P. 1
gabung Jurnal br3

gabung Jurnal br3

|Views: 1|Likes:
Published by Hilmia Fahma

More info:

Published by: Hilmia Fahma on Dec 20, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/24/2015

pdf

text

original

Interpretasi Foto X-Ray Dada Pada Pediatri

Rosmeray Arthur
Konsultan Radiologi, Departemen X-ray dan ultrasonografi, the Clarendon Wing, The General Infirmary at Leed, Belmont Gro e, Leeds L!" #$%, &K

Kata Kunci --Ray dada, pediatri34 diagnosis4 pengenalan
pola

Ringkasan

Interpretasi foto X-ray dada pada ana' (isa di'ata'an mengintimidasi pada

a)alnya, namun dengan pengetahuan mengenai (e(erapa aturan dasar dan pemahaman tentang (agaimana penampa'an hasil radiografi dapat dipengaruhi oleh umur dan *uga te'ni' dapat mem(antu 'linisi dalam menega''an diagnosa pada (anya' 'asus+ ,ada *urnal ini ,ende'atan yang terstru'tur dan logis pada interpretasi --ray di*elas'an dengan meniti'-(erat'an pada tandatanda 'elainan yang seyogyanya dapat di'enali+ Be(erapa diagnosa (anding pada gam(aran a(normal yang sering ter*adi *uga di(eri'an pada *urnal ini namun ter(atas+ . "//0 1lse ier Ltd+ 2ll rights reser ed
Poin Praktis • Gambaran x-ray dipengaruhi oleh teknik dan uga umur dari pasien • !imus merupakan penyebab paling umum dari pembesaran bayangan mediastinum • Apabila terdapat peningkatan translusensi dari hemithorax-----pertimbangkan benda asing yang terhirup • Peningkatan opasitas yang tidak elas pada hemithorax pada x-ray dengan posisi supinasi " dapat disebabkan oleh e##usi pleura

P$%DA&'('A% X-ray dada merupa'an pemeri'saan radiografi yang paling sering dila'u'an pada ana'-ana'+ Interpretasi yang tepat men*adi sangat penting dalam penega''an diagnosa dan untu' menghindari penatala'sanaan yang tida' sesuai a'i(at 'egagalan mengenali ariasi normal dan pengaruh fa'tor-fa'tor te'nis dalam penampa'an radiologi+ ,ende'atan metodis sangatlah penting dalam menge aluasi foto --ray dada untu' memasti'an tanda-tanda penting dalam pengam(ilan diagnosis tida' terle)at'an, se(agaimana disaran'an di (a)ah ini5 • ,asti'an nama pasien, tanggal pemeri'saan dan sisi mar'er • %esuai'an posisi 6supinasi atau ere3t, antero-posterior atau postero-anterior7, fase respirasi dan ada tida'nya rotasi+ Indentifi'asi (ayangan-(ayangan artefa'+ • Identifi'asi tanda-tanda a(normal radiologis dengan memeri'sa regio demi regio se3ara sistematis, termasu' didalamnya5 tra3hea, 3arina, dan (ron'us (esar, (entu'an mediastinum dan regio hilus4 u'uran dan 'ontur *antung4 as'ularisasi paru4 (entu' dan translusensi pada tulang4 posisi pada fisura-fisura mayor4 'e*ernihanan tinggi diafragma4 sudut 3oto-phreni3us4 *aringan luna' dan tulang-tulang thora-+ • Tulis'an diagnosis yang paling mende'ati atau (uatlah daftar diagnosis (anding yang paling sesuai (erdasar'an (erdasar'an tanda-tanda radilogi yang dio(ser asi serta gam(aran 'linis+

P$%GAR'& DARI !$K%IK DA% ')'R PADA I%!$RPR$!A*I GA)+ARA% RADI,(,GI Proyeksi &ntu' 'e(anya'an indi'asi 'linis, se(uah proye'si frontal pada dada sudah men3u'upi, namun pandangan lateral dapat mem(antu untu' mendemonstrasi'an a(normalitas pada mediastinum dan (asis paru, atau untu' melo'alisasi lesi yang diidentifi'asi pada proye'si frontal+ ,roye'si dengan posisi supinasi antero-posterior 62,7 diguna'an pada 'e(anya'an (ayi, dimana untu' toddler diguna'an proye'si ere'si 2, dalam pemeri'saan radiografi, posisi-posisi ini diguna'an

