You are on page 1of 13

DASAR TEORI

Beban-beban luar yang bekerja pada struktur akan menyebabkan lentur dan deformasi pada elemen struktur. Lentur yang terjadi pada balok merupakan akibat adanya regangan yang timbul karena adanya beban dari luar. Apabila beban luar yang bekerja terus bertambah, maka balok akan mengalami deformasi dan regangan tambahan yang mengakibatkan retak lentur di sepanjang bentang balok. Bila bebannya terus bertambah sampai batas kapasitas baloknya, maka balok akan runtuh. Taraf pembebanan seperti ini disebut dengan keadaan limit dari keruntuhan pada lentur. Oleh karena itu, pada saat perencanaan, balok harus didesain sedemikian rupa sehingga tidak terjadi retak berlebihan pada saat beban bekerja dan mempunyai keamanan cukup dan kekuatan cadangan untuk menahan beban dan tegangan tanpa mengalami runtuh.

atau parabola. .  Untuk perhitungan kekuatan lentur penampang. kuat tarik beton diabaikan.  Hubungan tegangan-regangan beton dapat diasumsikan persegi. trapesium.  Regangan pada baja dan beton di sekitarnya sama sebelum terjadi retak pada beton atau leleh pada baja.  Beton diasumsikan runtuh pada saat mencapai regangan batas tekan. yaitu penampang tegak lurus sumbu lentur yang berupa bidang datar sebelum mengalami lentur akan tetap datar dan tegak lurus terhadap sumbu netralnya setelah mengalami lentur.Asumsi-asumsi dasar yang digunakan untuk menganalisis penampang balok beton bertulang akibat lentur adalah sebagai berikut :  Distribusi regangan dianggap linier.

 Keruntuhan tekan (over reinforced).Berbagai jenis-jenis keruntuhan yang dapat terjadi pada balok beton bertulang adalah sebagai berikut :  Keruntuhan tarik (under reinforced). jenis keruntuhan ini terjadi pada balok dengan rasio tulangan yang seimbang sehingga pada saat beban yang bekerja maksimum. jenis keruntuhan ini terjadi pada balok dengan rasio tulangan kecil (jumlah tulangannya sedikit). Balok dengan kondisi keruntuhan seperti ini bersifat getas. Tulangan sudah mencapai regangan lelehnya dan beton sudah mencapai regangan . baja tulangan sudah mencapai regangan lelehnya sedangkan beton belum hancur. sehingga pada saat beban yang bekerja maksimum. baja tulangan dan beton hancur secara bersamaan.  Keruntuhan seimbang (balance). Balok dengan kondisi keruntuhan seperti ini bersifat ductile. keruntuhan jenis ini terjadi pada balok dengan rasio tulangan besar (jumlah tulangannya banyak). sehingga pada saat beban yang bekerja maksimum. baja tulangan belum mencapai regangan lelehnya sedangkan beton sudah hancur.

Penampang balok ketulangan tunggal B. Distribusi regangan ultimate pada keruntuhan over reinforced D.1 Jenis-jenis Keruntuhan Lentur Keterangan Gambar 1.1. A. Distribusi regangan ultimate pada keruntuhan under reinforced C. Distribusi regangan ultimate pada keruntuhan balance .Gambar 1.

Dasar Perhitungan Kekuatan Lentur Ultimate Balok. Distribusi tegangan tekan pada balok beton yang telah mencapai kekuatan nominal adalah sebagai berikut : Keterangan gambar: b : Lebar balok h : Tinggi balok d : Tinggi efektif balok : d = h = (selimut beton + diameter sengkang + ½ Diameter tulangan utama As : Luas tulangan tarik ɛcu : Regangan ultimate beton sebesar 0.85 x f’c x b x a T : As x fy .2 Distribusi Regangan Tegangan tulangan pada Balok Beton Bertulang ɛy : Regangan leleh baja c : Jarak dari serat tekan terluar ke sumbu netral a : ß1.003 ɛs : Regangan tarik baja Gambar 1.c Jd :d–½a fy : Tegangan leleh baja tulangan C : 0.

mutu baja (fy) dan letak Keterangan gambar: tulangan.3. C = 0.85 x f’c x a x b T = Ass x fy ∑H =0 T =C A = Mn = T x Jd Mn = T x (d – ½ a) Mn = As x fy x (d . sehingga kebutuhan tulangan dibatasi ρmin < ρ < ρmak dimana.3. SK-SNI 2002 pasal 3.Analisia Penampang Balok Persegi Bertulangan Tungal Analisiapenampang adalah menghitung kapasitas/kekuatan penampang berdasarkan datadata penampang seperti : dimensi.½ a) Gambar 1.75 x ρb . mutu beton (f’c). luas tulangan.75 x ρbalance atau ρmak = 0.5 membatasi tulangan tarik minimum adalah sebesar : ρmin  SK-SNI 2002 pasal 3.3 Analisa Penampang Mn < ɸ Mn Batasan tulangan tarik pada balok ketulangan tunggal  Batasan tulangan tarik minimum. .3 membatasi tulangan tarik maksimum yang diijinkan yaitu sebesar: ρmak = 0.

 Beban mati berupa berat sendiri balok.  Selimut beton 50 mm.CONTOH SOAL Diketahui : Balok persegi bertulangan tunggal seperti tergambar bila digunakan :  Mutu beton f’c = 30 MPa.  Unit weight beton sebesar 24 KN/m3.  Mutu baja fy = 414MPa.  Beban hidup yang bekerja sebesar 20 KN/m. Ditanya : Rencanakan penulangan balok tersebut agar dapat memikul beban-beban yang bekerja! .

Halaman1 Halaman 2 .

PENGERJAAN DENGAN VB .

TAMPILAN Tampilan 1 .