I.

PENGENALAN PHP
A. Apa itu PHP ? Berdasarkan hasil survey internet, PHP merupakan Web Based Programming (Bahasa pemrograman web) terpopuler dan paling banyak digunakan saat ini karena kehandalannya dalam menangani berbagai kasus aplikasi web. B. Perbedaan Web Based Programming dengan System Programming Pembuatan aplikasi berbasis web berbeda dengan pembuatan aplikasi berbasis windows (visual programming), misalnya Visual Basic atau Delphi. System Programming Dalam visual programming, kita meningkatkan kecepatan dan kinerja aplikasi dengan mengoptimasi penggunaan memori, manajemen proses, dan pengaturan Input-Output. Perbedaan kedua, adalah cara aplikasi berjalan. Pada aplikasi visual, aplikasi dibangun dengan menggunakan tool tertentu, kemudian dikompilasi. Hasilnya dapat langsung digunakan dalam komputer. Web Base Programming Dalam pemrograman berbasis web, faktor yang menentukan kinerja aplikasi adalah kecepatan akses database dan kecepatan akses jaringan dan internet. Aplikasi berbasis web tidak dapat dijalankan langsung di komputer. Untuk menjalankannya, dibutuhkan engine tertentu, dalam hal ini web server.

1

2

C. Teknologi server side yang akan kita pelajari saat ini adalah PHP. Walaupun demikian, perlu diketahui teknologi alternatif yang dapat menjadi bahan pertimbangan. CGI Script CGI Script dapat dibuat dengan berbagai bahasa pemrograman, misalnya Perl atau Phyton. Teknologi ini pernah sangat populer di masa awal berkembangnya web based application. Tetapi saat ini banyak ditinggalkan orang karena tidak efisien, tidak fleksibel, dan keamanannya rendah. Proprietary API Teknologi ini adalah bahasa pemrograman yang disediakan masingmasing webserver, misalnya ISAPI atau NSAPI. Teknologi ini memiliki kelemahan, yaitu hanya dapat berjalan di webserver tertentu, sehingga mengurangi portabilitas. ASP Merupakan solusi server side programming dari Microsoft. Teknologi ini banyak digunakan oleh para programmer yang berlatar belakang Visual Basic. Database pasangannya adalah MS SQL Server. Operating system pasangannya adalah Window 2000 Server yang menjalankan webserver Microsoft IIS. JavaServlet/JSP Teknologi server side Java. Mempunyai banyak keunggulan dan kemudahan pemrograman. Tetapi karena murni berorientasi objek, banyak programmer pemula kesulitan menggunakannya. Selain itu, Java juga adalah bahasa pemrograman yang relatif rumit bagi pemula. Keunggulannya, sangat portabel. Dapat dipindahkan dengan mudah dari Windows ke Unix dan sebaliknya. ColdFusion Bahasa pemrograman ini mirip dengan HTML, menggunakan tag untuk membentuk blok-blok programnya.

Hand Out PHP

Hal : 1

PHP PHP singkatan dari PHP Hypertext Pre Processor, merupakan bahasa pemrograman scripting yang dieksekusi di server yang digunakan untuk menampilkan kode HTML yang nantinya dapat dibaca oleh browser. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis, walaupun tidak tertutup kemungkinam untuk digunakan untuk pemakaian lain. PHP sendiri merupakan bahasa turunan dari PERL. Menurut Netcraft.com, PHP telah digunakan oleh sekitar 34 Miliar website saat ini. Sejarah PHP PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf seorang software engineer anggota team pengembang webserver apache, pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP bernama FI (Form Interpreted). Pada saat tersebut PHP adalah sekumpulan script (PERL) yang digunakan untuk mengolah data form dari web. Perkembangan selanjutnya adalah Rasmus melepaskan kode sumber tersebut dan menamakannya PHP/FI, pada saat tersebut kepanjangan dari PHP/FI adalah Personal Home Page/Form Interpreter. Dengan pelepasan kode sumber ini menjadi open source, maka banya programmer yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP. Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini interpreter sudah diimplementasikan dalam C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan. Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend, menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998 perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan nama rilis tersebut menjadi PHP 3.0. Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai. Versi ini banyak dipakai sebab versi ini mampu dipakai untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan proses dan stabilitas yang tinggi. Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Versi ini adalah versi mutakhir dari PHP. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Dalam versi ini juga dikenalkan model pemrograman berorientasi objek baru untuk menjawab perkembangan bahas pemrograman kearah pemrograman berorientasi objek. Kelebihan PHP -Bahasa pemrograman php adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya. -Web Server yang mendukung php dapat ditemukan dimana - mana dari mulai IIS sampai dengan apache, dengan configurasi yang relatif mudah. -Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis - milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan. -Dalam sisi pemahamanan, php adalah bahasa scripting yang paling mudah karena referensi yang banyak. -PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (linux, unix, windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system.
Hand Out PHP Hal : 2