hingga ana' mampu (er'ooperasi untu' proye'si standar postero-anterior --ray dada+ &'uran *antung dan *uga le(ar mediastinum dapat terlihat mem(esar dengan proye'si supinasi dan *uga 2,+ Cairan pleura dan pneumothora- le(ih susah didete'si pada posisi supinasi, dan proye'si hori8ontal lurus dapat (erguna dalam melihat adanya air-fluid level, 3ontohnya pada 'asus traum dengan hidropneumothora-+ Fase Respirasi Diafragma diproye'si'an mele)ati tepi iga anterior 'e lima hingga 'e tu*uh pada pasien yang diperi'sa dengan inspirasi penuh+ ,ada (ayi yang masih 'e3il , gam(aran yang diam(il pada )a'tu fase e-pirasi dapat menun*u''an pem(esaran u'uran *antung dan 3ora' (ron'o as'ular yang mengarah pada misinterpretasi dan 'esalahan penega''an diagnosa seperti gagal *antung atau (ron'opneumonia+ ,osisi tinggi diafragma dapat menyamar'an gam(aran a(normal pada (asis paru 6G(r+ I7+ Posisi Rotasi merupa'an penye(a( umum dari 'etida'rataan pada translusensi dari 'edua paru dimana hal ini perlu di(aeda'an dari pening'atan transradiensi a'i(a penye(a( lainnya, 'husunya a'i(at adanya udara yang ter*e(a'+ Rotasi dapat dinilai dengan menge3e' 'esimetrisan tulang iga dan *ara' dari (atas medial 'la i'ula dengan prosesus spinosus pada erte(ra+

6a7

6(7 Gam(ar I 6a7 Gam(aran --ray pada fase e'spirasi meperlihat'an gamm(aran 3ora' (ron3oas'ular yang prominen dan (ayangan *antung yang (esar+ 6(7 gam(aran hasil pemeri'saan ulang+ Dapat dilihat u'uran *antung normal4 dan 'onsolidasi pada daerah (asis 'iri tampa' le(ih *elas pada foto dengan fase inspirasi yang (ai' ini+ Arte#ak --ray yang diam(il langsung di (angsal sangat sering menun*u''an gam(aran artefa'+ Translusensi (erupa ling'aran sering tampa' a'i(at gam(aran ,erspe- dari in3u(ator dan lipatan 'ulit antara (ayi dan 'aset yang menyerupai pneumothora's, sering di*umpai+ ,ada ana'-ana' hiasan ram(ut dan minya' dapat menye(a('an ariasi artefa' yang terproye'si pada lo(us atas dan mediastinum 6G(r "7+

Gam(ar " translusensi linier a'i(at (ayangan ram(ut yang dihias, se*a*ar dengan tra'ea menyerupai udara pada mediastinum+ 6tanda panah7 'sia ,eru(ahan perlahan yang terlihat pada --ray dada mulai dari infant hingga de)asa harus dapat di'enali+ ,ada (ayi, 'onfigurasi dada terlihat le(ih (er(entu' segitiga dan relati e le(ih dalam pada diameter 2,+ Airbronchograms sering terlihat dalam proye'si pada (ayangan *antung neonatus dan infant, namun harus dipertim(ang'an se(agai gam(aran patologis apa(ila terleta' di perifer+ 2spe' anterior pada diafragma le(ih tinggi, sudut 'osto-phreni3us relati e dang'al pada infant, dan )ilayah yang le(ih rendah pada paru mung'in terhalang terutama pada pemeri'saan dengan penetrasi yang 'urang+ Kelen ar !imus Kelen*ar timus menye(a('an peninggian pada (ayangan mediastinum anteriror yang menon*ol pada infant yang mana 3u'up (er ariasi dalam (entu' dan dapat di'enali degan 'ara'teristi' 9sail shape: atau 9)a y margins: yang tampa' a'i(at interdigitasi dari *aringan luna' timus pada rongga-rongga inter3osta 6G(r+ 07+ ,enilaian timus se3ara perlahan men*adi tida' (erarti pada usia antara "-; tahun, dimana pada usia terse(ut 'elen*ar timus sudah tida' tampa' lagi pada --ray dada frontal+ ,ada usia dini 'elen*ar timus dapat tampa' sangat (esar, dan perlu di(eda'an dengan massa pada mediastinum atau 'onsolidasi pada paru+ ,andangan lateral

de'u(itus dari dada dapat memperlihat'an *elas penampa'an s3allop pada (entu'an timus dan mem(antu memper*elas (entu'an (ayangan dari mediastinum anterior+ ,en3itraan tam(ahan dengan mengguna'an s3anning ultrasound dan, pada 'asus tertentu, 3omputed tomography<magneti3 resonan3e image s3anning dapat *uga (erguna+

Gam(ar 0 entu'an 9%ail-shaped: pada 'elen*ar timus memperlihat'an lateral 'anan yang (erom(a'+

I$T1R,R1T2%I T2$D2 2B$=R>2L R2DI=L=GI ,ola pengenalan mem(entu' landasan interpretasi yang (erhasil pada --ray+ >es'ipun (e(erapa temuan --ray patognomoni' untu' 'ondisi tertentu, dalam (anya' 'asus, proses diagnosti' tergantung pada peng'orelasian 'elainan --ray dengan usia ana', 'linis se*arah dan pemeri'saan, dan hasil dari pemeri'saan --ray se(elumnya dan pemeri'saan la(oratorium+ Dalam (e(erapa situasi, diagnosis hanya dapat di'onfirmasi pada tinda' lan*ut, dengan memantau respon terhadap terapi atau setelah (iopsi+

