You are on page 1of 13

ISBN : 978-602-95235-0-8

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PENDATAAN PENDUDUK TINGKAT DESA
Moch Taufik, ST,MIT 1), Suparno Dedy Prastyo 2). 1), 2) Teknik Informatika UNISSULA mtaufik@unissula.ac.id, fizta30@yahoo.com Abstrak
Sistem informasi data penduduk pada tingkat desa biasanya masih menggunakan sistem yang manual. Hal ini menimbulkan beberapa kendala yang cukup merepotkan, terutama pada ketidakvalidan dan ketidakcocokan data. Sering pula terjadi kendala pada saat pencarian informasi tentang penduduk baru, maupun penduduk yang pindah dari desa tersebut. Demikian pula halnya dengan penyediaan data, misalnya data pekerjaan, data pendidikan, dan data demografi penduduk yang sering tidak up to date. Berangkat dari kendala-kendala di atas, maka dibuatlah rancangan suatu sistem informasi kependudukan. Diharapkan sistem informasi pendataan penduduk pada tingkat desa ini akan sangat membantu instansi pemerintah dalam melakukan pendataan penduduk dalam ruang lingkup sebuah desa. Dimana sistem ini akan melakukan proses pendataan seiring dengan proses pengajuan surat-surat kependudukan oleh setiap penduduk yang datang ke kantor kepala desa. Dengan demikian data kependudukan dapat diperoleh dengan mudah tanpa harus melakukan pendataan secara langsung ke tempat penduduk tersebut tinggal. Sistem yang dibangun ini dirancang dengan alur dan rancangan antar muka yang sederhana, sehingga dapat dengan mudah digunakan di lingkungan desa, dalam hal ini mengambil contoh di Desa Ujungrusi, Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal.

Kata kunci : Sistem Informasi, Pendataan, Kependudukan 1. Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Instansi pemerintah pada tingkat yang paling bawah adalah Kantor Kepala Desa dimana merupakan suatu instansi yang melakukan pendataan penduduk terutama dalam proses pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Surat Kelahiran, Surat Kematian, dan Surat Keterangan Pindah. Untuk dapat meningkatkan pendataan penduduk beserta laporannya kepada instansi yang lebih tinggi yaitu kecamatan, maka diperlukan langkah-langkah pengembangan sistem pendataan yang sudah berjalan. Pengembangan ini akan memanfaatkan teknologi informasi yang akan membantu pendataan penduduk disuatu desa terutama pada proses pendataan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Surat Kelahiran, Surat Kematian, dan Surat Keterangan Pindah yang memerlukan kecermatan dan ketelitian tinggi. Sehingga dalam waktu yang singkat pembuatan laporan pendataan penduduk tersebut diatas dapat meminimalkan kesalahan yang mungkin terjadi dan dapat memberikan laporan secara cepat dan tepat. Berdasarkan penelitian, sistem yang sudah berjalan pada instansi tersebut masih bersifat manual sehingga terdapat beberapa kendala sebagai berikut : 1. Sulitnya pemberian data dan informasi secara cepat dan akurat mengenai laporan pendataan penduduk per periode tertentu pada tingkat kecamatan. 2. Kegiatan pemeriksaan laporan hasil pendataan penduduk tidak dapat dilakukan sewaktuwaktu, karena prosesnya memerlukan waktu yang cukup lama. 3. Perangkat komputer yang telah ada tidak digunakan secara optimal untuk pengolahan data. Berdasarkan uraian diatas serta manfaat yang besar dari sistem informasi pendataan penduduk untuk membantu instansi pemerintah dalam menghitung angka kepadatan penduduk dalam suatu desa maka penulis mencoba merancang suatu sistem pendataan berbasis komputer dengan judul
Proceedings Seminar Nasional Teknologi Industri (SNTI) 2009 Universitas Islam Sultan Agung Semarang

