Dampak Oksidan Fotokimia Terhadap Lingkungan Oksidan fotokimia adalah komponen atmosfer yang diproduksi oleh proses fotomikia

, yaitu suatu proses kimia yang mebutuhkan sinar, yang akan mengoksidasi komponenkomponen yang tidak segera dapat dioksidasi oleh gas oksigen.Senyawa yang terbentuk merupakan polutan sekunder yang diproduksi karena interaksi antara polutan primer dengan sinar.Pada siang hari kadar oksidan mencapai titik maksimum dan malam hari kadar oksidant berada pada titik minimumnya. Konsentrasi oksidan di udara dipengaruhi oleh ada tidaknya sinar matahari dan kadar bahan-bahan pencemar primernya di udara. Oksidan fotokimia terdiri atas :oksidator, ozon(O3), peroxyacetylnitrate (PAN), peroxibenzoylnitrate (PBN) dannitrat. Dampak terhadap Lingkungan       Pembentukan smog photokimia  gangguan hidrokarbon di dalam siklus fotolitik Iritasi hidung dan tenggorokan. Bereaksi dengan selulosa. Merusak struktur sel tumbuhan timbul warna coklat kemerah-merahan pada daun Berperan dalam proses pembentukan hujan asam Oksidan fotokimia memiliki sifat pengasaman yang tinggi, dalam konsentrasi tinggi memberikan rangsangan pada mata atau tenggorokan, memberikan pengaruh kepada organ pernafasan, dan juga kepada produk pertanian Dampak oksidan Fotokimia terhadap reseptor

go.Referensi: http://www.html http://www.wordpress.com/2008/12/21/oksidan-fotokimia/ .id/ensiklopedi/01/01/02/02/01-01-02-02.batan.scribd.com/doc/48490471/OKSIDAN#download http://putraprabu.