KEWARGANEGARAAN

“DEMOKRASI SISTEM POLITIK INDONESIA”

Di susun oleh :

Yayat Saputra
( 1010.411.065 )

Universitas PembangunanNasional “Veteran” Jakarta FakultasIlmuPolitikdanSosial JurusanKomunikasi 2010/2011

~1~

oleh karena itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat saya perlukan. Sehingga Indonesia kelak dapat menjadi Negara yang demokrasi. 05 november 2010 Penulis.KATA PENGANTAR Segala puji dan syukur saya panjat kan kepada Allah SWT. atas berkat dan rahmat Nya makalah dengan judul DEMOKRASI SISTEM POLITIK INDONESIA bisa saya selesaikan.dan mempelajari tentang demokrasi ini. seseorang dapat mengetahui banyak hal dari isi demokrasi itu sendiri. terutama bagi mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta. Jakarta. Saya mengharapkan semoga anda yang telah membaca dan memahami tentang demokrasi dapat menjadi orang yang baik dan dapat memberikan kemajuan bagi Negara kita ini. Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna.Dan semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua. Dengan adanya makalah ini. ~2~ .memahami. Makalah ini memberikan manfaat untuk menjadikan Indonesia yang lebih demokrasi.Dengan membaca .

............. i DAFTAR ISI ..................................................4 B.............................................. Ciri-ciriDemokrasiPancasila………………………………………………....... Kesimpulan………………………………………………………………….......... Latar Belakang............................................ SistemPemerintahanDemokrasiPancasila…………………………………........................ PrinsipPokokDemokrasiPancasila…………………………………………8 E................10 G....................……………………………………5 C..........................................................................................................4 A.................................... Saran…………………………………………………………………………15 DAFTAR PUSTAKA .......………………6 D........ SejarahdanPerkembanganDemokrasi ........................15 A...........DAFTAR ISI KATA PENGANTAR .. FungsiDemokrasiPancasila…………………………………………………12 H..................................................15 B....................................................................9 F.......... PengertianDemokrasi………………………………………………………........ BeberapaPerumusanMengenaiDemokrasiPancasila………………………13 BAB IV PENUTUP………………………………………………………………………. PengertianDemokrasiPancasila…………………………….......................................................ii BAB I PENDAHULUAN.................1 A.......3 BAB III PEMBAHASAN......1 BAB II PERMASALAHAN...........................................................................16 ~3~ ...................

suatu pemilihan umum sering dijuluki pesta demokrasi.BAB I PENDAHULUAN A. tidak semua warga negara berhak untuk memilih (mempunyai hak pilih).Walapun perannya dalam sistem demokrasi tidak besar.Pemilihan umum tidak wajib atau tidak mesti diikuti oleh seluruh warganegara. Kesejajaran dan independensi ketiga jenis lembaga negara ini diperlukan agar ketiga lembaga negara ini bisa saling mengawasi dan saling mengontrol berdasarkan prinsip checks and balances. diperoleh melalui pemilihan umum. misalnya pemilihan presiden suatu negara. Latar Belakang Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut. yudikatif dan legislatif) untuk diwujudkan dalam tiga jenis lembaga negara yang saling lepas (independen) dan berada dalam peringkat yang sejajar satu sama lain. Selain pemilihan umum legislatif. lembagalembaga pengadilan yang berwenang menyelenggarakan kekuasaan judikatif dan lembaga-lembaga perwakilan rakyat (DPR. Kedaulatan rakyat yang dimaksud di sini bukan dalam arti hanya kedaulatan memilih presiden atau anggota-anggota parlemen secara langsung. keputusan legislatif dibuat oleh masyarakat atau oleh wakil yang wajib bekerja dan bertindak sesuai aspirasi masyarakat yang diwakilinya (konstituen) dan yang memilihnya melalui proses pemilihan umumlegislatif. selain sesuai hukum dan peraturan. banyak keputusan atau hasil-hasil penting. tetapi dalam arti yang lebih luas. Di bawah sistem ini. Ketiga jenis lembaga-lembaga negara tersebut adalah lembaga-lembaga pemerintah yang memiliki kewenangan untuk mewujudkan dan melaksanakan kewenangan eksekutif.Sebagai tambahan.Suatu pemilihan presiden atau anggota-anggota parlemen secara langsung tidak menjamin negara tersebut sebagai negara demokrasi sebab kedaulatan rakyat memilih sendiri secara langsung presiden hanyalah sedikit dari sekian banyak kedaulatan rakyat. namun oleh sebagian warga yang berhak dan secara sukarela mengikuti pemilihan umum. untuk Indonesia) yang memiliki kewenangan menjalankan kekuasaan legislatif. Ini adalah akibat cara berpikir lama~4~ . Salah satu pilar demokrasi adalah prinsip trias politica yang membagi ketiga kekuasaan politik negara (eksekutif.

