You are on page 1of 7

PENGGUNAAN VIDEO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN joko purwanto oleh: Joko Purwanto BAB I PENDAHULUAN Latar belakang Dunia

pendidikan selalu berkembang seiring dengan berkembangnya dunia. Begitu juga dengan sarana dan prasarana pendidikan semakin memadai dan semakin lengkap. Jika dulu sekolahsekolah menggunakan sarana yang seadanya, sekarang sudah semakin lengkap. Sehingga pembelajaran dapat terlaksana dengan maksimal. Demikian juga media yang dipakai dalam proses belajar mengajar semakin kompleks. Perkembangan teknologi pada akhirnya juga merambah kepada dunia pendidikan. Banyak sekolah yang sekarang memakai teknologi ini untuk memperlancar pembelajaran di sekolah. Teknologi dalam pembelajaran bisa menjadi sarana pembelajaran, metode/media dan sebagai sumber belajar bagi peserta didik. Sebagai sarana teknologi merupakan alat untuk memperlancar pembelajaran. Sebagai metode/media teknologi sebagai inovator agar pembelajaran menjadi lebih menarik. Sedangkan sebagai sumber belajar tekonologi sebagai salah satu penyedia informasi bagi peserta didik. Diantara banyaknya teknologi pembelajaran salah satunya adalah video/film. Sebagai salah satu media, video/fil merupakan salah satu tekonologi pembelajaran yang memiliki kelebihan yang cukup baik untuk pelaksanaan pembelajaran. Rumusan masalah 1. Apa definisi dari video? 2. Apa saja jenis teknik video? 3. Bagaimana cara pembuatan video untuk pembelajaran? 4. Apa saja kelebihan video untuk pengajaran dan pembelajaran? Tujuan 1. Mengetahui definisi video 2. Mengetahui jenis teknk video 3. Mengetahui cara pembuatan video untuk pembelajaran 4. Mengetahui kelebihan video untuk pengajaran dan pembelajaran BAB II PEMBAHSAN 1. Definisi Video Dalam kamus bahasa indonesia video adalah teknologi pengiriman sinyal elektronik dari suatu gambar bergerak. Aplikasi umum dari sinyal video adalah televisi, tetapi dia dapat juga digunakan dalam aplikasi lain di dalam bidang teknik, saintifik, produksi dan keamanan . Kata video berasal dari kata Latin, “Saya lihat”. Istilah video juga digunakan sebagai singkatan dari videotape, dan juga perekam video serta pemutar video . Video adalah salah satu temuan terbesar manusia di abad 20. Dimulai dari ditemukannya fotografi yang menampilkan citra atau image diam yang identik dengan aslinya kemudian

Kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan media ini akan meningkatkan tingkat keberhasilan penyampaian materi dan memperkuat apresiasi peserta didik serta memudahkan pengembangan materi terhadap apa yang diajarkan . Pita rekaman diartikan sebagai pita bermagnet yang digunakan untuk merekam gambar dan suara dari televisi.berkembang dengan menampilkan citra bergerak (motion picture). Oleh karena itu sedikit banyak video merupakan salah satu alternatif dalam mengatasi kemerosotan pelajaran dan pembelajaran. Menurut Zubaidah (1997). mampu menunjukkan rangsangan yang sesuai dengan tujuan dan respon yang diharapkan dari siswa h. Pada perkembangan teknologi komunikasi saat ini yang sangat menunjang penggarapan kemasan informasi melalui media audio visual maka beberapa keunggulan sifat video yang dimiliki. Dapat diulang untuk menambah kejelasan c. 2003). Sangat baik menjelaskan suatu proses dan ketrampilan. pita magnetis bahkan digital video disc. Video sebagai media komunikasi yang memadukan unsur suara/bunyi dan gambar dengan segala teknik penyiapan yang didasarkan pada derajad kegunaannya (useware). Video bersifat interaktif tutoial membimbing peserta didik untuk memahami sebuah materi melalui visualisasi. Arif dan Rosnaini. Menurut Mohd. Memperjelas hal-hal yang abstrak dan memberikan gambaran yang lebih relistis f. 2003:3). karena kita mampu menyerap pesan atau informasi dengan menggunakan lebih dari satu indera. Mengatasi keterbatasan jarak dan waktu b. Perkembangan ini tidak terlepas dari kemajuan teknologi yang kemudian mampu menggabungkan unsur gambar bergerak tadi dengan unsur suara. yakni fixative. sangat ditentukan oleh penyiapan penggarapan perangkat lunak (software) yaitu materi/pesan dan perangkat keras (hardware) berupa perlatan produksi (Djauhari. Pesan yang disampaikan cepat dan mudah diingat d. Lalu disebut sebagai video. video merupakan alat untuk merekamkan dan menayangkan film dengan menggunakan pita video (disalurkan melalui televisi). manipulative dan distributif semakin menghadapkan kita sebagai perencana pesan untuk