You are on page 1of 10

KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA

Kewajiban Suami Terhadap Isteri


Memberi makan Memberi sandang Nafkah Tidak boleh memukul wajah kekerasan Fisik Tidak menjelek-jelekkan kekerasan psikhis Tidak berpisah rumah/mengusir isteri dari rumah jika nusyuz Jangan memukuli

Hadis Iyas
Rasul membolehkan sebagai dispensasi para suami memukuli isteri jika isteri nusyuz Para wanita mendatangi Rasulullah dan mengadu Suami yang memukul bukan suami yang baik

Asbab Nuzul An-Nisa: 34


Berkenaan dengan kasus seorang yang memukul isterinya karena berlaku nusyuz, kemudian dia mengadu kepada Rasulullah.[7] Selanjutnya Rasulullah menetapkan hukuman qishas atas suami tersebut, maka turunlah ayat 114 surat Thaha sebagai teguran kepada Rasulullah karena keputusan yang tidak pas. Maka turunlah ayat an-Nisa ayat 34 ini.

NUSYUZ
Nusyuz secara bahasa: durhaka Nusyuz adalah sikap merasa senangnya salah seorang suami atau isteri untuk dapat saling meninggalkan.[4] Abu Mansur al-Lugawi menyatakan bahwa nusyuz ini bisa dilakukan suami maupun isteri.

Artinya : Nusyuz adalah kebencian anatara kedua pasangan suami istri .

Pemukulan terhadap Isteri


Dharban bermakna memukul, membuat perumpamaan Ibnu Qutaibah mengartikan Kami menidurkan mereka. Karena jika anda memaknai ayat ini secara harfiah, maka anda tidak akan dapat memahaminya.[20] Bahasa Arab dewasa ini juga bisa diartikan sebagai bertindak tegas bukan memukul secara lahir.

Kewajiban Isteri
Taat pada suami untuk menjaga kehormatan dirinya Setia kepada suami Hubungan intim antara isteri dan suami, hajat keduanyan sama-sama terpenuhi ,keduanya mempunyai hak yang sama untuk memperoleh kenikmatan tidak boleh ada kekerasan seksual

Prinsip Kesejahteraan dalam hadis


Dalam rumah tangga, tidak boleh ada: Penelantaran ekonomi ; tidak diberi nafkah Kekerasan Fisik; dipukul Kekerasan psikhis; dijelek-jelekan Kekerasan Seksual ; Hubungan Suami Isteri kurang memuaskan dan pemerkosaan

Intervensi Kesos berdasar Hadis:


Level Individu (mikro): menerima pengaduan, menasehati (konseling), misal: Rasul menerima pengaduan dan memberi nasehat kepada dua pihak (suami & isteri), Rasul sbg mediator (hakam), Perceraian. Level Kelompok (Mezzo): berkelompok menuntut keadilan, Para sahabat laki-laki dan Perempuan , secara berombongan saling berhadapan menuntut keadilan (aksi sosial)

Level Komunitas (Mezzo): Penyuluhan/kampanye untuk mengubah cara pandang, misal: anjuran rasul tentang relasi suami dan isteri Negara Tidak ada UU/kebijakan Rasul ttg hukuman (qishas, denda), suami/isteri yg melakukan KDRT, kecuali yang termasuk pidana seperti membunuh,