakoterapi. . moral dan hukum Menjelaskan kepada orang tua Os mengenai apa.Menjunjung tinggi etika.

Menyelenggarakan pelayanan yang sadar biaya dan sadar mutu Sebisa mungkin mengobati Os berdasarkan causa bukan berdasarkan gejala .

Karakteristik Demografi Keluarga .

Anggota keluarga lain juga siap untuk membantu apabila salah satu dari anggota keluarga mengalami masalah. B. Waktu untuk berkumpul dengan anggota keluarga lainnya cukup dan komunikasi tetap terjaga.Setyawan dinilai dari 4 anggota keluarga (1 orang anggota masih berusia 2 th) APGAR score keseluruhan = (10+10+10+10) : 4 = 10 Kesimpulan : Keluarga dapat dinilai baik. Fungsi fisiologis keluarga dapat dikatakan sehat. .APGAR SCORE Keluarga Tn.

.

TERIMA KASIH .