H - 68

Bagaimana merancang sistem informasi pendataan penduduk dalam proses pendataan kartu tanda penduduk (KTP).69 Proceedings Seminar Nasional Teknologi Industri (SNTI) 2009 Universitas Islam Sultan Agung Semarang . Kec. b. b. Tegal. b. Metodologi Perancangan Obyek Perancangan Sistem Obyek perancangan sistem pada pembuatan ini adalah Kantor Kepala Desa Ujungrusi Kabupaten Tegal yang beralamatkan di Jalan Raya II Tegal . surat kelahiran. Adiwerna Kab. Pendataan penduduk dalam proses pendataan KTP.3 Pembatasan Masalah Mengingat luasnya permasalahan dan terbatasnya waktu serta data yang dapat dikumpulkan penulis maka penulis membatasi permasalahan pada : a. 1. Tegal. Ujugrusi .ISBN : 978-602-95235-0-8 “PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PENDATAAN PENDUDUK TINGKAT DESA” 1. Untuk menghasilkan suatu sistem pendataan penduduk desa yang cepat dan akurat. 1.5 Manfaat Perancangan Adapun manfaat yang dapat diambil dan diharapkan dari penyusunan perancangan sistem ini adalah : a. Untuk menghasilkan arsip pendataan penduduk berbentuk file sehingga mudah untuk diteliti dan diperbaharui setiap terjadi perubahan. Adiwerna. Kab. Adapun tujuan yang ingin dicapai adalah sebagai berikut : a. KK. Sebagai sampel. 1. dilakukan penelitian proses kerja di Desa Ujungrusi. surat kematian. Memberikan informasi yang lebih efektif dan akurat dengan sistem terkomputerisasi. kartu keluarga (KK). Informasi apa saja yang nantinya akan ditampilkan pada sistem informasi pendataan penduduk? b.4 Tujuan Perancangan Maksud dan tujuan mengadakan penelitian pada Kantor Kepala Desa Ujungrusi Kabupaten Tegal adalah untuk mendapatkan data informasi yang berkaitan dengan perancangan sistem pendataan penduduk.Slawi.Kec. Memberikan pengetahuan tentang sistem layanan informasi terkomputerisasi di bandingkan dengan secara manual. Surat Kematian dan Surat Keterangan Pindah sehingga menjadi optimal dan terkontrol dalam pelaksanaannya. Surat Kelahiran. Menerapkan sistem komputerisasi agar dapat digunakan sesuai kebutuhan pemakai dalam pendataan penduduk tidak hanya dalam bentuk jumlah tetapi terdapat entry data penduduk. c.6 1. dan surat keterangan pindah ? 1. H .2 Perumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang masalah diatas yang dianalisa dalam ini dapat dirumuskan sebagai berikut : a.

hasil observasi atau pengamatan terhadap proses dan aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan perancangan sistem pendataan penduduk. Bab 3 : Perancangan Sistem Dalam bab ini membahas tentang diterapkannya dasar teori dan analisa kebutuhan kemudian secara terperinci merancang sistem baru yang akan dibuat. 1.2.ISBN : 978-602-95235-0-8 Jenis dan Sumber Data Jenis data yang dibutuhkan untuk membantu menyelesaikan penelitian ini yaitu data primer yang merupakan hasil wawancara dengan pihak pegawai instansi .1. Metode pengumpulan data dan bahan dilakukan secara langsung dengan responden yang bersangkutan mengenai informasi yang berhubungan dengan tema perancangan sistem (dalam hal ini dilakukan wawancara terhadap Kepala Desa dan Sekretaris Desa Ujungrusi). Melalui suatu proses transformasi. 2. perumusan masalah. 2. Data seringkali disebut sabagai bahan mentah informasi. Ada yang menyebutkan maksud dari suatu sistem adalah untuk mencapai suatu tujuan (goal) dan ada yang menyebutkan untuk mencapai suatu sasaran (objectives). ditulis atau dikumpulkan oleh Penulis secara tidak langsung dari obyek perancangan sistem yang dapat berupa catatan atau dokumen-dokumen maupun laporan serta data yang diperoleh dari buku dan literature lain yang mendukung penulisan. data dibuat menjadi lebih bermakna. manfaaat perancangan. Sistematika penyusunan menggunakan urutan sebagai berikut : Bab 1: Pendahuluan Dalam bab ini membahas tentang latar belakang masalah. Perubahan data menjadi informasi dilakukan oleh pengolah informasi.1 Konsep Dasar Sistem Informasi Pengertian Sistem Informasi Sistem informasi yang dapat didefinisikan sebagai sekumpulan prosedur organisasi yang ada pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil keputusan dan atau untuk mengendalikan organisasi.70 .1 Konsep Dasar Sistem Dan Informasi 2.1. Bab 5 : Kesimpulan Dan Saran Dalam bab ini membahas tentang kesimpulan dari bab-bab sebelumnya dan saran-saran yang bermanfaat untuk kesempurnaan sistem. dan sistematika penulisan. metodologi perancangan. pengolah informasi adalah salah satu elemen kunci dalam sistem konseptual. yaitu data yang meliputi semua data yang berhubungan dengan permasalahan yang diteliti.7 Sistematika Penulisan 2. pembatasan masalah. 2003) Suatu sistem mempunyai maksud tertentu. Dasar Teori 2.2 Pengertian Informasi Informasi dapat didefinisikan sebagai data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau saat mendatang. (Abdul Kadir. Bab 4 : Implementasi Dan Pengujian Sistem Dalam bab ini akan dibahas bagaimana perancangan sistem yang telah dibuat diimplementasikan menjadi sistem yang baru kemudian dilakukan pengujian terhadap sistem yang telah dibuat.1 Pengertian Sistem Sistem dapat diartikan sebagai sekumpulan elemen yang saling terkait dan terpadu yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan. 2003) 2. 2003) Sumber informasi adalah data. Pengolah informasi dapat meliputi elemen Proceedings Seminar Nasional Teknologi Industri (SNTI) 2009 Universitas Islam Sultan Agung Semarang H . tujuan perancangan. dan data sekunder. (Abdul Kadir. Bab 2 : Landasan Teori Dalam bab ini diuraikan tentang teori-teori yang digunakan sebagai dasar penyusunan ini.(Abdul Kadir.2 2.

