INTRODUCTION The nassional association of shoflifting prevention memperkirakan bahwa 1 dari 11 orang pernah mengutil selama hidupnya dan

untuk laki-laki menyukai mengutil seperti dia menyukai wanita. Kenyataannya lebih dari 13 juta dolar barang berharga dicuri dari pengercer di US setiap tahunnya. Mengutil menghasilkan nilai yang signifikan pada system hukum dan perniagaan. Mengutil dan kleptomania kadang digunakan sebagai sinonim, tetapi ada perbedaan yang penting antara keduanya. Mengutil adalah perilaku yang didefinisikan sebagai mencuri barang dari toko, terlepas dari segi motivasi maupun fitur yang terkait. Sebaliknya, kleptomania memiliki arti yang lebih sempit dan mengacu pada diagnosis psikiatri yang ditandai dengan kegagalan yang berulang untuk menolak impuls untuk mencuri benda-benda yang tidak diperlukan untuk digunakan pribadi atau untuk nilai uang (3). Individu dengan kleptomania mengalami peningkatan ketegangan segera sebelum melakukan pencurian tersebut. Selanjutnya, mencuri tidak berkomitmen untuk

mengekspresikan kemarahan atau dendam (3). Oleh karena itu, kleptomania ditandai dengan ketidakmampuan untuk menahan dorongan untuk mencuri benda yang tidak diperlukan. Sementara prevalensi kleptomania dalam masyarakat umum tidak diketahui, penelitian terbaru pada mahasiswa (n = 790) menemukan bahwa meskipun 26,8% dilaporkan telah mencuri barang dalam hidupnya, hanya 0,4% yang memenuhi criteria kleptomania (4). Meskipun kleptomania mungkin adalah kelainan yang jarang pada populasi umum, hal ini memiliki morbiditas yang signifikan dan masih kurang dipahami. Individu dengan kleptomania mengalami gangguan social dan pekerjaan yang signifikan, kualitas hidup yang buruk, dan tingkat percobaan bunuh diri yang tinggi (5-7). Selain konsekuensi emosional dari kleptomania, banyak individu dengan kleptomania mempunyai kesulitan hokum karena perilaku mereka. Penelitian sebelumnya dari sampel klinis individu yang memenuhi kriteria kleptomania telah dilaporkan bahwa 64-87% dari individu dengan kleptomania telah ditangkap

Penangkapan dan tingkat penahanan yang tinggi ini tidak hanya mengakibatkan gangguan emosi. penelitian telah menemukan hubungan antara pejudi yang terlibat dalam perilaku illegal dan gejala perjudian patologis yang lebih berat (11) dan member kesan bahwa keberadaan subkelompok dari para pejudi dengan persoalan hukum mungkin memerlukan pendekatan terapi yang spesifik (12). Penelitian yang sama dari sampel klinik lebih lanjut menunjukkan bahwa 15-23% dari individu mencari pengobatan untuk kleptomania telah menghabiskan waktu di penjara sebagai akibat dari mengutil (6. Kleptomania. Mengingat tidak adanya data mengenai individu dengan kleptomania.(6. Kenyataannya. Karakteristik yang tidak dipahami dari penderitaan individu dari kleptomania mungkin memiliki kepentingan klinis. penelitian ini menunjukkan bahwa banyak individu dengan kleptomania telah ditahan beberapa kali dengan beberapa laporan pernah ditahan lebih dari sepuluh kali penangkapan seumur hidup. gangguan kontrol impuls lain dengan fenomena yang berhubungan dengan kleptomania (10). telah ada penelitian terbatas yang memfokuskan pada bagaimana kleptomania berhubungan dengan kriminalitas. Semua subjek yang telah dihubungi kita untuk pengobatan adalah. dapat digunakan sebagai contoh prototipikal untuk memahami hubungan antara gangguan psikiatri dan perilaku criminal. oleh karena itu. Pada kasus perjudian patologis. Sedangkan penelitian telah difokuskan pada bagaimana patologi tentang perjudian. dan (3) dapat diwawancarai secara pribadi. Satu-satunya criteria eksklusi adalah adanya . termasuk dalam database ini jika memenuhi kriteria inklusi umum: (1) diagnosis utama dari kleptomania DSM-IV saat ini.12).7).(2) usia 18 atau lebih. tujuan dari penelitian ini untuk menyediakan detail forensic dan fenomenologi gambar individu yang memenuhi criteria DSM-IV untuk kleptomania dalam kelompok studi yang cukup besar. melainkan juga menyebabkan biaya keuangan yang besar pada ekonomi dan sistem hukum (9). memberikan kontribusi terhadap perilaku yang melanggar hukum (11. sebagai salah satu dari sebagian gangguan psikiatri didefinisikan oleh perilaku criminal.8).

