You are on page 1of 3

Delphi coding tips - Boolean expressions

Kategori Delphi | 1,536 views | 9 Comments

Dalam penulisan script program, mungkin kita biasa melihat dan selalu mengikuti petunjuk/manual-nya. Hal itu tentu tidak salah, karena dengan begitu program yang kita tulis akan mudah terbaca, baik oleh diri sendiri maupun orang lain. Tetapi ada hal-hal yang mungkin tidak dijelaskan dalam manual atau referensinya, dan biasanya hal ini didapat dengan belajar dari orang yang telah lama berkecimpung dalam pemrograman. Berikut ada beberapa tips yang berhubungan dengan penulisan ekspresi boolean ( dalam pemrograman Delphi/pascal yang bersumber dari !ascal "e#sletter.

ips !ertama $oba perhatikan contoh penulisan baris program berikut. %ika b adalah &ariabel bertipe boolean, maka '
if a = x then b := True else b := False;

!enulisan kode diatas sudah biasa kita lihat dan bisa dipahami bah#a jika a bernilai ( maka b nilanya benar dan jika sebaliknya, maka b bernilai salah. !enulisan kode diatas sebenarnya bisa diringkas menjadi sebuah baris kode yang lebih pendek dan ringkas, yaitu '
b := a = x;

!enjelasan ' )arena a*( merupakan ekspresi perbandingan, dan selalu menghasilkan nilai benar atau salah, maka hasilnya dapat kita letakkan di &ariabel b. +ehingga jika perbandingan a*( menghasilkan nilai benar, maka &ariabel b otomatis akan bernilai benar dan sebaliknya.

ips Ked"a Berdasarkan tips pertama diatas, maka jika kita ingin menuliskan baris program seperti berikut '
if a = x then b := False else b := True;

!enjelasan ' )ode diatas mirip dengan tips pertama. hanya saja hasilnya merupakan kebalikannya. +ebenarnya bisa juga ditulis sebagai berikut ' b := not (a = x) Tetapi sepertinya ini membuat ekspresi kelihatan lebih kompleks karena menggunakan lebih dari satu operator ( not dan * .aka sebenarnya dengan mudah bisa dituliskan dalam sebuah baris kode berikut ' b := a <> x. karena b merupakan &ariabel bertipe boolean yang hanya bernilai benar atau salah. maka nilai b*True. hanya membalik pernyataannya. !enjelasan ' statemen -if.isalnya ada baris kode berikut ' if b = False then c = '*'. .aka dapat kita tulis lebih singkat dengan kode berikut ' if b then c = '*'. +ehingga jika a tidak sama dengan (. sehingga kita tidak perlu menuliskan perbandingannya. dan juga sedikit lebih sulit dibaca. ips Keempat Tips berikut hampir sama dengan tips ketiga. . sudah menunjukkan e&aluasi jika kondisi bernilai benar.. . .isalkan ada baris program sebagai berikut ' if b = True then c = '*'. ips Ketiga Tips ini mungkin sering kita tulis dalam programming.

aka bisa ditulis dengan lebih singkat sebagai berikut ' if not b then c = '*'. Bagi yang masih a#al belajar pemrograman. tetapi jika dibiasakan lama-lama akan mudah dan lebih cepat dalam menulisnya. . /alaupun penulisan kode program diatas memberikan kelebihan dari segi kecepatan. +emoga bermanfaat. Tetapi minimal hal itu semakin memberikan pemahaman tentang ekspresi boolean. tetapi semua penulisan tersebut dari segi pemrograman tidak ada yang salah dan semua memberikan hasil yang benar. mungkin agak sulit membaca dan memahami baris kode diatas. Delphi $ompiler juga cukup pintar untuk menghasilkan kode mesin yang identik dari semua kode diatas. +elain itu. dan mungkin kebiasaan programmer pemula dan yang sudah ahli..