,1$IL2I2$ %I%T1>2TIK D2RI C?1%T X-R2@ TR2K12, BR=$K&% &T2>2, D2$ D21R2? ?IL&%

,ada (ayi, tra'ea 3u'up mo(ile, dan mung'in meleng'ung 'e anterior, dan 'e 'anan pada e'spirasi+ $amun di(a)ah 3eru'an tora', intratora'al tra'ea harus selalu mun3ul lurus pada lateral 3hest --ray, (ah'an dalam e'spirasi, dan setiap perpindahan anterior atau posterior intrathora3al tra'ea harus 3uriga adanya massa mediastinum+ %pe3ial te'ni', se(agai 3ontoh tampilan Cin3innati, dapat mem(antu mening'at'an isualisasi *alan napas pada proye'si 2,, 'hususnya untu' menun*u''an 'arina dan (ron'us utama+ Tampilan lateral dari laring 'e 'arina disaran'an dimana ada se*arah sugestif o(stru'si *alan nafas atas+ ,enyempitan su(glotti3 tra'ea paling sering terlihat pada a'ut laryngo-tra'eo-(ron'itis 6yaitu 3roup7, tapi 'ompresi e'strinsi' oleh 3in3in as'uler atau dampa' (enda asing esofagus, dan penyempitan a'i(at tra'ea stenosis 'ongenital atau tumor intraluminal, *uga harus dipertim(ang'an dalam diferensial diagnosa, terutama 'eti'a tra'ea yang menyempit pada atau (a)ah ting'at 3eru'an dada+ ,ele(aran dari tra3hea mung'in terlihat pada ana'-ana' setelah intu(asi (er'epan*angan, atau pada mere'a dengan (atu' 'ronis, misalnya 'isti' fi(rosis dan sindrom >ounier-Kuhn 6yaitu 3ongenital tra3heomegaly7+ ,em(esaran (ayangan hilus mung'in dise(a('an 'arena 'elen*ar hilus limfadenopati, paling sering (erhu(ungan dengan pneumonia a'i(at irus atau infe'si 'ronis, misalnya dalam 3ysti3 fi(rosis+ Keti'a nyata diper(esar, infiltrasi tumor, TBC dan sar'oidosis harus dipertim(ang'an+ ,andangan lateral hilus (erguna untu' meng'onfirmasi sifat pem(esaran hilus, 'arena lain patologi, misalnya 'onsolidasi paru, mung'in diproye'si'an diatas hilus pada film frontal dan menyerupai hilus limfadenopati+

>1DI2%TI$&> %&,1RI=R Garis mediastinum superior harus dinilai untu' u'uran dan 'ara'teristi' setiap (entu'+ $ormal (ayangan harus diperhati'an, 'hususnya apa'ah pele(aran (ilateral atau unilateral+ Ai'a selang nasogastri' adalah in situ, posisinya harus di3atat se(agai indi'ator dari garis esofagus 6Gam(ar B7+ %e3ara sederhana, mediastinum superior telah di(agi men*adi anterior, tengah dan 'ompartemen posterior, dengan pem(uluh darah (esar, tra'ea, esofagus, dan 'elen*ar getah (ening paratra'eal (erisi 'ompartemen tengah+ >assa mediastinum anterior di3urigai (ila tra'ea yang menyimpang 'e posterior, seperti pada limfoma atau tumor terato-dermoid+ Kehilangan isualisasi 'nu3'le aorta menun*u''an (ah)a massa terleta' (erde'atan dengan leng'ungan

aorta dan mun3ul dari anterior atau tengah de iasi dari mediastinum+ Lateral de iasi tra'ea atau pemisahan tra'ea dan esofagus 6yaitu posisi selang nasogastri'7 titi' tengah suatu massa mediastinum, misalnya 'ista (ron'ogeni'+ >asa yang tim(ul dalam mediastinum posterior, misalnya tumor neurogeni', mung'in menun*u''an daerah 'alsifi'asi, dan dapat menga'i(at'an splaying atau (ah'an 'ehan3uran u*ung tulang rusu' posterior+ Lo'alisasi 'elainan radiografi pada salah satu 'ompartemen ini a'an mem(antu untu' fo'us pada asal anatomi dan sifat a(normality+ Infe'si a'ut atau terapi steroid dapat menye(a('an atrofi thymus sementara+ $amun, *i'a terus-menerus sempit, 'emung'inan 'elen*ar timus a(sent, misalnya dalam Di sindrom George, atau penya'it *antung (a)aan harus dipertim(ang'an+

Gambar 4. Anterior besar/ masa mediastinum tengah menutupi kelengkungan aorta. Saluran endotrakeal dan nasogastric mengungsi ke kiri (kepala panah) oleh massa yang juga menyebabkan hilangnya aerasi dari lobus kanan atas (panah).

