You are on page 1of 10

Gusi berdarah adalah salah satu tanda peradangan gusi.

Tanda lainnya adalah gusi bengkak dan berwarna lebih merah dari jaringan lunak sekitarnya. Peradangan gusi atau yang dalam bahasa kedokteran disebut gingivitis dapat disebabkan oleh beberapa hal. 1. Yang utama adalah kebersihan mulut yang buruk, di mana banyak akumulasi plak di permukaan gigi yang menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. 2. Gusi juga menjadi lebih mudah berdarah bila di sekitar leher gigi banyak terdapat kalkulus atau karang gigi. 3. danya perubahan hormonal juga dapat menyebabkan gusi mudah berdarah, namun utamanya terjadi pada wanita, misalnya saat sedang hamil. !. "onsumsi obat#obatan tertentu dapat menyebabkan peradangan gusi, seperti obat anti konvulsan $epilepsi%, pain kllers, atau perawatan seperti kemo atau radioterapi &. Trauma atau 'edera, misalnya penggunaan tusuk gigi yang berlebihan. (. )e*isiensi+kekurangan ,at gi,i tertentu seperti vitamin " dan .. Penyakit sistemik, seperti penyakit liver, ginjal, atau diabetes dapat bermani*estasi dalam rongga mulut dalam bentuk gusi berdarah. Gusi berdarah merupakan hasil dari adanya peradangan yang terjadi di dalam mulut, kondisi ini terjadi pada jaringan yang mengelilingi gusi dan gigi. Gusi berdarah adalah suatu bentuk peradangan gusi yang umum dan sering menjadi awal dari penyakit gusi lainnya atau penyakit periodontal. /al ini juga dapat menyebabkan penghan'uran tulang dan gigi. Pada pasien yang menderita gusi berdarah perlahan#lahan akan mempengaruhi gigi dan dia juga dapat menderita kehilangan gigi. 0leh karena itu gusi berdarah tidak boleh diabaikan dan harus diobati sebelum situasi bertambah buruk. Penyakit gusi bengkak atau Gingivitis adalah kondisi gusi ke#merahan, bengkak atau tampak lebih 1gemuk1 dari biasanya serta tampak mengkilat, mudah berdarah se'ara spontan atau saat menyikat gigi. Gingivitis umumnya dapat sembuh kembali jika segera dilakukan tindakan pembersihan yang tepat. 2asalah radang gusi apabila dibiarkan dapat berlanjut menjadi in*eksi gusi kronis yang dapat memi'u berbagai ma'am penyakit seperti stroke, serangan jantung dan diabetes. P34Y35 5 G678 534G" " Penyebab paling umum dari pembengkakan gusi adalah adanya bakteri pada plak yang mengin*eksi jaringan gingiva, sehingga terjadi in*eksi kemudian membuat gusi bengkak, kemerahan, mudah berdarah, kadang sakit dan pada kasus lanjut akhirnya gigi menjadi goyang bahkan lepas. 5iasanya selain membengkak, gusi juga berwarna merah terang mengkilap, mudah berdarah misalnya saat menyikat gigi, dan sering kali terjadi bersamaan dengan akumulasi tartar atau kalkulus $karang gigi% di sekitar permukaan gigi yang berbatasan dengan gusi. 9aktor hormonal juga dapat menyebabkan pembengkakan gusi, namun hal ini lebih sering terjadi pada wanita.

Penambahan ukuran ini dapat terjadi se'ara hipertro*i. 'herubism. kekurangan vitamin -. b% penyakit sistemik seperti leukemia. /ipertro*i dapat dibedakan dengan hiperplasia sebagai berikut.dan karena penyakit sistemik $leukemia%. anatomi gigi yang tidak baik. obat epilepsi% se'ara rutin dalam jangka waktu yang lama juga dapat menyebabkan pembesaran gusi. &% Pembesaran semu seperti penyakit Paget<s. mengkilat. >asa sakit tidak menonjol. Pembesaran gusi dapat dikelompokkan: 1% keradangan: kronik atau akut.Penggunaan obat tertentu $diantaranya obat anti hipertensi. sehingga gusi rentan terhadap in*eksi oleh bakteri di dalam mulut. 8n*lammatory gingival enlargement lebih sering dijumpai. 'engkeram gigi palsu yang tidak baik. tumpul. !% pembesaran neoplastik: tumor jinak atau tumor ganas. pubertas. sedangkan hiperplasia $9ibroti' Gingival enlargement% adalah penambahan jumlah selnya. pubertas. 9aktor sistemiknya yaitu karena kondisi sistemik $kehamilan. 7elain itu. ada juga pembengkakan gusi yang terjadi karena tumor. Gusi menjadi li'in. 8n*lammatory gingival enlargement ini 'enderung menyebar se'ara perlahan#lahan. "elainan genetik serta penyakit sistemik juga dapat menyebabkan terjadinya pembengkakan gusi seperti pada pasien diabetes mellitus $gula darah% yang tidak terkontrol. namun akan berkurang bila penggunaan obat dihentikan. remaja dan dewasa muda. di mana terdapat pengumpulan sisa#sisa makanan atau karena adanya iritasi yang lain. kawat untuk meratakan gigi. )aerah yang pertama kali terkena adalah daerah gusi diantara gigi. mengakibatkan penderita merasa terganggu. Pada anak#anak keduanya dapat timbul pada saat tumbuhnya gigi susu atau gigi tetap. =esi dimulai pada daerah dengan kebersihan mulut yang buruk. berna*as melalui mulut. jaringan gusi menggelembung se'ara berlebihan di antara gigi dan atau pada daerah leher gigi. 8n*lammatory gingival enlargement dapat disebabkan oleh *aktor lokal dan *aktor sistemik. kekurangan vitamin . hanya pembengkakan gusi yang berwarna merah keunguan serta mudah berdarah. 9aktor lokal primer adalah plak. *ibrous displasia. di mana terjadi pembekakan+penonjolan keluar di antara gigi. bengkak dan mudah berdarah. letak gigi yang tidak beraturan . kebiasaan sikat gigi yang tidak bersih. Pembesaran gusi yang ditimbulkan dapat mengakibatkan sulitnya pemeliharaan kebersihan mulut dengan baik. )alam keadaan ini. yang kemudian dapat menjadi tempat yang baik bagi akumulasi sisa makanan dan in*eksi. /ipertro*i $8n*lammatory Gingival 3nlargement% adalah penambahan ukuran pada sel#sel yang mengakibatkan penambahan ukuran pada suatu organ. Pembesaran gusi adalah suatu keadaan di mana terjadi penambahan ukuran dari gusi. /ipertro*i dan hiperplasia gingiva dapat ditemukan lebih sering pada anak#anak. 2% pengaruh obat# obatan 3% berhubungan dengan penyakit sistemik terbagi dalam: a% kondisi sistemik seperti kehamilan. hiperplasia ataupun kombinasi antara keduanya. sedangkan *aktor lokal sekunder adalah karang gigi. .

radang kronis atau akut. -ara penanganannya adalah dengan memberikan vitamin -. berwarna keunguan dan terjadi perdarahan. interseluler.Perawatan 8n*lammatory gingival enlargement pada prinsipnya terdiri dari memperbaiki kebersihan mulut. karena dapat menghilangkan pembesaran gusi dan mengembalikan kontur gusi.ini dinamakan 7'urvy. "ekurangan vitamin . perdarahan gusi juga berhubungan dengan beberapa penyakit.menjadi bengkak. Gusi pada penderita kekurangan vitamin . pabila tidak segera ditangani maka karang gigi dapat terus bertambah sehingga perlekatan gusi pada permukaaan gigi menjadi lepas dan terbentuk adanya kantung pada gusi $disebut periodontal po'ket%. Pengembalian kontur gusi selain untuk tujuan estetis juga untuk men'egah kambuhnya penyakit. menghilangkan semua *aktor iritasi lokal dan *aktor sistemik bila mungkin serta perawatan di rumah oleh penderita dengan sebaik#baiknya dan benar. "eadaan ini disebut periodontitis. "arena obat# obatan. sesuai ruang 'elah gigi. "ondisi ini disertai juga dengan perdarahan gusi dan kerusakan tulang penyangga gigi. melekat pada struktur di bawahnya. 7elain karang gigi dan plak. "ondisi patologis ### gingiva membesar. dan oral hygiene yang buruk 3nlargement in*lamasi 3nlargement karena obat 3nlargement berhubungan dengan penyakit sistemik 3nlargement neoplastik 3nlargement semu )istribusi enlargement:  =okal : terbatas pada gingiva satu atau sekelompok gigi . Tekstur : pada margin gingiva halus+li'in. pada atta'hed gingiva teksturnya khas E stippling 6kuran : tergantung elemen seluler.dan kelainan darah. Pada kasus ini terapi estetis dengan tindakan bedah menjadi pilihan.'om+apa#penyebab#gusi#berdarah+?i@. dan suplai vaskuler. Gusi membesar akibat hiperplasi maupun hipertropi.terjadi pada orang yang tidak makan sayur atau buah dalam jangka waktu lama. kibatnya bila tidak segera ditangani gigi menjadi goyang dan akhirnya tanggal. "onsistensi : kenyal. antara lain kekurangan vitamin . "eadaan kekurangan vitamin . >ead more: http:++doktersehat..1jABC 0v1 Gambaran Gingiva 4ormalGambaran Gingiva 4ormal Darna : merah jambu $'oral pink% 5entuk : tepi tajam berbentuk kerah baju $'ollar like%. *aktor hormonal.

