You are on page 1of 5

JURNAL KERJA PRAKTIK MINGGU KE-1 

Hari pertama ( Selasa, 2 juli 2013) Hari pertama masuk Kerja Praktik dalam kelompok mengurusi suatu administrasi ke

bagian Humas Indonesia Power UBP Suralaya untuk registrasi pembuatan suatu tanda pengenal masing-masing orang. Setelah semua beres kemudian memeriksa suatu standar keamanan seperti penggunaan sepatu safety dan penggunaan helm selama masuk di kawasan industri supaya untuk mengurangi resiko kecelakaan selama menjalankan Kerja Praktek.

Pada hari ini saya beserta kelompok mendapatkan beberapa kegiatan yaitu diantaranya sebagai berikut :

1. Pengarahan K3 Dalam pelaksanaan selama Kerja Praktik di kawasan industri Indonesia Power UBP Suralaya setiap mahasiswa di himbau untuk menaati semua aturan yang berlaku. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat merugikan diri sendiri dan juga orang lain. Contoh alat pengaman diri seperti sepatu safety dan juga helm. Indonesia Power UBP Suralaya ini salah satu perusahaan yang sangat mengutamakan serta memperhatikan keselamatan dan perlindungan terhadap para pekerjanya. Karena hal ini lah yang dapat memenunjang suatu perusahaan akan maju. Indonesia Power UBP Suralaya adalah salah satu perusahaan yang memiliki suatu sistem proteksi terbaik di Indonesia. Dan pada perusahaan ini juga menjadikan suatu perusahaan pembangkit listrik terbesar di Asia Tenggara. Banyak perusahaan-perusahaan lain yang ingin menimba ilmu atau mempelajari suatu sistem proteksi yang terdapat pada Indonesia Power UBP Suralaya ini. 2. Ruang Kontrol (Control Room) Dalam pelaksanaan didalam ruang kontrol ini, diperkenalkan suatu kontrol setiap sistem pada pembangkit maupun seluruh sistem pada skema pembangkit. Perlu diketahui sebelumnya Indonesia Power UBP Suralaya ini terdapat 7 unit pembangkit dengan rincian, unit 1-4 menghasilkan daya masing-masing unit adalah 400 MW dan 5-7 menghasilkan daya masing-masing unit 600 MW. Dan ruang kontrol yang saya beserta kelompok kunjungi yaitu ruang kontrol unit 1 – 4. Pada unit 1 dan 2 sudah dilakukan pembaruan teknologi pada pulvuireizernya sehingga pengisian bahan bakar

Pada bagian ini dijelaskan sedikit tentang perusahaan Indonesia Power UBP Suralaya. o Tahap III Membangun tiga unit yaitu 5. Sehingga pada unit 1 dan 2 ini bisa menghasilkan masing-masing daya mencapai 425 MW.batubara pada unit 1 dan 2 bergerak lebih dinamis. yaitu unit 1 dan 2 yang masing-masing memiliki kapasitas daya sebesar 400 MW. o Tahap II Membangun dua unit PLTU yaitu unit 3 dan 4 yang masing-masing berkapasitas sebesar 400 MW. 3. Indonesia Power UBP Suralaya adalah unit pembangkit listrik terbesar di Asia Tenggara dengan total 7 unit pembangkit dan daya yang dihasilkan mencapai ± 3000 MW. Pada ruang kontrol ini berfungsi juga untuk mengetahui dan mengamati dimana suatu sistem atau bagian yang mengalami gangguan ataupun juga kerusakan semua dapat di kontrol melalui ruang kontrol ini. Pengenalan Indonesia Power UBP Suralaya. bulan April 1997 untuk unit 6 dan bulan Oktober 1997 untuk unit 7 . Jadi ruang kontrol ini perannya cukup vital. Dimana pembangunannya dimulai pada bulan Mei 1980 sampai dengan bulan Juni 1985 dan telah beroperasi sejak tahun 1984. Dan sudah beroperasi sejak 6 Februari 1989 untuk unit 3 dan 6 Nopember 1989 untuk unit 4. 6 dan 7 masing-masing berkapasitas 600 MW. tepatnya pada tanggal 4 April 1984 untuk unit 1 dan 26 Maret 1985 untuk unit 2. PLTU suralaya dibangun melalui tiga tahap : o Tahap I Membangun dua unit PLTU. Sehingga jika terjadi suatu gangguan pada bagian tertentu operator akan memberitahu kepada orang yang berada dilapangan pada bagian yang mengalami gangguan tersebut. Dimana pembangunannya dimulai sejak bulan Juni 1985 dan berakhir sampai dengan bulan Desember 1989. Pembangunannya sejak Januari 1993 dan telah beroperasi bulan Oktober 1996 untuk 5.

