You are on page 1of 14

URGENSI DAN MANFAAT ANALISIS POTENSI WILAYAH TERKAIT DENGAN BEBERAPA BIDANG SESUAI DENGAN KONTEKS INDONESIA Oleh

: Fajar Hermala Laode Buzyali Adelheid

a. Latar Belakang Analisis potensi wilayah telah menjadi hal yang tidak asing dalam pembangunan di Indonesia. Hal ini telah diamanatkan dalam konstitusi Negara yaitu UU no 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional yang secara tersirat memberikan makna bahwa peningkatan daya saing daerah dilakukan melalui suatu proses perencanaan yang matang. Proses perencanaan tersebut harus melalui suatu analisis yang dapat menguraikan potensi-potensi daerah menjadi penunjang daya saing daerah dalam pelaksanaan pembangunan. Pada kenyataannya, walaupun anpotwil telah menjadi hal yang harus diilaksanakan dalam perencanaan pembangunan, namun masih banyak daerah yang belum mampu menggunakan anpowil sebagai upaya menggali seluruh potensi yang dimiliki, baik dari segi sumber daya manusianya yang kurang kompetensinya serta masih banyak sektor sumber daya alam yang belum dimobilisir sehingga belum dapat dimanfaatkan secara maksimal. Hal ini tidak akan terjadi apabila pemerintahan daerah benar-benar memahami arti penting dan manfaat dari analisis potensi wilayah itu sendiri. Untuk itu pada paper kami kali ini, kami membahas Urgensi dan manfaat Analisis Potensi Wilayah dalam berbagai bidang di Indonesia yang diharapkan dapat membuka cakrawala pemikiran kita sebagai calon pamong praja untuk dapat memahami arti penting dan manfaat anpotwil sehingga dapat menjadi bekal dalam membangun daerah kea arah yang lebih baik.

b. Tinjauan Pustaka 1. Pengertian Urgensi Urgensi berasal dari :

bahasa latin [URGERE]-{kata kerja} yang berarti mendorong dalam bahasa inggris[URGENT]-{KATA SIFAT} dalam bahasa indonesia [URGENSI]-{KATA BENDA} istilah urgensi menunjuk pada sesuatu yang mendorong kita ,yang memaksa kita untuk di selesai kan dengan demikian mengandaikan ada suatu masalah dan harus di tindak lanjuti. Urgensi bisa berarti penting nya. Misalnya urgensi kepemimpinan muda itu lebih berarti pentingnya kepemimpinan muda .

2.

Pengertian Manfaat Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, manfaat memiliki arti : guna; faedah. Manfaat langsung dapat dinikmati karena adanya investasi, dan yang dapat berupa kenaikan fisik hasil produksi, perbaikan kualitas hasil produksi dan penurunan biaya. Manfaat dalam bahasa Inggris adalah benefit yang artinya kegunaan suatu keluaran yang dirasakan langsung oleh masyarakat, dapat berupa tersedianya jasa atau fasilitas yang dapat diakses oleh publik. Jadi dapat disimpulkan bahwa manfaat adalah kegunaan suatu keluaran yang dirasakan langsung oleh masyarakat, dapat berupa tersedianya jasa atau fasilitas yang dapat diakses oleh publik.

3.

Pengertian Analisis Potensi Wilayah Pengertian Analisis Analisis bisa di artikan sebagai kajian yang dilaksanakan terhadap suatu hal guna menelitinya secara mendalam. Misalnya pada kegiatan laboratorium, kata analisa atau analisis dapat juga berarti kegiatan yang dilakukan di laboratorium untuk memeriksa kandungan suatu zat dalam cuplikan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian analisis adalah penguraian suatu pokok atas berbagai bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiri serta hubungan antar bagian untuk memperoleh pengertian yang tepat dan pemahaman arti keseluruhan. Berikut ini adalah pengertian analisis menurut para ahli :

