You are on page 1of 4

Pengkajian Primer assesment 1. Data subjektif a. Keluhan utama Tidak terkaji b.

Riwayat penyakit saat ini Tidak terkaji c. Riwayat sebelumnya Tidak terkaji 2. Data objektif a. Airway Klien tampak sesak disertai bunyi mengorok b. Breathing Tampak distress pernapasan berat Inspirasi > ekspirasi Crackel +/+ Retraksi intercostal/ paresternal +/+ Pernapasan cuping hidung (+) Ronchi pada paru kiri dan kanan

c. Circulation Konjungtiva anemis Akral dingin CRT > 2 detik

d. Disability GCS 8 (E3M4V2) Secondary assesment a. Exposure Tidak ada jejas atau kontusio pada dada dan punggung b. Full set of vital sign

hepar teraba 3 cm bawah arkus aorta. lien tidak teraba. CRP=0. suhu=38. trombosit 110. bising usus (+) Daerah ekstremitas: akral dingin. Ht=27%.8 g/dL. Give comfort Pasien saat ini mendapatkan kebutuhan cairan ±500 cc/ 24 jam dari N4 15 cc/jam d. Inspect the posterior surface Tidak ada jejas .9 c. RR=62 kali/menit. leukosit=6400/mm3. tepi kenyal rata tumpul. differential count: 0/0/1/70/21/8. Head to toe Kepala dan leher: konjungtiva anemis.000/mm3.60C Pemeriksaan penunjang: Hb=8. kulit mottling Daerah dada: retraksi intercostal/parasternal +/+ Daerah abdomen: abdomen datar lembut. CRT > 2 detik e.- Gambaran EKG normal sinus rhytm (SR) atau sinus tachycardia (ST) Pemeriksaan TTV: HR=169 kali/menit. pernapasan cuping hidung (+).

aktifitas silia kurang baik ↓ Bakteri masuk ke saluran napas bawah ↓ Masalah Bersihan jalan napas tidak efektif bunyi mengorok Crackel +/+ Ronchi pada paru kiri dan kanan DS: DO: pH=7.2 PCO2=50 mmHg HCO3=22 mmol PO2=60 mmol Sat 02 87% Kerusakan pertukaran gas . aktifitas silia kurang baik ↓ Bakteri masuk ke saluran napas bawah ↓ Merusak sel epitel bersilia ↓ Koagulasi sel goblet ↓ Eksudat ↓ Bakteri mencapai alveoli bronkhial terminalis ↓ Tubuh melepaskan mediator kimia ↓ Inflamasi ↓ Bronkopneumonia ↓ Cairan eksudat menutup permukaan alveoli ↓ Penumpukan sekret di alveoli ↓ Ronchi +/+ Perkembangan paru belum optimal ↓ Inhalasi bakteri ↓ Pertahanan terhadap bakteri belum maksimal ↓ Refleks batuk.Analisa Data Data DS: DO: Klien sesak tampak disertai Etiologi Perkembangan paru belum optimal ↓ Inhalasi bakteri ↓ Pertahanan terhadap bakteri belum maksimal ↓ Refleks batuk.

- Inspirasi ekspirasi > Merusak sel epitel bersilia ↓ Koagulasi sel goblet ↓ Eksudat ↓ Bakteri mencapai alveoli bronkhial terminalis ↓ Tubuh melepaskan mediator kimia ↓ Inflamasi ↓ Bronkopneumonia ↓ Cairan eksudat menutup permukaan alveoli ↓ Konsolidasi paru ↓ Recoil paru menurun ↓ CO2 dalam tubuh meningkat ↓ O2 dalam tubuh menurun ↓ Mismatch ventilasi alveolar dengan perfusi pulmonar ↓ Intrapulmonary shunt ↓ Hipoventilasi ↓ Sesak napas .