Yang ketiga kemudian menjelaskan mengenai boiler. Hari Kedua (Rabu. Dan kemudian dijelaskan siklus secara keseluruhan mengenai PLTU Suralaya ini. turbin. 03 Juli 2013) Pada hari kedua ini kegiatannya sudah langsung diturunkan kebagian objek yang akan kita ambil yaitu dibagian mesin. Bagian yang akan saya dan kelompok ambil untuk fokus kerja prakteknya hanya pada bagian mesin di unit pembangkit saja. Selanjutnya akan diteruskan ke economizer untuk dinaikkan temperaturnya dan selanjutnya menuju steam drum untuk dipisahkan uap dan air. Pada boiler saat melakukan start up tidak menggunakan bahan bakar batu bara melainkan menggunakan minyak. sistem kondensat. Bagian mesin disini maksudnya bagian yang terdapat pada unit pembangkit 5. dan pompa dan alat-alat bantu lainnya. Pada PLTU ini terdapat beberapa sistem. Dalam sistem terdapat suatu air pendingin untuk mendinginkan bearing tersebut. Yang pertama menjelaskan suatu skema PLTU di IP Suralaya. Kemudian yang kedua menjelaskan suatu pendinginan yang dilakukan pada bearing-bearing yang panas akibat terjadinya putaran ataupun melakukan kerja saat siklus berlangsung. yang memanfaatkan putaran turbin sebagai poros untuk memutar pompa tersebut menuju feedwater heater High Pressure. . Kemudian dipompa lagi menggunakan Boiler Feed Pump Turbine. setelah itu dipompa ke feed water heater low pressure untuk dipanaskan dan kemudian dialirkan ke deaerator untuk menghilangkan gas-gas O2 . Pada bearing-bearing terdapat pelumas untuk mempermudah bearing bekerja. Pada dasarnya prinsi kerja PLTU Suralaya unit 5-7 secara umum adalah pembakaran batubara pada boiler untuk memanaskan air dan mengubah air tersebut menjadi uap yang sangat panas yang digunakan untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan tenaga listrik dari kumparan magnet di generator. Setelah unit pembangkit berjalan barulah batubara dimasukkan untuk dijadikan sebagai bahan bakar unit pembangkit. Tujuan pendinginan bearing ini tentu untuk menghindarkan kerusakan atau gangguan pada alat misalnya turbin dan pompa. diantaranya sistem air penambah. boiler. Pada bagian ini masing-mentor mentor menjelaskan semua skema sistem dalam unit pembangkit. Jika mengalami gangguan tentu akan berpengaruh terhadap efisiensi kerja alat tersebut yang akan menurun. Misalnya kondenser. Proses berawal dari air yang dipompa ke kondensor ke polisher untuk diproses agar korosi dan pengendapan hilang. Pada unit pembangkit 5 sampai dengan 7 ini menghasilkan daya masing-masing sebesar 600 MW. Air pendingin berasal dari air laut yang kemudian dialirkan masuk kedalam heat exchanger dan kemudian terjadinya perpindahan panas antara air pendingin yang berasal dari laut dengan fluida yang panas tersebut. 6 dan 7. sistem air umpan serta sistem uap. Biasanya bearing-bearing itu terdapat pada alat seperti contoh turbin dan pompa.