-PHP Bagaimana menjalankan PHP? Untuk dapat menjalankan PHP Anda membutuhkan sebuah web server. Anda dapat menggunakan Apache (www.apache.org), IIS, Personal Web Server (PWS), Xitami (www.imatix.com). PHP-nya sendiri dapat Anda download dari www.php.net.
PHP Banyak digunakan oleh programmer berlatar belakang C/C++ karena kemiripan syntaxnya. Open source, karenanya gratis dan bebas. Database pasangannya biasanya MySQL, dijalankan bersama webserver Apache di atas operating system Linux. Semuanya gratis dan bebas. Tetapi dapat juga di jalankan di windows, dengan cara kita instal PHP Triad. D. Memulai PHP di Windows D.1. Menginstal PHP Cara termudah menginstal PHP di Windows adalah menggunakan PHPTriad, caranya : • Download PHPTriad dari http://www.PHPGreek.com atau http://downloadszdnet.com/PHPTriad/3000-2165 2-10264269.html • Klik ganda ikon PHPTriad melalui Windows Explorer. • Dengan menginstal PHPTriad, berarti kita telah menginstal PHP, Apache sebagai web servernya dan MySQL sebagai database-nya. D.2. Memulai PHP • Aktifkan server Apache dengan cara : klik start- all programs – PHPTriad – Apache Console – Start Apache. Atau dari drive C, pilih Apache, pilih Apache.exe (lambang bulu ayam berwarna merah muda) Buatlah folder di C:/Apache/htdocs dengan nama folder PKG Untuk menuliskan programnya kita menuliskannya di Notepad

• •

D.3. Membuat Skrip PHP Aktifkan Notepad, kemudian tulislah program seperti dibawah ini : <HTML> <HEAD> <TITLE>Skrip PHP Pertama</TITLE> </HEAD> <BODY> <H1>Contoh PHP</H1> <?php print("Selamat Belajar PHP<BR>"); echo("Selamat Belajar PHP<BR>"); print("Semoga sukses!"); ?> </BODY> </HTML> D.4. Menyimpan skrip • • Simpanlah skrip yang telah kita buat di Notepad tadi dengan nama contoh1.php, di folder C:/Apache/Htdocs/PKG Linux : var/www/html/pkg Jangan lupa untuk memberikan ekstensi PHP di setiap skrip.
Hal : 3

Hand Out PHP

D.5. Menjalankan hasil skrip di Browser • Buka Browser, misalnya Internet Explorer, kemudian isikan pada bagian Addres http://127.0.0.1/NAMA FOLDER / nama_skrip.php or 127.0.0.1 change localhost Misalnya http://localhost/ PKG /contoh1.php • Maka hasil akan terlihat di browser

II. VARIABEL, TIPE DATA, DAN KONSTANTA
A. Variabel
Variabel digunakan sebagai tempat penyimpanan data sementara. Data yang disimpan dalam variabel akan hilang setelah program selesai dieksekusi. Untuk penyimpanan data yang permanen, kita dapat menyimpan data di database

Aturan yang berlaku untuk penamaan variabel di PHP adalah :
Dimulai dengan tanda $ Karakter pertama harus huruf atau garis bawah ( _ ) • Karakter berikutnya boleh huruf, angka, atau garis bawah • Panjang variabel boleh berapa saja • Huruf kecil dan huruf kapital dibedakan Contoh nama – nama variabel yang benar cara penulisannya : • $nama • $bulan_1 • $_X PHP tidak mengenal pendeklarasian variabel B. Tipe Data Tipe data dasar pada PHP ada 3 macam yaitu : • Integer (bilangan bulat), memiliki jangkauan -2 Milyar sampai dengan +2 Milyar • Double (bilangan real), bilangan yang memiliki pecahan • String (untuk data teks) • • Contoh Variabel:

<html> <head> <title>pemakaian VARIABEL</title> </head> <body> <?php $gaji=2000000; printf("Gaji semula adalah Rp.%d <br>\n",$gaji); $gaji="Tiga Juta Rupiah"; printf("Gaji sekarang adalah %s <br>\n",$gaji); ?> </body> </html> Hasil :

Hand Out PHP

Hal : 4

C. Konstanta Konstanta menyatakan nilai yang tetap di dalam program. Istilah konstanta juga dikenal dengan nama literal. Sebagai contoh, pada pernyataan : Print (“Hallo”) ; “Hallo” adalah konstanta string, dapat juga ditulis dengan awalan dan akhiran petik tunggal. Contoh : ‘Hallo’. D. Karakter dengan penulisan khusus Pada PHP dikenal sejumlah karakter yang menggunakan penulisan secara khusus, yaitu didahului dengan simbol backslash (\). Tabel dibawah ini berisi daftar karakter khusus dan cara penulisannya. No. Penulisan 1 \” 2 \\ 3 \$ 4 \n 5 \r 6 \t 7 \x00 s/d \xFF Contoh penulisan karakter khusus Keterangan Petik ganda Backslash Tanda dolar Newline (pindah baris) Carriage return Tab Karakter heksadesimal

<HTML> <HEAD> <TITLE>contoh penulisan karakter khusus</TITLE> </HEAD> <BODY> <?php print ("\"Selamat Belajar PHP\"<BR>"); $nama = "Lisa Saputri"; print("<font face=’Arial Black’ >\$nama : $nama"); ?> </BODY> </HTML> Hasil :

“Selamat Belajar PHP” $nama: Lisa Saputri
E. Konstanta Simbolis Adalah Konstanta yang mempunyai nama dan didefinisikan dengan menggunakan define. Contoh Konstanta Simbolis <HTML> <HEAD> <TITLE>contoh konstanta simbolis</TITLE> </HEAD> <BODY> <?php define("phi",3.14); $jari_jari=10; $keliling=2 * phi * $jari_jari; printf("phi=%s<BR>",phi); printf("keliling = %s <BR>\n",$keliling); ?> </BODY> </HTML> Hand Out PHP Hal : 5

Hasil :

TUGAS Buatlah program untuk mencari konversi suhu, dengan tampilan sebagai berikut :

KONVERSI SUHU
DIBUAT OLEH : ……………… Suhu dalam Celcius Suhu dalam Fahrenheit Suhu dalam Reamur Suhu dalam Kelvin : : : : 60

