You are on page 1of 9

Tugas Metodelogi Penelitian

Nama NIM

: Ardila Setiawan : A22.2011.02153

FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO TAHUN AJARAN 2012/2013

komunikasi dan sarana transportasi internasional telah menghilangkan batas-batas budaya setiap bangsa. Bagian akhir di isi dengan alternatif solusi yang bisa di tawarkan (teoritis dan praktis) dan akhirnya munculah judul. MALIATUL & ERNA Y Indonesia merupakan negara majemuk yang memiliki suku bangsa. Ilmu pengetahuan. Contoh Latar Belakangnya sebagai Berikut : INTEGRATED SYSTEM OF CULTURAL EDUCATION (ISCED) INDONESIA :MENGEMBANGKAN KREATIVITAS PELAJAR BERBASIS LOCAL WISDOM DI ERA GLOBAL Naskah Karya Tulis Ini Disusun dalam Rrangka Mengikuti Lomba Karya Tulis Nasional di Universitas Muhammadiyah Makasar ADE SUYITNO. Perubahan kebudayaan yang mulai terjadi di Indonesia saat ini nampak jelas dengan adanya pergeseran budaya dari kebudayaan lokal menjadi kebudayaan luar yang lebih diminati oleh masyarakat Indonesia. Pola pikir masyarakat khususnya generasi muda dapat dengan mudah dirusak. Hal ini disebabkan karena Indonesia merupakan negara yang terdiri dari beberapa pulau besar dan ribuan pulau kecil serta didukung oleh faktor ragam suku. objek serta ruang lingkup yang akan di teliti. Krisis kebudayaan bisa . Hal tersebut merupakan salah satu dampak adanya globalisasi. data-data dan pendapat ahli berkenaan dengan pentingnya masalah dan efek negatifnya jika tidak segera di atasi dengan di dukung juga teori dan penelitian terdahulu. Semakin gencarnya ekspos dunia luar melalui media elektronik seperti televisi maupun internet menjadikan masyarakat seakan tidak peduli dengan budayanya sendiri. Pada bagian tengah unkapkan fakta. Lebih dari 20 suku terdapat di Indonesia dan lebih dari 100 kebudayaan ada di Indonesia. agama dan budaya.Kebudayaan lokal Indonesia yang sangat beranekaragam menjadi suatu kebanggaan sekaligus tantangan untuk mempertahankan serta mewariskan kepada generasi selanjutnya. teknologi. Hal ini dibuktikan dengan berkembangnya budaya pop Korea (Hallyu) dan budaya barat (westwernisasi) di negaranegara Asia Timur dan beberapa negara Asia Tenggara termasuk Indonesia. ras. Dengan model piramid terbalik buat gambaran umum tentang masalah mulai dari hal global sampai mengerucut fokus pada masalah inti.Cara membuat latar belakang masalah dengan langkah sebagai beikut : Pada bagian awal latar belakang adalah gambaran umum tentang masalah yang akan di angkat. Bangsa Indonesia dewasa ini di dalam memasuki era globalisasi menghadapi suatu masa yang kritis karena masyarakat mengalami krisis kebudayaan. masyarakat lebih cenderung melupakan kebudayaan sendiri dan beralih ke budaya luar. bahasa serta agama yang bervariasi. fenomena.