senantiasi kreatif dalam pembuatan kemasan pesan (Djauhari. Video dapat membantu para guru mengetahui satu pendekatan baru yang bisa digunakan untuk menarik minat belajar. Keunggulan video yang mampu menampilkan gambar bergerak dan suara merupakan satu daya tarik tersendiri. Kamera video berfungsi sebagai alat yang mewakili mata manusia untuk menangkap pantulan cahaya sebuah objek dan gelombang suara yang kemudian diproses secara mekanik atau elektronik dan disimpan dengan media seperti pita seluloid. yakni gabungan yang harmonis atau sinkron antara visual (gambar bergerak) dengan audio (suara) Bahan video ini diproduksi dengan merekam objek bergerak sekaligus suaranya dengan menggunakan peralatan yang disebut kamera. Sangat kuat mempengaruhi emosi seseorang g. Mengembangkan pikiran. guru-guru bisa melakukan penyesuaian dan meningkatkan daya kreativitas dalam proses penyampaian isi-isi pengajaran supaya menjadi lebih berkesan dan mudah seiring dengan citarasa dan karakteristik pelajar. Semua siswa dapat belajar baik yang pandai ataupun yang kurang pandai . Video mempunyai karakteristik diantaranya adalah: a. Sedangkan film video adalah film yang telah direkam pada vita video dan hanya sesuai ditayang kan dengan menggunakan alat video. imajinasi dan pendapat siswa e. Video sebagai salah satu media dalam pengajaran dan pembelajaran menunjukkan dampak yang positif. Peserta didik dapat secara interaktif mengikuti kegiatan praktik sesuai dengan yang diajarkan dalam video .

Mungkin mereka akan mengalami kesulitan dalam memahami perkataan yang ada dalam video tapi setidaknya mereka mampu memberitahu kata-kata kunci dan frasa. Di dalam skrin tv akan menonjolkan item-item penting yang akan dipelajari dan terdapat juga arahan yang menerangkan apa yang patut diperhatikan dan dilakukan oleh pelajar untuk menelusuri video tersebut.i. Misalnya. Video Sumber Video sumber tidak mengandungi bahan pengajaran secara terus. Ideo Pengajaran Terus Yaitu mengajar di kelas dengan skrin tv secara langsung. tetapi input bahasa yang yng dipilih dan degred masih berdasarkan pelajaran bahasa dan merupakan jenis pengajaran secara tidak langsung. siapakah orang yang memakai bajju warna hijau? Dimanakah video itu berlaku? Dan sebagainya. Beberapa Jenis Teknik Video Salah satu media pembelajaran yang menjadikan pembelajaran menjadi menarik dan berkesan adalah dengan video. Siswa dibiarkan menerka apa yang dikatakan pada video yang mereka tonton. Pemahaman Mendengar (cloze/listening comphrehension) Pada jenis ini terdapat berbagai aktivitas yang dijalankan. Menumbuhkan minat dan motivasi belajar j. b. dan siswa yang bisa menjawab dengan benar dianggap menang. Biasanya bahasa yang dipilih. Tayangan Senyap (Silent Viewing) Audio ditutup dan guru meminta siswa hanya menonton visual yang terdapat pada skrin TV. b. Ada dua jenis pengajaran yang bisa digunakan dalam pengajaran teknik video. Anak yang tidak melihat video ditanya oleh anak yang melihat video. Sebagai alternatif. peserta didik boleh diminta untuk menjawab soal-soal pemahaman berdasarkan video yang dipertontonkan. d. Di dalam VPT hanya terdapat satu bahasa pengantar dan satu pembawa acara di dalam skrin tv yang membimbing pelajar. Jenis-jenis teknik video: a. Tugas pelajar ialah mengisi tempat-tempat yang kosong dengan teliti. Tujuan sumber video adalah untuk memberi ilustrasi bahasa baru bagi sesuatu tahap tertentu. adalah bertujuan untuk memenuhi keperluan tertentu. Penampilan dapat segera dilihat kembali untuk dievaluasi . Teknik video adalah alat elektronik yang melibatkan televisi. Para pelajar bisa diberi beberapa skrip narator cerita di dalam video dengan beberapa perkataan yang ditiadakakan. Salah satu dari merreka menghadap monitor TV sebaliknya pasangannya menghadap ke arah sebaliknya. Dalam VPT. Cara ini lebih sesuai untuk peringkat asas dan mendengar. pita rekaman dan perekam video. Tayangan Bersilang (Jigsaw Viewing) Setiap siswa secara berpasangan duduk saling membelakangi antara satu sama lain. Siswa yang menghadap video perlu memberikan opsi jawaban. yaitu: a. Dengan demikian guru akan mengunakan video sebagai sumber belajar. c. tayangan video itu mempersembahkan bahasa baru dan guru berperan menyusulinya dengan buku dan pits video sebagai latihan dan eksploitasi. 2. Tayangan Bersinar dengan Komentar (Jigsaw Viewing With Commentary) Setiap siswa duduk secara berpasangan dengan belakang membelakangi satu sama lain. Guru .

Kita harus membidik urutan kejadian tersebut dengan berbagai jenis atau ukuran bidikan d. Ramalan (Prediction) Ramalan bisa meliputi semua apa yang akan berlaku sebelumnya dan apa yang kan dikatakan seterusnya. Kegiatan ini paling cocok untuk video yang sekuennya menerangkan tentang proses-proses dan melibatkan seorang narator. e. tentunya berbeda dalam pembuatan video untuk keperluan pribadi. Sudut bidik yang berlawanan arah menciptakan . Dan pasangannya harus memberi soal-soal untuk mendapatkan maklumat yang lebih banyak. Agar alunan yang wajar dari rangkaian bidikan kita bisa terangkai f. komentar dan kesan-kesan bunyi yang bisa didengar. Kedua aktivitas ramalan ini mengharuskan siswa meramal sekuen video yang dihentikan secara tiba-tiba untuk menimbulkan respon lisan atau tulisan terkait dengan apa yang akan terjadi seterusnya. Kemudia siswa mempersembahkan cerita versi mereka. c. siswa diharapkan dapat menerangkan tentang aksi. Siswa akan dipertontonkan jalan cerita sebenarnya dari video. Persembahan bisa dijalankan secara keseluruhan video itu dari awal hingga akhir. f. obyek dan sebagainya yang mereka rasa ada ditayangan. h. Siswa diminta memberi penjelasan secara lsan dan tertulis bagaimana awal cerita dari akhir video yang ditayangkan. Kemudia guru menayangkan video dengan menutup audionya. 3. Bila akan mengubah atau memotong dua bidikan yang berurutan. Usahakan natural . siswa yang menghadap skrin memberi komentar secara langsung tentang apa yang ditayangkan dalam video. Urutan (Sequencing) Siswa-siswa diberikan skrip video bertulis yang telah dicampuradukkan. Tugas mereka adalah menyusun skrip itu menjadi benar. Cara Membuat Video untuk pembelajaran Untuk membuat video dalam rangka pembelajaran. emosi. Kemudian siswa-siswa mendiskusikan tentang bagaimanakah sebenarnya urutan video yang bagus . Dalam aktivs ini. Ramalan Sebelum (Reverse Prediction) Aktivitas ini sangat sesuai untuk siswa yang baik penguasaan bahasanya.memberitahu bahwa siswa yang tidak mengadap skrin TV. Pencarian Harta Karun Video (Video Treasure Hunt) Warna pada skrin dikurangi supaya menjadi gelap dan tak ada apapun dapat dilihat. g. watak. agar siswa dapat mengikuti atau merasakan kejadian tersebut. Mengembangkan tema tersebut dan berusaha untuk membagi-bagi kejadian atau moment menjadi serangkaian bidikan atau serangkaian kejadian yang berurutan. Kemudian untuk mengetahui hasil respun dan pembicaraan-pembicaraan selanjutnya. hendaknya memberi sisipan bidikan dengan ukuran bidikan yang berbeda mencolok juga dari dua sudut bidik yang berbeda pula e. siswa ditunjukkan bagian akhir dari cerita yang ditayangkan video yang pendek. Selain itu. Menetapkan adegan atau tema yang sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan b. harus menjawab soal-soal berdasarkan sekuen video selepas aktivitas itu selesai dan pemenangnya adalah pasangan yang berupaya menjawab yang paling tepat. Membantu terciptanya alunan tadi. M Fausiyah (2008) menjelaskan cara pembuaan video untuk pembelajaran adalah sebagai berikut: a. Sehingga hanya ada perkataan. perlu mengantisipasi adegan yang selanjutnya diharapkan siswa. Cara yang lain yaitu guru menyunting video itu dan mencampuradukkan peristiwa-peristiwa dalam video itu.