dan yang tak memliki catatan kriminal (misal. Banyak negara demokrasi hanya memberikan hak pilih kepada warga yang telah melewati umur tertentu. masa hidupnya akan jauh lebih pendek daripada masa hidup suatu sistem yang sudah teruji mampu membangun negara. sebagai tokoh impian ratu adil. Padahal sebaik apa pun seorang pemimpin negara. misalnya umur 18 tahun. ~5~ .dari sebagian masyarakat yang masih terlalu tinggi meletakkan tokoh idola. narapidana atau bekas narapidana). bukan sistem pemerintahan yang bagus.

~6~ .Demokrasi banyak mengalami berbagai penafsiran.BAB II PERMASALAHAN Dalam pelaksanaanya. banyak sekali masyarakat kita yang tidak memahami sistem demokrasi Indonesia yang sesungguhnya . penulis menyusun makalah ini dengan judul “DEMOKRASI SISTEM POLITIK DI INDONESIA”. Permasalahan muncul dan tidak dapat kita elakkan karena kurang nya pengetahuan tentang demokrasi indonesia . Permasalahan yang muncul diantaranya yaitu: . apakah makna dari demokrasi sesungguhnya ? . maka makalah ini akan memaparkan demokrasi sistem politik indonesia. Untuk itu.Mengapa demokrasi di Indonesia tidak mengalami perkembangan yang berarti dari mulai berdiri hingga kini ? Untuk mengeliminasi masalah-masalah yang ada.

BAB III PEMBAHASAN A. oleh rakyat. dan untuk rakyat (government of the people.  Menurut UUD 1945 Demokrasi berarti menegakkan kembali asas-asas Negara hukum di mana kepastian hukum dirasakan oleh segenap warga Negara . hak-hak asasi manusia baik dalam aspek kolektif maupun dalam aspek perseorangan dijamin . by the people.Pengertian Demokrasi Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut.dan penyalahgunaan kekuasaan dapat dihindarkan secara institusional. ~7~ . and for the people).  Menurut Lincoln Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat.

dan kratos/cratein yang berarti pemerintahan.Hal ini menjadi wajar.Namun. oleh rakyat dan untuk rakyat. Prinsip semacam trias politica ini menjadi sangat penting untuk diperhitungkan ketika faktafakta sejarah mencatat kekuasaan pemerintah (eksekutif) yang begitu besar ternyata tidak mampu untuk membentuk masyarakat yang adil dan beradab. misalnya kekuasaan berlebihan dari lembaga legislatif menentukan sendiri anggaran untuk gaji dan tunjangan anggotaanggotanya tanpa mempedulikan aspirasi rakyat. yaitu demos yang berarti rakyat. atau yang lebih kita kenal sebagai pemerintahan dari rakyat. sehingga dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat. tidak akan membawa kebaikan untuk rakyat. arti dari istilah ini telah berubah sejalan dengan waktu.Negara tersebut biasanya dianggap sebagai contoh awal dari sebuah sistem yang berhubungan dengan hukum demokrasi modern. setiap lembaga negara bukan saja harus akuntabel (accountable). bahkan kekuasaan absolut pemerintah seringkali menimbulkan pelanggaran terhadap hak-hak asasi manusia. Demokrasi menempati posisi vital dalam kaitannya pembagian kekuasaan dalam suatu negara (umumnya berdasarkan konsep dan prinsip trias politica) dengan kekuasaan negara yang diperoleh dari rakyat juga harus digunakan untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. tetapi harus ada mekanisme formal yang mewujudkan akuntabilitas dari setiap lembaga negara dan mekanisme ini mampu secara operasional (bukan hanya secara teori) membatasi kekuasaan lembaga negara tersebut. Demikian pula kekuasaan berlebihan di lembaga negara yang lain. ~8~ . Intinya. Sejarah dan Perkembangan Demokrasi Isitilah “demokrasi” berasal dari Yunani Kuno yang diutarakan di Athena kuno pada abad ke5 SM. Kata “demokrasi” berasal dari dua kata.B. dan definisi modern telah berevolusi sejak abad ke-18. Konsep demokrasi menjadi sebuah kata kunci tersendiri dalam bidang ilmu politik. bersamaan dengan perkembangan sistem “demokrasi” di banyak negara. sebab demokrasi saat ini disebut-sebut sebagai indikator perkembangan politik suatu negara.

