You are on page 1of 13

Kompetensi Dasar :

3.3 Mengevaluasi gejala atau proses yang terjadi dalam contoh sel elektrokimia (sel volta dan sel kehidupan. elektrolisis) yang digunakan dalam

Materi :
A. Penggunaan Sel Volta dalam Kehidupan 1. Sel Aki 2. Sel Kering (Baterai) 3. Baterai Alkali 4. Baterai Perak Oksida 5. Baterai Litium 6. Baterai Nikel Kadmium (Ni-Cd) B. Penggunaan Elektrolisis dalam Kehidupan 1. Penyepuhan Logam (Electroplating) 2. Pemurnian Logam (Refining) 3. Pembuatan Senyawa Kimia

Alokasi waktu : 2JP/ 2 45 menit

Page 1

Kegiatan Pembelajaran :

Tahapan Kegiatan Kegiatan Awal Fase 1

Langkah-langkah Guru mengucapkan salam dan membuka pelajaran Guru memeriksa kehadiran siswa Guru menyampaikan tujuan pembelajaran Memotivasi siswa, memberikan pertanyaan kepada siswa terkait dengan topik yang dipelajari Apa saja contoh dari sel volta dan sel elektrolisis dalam kehidupan? Fase 3 Fase 4

Waktu 10 menit

Kegitan Inti

Fase 2

Guru menjelaskan tentang prinsip kerja sel Volta yang banyak digunakan dalam 10 menit kehidupan (baterai, aki dll). Guru membagi siswa menjadi kelompok-kelompok belajar (setiap kelompok 3-4 orang) Siswa melakukan diskusi dari pertanyaan-pertanyaan yang sudah diberikan guru Guru membimbing siswa melakukan diskusi dalam kelompok Memastikan siswa mengerjakannya secara berkelompok Mengembangkan dan menyajikan hasil diskusi Masing-masing kelompok secara bergantian memaparkan hasil diskusi Diskusi kelas untuk menyamakan persepsi 30 menit 20 menit

Page 2

Guru mempersilahkan siswa bertanya jika masih ada pokok bahasan yang belum dimengerti

Fase 5

Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang telah tampil menyajikan 5 menit hasil kerjanya serta siswa-siswa yang aktif selama berdiskusi.

Kegiatan Akhir

Guru bersama siswa membuat kesimpulan dari hasil diskusi Guru meminta siswa untuk mengungkapkan pendapatnya tentang jalannya diskusi selama pembelajaran berlangsung.

10 menit

Page 3

LEMBAR KERJA SISWA

Materi

A.

PENGGUNAAN SEL VOLTA DALAM KEHIDUPAN

1. SEL AKI

Baterai yang biasa digunakan pada mobil adalah aki. Baterai ini biasanya menghasilkan 6 atau 12 volt, tergantung pada jumlah sel yang digabungkan. Bagian dalam baterai terdiri dari sejumlah sel galvanik yang dihubungkan seri satu sama lain. Untuk meningkatkan arus yang dihasilkan maka setiap sel tunggal mempunyai satu anoda Pb dan satu katoda PbO2 yang dihubungkan satu sama lain. Elektroda dicelupkan ke dalam larutan elektrolit asam sulfat encer (biasanya 30% berat dan sel diisi penuh).

Page 4

Bila aki beroperasi maka reaksi yang terjadi adalah,

Anoda Katoda

: Pb(s) + SO42-(aq) PbSO4(s) + 2e : PbO2(s) + 4H+(aq) + SO42-(aq) + 2e PbSO4(s) + 2H2O(l)

Pb(s) + PbO2(s) + 4H+(aq) + 2SO42-(aq) 2PbSO4(s) + 2H2O(l)

2. Sel kering (Baterai) Sel kering banyak digunakan pada alat-alat elektronika, contoh lampu senter. Sel ini merupakan sel volta primer. Sel kering ditemukan oleh Leclanche, sehingga sering disebut sel Leclanche. Pada sel Leclanche, reaksi oksidasi terjadi pada zink dan reaksi reduksi terjadi pada karbon yang inert. Elektrolitnya adalah pasta yang basah terdiri dari MnO2, ZnCl2, NHCl dan karbon hitam. Disebut sel kering karena dalam sel tidak terdapat cairan yang bebas.

