You are on page 1of 15

A.

Tujuan praktikum Adapun tujuan dalam pelaksanaan praktikum ini yaitu untuk mengetahui bentuk, warna dan lokasi organ serta hubungan dengan organ lain pada suatu sistem organ. B. Dasar teori Pada vertebrata sistem sirkulasinya tertutup. Setelah evolusi vertebrata, sistem itu banyak mengalami perubahan, yang sebagian besar ada hubungannya dengan pergantian dari insang ke paru-paru sebagai tempat pertukaran gas yang terjadi pada waktu transisi dari air ke darat, tetapi juga dengan perkembangan dari sitem peredaran tertututp tekanan tinggi yang efisien yang diperlukan untuk seekor vertebrata darat yang aktif. Pada semua vertebrata terpisah, kecuali pada beberapa ikan berkerangka tulang. Pada vebtebrata gonad tergantung pada masenteri dalam rongga tubuh, dan selama hidup tetap tetap berad ditempat itu. Perbedaan lain antara alat kelamin jantang pada vertebrata tingkat rendah dan tingkat tinggi alat kelamin betina. Pada bagian vertebrata betina, telur di salurkan dari rongga tubuh oleh sepasang oviduk (Claude, 1984). Amphibia berkembang dari ikan primitif yang mempunyai paru-paru. Larva yang hidup dalam air mengadakan pertukaran gas melaui insang, tetapi pada larva yang sudah besar, paru-paru yang mulai berfungsi, sehingga larva harus timbul ke permukaan air untuk menghirup udara. Paru-paru itu berbentuk kantung dan luas permukaan interna agak diperluas oleh lipatan seperti saccus, tetapi luas permukaan itu jauh lebih sempit dibandingkan vertebrata darat tingkat tinggi. Paru-paru dipentilisasi oleh gerakan naik turun dari dasar faring yang pertama tama menghisap udara melalui lubang hidung kedalam faring kemudian mendesaknya kedalam paru-paru. Amphibia yang hidup masa kini menambah respirasi paru-paru ini dengan pertukaran gas melalui kulitnya yang tipis dan basah ( Fried, 2006).

Alat Adapun alat yang digunakan dalam pelaksanaan praktikum ini yaitu botol pembius. Alat dan bahan a. 2007).Pada pernapasan katak pada glotis tertutup dan udara dari daur pernapasan sebelumnya. Bahan Adapun bahan yang digunakan dalam pelaksanaan praktikum ini yaitu katak sawah (rana cancarivora). b. Oviduk mempunyai sel kelenjar yang mensekresi lapisan jeli disekitar telur. Pada katak tiap oviduk merupakan suatu saluran sederhana berkelompok yang menjulur dari bagian anterior rongga tubuh ke kloaka. Pada katak udara yang dihisap dilembabkan. baki bedah (papan seksi). Dalam rongga hidung itu udara di hangatkan dan dilembabkan dan bendabenda kecil tertangkap dalam sutu lapisan lendir lalu dibawah oleh gerakan silium kedalam faring tempat benda itu di telan atau diludahkan. tetapi selain itu oviduk tidak mengalami spesialisasi (Hala.00-10. Waktu dan tempat Adapun waktu dan tempat dalam pelaksanaan praktikum antara lain Hari/tanggal: kamis. udara segar masuk melalui lubang hidung dan terkumpul di dasar faring.00 WITA : Labortorium zoologi Lantai II Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Makassar Samata-Gowa 2. .1 set alat bedah (gunting. dan bagian bawah melebar untuk penampungan telur sementara. pisau dan jarum). kapas dan kloroform. tetapi tetrapoda berdarah dingin tidak perlu mengondisikan udara serumit seperti pada burung. 21 November 2013 Pukul Tempat : 08. Metode praktikum 1. C.