tidak berdasarkan kekuasaan belaka (Machstaat) 2. atau yang lebih kita kenal sebagai pemerintahan dari rakyat.Berdasarkan 2 istilah Rechstaat dan sistem konstitusi. Kata "demokrasi" berasal dari dua kata. sehingga dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat. bersamaan dengan perkembangan sistem "demokrasi" di banyak negara. dan definisi modern telah berevolusi sejak abad ke-18. masih dalam taraf perkembangan dan mengenai sifat-sifat dan ciri-cirinya terdapat berbagai tafsiran serta pandangan. sebab demokrasi saat ini disebut-sebut sebagai indikator perkembangan politik suatu negara. Indonesia ialah Negara yang berdasarkan atas hukum(Rechstaat). Menurut Wikipedia Indonesia.Namun. Negara Indonesia berdasarkan atas hukum (Rechstaat). oleh rakyat dan untuk rakyat.C. dimuat dal am Pembukaan Undang-Undang Dasar.Di samping itu corak khas demokrasi Indonesia. Konsep demokrasi menjadi sebuah kata kunci tersendiri dalam bidang ilmu politik. ialah demokrasi konstitusionil.Tetapi yang tidak dapat disangkal ialah bahwa beberapa nilai pokok dari demokrasi konstitusionil cukup jelas tersirat di dalam Undang Undang Dasar 1945. yaitu: 1. SistemKonstitusionil Pemerintahan berdasarkan atas Sistem Konstitusi (Hukum Dasar). arti dari istilah ini telah berubah sejalan dengan waktu. ~9~ . Selain dari itu UndangUndang Dasar kita menyebut secara eksplisit 2 prinsip yang menjiwai naskah itu dan yang dicantumkan dalam penjelasan mengenai Sistem Pemerintahan Negara.Hal ini menjadi wajar. Pengertian Demokrasi Pancasila Istilah "demokrasi" berasal dari Yunani Kuno yang diutarakan di Athena kuno pada abad ke-5 SM. yaitu „kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan‟. yaitu demokrasi berdasarkan Pancasila. Demokrasi yang dianut di Indonesia. yaitu demos yang berarti rakyat. dan kratos/cratein yang berarti pemerintahan. demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warga negara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut. tidak bersifat Absolutisme (kekuasaan yang tidak terbatas). maka jelaslah bahwa demokrasi yang menjadi dasar dari Undang-Undang Dasar 1945. Negara tersebut biasanya dianggap sebagai contoh awal dari sebuah sistem yang berhubungan dengan hukum demokrasi modern.