Reaksi yang terjadi pada sel Leclanche dapat ditulis seperti berikut. Anoda Katoda : : Zn(s) + 2OH(aq) Zn(OH)2(s) + 2 e 2 MnO2(s) + 2H2O(l) + 2e 2MnO(OH)(s) + 2OH(aq)

Page 5

Zn(s) + 2MnO2(s) + 2H2O(l) Zn(OH)2(s) + 2MnO(OH)(s)

3. Baterai Alkali Dinamakan baterai alkalin karena elektrolitnya bersifat alkali atau basa, bukan asam. Anoda : elektroda, bisa berupa logam maupun penghantar listrik lain, pada sel elektrokimia yang terpolarisasi jika arus listrik mengalir ke dalamnya. Arus listrik mengalir berlawanan dengan arah pergerakan elektron. Pada proses elektrokimia, baik sel galvanik (baterai) maupun sel elektrolisis, anoda mengalami oksidasi. Katoda: Kebalikan dari anoda, katoda adalah elektroda dalam sel elaktrokimia yang terpolarisasi jika arus listrik mengalir keluar darinya. Pada baterai biasa (Baterai Karbon-Seng), yang menjadi katoda adalah seng, yang juga menjadi pembungkus baterai. Sedangkan, pada baterai alkalin, yang menjadi katoda adalah mangan dioksida (MnO2). Reaksi selnya adalah sebagai berikut : Katoda (+) Anoda (-) : 2 NH4+(aq)+ 2 MnO2(s)+ 2 e- > Mn2O3(s)+ 2 NH3(aq)+ H2O(l) : Zn(s) > Zn2+(aq) + 2 e-

Page 6

Reaksi Sel : 2 NH4+(aq) + 2 MnO2(s) + Zn(s) > Mn2O3(s) + 2 NH3(aq) + H2O(l) + Zn2+(aq)

4. Baterai Perak Oksida

Baterai perak oksida juga kecil dan ringan. Baterai ini digunakan pada jam tangan, kamera, dan kalkulator. Umumnya panjang karena arus yang dikeluarkan cukup kecil potensi sel dari baterai sekitar 1,5 V dan dapat bertahan secra konstan selama pemakaian. sel dari baterai perak oksida terdiri dari anoda Zn dan katoda Ag2O dengan elektrolit KOH. Reaksi redoks terjadi :

Anoda katoda Sel

: Zn(s) + 2OH-(aq) Zn(OH)2(s) + 2e: Ag2O(s) + H2O(l) + 2e- 2Ag(s) + 2OH-(aq) : Zn(s) + Ag2O(s) + H2O(l) Zn(OH)2(s) + 2Ag(s)

Page 7

5. Baterai Litium Baterai ion litium adalah baterai yang memiliki anode berupa ion litium. Karena menggunakan ion litium dan bukan logam litium, maka reaksi yang terjadi bukanlah reaksi redoks, melainkan hanya pergerakan ion litium melalui elektrolit dari satu elektrode ke elektrode lain. Baterai ini bekerja dengan prinsip interkalasi, yaitu pergerakan ion litium pada daerah antar lapisan atom dalam kristal

tertentu.Pergerakan ion ini terjadi diantara dua elektrode, yaitu grafit dan LiCoO2. Larutan LiPF6 digunakan sebagai elektrolit dalam baterai ini.

6. Baterai Ni-Cd Baterai nikel-kadmium (baterai nikad) adalah baterai primer kering yang dapat diisi ulang. Baterai ini terdiri dari logam kadmium sebagai anodenya dan nikel (IV) oksida (NiO2) sebagai katodenya. Untuk elektrolitnya, digunakan larutan hidroksida (OH-) yang berupa pasta. Baterai nikad ini memiliki potensial 1,2 volt. Baterai ini termasuk di dalam kategori baterai sekunder karena dapat diisi ulang. Hal ini disebabkan karena hasil reaksinya berupa zat padat yang menempel pada setiap elektrodenya.