Bika tetap tidak diobati. General : meliputi gingiva seluruh mulut  2arginal : sisi margin gingival  Papillary : papila interdental  )i**use : meliputi margin. 1. )i permukaan tartar biasanya juga punya koloni bakteri. atta'hed dan papila  )is'rete : seperti tumor bisa bertangkai+ tidak bertangkai Pembesaran gingiva dide*enisikan sebagai suatu keadaan dimana ukuran gingiva bertambah dari normal yang dapat menimbulkan masalah estetis dan kebersihan gigi geligi. Pembesaran gingiva diinduksi obat#obatan . 7e'ara histologis pembesaran gingiva dapat dibedakan menjadi dua bagian besar yaitu : /ipertro*i Gingiva Pada hipertro*i gingiva pembesaran gingiva disebabkan oleh bertambah besarnya ukuran sel#sel yang terjadi karena bertambahnya *ungsi kerja tubuh. Pendarahan gusi dapat disebabkan oleh banyak hal. >a'un merangsang respon in*lamasi kronis di mana tubuh pada gilirannya esensi dirinya sendiri. Gigi kita dilapisi dengan lapisan transparan halus disebut pelli'le. kantong periodontal $ruang antara gigi dan gusi% menjadi terin*eksi. plak dapat mengalami mineralisasi sehingga membentuk tartar yang menempel pada permukaan gigi. radang gusi bisa maju ke periodontitis di mana plak dapat menyebar dan tumbuh di bawah gusi. "elainan ini tidak menimbulkan rasa sakit. Terakhir. Gusi terpisah dari gigi. gigi dapat menjadi longgar dan akhirnya lepas. Pembesaran gingiva in*lamasi 2. 5ertambah besarnya gingiva merupakan gambaran klinis adanya kelainan gingiva yang disebabkan oleh hiperplasia dan hipertro*i gingiva. Pembesaran gingiva dapat disebabkan oleh berbagai etiologi dan juga diklasifikasikan berdasarkan faktor-faktor etiologi. /al ini akan menyebabkan kondisi yang disebut radang gusi dimana gusi menjadi membengkak dan mudah berdarah. )@ 7e'ara klinis hiperplasia gingiva tampak sebagai suatu pembesaran gingiva yang biasanya dimulai dari papila interdental menyebar ke daerah sekitarnya. dapat mengganggu oklusi dan estetik serta dapat mempersulit pasien dalam melakukan kontrol plak. dan akhirnya tulang dan jaringan pendukung gigi menjadi rusak dan han'ur. "oloni bakteri ini yang menyebabkan kerusakan jaringan gusi. 7eiring dengan berkembangnya penyakit. >a'un yang diproduksi oleh bakteri dalam plak mengiritasi gusi. Bika tidak dibersihkan. /iperplasia Gingiva Pada hiperplasia gingiva terjadi pertambahan ukuran gingiva oleh karena adanya peningkatan jumlah sel penyusunnya. yang mulai dari gingiva. Penyebab paling umum dari gusi berdarah adalah adanya plak dan tartar yang menempel pada permukaan gigi. kantong memperdalam dan semakin banyak jaringan gusi dan tulang rusak.