71 Proceedings Seminar Nasional Teknologi Industri (SNTI) 2009 Universitas Islam Sultan Agung Semarang 3. Identifikasi Kebutuhan Informasi a. HIPO 3. Identifikasi Data 1) Data Penduduk 2) Data Kartu Keluarga (KK) 3) Data SKP (Pindah/Datang) 4) Data Surat Kelahiran 5) Data Surat Kematian b.1 Narasi Proses Pembuatan Kartu Keluarga (KK) 3. Perancangan Database menggunakan : a. Identifikasi Informasi 1) Laporan Kependudukan 2) Laporan Data KK 3) Laporan Data Kepindahan 4) Laporan Data Pendatang 5) Laporan Data Kelahiran 6) Laporan Data Kematian 3. Relasi Tabel c.3 Narasi Proses Permohonan Pindah 3.1. Identifikasi Masalah dan Sumber Masalah Kantor Kepala Desa Ujungrusi didalam menjalankan peranannya sebagai bagian dari instansi pemerintah mempunyai berbagai masalah yang diakibatkan oleh keterbatasan sistem yang ada pada saat ini.5 Narasi Proses Pendaftaran Kematian Flow of Document Pendataan Penduduk Flow of Document Pembuatan (KK) H . DFD Levelled 2.2.1 3.1. Struktur Basis Data d.1.2.1. 2. Kartu Tanda Penduduk. Tegal melayani penduduknya yang membutuhkan jasa dalam pembuatan Kartu Keluarga.2.2 Gambaran Sistem Pendataan Penduduk Pada Kantor Kepala Desa Ujungrusi Kabupaten Tegal Narasi Pendataan Penduduk 3. Kegiatan pendataan penduduk masih dilakukan secara manual sehingga kebutuhan akan laporan kependudukan yang bersifat berkala masih terlambat untuk diserahkan kepada instansi yang lebih tinggi yaitu kecamatan.2.4 Narasi Proses Pendaftaran Kelahiran 3.1. ERD b.2 Desain Sistem 1.ISBN : 978-602-95235-0-8 komputer dan bukan komputer atau kombinasinya.2. Suatu pengolah informasi menyediakan dalam bentuk lisan maupun tertulis dan informasi berasal dari sumber internal maupun eksternal.1. 3.2.1 Tahap-Tahap Pengembangan Sistem 3.2.1. Daftar Kematian dan Surat Pindah. Model perancangan sistem menggunakan : a.2 Jasa Layanan Kantor Kepala Desa Selama ini Kantor Kepala Desa Ujungrusi Kab. Decomposition c.2 . Desain Input dan Output 3.2.1 Analisa Sistem 1.2 Narasi Proses Pembuatan KTP 3. 2. Daftar Kelahiran. Context Diagram b. Perancangan Sistem 3.