WIRADI

Analisis adalah aktivitas yang memuat sejumlah kegiatan seperti mengurai, membedakan, memilah sesuatu untuk digolongkan dan dikelompokkan kembali menurut kriteria tertentu kemudian dicari kaitannya dan ditaksir maknanya. KOMARUDDIN Analisis adalah kegiatan berfikir untuk menguraikan suatu keseluruhan menjadi komponen sehingga dapat mengenal tanda-tanda komponen, hubungannya satu sama lain dan fungsi masing-masing dalam satu keseluruhan yang terpadu. DWI PRASTOWO DARMINTO & RIFKA JULIANTY Analisis merupakan penguraian suatu pokok atas berbagai bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiri, serta hubungan antar bagian untuk memperoleh pengertian yang tepat dan pemahaman arti keseluruhan. ANNE GREGORY Analisis adalah langkah pertama dari proses perencanaan.

Kesimpulan pengertian analisis adalah kegiatan berfikir untuk menguraikan suatu keseluruhan menjadi komponen sehingga dapat mengenal tanda-tanda komponen, hubungannya satu sama lain dan fungsi masing-masing dalam satu keseluruhan yang terpadu.

Pengertian Potensi Potensi berarti kemampuan yg mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan, kekuatan, kesanggupan dan daya. Berpotensi artinya memiliki potensi. Menurut kamus bahasa Indonesai, potensi adalah kesanggupan, daya, kemampuan untuk lebih berkembang. Setiap orang memiliki potensi, dan tentu berbeda setiap apa yang dimiliki antara satu orang dengan orang lain. Ada dua bentuk potensi yaitu potensi fisik dan potensi mental (psikis)

Potensi fisik --- >>> Adalah kemampuan yang dimiliki seseorang yang dapat dikembangkan dan ditingkatkan apabila dilatih dengan baik.Kemampuan yang terlatih ini akan menjadi suatu kecakapan, keahlian, dan ketrampilan dalam bidang tertentu. Potensi fisik akan semakin berkembang bila secara intens dilatih dan dipelihara. Potensi fisik ini seperti, tubuh, otot, wajah, ketahanan ataupun kesehatan.

Potensi psikis --- >>> Adalah bentuk kekuatan diri secara kejiwaan yang dimiliki seseorang dan memungkinkan untuk ditingkatkan dan dikembangkan apabila dipelajari dan dilatih dengan baik.

Potensi psikis ini meliputi IQ(Intelligence Quotient),EQ ( Emotional Quotient), AQ ( Addversity quotient) dan SQ (Spiritual Quotient). Jadi potensi adalah kadar kemampuan yang dimiliki seseorang yang dapat dikembangkan untuk mencapai hasil yang maksimal.

Pengertian Wilayah Wilayah adalah ruang yang merupakan kesatuan geografis beserta segenap unsur terkait padanya yang batas dan sistemnya ditentukan berdasarkan aspek administratif dan atau aspek fungsional. (UU Nomor 24 Tahun 1992: Penataan Ruang). Wilayah adalah bagian permukaan bumi yang membentuk suatu teritorial bedasarkan batas geografis tertentu (seperti suatu wilayah aliran sungai, wilayah kehutanan, wilayah dataran tinggi, wilayah pulau, wilayah Negara). Wilayah dapat dilihat sebagai suatu ruang pada permukaan bumi, pengertian permukaan bumi menunjuk pada suatu tempat atau lokasi yang dilihat secara horizontal dan vertikal. Wilayah sering dibedakan artinya dengan kata daerah atau kawasan. Wilayah dapat diartikan sebagai satu kesatuan ruang yang mempunyai tempat tertentu tanpa terlalu memperhatikan soal batas dan kondisinya. Atau juga wilayah dapat diartikan, suatu areal yang memiliki karakteristik area bisa sangat kecil maupun sangat besar, suatu wilayah diklasifikasikan berdasarkan satu atau beberapa karekteristik, misalnya berdasarkan iklim, relief dipebatuan, pola pertanian, tumbuhan alami, kegiatan ekonomi dan sebagainya. Purnomo Sidi (1981) mengatakan bahwa wilayah adalah sebutan untuk lingkungan permukaan bumi yang jelas batasannya. Imanuel Kaant (1982) mengatakan wilayah adalah sesuatu ruang di permukaan bumi yang mempunyai spesifik dan dalam aspek tertentu berbeda antara dua titik dalam garis lurus. Glasson (1974), Budi Harsono (1996), dan Huesmen (1986) mengatakan bahwa wilayah dapat dibedakan menjadi 2, yaitu wilayah formal (formal region atau mogenous regoins) dan wilayah fungsional (Functional region atau nodul region). a. Wilayah formal adalah wilayah yang dipandang dari satu aspek tertentu yang mempunyai sifatsifat dan ciri-ciri yang relatif sama. Kriteria pokok yang digunakan antar wilayah dapat berbeda tergantung dasar atau tujuan pengelompokannya. Kriteria tersebut dapat berupa aspek fisik seperti ketinggian, bentuk lahan, dan curah hujan, kegiatan ekonomi (daerah pertanian), peternakan, industri dan sebagainya. Jadi pada wilayah seragam terdapat keseragaman atau kesamaan dalam kriteria tertentu.

