You are on page 1of 4

}8

Tersedianya pakan dan Hijauan Makanan Ternak (HMT) yang berkualitas. Meningkatnya nilai tambah dan daya saing produk peternakan serta meningkatkan keragaman produk olahan hasil peternakan.

)9-

10. Meningkatnya permodalan yang bergerak di bidang peternakan.

611. 112 .

Meningkatnya pemanfaatan limbah-limbah peternakan. Meningkatnya prasarana dan sarana peternakan, kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner.

1 Strategi dan Arah Kebijakan SKPD Strategi

Strategi adalah cara dan teknik mencapai tujuan yang akan digunakan sebagai acuan dalam penetapan kebijakan, program dan kegiatan. Strategi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu adalah sebagai berikut: 1. Pengembangan sentra-sentra perbibitan Pengembangan kawasan pefbibitan (Village Breeding Centerf\fBC dan Village Poultry FarmingNPF) sebagai upaya mengoptimalkan sumberdaya pembangunan di pedesaan. 2. Penyediaan bibit yang berkualitas. 3. Penyediaan dan Pengembangan pakan yang berkualitas. Pengembangan pakan ternak diarahkan untuk menyediakan pakan temak yang cukup dan berkelanjutan sepanjang musim yang bersumber daya lokal dan memanfaatah limbah pertanian serta mengoptimalkan UPTD Hijauan Makanan Temak. Selain itu juga dengan melaksanakan kegiatan Sistem Integrasl antara Temak dan Tanaman. 4. Optimalisasi/pelestarian Sumber daya Genetik Hewani (SDGH) lokal Provinsi Bengkulu. 5. Pengendalian Penyakjt Hewan Menular Strategis (PHMS) dan Penyakit Zoonosis. Diarahkan pada upaya pencegahan dan pemberantasan Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) dan Penyakit Zoonosis serta pelayanan kesehatan temak melalui Pusat Kesehatan Hewan (PUSKESWAN) di wilayah padat ternak. 6. Peningkatnn Kesohnlon Mnsyamkat Vctorinor Peningkatan penyediaan dac:g yang ASUIH bagi masyarakat yang dilakukan melalui perbaikan sistem pemotonga'' temak, melengkapi sarana dan prasararta pendukung Rumah Potong Hewan dan per "ckatan teknologi pasca panen. 7. Perbaikan sistem administras re s/a "an di bidang peternakan.

'if >i*3- !(a

8. Pendayagunaan peran dan fungsi kelembagaan serta SDM peternakan dali pengambi! kebijakan dan keputusan.

9. Peningkatan nilai tambah dan daya saing produk peternakan Peningkatan nilai tambah dan daya saing produk peternakan melalui penumbuhan agroindustri perdesaaan dengan menumbuhkan iklim industri yang kondusif, modal dukungan infrastruktur, penerapan teknologi, peningkatan SDM serta fasilitasi pcmasaran produk.

10. Fasilitasi modal usaha bag! peternak. 11.Penguatan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) di bidang peternakan. 12. Pengoptimalan pemanfaatan limbah-limbah peternakan. 13. Pengembangan Infrastruktur Peternakan.
p

engembangan prasarana dan sarana mendukung usaha peternakan dimaksudkan

untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat seperti PUSKESWAN, RPH ULIB, Embung, sumur resapan, peralatan pengolah pakan serta sarana lain yang diperlukan.