72 Proceedings Seminar Nasional Teknologi Industri (SNTI) 2009 Universitas Islam Sultan Agung Semarang .ISBN : 978-602-95235-0-8 Penduduk Kepala Desa (Perangkat Desa) Staff Kecamatan Camat SP RT/RW SP RT/RW FPKK FPKK 1 FPKK 2 3 3 FPKK ACC A KK KK 3 2 1 KK Diisi dan diACC Pembuatan KK FPKK ACC FPKK ACC SP RT/RW 2 3 FPKK ACC KK KK ACC 3 3 Resi 1 FPKK ACC 2 1 KK KK ACC KK ACC 3 2 Resi 1 FPKK ACC N B A N N KK ACC 1 B 2 1 KK ACC N 1 KK ACC N N Keterangan SP RT/RW FPKK Resi : Surat Pengantar RT/RW : Formulir Permohonan KK : Bukti Pembayaran Gambar 1 : Flow Of Document Proses Pembuatan KK Flow of Document Pembuatan KTP Penduduk Kepala Desa (Perangkat Desa) SP RT/RW FC KK FPKTP FPKTP FPKTP FC KK 1 2 3 Staff Kecamatan Camat SP RT/RW SP RT/RW 3 FPKTP ACC A KTP Pembuatan KTP Diisi dan diACC DiACC 3 FPKTP ACC SP RT/RW FPKTP ACC 2 FPKTP ACC 3 KTP KTP ACC FC KK Resi 1 FPKTP ACC N A B Resi 1 FPKTP ACC C N B KTP ACC N KTP ACC C KTP ACC N Keterangan FC KK SP RT/RW FPKTP Resi : Foto Copy KK : Surat Pengantar RT/RW : Formulir Permohonan KTP : Bukti Pembayaran Gambar 2 : Flow Of Document Proses Pembuatan KTP Flow of Document Permohonan Pindah Gambar 3 : Flow Of Document Proses Permohonan Pindah Flow of Document Pendaftaran Kelahiran Gambar 4 : Flow Of Document Proses Pendaftaran Kelahiran H .

3.3. Data Kematian 1.6 Surat Kematian 3.ISBN : 978-602-95235-0-8 Flow of Document Pendaftaran Kematian Gambar 5 : Flow Of Document Proses Pendaftaran Kematian 3. Data KK 3.3 KTP 1.1 Penduduk 1.2 KK 1.3 Lap. Kependuduk an 3.3.5 Lap.2 Lap.1 Pindah 1. Data KTP 3.2 Decomposition 0 Sistem Informasi Pendataan Penduduk Level 1 1 Pendataan 2 Transaksi 3 Laporan Level 2 1.4 SKP 1. menggambarkan keseluruhan proses dari sistem dan hubungan antara entitas Penduduk. Data Pindah 3.4 Lap.2 Datang Gambar 7 : Dekomposisi Sistem Informasi Pendataan Penduduk H . Data Kelahiran 3.1 Lap.4.73 Proceedings Seminar Nasional Teknologi Industri (SNTI) 2009 Universitas Islam Sultan Agung Semarang .6 Lap. entitas Kantor Kepala Desa dan entitas Kecamatan dengan sistem.1 Model Perancangan Sistem Context Diagram Gambar 6 : Diagram Konteks Sistem Informasi Pendataan Penduduk Context Diagram Sistem Informasi Pendataan Penduduk diatas.5 Surat Kelahiran 1.3 3.4.

Data KK Lap. Data Pendatang Lap.5 Surat Kelahiran Data Surat Kelahiran Pendataan Surat Kelahiran Data Surat Kelahiran Surat Kelahiran 1.2 Data KK Kartu Keluarga Pendataan KK Data KK KK 1. Data Kematian Lap. Data KK Lap. Data Kelahiran Lap. Data Kelahiran Lap.74 . Kependudukan Kantor Kepala Desa Gambar 8 : DFD Level 0 b. DFD Level 0 Data Penduduk Data Penduduk Penduduk Penduduk 1 Pendataan KK KTP SKP (Pindah/ Datang) Surat Kelahiran Surat Kematian 2 Transaksi Demografi 3 Lap. Data Pendatang Lap. Data KTP Lap. DFD Level 1 Proses Pendataan 1. Data Kepindahan Lap. Data KTP Lap. Data Kematian Lap.1 Penduduk Data Penduduk Pendataan Penduduk Data Penduduk Penduduk 1. DFD Level 1 Proses Pelaporan Gambar 10 : DFD Level 1 Proses Pelaporan Proceedings Seminar Nasional Teknologi Industri (SNTI) 2009 Universitas Islam Sultan Agung Semarang H . Data Kepindahan Lap.6 Surat Kematian Data Surat Kematian Pendataan Surat Kematian Data Surat Kematian Surat Kematian Gambar 9 : DFD Level 1 ProsesPendataan c.3 Kartu Tanda Penduduk Data KTP Pendataan KTP Data KTP KTP 1. Kependudukan Kecamatan Laporan Lap.ISBN : 978-602-95235-0-8 DFD Levelled a.4 Surat Keterangan Pindah Data SKP Pendataan SKP Data SKP SKP 1.