III. KONVERSI TIPE DAN OPERATOR
PHP menyediakan perintah untuk melakukan konversi dari suatu tipe data ke tipe data yang lain. • settype Contoh : settype($suhu, “double”); Akan membuat isi variabel suhu diubah menjadi bertipe double. Parameter kedua pada settype dapat diisi dengan “double”, “integer” atau “string” • intval, doubleval, dan strval mengkonversi dari suatu tipe data ke tipe data yang lain, tetapi tidak mengubah tipe variabel bersangkutan. Contoh : $berat =”40.5” Printf (“Tipe Double : %s <BR>”, doubleval ($berat)); Printf (“Tipe Integer : %s <BR>”, intval ($berat)); Printf(“Tipe String :%s<BR>”,$berat); dengan cara cast mengubah tipe ekspresi yang akan diproses, dengan cara menambahkan salah satu dari bentuk (integer), (double), (string) Contoh : $berat =”40.5 kg” Printf (“Tipe Double : %s <BR>”, (double) ($berat); Printf (“Tipe Integer : %s <BR>”, (int) ($berat);

OPERATOR Operator adalah simbol yang digunakan dalam program untuk melakukan suatu operasi, misalnya penjumlahan, perkalian, memberikan nilai ke variabel dsb. Contoh :

Hand Out PHP

Hal : 6

2 + 3 * 4 disebut ekspresi, tanda + dan * disebut operator, sedangkan 2, 3 dan 4 disebut operand. Pada PHP ada beberapa kelompok operator yaitu : 1. OPERATOR MATEMATIKA / ARITMETIKA OPERATOR + * / % ++ -KEGUNAAN Penjumlahan Pengurangan Perkalian Pembagian Sisa pembagian Penaikan Penurunan PRIORITAS Ketiga Ketiga Kedua Kedua Kedua Pertama Pertama

2. OPERATOR PENUGASAN OPERATOR += -= /= %= KEGUNAAN Menambahkan variabel di sisi kiri dengan nilai di sisi kanan Mengurangi isi variabel di sisi kiri dengan nilai di sisi kanan Membagi variabel di sisi kiri dengan nilai di sisi kanan Memperoleh sisa pembagian antara variabel disisi kiri dengan nilai di sisi kanan CONTOH X +=2; identik dengan X:=X+2; X-=2; identik dengan X:=X-2 X/=2; identik dengan X:=X/2 X%=2; identik dengan X:=X%2

3. OPERATOR PEMBANDING Operator pembanding atau dikenal juga sebagai operator relasional adalah operator yang digunakan untuk melakukan pembandingan dua buah operand dan menghasilkan nilai benar atau salah. OPERATOR KETERANGAN == Sama dengan < Kurang dari > Lebih dari <= Kurang dari atau sama dengan >= Lebih dari atau sama dengan != Tidak sama dengan <> Tidak sama dengan 4. OPERATOR LOGIKA Operator logika biasa digunakan untuk menggabungkan kondisi berganda dan menghasilkan sebuah ekspresi yang bernilai benar (nilai 1) atau salah (nilai 0). Yang tergolong operator kelompok ini adalah : • and atau && • or atau || • xor Kemungkinan hasil operasi dengan and, or, dan xor Operand 1 Operand 2 And (&&) Salah Salah Salah Salah Benar Salah Benar Salah Salah Benar Benar Benar Or (||) Salah Benar Benar Benar Xor Salah Benar Benar Salah

Hand Out PHP

Hal : 7

IV. PERNYATAAN IF
Berfungsi untuk melakukan pengambilan keputusan terhadap lebih dari satu alternatif Pada PHP terdapat 3 bentuk pernyataan if yaitu : • if • if-else • if –elseif 1. Bentuk Pernyataan if sederhana If (ekspresi) Pernyataan_1; …. Pernyataan_n; Contoh : <HTML> <HEAD> <TITLE>contoh if</TITLE> </HEAD> <BODY> <H1>Contoh IF paling sederhana</H1> <?php $nilai=70; print("nilai anda adalah :$nilai<BR>"); if($nilai>=60) print("Anda lulus"); ?> </BODY> </HTML> 2. Bentuk if - else If (ekspresi) Pernyataan_1; else Pernyataan_2;

Hasil :

Bagian pernyataan_1 dijalankan kalau ekspresi bernilai benar Bagian pernyataan_2 dijalankan kalau ekspresi bernilai salah Hasil :

Contoh : <HTML> <HEAD> <TITLE>contoh if</TITLE> </HEAD> <BODY> <H1>Contoh IF - ELSE</H1> <?php $nilai=50; Contoh : print("nilai anda adalah :$nilai<BR>"); if($nilai>=60) print("Anda lulus"); else print("Anda Gagal"); ?> </BODY> </HTML>

Hand Out PHP

Hal : 8

3. Pernyataan if-elseif Pernyataan if – elseif sangat bermanfaat untuk melakukan pengambilan keputusan yang melibatkan banyak alternatif.