li#*raumeni syndrome. minum alkohol. in*eksi di awal kehidupan. )i*erensial diagnosa dapat ditentukan melalui pemeriksaan kesehatan umum dan riwayat gigi. 9aktor lingkungan sekitar akibat terpapar radiasi dan bahan kimia tertentu. 3. 2. sering terpapar sinar matahari. kelainan sistem imun herediter. Pembesaran kondisional seperti pada keadaan pregnansi. "lasi*ikasi ini terdiri dari empat kategori yang membedakan antara lesi akibat langsung dari proses penyakit dan perawatan serta yang disebabkan oleh e*ek sekunder seperti depresi sumsum tulang dan jaringan lim*oid. pubertas. !. obesitas. 9aktor genetik seperti pada penderita down syndrome. tempat kerja orang tua yang terpapar bahan kimia. b. Pembesaran gingiva yang dikaitkan dengan kondisi atau penyakit sistemik a. usia ibu saat anak dilahirkan. Penurunan sistem imun seperti pada pasien tranplantasi organ. dan identi*ikasi *aktor etiologi $gambar 1%. !. Pembesaran neoplastik Pembesaran dan perdarahan gingiva merupakan komplikasi oral yang paling umum dari leukemia. klini*elter syndrome. dan air yang terkontaminasi bahan kimia. 9aktor resiko yang kontroversial atau belum terbukti yaitu sering terpapar medan elektromagnetik. ablasi sumsum tulang dengan kemoterapi. 0bat#obatan ini menyebabkan perubahan yang nyata pada gingiva termasuk erosi dan ulserasi. "lasi*ikasi etiologi lesi gingiva pada pasien leukemia telah dibuat oleh 5arrett.21 Kategori 1 adalah lesi yang disebabkan oleh in*iltrasi leukemia langsung disertai pembesaran pada gingiva. Baringan gingiva dianggap lebih rentan terhadap in*iltrasi sel leukemia yang menyebabkan pengeluaran komponen molekul adhesi endotelial sehingga in*iltrasi leukosit meningkat. riwayat orang tua merokok. riwayat keluarga menderita leukemia. janin yang terpapar hormon. 0bat immunosuppressi* siklosporin yang biasa digunakan untuk men'egah terjadinya penolakan setelah transplantasi juga dapat menyebabkan terjadinya hiperplasia gingiva. &. Pembesaran gingiva akibat penyakit sistemik seperti pada penyakit leukemia. pembesaran nonspesi*ik. .1F Pemeriksaan darah lengkap merupakan pilihan tes )iagnostik apabila di'urigai terjadinya leukemia Klasifikasi Pembesaran Gingiva Berdasarkan Etiologi 2ani*estasi periodontal dari penyakit hematologi sistemik dalam prakteknya sulit untuk membedakan antara perubahan#perubahan akibat proses penyakit atau yang terjadi setelah pengobatan. gingivitis sel plasma. 7ebelum transplantasi sumsum tulang. Penyebab leukemia sampai saat ini belum diketahui se'ara pasti. 21 Kategori 2 berhubungan langsung dengan toksisitas obat yang disebabkan oleh agen kemoterapi.3. evaluasi terhadap si*at pembesaran apakah in*lamasi atau *ibrosis. dengan ataupun tanpa radioterapi dapat mengakibatkan retensi epitel. yang akan terlihat memutih dan menebalnya mukosa oral. akan tetapi ada beberapa *aktor yang diduga mempengaruhi *rekuensi terjadinya leukemia yaitu : 1. Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok. "adang#kadang pengambilan spesimen biopsi juga diperlukan untuk menegakkan diagnosis. de*isiensi vitamin -.