3 HIPO Gambar 13 : Hirarki Input Output Sistem Informasi Pendataan Penduduk H .1 Perancangan Database ERD (Entity Relationship Diagram) Gambar 11 : ERD Sistem Informasi Pendataan Penduduk 3.ISBN : 978-602-95235-0-8 3.2 Relationship Table Gambar 12 : Relasi antar tabel pada Sistem Informasi Pendataan Penduduk 3.4.4.75 Proceedings Seminar Nasional Teknologi Industri (SNTI) 2009 Universitas Islam Sultan Agung Semarang .4.4 3.

1. Implementasi Dan Pengujian Sistem 4.1.2 di bawah ini adalah tampilan dari Menu Pendataan Surat.1. Gambar 16 : Menu Laporan 4. Gambar 14 : Form Menu 4.0 sebagai media untuk menampilkan sistem informasi beserta kode-kode programnya.1.1 adalah tampilan dari Form Menu seperti berikut ini.1.2 Interface Input 4.1. 4.2.3 Menu Laporan Gambar 4.1 Form Input Data Penduduk Gambar 4.2 Menu Pendataan Surat Pada menu pendataan surat Gambar 4.1 Implementasi Sistem Sistem Informasi Pendataan Penduduk Pada Kantor Kepala Desa Ujungrusi Kab.1 Form Menu Gambar 4.76 .ISBN : 978-602-95235-0-8 4.1.1. 4. Gambar 17 : Form Input Data Penduduk Proceedings Seminar Nasional Teknologi Industri (SNTI) 2009 Universitas Islam Sultan Agung Semarang H .3 adalah tampilan dari Menu Laporan seperti berikut ini.1 Interface Tampilan Utama Desain interface dibuat dengan lebih mendekatkan pada kemudahan pemakaian oleh si pemakai sistem tersebut.1. Tegal dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic 6. Gambar 15 : Menu Pendataan Surat 4.4 adalah tampilan dari form input data penduduk seperti di bawah ini.

2.2 Form Input Data Kartu Keluarga (KK) Di bawah ini adalah gambar 4.2. Gambar 20 : Form Input Data Surat Pendatang 4.8 di bawah ini adalah tampilan dari form input data surat pindah.3 Form Input Data Surat Pendatang Gambar 4. simpan dan batal yang aktif seperti pada gambar 4.7 di bawah ini adalah tampilan dari form input data surat pendatang. maka hanya tombol cari.1. Gambar 18 : Tampilan Input Data Baru 4.5 di bawah ini. Gambar 19 : Form Input Data Kartu Keluarga 4.ISBN : 978-602-95235-0-8 Jika pada tombol baru ditekan. Gambar 21 : Form Input Data Surat Pindah 4.1.1.2.4 Form Input Data Surat Pindah Gambar 4.2.5 Form Input Data Surat Kelahiran Gambar 4.1.6 tampilan dari form input data KK. H .77 Proceedings Seminar Nasional Teknologi Industri (SNTI) 2009 Universitas Islam Sultan Agung Semarang .9 di bawah ini adalah tampilan dari form input data surat kelahiran.

