You are on page 1of 40

MANAJEMEN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL FISIOLOGIS DI BPS NOOR ISTIATI, AM.

KEB DESA KLUMPIT KABUPATEN KUDUS TAHUN 2013

Laporan Praktek Klinik Kebidanan I Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Praktek Semester III

Oleh : EDY AYU DEWI PURNAMA NIM : 11.054

AKADEMI KEBIDANAN PEMERINTAH KABUPATEN KUDUS 2013

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan kasus yang berjudul Manajemen Kebidanan Pada Ibu hamil fisiologis Di BPS Noor Istiati, Am. Keb sebagai salah satu tugas dalam pelaksanaan praktek klinik kebidanan I semester III. Dalam penyusuna laporan kasus ini penulis mendapat banyak bantuan dan bimbingan drai berbagai pihak dan dari daftar pustaka sehingga laporan kasus ini dapat terselesaikan tepat pada waktunya. Pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan ucapan terimakasih kepada : 1. H. Trisno Suwandi, S.Pd ,MM selaku Direktur Akademi Kebidanan Pemkab Kudus yang telah memberikan ijin praktek lapangan di BPS Noor Istiati, AM. Keb kepada penulis sehingga terselesainya laporan kasus ini. 2. Hj. Noor Istiati, AM.. Keb selaku pembimbing lahan yang telah memberikan ijin dan member bimbingan kepada penulis sehingga terselesainya laporan kasus ini. 3. Jamilah, SST selaku pembimbing akademi yang telah memberikan bimbingan teknik dan lapangan kepada penulis. 4. Kholisatul Hikmah, SSiT selaku pembimbing akademi yang telah memberikan bimbingan teknik dan lapangan kepada penulis. 5. Bapak, Ibu keluarga tercinta yang telah memberikan dukungan kepada penilis. 6. Bapak Ibu dosen serta Staff Akademi Keebidanan Pemkab Kudus. 7. Seluruh anggota keluarga besar AKBID PEMKAB KUDUS.

8. Teman-teman tersayang angkatan 2011 dan semua pihak yang terkait dalam penulisan laporan kasus ini. Karena keterbatasan kemampuan, pengetahuan dan pengalaman penulis maka penyusunan laporan kasus ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat penulis harapakan. Semoga laporan praktek klinik kebidanan ini dapat bermanfaat bagi dunia kesehatan pada umumnya dan dunia kebidanan pada khususnya.

Kudus,

2013

Penulis

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL HALAMAN PENGESAHAN .. KATA PENGANTAR .. DAFTAR ISI . BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Tujuan Penulisan . C. Ruang Lingkup D. Metodologi dan Teknik Penulisan .. E. Sistematika Penulisan . BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... A. Pengertian ... B. Proses Kehamilan C. Diagnosa Kehamilan ... D. Tahapan Kehamilan E. Perubahan Fisiologi Pada Saat Kehamilan . F. Perubahan Psikologi G. Kunjungan Antenatal ..

H. Informasi yang Diberikan Pada Ibu Hamil . I. Adaptasi Fisik dan Psikologi yang Spesifik Pada Ibu Hamil J. Konseling Ibu Hamil ... K. Komplikasi Kehamilan ... BAB III BAB IV BAB V TINJAUAN KASUS . PEMBAHASAN ... PENUTUP A. Kesimpulan . B. Saran ...

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG Kehamilan merupakan proses yang fisiologis dan alamiah. Masa kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lajirnya janin. Lamanya hamil normal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari) dihitung dari hari pertama haid terakhir.(Sarwono P, 2003). Namun tidak semua kehamilan berjalan normal. Ada juga kehamilan yang bermasalah dengan penyulit dan berakhir dengan kematian baik ibu maupun bayi. Berdasarkan pola piker dan pendekatan paradigm sehat maka upaya penyelamatan ibu dan bayi harus dilaksanakan pencegahan komplikasi persalinan secara aktif dengan melalui pemeliharaan ibu hamil sejak awal pertama kehamilan. Pengetahuan masyarakat Indonesia tentang kehamilan normal sampai saat ini masih kurang dan keadaan ini memaksa kita untuk berusaha memperbaiki keadaan ini dan mencegah komplikasi selama kehamilan. Peran bidan antara lain sebagai pendidik yaitu memberikan pendidikan atau pengetahuan tentang kehamilan salah satunya adalah pentingnya ANC yang teratur. Melalui ANC yang berkualitas diharapkan dapat menurunkan resiko terjadinya komplikasi selama kehamilan. Berdasarkan gambaran diatas, asuhan antenatal sangat penting dalam upaya penurunan angka kematian ibu. Yakni, melakuakn pencegahan dengan menemukan factor resiko tinggi ibu hamil melalui pemeriksaan kehamilan secara berkala sesuai dengan program KIA untuk menjamin kualitas atau mutu pelayanan KIE (Komunikasi, informasi, edukasi) merupakan

bagian terpenting yang secara efektif dapat membantu ibu hamil dalam memecahkan masalah tertentu pada multigravida dengan kurangnya pengetahuan tentang kehamilan normal. Kunjungan antenatal sebaiknya dilakukan paling sedikit 4 kali selama kehamilan yaitu 1x pada trimester pertama, 1x pada trimester kedua, 2x pada trimester ketiga. Dalam pelayanan antenatal terdapat standar minimal 7T yaitu (timbang) berat badan, ukur (tekanan darah), ukur (tinggi fundus uteri), pemberian imunisasi (tetanus toxoid), TT lengkap, pemberian (tablet zat besi) minimal 90 tablet selama kehamilannya, tes terhadap penyakit menular sexual, temu wicara dalam rangka persiapan rujukan.