b. Wilayah fungsional adalah suatu wilayah yang mempunyai ketergantungan antara daerah pusat dengan daerah belakangnya atau suatu wilayah yang dalam banyak hal diatur oleh beberapa pusat kegiatan yang saling dihubungkan dengan garis melingkar (daerah belakangnya). Oleh karena itu, pada wilayah gundul terdapat pengertian tentang kaitan fungsional antara pusat kegiatan. Wilayah seperti ini disebut wilayah fungsional. Contohnya wilayah kota dengan wilayah belakangnya. Lokasi produksi dengan wilayah pemasarannya, susunan orde perkotaan dan jalur transportasi. Dari pengertin-pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa wilayah adalah Wilayah adalah bagian permukaan bumi yang membentuk suatu territorial bedasarkan batas geografis tertentu (seperti suatu wilayah aliran sungai, wilayah kehutanan, wilayah dataran tinggi, wilayah pulau, wilayah Negara).

Pengertian Analisis Potensi Wilayah Adalah mengkaji secara ilmiah rincian semua kekayaan atau sember daya fisik maupun non fisik pada area atau wilayah tertentu sehingga dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi kekuatan tertentu. Analisis Potensi Wilayah mencakup rona fisik dan dan rona sosial ekonomi. Rona Fisik wilayah mencakup lokasi wilayah baik relatif maupun absolute, luasan wilayah, bentuk lahan, kondisi topografi, kondisi lereng,kondisi tanah,kondisi iklim, kondisi hidrologi, kondisi geologi, penggunaan lahan, dan kondisi fisik lainnya. Selain rona fisik wilayah, dalam anpotwil juga harus melakukan analisis tentang kondisi sosial ekonomi wilayah. Hal ini karena potensi wilayah secara utuh merupakan perpaduan antara rona fisik dan rona sosial ekonomi dari suatu wilayah. Data sosial ekonomi yang perlu dianalisis adalah: 1) Data penduduk (jumlah, kepadatan penduduk, rasio ketergantungan, tingkat pertumbuhan, mata pencaharian penduduk, dll.); 2) Data distribusi fasilitas umum/utilitas (seperti fasilitas pendidikan :jumlah dan persebaran sekolah, jumlah dan persebaran fasilitas kesehatan: Polides, Puskesmas, Rumah sakit; Pasar/pertokoan, terminal, dsb). 3) Data Aksesibilitas, seperti kondis jaringan jalan atau kondisi transportasi, dan fasilitas yang lainnya.

c.

Pembahasan Urgensi dan Manfaat Analisis Potensi Wilayah Dan Daerah Terkait Dengan Beberapa Bidang Sesuai Dengan Konteks Indonesia

Urgensi dan manfaat analisis potensi wilayah adalah arti penting yang mendorong perlunya dilaksanakan anpotwil dan manfaat dari hasil pelaksanaan anpotwil yang langsung dapat dirasakan di berbagai bidang dalam kehidupan masyarakat. Dari hasil pembahasan kelompok kami melalui analisis terhadap data yang diperoleh, maka berikut kami uraikan tentang Urgensi dan manfaat Analisis Potensi Wilayah dalam berbagai bidang di Indonesia.