menutup rapat dan membiarkan hingga katak tersebut mati. kemudian memasukkan katak dengan segera kedalam botol tersebut. Mengamati seluruh organ dan menggambar sesuai sistem organ yang disusunnya.3. b. Pengamatan Anatomi 1. e. Cara kerja Adapun cara kerja praktiku ini antara lain: a. Menganati letak semua organ dalam pada katak tersebut. Mengamati bagian luar katak: a. membasahi dengan eter/kloroform. Membiarkan kapas dalam botol dan menutup rapat karena uapnya berbahaya. . c. 2. Mematikan katak: mengambil segenggam kapas. Dengan arahan dari dosen atau asisten. 3. melakukan pembedahan dengan hati-hati diatas baki bedah. 2. 4. lalu memasukkan kedalam botol pembius. d. Mata kelopak dan selaput tidur Lubang hidung luar Membran tymphani Alat gerak depan dan belakang Permukaan kulit b. Pengamatan Morfologi 1. Pengamatan dapat melengkapi dengan pemotretan pada jarak dekat. Pengamatan: Mengeluarkan katak kemudian meletakkan diatas baki bedah.

D. Kloaka (Cloaca) . Lengan atas (Brancius) 7. Hasil pengamatan a. Alat penglihatan (Orgavium vivus) 4. Jari-jari (Digity) 6. Selaput pendengaran (Membran tymphani) 5. Selaput renang (Membran swim) 12. Hasil dan pembahasan 1. Kepala (Caput) 3. Betis (Crus) 11. Paha (Femur) 10. Bagian dorsal (bagian atas) Keterangan 1. Pengamatan Marfologi katak 1. Warna bintik (Pichi dermalis) 9. Mulut (Cavum oris) 2. Lengan bawah (Ante brancius) 8.

Paha (Crus) 7. Mulut (Cavum oris) 2.2. Selaput renang (Membran swim) . Lengan bawah (Ante brancius) 5. Lengan atas (Branchius) 4. Bagian ventral (bagian bawah) Keterangan 1. Jari-jari (Digity) 3. Perut (Abdomen) 6.

b. Serambi (Atrium) 5. Kerongkonan (Esofogus) 3. Bronkus (Bronchus) 4. Alveolus kiri 6. Laring 2. Bronkiolus (Bronciolus) 8. Sistem pernapasan Keterangan 1. Faring (Pharin) . Pengamatan anatomi katak 1. Paru-paru (Plum) 9. Alveolus kanan 7.

Pencernaan katak Keterangan 1. Ginjal (Ren) 7. Mulut (Cavum oris) 2. Kandung kemih (Vsicul seminalis) 9. Hati (Hever) 4. Pankreas 12. Empedu . Kloaka (Cloaca) 10. Ureter 11. Lambung (Verticilus) 5. Usus besar (Intestinium crasum) 8. Usus kecil (Intestinium tanue) 6. Kerongkonan (Esofagus) 3.2.

3. Jantung (Cor) 2. Pembuluh nadi (Arteri) 6. Sistem sirkulasi Keterangan 1. Serambi kiri (Atrium samitra) 5. Arta kanan (Atrium dexter) . Pembuluh nadi (Vertikel) 7. Arta kiri (Atrium sniser) 3. Serambi kanan (Atrium dekstra) 4.

Ureter 6.4. Ginjal (Ren) 4. Usus (Intestinium) 2. Ginjal (Ren) 4. Ureter 6. Sel telur (Ovum) 3. Kloaka (Cloaca) 5. Usus (Intesitinium) 2. Sistem reproduksi katak betina Keterangan 1. Ovarium 5. Sistem reproduksi katak jantang Keterangan 1. Testis 3. Kandung kemih (Vesicula seminalis) 7. Kandung kemih (Vesicula seminalis) 7. Kloaka (Cloaca) . Vasdeverens 5.

