IT BLOK 16

(Belum Lengkap!)
1. Pernyataan yg benar mengenai ISPA… a. Bisa pada penyakit infeksi saluran napas atas & bawah b. Biasa dialami anak 8-10x/tahun c. ISPA berdasarkan kejadian penyakit >2 minggu d. Beberapa penyakit ISPA adalah pneumonia dan TB 2. Etiologi tersering pneumonia pada anak usia 4 tahun… a. Chlamydia b. Staphylococcus aureus c. RSV d. H. Influenza type B 3. Etiologi paling sering bronkiolitis akut… a. S. aureus b. Cocksakie virus c. RSV d. H. Influenza 4. Penyakit berikut termasuk ISPA, kecuali… a. Asma bronkiale b. Bronkiolitis c. Pneumonia d. Influenza 5. Nano, 11 bulan pneumoni dtg ke RS dgn megap-megap, berapa frekuensi napasnya… a. 32 x/min b. 28x/min c. 45x/min d. 38x/min 6. A 7. Frekuensi napas normal usia 2-12 bulan… a. 70 b. 60 c. 50 d. 40 8. Tatalaksana pneumonia berat, kecuali… a. IVFD b. O2 c. Amphycillin + Chloramphenicol/ Gentamycin d. Kotrimoxazol

. sesak nafas. vesikular meningkat. batuk.. e. ronki basah halus nyaring d. vesikular meningkat. M. Kontak langsung dengan yang terkena suspek c. Tuberculosis sifat-sifatnya sebagai berikut : .. .. a.. batuk. sesak nafas. wheezing b... penularan tuberkulosis pada anak disebabkan oleh : dari anak penderita TB aktif dari anak penderita TB pasif dari orang dewasa penderita TB aktif dari orang dewasa penderita TB pasif dari anak yang sehat 13.. c. Tes Tuberkulin (+) 3 mm 5 mm 7 mm 10 mm 12. disertai. batuk. vesikular meningkat. a.. Demam. b. perawatan yang diperlukan untuk anak dengan Tuberkulosis : isolasi penderita pemberian makanan dengan gizi maksimal bed rest total tidak boleh X boleh olahraga 15... a. c. wheezing c.. Gejala-gejala bronkiolitis sebagai berikut. Flu burung gejalanya demam dan influenza.... c. Demam. Demam.9. batuk. b.. a. sesak nafas.. Demam. ronki kasar 10. Trombositosis d.foto torak cepat 11.. a. d. d.. 14. d. sesak nafas. b. Leukositosis b..

d.kehilangan BB 3 kg pada 4 bulan terakhir. b. c. Pada TB anak dapat menyerang bagian organ apa saja : selaput otak tulang belakang semua benar 20. Seorang laki-laki.BTA b. sputum BTA adalah : 1 tes tuberkulin indurasi 10mm nilai : 3 gizi buruk nilai : 1 21. a. terapi TBC pada anak : 17 18 19.Gram c.keringat malam hari. b.demam tidak begitu tinggi. d. menggigil karena gagal nafas dan . pada scoring ini di nilai : berat badan turun garis merah dengan nilai : 3 kontak erat dengan penderita TB. d. a. c.Jamur 22. Jenis pengecatan yang diperlukan pada pemeriksaan sputum pasien Tb? a.1 bulan terkahir hemoptoe.a. b. bentuk bulat dan mempunyai flagela bentuk batang berspora bentuk batang tanpa spora tahan terhadap matahari 16. Bila fasilitas bertambah memungkinkan untuk mendiagnosis tuberculosis pada anak dapat digunakan scoring sistem dari IDA.Mukus d. c.

Congestif heart failure b.keringat malam.hipoksemia. Perkusi pekak pada lapangan tengah paru . Ia mengalami trauma tumpul pada dada.nadi 94x/menit.H.Gagal ginjal kronik 25.emfisema 26.Setelah 1 jam kecelakaan ia mengalami sesak nafas tiba-tiba dan nyeri hebat pada dada sebelah kanan. Pada foto toraks gambaran .nadi 80x/menit.pernafasan 24x/menit. BB turun 3 kg. Pemeriksaan fisik: temp 36.Metastase adenocarcinoma c.M.warna kekuningan jernih. Apa mikroorganisme penyakit di atas ? a.Klebsiella pneumonia b.pnemonia d.Hemoptoe 1 minggu . Foto toraks : efusi pleura. Seorang laki-laki dirawat di RS karena mengalami kecelakaan motor.Suara nafas tidak terdengar. apa penyakit penyebab terjadinya efusi ini? a. Torakocentesis : cairan 700 cc.8 C.Suhu tubuh 36.patologinya ? a. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37 C .gangguan imun congenital d.lobus atas paru : kavitas dan granuloma putih kecoklatan.efusi lebih berat pada paru kanan. Apa diagnosis yang paling mungkin ? a.Emboli paru d.tidak berhubungan dengan imun 24.Menurunnya cell mediated imun b.Seorang laki-laki demam tinggi.ada ronchi difuse pada seluruh paru.influenza c. RR 16x/menit.Mycobacterium tuberculosa 23.ditemukan kavitas dan granulasi berwarna putih kecoklatan di lobus paru atas.8 C.efusi pleura c. WBC & RBC .Limfoma maligna pada mediastinum d. Seseorang perempuan sesak nafas yang makin memburuk sejak 2 bulan terakhir.Menurunnya humoral imun c. Seorang laki-laki dibawa ke Unit Gawat Darurat RS karena tiba-tiba mengalami sesak nafas hebat.pada perkusi dada kanan terdengar suara tympani.pada pemeriksaan fisik terdapat konsutio pada dada kanan tetapi tak ada laserasi. TD 130mmHg.disertai wheezing ekspiratory. Mikroskopis . Fraktur tulang rusuk dan terjadi pneumothorax b.TD 100/65 mmHg.