&H.. perdarahan karena de*isiensi trombosit. Pembesaran gusi karena kondisi tertentu J Gingivitis Pubertas J )e*isiensi vitamin - .2G Peningkatan ukuran gusi biasanya merupakan tanda adanya kelainan gusi.&. 2GG2% : 1. berdasarkan tampilan sel#sel leukemia dalam darah peri*er dan sumsum tulang. 6mumnya perdarahan dan ulserasi gingiva dapat berkurang jika oral higiene yang 'ukup. "lasi*ikasi leukemia telah berkembang selama bertahun#tahun dari suatu pendekatan mor*ologis. 21 Kategori men'akup e*ek sekunder dari depresi sumsum + jaringan lim*oid dan juga perdarahan. Pembesaran karena pengaruh obat#obatan 3.Kategori 3 terdiri dari e*ek yang merugikan dari gra*t versus host rea'tions. ulserasi neutropeni dan rentan terjadi in*eksi mikroba. 5eberapa tipe pembesaran gusi dapat diklasi*ikasikan menurut *aktor etiologi dan perubahan patologi sebagai berikut $-arran. =eukemia monositik "lasi*ikasi leukemia dapat dimodi*ikasi untuk menunjukkan perjalanan penyakit dengan penerapan istilah akut.22% sekitar 3. kronis. ketergantungan yang lebih besar dari antibodi monoklonal terhadap antigen seluler dan sitogenetik dan metode molekuler $Tabel 1%.. pelepasan epitel. Pembesaran yang dihubungkan dengan penyakit sistemik a. 22 1. resistensi terhadap in*eksi. =eukemia lim*oid $=im*ogenus. =esi mukosa termasuk li'henoid striae. "etahanan hidup pasien lebih dari 1 tahun 3.H kemudian =eukemia 2ielomonositik kut $2!% 1I. 1GH terjadi pada leukemia kronis dan sangat jarang terjadi pada =eukemia =im*ositik kut $ ==% dan =eukemia =im*ositik "ronis $-==%. "ronik 2. 7ubakut.22 1. Pada penyakit ini lim*osit yang ditrasplantasikan bereaksi terhadap host antigens. subakut. Pembesaran gingiva yang paling sering terjadi adalah pada =eukemia 2onositik kut $2&% yaitu sekitar ((. "ondisi ini biasanya disebut Pembesaran Gusi $gingiva enlargement% dan kelebihan pertumbuhan gusi $gingiva overgrowth%.1(. lim*ositik. kut.a<s. lim*atik% 3. "etahanan hidup pasien di antara akut dan kronis Pembesaran gingiva lebih sering terjadi pada leukemia akut daripada kronis yaitu sekitar 3(H terjadi pada leukemia akut. "etahanan hidup pasien kurang dari ( bulan 2.2G. =eukemia mieloid $2ielogenus mielositik% 2. erosi dan ulserasi dan dapat berguna sebagai penanda aktivitas gra*t versus host rea'tions. Gambaran klinis periodontal men'akup gingiva pu'at. kut b.&H dan =eukemia 2ielositik kut $21. Pembesaran karena in*lamasi a. melalui teknik sitokimia dan belakangan ini. "ronis.

a dan 4ewman. Tumor 5enign b. 2arginal gingivitis 2eliputi margin gusi tetapi juga termasuk bagian batas gusi 'ekat !. Penyakit gingivitis kronis merupakan suatu penyakit gusi yang timbul se'ara perlahan# lahan dan dalam waktu yang lama. 5entuk penyakit gusi yang umum terjadi adalah gingivitis kronis yang ditandai dengan pembekakan gusi dan lepasnya epitel perlekatan.J b. 1FF(. )erajat pembesaran gusi dapat diukur sebagai berikut : J Grade G : Tidak ada tanda#tanda pembesaran gusi J Grade 8 : Pembesaran sampai batas papila interdental J Grade 88 : Pembesaran meliputi papila dan margin gusi J Grade 88 : Pembesaran menutupi tiga perempat atau lebih mahkota gigi Gingivitis merupakan peradangan gusi yang paling sering terjadi dan merupakan respon in*lamasi tanpa merusak jaringan pendukung $-arran. 1FFF%. Tumor 2alignant 5erdasarkan lokasi penyebarannya. 9aktor lokal penyebab gingivitis disebabkan oleh akumulasi plak. sar'oidosis.ed gingivitis 2embatasi gusi pada satu atau beberapa daerah gigi 2. gusi 'ekat dan papila interdental. sering meluas sampai batas margin gusi dan gingivitis lebih sering diawali pada daerah papila &. Pembesaran karena neoplasma $gusil tumors% a. Gingivitis karena Pengaruh !bat-!batan . Gingivitis mengalami perubahan warna gusi mulai dari kemerahan sampai merah kebiruan sesuai dengan bertambahnya proses peradangan yang terus menerus. pabila hal ini terus dibiarkan maka akan menyebabkan periodontitis. )i**use gingivitis 2eliputi margin gusi. >asa sakit atau nyeri jarang dirasakan. Benkin dan llan. Papillary gingivitis 2eliputi papila interdental. J J 9ibromatosis Pembesaran gusi karena kelainan sistemik =eukimia "elainan granulomatous $Degener<s granulomatosis. dll% J dll !. sehingga hal ini menjadi alasan utama gingivitis kronis kurang mendapat perhatian.ed gingivitis 2eliputi gusi didalam rongga mulut se'ara menyeluruh 3. =o'ali. Generali. >asa sakit merupakan salah satu symptom yang membedakan antara gingivitis kronis dengan gingivitis akut. pembesaran gusi dapat diklasi*ikasikan sebagai berikut : 1.