Urgensi analisis potensi wilayah Urgensi merupakan suatu nilai yang sangat penting sehingga mendorong pemerintah daerah harus melaksanakan analisis potensi wilayah yang dimilikinya, dapat kita lihat melalui 3 perspektif , yaitu : 1. Analisis Potensi Wilayah Merupakan Perwujudan Amanat Konstitusi Negara, Berdasarkan Perspektif Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional Dasar konstitusi Negara yaitu pancasila dan UUD 1945 alinea keempat telah mengamanatkan suatu pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. Beragam contoh peraturan yang telah lahir adalah salah satu wujud petunjuk teknis penyelenggaraan pembangunan di Negara kita. Selain itu, peraturan-peraturan tersebut juga merupakan bukti sahnya apa yang dilakukan pemerintah adalah murni tugas dari Negara demi mewujudkan cita-cita kemerdekaan yang sejati bukan karena dilatarbelakangi kepentingan tertentu. Terkait dengan peningkatan daya saing daerah melalui analisa potensi wilayah, sesungguhnya hal tersebut juga sudah merupakan amanat langsung konstitusi Negara. Slah satunya dalam Undang-Undang No.25 Tahun 2004 pasal 1 ayat 1 bahwa Perencanaan adalah suatu proses untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat, melalui urutan pilihan, dengan memperhitungkan sumber daya yang tersedia, secara tersurat kata anpotwil memang tidak ada dalam pasal tersebut, namun jika dikaji lebih dalam lagi , barulah kita dapat mengerti bahwa pasal tersebut sudah menghendaki pentingnya suatu anpotwil itu sendiri.

Mengapa? Untuk menentukan masa depan yang lebih baik melalui pengelolaan sumber daya yang ada maka diperlukan suatu kegiatan yang tidak hanya mengumpulkan data namun juga telaah yang mendalam (analisa) terkait data tersebut sehingga didapatkan informasi yang tepat guna menentukan urutan-urutan pilihan dalam implementasi suatu kebijakan. Untuk itu suatu analisis potensi wilayah sangat diperlukan karena metode yang ada di dalam anpotwil itu sudah sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan peraturan perundang-undangan, khususnya UU No.25 Tahun 2004. Lebih jelasnya dapat dipaparkan sebagai berikut : Dalam pasal 8 dikatakan bahwa Tahapan Perencanaan Pembangunan Nasional meliputi: a. penyusunan rencana; b. penetapan rencana; c. pengendalian pelaksanaan rencana; dan d. evaluasi pelaksanaan rencana. Dalam Proses Umum Perencanaan, sebenarnya kedudukan anpotwil berada pada tahap pengumpulan, pengolahan dan analisis data dimana dengan menggunakan teknik dan metode yang tepat ,maka masalah, hambatan, tantangan dan peluang yang ada dapat dipetakan dengan baik, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, sehingga penyusunan rencana dapat berjalan dengan efektif dan efisien, yang akhirnya berimbas positif pada penetapan rencana. Penyusunan rencana itu ibarat hulu maka penetapan rencana adalah hilirnya, jika air dari hulu telah kotor maka air di bagian hilirnya pun akan ikut kotor. Hal ini tentu mempertegas peran sentral anpotwil dalam tahap pengumpulan informasi yang sangat dibutuhkan tahap penyusunan rencana.