B. Tujuan Penulisan 1. Tujuan Umum Tujuan umum pembuatan studi kasus ini adalah agar penulis dapat mengaplikasikan teori dan ketrampilan asuhan kebidanan yang telah didapat selama masa perkuliahan dan di lahan praktek dalam asuhan kebidanan secara nyata dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan. 2. Tujuan Khusus Setelah melaksanakan praktek PKK I mahasiswa mampu : a. Melaksanakan pengkajian atau identifikasi data baik data subyektif, obyektif, maupun penunjang guna menegakkan kasus ibu hamil fisiologis b. Mampu menginterpretasikan data pada ibu hamil fisiologis. c. Mampu melakukan identivikasi diagnose potensial pada ibu hamil fisiologis. d. Mampu melakukan tindakan antisipasi pada ibu hamil fisiologis jika diperlukan. e. Mampu mengintervensi atau merencanakan tindakan pada ibu hamil fisiologis.

f. Mampu melakukan tindakan sesuai rencana pada ibu hamil fisiologis. g. Mampu melaksanakan evaluasi atau penjelasan terhadap tindakan yang telah dilakuakn. h. Mampu menganalisa kesenjangan antara teori dan praktek dalam pelaksanaan asuhan kebidanan pada ibu hamil fisiologis.

C. Ruang Lingkup 1. Tempat Tempat pengambilan kasus ini adalah di BPS Ny. Noor Istiati, AM. Keb. 2. Waktu Pelaksanaan asuhan kebidanan dalam kurun waktu 1 hari tanggal 22 Desember 2012. 3. Sasaran Ny. N umur 18 tahunG1P0A0 dan keluarganya. 4. Materi Landasan teori yang termuat disini adalah ibu hamil fisiologis dan manajemen kebidanan secara Hellen Varney.

D. Metodologi dan Teknik Penulisan Dalam penulisan laporan kasus ini, penulis menggunakan metode penulisan secara deskriptif dengan pendekatan studi kaus melalui teknik sebagai berikut : 1. Anamnesa/wawancara Yaitu pengumpulan data dengan cara Tanya jawab secara langsung pada keluarga pasien.

2. Studi Pustaka Mempelajari buku-buku yang berkaitan dengan judul laporan yaitu ibu hamil fisiologis. 3. Observasi Melakukan pengamatan dalam melakukan asuhan kebidanan secara langsung kepada pasien. 4. Dokumentasi Teknik pengumpulan data dengan cara mempelajari sehingga dapat dijadikan pendukung selama menganalisa data.

E. Sistematika Penulisan Laporan ini disusun secar sistematis yang terdiri dari V bab yaitu : BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Tujuan Penulisan C. Ruang Lingkup D. Metodologi dan Teknik Penulisan E. BAB II Sistematika penulisan

TINJAUAN PUSTAKA A. Pengertian B. Proses Kehamilan C. Diagnosa Kehamilan D. Tahapan Kehamilan

E. F.

Perubahan Fisiologi Pada Saat Kehamilan Perubahan Psikologi

G. Kunjungan Antenatal H. Informasi yang Diberikan Pada Ibu Hamil I. J. Adaptasi Fisik dan Psikologi yang Spesifik Pada Ibu Hamil Konseling Ibu Hamil

K. Komplikasi Kehamilan BAB III BAB IV BAB V TINJAUAN KASUS PEMBAHASAN PENUTUP A. Kesimpulan B. Saran

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

A. Definisi Kehamilan adalah suatu masa yang dimulai dari konsepsi sampai janin lahir,lamanya 280 hari (40 minggu) terhitung dari hari pertama haid terakhir (Hanifa,2007 : 125). Kehamilan adalah pertemuan dan persenyawaan antara sel telur (ovum) dan soerma (spermatozoa). Masa kehamilan dari konsepsi sampai kelahiran janin dimana masa kehamilan selama 40 minggu. (sarwono prawirohardjo,1998 : 125). Kehamilan merupakan mata rantai yang berkesinambungan yang terjadi dari ovulasi,migrasi,spermatozoa dan ovum, konsepsi dan pertumbuhan zigot,nidasi pada uterus,pembentukan plasenta serta tumbuh kembang hasil konsepsi sampai aterm. (manuaba.I , 1998 : 95) Kehamilan adalah suatu keadaan dimana dalam rahim seorang wanita terdapat hasil konsepsi (pertemuan ovum dan spermatozoa). (Rustam Mochtar, 1998 ).

B. Proses kehamilan Pada perempuan setiap bulan terjadi pelepasan sel telur yang telah matang dan siap dibuahi dari indung telur (ovarium) ke saluran tuba falloppi yang disebut ovulasi. Pada saat terjadi ovulasi, jika melakukan hubungan seksual maka sel sperma akan masuk kerahim dan bertemu sel telur dituba falloppi dan terjadilah pembuahan. Walaupun

jumlah sel sperma yang dikeluarkan saat berhubungan seksual berjuta-juta, namun yang membuahi sel telur hanya satu. Pertumbuhan yang dihasilkan zigot atau bakal janin yang akan menuju rahim untuk melakukan implantasi di rahim. Zigot kemudian mengalami serangkaian pembelahan sel berkembang menjadi embrio. Selanjutnya embrio akan berkembang sehingga terbentuk organ-organ yang sempurna. Pada usia kehamilan 16-17 minggu terbentuk jantung dan pembuluh darah, pada umur kehamilan 20 minggu terbentuk plasenta atau ari-ari yang berfungsi untuk member nutrisi pada janin.