yang mengandung unsur-unsur berkesadaran religius. sehingga tidak ada dominasi mayoritas atau minoritas. sedangkan rakyat beserta warga masyarakat didefinisikan sebagai warga negara. Kenyataannya. ~ 10 ~ . Secara ringkas.Dalam demokrasi Pancasila. demokrasi Pancasila memiliki beberapa pengertian sebagai berikut: 1. berdasarkan kebenaran. tanah air dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.Dalam demokrasi Pancasila. yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. kekuasaan menyiratkan arti politik dan pemerintahan. sistem pengorganisasian negara dilakukan oleh rakyat sendiri atau dengan persetujuan rakyat. 3. 2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. tetapi harus diselaraskan dengan tanggung jawab sosial. tetapi populus tertentu. berarti pula demokrasi adalah suatu bentuk kekuasaan dari – oleh – untuk rakyat. yang menyatakan bahwa demokrasi suatu pemerintahan dari rakyat. kecintaan dan budi pekerti luhur. oleh rakyat dan untuk rakyat. dituntut nilai-nilai khusus seperti nilai-nilai yang memberikan pedoman tingkah laku manusia Indonesia dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa. 4. demos menyiratkan makna diskriminatif.Dengan demikian demokrasi Indonesia mengandung arti di samping nilai umum. keuniversalan cita-cita demokrasi dipadukan dengan cita-cita hidup bangsa Indonesia yang dijiwai oleh semangat kekeluargaan. pemerintah dan masyarakat. usaha dan krida manusia dalam mengolah lingkungan hidup. Menurut konsep demokrasi.Demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang berdasarkan kekeluargaan dan gotong-royong yang ditujukan kepada kesejahteraan rakyat. baik dari segi konsep maupun praktik. Demos bukan untuk rakyat keseluruhan. mantan presiden Amerika Serikat. sesama manusia.Dalam demokrasi Pancasila kebebasan individu tidak bersifat mutlak. Persatuan Indonesia dan bertujuan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia (demokrasi pancasila). berkepribadian Indonesia dan berkesinambungan. Pengertian tersebut pada dasarnya merujuk kepada ucapan Abraham Lincoln. Pengertian lain dari demokrasi Indonesia adalah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. yaitu mereka yang berdasarkan tradisi atau kesepakatan formal memiliki hak preogratif forarytif dalam proses pengambilan/pembuatan keputusan menyangkut urusan publik atau menjadi wakil terpilih. wakil terpilih juga tidak mampu mewakili aspirasi yang memilihnya.

Suatu negara itu adalah milik seluruh rakyatnya.  Kedaulatan adalah ditangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh MPR (pasal 1 ayat 2 UUD 1945). yaitu: 1. b. bertindak dan lain sebagainya. dan negara ataupun orang lain.  Pelaksanaan kebebasan yang bertanggung jawab secara moral kepada Tuhan YME. Siapapun yang menjadi pemegang kekuasaan negara. BPK. yaitu harus bisa bersikap dan bertindak adil terhadap seluruh rakyatnya.  Pengambilan keputusan atas dasar musyawarah.  Kekuasaan yang tertinggi berada di tangan MPR. prinsipnya adalah selaku „pengurus‟ rakyat.  Peradilan yang merdeka berarti badan peradilan (kehakiman) merupakan badan yang merdeka. Prinsip Pokok Demokrasi Pancasila Prinsip merupakan kebenaran yang pokok/dasar orang berfikir. Adapun prinsip pokok demokrasi Pancasila adalah sebagai berikut:  Pemerintahan berdasarkan hukum: dalam penjelasan UUD 1945 dikatakan: a. Dalam menjalankan prinsip-prinsip demokrasi secara umum. artinya terlepas dari pengaruh kekuasaan pemerintah dan kekuasaan lain contoh Presiden. diri  sendiri. terdapat 2 landasan pokok yang menjadi dasar yang merupakan syarat mutlak untuk harus diketahui oleh setiap orang yang menjadi pemimpin negara/rakyat/masyarakat/organisasi/partai/keluarga. Menjunjung tinggi tujuan dan cita-cita Nasional. Indonesia ialah negara berdasarkan hukum (rechtstaat) dan tidak berdasarkan kekuasaan belaka (machtstaat).  Keseimbangan antara hak dan kewajiban. 2. ~ 11 ~ . c. DPA atau lainnya.dan bukanpula milik penguasa negara. masyarakat. Perlindungan terhadap hak asasi manusia.  Pelaksanaan Pemilihan Umum. dan sekaligus selaku „pelayan‟ rakyat. jadi bukan milik perorangan atau milik suatu keluarga/kelompok/golongan/partai.D.  Adanya partai politik dan organisasi sosial politik karena berfungsi “Untuk menyalurkan aspirasi rakyat”. yaitu tidak boleh/bisa bertindak zalim terhadap „tuannya‟. DPR. yakni rakyat. Pemerintah berdasar atas sistem konstitusi (hukum dasar) tidak bersifat absolutisme (kekuasaan tidak terbatas).