SMTA (Umum dan Kejuruan) 2. Diploma 196.244.780 orang. krisis psikologi dan berbagai jenis krisis lainnya. padahal ditangan pelajar bangsa ini kedepan akan dipimpin. Krisis multidimensional. Akibat krisis ini persoalan pun muncul di masyarakat seperti korupsi. Berdasarkan outlook Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat tahun 2010 dalam Kebijakan Nasional Pengembangan Karakter Bangsa. Kemudian berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS. yakni Dunia-Tanpa-Batas (Borderless World). Kesadaran terhadap HAM serta Kewajiban Asasi Manusia dan Masyarakat Mega Kompetisi.210 orang. yang bermuara pada krisis moral. perkelahian massa. serta ruang publik lainnya (Kementerian Pendidikan Nasional. gaya hidup instan. 2010:1). dan krisis kepercayaan diri telah membuat generasi bangsa enggan dan malu menunjukkan jatidiri sebagai bangsa Indonesia. Kelompok generasi muda tersebut dinyatakan memiliki permasalahan. melemahnya kemandirian bangsa. Degradasi moral ini akan membuat generasi muda tidak produktif dalam karya dan akan menurunkan tingkat kemandirian pelajar di masa depan. kependudukan hasil sesnsus 2010 menyatakan bahwa penduduk Indonesia berjumlah 237. Ini tandanya ada bukti lagi bahwa moral remaja masa kini memang sudah menurun. Data Badan Pusat Statistik (BPS).956 orang. Kurangnya softskill jadi salah satu penyebab utama. Contohnya: dunia narkoba dan seks bebas akhir-akhir ini memang sangat ngetren dikalangan remaja. Degradasi pada moral remaja diperlihatkan bukan hanya dalam cara berpakaian dan tawuran. kehidupan politik yang tidak produktif dan lainnya dimana menjadi pembahasan hangat di media massa.menyebabkan krisis sosial. Kemajuan Ilmu dan Teknologi. . Hal ini sangat ironi sekali mengingat generasi muda yang terdidik dan terpelajar malah menjadi beban dan berkontribusi tinggi terhadap angka pengangguran di Indonesia. 2012) memperlihatkan bahwa tingkat pengangguran terbuka berdasarkan tingkat pendidikan yang ditamatkan di Indonesia mencapai 7. bahwa masalah bangsa ini adalah bergesernya nilai etika dalam berbangsa dan bernegara. kehidupan ekonomi yang konsumtif.6 juta jiwa. Akhir bulan september 2012 dunia pendidikan kita menoreh tinta hitam karena terjadi tawuran antar pelajar di berbagai daerah di Indonesia yang menjadi pusat perhatian adalah tawuran antara SMA 6 dan SMA 70 Jakarta yang berakhir meninggalnya satu orang siswa dan pencabulan siswa di gorontalo di awal tahun 2013. dinamika tersebut mengubah tingkahlaku manusia dan juga berakibat pada kaburnya nilai-nilai kemanusiaan. Dengan didominasi jumlah dari lulusan universitas 438. Adanya kekhawatiran dari dampak globalisasi adalah pada generasi muda Indonesia karena generasi muda yang mash mencari jati diri dengan filter diri yang seadanya sangat rentan untuk terpengaruh dari budaya luar. agama dan budaya. Permasalahan yang terjadi pada generasi muda dan ditambah dampak negatif dari globalisasi ini menyebabkan persoalan budaya dan karakter bangsa. memudarnya kesadaran terhadap nilai-nilai budaya bangsa. Jumlah penduduk yang termasuk kelompok generasi muda yaitu kelompok umur 14-20 tahun menempati jumlah yang banyak yaitu 64 juta jiwa. Fenomena globalisasi mempengaruhi dinamika masyarakat.374 orang. namun masih banyak lagi. krisis ekonomi. seminar. Globalisasi membawa 4 ciri utama.873.

pada diri generasi muda harus bersemayam suatu kesadaran kultural sehingga keberlanjutan bangsa Indonesia dapat dipertahankan. Sebagai generasi yang kelak menjadi pemimpin-pemimpin bangsa.tetapi dalam proses interaksi antara pribadi dengan kebudayaan betapa pribadi merupakan individu yang kreatif bukan pasif. berbangsa. suatu realita yang tidak hanya sekedar mengembangkan intelektualitas anak-siswa dan pemuda. Oleh karena itu. Dalam konteks kebudayaan pendidikan memainkan peranan dalam agen pengajaran nilai-nilai budaya. Globalisasi merupakan entitas. dan bernegara Indonesia. Pendidikan yang berlangsung adalah suatu proses pembentukan kualitas manusia sesuai dengan kodrat budaya yang dimiliki. Kontinuitas budaya akan memungkinkan hanya jika pendidikan memelihara warisan akarakar pembentukannya dengan meneruskan kebenaran-kebenaran yang telah dihasilkan pada masa lampau kepada generasi baru. Hal ini didasari oleh asumsi bahwa generasi muda merupakan anak bangsa yang akan menjadi penerus kelangsungan kehidupan bermasyarakat. dari pemaparan diatas penulis akan mengangkat penelitian yang berkenaan dengan program pengembangan karakter pelajar melalui pendidikan kewirausahaan dan kreativitas berbasis Local Wisdom untuk memplajari. kebijakan lokal. Salah satunya lewat pendidikan kewirausahaan dan kreativitas berbasis budaya yang di sekolah di Indonesia baik di kelas dan diekstrakulikuler. Pendidikan dan kebudayaan memiliki hubungan yang sangat erat dalam arti keduanya berkenaan dengan suatu hal yang sama yaitu pengembangan nilai. Nilai-nilai kebudayaan bukanlah hanya sekedar dipindahkan dari satu bejana ke bejana yang lain yaitu kegenerasi mudanya.mengembangkan dan mempublikasikan produk kreatif pada pasar global. Kehandalan potensi pendidikan sebagai agen konstruktif perbaikan masyarakat ini menjadi suatu kenyataan. Ia dapat mengubah kebiasaan hidup seseorang bahkan tak jarang menilai agama dan pendidikan sebagai suatu yang ketinggalan zaman. Dalam penelitian ini penulis mengangkat judul “Integrated System of Cultural Education (ISCED) Indonesia : “Mengembangkan Kreativitas Pelajar Berbasis Local Wisdom di Era Global” . Pendidikan berperan menanamkan nilai-nilai budaya. Indonesia juga akan kehilangan jati dirinya sebagai bangsa multikultural. Hal ini akan berimbas kepada generasi muda yang di mana sekarang mulai menyukali budaya yang sedang tren di dunia dan mulai melupakan kebudayaan serta nilai-nilai luhur kearifan budaya lokal. namun juga masyarakat masa depan di mana mereka akan menjadi unsur utama dan bagian dari budaya. Pembentukan kesadaran kultural generasi muda antara lain dapat dilakukan dengan pengoptimalan peran dalam pelestarian seni dan budaya daerah. Globalisasi seharusnya direspons dengan mengkaji ulang format pendidikan yang sesuai dengan konteks globalisasi itu sendiri. mengembangkan suatu background dan loyatitasloyalitas cultural.Jika masalah-masalah diatas terus dibiarkan maka lambat laun Indonesia akan mengalamimiss cultural atau kepunahan budaya. Generasi muda memiliki kedudukan dan peranan penting dalam pelestarian seni dan budaya daerah. Masyarakat Indonesia akan kehilangan aset terbesar warisan alam dan nenek moyang yang dimilikinya. jika entitas tersebut dapat menjadi lifestyle dan symbol kemodernenan. nilai-nilai kebangsaan dan mengembangkan potensi.