2. Penggalian potensi yang ada dari masing-masing wilayah yang kemudian dikelola dan dimanfaatkan masyarakat Perumpamaan sederhana sebagai penggambaran pentingnya anpotwil sebagai penggalian potensi suatu daerah adalah Kita tidak akan menemukan sesuatu yang kita cari dalam sebuah kotak yang berisi berbagai macam benda, tanpa membuka kotak itu, melihat dengan teliti dan memasukkan tangan kita dengan cekatan untuk mencari sesuatu yang kita butuhkan. Pembangunan suatu daerah dapat dilaksanakan dengan baik apabila modal pembangunan yang dimiliki telah terpenuhi. Modal tersebut berwujud sumber daya manusia, sumber daya alam dan sumber daya lainnya. Setiap daerah tentunya tidaklah sama, karakterisistik dan kondisi fisik maupun sosialnya berbeda-beda. Untuk itu diperlukan pemetaan potensi dan analisis mendalam sebagai modal pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan

melalui anpotwil sehingga seluruh potensi yang ada dapat digali kemudian dikelola dan dimanfaatkan menjadi sumber-sumber kekuatan modal pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

3. Analisis potensi wilayah peningkatan daya saing suatu daerah dalam menghadapi tantangan perekonomian global. Perekonomian global kini terus mewabah hampir di seluruh Negara di dunia. Jutaan produk dalam berbagai macam bidang yang telah dihasilkan merupakan wujud nyata pengaruh dari sebuah sistem yang mendunia. Keterlibatan setiap Negara dalam sistem ini hamper didorong oleh suatu motif yang sama yaitu pertumbuhan ekonomi yang pesat. Dengan adanya suatu pertumbuhan ekonomi yang pesat tentu mereka berharap akan berimbas positif bagi kesejahteraan hidup masyarakatnya Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat konsumtif masyarakatnya yang tinggi merupakan sasaran empuk bagi negara-negara kompetitor dengan produk-produk berkualitas. Tingkat konsumtif yang tinggi tersebut sebenarnya bukanlah suatu masalah jika yang diminati adalah produk lokal , namun kenyataannya malah sebaliknya, dimana sebagian besar masyarakat kita terlena dengan produk asing. Untuk itu, sudah seharusnya Negara ini menyiapkan langkahlangkah strategis untuk mencegah buruknya pengaruh pasar global yang kian besar. Setiap daerah di Negara Indonesia tentu memiliki keadaan geografi, demografi dan social budaya yang berbedabeda serta keunikan tersendiri, ada yang kaya akan kekayaan alam ,dan ada juga yang minim kekayaan alam. Seperti apapun keadaannya, setiap daerah tentu dapat menghasilkan suatu nilai tambah bagi siapapun yang mau dengan serius dan cerdas untuk mengolahnya. Sebagai contoh coba bandingkan kondisi Negara ini dengan Jepang yang minim akan kekayaan alam, dari keadaan infrastruktur,proporsi pendapatan devisa, atau pengelolaan sektor BUMN atau BUMD menunjukkan bahwa jepang masih lebih baik dari Indoesia. Hal ini menandakan bahwa sumber daya alam yang melimpah bukanlah jaminan kemajuan suatu negara melainkan lebih pada usaha-usaha apa yang dilakukan sumber daya manusia di daerah setempat yang mau dengan serius dan cerdas untuk mengolah daerahnya. Kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman mutlak ada di suatu negara, sekarang tinggal bagaimana pemerintah mengkombinasikan keempat hal tersebut menjadi suatu formula mujarap untuk mengembangkan suatu potensi yang masih tersembunyi dan jika dikembangkan dapat