A2$T&$G D2$ ,1>B&L&? D2R2? B1%2R >ediastinum dan 'ontur *antung relatif (esar pada (ayi, dan normal diameter Tran ersus se'itar C/D dari %IT&% atrium dan iseral diameter+The trans ersal tora's harus di(entu' dengan pemeri'saan dari anatomi (ron'ial, dan posisi gelem(ung perut dan sisi as3ending dan des3ending aorta harus diperhati'an+ %isi 'anan leng'ungan aorta umumnya ter'ait dengan penya'it *antung (a)aan, dan 3in3in as'ular terlihat le(ih sering (erhu(ungan dengan se(uah leng'ungan aorta sisi 'anan+ %etiap 'enai'an &'uran *antung harus segera dila'u'an pemeri'saan se'itar paru-paru untu' menilai 3a(ang as3ularity+Ca(ang dari arteri paru tida' a'an terlihat di perifer 'etiga paru-paru, dan *i'a dilihat, ini menun*u''an pening'atan pulmonary (lood flo)+ $on- isualisasi pem(uluh paru yang le(ih terpusat menun*u''an (er'urang darah paru yang mengalir+ ?ipertensi arteri paru diindi'asi'an oleh adanya pemang'asan perifer arteri paru di'enal dengan dilatasi arteri pro'simal dan pengurangan (er(eda dalam 'ali(er arteri paru sentral dan perifer 6Gam(ar !7+

Gam(ar !+ ,emende'an dise'eliling 3a(ang arteri pulmonalis 6panah7 mengindi'asi'an hipertensi se'under arteri pulmonalis sehingga memi3u multiple em(oli paru oleh dengan

entri'ulo-atrial shunt se(elumnya, yang 'emudian diganti oleh entri'ulo-peritoneal shunt 6panah7+

2da (anya' penye(a( 'ardiomegali termasu' penya'it *antung (a)aan, 'ardiomiopati, gagal *antung 'ongestif dan efusi peri3ardial+ %edang'an 'elainan 'ontur *antung mung'in (erguna untu' menun*u''an mana ruang *antung yang mem(esar, penampilan sering nonspesifi' dan penuh dengan e3ho3ardiography adalah yang dire'omendasi'an+

R=$GG2 ,2R& D2$ ,L1&R2- B1%1RT2 ,=L2 ,1$@2KIT Kelainan pada paru-paru dan rongga pleura sering ditun*u''an pada nodul paru+ daerah fo'al

maupun General (ai' dari mening'at atau menurun translusensi di paru-paru, Ring %hado) dan

>1$I$GK2T$@2 TR2$L&%1$ &mumnya pening'atan translusen pada tora' (erhu(ungan dengan diafragma tampa' mendatar 'emung'inan dapat dilihat dari ana' yang sehat setelah mela'u'an upaya inspirasi dalam, tetapi umumnya ter'ait dengan adanya udara yang terperang'ap, misalnya dalam asma, (ron'iolitis dan 'isti' fi(rosis 6Gam(ar C7+ =(stru'si *alan napas atas a'i(at o(stru'si tra3hea, misalnya as'ular rings atau (enda asing pada tra'ea, *uga harus selalu dipertim(ang'an+

Gam(ar C+ diafragma rendah dan mendatar dan hiperinflasi paru di 'isti' fi(rosis+ Bayangan hilus menon*ol dan (ayangan multiple rings 6panah7 pada lo(us 'anan atas dan lo(us 'iri (a)ah+

Translu3en3y yang tida' merata dari paru-paru selalu perlu pertim(angan serius+ Rotasi pasien, mung'in penye(a( paling umum, harus diulang dengan radiografi langsung ditiada'an dengan radiografi langsung untu' menghindari o erloo'ing unilateral emfisema o(stru'tif *i'a ada penye(a( yang meragu'an 6Gam(ar E7+ >ung'in sulit untu' menentu'an sisi mana yang normal 'eti'a dua paru-paru 'epadatan yang (er(eda, namun pertim(angan hal-hal (eri'ut, seperti yang di*elas'an oleh %)is3hu' dan Aohn, a'an mem(antu untu' mengidentifi'asi a(normalitas+

Gam(ar E+ hemithora's 'anan Translusen 'arena udara yang terperang'ap yang dihasil'an dari 'a3ang yang terhirup di (ron'us utama 'anan+ Catatan penurunan tanda as'ular paru di se(elah 'anan Fa'ularisasi paru
• • -

%isi dengan penurunan as'ularisasi adalah a(normal+ %isi dengan pening'atan atau normal as'ularisasi adalah (iasanya normal+