Kulit katak harus selalu basah apabial hewan berada di luar air untuk memungkinkan terjadinya pernapasan melalui kulit. Gigi maxillaris 2. Gigi nomerin 5. lengan atas. paha. selaput renang. Mulut Keterangan 1. warna bintik. selaput pendengaran. Pembahasan Katak adalah salah satu anggota dari kelas Amphibia. Mulut berfungsi untuk menguyah makanan. a. kloaka. Amphibia berasal dari kata amphi yang artinya rangkap dan bios artinya kehidupan.6. Bagian dorsal Pada bagian dorsal terdapat mulut. kepala. lengan bawah. jari-jari. Kulit katak dilengkapi dengan kelenjar-kelenjar yang menghasilkan lendir untuk mempertahankan keadaan agar selalu basah. karena amphibia merupakan hewan yang hidup dengan dua bentuk kehidupan. mula-mula katak berda didalam air tawar dan didarat. Neres interna 6. Glottis (Saccus) 3. Lubang hidung bagian luar 2. alat penglihatan. Lubang kesaku suara 4. Morfologi katak 1. `Selaput pendengaran berfungsi sebagai alat yang digunakan apabila ada mangsa yang mendekatinya. betis. Jari-jari berfungsi sebagai .

Lengan bawah berfungsi sebagai awalan atau kekuatan untuk melakukan loncatan yang jauh. kerongkonan. Bagian ventral (bagian bawah) Bagian ventral terdapat pada bagian-bagian antara lain: mulut. Dengan menggunakan pernapasan hidung. lengan bawah. lengan atas berfungsi sebagai pantulan untuk melakukan loncatan. laring. perut. jari-jari. aveolus kanan. serambi. aveolus kiri. Sistem pernapasan Pada sistem pernapasan katak terdapat pada hidung. 2. bronkus. dan selaput renang. b. bronkiolus. .pertahanan pada permukaan dasar air dan darat. paha. lengan atas. Faring berfungsi sebagai saluran pencernaan yang berotot dan sering dikhususkan untuk mengesti makanan. Jari-jari berfungsi untuk mencari makanan yang dibutuhkannya. Alveolus berfungsi sebagai tempat penyimpanan kantong kecil yang menyerupai segerombolan buah anggur kecil. paru-paru dan faring. Lengan atas dan paha berfungsi sebagai pantulan untuk meloncat ketika bergerak. Laring berfungsi baik untuk melindungi jalan masuk saluran hawa trakea dan untuk tempat pita suara. Anatomi katak 1. Bronkus berfungsi untuk jalan masuk ke dalam sutu paru-paru. Selaput renang berfungsi untuk melakukan aktivitas di dalam air atau renang pada dasar laut agar seluruh tubuhnya tidak tenggelam (seluruh tubuh akan ringan diatas permukaan dasar air). Mulut pada bagian ventral berfungsi sebagai saluran pencernaan. rongga mulut biasanya berisi kelenjar ludah dan alat-alat lain yang menyangkut masuknya makanan atau ingesti. hidung berfungsi untuk mengambil atau jalan masuknya udara segar dan berkumpul di dasar faring.

kerongkonan. Sel telur berfungsi untuk membentuk sperma yang dapat dibuahi. feses biasanya berbentuk di bagian belakang usus. usus kecil. ureter. hati. Atrium kiri dan atrium kanan berfungsi menerima campuran darah yang agak sempurna dan menerima kadar oksigen yang tinggi. usus besar. Sistem reproduksi katak betina Sistem reproduksi pada katak betina yang terdiri dari usus. Ginjal berfungsi sebagai . 4. Mulut berfungsi sebagai saluran pencernaan yang merupakan tampat mulut bermuara atau menyangkut masuknya makanan atau ingesti. Pencernaan katak Pada pencernaan katak yang tersususn atas mulut. pembuluh nadi arteri. pankreas dan empedu. Usus berfungsi bagian seperti tabung tempat pencernaan dan absorpsi. kandung kemih. kloaka. Kerongkonan atau esofagus berfungsi bagian seperti tabung yang menyalurkan makanan ke bagian yang lebih belakang.2. 3. Ureter berfungsi ujung seluruh pencernaan tempat feses di bentuk dan di simpan sebelum dikeluarkan. ginjal. Usus berfungsi bagian seperti tabung tempat pencernaan dan absorbsi. jantung juga berfungsi meningkatkan tekanan darah yang yang didalam vena sangat rendah. ginjal. sel telur. Sistem sirkulasi Pada sistem sirkulasi katak terdapat pada jantung. Atrium ventrikel berfungsi untuk mengembalikan darah ke jantung pada kapiler-kapiler dalam insang dan jaringan. aorta kiri. Ovarium. aorta kanan. ureter. pembuluh nadi ventrikel dan aorta kanan. Pada jantung berfungsi masuknya semua darah melalui vena mempunyai kadar oksigen yang rendah dan karbon dioksida yang tinggi. Ginjal berfungsi sebagai tempat penyaringan metabolisme. lambung. kandung kemih dan kloaka.