11. Pendidikan Pembelajaran dan Penyebaran Kewarganegaraan. ~ 12 ~ . Pemilu dilaksanakan secara luber. Selalu berdasarkan kekeluargaan dan gotong-royong. Ketidaksetujuan terhadap kebijaksanaan pemerintah dinyatakan dan disalurkan melalui wakil-wakil rakyat. 8. Diakui adanya keselarasan antara hak dan kewajiban. 4. Cara pengambilan keputusan melalui musyawarah untuk mencapai mufakat. 7. Kedaulatan ada di tangan rakyat. 3. Ciri-ciri Demokrasi Pancasila Dalam bukunya.E. Tidak kenal adanya diktator mayoritas dan tirani minoritas. 9. Tidak kenal adanya partai pemerintahan dan partai oposisi. 12. Tidak menganut sistem monopartai. Mengandung sistem mengambang. 2. 5. Menghargai hak asasi manusia. 6. 10. Idris Israil (2005:52-53) menyebutkan ciri-ciri demokrasi Indonesia sebagai berikut: 1. Mendahulukan kepentingan rakyat atau kepentingan umum.Tidak menghendaki adanya demonstrasi dan pemogokan karena merugikan semua pihak.

c. ~ 13 ~ . tidak berdasarkan atas kekuasaan belaka (Machsstaat). seperti penetapan GBHN yang pelaksanaannya ditugaskan kepada Presiden. Meminta pertanggungjawaban presiden/mandataris mengenai pelaksanaan GBHN. Sedangkan sistem pemerintahan demokrasi Pancasila menurut prinsipprinsip yang terkandung di dalam Batang Tubuh UUD 1945 berdasarkan tujuh sendi pokok.  Menetapkan GBHN. Sebagai pemegang kekuasaan negara yang tertinggi MPR mempunyai tugas pokok. bahwa (kekuasaan negara tertinggi) ada di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh MPR. e. Dengan demikian. d. yaitu:  Menetapkan UUD. Membuat putusan-putusan yang tidak dapat dibatalkan oleh lembaga negara lain. Seperti telah disebutkan dalam pasal 1 ayat 2 UUD 1945 pada halaman terdahulu. seperti TAP MPR dan Undang-undang. Melaksanakan pemilihan dan selanjutnya mengangkat Presiden dan Wakil Presiden.Hal ini mengandung arti bahwa baik pemerintah maupun lembaga-lembaga negara lainnya dalam melaksanakan tindakan apapun harus dilandasi oleh hukum dan tindakannya bagi rakyat harus ada landasan hukumnya. b. MPR adalah lembaga negara tertinggi sebagai penjelmaan seluruh rakyat Indonesia. 3) Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai pemegang kekuasaan negara yang tertinggi.Sistem konstitusional ini lebih menegaskan bahwa pemerintah dalam melaksanakan tugasnya dikendalikan atau dibatasi oleh ketentuan konstitusi. yaitu sebagai berikut: 1)Indonesia ialah negara yang berdasarkan hukum Negara Indonesia berdasarkan hukum (Rechsstaat). 2) Indonesia menganut sistem konstitusional Pemerintah berdasarkan sistem konstitusional (hukum dasar) dan tidak bersifat absolutisme (kekuasaan yang mutlak tidak terbatas). Mengubah undang-undang. yaitu: a. UUD‟45 serta Ketetapan-ketetapan MPRS. Mencabut mandat dan memberhentikan presiden dalam masa jabatannya apabila presiden/mandataris sungguh-sungguh melanggar haluan negara dan UUD.F. di samping oleh ketentuan-ketentuan hukum lainnya yang merupakan pokok konstitusional. dan  Memilih dan mengangkat presiden dan wakil presidenWewenang MPR. Sistem Pemerintahan Demokrasi Pancasila Landasan formil dari periode Republik Indonesia III ialah Pancasila.