Suatu fenomena dapat ditunjukkan dengan perspektif yang berbeda secara mikrocosmis atau makrocosmis. penyerapan dan ulang tayang. h. Disamping itu. warna dan kesan tiga dimensi. video/film adalah satu media pengajaran yang cukup berkesan untuk digunakan dalam pembelajaran karena video/film menggabungkan secara baik unsur multi media seperti audio. Unsur-unsur dramatik dan kegiatan yang terdapat dalam video/film berupaya meningkatkan kesan pasa proses pengajaran dan pembelajaran (Norton dan Wiburg 2003). diantara kelebihan itu adalah: a.kesinambungan bidikan yang sangat berharga. Muhammad Hasan (2000) mengakui kelebihan video/film. Penyampaian Pesan Pengajaran Sebagai satu media komunikasi video/film dapat digunakan sebagai satu cara penyampaian pelajaran. 4. gerak cepat. Untuk memberikankesan yang meyakinkan bidikan-bidikan tersebut perlu dipertahankan paling tidak selama tiga detik supaya siswa dapt menangkap atau menghayati suatu adegan . pemfokussan atau digelapkan dan sebagainya. Kelebihan-kelebihan yang terdapat pada video film menyebabkan video/film sesuai digunakan untuk tujuan pembelajaran. bingkai demi bingkai. Unsur multimedia Menurut Romiszowski (1998). dimana guru dapat melakukan perubahan kepada masa dengan menggunakan teknik-teknik seperti gerak perlahan . Melalui video/film. Yusuf (1997) menyatakan bahwa video/film mempunyai kelebihan dari manipulasi masa. Naim (1995) berpendapat sebgai satu media komunikasi. video/film dilihat sebagai satu media yang dinamis yang dapat merangsang umpan balik luar dan dalam yang kadang-kadang memengaruhi psikologi seseorang. b. dalam realitas kehidupan banyak perkara yang memakan masa yang agak lama seperti pembangunan jembatan. Demikian pula bidikan-bidikan berdasarkan arah pandangan g. c. mempercepat atau meregangkan masa dengan teknik-teknik seperti penyerapan. Menunjukkan halhal yang penting saja agar menarik. (2000). Contohnya. video/film dapat menyampaikan secara terperinci dan konkrit pesan-pesan pendidikan seperti pembelajaran isi kandungan kurikulum serta pembentukan sikap dan tingkah laku siswa. bunyi. video/film dapat digunakan untuk menonjolkan relitas kehidupan. visual. dimana penggunaan unsur-unsur gerak. Atau secara makrocosmis seperti gerak bus yang semakin menjauh. perkembangan dapat ditunjukkan dan para siswa dapat mempelajari tentang proses-proses tersebut dalam waktu yang singkat. Menurut Amla et al. Video turut memampatkan. masa dan ukuran Penggunaan video dapat memanipulasi ruang. manfaatkan fasilitas fade in/out yang terdapat pada hampir semua perangkat handycam. penghasilan sebuah kereta atau proses percambahan biji hingga jadi pohon. Selain itu video/film bisa digunakan untuk menyampaikan pesan . dan cahaya menjadi video/film dapat secara langsung menarik minat siswa dan seterusnya mendorong pembelajaran siswa. warna. gerak. Untuk menggabungkannya. dan membangkitkan emosi dan perasaan. Kelebihan Video Dalam Pengajaran Dan Pembelajaran Video/film termasuk dalam kategori motion media yang mempunyai beberapa kelebihan daripada media-media pendidikan yang lain seperti media cetak. Manipulasi perspektif ruang. Membidik satu objek dengan durasi yang panjang sangat tidak disarankan. siswa ditunjukkan visual secara mikrocosmis bagaimana seekor nyamuk menghisap darahmanusia secara close-up.

Penyertaan aktif siswa dalam perkara yang dipelajari adalah penting dalam pengajaran dan pembelajaran (Abdul Malik. umumnya video film mempunyai kesan yang lebih tinggi untuk pembelajaran yang berkaitan dengan fakta. mengecilkan yang besar. Bentuk drama misalnya dapat digunakan untuk perubahan sikap. secara psikomotorik atau afektif. karena video dapat menempati keperluan “mendekatkankan yang jauh. bentuk dokumentari atau rencana dapat digunkan untuk pemahaan dunia dan budaya suatu masyarakat. video film dapat dapat dimanfaatkan oleh guru untuk mencpai pembelajaran yang objektif. Video film yang direka bentuk dan digunakan secara sistematis juga dapat merangsang daya imajinasi dan penglihatan pelajar. Bentuk iklan dapat dieksploitasikan untuk menanam nilai-nilai murni dan sebagainya. e. menjauhkan yang dekat. memperlihatkan yang telah berlalu dan memvisualkan futuristik”. memperlihatkan yang tidak terlihat. Sedangkan secara istilah adalah teknologi pengiriman sinyal elektronik dari suatu gambar bergerak. dimana mereka dapat menginterpretasi simbol-simbol visual secara tepat dan pelajar berinteraksi dan memberi respons selaras dengan pesan-pesan yang diperoleh mereka. iklan hiburan. Memudahkan Pembelajaran Dan Pencapaian Objektif Pengajaran Video/film dapat membantu guru menerangkan tentang sesuatu konsep yang abstrak atau sukar untuk diterangkan. Abdul malik (1995) juga berpendapat melalui penggunaan video film. Jenis jenis teknik video: a. d. menunjukkan ikan paus dilautan. Penggunaan video film tertentu dapat diulang tayang dan dilihat berkali-kali untuk membantu meningkatkan daya ingat dan kemahiran. interaksi dan penyertaan pelajar terhadap apa yang dipaparkan. pelajar bisa memperoleh berbagai pengalaman serta menarik minat mereka dan menjadikan pembelajaran menyenangkan. Menurut Naim (1990). Pemahaman Mendengar (cloze/listening comphrehension) . menunjukkan pertumbuhan biji. Video/film tetentu dapat merangsang umpan balik/respon. menghindari salah penafsiran dan memudahkan pembelajaran. dan menunjukkan struktur amuba atau kuman. majalah dan sebagainya dapat digunakan untuk mencapai objektif pengajaran tertentu. Video film juga bisa digunakan untuk mengukuhkan strategi pengajaran yang digunakan guru . pandangan dan emosi. BAB III PENUTUP Kesimpulan Video secara bahasa berarti “saya lihat”. Meningkatkan berbagai kemahiran dan pengalaman belajar Fideo film juga dapat meningkatkan berbagai kemahiran dan pengalaman belajar. Video/film dapat membawa masalah sebenarnya ke dalam tempat yang sama dengan perkara yang telah berlalu atau yang sedang terjadi tanpa batasan waktu. Video dapat meningkatkan pemahaman pelajar. Rrangsangan ini bisa menjadi pendukung terhadap kesan pembelajaran ke arah objektif yang diinginkan. membesarkan yang kecil. 1995). jarak dan tempat. Fatawi (2000) menyatakan berbagai video/film dan tayangan televisi seperti drama. guru bisa membawa masuk keadaan negara asing ke dalam kelas.pendidikan berkaitan moral pemimpin dan sikap pemimpin. dokumentasi. Sebagi contoh. Balakhrisman (1994) mengatakan dari berbagai jenis sumber bahan pelajaran. Penggunaan video/film dapat meningkatkan kemampuan literasi visual pelajar.

Memudahkan Pembelajaran Dan Pencapaian Objektif Pengajaran e. Manipulasi perspektif ruang.wikipedia. Media Pembelajaran. Tayangan Bersinar dengan Komentar (Jigsaw Viewing With Commentary) e. Tayangan Senyap (Silent Viewing) c.blogspot. 1995. Yogyakarta: Pustaka Belajar Mahirjanto. Ramalan (Prediction) g. Urutan (Sequencing) Kelebihan video sebagai media pembelajaran: a. Yudhi.org/wiki/Video Isjoni dkk. Penyampaian Pesan Pengajaran d. Surabaya: Bintang Ilmu Munadi. Jakarta: Gaung Persada Press . masa dan ukuran c. Ramalan Sebelum (Reverse Prediction) h. 2008. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Unsur multimedia b.b. Tayangan Bersilang (Jigsaw Viewing) d. Pencarian Harta Karun Video (Video Treasure Hunt) f. Bambang. 2008. Meningkatkan berbagai kemahiran dan pengalaman belajar DAFTAR PUSTAKA http://gunawansusilo. Pembelajaran Virtual Perpaduan Indonesia-Malaysia.com/video sebagai media pembelajaran seni http://id.