menghasilkan suatu keuntungan yang menjanjikan masa depan yang lebih baik. Ketika empat elemen diatas dapat dipetakan dengan baik dan benar maka hal ini akan memberikan dampak yang positif terhadap ketersediaan informasi sebagai bahan dasar perumusan suatu kebijakan pemerintah dalam menjalankan fungsi melayani, membangun, memberdayakan masyarakat, serta membuat peraturan (Ryaas Rasyid) sebagai langkah awal dalam mengantisipasi dampak buruk perekonomian global. Dalam perekonomian global, Pemerintah selalu dituntut untuk menghasilkan suatu strategi khusus agar Indonesia tetap survive dalam mengarungi derasnya arus globalisasi. Hal ini dikarenakan, Perekonomian global yang berazaskan persaingan, dimana setiap Negara akan memunculkan suatu produk unggulan yang bermanfaat bagi kemaslahatan banyak umat sehingga menjadi senjata ampuh mereka dalam meraup keuntungan dari Negara lainnya. Dengan alasan itu,maka perlu dilakukan suatu analisis terhadap potensi wilayah di Negara kita agar kita dapat mengetahui apa saja yang ada di Negara ini dan kemudian mengolahnya dengan tepat. Sehingga , dapat menghasilkan suatu output yang tidak kalah kualitasnya dengan produkproduk asing yang ada. Sesuai dengan sistem pemerintahan yang ada di Negara kita, maka peningkatan daya saing daerah menjadi krusial, mengingat dorongan konstitusi yang memberikan kewenangan bagi daerah untuk mengelola kekayaan potensi yang ada di daerahnya sehingga kesejahteraan daerah itu bertumpu pada seberapa besar kemampuan mereka untuk bersaing. Untuk meningkatkan daya saing daerah, maka setiap daerah perlu mengidentifikasi dan menganalisis potensi wilayah terutama berbasis keunggulan lokal. Hal ini disebabkan oleh: 1) Setiap komunitas/daerah/wilayah mempunyai potensi lokal yang unik yang dapat membantu pengembangan ekonominya. 2) Untuk membangun daya saing tiap komunitas/daerah diperlukan pemahaman dan tindakan yang didasarkan atas kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dimiliki. Hal ini dimaksudkan agar daerahnya bisa menarik kegiatan bisnis, kehadiran pekerja dan lembaga yang menunjang. Dapat ditarik kesimpulan bahwa ketika daya saing daerah itu meningkat maka daya saing nasional pun ikut meningkat, sehingga Indonesia mampu menjadi aktor utama dalam perekonomian global bukan menjadi pahlawan kesiangan yang secara terus-terusan dan sukarela menjadi pembeli produk-produk asing (impor).

Akhirnya, Pentingnya anpotwil atau urgensi anpotwil karena 3 alasan yaitu sebagai perwujudan langsung pelaksanaan amanat peraturan perundang-undangan yang ada di Negara ini yang akan membawa kita menuju cita-cita kemerdekaan yang sejati, penggalian potensi-potensi yang dimiliki suatu daerah sehingga dapat dimobilisir sebagai modal pembangunan, serta untuk membantu daerah meningkatkan daya saing daerah melalui suatu penyusunan strategi jitu dalam menghadapi perekonomian global.

Manfaat Analisis Potensi Wilayah Manfaat Analisis potensi Wilayah merupakan kegunaan yang dirasakan langsung oleh masyaraka akibat telah dilakukannya anpotwil, dapat berupa tersedianya jasa atau fasilitas yang dapat diakses oleh publik. Dari hasil pembahasan yang kelompok kami lakukan, maka manfaat dilaksanakannya anpotwil adalah : 1. 2. tersedianya data dan informasi yang memberikan gambaran akurat mengenai potensi wilayah tersedianya data dan informasi yang kelak diperlukan dalam proses pengambilan keputusan baik bagi pengembangan usaha maupun perancangan kegiatan lainnya di waktu yang akan datang. 3. Dengan informasi yang lengkap maka kegagalan dalam pengelolaan potensi yang ada dapat diminimalisir atau bahkan dihindari, termasuk kegiatan eksploitasi yang berlebihan yang dapat mengganggu keseimbangan lingkungan.

Berkaitan dengan konteks Indonesia, analisis potensi wilayah memiliki berbagai manfaat fisik, idiologi, politik, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan (ipoleksosbudhankam) . Analisis Potensi Wilayah yang dilakukan terhadap bidang fisik memberikan manfaat : 1. Menciptakan Efisiensi dan produktivitas sesuai dengan kemampuan dan kesesuaian daerah karena penentuan kawasan/ lahan dilakukan pada lokasi yang tepat (teori lokasi) dan sesuai dengan kemampuan dan kesesuaian fisik lahan yang cukup (pertanian). 2. Menjadi pedoman pemerintah dalam menentukan kebijakan dalam perencanaan tata ruang serta pembangunan prasarana fisik agar dapat produk yang diciptakan dapat bermanfaat secara tepat guna dan berdaya guna. 3. Menjaga keberlanjutan (sustainability) terutama sumber daya yang tidak dapat diperbaharui (contoh : bahan tambang), karena alokasi sumber daya fisik dilakukan dengan cara bijaksana