Fariasi dalam penampilan film saat inspirasi dan e'spirasi

%isi yang (eru(ah setida'nya pada e'pirasi (iasanya a(normal+

-

&'uran hemithora' • ?emitora' 'e3il yang opaGue adalah a(normal

Kedua 'ompensasi dan o(stru'tif emfisema mung'in di'ait'an dengan hemithora' translusensi (esar, dengan paru-paru 'ontralateral menun*u''an pening'atan opa'sitas 6G(r+ ;7+ ,ening'atan translusensi 'arena emfisema o(stru'tif, misalnya dari se(uah (enda asing dihirup atau lo(ar emfisema 'ongenital, (iasanya (erhu(ungan dengan menipisnya as'ularisasi paru, dan per(edaan antara 'edua sisi men*adi le(ih *elas pada film saat fase e'pirasi dengan sisi a(normal sisanya o erinflasi+ Di sisi lain, 'ompensasi emfisema (erupa 'olaps atau hipoplasia dari 'ontralateral paru-paru (iasanya a'an men*adi 'urang dapat dinilai pada e'spirasi, dan a'an ter'ait dengan paru normal atau mening'at as'ularisasi+ %e(uah hemithora- translusensi 'e3il

paling sering di'ait'an dengan hipoplasia paru dengan ipsilateral hipoplasia dari arteri paru, misalnya setelah per(ai'an hernia diafragma 'ongenital, tetapi dapat dilihat pada sindroma %)yer-Aames->3leod dimana (ron3hiolitis o(literans (er'em(ang men*adi pneumonia (erat+

K1B=C=R2$ &D2R2 Diagnosis pneumotora's mung'in *elas dengan isualisasi tepi paru-paru dalam

hu(ungan dengan pening'atan Translusen hemithora- 6gam(ar #7+ $amun, 'eti'a udara terlo'alisasi di anterior, satu-satunya 'elainan mung'in mening'at'an 'e*elasan per(atasan *antung se(agai tepi paru-paru mung'in tida' terlihat+ &dara di mediastinum dapat diduga dengan mun3ulnya daerah pusat pening'atan 'e*elasan garis *antung+ &dara mediastinum le(ih mudah untu' mendete'si 'eti'a udara di3atat untu' mengurai'an lo(us dari timus, atau 'eti'a tre' udara sepan*ang *aringan luna' leher menim(ul'an translu3en3ies linear (ergaris-garis di root leher+ %e(uah tampilan lateral horisontal mung'in (erguna untu' meng'onfirmasi pneumotora's anterior mediastinum dan udara+ &dara *uga (o3or 'e peri'ardium, peritoneum dan sir'ulasi sistemi', selain intertitium paru, terutama pada neonatus (er entilasi dengan idiophati3 respiratory distress syndrome, dimana (u((ly appearan3e 'has tim(ul pada emfisema interstisial paru+

Gam(ar ;5 a7 emfisema lo(ar 'ongenital dari lo(us 'anan atas menye(a('an in'omplit 'olaps dari tengah 'anan dan lo(us (a)ah dan paru-paru 'iri+ ,erhati'an as'ularisasi paru (er'urang dalam 2(normal emphysematous lo(us 'anan atas+ (7 paru 'anan menun*u''an emfisema 'ompensasi, 'olaps lo(us 'iri atas+ Tampa' as'ularisasi paru menon*ol di se(elah 'anan menun*u''an sisi normal+

Gam(ar #5 %indroma distres pernafasan pada de)asa+ %e(uah pneumotora's sisi 'anan telah dila'u'an drainase+ Di se(elah 'iri, pneumotora's anterior lo3ulated 6panah7 dan pneumotora's su(pulmonary 6panah7 yang (er'epan*angan mes'ipun telah dila'u'an drainase dada dengan dua saluran+

Gam(ar H/5 Lo(ar pneumonia, menun*u''an (ron3hogram udara, dan hilangnya 'ontur mediastinum menun*u''an infe'si pada lo(us 'iri atas 6tanda %ilhouette7+

>1$I$GK2T$@2 =,2K%IT2% ,2R& ,ening'atan 'e'eruhan paru dapat dise(a('an oleh adanya infiltrat paru, 3ollapes paru, paru hipoplasia dan agenesis,efusi pleura dan dengan tumor infiltrasi+ %e(uah lesi massa atau pene(alan difus dinding dada *uga dapat menim(ul'an pening'atan 'e'eruhan paru-paru yang mendasari+