C. Diagnosa kehamilan Masa kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin. Lamanya hamil normal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari) dihitung dari hari pertama haid terakhir. Tanda dan gejala kehamilan : a. Tanda-tanda dugaan hamil 1) Amenore (tidak mendapat haid ) Seorang wanita harus mengetahui HPHT agar dapat ditentukan HPL. 2) Mual,muntah (Nausea dan Vamiling) Biasa terjadi pada bulan-bulan pertama kehamilan sampai akhir trimester pertama dengan sering terjadi pada pagi hari (morning sickness). Apabila mual muntah terlalu sering disebut hiperemesis. 3) Mengidam (ingin makan khusus) 4) Tidak tahan bau-bauan

5) Pingsan 6) Lelah (fatique) 7) Perubahan pada payudara Payudara membesar,tegang dan sedikit nyeri karena pengaruh hormone esterogen dan progesterone yang merangsang duktus dan alveoli di payudara. Kelenjar Montgomery terlihat lebih membesar. 8) Tidak ada selera makan 9) Miksi (sering kencing) 10) Konstipasi Disebabkan tonus otot-otot menurun, akibat pengaruh hormone steroid. 11) Pigmentasi kulit Terjadi pada minggu ke 12 keatas karena pengaruh hormon kortikosteroid plasenta yang merangsang melanofor dan kulit. Dijumpai pada muka (pipi,hidung.dahi) yang disebut cloasma gravidarum,areola mammae,leher dan perut. 12) Epulis Adalah hipertrophi pada vavila ginggivae (gusi) yang sering terjadi pada trimeater 1. 13) Penekanan vena-vena (varises)kaki,betis vulva. b. Tanda tidak pasti hamil 1. Perut membesar. 2. Uterus membesar,terjadi perubahan dalam bentuk besar dan konsistensi dari rahim.

3. Tanda hegar (perlunakan pada serviks). Adalah hipertrophi isthmus pada trimester pertama yang membuat ithmus menjadi panjang dan lebih lunak. 4. Tanda Chadwick (vagina dan vulva kebiruan). Adalah uterus,serviks dan ithmus melunak secara progresif dan serviks menjadi kebiruan karena adanya peningkatan aliran darah uterus dan limfe yang terjadi pada minggu-minggu awal kehamilan. 5. Tanda piscacenel (piscasek/penonjolan/pembesaran pada uterus). Adalah pembesaran uteruske salah satu jurusan hingga menonjol jelas ke jurusan pembesaran tersebut. 6. Braxton hick (kontraksi kecil uterus bila dirangsang). Bila uterus dirangsang mudah berkontraksi, tanda Braxton hick khas untuk uterus dalam masa hamil, tetapi pada mioma uteri tanda Braxton hick tidak ditemukan. 7. Teraba balotement. 8. Reaksi kehamilan positif. c. Tanda pasti kehamilan. a. Gerakan janin yang dapat dilihat atau diraba,juga bagian-bagian janin. b. DJJ. 1. Didengar stethoscope monoral leaneck 2. Dicatat dan didengar dengan dopler. 3. Dicatat dengan foto elektrokardiogram. c. Terlihat tulang-tulang janin dalam foto rontgen

d. Dengan menggunakan alat canggih USG, kehamilan pasti sudah dapat ditetapkan pada umur yang relative muda. e. Dengan metode konvensional , kepastian hamil bila teraba bagian janin terdengar DJJ teraba gerak janin. f. Pemeriksaan rontgen (sudah ditinggalkan karena berbahaya bayi janin). Terdapat gambaran kerangka janin. (manuaba,1999 :81 ).

D. Tahapan kehamilan Kehamilan dibagi menjadi 3 trimester, yaitu : 1. Trimester I : usia kehamilan 0-12 minggu 2. Trimester II : usia kehamilan 13-28 minggu 3. Trimester III : usia kehamilan 29-42 minggu

E. Perubahan Fisiologi Pada Saat Kehamilan 1) Perubahan pada system reproduksi a. Uterus 1. Ukuran rahim membesar 2. Berat dari 30 gram menjadi 1000 gram pada akhir kehamilan 3. Bentuk dan konsistensi lebih panjang dan lunak 4. Terjadi vaskularisasi b. Vagina Vagina dan vulva mengalami peningkatan pembuluh darah karena pengaruh esterogen sehingga tampak merah dan kebiruan.

c. Ovarium Ovarium berhenti, masih terdapat korpus luteum gravidarum sampai terbentuknya plasenta yang mengambil pengeluaran esterogen dan progesterone. d. Payudara Sebagai persiapan menyusui perkembangan payudara dipengaruhi oleh estrogen dan progesterone dan somatotropine. 2) Perubahan pada organ dan system lainnya a. Sirkulasi darah ibu 1. Meningkatnya kebutuhan sirkulasi untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan janin. 2. Hubungan langsung antara arteri dan vena pada retno plasenter. 3. Pengaruh peningkatan hormone estrogen dan progesterone. 4. Volume darah semakin meningkat dan jumlah serum lebih dari pertumbuhan sel sehingga terjadi hemodilusi. 5. Mengalami anemia fisiologi akibat dari hemodilusi. b. Sistem pencernaan Pengaruh esterogen yang meningkat, pengeluaran asam lambung menyebabkan hipersalivasi, morning sicknes, emisis gravidarum, terasa panas di lambung akibat pengaruh progesterone menimbulkan gerakan usus semakin lambat sehingga terjadi konstipasi. c. Sistem respirasi Terjadi desakan diafragma karena dorongan atau pembesaran rahim dan akibat dari kebutuhan oksigen yang meningkat, ibu hamil akan bernapas lebih dalam.

d. Perubahan pada kulit Terjadi cloasma gravidarum, strie livida, strie alba, strie nigra, pigmentasi pada mammae atau papilla mammae. e. Perubahan metabolism Metabolisme basal naik 15-20%. Keseimbangan asam basa menurun akibat hemodilusi darah dan kebutuhan mineral untuk janin. f. Kebutuhan nutrisi meningkat 1. Protein 2. Kalori : gram/kg/hari : di dapat dari karbohidrat, lemak dan protein.

g. Pertambahan berat badan ibu hamil normal antara 6,5-12,5 kg selama hamil atau kg per minggu.

F. Perubahan Psikologi 1) Perubahan psikologi trimester I Segera setelah konsepsi kadar hormone esterogen dan progesterone kehamilan akan meningkat dan ini akan menyebabkan timbulnya mual dan muntah pada pagi hari, lemah, lelah, dan menyebabkan membesarnya payudara. Ibu merasa tidak sehat dan sering kali membenci kehamilannya. Banyak ibu yang merasakan kekecewaan, penolakan, kecemasan, dan kesedihan. Sering kali biasanya pada awal kehamilan ibu berharap untuk tidak hamil. Pada trimester pertama seorang ibu akan selalu mencari tanda-tanda untuk lebih meyakinkan bahwa dirinya benar-benar hamil. Setiap perubahan yang terjadi pada tubuhnya akan selalu diperhatikan dengan seksama, karena perutnya masih kecil,

kehamilan merupakan rahasia seorang ibu yang mungkin diberitahukannya pada orang lain atau dirahasiakannya sendiri. (PusDikNaKes, 2003) 2) Perubahan psikologi trimester II Trimester ke dua biasanya adalah saat ibu merasa sehat. Tubuh ibu sudah terbiasa dengan kadar hormone yang lebih tinggi dan rasa tidak nyaman karena hamil sudah berkurang. Perut ibu belum terlalu besar sehingga belum dirasakan sebagai beban. Ibu sudah meneriam kehamilannya dan mulai dapat menggunakan energy dan pikiranyya menjadi lebih konstruktif. Pada trimester ini pula ibu dapat merasakan gerakan bayinya dan ibu mulai merasakan kehadiran bayinya sebagai seseorang diluar dari dirinya sendiri. Banyak ibu yang merasa terlepas dari rasa kecemasan, rasa tidak nyaman seperti yang dirasakan pada trimester pertama dan merasakan meningkatnya libido. 3) Perubahan psikologi trimester III Trimester ke tiga sering kali disebut periode menunggu dan waspada sebab pada saat itu ibu merasa tidak sabar menunggu kelahiran bayinya. Seorang ibu mungkin mulai merasakan takut akan rasa sakir dan bahaya fisik yang timbul pada waktu melahirkan. Rasa tidak nyaman akibat kehamilan timbul kembali pada trimester ke tiga dan banyak ibu yang merasa dirinya aneh dan jelek. Disamping itu ibu mulai merasa sedih karena akan berpisah dengan bayinya dan kehilangan pertahatian khusus yang diterima selama hamil. Pada trimester inilah ibu memerlukan dukungan dari suami, keluarga, dan bidan.

G. Kunjungan Antenatal Standar pelayanan antenatal ada 14T yaitu : a. Tanya dan sapa ibu b. Timbang BB dan ukur TB c. Ukur tekanan darah d. Temukan kelainan e. Tekan payudara f. Ukur TFU g. Test Leopold dan DJJ h. Test laboratorium i. Imunisasi TT j. Pemberian tablet Fe k. Tingkatkan senam hamil l. Tingkatkan pengetahuan m. Temu wicara Setiap wanita memiliki kemungkinan terjadi resiko komplikasi yang membahayakan kesehatan ibu dan janin. Maka setiap wanita hamil memerlukan minimal 4 x kunjungan antenatal : 1. Pemeriksaan pertama kali yang ideal adalah sedini mungkin ketika haidnya terlambat 1 bulan. 2. Priksa ulang 1 x sebulan pada trimester pertama (kehamilan 3 bulan). 3. Periksa ulang 2 x sebulan pada trimester ke dua (kehamilan 6 bulan).

4. Periksa ulang setiap minggu sesudah kehamilan 6 bulan sampai 9 bulan. (Mochtar, 1998 : 48) H. Informasi Yang Diberikan Pada Ibu Hamil a. Pada kunjungan trimester pertama 1. Mendetekdi masalah dan penanganannya 2. Mendorong perilaku sehat 3. Meningkatkan personal hygene 4. Memenuhi kebutuhan gizi 5. Pencegahan tetanus neoneturum b. Kunjungan ulang ke 2 Sama seperti di atas ditambah kewaspadaan mengenai preeklamsi, pantau tekanan darah, pemerikssaan protein urine. c. Kunjungan trimester ke 3 Sama seperti kunjungan pertama dank e dua ditambah dengan deteksi dini pada bayi yang abnormal dan mendeteksi apakah ada tanda bahaya kehamilan. Memberikan asuhan tentang persiapan persalinan, dan mendokumentasikan setiap kunjungan. Ketidaknyamanan pada trimester III : 1) Sakit badan, seperti sakit punggung, perut, dan dada 2) Tanda pengencangan di perut, dada, paha dan panggul 3) Penggelapan kulit sekitar putting 4) Garis pada kulit mulai pusar ke pinggang 5) Noda gelap di kulit, bias di pipi, dahi, hidung, atau bibir atas, noda sama sering di kedua sisi muka, hal ini disebut hiperpigmentasi kehamilan.

I. Adaptasi Fisik dan Psikologi yang Spesifik pada Ibu Hamil 1) Perubahan psikososial trimester I a. Penerimaan keluarga terhadap kehamilan ibu b. Bagaimana perubahan kehidupan sehari-hari c. Bagaimana reaksi keluarga terhadap perubahan tersebut d. Bagaimana cara keluarga memberikan dorongan kepada ibu hamil e. Siapa yang bertanggungjawab terhadap bayi. Hal yang perlu diperhatikan pada masa ini : A. Mual muntah B. Pengaruh obat terhadap janin C. Perubahan body image D. Kebutuhan nutrisi 2) Hal yang harus diperhatikan pada trimester II a. Peningkatan BB b. Rasa ketidaknyamanan c. Aktivitas sexual. 3) Trimester III a. Persiapan untuk melahirkan b. Persiapan emnyusui c. Rencana perawatan bayi d. Komplikasi yang mungkin timbul (Syahlan, 1992 : 60-62)

J. Konseling Yang Diberikan a. Gizi Peningkatan konsumsi makanan hingga 300 kalori per hari, mengkonsumsi makanan yang mengandung protein, zat besi, minum cukup cairan. b. Perubahan fisiologi Tambah berat badan, perubahan pada payudara, varises, mual selam trimester pertama. c. Tanda-tanda bahaya pada ibu hamil 1. Perdarahan pervaginam 2. Sakit kepala yang hebat 3. Gangguan penglihatan 4. Pembengkakan pada ekstremitas 5. Nyeri abdomen 6. Janin tidak bergerak atau berkurang gerakannya. d. Memberikan tablet Fe sebanyak 90 tablet selama hamil e. Memberikan imunisasi TT f. Gerak badan : dianjurkan untuk berjalan-jalan di pagi hari dalam udara yang masih segar atau bias dengan berdiri, jongkok, dan melatih pernapasan agar sirkulasi darah lancer, pencernaan lebih baik, tidur lebih nyenyak. g. Kerja a. Boleh bekerja seperti biasa b. Cukup istirahat dan makan teratur c. Pemeriksaan hamil yang teratur

h. Pakaian a. Pakaian harus longgar, bersih, dan tidak ada ikatan yang ketat pada perut b. Pakai BH yang menyokong payudara c. Tidak memakai sepatu hak tinggi i. Sexual Pada kehamilan muda hubungan sexual sedapat mungkin dihindari bias terdapat riwayat keguguran. Pada kehamilan tua sekitar 14 hari menjelang persalinan hubungan sexual sedapat mungkin dihindari. j. Perawatan payudara Perawatan payudara pada ibu hamil sangat penting kerena merupakan sumber makanan utama pada bayi, karena itu jauh sebelumnya sudah harus di rawat. Gunakan BH yang menyokong payudara dan sesuai dengan pembesaran payudara.

K. Komplikasi Kehamilan 1. Perdarahan pervaginam a. Abortus b. Mola hidatidosa 2. Hiperemesis gravidarum 3. Nyeri perut bagian bawah Kehamilan ektopik terganggu (KET) 4. Perdarahan pervaginam a. Plasenta previa b. Solution plasenta

5. Sakit kepala yang hebat 6. Penglihatan kabur 7. Bengkak di wajah dan tangan a. Pre eklamsi b. Eklamsi 8. Ketuban pecah dini (KPD) 9. Gerakan janin berkurang atau tidak terasa 10. Nyeri perut hebat Rupture uteri imminen.

BAB III TINJAUAN KASUS

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL FISIOLOGIS PADA Ny.N UMUR 18 TAHUN GIPOAO HAMIL 36 MINGGU 4 HARI DI BPS NOOR ISTIATI, DESA KLUMPIT, KUDUS

I.

PENGKAJIAN Hari/Tanggal Jam Tempat Sumber data : Sabtu, 22 Desember 2012 : 16.00 WIB : Kamar 1 di BPS Noor Istiati,Am.Keb : Data Primer : Autoanamnesa Alloanamnesis : informasi dari pasien : informasi dari suami pasien Data Sekunder A. DATA SUBYEKTIF 1. Identitas Pasien Nama Umur Suku/bangsa Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat : Ny. N : 18 tahun : Jawa/Indonesia : Islam : SMP : Swasta : Getassrabi Lor Nama suami : Tn. A Umur : 20 tahun : Buku KIA

Suku bangsa : Jawa/Indonesia Agama Pendidikan Pekarjaan : Islam : SMA : Swasta

2. Keluhan utama Ibu mengatakan merasakan nyeri pada punggung sejak 2 hari yang lalu dan ingin memeriksakan kehamilannya 3. Riwayat Perkawinan Usia Nikah Lama Nikah Menikah 4. Riwayat kesehatan 1) Riwayat kesehatan yang lalu Ibu mengatakan tidak pernah menderita penyakit menular seperti TBC Ibu mengatakan tidak pernah menderita penyakit keturunan seperti asma, DM, dll Ibu mengatakan tidak pernah menderita penyakit hipertensi, penyakit jantung. 2) Riwayat kesehatan sekarang Ibu mengatakan tidak sedang menderita penyakit menular seperti TBC Ibu mengatakan tidak sedang menderita penyakit keturunan seperti asma, DM, dll Ibu mengatakan tidak sedang menderita penyakit jantung, hipertensi 3) Riwayat kesehatan keluarga Ibu mengatakan dari pihak keluarga ibu maupun suami tidak ada yang menderita penyakit menular seperti TBC Ibu mengatakan dari pihak keluarga ibu maupun suami tidak ada yang menderita penyakit keturunan seperti asma, DM, dll Ibu mengatakan dari pihak keluarga ibu maupun suami tidak ada yang mempunyai riwayat hamil kembar. 5. Riwayat Obstetri a. Riwayat haid Haid Pertama Banyaknya Siklus Keluhan Jenis dan warna : ibu mengatakan mens pertama umur 12 tahun : ibu mengatakan banyaknya 2-3 x ganti pembalut/hari : ibu mengatakan siklus menstruasi 30 hari : ibu mengatakan tidak ada keluhan : ibu mengatakan encer dan berwarna merah kecoklatan : Ibu mengatakan 17 tahun : Ibu mengatakan 1 tahun : Ibu mengatakan 1 kali dengan suami sekarang

Lamanya HPHT

: ibu mengatakan 5-6 hari : ibu mengatakan 10-04-2012

b. Riwayat kehamilan, persalinan, dan nifas yang lalu Tidak ada karena ibu seorang primigravida c. Riwayat Kehamilan Sekarang Kehamilan yang keberapa : Ibu mengatakan ini adalah kehamilan pertama dan tidak pernah keguguran Direncanakan/tidak : Ibu mengatakan direncanakan

Usia Kehamilan menurut ibu : Ibu mengatakan 9 bulan HPL : 17 Januari 2013 ( sumber data sekunder dari buku KIA) Riwayat ANC : ANC 5x di Bidan TM I : 2x pada umur kehamilan 6 minggu dan 12 minggu TM II : 2x pada umur kehamilan 16 minggu, umur kehamilan 20 minggu TM III : 1x pada usia kehamilan 34 minggu Imunisasi TT : TT 2 x ( TT 1 pada UK 16 minggu, TT II pada UK 20 minggu) Keluhan Selama Kehamilan : TM I : Mual, muntah dipagi hari TM II : Tidak ada TM III : Sering kencing dan nyeri punggung Penggunaan obat-obatan Rencana persalinan d. Riwayat Keluarga Berencana : Antasid 3x1, kalk dan Fe 1x1 : Bidan

Ibu mengatakan belum pernah mengikuti program keluarga berencana dan berencana akan mengikuti program KB suntik 3 bulanan. 6. Pola Kebiasaan Sehari-hari Pola Nutrisi Sebelum Hamil Makan sehari: 2-3 kali, porsi sedang Jenis: nasi, sayursayuran dan daging/ikan Makanan pantang: tidak ada Pola minum sehari: 5-8 gelas Masalah: tidak ada Selama Hamil Makan sehari: 2-3 kali, porsi sedang Jenis: nasi, sayursayuran dan daging/ikan Makanan pantang: tidak ada Pola minum sehari: 5-8 gelas Masalah: tidak ada Keluhan

Eliminasi

BAB 1x sehari, konsistensi lunak, warna kuning

BAB 1x sehari, konsistensi lunak, warna kuning -

kecoklatan, bau khas kecoklatan, bau khas BAK 4x sehari Tidak ada keluhan Istirahat Tidur siang 2 jam, tidur malam 8 jam perhari Aktivitas Mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti : menyapu, memasak, dll Mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti : menyapu, memasak, dll Namun sedikit dikurangi BAK 7x sehari Tidak ada keluhan Tidur 6-7 jam sehari

Personal Hygene

Mandi 2 kali/hari, gosok gigi 2 kali/hari, ganti pakaian dalam 2 kali/hari, ganti pakaian 1 kali/hari Keramas 3x seminggu Tidak ada keluhan

Mandi 3 kali/hari, gosok gigi 2 kali/hari, ganti pakaian dalam 2-3 kali/hari, ganti pakaian 1 kali/hari Keramas : 3x seminggu Tidak ada keluhan 1x seminggu -

Seksual

Tidak teratur 2 x seminggu

7. Data Psiko Sosial Kultural Spiritual Ibu mengatakan kehamilan ini sangat diharapkan oleh keluarga dan suami Ibu mengatakan hubungan ibu dengan keluarga dan lingkungan baik Ibu mengatakan tidak ada kendala dalam mengerjakan menjalankan ibadah sholat 5 waktu Ibu mengatakan tidak menganut adat istiadat yang bertentangan dengan kesehatan Ibu mengatakan pemecahan masalah dipecahkan secara bersama-sama Ibu mengatakan pengambilan keputusan dalam keluarga diambil bersama-sama 8. Data Pengetahuan Klien Atas Kondisi yang Dialami Ibu mengatakan tidak mengetahui penyebab keluhan yang dirasakan 9. Data Lingkungan yang Berpengaruh Ibu mengatakan tinggal di dataran rendah Ibu mengatakan tinggal bersama mertua di rumah mertua Ibu mengatakan tidak memiliki hewan peliharaan dirumah

B. DATA OBYEKTIF 1. Pemeriksaan umum KU : Baik

Kesadaran : Composmentis

BB LILA TD N S RR

: 51 kg : 24cm : 110/70 mmHg : 80 kali/meni : 36,8C : 20 kali/menit

2. Status Present a. Inspeksi Kepala : bentuk mesochepal, kulit kepala bersih tidak berketombe, rambut mudah rontok Muka Mata Hidung Mulut Telinga Leher : bentuk oval, tidak oedema dan pucat, cloasma gravidarum (-) : simetris, konjungtiva anemis (-), sclera tidak ikterik : bersih, serumen (-) : bersih, tidak ada caries : bersih, tidak ada serumen : tidak ada pembesaran kelenjar tiroid, limfe ataupun vena jugularis Aksila Payudara : tidak ada benjolan : simetris, puting susu menonjol, hiperpigmentasi areola, colostrum (-) Perut : striae gravidarum ada, linea ligra ada, pembesaran perut sesuai umur kehamilan. Genetalia Anus Ekstremitas : oedema (-), varices (-), terdapat jahitan perineum : Haemorroid (-) : atas : tidak ada oedema maupun varices bawah : oedema (+), varices (-)

3. Palpasi Payudara Leopold I : tidak ada benjolan, kolostrum (-) : TFU : Setinggi px, Pada bagian fundus teraba bagian lunak, tidak

melenting, bulat. Kesimpulan : bokong. TFU = 32 cm

Leopold II

: Pada perut ibu bagian kiri teraba keras, rata, dan memanjang dan pada perut ibu bagian kanan teraba bagian kecil-kecil. Kesimpulan : punggung kiri (PUKI)

Leopold III

: Bagian terendah janin teraba bulat, keras, dan tidak melenting. Kesimpulan : Kepala

Leopold IV

: Posisi tangan pemeriksa menyatu (konvergen). Kesimpulan : kepala belum masuk panggul

TBJ 4. Auskultasi DJJ DJJ (+)

: (32-12) X 155 = 3100 gram

: Frekuensi teratur 120x/mnt, terdengar jelas di 1/3 atas pusat sampai SIAS

kiri dengan menggunakan lenec. 5. Perkusi Tidak dilakukan 6. Pemeriksaan Panggul Luar Tidak dilakukan 7. Pemeriksaan penunjang Urine reduksi (-)

II.