9aktor yang merupakan akumulasi plak dan retensi termasuk 0/ buruk. Pembesaran akibat phenytoin dapat dihubungkan dengan de*isiensi asam *olad. 2ekanisme dari phenytoin yang dapat menyebabkan pembesaran gusi masih belum jelas. Etiologi Berdasarkan Klasifikasi 1. Phen"toin #$ilantin%& Phenytoin adalah obat anti'ovulsan yang digunakan pada penderita epilepsi. )iduga akibat dari e*ek stimulasi dari proli*erasi *ibroblas dan produksi kolagen dan juga e*ek penghambat dari penghan'uran kolagen oleh en. dimanaanak#anak lebih rentan dibandingkan orang dewasa. 9ibroblas yang berasal dari pembesaran gingival yang diinduksi oleh phenytoin menunjukkan peningkatan sintesis sul*at . dan asam valproi'%. 3. Pembesaran gusi yang terjadi dapat men'apai &G H pada penggunaan obat ini. ion 'alsium intraseluler merupakan penentu produksi kolagen oleh *obroblas.3.2. 2.im kolagenase. methusu@inimide. biji apel. hal ini dapat merusak pembetukan epitel mulut. *ntikonvulsan )ilantin adalah hydantoin untuk pengobatan semua jenis epilepsi. "ira#kira 3GH pasien yang memakai obat ini mengalami pembesaran gusi. Pembesaran 8n*lamatori "ronis Pembesaran in*lamatori kronis disebabkan oleh paparan plak gigi yang sudah lama. ke'uali petit mal $kejangringan%. Pembesaran gusi ini akibat dari pertumbuhan berlebihan dari kolagen. ntikonvulsan lain yang e*ek sampingnya sama adalah su''imides $ethosu@imide. dan biasanya terjadi pada anak remaja dan anak yang dirawat dengan menggunakan obat ini. Terdapat hubungan antara dilantin dengan pembesaran gingival. Pembesaran 8n*lamatori kutPembesaran ini dihasilkan dari bakteri yang terbawa jauh ke dalam jaringan saat benda# benda asing $bulu sikat gigi. /al ini dapat terjadi setelah terapi dengan menggunakan anti'onvulsan phenytoin imunosupresan 'y'losporine atau 'alsium 'hanel blo'kers.Terapi yang panjang pada penggunaan obat#obatan sistemik juga dapat menyebabkan pembesaran jaringan gusi. "ekurangan dari en. maupun iritasi karenaanatomi abnormal dan restorasi yang tidak sesuai serta pemakaian ortodontik. '"(losporin -y'losporin merupakan obat immunosupresan yang digunakan pada pasien transplantasi organ untuk men'egah terjadinya penolakan tubuh $gra*t reje'tion%. Phenytoin dapat menstimulasi proli*erasi sel seperti*ibroblas dan epithelium. )ifedifin 4i*edi*ine adalah merupakan 'al'ium 'hannel blo'ker yang digunakan pada orang dewasa untuk mengontrol masalah kardiovaskuler. 2ekanisme kerja obat yang dapat menyebabkan pembesaran gusi tidak diketahui. 8nsiden terjadinya pembesaran gusi pada pengguna ni*edine adalah 1G#1&H. dan kemungkinan akibat dari reaksi obat phenytoin yang merupakan bagian dari kelompok *ibroblas yang dapat meningkatkan ukuran dari protein. /ydantoinlain yang dikenal dapat menginduksi pembesaran gingival adalah ethotoin dan mephenytoin. 1.im ini dapat menyebabkan penumpukan kolagen pada gusi. Pembesaran Gingiva yang )iinduksi oleh 0bat#obatan. 0bat menghambat 'alsium 'hannel didalam membran sel. 0bat ini juga diberikan pada pasien setelah transplantasi untuk mengurangi e*ek nephroto@i' dari 'y'losporin. kulit udang% terdorong masuk se'ara paksa ke gingiva.