Infitrat paru mung'in al eolar 6ruang udara7 atau interstisial, dan (er'aitan dengan penampilan radiologis 'has+ Ruang mem(ayangi 2ir ditandai dengan daerah mening'at opa3ity di paru-paru yang mung'in 'a(ur atau padat, homogen atau (erga(ung mem(entu' daerah 'onfluen mem(ayangi paru di mana (ron3ograms udara mung'in terlihat+ Ruang mem(ayangi udara (iasanya terlihat dalam hu(ungan dengan infe'si di mana menyusup umumnya segmental atau lo(ar 6gam(ar H/7, atau 'arena edema paru dan infe'si oportunisti' di mana peru(ahan umumnya (ilateral 6gam(ar HHa7+ Infiltrat interstisial mengem(ang'an pene(alan (eri'ut interstitium paru atau dinding al eolar 'arena peradangan, fi(rosis, infiltrasi atau nai' 3airan interstitial+ %e*umlah pola 'e'eruhan paru (isa ter*adi+ ,ola didominasi linier dengan peri(ron3hial mem(orgol 'arena pene(alan dinding (ron'ial di'ait'an dengan edema paru interstitial a'ut 6gam(ar HH(7 atau infe'si, misalnya dengan >y3oplasma pneumoniae 6gam(ar H"7+ ,ola interstitial lain yang le(ih umumnya ter'ait dengan proses penya'it interstitial 'ronis termasu' reti'ulo-nodular, nodular, mem(ayangi miliaria dan, terutama pada penya'it stadium a'hir, penampilan sarang le(ah+ %e(uah dis'usi leng'ap tentang diagnosa diferensial dari polapola ini dapat ditemu'an dalam literatur+

Gam(ar HH5 Infiltrat paru a7 Bayangan udara dengan 2ir (ron3hograms yang tampa' *elas 6panah7

(7 Bayangan Interstitial dengan pola linear tampa' *elas, 3airan dalam fisura hori8ontal 6panah7 dan sedi'it efusi pleura 'anan+

Gam(ar H"5 Bilateral infiltrat paru interstitial 'arena >y3oplasma pneumoniae

Gam(ar H05

=pa'sitas 'omplit pada hemitora' 'iri 'arena efusi pleura (anya' dengan pergeseran mediastinum 'e 'anan Cairan pleura dapat menghasil'an pening'atan 'e'eruhan 'a(ur umum di seluruh

hemithora- 'eti'a --ray diam(il dalam posisi terlentang+ Tanda paru-paru dapat terlihat melalui 3airan yang menun*u''an sifat pleura mem(ayangi+ 1fusi pleura (esar dapat mengganti'an mediastinum 'e sisi 'ontralateral 'e3uali ada 'olaps paru ipsilateral 6gam(ar H07+ ,emeri'saan &%G a'an menentu'an )heter 3airan pleura lo3ulated atau setu*u untu' per'utan drainase, dan *uga dapat mem(antu untu' mengidentifi'asi patologi lain, misalnya tumor atau 3ongenitala(normality di paru-paru yang mendasari+ %e(uah tumor dada *uga dapat hadir se(agai hemithora- (uram (esar yang mung'in sulit untu' mem(eda'an dari efusi pleura (esar tanpa pen3itraan le(ih lan*ut+ >ediastinum (iasanya (ergeser 'e sisi 'ontralateral dan tra'ea dapat mem(ung'u' *auh dari massa+ ,ra rasa offo3i dari 3la3ifi3ation atau (u'ti 'erusa'an tulang atau erosi adalah petun*u' diagnosti' yang penting *i'a ada+ Diagnosis diferensial 'e'eruhan (ilateral dan leng'ap dari hemithora3es tergantung pada usia ana', mes'ipun inspirasi (uru' atau o(stru'si tra'ea dapat menga'i(at'an pening'atan umum dalam mem(ayangi paru pada usia (erapa pun+ ,enye(a( paling umum untu' ana'-ana' neonatus dan ana'-ana' usia le(ih tua yang di(eri'an dalam 6Ta(el H7+ ,ada neonatus, aspirasi me'onium, infe'si dan aspirasi adalah penye(a( paling umum dari multifo'al meluas dan 'e'eruhan nin-homogen+ Diagnosis diferensial pada ana' yang le(ih tua termasu' aspirasi, infe'si, terutama 'arena TBC, infe'si atipi'al dan oportunisti', dan tumor infiltrasi 6gam(ar HB7+ Diagnosis (iasanya a'an tergantung pada 'orelasi temuan radiologis dengan ri)ayat 'linis dan pemeri'saan, dan pemeri'saan la(oratorium+ Ke'eruhan Io3al ter(atas pada distri(usi lo(ar atau segmental paling sering adalah 'arena area 'onsolidasi se'under terhadap infe'si atau atele'tasis, dan pola 'lasi' runtuh dan lo(ar 'onsolidasi (ai' di*elas'an dalam te's-te's standar+ Kehadiran (ro3hogram udara dalam opa3ity menegas'an 'ehadiran ruang udara mem(ayangi dari pneumonia (a'teri umum, misalnya pneumo'o'us pneumonia+ @ang ter'ena lo(us (iasanya dapat disimpul'an dari frontal sinar-- dengan mengguna'an tanda siluet, di mana per(atasan mediastinum atau *antung

di'a(ur'an oleh daerah 'onsolidasi yang (erde'atan se(agai 'ontras *aringan luna' udara yang di(utuh'an untu' isualisasi hilang 6gam(ar H/7+ 2typi3al pneumonia, >y3oplasma pneumoniae misalnya, sering menga'i(at'an pola yang le(ih interstitial dan sering (ilateral 6gam(ar H"7+ Kolaps paru di'ait'an dengan pengem(angan )ilayah mening'at opa3ity (erhu(ungan dengan hilangnya olume paru-paru, seperti yang terlihat oleh peru(ahan dalam posisi 3elah yang le(ih (esar dan < atau (ayangan hilus 6gam(ar H!7+ Dimana 'ehilangan olume 3u'up (esar, ada *uga mung'in pergeseran mediastinum 'e arah paru-paru runtuh dan ele asi diafragma ipsilateral+ ?al ini penting untu' area fo'us di(eda'an 'onsolidasi dari orang 'ehan3uran, se*a' runtuhnya dapat (erhu(ungan dengan inhalasi (enda asing atau o(stru'si e'strinsi' lainnya yang (ron'os'opi atau operasi a'an ditun*u''an+ $amun, 'olaps, terutama 'eti'a su(segmental, mung'in sulit untu' mem(eda'an dari ruang udara mem(ayangi infe'si, terutama pada ana' dengan asma+ Dalam situasi ini, gam(aran 'linis a'an mem(antu memutus'an )heter yang menyusup paru adalah 'arena plug lendir o(stru'si atau infe'si yang mendasarinya+

Ta(el H+ =pa'sifitas paru Bilateral $= H " 0 B ! C $1=$2T&% %indroma distres pernafasan idiopati' ,erdarahan ,aru Gagal Aantung Infe'si strepto'o'us Group B ?ipoplasia ,aru 1fusi ,leura Bilateral 2$2K-2$2K %indroma distres pernafasan a'ut =dema ,aru ,enya'it $euromus'ular Infe'si =portuisti' 1fusi ,leura Bilateral ,enya'it ,aru 'roni'

Gam(ar HB5 = erinflation (ilateral dan infiltrat paru yang meluas pada (ayi diintu(asi dengan (ron'iolitis (erat dengan infe'si (a'teri se'under+

Gam(ar H!5 'olaps lo(us tengah dan lo(us (a)ah de-tra 6panah7+ J2 din'y 3ar steeringK yang sudah dialami 0 (ulan yang lalu sudah tida' tampa' dari lo(us tengah 'anan pada (ron'os'opi+

$=D&L ,2R& $odul paru terlihat opa' dalam paru-paru+ ?al ini dapat soliter atau multiple, dengan u'uran yang merata atau dari (er(agai u'uran, dan dapat menun*u''an adanya 'alsifi'asi atau 'a itasi+ Terdapat diferensial diagnosis yang le(ar, tapi se*auh ini yang merupa'an penye(a( paling umum dari opa3ity paru yang soliter terlihat pada masa 'ana'-'ana' adalah Lround pneumonia,L hal ini sering di'ait'an dengan infe'si ,neumo'o''us+ ,ada fase a'ut, (ron3hograms udara (iasanya tida' terlihat dan sering disalaharti'an se(agai 'emung'inan lesi fo'al yang dise(a('an oleh tumor 6Gam(ar HC7+ Temuan 'linis (iasanya sugestif infe'si, dan status opa3ity dan 'linis se3ara 3epat merespon terapi anti(ioti'+ $odul >ultifo3al mung'in ter*adi 'arena (e(erapa metastasis, tetapi infe'si multifo'al, granuloma, laring papillomatosis dan (e(erapa em(oli *uga harus dipertim(ang'an dalam diferensial diagnosis+ Ka itasi yang soliter atau (e(erapa nodul paru yang paling sering di'ait'an dengan infe'si, dan (ila (e(erapa, dapat mening'at'an 'emung'inan em(oli septi'+

RI$G %?2D=W Ring %hado) menga3u pada lesi 'isti' (erdinding tipis (erisi udara di paru-paru yang mung'in soliter atau multiple, dan mung'in (ilateral, misalnya dalam dete'si (ron3hie3tasis+ Dete'si dari dinding tipis yang penting dalam diferensiasi dari nodul 'a itasi lain, terutama a(ses+ ,neumato3oeles adalah penye(a( paling sering dari ring shado) yang terlihat pada ana'ana', dan (iasanya terdapat pada lo(us tengah dan (a)ah, tetapi mung'in terdapat nodul yang soliter atau multiple dan sering dari (er(agai u'uran+ Khususnya yang (er'aitan dengan staphylo3o33al dan strepto'o'us pneumonia+ ,neumato3oeles yang terinfe'si mung'in (erisi 3airan dan menun*u''an ting'at fluida udara pada film+