langan atas (Brancius ). perut (Abdomen). ginjal. E. Lubang hidung bagian luar berfungsi pada udara yang akan dihangatkan dan dilembabkan dan benda-benda kecil tertangkap dalam suatu lapisan lendir. Sistem reproduksi jantang Sistem reproduksi pada jantang yang terdiri dari usus. Testis berfungsi tempat penyimpanan sperma dari alat kelamin jantang.tempat penyaringan metabolisme. kandung kemih dan kloaka. paha (Crus). selaput pendengaran (Membran tymphani). warna bintik (Pichi dermalis ). kepala (Caput ). lengan atas (Ante brancius). testis. glottis. 5. gigi nomerin. jari-jari (Digity). vasderens. feses biasanya di bentuk di bagian belakang usus. neres interna dan gigi maxillaris. Kesimpulan Berdaarkan hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa pada pengamatan morfologi bagian dorsal terdapat pada mulut (Cavum oris ). Pada bagian ventral terdapat pada mulut (Cavum oris ). Mulut Pada mulut katak terdiri atas beberapa bagian yaitu lubang hidung bagian luar. selaput . lubang kesaku suara. betis (Crus ). Vasdeverens berfungsi untuk mengeluarkan sperma dari testis. lubang saccus suara berfungsi untuk menggetarkan pita-pita tersebut dan selanjutnya akan menggetarkan udara. Ovarium berfungsi tempat masuknya atau menembus sel sperma untuk membentuk zigot. ureter. selaput renang (Membran swim). Usus berfungsi bagian seperti tabung tempat reproduksi. kloaka (Cloaca). alat penglihatan (Orgavium vivus). paha (Femur). Ginjal berfungsi tempat penyimpanan hasil metabolisme. lengan bawah (Ante brancius). 6. jari-jari (Digity). Glottis berfungsi untuk menngambil udara dari daur pernapasan sebelumnya tertahan oleh paru-paru yang meregang dengan tekanan yang lebih tinggi atau berfungsi sebagai celah antara pita suara.

ureter. Pada pengamatan anatomi katak pada sistem pernapasan terdapat pada hidung (Nares eksternal). gigi maxillaris. ureter. pankreas. aveolus kanan. Kloaka (Cloaca). usus (Intensitinium). gigi nomerin. ginjal (Ren). Pada pencernaan katak terdiri dari mulut (Cavum oris). kerongkonan (Esofagus). ureter. paru-paru (plum). bronkiolus (Bronciolus). serambi (Atrium). Pada rongga mulut terbagi atas lubang hidung luar. serambi (Atrium). lambung (verticilus). kandung kemih. Pada sistem reproduksi katak jantang tersiri atas usus (Intentinium).renang (Membran swim). . aveolus kiri. kandung kemih (Vsicul seminalis). kandung kemih. lubang kesaku suara. ovarium. pembuluh nadi (Areri dan Ventrikal). glottis.sistem reproduksi katak betina terdiri atas usus (Intestiniu). ginjal (Ren). neres interna. empedu. aorta (Atrium). vasdeferens. kloaka. ginjal (Ren). bronkus (Bronchus). kloaka (Cloaca). Sistem sirkulasi terdiri atas jantung (Cor). testis. sel telur (Ovum). hati (hever).

1984. Hala Yusminah Dr. George. Fried H. Jakarta: Erlangga. ir.. Williage. Biologi edisi kedua. 2006.DAFTAR PUSTAKA Claude A. Biologi umum 2. 2007. .Jakarta:Erlangga. Zoologi umum.Jakarta: Erlangga.