Panas yang digunakan yaitu berasal dari sisa uap yang berasal dari turbin. Control Valve dan komponen pembantu lainnya. Menjelaskan fungsi masing-masing komponen. Mulai dari turbin untuk mengubah energi uap menjadi energi mekanik. Ternyata keadaan di lapangan tidak terlihat begitu sederhana seperti pada gambar skema yang hari sebelumnya telah dijelaskan. langsung diperkenalkan kepada para sub-mentor yang bersangkutan dalam bidang pompa dan komponen pembantu lainnya seperti halnya heater. dari re-Heater ini Superheated steam akan dikembalikan untuk memutar Intermediate Pressure Turbine dan Low Pressure Turbine. Dan ada juga pemanas air (economizer. Setelah selesai dari lokal. 6. Secondary Super Heater dan membentuk Super Heated Steam yang akan digunakan untuk memutar High Pressure Turbine sehingga tekanan dan temperaturnya akan turun.setelah itu superheated steam yang ada akan melalui First Super Heater. dan 7. Uap kering yang berasal dari boiler yang memutar turbin. 04 Juli 2013) Pada pelaksanaan Kerja Praktik kali ini saya beserta kelompok langsung turun ke lokal atau ke unit pembangkit 5 sampai 7 langsung. Ketika terjun langsung dalam unit pembangkitnya diperkenalkan masing-masing alat (sistem) dalam unit pembangkit tersebut yang sesungguhnya. energi mekanis akan diubah menjadi energi listrik sebesar 600 MW setiap unit 5. kondensor. High Pressure heater. pompa serta alat pembantu seperti Low Pressure Heater. Economizer. High pressure Heater dan Low Pressure Heater) sebelum masuk ke boiler supaya memudahkan kinerja boiler untuk memanaskan air untuk menjadi uap. Dan kemudian kegiatan selanjutnya mecari suatu referensi mengenai objek (sistem) di perpustakaan. boiler. Seperti mengenal langsung komponen utama yaitu turbin. Didalam turbin ini akan terjadi konversi energi thermal dari steam menjadi energi mekanis berotasi yang menyebabkan rotor turbin berputar. . Kemudian kondensor untuk mengkondensasikan uap hasil sisa dari turbin yang kemudian didinginkan dengan air pendingin dari laut dan uap berubah fasa menjadi air kondensat yang akan kembali lagi dijadikan air umpan untuk masuk boiler. Mereka memberi masukan yang bermanfaat dalam bidang mereka masing-masing. Jika seperti itu superheated steam perlu pemanasan ulang yang terjadi di re-Heater. Perputaran rotor ini yang akan menggerakkan generator dan akhirnya oleh generator. Deaerator.  Hari Ketiga (Kamis. Selanjutnya ada deaerator yang fungsinya untuk memisahkan atau menghilangkan kadar oksigen dan kandungan lainnya pada air umpan yang bisa membuat pipa-pipa dalam boiler korosi. Kemudian ada Boiler yaitu berfungsi memanaskan air umpan yang kemudian berubah menjadi uap kering.

Dan acara ini juga bertepatan dengan menjelangnya Bulan Ramadhan. High Pressure Heater dan Deaerator. 05 Juli 2013) Pada pelaksanaan Kerja Praktik kali ini melaksanakan kegiatan rutin di Indonesia Power Suralaya yaitu senam pagi. Fungsinya untuk memudahkan kinerja boiler agar tidak memanaskan air dengan temperatur yang masih sangat rendah. . Pada deaerator terjadi perpindahan panas secara kontak langsung yaitu antara air umpan dengan uap ekstrasi yang berasal dari Intermediate Pressure Turbine. Hari Keempat (Jumat. Dan setelahnya ada acara CSR (Corporate Social Responsibility) kepada masyarakat sekitar perusahaan dengan memberikan santunan oleh Direktur Utama dan General Manager. Fungsi dari LP/Heater sama yaitu untuk memanaskan air umpan sebelum masuk boiler hanya saja perbedaan pada tingkat pemanasannya saja. Hanya saja pada hari ini mencari referensi di perpustakaan unit 5-7. Mendapatkan sebuah operasi manual dari pemanas awal yaitu Low Pressure Heater. Jika pada LP heater keluaran air temperaturnya tidak terbilang tinggi dan pada HP heater keluaran air temperaturnya cukup besar. Kemudian setelah itu tidak ada kegiatan untuk turun ke lapangan. Kemudian ada deaerator yaitu fungsinya untuk menghilangkan suatu kadar oksigen dan kadar lainnya dalam air sehingga kemungkinan terjadinya korosi dapat dikurangi.