Contoh :
<HTML> <HEAD> <TITLE>contoh if</TITLE> </HEAD> <BODY> <H1>Contoh IF - ELSEIF</H1> <?php $nilai=85; print("nilai anda adalah :$nilai<BR>"); if($nilai>=90) print("Anda lulus,dengan Predikat Istimewa"); elseif($nilai>=80) print("Anda lulus,dengan Predikat Baik Sekali"); elseif($nilai>=60) print("Anda lulus,dengan Predikat Cukup"); else print("Maaf anda Gagal"); ?> </BODY> </HTML> TUGAS

Hasil :

1. Buatlah program di PHP untuk menentukan kelompok usia, jika dibuat ketentuan sebagai berikut : UMUR KELOMPOK USIA 0–5 BALITA 6 – 12 ANAK – ANAK 13 – 16 REMAJA 17 – 33 DEWASA 34 – 60 ORANG TUA 61 – 100 LANSIA Data yang diperlukan adalah Nama, tahun lahir, tahun sekarang. Bentuk tampilan yang diinginkan adalah :

KELOMPOK USIA DIBUAT OLEH : …………………………… NAMA ANDA TAHUN LAHIR
USIA ANDA KELOMPOK UMUR

: ……………………….. : ………………………..
: …………………………… : ……………………………

Hand Out PHP

Hal : 9

V. PENGULANGAN
Pengulangan(Loop) merupakan bentuk yang sering ditemui di dalam suatu program aplikasi. Di dalam PHP, dikenal 3 macam pengulangan yaitu dengan menggunakan : 1. Pernyataan For 2. Pernyataan While 3. Pernyataan Do -While PERNYATAAN FOR Merupakan pernyataan yang berguna untuk menangani pengulangan proses. Pernyataan ini mempunyai bentuk umum sebagai berikut : For (Ekspresi1 ; Ekspresi 2 ; Ekspresi 3 ) { Pernyataan_Pernyataan } Apabila yang terletak antara tanda { dan } hanya berupa sebuah pernyataan, tanda { dan } bisa tidak dituliskan. Keterangan : Ekspresi1 adalah ekspresi untuk memberi nilai awal terhadap variabel yang akan digunakan untuk melakukan pencacahan pengulangan. Ekspresi2 berlaku sebagai kondisi untuk menentukan pengulangan terhadap pernyataan yang ada di dalam { } akan dilakukan atau tidak. Ekspresi3 digunakan untuk mengatur nilai variabel yang digunakan dalam Ekspresi1 Contoh : Tampilkan bilangan genap antara 0 sampai dengan 20 <HTML> <HEAD> <TITLE> contoh for </TITLE> </HEAD> <BODY> <?php for ($i=0;$i<=20;$i +=2){ print("$i\t"); } ?> </BODY> </HTML> PERNYATAAN WHILE Pernyataan While merupakan salah satu pernyataan yang berguna untuk melakukan suatu pengulangan; misalnya untuk menampilkan 5 baris berisi tulisan PHP. Bentuk pernyataan ini : While (ekspresi) { Pernyataan_pernyataan } Hand Out PHP Hal : 10 Hasil :

0 2 4 6 8 10 12 14 16 18 20 • Pada program diatas, $i +=2 digunakan untuk menaikkan isi $i sebesar 2. • \t digunakan untuk memberi tabulasi pada tampilan agar ada jarak antar angka yang satu dengan yang lain

Pernyataan While akan memeriksa nilai ekspresi terlebih dulu. Jika bernilai benar, maka pernyataan – pernyataan yang terdapat dalam { } akan dijalankan dan kemudian ekspresi dievaluasi lagi. Proses ini diulang terus menerus sampai ekspresi bernilai salah. Contoh : Hasil : <HTML> <HEAD> <TITLE> contoh while </TITLE> </HEAD> <BODY> <?php $bilangan=0; while ($bilangan <5) { print ("PHP<BR>\n"); $bilangan++; } ?> </BODY> </HTML> PERNYATAAN DO-WHILE Pernyataan do-while mempunyai kegunaan yang serupa dengan pernyataan while. Bentuk pernyataan ini : Do { Pernyataan_pernyataan } while (ekspresi) ; pengulangan akan berakhir jika ekspresi (yang diuji sesudah pernyataan-pernyataan dijalankan ) bernilai salah. <HTML> <HEAD> <TITLE> contoh do while </TITLE> </HEAD> <BODY> <?php $bilangan=0; do { print ("PHP\t"); $bilangan++; } while ($bilangan < 5); ?> </BODY> </HTML>

PHP PHP PHP PHP PHP

Penampilan 5 baris PHP diatas dikendalikan oleh isi variabel $bilangan. Mula-mula variabel ini berisi 0, kemudian selama $bilangan berisi kurang dari 5 maka dilakukan proses sbb ; Menampilkan tulisan PHP pada baris tersendiri (diakhiri oleh “<BR>\n”). \n dimaksudkan agar setelah tanda <BR> ditambahkan karakter pindah baris. $bilangan ++ artinya menaikkan isi bilangan sebesar satu

PHP

PHP

PHP

PHP

PHP

VI. MENGENAL METODA GET VS POST
Form adalah sebuah tempat bagi komponen-komponen yang berfungsi untuk menerima masukan data dari pengunjung. Pada prinsipnya penanganan FORM pada PHP menggunakan tag-tag FORM dari HTML yang kemudian diolah dalam skrip PHP.

Hand Out PHP

Hal : 11

METODE GET VS POST METHOD dalam form dapat diisi dengan GET atau POST. Jika anda mengisi GET, data yang diisi akan dikirim ke server dengan cara diletakkan di belakang URL. Sedangkan jika anda memilih POST, data akan dikirim ke server secara terpisah, artinya datanya tidak terlihat di belakang URL. Untuk lebih jelasnya cobalah skrip-skrip berikut :

Jalankan skrip Metode.php

Username : Yustin , Password : wina Hasilnya :

Hand Out PHP

Hal : 12

Metode GET
Sekarang coba kita ubah METHOD pada skrip Metode.php, pada baris kode : <FORM METHOD=GET ACTION =Proses.php> Menjadi <FORM METHOD=POST ACTION =Proses.php> Jalankan lagi skrip Metode.php, masukkan username dan Password, lalu tekan tombol Login, maka hasilnya seperti dibawah ini.