Hak tanya/bertanya kepada pemerintah. tetapi mereka bukan pegawai tinggi biasa. Menteri Negara tidak bertanggung jawab kepada DPR Presiden memiliki wewenang untuk mengangkat dan memberhentikan menteri negara. Kedudukan DPR kuat karena tidak dapat dibubarkan oleh presiden dan semua anggota DPR merangkap menjadi anggota MPR. presiden harus mendapat persetujuan dari DPR. 6) Menteri Negara adalah pembantu presiden.Hak DPR di bidang legislative ialah hak inisiatif. presiden ialah penyelenggara pemerintah negara tertinggi. c. tetapi kepada presiden.Presiden adalah Mandataris MPR yang wajib menjalankan putusan-putusan MPR. 5) Pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR.Presiden selain diangkat oleh majelis juga harus tunduk dan bertanggung jawab kepada majelis. Hak Petisi. hak amandemen.Berdasarkan hal tersebut.DPR sejajar dengan presiden.4) Presiden adalah penyelenggaraan pemerintah yang tertinggi di bawah Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Di bawah MPR. yaitu hak mengajukan usul/saran kepada pemerintah. e. b. Ia harus memperhatikan sungguh-sungguh suara DPR. Hak interpelasi. tetapi ia bukan diktator. yaitu hak untuk menyelidiki sesuatu hal. artinya kekuasaan tidak tak terbatas. 7) Kekuasaan Kepala Negara tidak tak terbatas Kepala Negara tidak bertanggung jawab kepada DPR. Hak Angket. ~ 14 ~ . Hak DPR di bidang pengawasan meliputi: a. tetapi DPR mengawasi pelaksanaan mandat (kekuasaan pemerintah) yang dipegang oleh presiden dan DPR harus saling bekerja sama dalam pembentukan undang-undang termasuk APBN. Kedudukan Menteri Negara bertanggung jawab kepada presiden. yaitu meminta penjelasan atau keterangan kepada pemerintah. dan hak budget.Menteri ini tidak bertanggung jawab kepada DPR. berarti sistem kabinet kita adalah kabinet kepresidenan/presidensil. menteri ini menjalankan kekuasaan pemerintah dalam prakteknya berada di bawah koordinasi presiden. Untuk mengesahkan undang-undang. d. Hak Mosi (percaya/tidak percaya) kepada pemerintah.

Menjamin tetap tegaknya hukum yang bersumber pada Pancasila. 3. b. 5. 2. Menjamin Contohnya: adanya keikutsertaan rakyat dalam kehidupan bernegara a. serasi dan seimbang antara lembaga negara.G. b. Ikut menyukseskan Pemilu. 4. Menjamin adanya hubungan yang selaras. Ikut duduk dalam badan perwakilan/permusyawaratan. Menjamin Contohnya: adanya pemerintahan yang bertanggung jawab. Ikut menyukseskan Pembangunan. a. 6. Menjamin tetap tegaknya negara kesatuan RI yang mempergunakan sistem konstitusional. Fungsi Demokrasi Pancasila Adapun fungsi demokrasi Pancasila adalah sebagai berikut: 1. Menjamin tetap tegaknya negara RI. Presiden adalah Mandataris MPR. c. ~ 15 ~ . Presiden bertanggung jawab kepada MPR.

~ 16 ~ . Miriam Budiardjo mengemukakan beberapa perumusan mengenai Demokrasi Pancasila yang diusahakan dalam beberapa seminar. maupun dalam aspek perseorangan dijamin. Beberapa Perumusan Mengenai Demokrasi Pancasila Dalam bukunya Dasar-dasar Ilmu Politik. 3.H. Bidang Ekonomi Demokrasi ekonomi sesuai dengan azas-azas yang menjiwai ketentuan-ketentuan mengenai ekonomi dalam Undang-undang Dasar 1945 yang pada hakekatnya. yang cukup kuat untuk mendorong Indonesia ke arah kemajuan sosial dan ekonomi sesuai dengan tuntutan-tuntutan abad ke-20. dan dimana penyalahgunaan kekuasaan. Sosialisme Indonesia yang berarti masyarakat adil dan makmur. Koperasi 3. Pengawasan oleh rakyat terhadap penggunaan kekayaan dan keuangan negara dan 2. dapat dihindarkan secara institusionil. yang antara lain mencakup : 1.yang berarti menegakkan kembali azas negara-negara hukum dimana kepastian hukum dirasakan oleh segenap warga negara. Dalam rangka ini harus diupayakan supaya lembaga-lembaga negara dan tata kerja orde baru dilepaskan dari ikatan pribadi dan lebih diperlembagakan ( depersonalization. b. penunjuk jalan serta pelindung. institusionalization ) 2. Prof. dimana hak-hak azasi manusia baik dalam aspek kolektif. Peranan pemerintah yang bersifat pembina. Agustus 1966 Bidang Politik dan Konstitusional 1. Pengakuan atas hak milik perorangan dan kepastian hukum dalam penggunaannya 4. Clan revolusioner untuk menyelesaikan revolusi . Seminar Angkatan Darat II. Demokrasi Pancasila seperti yang dimaksud dalam Undang-Undang Dasar1945. yakni:  a. berarti kehidupan yang layak bagi semua warga negara.

c. maka diperlukan juga secara mutlak pembebasan dinamika yang terdapat dalam masyarakat dari kekuatan-kekuatan yang mendukung Pancasila. Persoalan hak-hak azasi manusia dalam kehidupan kepartaian untuk tahun-tahun mendatang harus ditinjau dalam rangka keharusan kita untuk mencapai keseimbangan yang wajar di antara 3 hal. Adanya kebebasan yang sebesar-besarnya. Peradilan yang bebas dan tidak memihak.Oleh karena itu diperlukan kebebasan berpolitik sebesar mungkin. setelah sebagai akibat rezim Nasakom sangat menderita dan menjadi kabur. Adanya pemerintah yang mempunyai cukup kekuasaan dan kewibawaan. Desember 1966 Azas negara hukum Pancasila mengandung prinsip: a. Pengakuan dan perlindungan hak azasi yang mengandung persamaan dalam bidang politik. Berhubung dengan keharusan kita di tahun-tahun mendatang untuk mengembangkan a rapidly expanding economy. dapat dilaksanakan dan aman dalam melaksanakannya. ~ 17 ~ . Perlunya untuk membina suatu rapidly expanding economy. sosial. dalam arti demokrasi yang bentuk-bentuk penerapannya sesuai dengan kenyataan-kenyataan dan cita-cita yang terdapat dalam masyarakat kita. Jaminan kepastian hukum dalam semua persoalan. ekonomi. b. Juni 1967 Demokrasi Pancasila. Musyawarah Nasional III Persahi : The Rule of Law. hukum. tidak terpengaruh oleh sesuatu kekuasaan/kekuatan lain apapun. lebih memerlukan pembinaan daripada pembatasan sehingga menjadi suatu „political culture‟ yang penuh vitalitas. Yang dimaksudkan kepastian hukum yaitu jaminan bahwa ketentuan hukumnya dapat dipahami.  Symposium Hak-hak Azasi Manusia. yaitu: a. kultural dan pendidikan. c. b.

Kesimpulan Kesimpulan yang dapat saya ambil dari masalah demokrasi ini yaitu demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu Negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat . Oleh karena itu kita sebgai penerus bangsa harus menjaga demokrasi di Indonesia ini agar tidak hanya sebatas kata-kata .tetapi juga harus ada fakta yang sesungguhnya . (kekuasaan warganegara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut.BAB IV PENUTUP A. ~ 18 ~ .Selain itu dengan adanya demokrasi ini kita dapat menumbuhkan rasa saling menghargai satu sama lainnya karena arti demokrasi itu sendiri merupakan upaya mewujudkan kedaulatan rakyat.

wikipedia.e-dukasi. P. 3.KAELAN. 2004. Pendidikan Pembelajaran dan Penyebaran Kewarganegaraan. Malang : Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.H. Budiardjo. 5. 2. Miriam. M.htm 6. http://www. Idris.ACHMAD ZUBAIDI. 2002. Pendidikan kewarganegaraan ‘untuk perguruan tinggi’ oleh PROF. Israil. Jakarta : Yayasan Menara Ilmu.H.Si .net/modul_online/MO_21/ppkn203_07.DAFTAR PUSTAKA 1. Dasar-dasar Ilmu Politik. dan DRS. Sharma. Sistem Demokrasi Yang Hakiki.S.org ~ 19 ~ .DR. http://www. 4. 2005. M.