You are on page 1of 5

EVALUASI KEGIATAN PENYULUHAN HALUSINASI

Pada hari Rabu tanggal 06 november 2013 telah dilakukan penyuluhan tentang halusinasi. Penyuluhan ini dilakukan di Poliklinik Rawat jalan Rumah Sakit r. !rnaldi "ahar Palembang jam 0#.30$0%.30 yang dihadiri oleh 30 orang peserta. Peserta terdiri dari pasien dan keluarga yang mengantar untuk berobat. Penyuluhan dilakukan dengan menggunakan media lea&let. 'egiatan dimulai dengan mempersiapkan duduk dengan nyaman( kemudian membagikan lea&let. )raian kegiatan yang dilakukan adalah sebagai berikut* 1. +oderator ,-lan -l -min. menyebutkan salam( memperkenalkan dirinya dan anggota yang lain( menyebutkan mengatakan pada peserta asal institusi( tujuan penyuluhan dan bila ada pertanyaan setelah penyuluhan

mendengarkan penjelasan maka silahkan angkat tangan dan bertanya langsung kepada penyuluh. Setelah memperkenalkan diri moderator mempersilahkan presentator menjelaskan materi penyuluhan. Presentator dilakukan oleh saudari Sellyavanny /" dan Serli 0opianti. +enjawab pertanyaan dari peserta dilakukan oleh Serli 0opianti . okumentasi dilakukan oleh 'etut !di Saputra memakai kamera. +embagikan lea&let dan mengedarkan da&tar hadir dilakukan oleh 1eni Pramudita dan !ka -rio Pranata. 2. Presentator menayakan kembali apa yang diketahui peserta penyuluhan tentang halusinasi dan apakah peserta penyuluhan pernah mengalami halusinasi. +ayoritas peserta menjawab tahu apa itu halusinasi. 3. Presentator Sellyavanny /" lalu menjelaskan tentang pengertian halusinasi( penyebab halusinasi( dan jenis$jenis halusinasi( kemudian dilanjutkan oleh presentator Serli 0opianti menjelaskan tanda dan gejala halusinasi( 2ara mengontrol halusinasi( tindakan yang dapat dilakukan bila terdapat anggota keluarga yang mengalami halusinasi dan menjelaskan tentang obat$obat yang perlu diminum serta 2ara pemakaian obat untuk pasien halusinasi dengan menggunakan lea&let. 3. Setelah selesai penjelasan moderator menanyakan apakah ada pertanyaan -da 3 peserta yang bertanya. )raian pertanyaan* • 4olong jelaskan kembali apa itu halusinasi5

&aktor genetis yaitu keturunan 2.1alusinasi adalah persepsi pan2a indera yang terjadi tanpa adanya rangsangan dari luar pada reseptor$reseptor pan2aindera(dengan kata lain halusinasi adalah persepsi tanpa adanya objek yang bisa ditangkap oleh pan2a indera. .&aktor psikologis yaitu &a2tor stress missal orang tersebut banyak masalah dan dia memendam masalah tersebut(dia merasakan kesepian( hingga akhirnya dia depresi dan mengalami halusinasi 6.  -pa yang dimaksud halusinasi sinestetik5 1alusinasi sinestetik yaitu halusinasi yang ditandai dengan merasakan &ungsi tubuh seperti merasakan darah mengalir melalui vena atau arteri( dan merasakan makanan di2erna. 3. "ila ada silahkan bertanya kembali( ternyata tidak ada agi yang ingin bertanya. /ang seharusnya pada orang normal &ungsi tubuh tersebut tidak dapat dirasakan tapi pada orang yang mengidap halusinasi tersebut mereka solah$olah merasakan &ungsi tubuh tersebut. 1ambatan yang didapat tidak ada sebab peserta sudah terkumpul banyak( alat penyuluhan yaitu lea&let sudah dibagikan sejak awal. Peserta menjawab sudan jelas dan moderator menutup a2ara dan mengu2apkan terima kasih kepada peserta. 'emudian moderator menanyakan kembali apakah peserta sudah jelas. 'emudian moderator menanyakan apakah masih ada pertanyaan.  4olong jelaskan kembali penyebab dari halusinasi5 Penyebab dari halusinasi yaitu * 1.&aktor persara&an yaitu terjadinya penurunan &ungsi sara& yang mana &ungsi sara& itu sendiri adalah mengontrol semua aktivitas organ ditubuh kita maka bila terjadi penurunan &ungsi sara& missal penurunan &ungsi sara& penglihatan maka bisa saja terjadi halusinasi penglihatan yaitu melihat sesuatu yang wujudnya tidak ada. +aksudnya yaitu missal seseorang berpresepsi seolah$olah dia mendengar suara$suara bisikan atau melihat sesuatu yang wujudnya tidak ada atau hanya perasaan orang itu saja.maka hal itu dapat memi2u tekanan batin atau depresi yang dapat menyebabkan terjadinya halusinasi 3.&aktor sosiokultural yaitu &a2tor dari lingkungan masyarakat misalnya dia merasa kesepian dan tidak memiliki teman dilingkungan tempat tinggalnya.

FOTO DOKUMENTASI PENYULUHAN POLIKLINIK JIWA TANGGAL 06 NOVEMBER 2013 .