sesuai dengan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan. Unsur fisik penataan ruang disesuaikan dengan daya dukung dan daya tampung serta potensi wilayah. Manfaat Anpotwil di Bidang Ideologi dan Politik Aspek ideology dan politik secara nyata mempengaruhi sistem perekonomian ada sebuah Negara. Negara Indonesia berdasarkan Pancasila. Sistem ekonomi pancasila dengan asas demokrasi (Dr. Budiono) mengamanatkan bahwa Koperasi merupakan soko guru perekonomian bangsa. Dengan adanya anpotwil maka perekonomian Negara dapat dikembangkan melalui koperasi yang dikelola secara modern dan mandiri oleh masyarakat sebagai organisasi ekonomi berwatak profit dan harus melepas campur tangan pejabat pemerintah namun tetap diawasi oleh pemerintah sesuai dengan peraturan yang berlaku.. Manfaat Anpotwil di Bidang Ekonomi Mengingat keterbatasan atau kelangkaan dan ketidakmerataan sumber daya, maka setiap potensi sumber daya yang ada harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Hal ini mengandung arti bahwa setiap sumber daya harus dimanfaatkan seefisien dan seefektif mungkin. Berdasarkan teori ekonomi, ada 2 (dua) jenis prinsip efisiensi : a. Efisiensi Produktivitas Meminimkan biaya dan menghasilkan output b. Efisiensi Alokasi Alokasi maksimum dan biaya alokasi barang juga sebanding dengan biaya alokasi. Sulit dijangkau (biaya masrjinalnya) Manfaat anpotwil di bidang ekonomi : 1. 2. 3. 4. Perencanaan dan pengembangan wilayah aspek ekonomi dapat mengalokasikan sumber daya secara lebih efisien dan efektif baik dalam perspektif jangka panjang maupun jangka pendek. Struktur ekonomi menjadi indikator daya saing. Daya saing yang tinggi dijadikan dasar para investor untuk meningkatkan pendapatan daerah. dapat memajukan sector perekonomia daerah yang ditunjukkan melalui: bertambahnya lapangan usaha bertambahnya PDRB bertambahnya sumber pendapatan bertambahnya sector produktif di daerah tersebut

5. 6. 7.

bertambahnya perbankan bertambahnya dunia usaha berkembangnya ekonomi SDA

Manfaat Anpotwil di Bidang Sosial Budaya Analisis Potensi Wilayah dalam bidang social budaya meluputi beberapa aspek :

1.

Kependudukan merupakan salah satu aspek penting yang merupakan informasi mendasar mengenai perkembangan suatu wilayah. Aspek kependudukan membahas aspek SDM indikator operasionalnya adalah : pendidikan, etos kerja, pendapatan,, produktivitas, dan kesehatan. Manfaat Anpotwil dalam bidang kependudukan adalah dengan data yang dihasilkan dari anpotwil, pemerintah dapat mengetahui IPM daerah yaitu :

1. 2. 3.

Tingkat kesehatan (umur panjang dan harapan hidup). Pendidikan (Pengetahuan dan keterampilan). Kemampuan daya beli masyarakat. yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan pembangunan daerah.

2.

Agama (dapat menentukan persebaran sarana ibadah tanpa diskriminasi sehingga dapat menjaga kerukunan antar umat beragama)

3. 4.

Adat istiadat (pemanfaatan potensi daerah menggunakan nilai-nilai kearifan lokal) Hukum yang berlaku dalam menata masyarakat dan respon masyarakat terhadap hukum yang ada (Pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya yang ada sesuai dengan peraturan yang berlaku).

5.