B. Arah Kebijakan Kebijakan adalah arah/tindakan yang diambil oleh Pemerintah Pusat/Daerah untuk mencapai tujuan. Beberapa kebijakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sengkulu untuk mencapai tujuan dalam periode Tahun 2010 - 2015 adalah sebagai berikut : = a "tan dan pengembangan sistem pembibitan ternak melalui VBC dan VPF. -e"c.;am .v 'ayah sumbei bibit dan kelembagaa.i usaha perbibitan. - -e-cega-an pemotongan sapi belina produktif. -e~.. ec sa- sarana dan prasarana serta optimalisasi IB dan INKA. : -e- -;=*37 ap '<as; teknologi tepat guna. -a~_ na=- da- oe^gawasan serta pemanfaatan pakan lokal dan limbah pertanian. 7a a = be Daya Genetik Hewani (SDGH) lokal Provinsi Bengkulu. -s Kffidfasi ja j' ernak di Provinsi Bengkulu. _ecawasan serta pelayanan. kesehatan hewan dan kesehatan
3V S!

re-ngkatan kualitas RPH dan RPUSK. ;*r T ar^nan j*u keamanan pangan. ... 3*i'iflar tcmi StraS Keputusan dan Sura! Edaran yang tolah diterbitkan. "Rffip
luiiw^M p in hi i partisipatif

dan Bottom Un Ptnnninn

15. Law Enforcomnnt. 16. Penlngkatan kuaiitas SDM dan kelembagaan peternakan. 17. Penerapan sistem jaminan mutu produk hasil olahan peternakan. 18. Mendorong tumbuhnya industri hilir melalui OVOP (One Villiage One Product). 19. Peningkatan peluang investasi di bidang peternakan. 20. Peningkatan akses sumber-sumber permodalan/pembiayaan. Peningkatan fasilitasi permodalan diarahkan dalam rangka peningkatan kemampuan produksi dan produktivitas peternak melalui akses perbankan dan mengoptimalkan skim kredit perbankan (KKPE, KUPS dan KUR) 21. Peningkatan keamanan dan kenyamanan usaha di bidang peternakan. 22. Penerapan usaha peternakan yang ramah lingkungan. 23. Pembinaan dan pengembangan UPJANAK (Usaha Pelayanan Jasa Alsin Peternakan).

Adapun visi, misi, tujuan, sasaran, strategi dan kebijakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu dapat dilihat pada lampirnn 1 dan tujuan dan sasaran jangka menengah pelayanan SKPD dapat dilihat pada lampiran 2 dan lampiran 3.

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, IND1KATOR K1NERJA KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN 1ND1KATIF

A. Program
Program merupakan instrumen kebijakan yang berisi kegiatan-kegiatan untuk mencapai sasaran dan tujuan. Program disusun dalam kerangka strategis nasional dan merupakan salah satu elemen dalam pencapaian rencana pembangunan nasionai. Program harus dapat menggambarkari kontribusi dari pelaksanaan pemerintahan dalam rangka mencapai sasaran pembangunan nasional. MISI Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu akan direalisasikan melalui program - program : 1. Program APBD a. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. b. Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur. c. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Pencapaian Kinerja dan keuangan. d. Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak. e. Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan. f. Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternakan.
t

2. Program APBN a. Poncapatan Swasombada Daging Sapl dan I 'eningkatan Penyediaan Pangnn Hewanl yang Asuh, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).

b. Peningkatan nilai tambah, daya saing, industri hilir, pemasaran dsn ekspor hasil pertanian. c. Penyediaan dan Pengembangan Prasarana dan Sarana Pertanian.

B. Kegiatan
Kegiatan merupakan sekumpulan tindakan pengerahan sumberdaya yang ditujukan untuk mencapai sasaran program. Kegiatan - kegiatan pada Dinas Peternakan dan Kosohatnn Hewan Provinsi Pongkulu mengacu parin komodilns unggulan yang telah ditetapkan melalui SK Gubernur Bengkulu Nomor : T.178.XXXV Tahun 2008 Tanggal 1 Juli 2008 tentang Penetapan Sapi Potong dan Sapi Perah Sebagai Komoditas unggulan Di Provinai Bengkulu. Selain 2 (dua) komoditas unggulan tersebut juga akan dikembangkan kambing dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan. Uraian kegiatan dari masing- masing program di atas adalah sebagai berikut: