Pencegahan Kecelakaan Yang Diakibatkan Oleh Listrik

Menjamin kehandalan instalasi listrik sesuai tujuan penggunaannya. 2.Tujuan K3 Listrik 1. Mencegah timbulnya bahaya akibat listrik N bahaya sentuhan langsung N bahaya sentuhan tidak langsung N bahaya kebakaran .

• Peralatan listrik adalah setiap alat pemakai listrik. .PENGERTIAN • Instalasi listrik adalah instalasi mulai dari pembangkit tenaga sampai titik penggunaan akhir. • Perlengkapan listrik adalah komponen- komponen yang diperlukan pada jaringan instalasi.

BAHAYA KEJUT LISTRIK LANGSUNG TIDAK LANGSUNG E (Volt) 90 I (mA) 180 t (detik) 100 200 1.4 200 400 0.3 0.0 110 250 0.8 125 280 0.6 140 330 0.2 .

SENTUHAN LANGSUNG ADALAH BAHAYA SENTUHAN PADA BAGIAN KONDUKTIF YANG SECARA NORMAL BERTEGANGAN Sentuhan tidak langsung adalah bahaya sentuhan pada bagian konduktif yang secara normal tidak bertegangan. menjadi bertegangan karena terjadi kegagalan isolasi .

.

       Pembebanan lebih Sambungan tidak sempurna Perlengkapan tidak standar Pembatas arus tidak sesuai Kebocoran isolasi Listrik statik Sambaran petir .

Hal ini sering kali di sebut sebagai kecelakaan kerja. Seringkali alat yang kita gunakan dalam kerja praktek tersebut tidak berfungsi secara maksimal.Pengertian Kecelakaan Kerja Dalam kerja bengkel. kita pastinya akan menjumpai alat-alat berat yang sistem kerjanya juga mengikuti postur atau fungsi alat tersebut. . atau adanya human error yang menyebabkan terhambatnya kerja bengkel.

yaitu langsung dan tidak langsung. tidak dapat diramal.Penyebab Kecelakaan Kerja Kecelakaan kerja bersifat tidak menguntungkan. Adapun sebab kecelakaan tidak langsung terdiri dari faktor lingkungan(zat kimia yang tidak aman. tidak dapat dihindari sehingga tidak dapat diantisipasi dan interaksinya tidak disengaja. Berdasarkan penyebabnya. kondisi fisik dan mekanik) dan faktor manusia (lebih dari 80%). . terjadinya kecelakaan kerja dapat dikategorikan menjadi dua.

peralatan. dampak terbesar dialami oleh korban atau pelaku praktek kerja. baik langsung maupun tak langsung. dan lingkungan kerja setempat. Misalnya saja merugikan terhadap investasi atau modal kerja. . Kerugian paling fatal bagi korban adalah jika kecelakaan itu sampai mengakibatkan ia sampai cacat tetap atau bahkan meninggal dunia. Akibat atau dampak lain dari terjadinya kecelakaan adalah dapat merugikan secara finansial. bahan baku.Akibat / dampak kecelakaan kerja Dalam kecelakaan kerja.

TINDAKAN KESEHATAN DAN KEAMANAN KERJA (K3) DI BENGKEL LISTRIK .

lingkungan kerja. keutuhan dan kesempurnaan.baik jasmaniahmaupun rohaniah manusia. tempat kerja. Keselamatan kerja adalah keselamatan yang berhubungan dengan peralatan.yang tertuju pada kesejahteraanmasyarakat pada umumnya dan pekerja pada khususnya .Untuk mencegah kecelakaan kerja sangatlah penting diperhatikannya “KeselamatanKerja”.serta tata cara dalam melakukan pekerjaan yang bertujuan untuk menjamin keadaan.

melalui usaha preventif atau mencegah.Perlindungan keselamatan kerja pada pekerja atau karyawan dapat dilakukan dengan dua cara:  Pertama. Preventif atau mencegah berarti mengendalikan atau menghambat sumber- sumber bahaya yang terdapat di tempat kerja sehingga dapat mengurangi atau tidak menimbulkan bahaya bagi para karyawan. .

 Latihan dan pendidikan keselamatan dan kesehatan kerja. yaitu :  Subsitusi (mengganti alat/sarana yang kurang/tidak berbahaya)  Isolasi (memberi isolasi/alat pemisah terhadap sumber bahaya)  Pengendalian secara teknis terhadap sumber-sumber bahaya. . gas respirator.Adapun langkah-langkah pencegahan itu dapat dibedakan. safety hat and cap. dan lainlain).  Pemakaian alat pelindung perorangan (eye protection.  Petunjuk dan peringatan ditempat kerja. dust respirator.

 Kedua. Pada saat terjadi kecelakaan atau kejadian lainnya sangat dirasakan arti pentingnya persiapan baik fisik maupun mental para karyawan sebagai suatu kesatuan atau team kerja sama dalam rangka mengatasi dan menghadapinya. . usaha represif atau kuratif Artinya. Selain itu terutama persiapan alat atau sarana lainnya yang secara langsung didukung oleh pimpinan bengkel. kegiatan untuk mengatasi kejadian atau kecelakaan yang disebabkan oleh sumbersumber bahaya yang terdapat ditempat kerja.

Jika terjadi kebakaran.dan menjaga kerusakan seminimum mungkin . mengurangi bahaya hidup. api berkobar.Jenis Kecelakaan Kerja Dibengkel Listrik Hal yang harus diwaspadai adanya kecelakaan di bengkel listrik antara lain akibat adanya kebakaran. segera periksa kejadian yang memberi kesempatan yang terbaik dari jalan keluarnya yang cepat.

api.ingatlah beberapa langkah penyelamatan : (1) umumkan tanda bahaya kebakaran segera (2) beritahukan pasukan pemadam kebakaran (3) padamkan api dengan peralatan yang tersedia (4) ungsikan peralatan jika perlu (5) beritahukan setiap orang untuk mendapatkan penjelasan cara mengatasinya bisa dengan menggunakan air. pemadam kebakaran berisi CO2. Jika terjadi kebakaran. .

 Hal ini karena perlengkapan listrik yang digunakan tidak sesuai dengan prosedur yang benar dan standar yang ditetapkan oleh LMK (Lembaga Masalah Kelistrikan) PLN. Hal ini tentunya akan dikonsumsi oleh instalatir dan pemakai listrik yang mengutamakan keuntungan tanpa memikirkan akibat fatal yang akan ditimbulkannya . Kebakaran dapat terjadi jika ada tiga unsur yaitu bahan yang PENYEBAB KEBAKARAN AKIBAT LISTRIK mudah terbakar. oksigen dan percikan api. serta intalasi yang asal-asalan dan tidak sesuai peraturan.  Sekarang ini masih banyak pabrik perlengkapan listrik yang kualitas produknya rendah kemudian mensuplainya ke pasar. rendahnya kualitas peralatan listrik dan kabel yang digunakan.

macam penyebab kebakaran. yaitu :  Human Error  Hubungan Singkat  Kabel  Instalatir .Macam.

Jauhkan sumber-sumber listrik seperti stop kontak.Tindakan Preventif Untuk Mencegah Bahaya Listrik Jangan menumpuk stop kontak pada satu sumber listrik. Gunakan pemutus arus listrik ( sekering ) yang sesuai dengan daya tersambung. . 2. jangan dilebihkan atau dikurangi. 1. stop kontak. Kabel-kabel listrik yang terpasang di rumah jangan dibiarkan ada yang terkelupas atau dibiarkan terbuka. saklar. steker (kontak tusuk) yang telah terjamin kualitasnya dan berlabel SNI (Standar Nasional Indonesia)/LMK (Lembaga Masalah Kelistrikan) / SPLN (Standar PLN). 3. 4.

ekstensi outlet yang mengakomodasi beberapa busi. Penggunaan outlet "gurita" atau "bar kekuasaan". mematikan sirkuit dan telah diperiksa oleh tukang listrik. Jika Anda merasa kabel ekstensi yang diperlukan. alat pemadam api tidak boleh terlalu far. sangat tidak dianjurkan. Jangan berjalan di bawah karpet atau sekitar pintu.  Cobalah untuk menghindari kabel ekstensi. . Cobalah untuk membatasi satu tinggi-watt ke setiap stopkontak alat individu pada suatu waktu.  Jangan pernah overload socket.Replace atau memperbaiki kabel yang longgar atau berjumbai di semua perangkat listrik. pastikan bahwa itu tidak robek atau usang.  Jika outlet atau switch terasa hangat.TIPS MENCEGAH KEBAKARAN KARENA LISTRIK  Mana pun arus listrik yang bersangkutan.

Tindakan yang harus dilakukan apabila terjadi kecelakaan terkena sengatan listrik:  Jika mungkin putuskan aliran listrik.  Bila pernapasan korban terhenti berikanlah penapasan buatan dan bila jantungnya berhenti lakukan pijatan kearah jantung dan lanjutkan tindakan ini sampai bantuan kesehatan datang.  Apabila aliran listrik tidak dapat diputuskan.  Minta bantuan seseorang untuk mendapatkan bantuan pertolongan pertama dokter / ambulance. . gunakan potongan kayu atau tali untuk memindahkan sikorban kecelakaan.

TERIMA KASIH .