Metode POST

Sudah terlihat bukan perbedaan pemakaian antara metode GET dan POST. Berikut ini adalah pertimbangan kapan kita menggunakan metode GET dan POST, yaitu : • Apabila data yang dikirim ke server bersifat rahasia, gunakan metode POST, misalnya mengirimkan data Password • Apabila data yang dikirim ke server berupa data biasa saja , gunakan metode GET, misalnya membuat aplikasi pencarian (Search Engine) • Jika data yang dimasukkan banyak, gunakan metode POST MENANGANI KOMPONEN FORM Form mempunyai berbagai komponen diantaranya • Komponen Text – untuk menerima masukkan berupa data teks. • Komponen Radio – untuk menyediakan pilihan, dimana hanya satu yang dapat dipilih • Komponen Checkbox- untuk menyediakan pilihan, dimana pilihan dapat lebih dari satu • Text Area – sama dengan text, hanya teks yang dimasukkan dapat agak banyak • Select-memberi pilihan pada pemakai komputer • Button – dibagi menjadi dua yaitu Submit dan Reset Contoh penggunaan Komponen Text

Hand Out PHP

Hal : 13

VII. APLIKASI SISTEM INFORMASI
Kita akan membuat aplikasi sistem informasi dengan judul “Sistem Informasi Universitas BINASISWA”. Tempat penyimpanan data, kita gunakan database MySQL. Adapun langkahlangkah yang akan kita lakukan adalah : Hand Out PHP Hal : 14

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

Melakukan koneksi ke server MySQL Membuat Database Membuat Tabel Menambah Data pendaftar Menampilkan Data pendaftar Menghapus Data pendaftar Mengedit Data pendaftar Membuat Fasilitas Pencarian Data Menghitung Jumlah Total pendaftar Membuat Tampilan Utama Sistem Informasi

1. Melakukan koneksi ke server MySQL
Aktifkan server MySQL, untuk pengguna PHPTriad caranya : dari Windows Explorer, klik ganda file winmysqladmin.exe yang terletak di folder C:\apache\mysql\bin\ winmysqladmin.exe Tanda bahwa server MySQL sudah aktif akan terlihat ikon traffic light (lampu lalu lintas) dengan warna hijau di sebelah kanan bawah dari dekstop windows. Lakukan koneksi ke server MySQL, dengan fungsi PHP sbb :

$nama_variabel = mysql_connect(“localhost”,”nama_user”,”password”)
Jika koneksi berhasil, $nama_variabel akan bernilai TRUE, dan jika koneksi gagal, $nama_variabel akan bernilai FALSE. Isi nama_user dan password dengan user dan password milik kita sendiri, Jika belum membuatnya kosongkan saja, yaitu (“localhost”,””,””) Sekarang buatlah skrip untuk mentes koneksi ke server MySQL :
Skrip koneksi.php <?php $koneksi=mysql_connect("localhost","",""); if ($koneksi) { echo("Koneksi ke server MySQL sukses"); } else { echo ("Koneksi ke server MySQL gagal"); } ?>

Hasil skrip koneksi.php adalah
Koneksi ke server MySQL sukses

2. Membuat Database
Database : suatu tempat untuk menampung data atau tabel-tabel. Untuk membuat database MySQL di PHP gunakan fungsi :

$nama_variabel = mysql_create_db(“nama_database”)
Jika proses pembuatan database berhasil, $nama_variabel akan bernilai TRUE, dan jika proses pembuatan database gagal, $nama_variabel akan bernilai FALSE.

Hand Out PHP

Hal : 15

Skrip Buatdatabase.php <?php include("koneksi.php"); $buat_db=mysql_create_db("binasiswa"); if ($buat_db) { echo("<BR><BR>Database dengan nama:<B>binasiswa</B> sukses dibuat"); } else { echo ("Database dengan nama:<B>binasiswa</B> gagal dibuat"); } ?>

Hasil skrip Buatdatabase.php adalah
Koneksi ke server MySQL sukses Database dengan nama:binasiswa sukses dibuat

http://localhost/phpmyadmin/index.php
3. Membuat Tabel Untuk membuat tabel, kita harus mengerti tipe-tipe data di MySQL antara lain : 1. INT atau INTEGER : Bilangan bulat antara -2147483648 sampai 2147483648 atau 0 sampai 4294967295 untuk bulat positif saja 2. FLOAT (4 byte)atau DOUBLE (8 byte) : Bilangan desimal atau pecahan. 3. CHAR(jumlah karakter):Jumlah karakter dari 1 – 255 4. VARCHAR(jumlah karakter):Jumlah karakter dari 1 – 255 5. LONGTEXT : tipe TEXT dengan jumlah karakter maksimum sampai 4294967295 6. DATE : Tanggal dari ‘1001-01-01’ hingga ‘9999-12-31’ 7. TIME : Waktu dari ‘-8.38:59:59’ hingga ‘8.38:59:59’ 8. YEAR : Tahun dari 1901 – 2155
Untuk membuat Tabel gunakan fungsi :

$variabel1 = CREATE TABLE nama_tabel (kolom1 tipedata1, kolom2 tipedata2, dst) $variabel2 = mysql_db_query(“nama_database”, $variabel1 ) PHP tidak menyediakan fungsi khusus untuk membuat suatu tabel, sehingga untuk membuat suatu tabel, kita harus menggunakan perintah internal dari MySQL.