INTERPRETASI DATA a. Diagnosa Ny. N umur 18 tahun GIP0A0 usia kehamilan 36 minggu 4 hari janin tunggal hidup intra uterine, letak memanjang, presentasi kepala, puki, kepala belum masuk PAP dengan kehamilan normal Dasar : Data subyektif Ibu mengatakan ini kehamilan pertama Ibu mengatakan berusia 18 tahun Ibu mengatakan HPHT 10 04 2012 Data obyektif KU : Baik

Kesadaran BB LILA TD N S RR

: Composmentis : 51 kg : 24cm

: 110/70 mmHg : 80 kali/meni : 36,8C : 20 kali/menit : TFU : setinggi px, Pada bagian fundus teraba bagian lunak, tidak

Leopold I

melenting, bulat. Kesimpulan : bokong. TFU : 32 cm Leopold II : Pada perut ibu bagian kiri teraba keras, rata, dan memanjang dan pada perut ibu bagian kanan teraba bagian kecil-kecil. Kesimpulan : punggung kiri (PUKI) Leopold III : Bagian terendah janin teraba bulat, keras, dan tidak melenting. Kesimpulan : Kepala Leopold IV : Posisi tangan pemeriksa menyatu (konvergen). Kesimpulan : kepala belum masuk panggul TBJ DJJ (+) : (32-12) X 155 = 3100 gram : Frekuensi teratur 120x/mnt, terdengar jelas di 1/3 atas pusat sampai SIAS

kiri dengan menggunakan lenec. b. Masalah Tidak ada c. Kebutuhan Tidak ada

III.

DIAGNOSA POTENSIAL Dari data dan pemeriksaan diatas tidak ada yang mengarah pada potensial suatu masalah.

IV.

ANTISIPASI TINDAKAN SEGERA Karena tidak ada potensial masalah maka tidak diperlukan antisipasi terhadap masalah.

V.

PERENCANAAN Tanggal/pukul : 22 Desember 2012/16.13 WIB 1. 2. 3. 4. Berikan penjelasan pada ibu tentang hasil pemeriksaan Anjurkan ibu untuk istirahat cukup Beri KIE tentang tanda tanda bahaya pada ibu hamil Berikan KIE pada ibu tentang cara mengatasi nyeri pinggang pada usia kehamilan sekarang 5. 6. 7. 8. 9. Berikan KIE pada ibu tentang persiapan persalinan Berikan KIE pada ibu tentang tanda tanda persalinan Anjurkan ibu untuk mengurangi aktifitas yang terlalu berat Berikan tablet Fe dan vitamin serta cara meminumnya Anjurkan ibu periksa ulang 2 minggu lagi dan apabila ada kelulahan

10. Dokumentasikan hasil tindakan di buku KIA ibu

VI.

PELAKSANAAN Tanggal : 22 Desember 2012 1. Menjelaskan hasil pemeriksaan kepada ibu. (16.15 WIB)_______________________ a. Keadaan ibu baik.___________________________________________________ b. Keadaan janin baik dan sehat.__________________________________________ c. Usia kehamilan 36 minggu.__________________________________________ 2. 3. Menganjurkan ibu untuk istirahat cukup agar peredaran darah lancar . (16.17 WIB)__ Memberikan penjelasan kepada ibu tentang tanda tanda bahaya pada ibu hamil yaitu: (16.17 WIB)______________________________________________________ Nyeri hebat pada perut___________________________________________________ Perdarahan dari jalan lahir________________________________________________ Ketuban pecah dini_____________________________________________________ Nyeri kepala hebat disertai pandangan kabur dan nyeri ulu hati___________________ Bengkak pada kaki dan muka_____________________________________________ Berkurang atau tidak ada sama sekali gerakan janin yaitub kurang dari 10x per 12 jam

4.

Menganjurkan ibu untuk segera menghububgi bidan apabila mengalami satu atau lebih tanda bahaya pada kehamilan. (16.19 WIB)_____________________________

5.

Memberikan KIE pada ibu tentang cara mengatasi nyeri pada pinggang: (16.20 WIB) a. Berolahraga, misalnya senam hamil_____________________________________ b. Saat berdiri usahakan tubuh berada pada posisi normal yaitu tegak lurus dengan bahu ditarik kebelakang.______________________________________________ c. Saat tidur miring kiri dan letakkan bantal diantara dua lutut__________________ d. Saat duduk punggung selalu lurus dan tidak di bungkukan___________________ e. Saat mengambil sesuatu dilantai usahakan untuk berjongkok secara perlahan-lahan dengan punggung dalam keadaan lurus______________________________

6.

Memberikan KIE kepada ibu tentang persapan persalinan, yaitu : (16.23 WIB) ______ a. Membuat rencana persalinan___________________________________________ b. Membuat rencana pengambilan keputusan, jika terjadi kegawatdaruatan, bila mana mengambil keputusan utama tidak ada.___________________________________ c. Mempersiapakan sistem transportasi jika terjadi kegawatdaruratan.____________ d. Membuat rencana menabung___________________________________________ e. Mempersiapkan keperluan persalinan.___________________________________

7.

Menganjurkan ibu untuk mengurangi pekerjaan yang terlalu berat agar ibu tidak capek. (16.25 WIB)_____________________________________________________ Memberikan KIE pada ibu tentang tanda tanda persalinan. (16.25 WIB)__________ a. His yang teratur dan makin sering timbul disertai nyeri mulai dari pinggang menjalar keperut, nyeri ini apabila dibawa jaln akan lebih sering timbul__________________ b. Keluarnya lender berdarah dari kemaluan_________________________________ c. Keluarnya cairan banyak dari kemaluan__________________________________

8.

9.

Membeikan tablet Fe ( solvitron ) X 1x1 diminum 1 kali pada malam hari sebelum tidur, diminum dengan air putih atau bias dengan air jeruk. Jangan diminum dengan air the atau kopi, karena dapat menghambat penyerapan Fe.(16.27 WIB)___________

10. Menganjurkan ibu periksa ulang 2 minggu lagi atau apabila ada keluhan. (16.27 WIB) 11. Mendokumentasikan hasil tindakan di buku KIA ibu. (16.28 WIB)_______________

VII.

