You are on page 1of 7

Nama:______________________

NIM:________________________

Sekolah Tinggi Teknik PLN Teknik Elektro Latihan Pra UTS


Transformator dan Mesin Induksi
(15 pts)

Oktober 2013

1. Rangkaian magnet di bawah ini terdiri dari N lilitan pada inti magnet yang memiliki permeability tak terhingga (), serta terdapat dua air gap yang parallel dengan jarak g1 dan g2 yang berluas penampang A1 dan A2.

a. Tentukan induktansi dari lilitan dan gambarkan rangkaian magnet equivalennya. b. Tentukan flux density B1 pada air gap 1, bila lilitan mengalirkan arus i. Fringing effects pada air gap dianggap dapat diabaikan.

(15 pts)

2. Pada rangkaian magnet di bawah ini, luas penampang inti magnetic adalah 0,010 m2, panjang rata-rata jalur aliran magnet adalah 0,050 m, dengan relative permeabilitas 1000 H/m. Bila gulungan kawat memiliki 100 lilitan, dan mengalirkan 25 A, berapakah magnetic flux density (B) yang dibangkitkan? (dengan asumsi lilitan tergulung rapat serta tidak terdapat kebocoran /flux leakage).

(15 pts) 3.

Sebuah inti ferromagnetic dengan permeabilitas r dan sebuah lilitan N dengan arus I di tunjukkan pada gambar di bawah ini. Bila leakage fux dan fringing effect diabaikan:

a. gambarkan equivalent magnetic circuitnya, (tunjukkan semua komponen) b. jelaskan pendekatan yang digunakan untuk menghitung komponen magnetic circuit beserta rumus yang digunakan. a.) rangkaian magnet ekuivalen:

b.)

Sebagai padanan hukum Ohm untuk rangkaian listrik, hukum Hopkinson untuk rangkaian medan magnet dapat digunakan untuk menyelesaikan rangkaian magnet di atas menggunakan persamaan-persamaan sebagai berikut:

(15 pts) 4.

Rangkaian di bawah ini menggunakan ideal transformer. Tentukan arus primer (I1) dan sekunder (I2) dalam bentuk polar/phasor.

(15 pts) 5. Sebuah transformator 15 kVA, 2400:240 V, 60 Hz, mempunyai parameter rangkaian equivalen sebagai berikut:

Bila transformator tersebut mensuplai beban 10 kW, dengan power factor 0.8 lagging, pada tegangan nominal, gambarkan rangkaian equivalennya dan tentukan: a. Tegangan di sisi input b. Arus di sisi input c. Power factor di sisi input

R1 = 2.5 Rc = 32 k

R2 = 0.025 Xm = 11.5 k

X1 = 7.0

X2 = 0.070

(10 pts) 6. Jelaskan apa yang dimaksud dengan open-circuit test dan short-circuit test yang dilakukan pada transformator, beserta tujuannya. Open-circuit test: untuk menentukan komponen rangkaian eksitasi - Primer diberi tegangan full - Tegangan, arus dan daya input diukur - Dari info tsb dapat di tentukan: * power factor, magnitude dan angle dari impedansi rangkaian eksitasi

Open-circuit test: untuk menentukan komponen seri - Primer diberikan tegangan input yang rendah. - Tegangan kemudian dinaikkan sampai sisi sekunder mencapai arus nominal. - Tegangan, arus dan daya input diukur

(5 pts)

7a.

Untuk mengukur sebuah ideal transformer secara akurat, beberapa tipe losses haruslah dipertimbangkan. Terangkan beberapa tipe transformer losses berikut Copper Losses - resistive heating in the windings: I2R. Eddy Current losses - resistive heating in the core: proportional to the square of voltage applied to the transformer. Hysterisis Losses - energy needed to rearrange magnetic domains in the core: nonlinear function of the voltage applied to the transformer. Leakage Flux - flux that escapes from the core and flux that passes through one winding only.

(10 pts)

7 b.

Gambarkan rangkaian transformer 3 phasa dengan hubungan - , serta sebutkan keuntungan dan kerugian dari tipe hubungan tersebut.

Keuntungan: No phase shift, no problem with unbalanced loads or harmonics.