Iigure HC Round pneumonia simulasi lesi massadi lo(us 'anan (a)ah Lesi 'ongenital yang terlihat dapat se(agai lesi 'isti' soliter (erdinding tipis termasu' 'ista (ron'ogeni' atau penyerapan e-tralo(ar, di mana massa yang 'omple's yang terdiri dari (e(erapa ring shado) termasu' di dalamnya diagnosa dengan hernia diafragma 'ongenital dan malformasi adenomatoid 'isti' paru 6Gam(ar HE7+ Diagnosis lama mung'in *elas 'arena posisi intrathora3i3 perut, dan 'ontinuitas dari (ayang-(ayang 3in3in tora's dengan gas usus perut+ Diagnosis diferensial untu' peru(ahan fi(rosis paru yang umum, yaitu (u((ly lung, sangat (er(eda dengan fo3al ring shado)+ ,ada neonatus, interstitial emphysema paru, displasia (ron'opulmonalis dan penya'it >i3'ity Wilson harus dipertim(ang'an+ ,ada ana'-ana', 3ysti3 fi(rosis, 'a itasi penya'it ?odg'in yang luas, penye(aran infe'si *amur dan honey3om( pada paru dapat menye(a('an pola 'elainan+

DI2IR2G>2 Tanda ele asi diafragma dapat ter*adi 'arena hilangnya olume paru-paru, 'elumpuhan, e entration, hernia diafragma 'ongenital atau efusi su(pulmonary+ %e(uah diafragma datar umum menun*u''an o erinflation dari paru-paru, tetapi (isa *uga 'arena pneumotora's su(pulmonary lo3ulated 6Gam(ar #7+ ?ilangnya 'e*elasan diafragma dapat ter'ait dengan paru

yang 'olaps atau ter*adinya 'onsolidasi, tapi 'emung'inan penyerapan dari 'ongenital e-tralo(ar harus dipertim(ang'an, terutama *i'a opa3ity lam(at men*adi (ersih setelah pengo(atan untu' infe'si apapun+ 2sosiasi dari hemithora- 'e3il dan opa3ity (asal di se(elah 'anan harus mening'at'an 'e3urigaan terhadap sindrom %3imitar, dan pen3arian harus di(uat untu' 'epadatan linear dari ena %3imitar 6Gam(ar H;7+

Gam(ar HE+ Be(erapa ring shado) dengan pola gas usus pada (ayi dengan hernia diafragma 'ongenital+ ,erhati'an pergeseran mediastinum 6panah7, dan drain dada disisip'an di se(elah 'anan untu' pengosongan pneumotora's+

Gam(ar H;+ %3imitar syndrome+ ?emithora- 'e3il yang ter'ait dengan opa3ity (asal se(agian menutupi 'ontur diafragma+ ,erhati'an ena %3imitar 6panah7+

K1R2$GK2 D2D2 D2$ A2RI$G2$ L&$2K Kelainan 'erang'a dada penting untu' mengidentifi'asi 'arena mung'in men*adi penanda gangguan tulang umum, termasu' diperluasan anterior tulang rusu' u*ung rosario, rusu' pende' atau luas dari displasia rang'a, dan lesi tulang destru'tif pada 'eganasan dan infe'si+ Identifi'asi patah tulang rusu' di dada --ray ana' di pera)atan intensif dapat men*adi satusatunya petun*u' (ah)a 3edera 'epala mung'in dapat ditim(ul'an se3ara tida' senga*a+ ,ene(alan umum dari dinding dada dapat menun*u''an penurunan opa3ity dari paruparu, sementara tida' adanya unilateral 3ongenital dari otot-otot dada dapat menstimulasi'an udara yang ter*e(a' 'arena mening'atnya daya tem(us thora-+ Be(erapa massa *aringan luna', misalnya neurofi(roma, dapat diproye'si'an 'arena (e(erapa opa3itas di paru-paru+ $amun, pemeri'saan de'at *aringan luna' harus mengung'ap'an asal (ayang-(ayang dari su('utan+ %etelah menyelesai'an tin*auan sistematis di dada, harus selalu menin*au daerah-daerah di mana 'elainan mudah dia(ai'an, misalnya di (ela'ang 'la i'ula, mediastinum dan daerah retro3ardia3 dari dasar paru-paru+ >elihat --ray untu' 'edua 'alinya sering (erguna 'eti'a penampilan sulit untu' ditafsir'an atau ada per(edaan dengan 'esan 'linis+ Dis'usi dengan ahli radiologi dapat mem(antu untu' menemu'an petun*u' radiologi sehingga sampai pada diagnosis yang (enar dalam 'asus yang le(ih sulit+

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->