EVALUASI Tanggal : 22 Desember 2012 Pukul : 16.30 WIB

1. Ibu mengetahui keadaan kehamilannya dan janinnya bahwa semua dalam keadaan baik. 2. Ibu mengetahui tanda bahaya kehamilan dan mampu menyebutkan kembali. 3. Ibu mengetahui cara mengatasi nyeri pinggang dan mampu menyebutkan kembali. 4. Ibu mengerti mengenai persiapan persalinan dan tanda-tanda persalinan ditandai dengan ibu mampu menyebutkan kembali poin-poin yang dijelaskan. 5. Ibu bersedia untuk beristirahat cukup dan tidak beraktivitas yang berat. 6. Ibu bersedia untuk minum obat sesuai anjuran. 7. Ibu bersedia untuk control 2 minggu lagi. 8. Hasil tindakan sudah di tulis di buku KIA ibu.

TTD

Edy Ayu Dewi Purnama

BAB V PEMBAHASAN

1. Langkah I : Pengkajian Telah dilakukan pengkajian sesuai teori secara berurutan dan sistematis sehingga dapat menentukan diagnose kebidanan, di lahan karena keterbatasan waktu dan tenaga, pengkajian secara mendalam dan sistematis jarang dilakukan. 2. Langkah II : Interpretasi Data Dari data yang telah dikaji maka penulis menentukan diagnose yang tepat terhadap Ny. N sesuai dengan kondisi yang ditemukan, yaitu Ny. N umur 18 tahun G1P0A0 usia kehamilan 36 minggu 4 hari, janin tunggal hidup intra uterine, letak memanjang, puki, presentasi kepala, kepala belum masuk PAP, dengan riwayat kehamilan normal. 3. Langkah III : Diagnosa Potensial

Karena By. Ny. N adalah neonatus fisiologis sehingga tidak muncul diagnosa potensial. 4. Langkah IV : Antisipasi Masalah Segera

Karena tidak ada diagnose potensial maka tidak diperlukan antisipasi masalah. 5. Langkah V : Intervensi Sebelum melaksanakan tindakan, telah direncanakan tindakan apa saja yang akan dilakukan sesuai protap dan kewenangan yang diberikan, sehingga dapat mengukur tingkat keberhasilan dengan melihat kesenjangan antara perencanaan dan pelaksanaan yang telah dilakuakn sehingga dapat sebagai bahan evaluasi dan introspeksi. Di lahan lebih sering

langsung ke arah pelaksanaa tanpa terlalu memperhatikan sistematika, tapi lebih kea rah efisiensi waktu, namun pelaksanaan tepat sesuai dengan kondisi pasien. 6. Langkah VI : Implementasi

Walaupun telah direncanakan secara teoritis namun dalam pelaksanaan menyesuaikan dengan kondisi sarana dan prasarana yang tersedia di lahan tanpa mengurangi kualitas dari hasil. 7. Langkah VII : Evaluasi

Telah dilakuakn evaluasi sesuai dengan temuan yang ada.

BAB V PENUTUP

A. KESIMPULAN Setelah melakukan pengkajian asuhan kebidanan pada Ny. N, hamil fisiologis di BPS Ny. Noor Istiati, Am. Keb, penulis dapat mengambil kesimpulan : 1. Dengan menggunakan manajemen Hellen varney dapat meningkatkan kemampuan bidan dalam memberikan asuhan tepat, cermat, dan menyeluruh. 2. Dalam melakukan pengkajian diperlukan adanya ketelitian, kepekaan, dan peranan bagi ibu hamil sehingga diperoleh data yang menunjang untuk mengangkat diagnose kebidanan. 3. Dalam analisa data dan mengangkat diagnose kebidanan pada dasarnya mengacu pada tinjauan pustaka dan adanya perubahan serta keseimbangan dengan tinjauan pustaka tergantung pada kondisi ibu hamil. 4. Pada dasarnya perencanaan yang ada pada tinjauan pustaka tidak semuanya dapat direncanakan pada tinjauan kasus nyata, karena dalam menangani masalah pasien disesuaikan dengan kebutuhan pasien sehingga masalah yang ada pada tinjauan pustaka tidak semuanya diaplikasikan kepada semua pasien. 5. Setelah penulis mengadakan evaluasi pada Ny. N dengan kehamilan fisiologis maka masalah yang dihadapi Ny. N dapat diatasi.

B. SARAN 1. Bagi akademi Lebih meng up to date skill yang akan diajarkan dan selalu mengikuti perkembangan ilmu kebidanan terkini sehingga mampu meningkatkan profesionalitas kinerja mahasiswa Akbid nantinya setelah terjun di masyarakat. 2. Bagi lahan praktek Diharapkan bimbingan dan asuhan yang diberikan lebih sesuai dengan standar kebidanan yang telah diberikan untuk menghasilkan asuhan kebidanan yang tepat, bermutu dan memuaskan klien. 3. Bagi mahasiswa a. Diharapkan selalu memaksimalkan diri dalam mengaplikasikan ilmu yang di dapat di bangku perkuliahan selama praktek di lapangan. b. Diharapkan dari praktek di lahan, mahasiswa dapat tambahan ilmu, ketrampilan, serta pengalamam yang maksimal sesuai dengan target ketrampilan yang harus di kuasai.

DAFTAR PUSTAKA

Mochtar, Rustam, Sinopsis Obstetri, Jilid I, EGC, Jakarta, 1998. Prawirohardjo Sarwono, Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal, Yayasan Bina Pustaka, 2002. Prof. Dr. Sarwono Prawirohardjo, Ilmu Kadungan, EGC, Jakarta, 1998. Hanifa Winkjosastro, Ilmu Kebidanan, Edisi 3, Cetakan 3, Yayasan Bina Pustaka, Sarwono Prawirohardjo, Jakarta, 2002.