Page 8

Reaksi pada baterai nikad adalah : Anode Katode Reaksi Total : Cd(s) + 2OH-(aq) Cd(OH)2(s) + 2e : NiO2(s) + 2H2O + 2e Ni(OH)2(s) + 2OH-(aq) : Cd(s) + NiO(aq) + 2H2O(l) Cd(OH)2(s) + Ni(OH)2(s)

Pemakaian baterai nikad semakin berkurang di masa sekarang. Hal ini disebabkan karena kadmium ialah logam berat yang sangat beracun dan dapat mencemari lingkungan. Kadmium yang terakumulasi dalam tubuh manusia sangat berpotensi untuk merusak ginjal, paru-paru, menyebabkan kerapuhan tulang, serta menyebabkan adanya gangguan pada organ reproduksi, seperti uap logam kadmium yang dapat menyebabkan impotensi serta membunuh sel sperma pada laki-laki.

B.

PENGGUNAAN ELEKTROLISIS DALAM KEHIDUPAN

1. Pemurnian Logam Anoda yang dipakai adalah logam tak murni (kotor). Pengotor akan terlepas selama proses elektrolisis ketika logam bergerak dari anoda ke katoda. Selama proses ini, katoda mengandung dekomposisi logam murni dari larutan yang berisi ion logam. Sebagai contoh, tembaga dimurnikan melalui elektrolisis yang membutuhkan konduktivitas listrik yang tinggi. Pada proses ini, katoda adalah tembaga murni, sedangkan anoda adalah tembaga kotor. Ion Cu 2+ dari anoda bergerak

Page 9

melalui larutan tembaga (II) sulfat menuju katoda dan berubah menjadi padatan tembaga. Selama proses berlangsung, pengotor akan mengendap di dasar tangki. Hasil samping berupa pengotor disebut sebagai lumpur anoda.

2. Pembuatan Bahan Kimia Pembuatan Beberapa Bahan Kimia. Beberapa bahan kimia seperti logam alkali dan alkali tanah aluminium, gas hidrogen,gas oksigen, gas klorin, dan natrium hidroksida dibuat secara elektrolisis. Contoh:Pembuatan logam natrium dengan mengelektrolisis lelehan NaCl yang dicampurdengan CaCl2.

3. Penyepuhan Logam. Suatu produk dari logam agar terlindungi dari korosi (perkaratan) dan terlihat lebih menarik seringkali dilapisi dengan lapisan tipis logam lain yang lebih tahan korosidan mengkilat. Salah satu cara melapisi atau menyepuh adalah dengan elektrolisis. Benda yang akan dilapisi dipasang sebagai katoda dan potongan logam penyepuh dipasang sebagai anoda yang dibenamkan dalam larutan garam dari logam penyepuh dan dihubungkan dengan sumber arus searah.Contoh: untuk melapisi sendok garpu yang terbuat dari baja dengan perak, maka garpu dipasang sebagai katoda dan logam perak dipasang sebagai anoda, dengan elektrolit larutan.

Page 10

UJI PEMAHAMAN
1) Tulislah reaksi pengosongan dan pengisisan aki. Jawab : ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________

2) Bahaslah kegunaan dan contoh-contoh sel volta yang digunakan dalam kehidupan. Jawab : ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________

3) Bahaslah tentang penggunaan elektrolisis dalam kehidupan. Jawab : ________________________________________________________________________

Page 11

________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________

4) Tembaga biasanya mengandung perak, emas, besi, dan zink sebagai pengotor. Pemurnian tembaga dilakukan secara elektrolisis. a. Gambarlah susunan elektrolisis untuk pemurnian tembaga b. Jelaskan bagaimana pengotor-pengotor terpisahkan selama proses elektrolisis Jawab : ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________

5) Gambarlah diagram sel elektrolisis untuk penyepuhan besi dan perak. Tulis reaksi electrode serta reaksi selnya. Jawab : ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________

Page 12

6) Mengapa baterai seng-karbon alkaline lebih tahan lama daripada baterai seng-karbon biasa? Jawab : ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________

7) Jelaskan bagaimana proses penyepuhan pada penggunaan elektrolisis dalam kehidupan disertai contohnya. Gambarkan skema penyepuhan. Jawab : ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________ ________________________________________________________________________

Page 13