Grafik Agama. Laporan Surat Pindah. dan Laporan Data Penduduk Masuk/Pendatang. maka dibuat mempermudah pembacaan. Laporan Data Penduduk Pindah.3 Interface Ouput Pada interface output Sistem Informasi Pendataan Penduduk meliputi : Laporan Kependudukan.78 pula grafik-grafik untuk Proceedings Seminar Nasional Teknologi Industri (SNTI) 2009 Universitas Islam Sultan Agung Semarang . seperti gambar-gambar di bawah. H . Laporan Demografi. Laporan Grafik Perkembangan. Laporan Surat Pendatang. Laporan Data Kepala Keluarga. Contoh-contoh laporan ada pada gambar-gambar di bawah ini Gambar 23 : Laporan Data Penduduk Gambar 24 : Laporan Kartu Keluarga Gambar 25 : Laporan Surat Pendatang Gambar 26 : Laporan Surat Pindah Sedangkan untuk memudahkan pelaporan. Laporan Surat Lahir. Laporan Statistik. Laporan Grafik Jenis Kelamin. Grafik Pendidikan.ISBN : 978-602-95235-0-8 Gambar 22 : Form Input Data Surat Kelahiran 4. Laporan Kartu Keluarga. Laporan Data Penduduk Lahir.1. Laporan Surat Kematian. Grafik Status Perkawinan. Laporan Data Penduduk Mati.

laporan data kematian penduduk. laporan data penduduk masuk/datang. Pada laporan telah berhasil ditampilkan yaitu meliputi laporan data penduduk sebagai laporan utama. laporan data kelahiran penduduk. laporan data kepala keluarga.2 Pengujian Fungsionalitas Sistem Dalam pengujian program ini penulis menjalankan program yang telah dibuat kemudian mengisikan data-data sesuai dengan field yang ada. dan input data surat kematian. laporan surat pindah. H . Untuk pengujian dari masingmasing form pendataan penduduk dan form pendataan surat kependudukan telah berhasil dilakukan. laporan statistik. edit.79 Proceedings Seminar Nasional Teknologi Industri (SNTI) 2009 Universitas Islam Sultan Agung Semarang . laporan surat kematian. input data surat pendatang. input data kartu keluarga. input data surat kelahiran. cari. baru. Penulis kemudian mengecek satu persatu masukkan seperti proses simpan. laporan surat pendatang. laporan data kepindahan penduduk. Selanjutnya dilakukan pengujian pada input pendataan penduduk dan surat kependudukan. dan laporan grafik penduduk berdasarkan kategori tertentu. meliputi input data penduduk. laporan surat kelahiran. dan lainnya. input data surat pindah.ISBN : 978-602-95235-0-8 Gambar 27 : Laporan Grafik Jenis Kelamin Gambar 28 : Laporan Grafik Agama Gambar 29 : Laporan Grafik Pendidikan Gambar 30 : Laporan Grafik Status Perkawinan 4. laporan daftar kartu keluarga.

0 dan Perintah SQL.1 Kesimpulan Dari uraian yang telah dikemukakan pada laporan ini.2 Saran Dengan memperhatikan hasil perancangan sistem informasi pendataan yang bertujuan mengefisiensikan waktu pencatatan dengan tingkat kesalahan yang kecil serta meningkatkan mutu laporan. Selalu melakukan perubahan atau pengembangan terhadap sistem informasi pendataan sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan yang diinginkan. Penerbit Andi. Daftar Pustaka Abdul Kadir. Tegal. informasi tentang data kependudukan dan surat-surat kependudukan dapat diperoleh dengan cepat dan akurat daripada sistem manual yang ada sebelumnya. karena proses pendataan penduduk relatif sama. Database dengan VB 6. Dengan adanya sistem terkomputerisasi di Kantor Kepala Desa Ujungrusi Kab. Dengan rancangan yang dibuat sederhana. 2. Yogyakarta. terutama bagi personil yang akan mengoperasikan komputer karena komputer tidak akan bermanfaat jika tidak ada sumber daya manusia yang mampu mengoperasikannya. sistem ini dapat diterapkan pula di desa-desa lain. Jakarta.ISBN : 978-602-95235-0-8 5. 2. 2003. maka pihak Kantor Kepala desa harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut : 1. Peningkatan Sumber Daya Manusia dilakukan dengan cara training atau pelatihan terhadap sistem yang akan dipakai. 2002. Kesimpulan Dan Saran 5. dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : 1. Pengenalan Sistem Informasi. Yogyakarta. PT Elex Media Komputindo. Andi. Aplikasi Database dan Crystal Report pada Visual Basic 6.0. Andi Offset. 2003. Proceedings Seminar Nasional Teknologi Industri (SNTI) 2009 Universitas Islam Sultan Agung Semarang H .80 . 6. 5. Kok Yung.