atau intoksikasi zat. Peserta penelitian diberikan informed consent tertulis secara sukarela kecuali pada 17 subjek yang datanya dimasukkan via review grafik IRB yang telah diterima (17 subjek tersebut termasuk dalam 101 total) [16]. Tidak ada subjek yang diadili untuk diperintahkan menjalani pengobatan. Investigasi itu dilakukan sesuai dengan Deklarasi Helsinki. dan dari tempat pencurian. Pertanyaan klinis dinilai dari onset usia dari mengutil. 11-item skala laporan diri yang telah .gangguan mental organik atau ketidakmampuan untuk memahami dan persetujuan untuk penelitian. memicu keperilaku. Keparahan Kleptomania Keparahan mengutil dinilai pada evaluasi awal dengan menggunakan Clinical Global Impression – Severity scale (CGI) [18]. frekuensi mengutil. gangguan kepribadian antisosial.'' Subyek melaporkan keparahan gejala mereka menggunakan Skala Penilaian Gejala kleptomania (K-SAS). Semua subjek menjalani wawancara semi-terstruktur (dilaporkan pada studi sebelumnya) untuk menilai karakteristik klinis dari kleptomania [7]. adalahkriteria eksklusi untuk kleptomania. mengutilhanya atau terutama karena episode manik atau hypomanic. CGI terdiri dari 7 item Likert scale yang reliabel dan valid yang digunakan untuk menilai keparahan gejala klinis. Institutional Review Board dari University of Minnesota dan Butler Hospital menyetujui penelitian dan laporan persetujuan. SCI-K adalah alat diagnostik yang handal dan valid yang mana menggabungkan semua criteria inklusi dan eksklusi DSM-IV untuk kleptomani. Penilaian Karakteristik klinis Diagnosis kleptomani dibuat dengan menggunakan Structured Clinical Interview untuk Kleptomania (SCI-K) [17]. intensitas desakan untuk mengutil. CGI severity scale berkisar dari 1 ='' tidak sakit di semua'' sampai 7 ='' di antara yang paling sangat sakit.

dysthymia). dan gangguan panik). cyclothymia). dan perilaku mengutil. digunakan untuk memeriksa bagaimana gejala kleptomani terpengaruh pada fungsi di tiga domain: kerja / sekolah. K-SAS menilai desakan.tertangkap tetapi tidak ditahan. Skor yang lebih tinggi mencerminkan tingkat keparahan yang lebih besar dari gejala kleptomania (total skor kemungkinan 44). pembelian kompulsif. Skala kecacatan Sheehan (SDS). dan gangguan makan (bulimia nervosa. trikotilomania. SCID-kompatibel modul yang digunakan untuk memeriksa rating saat ini dan seumur hidup dari gangguan kontrol impuls yang lain (judi patologis. pyromania. gangguan pesta makan). Penilaian Hukum Subjek ditanya apakah saat mereka mengutil tertangkap. ditahan. perilaku seksual kompulsif. stres pascatrauma. bipolar II. fobia sosial. spektrum bipolar (bipolar I. kecemasan umum. Gangguan ini dikelompokkan dalam kategori diagnostik ikutan: depresi (depresi berat. kehidupan sosial dan kehidupan keluarga / tanggung jawab rumah [19]. kecemasan (obsesif-kompulsif. Gangguan Komorbiditas psikiatrik Masing-masing subjek dievaluasi dengan Structured Clinical Interview untuk DSM-IV (SCID) [20] untuk menilai gangguan komorbid saat ini dan seumur hidup. 3-pertanyaan. ditahan tapi tidak di kurung atau ditahan dan di kurung. gangguan eksplosif intermiten. pengukuran laporan diri. dan skin picking patologis) [21].menunjukkan reliabilitas dan validitas yang baik pada penelitian sebelumnya [7]. Selain itu subjek di Tanya berapa kali tertangkap . pikiran. dikurung. pikiran. anoreksia nervosa. sebagus respon emosi kepada hukum penolakan dan bagaimana isu hukum berefek kepada keinginan. dan kebiasaan kelepto mania .

4 hari per minggu dan rata-rata 2. 26 dari 35 subjek (74. Subjek biasanya dilanjutkan resiko yang berhubungan dengan mengutil. 8 subjek (38.1%) degan kelainan . Demografi dan klinikal karakteristik yang ditunjukkan dalam tabel. (n = 35. 50. Yang paling banyak pada kehidupan.Analisis statistic Demografi dan variabel klinis di hitung sebagai ratat-rata standard defiasi dan frekuensi Hasil Demografi dan klinikal karakteristik 101 orang dewasa (n = 27 [26.3%) dengan kelaian depresi dilaporkan bahwa mereka tidak memiliki gejala “hadmood” menunjukkan kepada kleptomania.4%) dilaporkan setidaknya 1 kali seumur hidup dengan kelainan Axis I yang berhubungan dengan kleptomania. yaitu distress dan malu yang berhubungan dengan kleptomania dan hukum penolakan dari kebiasaan mereka.6%) (yang paling banyak mendorong untuk membeli) dan yang paling banyak terjadi seumur hidup yaitu kelainan depresi.9 ± 2. yaitu kelainan yang mengantur kontrol kelainan. subjek dilaporkan memiliki keinginan untuk mencuri 3. Kebanyakan subjek melakukan penguntilan setidaknya dua kali seminggu dalam 20 / 30 tahun. (contohnya baran yang lebih mahal.7%).5% terlapor gejala yang konsisten dengan dengan kelainan Axis I yang berhubungan dengan kleptomania. barang yang jumlahnya besar Dll) selama proses dari kesakitan menghasilkan sensasi atau kesibukan yang dihubungkan dengan mengutil. Kenyataannya mereka melaporkan gejala mood yang dihasilkan dari keduanya. and 64 (63. 41.0 ± 1. Dengan cara yang sama. (n = 42.1.6 pencurian per minggu. hasil dari komorbiditas Axis I dari sekarang dan selamanya. 34.7%] laki-laki) dengan kriteria kleptomania menurut DSM-IV dimasukkan dalam studi ini. Komorbiditas psikiatri Table 2.

kecemasan menghubungkan gejala mereka pada kleptomania dan perhatian yang tepat pada masalah itu. Dari 30 subjek dengan kelainan penggunaan alkohol seumur hidup. Dari 101 subject ditemui criteria mengutil. Oleh karena itu pengakuan. 7 (38. Mengutil paling sering dimulai pada masa remaja akhir atau awal masa dewasa. 17 (56. Satu subject tertangkap lebih dari sepuluh kali. Dan semuanya berakhir dengan malu. dan komorbiditas psikiatri dalam sampel yang besar dari individu dengan kleptomania DSM IV. Dengan keparahan gejala. Hasil menunjukkan bahwa kleptomania adalah sebuah kepribadian yang patologis dimana menghasilkan penolakan hukum yang signifikan. subject yang perna tertangkap memiliki nilai yang lebih tinggi pada cgi dari pada yang belum pernah tertangkap.3% subject pernah tertangkap lebih dari sekali selama mereka mengutil.7%) dilaporkan bahwa kelainan pengguanaan alkohol datang segera setelah kleptomania. dini dan upaya pencegahan bagi individu yang tertangkap mengutil dapat mencegah perkembangan kleptomania. Dari 18 subjek dengan kelainan penggunaan obat . ini adalah pelajaran pertama untuk mempertimbangkan konsekuensi hukum. karena kleptomania sebagai faktor mereka menggunakan alkohol. Konsekuensi hukum Hukuman akibat mengutil dipresentasikan pada table 3. DISKUSI Untuk pengetahuan kita. 68. pribadi bermasalah dan gangguan fungsional. . itu menunjukkan bahwa mungkin butuh beberapa tahun untuk memenuhi kriteria DSM IV untuk kleptomania.9%) melaporkan bahwa kleptomania itu sebagai pendahulu dan berkontribusi terhadap penggunaan obat. Dari 32 subject yang pernah tertangkap mengutil 21 dipenjarakan. dan kebanyakan orang dengan kleptomania. karakteristik klinis.

. Pada kenyataannya. Selanjutnya. derajat yang tinggi saat ini dan seumur hidup pada penggunaan narkoba. dan penemuan ini menunjukkan bahwa kleptomania dapat dikaitkan dengan gangguan kontrol impuls atas berbagai kegiatan.Komorbiditas antara individu dengan kleptomani dalam penelitian ini tinggi. Kenyataanya. Penemuan ini konsisten dengan studi kecil sebelumnya sampel klinis individu dengan kleptomani. mencerminkan individu dengan kleptomania yang tidak mencari pengobatan. karena itu. dokter perlu bertanya pada pasien dengan kleptomani tentang masalah hukum mereka dan membicarakan emosi mereka dan konsekuensi dari kebiasaan mereka. Konsekuensi hukum biasanya didapat pada individu dengan kleptomania. Pertama. mayoritas subjek dalam penelitian ini telah ditangkap dan hampir setengah (46%) dari mereka yang ditangkap telah dihukum. sampel terdiri dari individu yang mencari pengobatan. sebagian besar melaporkan gangguan komorbid baik saat ini dan seumur hidup. Selain itu. Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan. gangguan kontrol impuls. dan gangguan penggunaan narkoba. mood. khususnya meningkat pada saat ini dan komorbiditas gangguan depresi. Karena frekuensi penangkapan dan penahanan mengorbankan emosi dari individu dengan kleptomania. dokter mungkin perlu untuk merujuk pasien kepada konseling hukum untuk mencegah memburuknya komorbiditas kejiwaan. dan mungkin yang tidak mencari pengobatan. dan gangguan kontrol impuls pada subyek dengan kleptomani menunjukkan bahwa dokter harus hati-hati menyaring pasien untuk kleptomani ini terjadi gangguan sebagai kehadiran mereka mungkin memiliki implikasi pengobatan. Data ini juga menunjukkan bahwa komorbiditas pengobatan yang lebih intensif untuk berbagai perilaku impulsif diperlukan untuk orang pengutil.

maka diperlukan adanya suatu dukungan dalam bentuk . Akhirnya. orang yang mencuri di toko harus menerima intervensi pengobatan dini. metode perekrutan mungkin telah memperkenalkan sebagai bias yang dapat menarik perhatian seseorang yang memilih untuk mencuri tapi ingin menyalahkan kebiasaan mereka sebagai gangguan. 23]. subjek dengan kleptomani melaporkan frekuensi penangkapan dan penahanan mereka pada saat mengutil. Dokter harus memulai sebuah protokol pengobatan yang dini dan ketat dalam hal farmakologi dan terapi perilaku kognitif untuk menghindari penangkapan berikutnya dan ke mungkinan pengurungan [17. Oleh karena itu data dari penangkapan. tingkat kesulitan hukum mereka atas alasan spesifik untuk penangkapan.Kedua. Singkatnya. sejarah hukum yang diperoleh hanya dari subyek dan karena itu. Data yang diperoleh dalam studi ini disarankan. untuk menghindari pengeluaran biaya dan perusakan emosional pada penahanan. berkebalikan dengan tidak mau. dan pengurungan tidak diverifikasi. Ketiga. Banyak dari subjek yang tertangkap dan melanjutkan untuk mengutil kembali setelah itu. Kebijakan toko juga mungkin berperan penting dalam hal keprihatinan dengan tidak melalukan penangkapan. untuk merekomendasikan penanganan yang untuk tersangka pengutil yang masuk dalam criteria kleptomania. karena ini penting di pengadilan. dan untuk melawan dorongan untuk mencuri. dan pengurungan mungkin tidak digeneralisasikan pada suatu populasi kleptomania yang memiliki jumlah besar. penahanan. penuntutan pada mengutil mungkin sangat bervariasi dan tergantung pada tempat dan lingkungan di mana seseorang itu ditangkap. penahanan. Oleh karena itu. Teknik neurokognitif dan neuroimaging di masa depan mungkin berguna dalam memahami kepentingan hukum ini dan perbedaan klinis. 22. Keempat. Perbedaan ini belum diverifikasi dengan laporan dirinya dan karena itu keterbatasan artikel ini sebaik kemampuan kita saat ini untuk diagnostik. faktanya pada diagnosis kleptomani sebagian besar dilaporkan bahwa diri mereka orang-orang tidak mampu.

perlakuan untuk mencegah terjadinya kejadian itu kembali dan untuk mengurangi adanya kerugian finansial pada ekonomi dan system hukum. .