Politik (kehidupan berdemokrasi kesadaran bernegara, saluran-saluran penyampai aspirasi dan tokoh-tokon politik).

6.

Teknologi (tingkat pemanfaatan teknologi dan penerapannya dapat dikembangkan dalam mengembangkan potensi daerah).

7.

Informasi (Efektivitas dan efisiensi sistem informasi yang ada serta penyebarluasan potensi daerah untuk diketahui oleh masyarakat luas, contohnya pariwisata untuk dapat menarik wisatawan dan investor).

8.

Keamanan dan ketertiban (pemerintah dan masyarakat dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas keamanan dan ketertiban dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki daerah)

Manfaat Anpotwil di Bidang Pertahanan dan Keamanan

Aspek hankam dalam konteks potensi daerah merupakan upaya pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam memberikan rasa aman bagi upayanya dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Aspek ini sangat penting khususnya di daerah perbatasan yang rawan terjadi kejahatan lintas Negara.. Makna keamanan bagi manusia meliputi : keamanan ekonomi, keamanan pangan, keamanan kesehatan, keamanan lingkungan, keamanan individu, keamanan komunitas, dan keamanan politik. Dengan anpotwil, Pemerintah dapat menetapkan garis batas laut darat untuk menghindari adanya eksploitasi SDA secara illegal, hasil hutan dan kekayaan laut yang dimiliki dan menetapkan peraturan yang memuat sanksi yang jelas terhadap perbuatan tersebut. Manfaat Anpotwil di Bidang Kelembagaan Kelembagaan meliputi : 1. 2. 3. 4. 5. Instansi-instansi pemerintah/ lembaga aparatur (dinas, badan, kantor,) Lembaga ekonomi Lembaga adat Lembaga hukum Lembaga teknologi Kelembagaan (institution) sebagai aturan main (rule of game) dan organisasi, berperan penting dalam mengatur penggunaan atau alokasi sumber daya secara efisien, sumber daya merata, dan berkelanjutan. Penguasaan dan pengeolaan sumber daya sangat ditentukan oleh sistem kelembagaan yang berlaku dalam suatu kelompok masyarakat. Sistem nilai yang berlaku dalam suatu kelompok masyarakat, dapat mentukan pembagian tanah atau lahan bagi anggota masyarakat. Dengan anpotwil, fungsi-fungsi kelembagaan dapat ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan daerah sehingga pengaturan penggunaan sumber daya dapat dilaksanakan secara efisien, merata dan berkelanjutan.

Sumber : Rustiadi, Ernan, dkk. Perencanaan dan Pengembangan Wilayah. Jakarta. 2011. Crespent Press dan Yayasan Pustaka Obor Indonesia

Balai Penyuluhn Kecamatan (BPK) Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. Identifikasi Potensi Wilayah. Rabu, 24 Agustus 2011. (http://bpplentengsumenep.blogspot.com/) bab 7 analisis potensi wilayah Yuhardin. Proposal Pemetaan Potensi Wilayah Kabupaten Kota Provinsi. Rabu, 6 Januari 2010.Scipt Intermedia. Modul Mata Kuliah Ilmu Kewilayahan IPDN (https://sites.google.com/a/uptik.ipdn.ac.id/ilmu-kewilayahan/home/modulperkuliahan/pengembangan-wilayah) Dwi Purnawan AL Munir. Sinopsis Buku : Pacitan, The Heaven of Indonesia. 27 April 2012 Nuswantoro, Tejo. Pengenalan nuswantorotejo.blogspot.com Analisis Potensi Wilayah. April, 2013.

Nuswantoro, Tejo. Kedudukan dan Ruang Lingkup Analisis Potensi Wilayah. April, 2013. nuswantorotejo.blogspot.com Nuswantoro, Tejo. Detail Aspek Potensi dan Kekuatan Dalam Anpotwil. April, 2013. nuswantorotejo.blogspot.com - See more at: http://nurhakimramdani.blogspot.com/2013/07/urgensi-dan-manfaat-analisispotensi.html#sthash.Shr1Sbjh.dpuf