BB/U Umur 11 Bulan 26 Bulan Simpang Baku -3 SD -2 SD -1 SD Median +1 SD +2 SD +3 SD 6,8 7,6 8,4 9,4 10,5 11,7 13 8,9 10,0 11,2 12,5 14,1 15,8 17,8

untuk kasus bayi 11 bulan, berat badannya (5 kg) lebih kecil daripada nilai median (9,4), maka dari itu nilai simpang baku rujukannya menjadi 9,4-8,4 = 1 sehingga perhitungan z score :

z score = -4,4 Karena nilai z score sudah mencapai -4,4 berarti status gizinya tergolong buruk. Nah, untuk balita 26 bulan caranya sama dengan diatas. Karena berat badannya (15 kg) lebih besar daripada nilai simpang baku mediannya (12,5), maka dari itu nilai simpang baku rujukannya diperoleh dengan mengurangi nilai simpang baku +1SD dengan nilai median, yakni 14,1-12,5 = 1,6 sehingga perhitungan z score menjadi :

z score = 1,56 karena nilai z score-nya 1,56 maka status gizinya tergolong baik. 2. PB/U dan TB/U Panjang badan digunakan pada anak usia 0-2 tahun. Sedangkan tinggi badan diperuntukkan untuk anak usia lebih dari 2 tahun. Untuk contoh yang sama kita dapat hitung nilai z score nya. Simpang Baku Umur -3 SD -2 SD -1 SD Median +1 SD +2 SD +3 SD 76,9 79,2 81,5 11 Bulan 67,6 69,9 72,2 74,5 92 95,2 98,3 26 Bulan 79,3 82,5 85,6 88,8 Karena panjang badan nyata pada bayi usia 11 bulan diatas lebih kecil dibandingkan dengan nilai mediannya, maka dari itu nilai simpang baku rujukannya diperoleh dengan mengurangi median dengan nilai simpang baku -1 SD. Sehingga perhitungan z score menjadi :

z score = -2,82 (status gizi pendek). Sedangkan untuk balita usia 26 bulan, nilai simpang baku rujukan diperoleh dengan mengurangi nilai simpang baku pada +1 SD dengan mediannya. Hal ini dikarenakan tinggi badan nyata (90 cm) lebih besar daripada nilai mediannya (88,8). Z score :

9 (status gizi normal). Kenapa begitu ? Karena pada usia-usia ini anak mengalami masa pubertas.3 16. berat badan nyatanya adalah 15 kg. Tapi IMT/U juga dapat digunakan untuk anak 0-5 tahun. Selanjutnya adalah berat badan dan tinggi badan tentunya karena kita akan mencari IMT-nya. Untuk balita dengan tinggi badan 90 cm. 3. Baik.0) maka nilai simpang baku rujukannya adalah mengurangi nilai median dengan berat badan pada -1 SD. 4. Jika dibandingkan dengan nilai mediannya (8. BB/PB atau BB/TB Tinggi badan (cm) 68 90 Berat badan (kg) -3 SD 6. Dikarenakan berat badan nyata lebih besar daripada nilai median.2 -2 SD 6.38 (status gizi normal). .0 2 SD 9. Data apa saja yang kita butuhkan selain umur tentunya ? Jenis Kelamin ! iya benar tentu kita harus bedakan apakah anak perempuan atau laki-laki.6 mari kita hitung kembali ~ Pada bayi dengan panjang badan 68 cm. berat badan nyatanya adalah 5 kg.3 11. Maka nilai simpang baku rujukannya diperoleh dengan mengurangi berat badan pada 1 SD dengan median.9 Median 8. Sehingga perhitungannya menjadi : z score = -4.0 12.3 (status gizi sangat kurus).3 10.7 14. untuk lebih mudah memahaminya kita cobakan dengan contoh kasus saja ya.9 1 SD 8.8 11. IMT/U Rata-rata IMT/U (dibaca Indeks Massa Tubuh menurut Umur) digunakan untuk anak-anak usia diatas 5 tahun hingga 18 tahun.4 15.2 3 SD 10.0 -1 SD 7. Z score : = 1.z score = 0.

8 1 SD 19.6 setelah ketemu nilai IMT-nya kita masukan sekarang untuk mencari z score nya. z score = 1.6 3 SD 28.5 -1 SD 14.4 -2 SD 13. IMT = 19. Untuk menyimpulkan status gizi seseorang bisa download “Buku SK Antropometri 2010″ formatnya pdf untuk lebih jelasnya.0 2 SD 22.4 Iinggi badan yang digunakan adalah dalam meter. Bagaimanakah status gizinya jika dinilai menggunakan indeks antropometri IMT/U ? Umur (th) 10 IMT : IMT Median 16.25 (status gizi Gemuk).6 -3 SD 12. Karena IMTnya lebih besar dari nilai median maka nilai simpang baku rujukannya adalah mengurangi nilai IMT +1 SD dengan IMT. Semoga Tulisan ini Bermanfaat About these ads Share this:    Twitter Facebook Like this: . sehingga tinggi badan pada kasus harus dibagi dahulu dengan 100 agar menjadi meter.seorang anak perempuan sekolah dasar berusia 10 tahun berat badannya 39 kg dan tingginya 141 cm.

Related This entry was posted on 28 Juni 2013. in Penilaian Status Gizi and tagged penilaian status gizi.. Bookmark the permalink. z-score.281 hits YES ME ! ruspitaa . Tinggalkan sebuah komentar Navigasi Tulisan ← Ujian sebagai Seorang Ahli Gizi#1 Kisah di Balik Seseorang yang Selalu Gagal → Tinggalkan Balasan Surel (wajib) (Alamat takkan pernah dipublikasikan) Nama (wajib) Situs web Beritahu saya balasan komentar lewat surat elektronik.Suka Memuat.. Search for: Blog Stats  17.

I Love What I Do and I Do What I love ll Nutrition Department Polytechnic of Health Denpasar :) Get Back on the Bike and Keep on Pedaling ! View Full Profile → Tulisanku ♡          ♡ Biokimia Epidemiologi Harvest Moon Healthy Living One Direction Penilaian Status Gizi Resep Uncategorized Fresh :)   Kisah di Balik Seseorang yang Selalu Gagal Cara Menghitung Z Score Let's Follow Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik. Arsip        Juni 2013 Maret 2013 Desember 2012 November 2012 Oktober 2012 September 2012 Agustus 2012 jejaring Sosial . Bergabunglah dengan 4 pengikut lainnya.

tk/fTe8I 12 hours ago kasian banget Nia Daniati punya suami kayak si Farhat --" 12 hours ago @trisna9393 knp beb ? ceritaaaaaaaakkk 1 day ago seminar jam 9 mulai @PutriiAW_ gg ada pulsaaa :D 1 day ago Blog yang Saya Ikuti 1.com. | Tema: Bouquet oleh WordPress.com News .com.com News Blog pada WordPress.     RT @darwistereliye: Aku hanya berani bermimpi. sungguh tidak terhitung berapa kali aku bermimpi tentang kau. WordPress. 12 hours ago RT @detiksport: Morata Sebut Ronaldo Cuma Kelelahan de. WordPress.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful