Sudut Kontak, Pembasahan dan Pembentangan

Kelompok 3: Rion Nevolindo Joko Sulistyanto Honest Hollerith A. Smit Jerry Nyoman Kurniawan Yahdi Akbar

Fluida Tak Bergerak (Fluida Statik) Fluida adalah zat yang dapat mengalir atau sering disebut dengan zat alir. udara dan gas Fluida tak bergerak adalah fluida dalam keadaan diam atau fluida statis. Contoh dari fluida adalah zat cair. Fluida tak bergerak misalnya zat cair yang terdapat di dalam wadah .

sudut kontak didefinisikan sebagai sudut yang dibuat oleh permukaan tetesan dengan permukaan padatan.Sudut Kontak Sudut kontak adalah sudut yang dibentuk oleh permukaan zat cair dengan dinding sebuah benda. Sedangkan untuk permukaan meniskus cembung sudut kontaknya adalah tumpul (θ > 90o) Didalam absorbsi zat cair oleh padatan. Sudut kontak dihitung dari persamaan: γpadat = γpadat-cair + γcair cos θ . Umtuk permukaan meniskus cekung sudut kontaknya adalah lancip (θ < 90o).

permukaan dikatakan tidak dibasahi. jika θc > 900. . Bila sudut kontak θc > 0o. permukaan dikatakan dibasahi sedang. maka dikatakan bahwa permukaan hanya dibasahi sebagian.Permukaan padatan dikatakan dibasahi secara sempurna oleh cairan apabila sudut kontak θc = 0 situasi ini seperti terlihat pada gambar diatas. Sebagian patokan kasar bisa disebutkan bahwa bila θc < 900.

Dengan cara Sudut Kontak Powder Ukuran yang mungkin dari rata-rata sudut kontak dan kecepatan dari penyerapan powder dan material-material penyerap lainnya. 2.Cara-cara Mengukur Sudut Kontak 1. 3.Dengan cara Dinamik Sessile Drop Hampir sama dengan cara Statik Sessile Drop. 4. tetapi disini menggunakan tetesan yang sudah dimodifikasi.Dengan cara Dinamik Wilhelmy Sebuah metode untuk menghitung rata-rata sudut kontak tertinggi dan terendah pada padatan yang seragam. . Dengan cara Statik Sessile Drop Metode ini menggunakan geniometer (alat ukur sudut kontak) yang caranya adalah dengan sub sistem optik yang memotret tampilan dari cairan murni pada substrat padat. Dengan cara Single Fiber Wilhelmy 5.

sedangkan adhesi adalah gaya tarik menarik antara molekul yang tidak sejenis . Kohesi dan Adhesi menentukan bentuk permukaan zat cair. Kohesi adalah gaya tarik menarik antara molekul yang sejenis.Meniskus Gejala melengkungnya permukaan zat cair di dalam bejana disebut dengan meniskus.

. karena kohesi raksa lebih besar daripada adhesi kaca.Setetes air yang jatuh di permukaan kaca mendatar akan meluas permukaannya sebab adhesi air pada kaca lebih besar daripada kohesinya. Setetes raksa yang jatuh pada permukaan kaca akan mengumpul berbentuk bola.

. Sebaliknya untuk zat cair yang tidak membasahi dinding pipa (θ > 90o). permukaan zat cair di dalam pipa lebih rendah daripada permukaan zat cair di luar pipa. permukaan zat cair dalam pipa naik lebih tinggi dibanding permukaan zat cair di luar pipa.Kapilaritas Kapilaritas adalah gejala naik turunnya permukaan zat cair di dalam pipa kapiler yang disebabkan oleh adanya gaya kohesi dan adhsesi Untuk zat cair yang membasahi dinding pipa (θ < 90o).

Naik turunnya permukaan zat cair dipengaruhi oleh gaya kohesi dan gaya adhesi serta tegangan permukaan. Besarnya kenaikan atau penurunan permukaan zat cair dalam pipa kapiler dapat diketahui melalui persamaan sebagai berikut: sedangkan persamaan gaya tegangan permukaan pada pipa kapiler adalah sebagai berikut: . maka gaya tegangan permukaan akan sama dengan gaya berat dari zat cair yang naik atau turun tersebut.

Fenomena ini pertama kali diamati oleh Benjamin Franklin (1765). atau . bahwa minyak zaitun membentang / menyebar di atas air membentuk suatu lapisan setebal 25Ǻ Ada dua kemungkinan jika minyak yang ringan diteteskan pada permukaan air : .Pembentangan Pembentangan dapat berupa sebuah lapisan molekular.Minyak membentang menutupi permukaan air. . Fenomena turunnya tegangan permukaan suatu cairan memiliki pengaruh yang penting dan sangat menarik dalam pembentukan lapisan tipis (thin liquid film) di atas cairan lain.Minyak tetap mengapung di atas air dalam bentuk tetesan yang lebih pipih.

Proses Pembentangan Jika zat B tidak membentang diatas zat A. Jika tidak membentang maka terjadilah sudut kontak.1. Koefisien Pembentangan tendensi pembentangan untuk mengukur Bila 2 cairan A dan B yang tidak bercampur ditempatkan pada suatu bejana. . Syarat kesetimbangan: gaya kekiri sama dengan gaya kekanan. pada batas antara keduanya terjadi tegangan permukaan antara. maka terjadi kesetimbangan antara tegangan-tegangan muka. Syarat untuk terjadinya pembentangan : cos θ >1 2.

maka permukaan zat cair berperilaku sebagai selaput yang tegang . Sebaliknya. Dengan demikian. Apabila dua partikel zat cair berdekatan maka gaya tarik menariknya besar. dapat dikatakan bahwa tiap-tiap partikel hanya ditarik oleh partikelpartikel di sekelilingnya. Karena adanya gaya tarik antar molekul.Tegangan permukaan Tegangan permukaan zat cair dapat dijelaskan dengan meninjau gaya yang dialami oleh partikel zat cair. apabila dua partikel itu berjauhan. maka gaya tarik-menariknya kecil.

. Terima Kasih..Sekian.. ..