Pembesaran Gingiva Berhubungan dengan Pen"akit . 0bat ini dapat langsung menginduksi dilatasiateri koronari dan arteriol. . 8ni terjadi pada anak laki#laki dan perempuan.'. Perubahan ini memodi*ikasi respon gingivalterhadap iritan lokal sedemikian sehingga reaksi pertahanan yang normal terlambat danin*lamasi bertambah parah. turunan ben. ni'ardipin. 0bat ini merupakan turunandihydropyridine $amlodipin. pasta gigi.em%. dan aritmia jantung. danhipertrikosis.memblok pergerakan kalsium ke intraselular.otia.&. Pembesaran gingiva pada kehamilanPerubahan hormon dapat menginduksi perubahan permeabilitas vas'ular.glikosaminoglikan in vitro. jadi kondisinya dinamakan idiopatik $tidak diketahui%. Pada beberapakeluarga juga pembesaran ini dihubungkan dengan penurunan perkembangan psikis. tetapi mekanismenya tidak begitu dimengerti. degenerasikolagen. 0bat ini menghambat ion kalsium masuk ke membrane sel jantung dan sel otot polos. yang mungkin berhubungan dengan permen karet. dan udem pada jaringan ikat gingival.yang akuttidak menyebabkan in*lamasi gingival. Pada pemeriksaanmikroskopis banyak ditemukan sel plasma dan substansi ekstraselular yang amor* yangmenandakan bahwa hypersensitivitas dan pembesaran gingival merupakan respon terhadapsiklos*orin. sperti ne*rotoksisitas. )e*isiensi vitamin .(. !. atau berbagai makanan lain. )ifedipine merupakan salahsatu obat yang sering digunakan. Pembesaran gingiva pada pubertasPembesaran ini kadang terlihat saat pubertas. melainkan hanya menyebabkan hemoragi.in $diltia. penyempitan arteri koroner. Pembesaran Gingiva +diopatik Penyebabnya tidak diketahui.7iklos*orin juga memiliki e*ek samping lain. Pembesaran gingiva karena de*isiensi vitamin -. dapat menginduksi pembesaran gingival 2G H pada pasien.Pada beberapa keluarga ditemukan autosom resesi* dan autosom dominan. yangmengakibatkan pembengkakan gingiva dan meningkatkan respon in*lamasi terhadap plak. 'al(ium 'hannel Blo(ker -al'ium 'hannel blo'ker merupakan obat yang dikembangkan untuk pengobatankardiovaskular. Badi pembengkakanterjadi karena respon in*lamasi terhadap plak.istemik a. dan juga mengurangi hipertensi dengan 'ara mendilatasi vas'ular peri*er. +munosupresan 7iklos*orin merupakan imunosupresi* poten yang digunakan untuk men'egah penolakanorgan transplant dan untuk mengobati beberapa penyakit autoimun. meningkatkan suplai oksigen ke dalam otot jantung. b. . seperti hipertensi. hipertensi. dan mun'ul pada area dimana terjadi akumulasi plak. angina pektoris. Gingivitis Plasma 7elGingivitis plasma sel diduga merupakan alergi.dan turunan penilalkilamin $verapamil%.Beberapa obat ini dapat men"ebabkan pembesaran gingival. Penghentian dari paparan alergen bisamenyembuhkan lesi. *elodipin. Phenytoin bisamenginduksi penurunan penghan'uran kolagen sebagai hasil dari produksi kolagenase*ibroblas yang tidak akti*. ni*edipin%.2erupakan respon terkondisi terhadap plak bakterial. b.Pada beberapa kasus berasal dari herediter.8sradipidine merupakan turunan dyhidropidine yang pada beberapa kasus tidak mengakibatkan permbesaran gingiva dapat menggantikan ni*edipine.'.