Hand Out PHP

Hal : 16

Skrip Buattabel.php <?php include("koneksi.php"); $pilih_db=mysql_select_db("binasiswa")or die("database binasiswa tidak ditemukan"); $buat_tabel="CREATE TABLE pendaftar(no int(10)AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY,nama char(30),nilai float(4),email char(50))"; $tabel=mysql_db_query("binasiswa",$buat_tabel); if($tabel) { echo("<BR><BR>Tabel dengan nama: <B>pendaftar</B> sukses dibuat"); } else { echo("Tabel dengan nama : <B>pendaftar</B> gagal dibuat"); } ?>

Hasil Skrip Buattabel.php :
Koneksi ke server MySQL sukses Tabel dengan nama: pendaftar sukses dibuat

4. Menambah Data Pendaftar Setelah membuat tabel, sekarang kita dapat memasukkan data ke dalam tabel tersebut. Untuk mengisi data ke tabel, gunakan fungsi :

$variabel1 = INSERT INTO nama_tabel (field1, field2…) VALUES (data1,data2,…) $variabel2 = mysql_query ($variabel1)

Skrip FormInputCama.php <HTML> <B>Pendaftaran Mahasiswa Baru<BR> Universitas "BINA SISWA"</B><BR><BR> <FORM METHOD=POST ACTION=InputCama.php> Nama :<INPUT TYPE=TEXT NAME=nama SIZE=20><BR> Nilai :<INPUT TYPE=TEXT NAME=nilai SIZE=20><BR> E-mail:<INPUT TYPE=TEXT NAME=email SIZE=20><BR><BR> <INPUT TYPE=SUBMIT NAME=submit VALUE=Daftar> <INPUT TYPE=RESET NAME=reset VALUE=Batal> </HTML>

Pendaftaran Mahasiswa Baru Universitas "BINA SISWA"

Nama : Nilai : E-mail:
Daftar Batal

Hand Out PHP

Hal : 17

Skrip InputCama.php <?php mysql_connect("localhost","",""); mysql_select_db("binasiswa") or die("Database tidak ada"); $perintah="INSERT INTO pendaftar(nama,nilai,email) VALUES('$nama','$nilai','$email')"; $isi_data=mysql_query($perintah); if (isset($isi_data)) { echo("Selamat! Anda telah menjadi calon mahasiswa, data anda:<BR><BR>"); echo("Nama :<B>$nama</B></BR>"); echo("Nilai:<B>$nilai</B></BR>"); echo("E-mail:<B>$email</B></BR>"); echo("<FORM METHOD=POST ACTION=TampilCama.php>"); echo("<INPUT TYPE=submit NAME=submit VALUE='Lihat Data'></FORM>"); echo("<FORM METHOD=POST ACTION=FormInputCama.php>"); echo("<INPUT TYPE=submit NAME=submit VALUE='Daftar Lagi'></FORM>"); } else V{ echo("Pendaftaran Gagal!!"); } ?>

Selamat! Anda telah menjadi calon mahasiswa, data anda: Nama :wina Nilai:85.5 E-mail:wina@yahoo.com
Lihat Data

Daftar Lagi

• Tombol Daftar Lagi berfungsi untuk mendaftar atau mengisi data anggota baru • Tombol Lihat Data untuk menampilkan data yang telah kita input

5. Menampilkan Data Pendaftar Untuk melihat data yang ada di database, data harus ditampilkan, gunakan fungsi berikut :

$variabel1 = “SELECT * FROM nama_tabel ORDER BY nama_field” $variabel2 = mysql_query ($variabel1)
Tanda asterik (*) diatas menandakan bahwa semua data akan disampaikan dan ORDER BY nama_field untuk mengurutkan data sesuai dengan nama field sebagai field acuannya. Agar lebih rapi, data yang dipanggil akan ditampilkan ke dalam bentuk tabel. Caranya :

While($variabel3=mysql_fetch_row($variabel2)) { echo(“<TR><TD>$variabel3[0]</TD><TD>$variabel3[1]</TD> …………………</TR>”); Echo(“<TABLE>”);?>
Fungsi mysql_ fetch_row( ) untuk menampilkan data pada tiap baris dengan menjadikan tiap kolom dari tiap baris tersebut sebagai sebuah elemen array. Hand Out PHP Hal : 18

Skrip TampilCama.php <?php echo("Daftar Calon Mahasiswa Universitas \"BINASISWA\"<HR><BR>"); echo("<TABLE BORDER=1>"); echo("<TR><TD>NO</TD><TD>NAMA</TD><TD>NILAI</TD><TD>E-MAIL</TD></TR>"); mysql_connect("localhost","",""); mysql_select_db("binasiswa"); $perintah="select * FROM pendaftar ORDER BY no"; $tampil_data=mysql_query($perintah); while($data=mysql_fetch_row($tampil_data)) { echo("<TR><TD>$data[0]</TD><TD>$data[1]</TD> <TD>$data[2]</TD><TD>$data[3]</TD>"); } echo("</TABLE>"); ?>

Hasil Skrip TampilCama.php :

Daftar Calon Mahasiswa Universitas "BINASISWA" NO NAMA NILAI E-MAIL 1 Yustin 80.5 yustin@yahoo.com 2 wina 85.5 wina@yahoo.com
Mengubah dan Menghapus Data Pendaftar Pada skrip TampilCama.php tambahkan link untuk pengubahan dan penghapusan data sehingga kodenya seperti berikut :
skrip TampilCama.php
<?php echo("Daftar Calon Mahasiswa Universitas \"BINASISWA\"<HR><BR>"); echo("<TABLE BORDER=1>"); echo("<TR><TD>NO</TD><TD>NAMA</TD><TD>NILAI</TD><TD>E-MAIL</TD></TR>"); mysql_connect("localhost","",""); mysql_select_db("binasiswa"); $perintah="select * FROM pendaftar ORDER BY no"; $tampil_data=mysql_query($perintah); while($data=mysql_fetch_row($tampil_data)) { echo("<TR><TD>$data[0]</TD><TD>$data[1]</TD> <TD>$data[2]</TD><TD>$data[3]</TD>"); echo("<TD><a href=\"FormEditCama.php?id=$data[0]\">Ubah</a></TD><TD> <a href=\"HapusCama.php?id=$data[0]\">Hapus</a></TD><TR>"); } echo("</TABLE>"); ?>