judul artikel (harus ditulis miring). judul artikel.Buku : Penulis. nomor. volume (jika ada). Baris pertama rata kiri dan baris berikutnya menjorok ke dalam Penulisan pustaka: a. Pustaka dalam bentuk artikel dalam seminar ilmiah : . (diterjemahkan oleh : nama penerjemah). judul artikel. edisi (jika ada). edisi (jika ada).Artikel dalam prosiding seminar: Penulis. b. Pustaka dalam bentuk Buku dan Buku Terjemahan : . nama penerbit terjemahan dan kota penerbit terjemahan. edisi (jika ada).Artikel dalam Buku : Penulis artikel. nama majalah (harus ditulis miring sebagai singkatan resminya). judul buku (harus ditulis miring). judul buku terjemahan (harus ditulis miring). Antara satu pustaka dan pustaka berikutnya diberi jarak satu setengah spasi. c.Buku Terjemahan : Penulis asli. volume dan halaman. tahun. volume (jika ada). tahun. Judul prosiding Seminar (harus ditulis miring). nama editor. tahun. . nama penerbit dan kota penerbit. kota seminar. Pustaka dalam bentuk artikel dalam majalah ilmiah : Penulis.Penulisan Daftar Pustaka Daftar pustaka disusun menurut urutan abjad nama belakang penulis pertama. tahun. . nama penerbit dan kota penerbit . tahun buku terjemahan. . judul buku (harus ditulis miring) volume (jika ada). Daftar pustaka ditulis dalam spasi tunggal.

Judul prosiding Seminar (harus ditulis miring). judul skripsi.Artikel majalah ilmiah versi online Penulis. nama majalah (harus ditulis miring sebagai singkatan resminya). Pustaka dalam bentuk artikel dalam surat kabar : Penulis. judul artikel. nama laporan penelitian (harus ditulis miring). nomor.Artikel umum Penulis. judul artikel. tahun. judul laporan penelitian.Artikel lepas tidak dimuat dalam prosiding seminar: Penulis. tahun. Pustaka dalam bentuk Laporan penelitian : Peneliti. judul paten (harus ditulis miring). g. Pustaka dalam bentuk artikel dalam internet (tidak diperkenankan melakukan sitasi artikel dari internet yang tidak ada nama penulisnya) : . tanggal terbit dan halaman. diakses tanggal . Pustaka dalam bentuk Skripsi/tesis/disertasi : Penulis. tahun. . volume.Artikel majalah ilmiah versi cetakan : Penulis. f. d. nomor. paten negara. tahun. tahun. e. nama institusi. nama majalah ((harus ditulis miring sebagai singkatan resminya). tahun.. universitas. halaman dan alamat website. nama surat kabar. nama proyek penelitian. Nomor. dan kota. tahun. tahun. h. volume dan halaman. judul artikel. kota seminar. judul artikel. nama surat kabar (harus ditulis miring). . nama fakultas/ program pasca sarjana. Pustaka dalam bentuk Dokumen paten : Penemu. judul artikel. dan kota. alamat website (harus ditulis miring). Skripsi/tesis/Disertasi (harus ditulis miring). dan tanggal seminar.

.I. CATATAN : a. Gunakan istilah “anonim” untuk referensi tanpa nama penulis f. Ross ditulis : Ross. S. Edwin van de Sart ditulis: van de Sart. Nama dengan garis penghubung Nama yang lebih dari dua kata tetapi merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dirangkai dengan garis penghubung. Contoh : Mawardi A.. ditulis Ross Jr. Shepley L. Hassan El-Bayanu ditulis: El-Bayanu. Dalam daftar pustaka.D. Ross Jr. kecuali dalam ucapan terima kasih atau prakata. E. R. e. cara penulisannya menggunakan nama keluarga atau nama utama diikuti dengan koma dan singkatan nama-nama lainnya masingmasing diikuti titik. d. ditulis : Mawardi. H. Nama penulis lebih dari satu kata Jika nama penulis terdiri atas 2 nama atau lebih. William D.I. b. Contoh : Soeparna Darmawijaya ditulis : Darmawijaya. semua nama penulis harus dicantumkan tidak boleh menggunakan dkk. Penulisan gelar kesarjanaan Gelar kesarjanaan dan gelar lainnya tidak boleh dicantumkan dalam penulisan nama..……. Contoh : Ronnie McDouglas ditulis: McDouglas. c. . Nama yang diikuti dengan singkatan Nama utama atau nama keluarga yang diikuti dengan singkatan.. L. A. S. W. ditulis sebagai nama yang menyatu.

.malang. 3. (Online). Internet (forum diskusi online): Wilson. 20 November 1995 . Malang: Penerbit IKIP Malang.cc. 1979. Sumber buku bahasa indonesia Mulyasa. 4.edu . Novel Sastra Indonesia Sebelum Perang. Baradja. (http://www.atau et al. Jilid 5. Sekolah Unggulan ataukah Sekolah Pengunggulan? MajpahitPos . NETTRAIN Discussion List . & Hall.uk/survey/survey. Pengukuran Bekal Awal Belajar dan Pengembangan Tesnya.ac. 1990-1995: The Calmbefore the Storm . Summary of Citing Internet Sites.id . diakses tanggal 25 Juli 2008 ) Kumaidi. Undang-undang.ecs. Jurnal Ilmu Pendidikan . (Online).. Pengukuran Bekal Awal Belajar dan Pengembangan Tesnya. 4.id .soton. No.hermans. Keppres . Bandung : Remaja Rosda.buffalo. Sapardi Joko. diakses 22 November 1995). Jilid 5. Carr. S. 2009. Peraturan Pemerintah. diakses 12 Juni 1996). 13 Desember. Artikel dalam koran: Pitunov. B. [online]. (Online). 2002. (http://www. Internet (artikel dalam jurnal online): Kumaidi.F. diakses 20 Januari 2000) Hitchcock. (Online). 1990. Contoh Daftar Pustaka 1. D. diakses 20 Januari 2000). Jakarta: Pusat Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. W.org/agents2/ch3_1_2. Sumber internet Hermans. No. Menjadi Guru Professional. B.htm. (http://www.ac. Kapita Selecta Pengajaran Bahasa. 1998. Jurnal Ilmu Pendidikan .malang. 2000. 4 & 11. A Survey of STM Online Journals.html . Damono. L. (http://journal. 1996. Desperately Seeking: Helping Hands and Human Touch. hlm. 4.ac. 1998. 2. M. (NETTRAIN@ubvm.

Malang: PPS IKIP MALANG. 1996. PT Gramedia. Encyclopedia Britannica. USA . Kamus Inggris – Indonesia. Pengembangan Kurikulum Pelatihan Magang di STM Nasional MalangJurusan Bangunan. 1978. B. Chicago. T. 30 mins. Jakarta 5.M. Tesis. Mental disorders and their treatment. Austraalia. The New Encyclopedia Britannica. Laporan Penelitian: Kuncoro. 7. Hobart. H.Republik Indonesia. (Eds). Tasmanian Film Corporation. Ensiklopedia. Undang-Undang No. Echols. Program Studi Bangunan Gedung: Suatu Studi Berdasarkan Kebutuhan Dunia Usaha Jasa Konstruksi . Skripsi. 6. Jakarta. Tesis tidak diterbitkan. On the edge of the forest. . Lembaran Negara RI Tahun 1992. 1992. 1989. Disertasi. (Producer) 1977. 23: 956-975. 24 Tahun 1992 tentang Penataan Ruang. No. Sekretariat Negara. Kamus Stafford-Clark.. Film (Movie) Oldfield. 115. dan Shadily. D. J.