3pitelisasi permukaan pada umumnya selesai setelah &E1! hari. sehingga mengganggu pada saat makan dan berbi'ara.. Pembesaran gusi ini tidak menyebabkan rasa sakit dan berbeda dengan pembesaran gusi akibat in*lamasi kronis. lapangan penglihatan baik.1. keratinisasi permukaan mungkin tidak tampak hingga hari ke 2IE!2 setelah operasi. Gingivektomi adalah pemotongan jaringan gingiva dengan membuang dinding lateral poket yang bertujuan untuk menghilangkan poket dan keradangan gingiva sehingga didapat gingiva yang *isiologis. bentuknya *ibrous. -lini'al Periodontology. 2i'hael.F >epair epithel selesai sekitar satu bulan. gingiva tampak sehat.! #3I! -anda Klinis dari Pembesaran Gusi *kibat Pengaruh !bat-obatan Tanda awal dari perubahan ini terlihat setelah 3#! bulan setelah pemberian obat.. Kasodilatasi dan vaskularisasi mulai berkurang setelah hari keempat penyembuhan dan tampak hampir normal pada hari keenam belas.G. /enry /. Penyakit GranulomatusPenyebab dari granulomatosis Degner tidak diketahui. Perawatan *ollow upnya berupa kontrol plak dan mendeteksi adanya pertumbuhan gingiva kembali. tetapi kondisinyamemperlihatkan kerusakan jaringan se'ara imunologis. *ungsional dan estetik baik. dapat mengeliminasi poket se'ara sempurna. 5eberapa kasus membutuhkan pembedahan $gingive'tomy% dan re'ountering $gingivoplasty% untuk mengembalikan bentuk dan memberikan akses untuk pembersihannya. b. repair jaringan ikat selesai sekitar . Pera.I "euntungan teknik gingivektomi adalah teknik sederhana. Baringan akan tumbuh berlebihan sebagai *ungsi oral. "arena yang menjadi penyebab adalah obat#obatan. keras dan bewarna pink pu'at. maka para praktisir diharapkan memodi*ikasi obat atau menggantinya dengan obat lain seperti pada terapi anti'ovulsan dapat diganti dengan sodium valproate atau 'arbama..9ermin . "lokkevold.atan Perawatanya dengan memberikan instruksi oral higiene.a. 7elama ! minggu pertama setelah gingivektomi keratinisasi akan berkurang. minggu setelah gingivektomi. berwarna merah muda dan kenyal. biasanya dengan sedikit ke'enderungan untuk berdarah. 1Gth3d. 4ewman.7ar'oidosis merupakan penyakit granulomatus yang tidak diketahui penyebabnya. 5erdasarkan pendapat tersebut di atas penulis ingin mengetahui penyebab terjadinya kekambuhan gingivitis hiperplasi setelah dilakukan gingivektomi se'ara klinis.I 7etelah 12E2! jam.( 3nam minggu setelah gingivektomi. =eukemiaPasien dengan leukemia mempunyai in*lamasi kronis simple tanpa keterlibatan selleukemia dan bisa mun'ul dengan 'iri klinis dan mikroskopis yang sama pada pasien tanpa penyakit. . sel epitel pinggiran luka mulai migrasi ke atas jaringan granulasi. Penyakit sistemik yang 2enyebabkan Pembesaran Gingivaa.-arran. skeling dan polis. 5iasanya melibatkan bagian anterior mulut dan seringkali melibatkan penampilan pasien. Perry >. Papila interdental menjadi bernodul sebelum meluas menjadi di*us sehingga mengganggu jaringan labial. halaman 3..epine. "enyataannya se'ara klinis perawatan gingivitis hiperplasi dengan perawatan gingivektomi sering menimbulkan kekambuhan. Takei. mor*ologi gingiva dapat diramalkan sesuai keinginan.