<a href=\"FormEditCama.php?id=$data[0]\">Ubah</a> <a href=\"HapusCama.php?id=$data[0]\">Hapus</a> Fungsi kode tersebut untuk mengirimkan data kolom / field ‘no’ yang bersangkutan dengan baris atau record, disini terdapat link Ubah dan Hapus. Data kolom ‘no’ disimpan di variabel $id dan diletakkan di belakang tiap URL untuk dikirim ke skrip yang bersangkutan, yaitu skrip FormEditCama.php atau skrip HapusCama.php. Berikut Langkah untuk Mengedit Data dan Menghapus Data. Daftar Calon Mahasiswa Universitas "BINASISWA"

Hand Out PHP

Hal : 19

NO NAMA NILAI E-MAIL 1 2 Yustin 80.5 wina 85.5 yustin@yahoo.com Ubah Hapus wina@yahoo.com Ubah Hapus

6. Mengedit / Mengubah Data Pendaftar Untuk mengubah data gunakan fungsi :

$variabel1 = “UPDATE nama_tabel SET nama_kolom1=’data1’,nama_kolom2= ‘data2’, …………where syarat1,syarat2…………” mysql_query($variabel1)
Seperti halnya input data, pada pengubahan data diperlukan suatu antarmuka untuk menampilkan data yang akan diubah. Dengan demikian, diperlukan dua skrip berikut:
Skrip FormEditCama.php <?php mysql_connect("localhost","",""); mysql_select_db("binasiswa"); $perintah="SELECT * FROM pendaftar where no='$id'"; $hasil=mysql_query($perintah); $baris=mysql_fetch_array($hasil); ?> <HTML> <B>Pengeditan Calon Mahasiswa Baru<BR> Universitas "BINA SISWA"</B><BR><BR> <FORM METHOD=POST ACTION=EditCama.php> <input type=hidden name="id" value="<?echo"$baris[no]"?>"> Nama :<INPUT TYPE=TEXT NAME=nama SIZE=20 value="<?echo"$baris[nama]"?>"><BR> Nilai :<INPUT TYPE=TEXT NAME=nilai SIZE=20 value="<?echo"$baris[nilai]"?>"><BR> E-mail:<INPUT TYPE=TEXT NAME=email SIZE=20 value="<?echo"$baris[email]"?>"><BR><BR> <INPUT TYPE=SUBMIT NAME=edit VALUE=Simpan> </HTML> Skrip EditCama.php <?php mysql_connect("localhost","",""); mysql_select_db("binasiswa"); $ubah="UPDATE pendaftar SET nama='$nama',nilai='$nilai',email='$email' where no='$id'"; mysql_query($ubah); header("location:TampilCama.php"); Jalankan skrip TampilCama.php lalu klik link Ubah pada data nomor 2, yang berisi : ?>

2 wina 85.5 wina@yahoo.com Ubah Hapus Dengan demikian akan ditampilkan FormEditCama, ubahlah datanya menjadi seperti tampilan yang ada dibawah ini, lalu tekan tombol Simpan. Setelah tombol Simpan ditekan, data yang telah diubah akan diproses skrip EditCama.php, dan hasilnya langsung menuju skrip TampilCama.php, seperti tampak berikut :

Hand Out PHP

Hal : 20

Pengeditan Calon Mahasiswa Baru Universitas "BINA SISWA" Nama : Nilai : E-mail:
Simpan Edw ina 90.5 w ina@lycos.c

Daftar Calon Mahasiswa Universitas "BINASISWA"

NO NAMA NILAI E-MAIL 1 Yustin 80.5 yustin@yahoo.com Ubah Hapus 2 Edwina 90.5 wina@lycos.com Ubah Hapus

Kode $perintah="SELECT * FROM pendaftar where no='$id'"; berfungsi untuk menampilkan data sesuai dengan yang dipilih user, yaitu dengan mengisi syarat pada where dengan $id dari record yang bersangkutan. Fungsi mysql_fetch_array( ) mirip dengan fungsi mysql_fetch_row( )yang berfungsi untuk menampilkan data tiap baris, hanya saja hasil dari fungsi mysql_fetch_array( ) adalah sebuah array asosiatif, yaitu array yang indeksnya berupa string dengan nama tiap kolom yang bersangkutan, misalnya : $baris[nama]=”wina” $baris[nilai]=85.5 $baris[email]=wina@yahoo.com Dan seterusnya … Kode : header(“location:TampilCama.php"); berfungsi untuk memanggil skrip TampilCama.php setelah EditCama.php selesai dieksekusi. 7. Menghapus Data Pendaftar Untuk menghapus data gunakan fungsi :

$variabel1 = “DELETE FROM nama_tabel where syarat1, syarat2. . . “; $variabel2 = mysql_query($variabel1);
Skrip HapusCama.php <?php mysql_connect("localhost","",""); mysql_select_db("binasiswa"); $perintah="DELETE FROM pendaftar where no=$id"; $hapus=mysql_query($perintah); header("location:TampilCama.php"); ?>

Jalankan skrip TampilCama.php, lalu klik link Hapus pada salah satu data, maka data tersebut akan langsung terhapus. 8. Membuat Fasilitas Pencarian Data Sebagai pelengkap, kita akan membuat skrip untuk mencari data. Skrip ini wajib dalam setiap aplikasi sistem informasi yang baik, karena kita dapat menemukan informasi yang kita cari dengan cepat. Cobalah dua skrip berikut :

