You are on page 1of 3

TUJUAN Laporan arus kas mengidentifikasi arus kas masuk, arus kas keluar, dan saldo kas pada

periode pelaporan. Informasi dalam laporan arus kas berguna bagi pemakai laporan keuangan untuk pengambilan keputusan. Arus kas juga memberikan informasi tentang bagaimana suatu entitas sektor publik menggunakan uang tunai untuk mendanai kegiatannya.

LINGKUP 1. Suatu entitas yang menyusun dan menyajikan laporan keuangan dengan dasar akrual wajib menyusun laporan arus kas sesuai dengan standar ini, dan harus menyajikan laporan tersebut sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan untuk setiap periode dimana laporan keuangan disajikan. 2. Informasi dalam arus kas mungkin berguna bagi para pengguna laporan keuangan entitas dalam menilai arus kas entitas, menilai kepatuhan entitas terhadap Undang – Undang dan Peraturan dan membuat keputusan dalam menyediakan sumber daya untuk melakukan transaksi. Entitas menggunakan uang tunai atau kas untuk tujuan yang sama, antara lain membeli barang atau jasa yang diperlukan, memenuhi biaya, membayar utang, serta pengeluaran lainnya, namun kas berasal dari pendapatan yang berbeda, tergantung dari kegiatan produksi masing-masing entitas. Pernyataan ini mewajibkan semua entitas untuk menyajikan laporan arus kas. 3. Standar ini berlaku untuk semua entitas sektor publik selain Badan Usaha pemerintah 4. Pendahuluan dari IPSAS yang diterbitkan oleh IPSASB menyatakan bahwa Badan Usaha milik Pemerintah mengaplikasikan IFRS yang diterbitkan oleh IASB yang didefinisikan dalam IPSAS 01, tentang Penyajian Laporan Keuangan.

MANFAAT DARI INFORMASI ARUS KAS 5. Informasi tentang arus kas suatu entitas berguna dalam membantu pengguna untuk memprediksi kebutuhan kas masa depan suatu entitas, kemampuan untuk mengkasilkan kas dimasa depan, dan kemampuan untuk mendanai perubahan pada lingkup dan sifat aktivitas atau kegiatan. 6. Laporan arus kas ketika digunakan sebagai penghubung dengan laporan keuangan lainnya akan menyajikan informasi yang bermanfaat bagi pengguna untuk mengevaluasi

Dan juga berguna dalam memeriksa penilaian masa lalu dari arus kas masa depan. untuk tujuan pelaporan keuangan. serta entitas yang menyediakan akomodasi secara komersial. meliputi entitas yang menyediakan jasa pelayanan. bukan untuk investasi atau tujuan lain. 7. Untuk memenuhi persyaratan setara kas. investasi harus dapat segera diubah menjadi kas dalam jumlah yang diketahui tanpa menghadapi resiko perubahan nilai yang signifikan. Pinjaman bank pada umumnya termasuk aktivitas pendanaan. kelompok entitas ini terdiri dari entitas pengendali dan entitas yang dikendalikan. entitas keuangan. Karakteristik dari pengaturan perbankan tersebut timbulnya fluktuasi saldo bank dari positif ke overdraft. Selain itu juga ada entitas administrative. Karenanya suatu investasi baru dapat memenuhi syarat sebagai setara kas hanya segera akan jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dari tanggal perolehannya. Selain itu juga meningkatkan daya banding laporan kinerja operasi oleh entitas yang berbeda. Misalnya Departemen Pemerintah merupakan entitas ekonomi. struktur keuangan (termasuk likuiditas dan solvabilitas). waktu dan kepastian arus kas masa depan. cerukan termasuk komponen kas dan setara kas. Jadi tidak semua investasi jangka pendek dapat dikelompokan sebagai setara kas. Entitas Ekonomi Entitas ekonomi jangka panjang dalam strandar ini digunakan untuk mendefinisikan. Kas dan Setara Kas Setara kas dimiliki untuk tujuan memenuhi komitmen kas jangka pendek. entitas konsolidasi dan kelompok. serta kemampuan untuk mempengaruhi total dan waktu arus kas pada perubahan keadaan dan peluang. Dalam keadaan tersebut. Suatu entitas ekonomi meliputi entitas dengan kebijakan social dan tujuan komersial. . karena menghilangkan efek dari penggunaan perlakuan akuntansi yang berbeda untuk transaksi yang sama. cerukan (bank overdraft) merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pengelolaan kas perusahaan. Namun demikian.perubahan total asset/equitas dari entitas tersebut. Informasi historis dari arus kas sering digunakan sebagai indikator dari jumlah.

Asset Bersih/Ekuitas Asset bersih atau ekuitas dalam standar ini merupakan ukuran sisa dalam laporan posisi keuangan (asset dikurangi kewajiban). investasi. Informasi ini juga digunakan untuk mengevaluasi hubungan dari tiap – tiap aktivitas yang ada. tapi sering digambarkan sebagai perwujudan potensi jasa. . Sebuah transaksi dapat diklasifikasikan dalam aktivitas yang berbeda. PENYAJIAN LAPORAN ARUS KAS Laporan arus kas harus melaporkan arus kas selama periode klasifikasi meliputi operasi. Ekuitas bisa positif atau pun negative. maka unsure bunga diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi sedangkan elemen modal diklasifikasikan sebagai aktivitas pendanaan. Klasifikasi menurut aktivitas memungkinkan pengguna untuk menilai bagaimana dampak dari tiap – tiap aktivitas dalam posisi keuangan entitas tersebut. Aset yang digunakan juga sesuai dengan tujuan dari entitas tersebut. investasi. misalnya pelunasan pinjaman yang terdiri dari bunga dan modalnya. Aset digunakan untuk menghasilkan arus kas bersih untuk mendeskripsikan sebuah aktiva yang memiliki manfaat ekonomi dimasa depan. namun asset yang digunakan tidak langsung menghasilkan arus kas bersih. dan pendanaan. Badan Usaha Milik Pemerintah Badan usaha milik pemerintah mencakup usaha dagang dan lembaga keuangan yang pada dasarnya tidak berbeda dari perusahaan swasta yaitu sama-sama beroperasi untuk memperoleh keuntungan. Entitas menyajikan arus kas dari aktivitas operasi. dan pendanaan. jumlah kas dan setara kasnya.Manfaat Ekonomi Masa Depan dan Potensi Jasa Aset menyediakan sarana bagi entitas untuk mencapai tujuan entitas. meskipun beberapa mungkin terbatas pada kewajiban pemberian pelayanan kepada masyarakat.