Hand Out PHP

Hal : 21

Skrip FormCariCama.php <HTML> <FORM METHOD=POST ACTION=CariCama.php> Isikan kata yang dicari:<BR> <INPUT TYPE=TEXT NAME=cari SIZE=19><BR> Kategori: <BR><INPUT TYPE=radio NAME=pilih VALUE=nama Checked>Nama<BR> <INPUT TYPE=radio NAME=pilih VALUE=nilai>Nilai<BR> <INPUT TYPE=radio NAME=pilih VALUE=email>E-mail<BR><BR> <INPUT TYPE=submit NAME=submit VALUE=CARI> </HTML>

Skrip CariCama.php <?php echo("<H3>HASIL PENCARIAN</H3>"); mysql_connect("localhost","",""); mysql_select_db("binasiswa"); $perintah="SELECT * FROM pendaftar WHERE $pilih like '%$cari%'"; $hasil=mysql_query($perintah); $jumlah=mysql_num_rows($hasil); if($jumlah>0) { echo("Data yang ditemukan:$jumlah<BR><HR>"); while($data=mysql_fetch_row($hasil)) { echo("Nama :$data[1]<BR>"); echo("Nilai:$data[2]<BR>"); echo("E-Mail :$data[3]<BR>"); } } else { echo("Maaf, data yang anda cari tidak ada"); } ?>

Jalankan skrip FormCariCama.php, lalu isikan kata yang dicari dan pilih kategorinya, misalnya mencari kata yustin dengan kategori Nama, lalu tekan tombol CARI. Setelah tombol CARI ditekan, data yang dicari akan diproses pada skrip CariCama.php, dan hasilnya seperti pada gambar dibawah ini.

Isikan kata yang dicari:
yustin

Kategori: Nama Nilai E-mail
CARI

HASIL PENCARIAN
Data yang ditemukan:1 Nama :Yustin Nilai:80.5 E-Mail :yustin@yahoo.com

Hand Out PHP

Hal : 22

9. Menghitung Jumlah Total Pendaftar Sebagai tambahan, kita akan membuat skrip untuk menghitung total jumlah anggota, gunakan fungsi : $variabel=mysql_num_rows($variabel1) Variabel1 adalah variabel hasil dari fungsi mysql_query( ) yang berfungsi untuk menampilkan data. Untuk menerapkannya, kita buka file TampilCama.php, lalu cari kode while($data=mysql_fetch_row($tampil_data)) Setelah ketemu, sebelum kode diatas, sisipkan kode berikut : $jmlpendaftar=mysql_num_rows($tampil_data); echo("Jumlah pendaftar saat ini:<B>$jmlpendaftar</B>Orang<BR><BR>"); <?php echo("Daftar Calon Mahasiswa Universitas \"BINASISWA\"<HR><BR>"); echo("<TABLE BORDER=1>"); echo("<TR><TD>NO</TD><TD>NAMA</TD><TD>NILAI</TD><TD>EMAIL</TD></TR>"); mysql_connect("localhost","",""); mysql_select_db("binasiswa"); $perintah="select * FROM pendaftar ORDER BY no"; $tampil_data=mysql_query($perintah); $jmlpendaftar=mysql_num_rows($tampil_data); echo("Jumlah pendaftar saat ini :<B>$jmlpendaftar</B> Orang<BR><BR>"); while($data=mysql_fetch_row($tampil_data)) { echo("<TR><TD>$data[0]</TD><TD>$data[1]</TD> <TD>$data[2]</TD><TD>$data[3]</TD>"); echo("<TD><a href=\"FormEditCama.php?id=$data[0]\">Ubah</a></TD><TD> <a href=\"HapusCama.php?id=$data[0]\">Hapus</a></TD><TR>"); } echo("</TABLE>"); ?> Sekarang jalankan lagi skrip TampilCama.php, akan ditampilkan jumlah total pendaftar

Daftar Calon Mahasiswa Universitas "BINASISWA" Jumlah pendaftar saat ini :2 Orang NO NAMA NILAI E-MAIL 1 2 Yustin 80.5 Edwina 90.5 yustin@yahoo.com Ubah Hapus wina@lycos.com Ubah Hapus

Hand Out PHP

Hal : 23

10. Membuat Tampilan Utama Sistem Informasi Sebenarnya, secara tidak langsung , kita telah membuat suatu aplikasi sistem Informasi sederhana tentang Pendaftaran Universitas Binasiwa. Untuk melengkapi sistem informasi tersebut, kita buatkan tampilan utamanya yang berisi link-link untuk menuju ke pilihan yang diinginkan. Perhatikan skrip berikut :

<HTML> <TITLE>::Sistem Informasi Pendaftaran Universitas BINASISWA::</TITLE> <BODY> <P ALIGN=CENTER><FONT FACE=Arial><B>SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN UNIVERSITAS "BINASISWA"</B><FONT></P> <HR> <UL> <Li><a href="FormInputCama.php">PENDAFTARAN MAHASISWA BARU</a> <Li><a href="TampilCama.php">LIHAT DATA PENDAFTAR</a> <Li><a href="FormCariData.php">PENCARIAN DATA CALON MAHASISWA BARU</a> </UL> </BODY> </HTML>

SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN UNIVERSITAS "BINASISWA"

.

• • •

PENDAFTARAN MAHASISWA BARU LIHAT DATA PENDAFTAR PENCARIAN DATA CALON MAHASISWA BARU

Demikian Contoh-contoh skrip untuk membuat sebuah sistem informasi. Semoga dapat membantu anda untuk membuat sebuah sistem informasi yang lebih lengkap.

Hand Out PHP

Hal : 24