Bronchopneumonia c.Emfisema sentrilobular c.Kristal Charcot Leiden dan sel radang terutama eosinofil dengan latar belakang mucus yang banyak.Pada pemeriksaan sputum tampak spiral Curschmann.pada seluruh lapangan paru.? . Pada paru lobus bawah tampak edema.Seandainya dilakukan biopsy pada paru akan dijumpai kompleks Ghon pada pasien ini.Apakah yang mendasari terbentuknya kompleks Ghon pada pasien di atas? a.tidak ada kelainan lain. Foto toraks menunjukkan gambaran konsolidasi paru difuse bilateral. Apakah diagnosis yang paling mungkin ? a. Reaksi hipersensitifitas tipe II d.Pada pemeriksaan fisik suhu 38. Reaksi hipersensitifitas tipe III 29. Penderita batuk disertai keluarnya sputum seperti jelly.Pnemonia lobaris b.Pada pemeriksaan fisik. Inspeksi : tampak retraksi interkostal.peminum alkohol. Penderita kemudian meninggal karena sepsis bacterial.Test serologi HIV b.Bronchiectasis b.Test tuberculin c.Asthma bronkiale 27.paru lebih radio lusen.usia 40 tahun.d 50 -------.Antinuclear antibody (ANA) d. Reaksi hipersensitifitas tipe I c.TD 130/90 mmHg.Pneumonia interstitialis 30 s.Bronkitis kronik d.suhu tubuh 37.Abses pulmonum d. perkusi terdengar suara pekak pada kedua paru. Apakah diagnosis yang paling mungkin ? a. auskultasi : terdengar ronchi bilateral. Apakah pemeriksaan yang akan memberikan hasil positif pada pasien ini? a.Seorang laki-laki.7 C .7 C Frekuensi nafas 32x/menit.Reaksi hipersensitifitas tipe IV b. Seorang perempuan berusia 20 tahun menderita demam tidak begitu tinggi sejak 2 minggu terakhir.datang dengan gangguan nafas berat.Rheumatid factor 28.

Pneumothorax c. Tumor paru 56. Kehamilan d. Tumor paru b. kecuali a. Hernia Diafragmatika c. Ciri penyakit paru restriktif. Kelainan ekstrinsik yang dapat menyebabkan gangguan obstruktif. Skoliosis b. PPOK 54. FEV1 : FVC kurang dari 75 % d. Perlambatan aliran udara b. kecuali a. Kurva Mirip Normal tapi kecil 52. Myastenia Gravis d. Hypersensitivity pneumonitis 55. Batuk non produktif c. Fibrosis paru b. Yang bukan termasuk intrinsic lung lung disease pada penyakit paru restriktif adalah a. Menyerang usia dewasa muda . Gejala klinis idiopatik pulmonary fibrosis. Sarkoidosis c. Kelainan aliran darah paru 53. Kondisi penyebab kelainan restriktif paru. kecuali a. kecuali a. Guillain Barre syndrome d. Terjadi sesak progresif bukan saat istirahat b. Volume total menurun b.51. Gangguan perpindahan O2 d. Gangguan pengembangan paru c. Pada kondisi restriksi terjadi gangguan a. FVC kurang 80 % c.

Reaksi imunologis c. amiodaron. Belum ada perubahan pada stage 0 d. Spirometri 61. a. c. Pada penyakit asma bronkial. Foto thorax b. dilakukan pemeriksaan a. CT scan c. Kelainan fibrosis terjadi pada fase lanjut d. Sudah menyebar ke parenkim pada stage 1 58. Obat inhalasi long acting d.d. merupakan penyakit infalamasi kronik . pernyataan yang benar adalah sebagai berikut. Analisis gas darah d. Dapat terlihat clubbing finger 57. Bisa terjadi secara akut dan kronis 60. kecuali a. Yang tidak dapat menyebabkan kelainan fibrosis paru a. b. Hal berikut yang tidak sesuai untuk hypersensitivity pneumonitis a. d. Radiasi c. Terjadi reaksi alergi tipe III dan II c. pernyataan yang benar mengenai astma bronkiale : disebabkan oleh nexious agent penyempitan saluran napas mengalami completly irreversible didapatkan banyak CD4 + T limfosit didapatkan banyak CD8 62. bisulfong n. bleomycin 59. O2 meningkat b. Menyerang organ lain b. KECUALI : a. Disebabkan inhalasi debu bahan tambang b. Untuk memastikan kelainan paru restriktif. Berikut ini merupakan cirri sarkoidosis.

. Blue boater merupakan bentuk ekstrim pada bronkitis kronik dan pink puffer adalah bentuk ekstrim dari emfisema d.. yang termasuk dalam Controller Medication : Rapid acting inhaled B2 agonist anti cholinergic Long acting inhaled B2 agonist Short acting oral B2 agonist 65. d... a. b.... gejala terjadi > IX peningkatan tetapi <IX seb.. c.. c... a... a. b..... b. gejala dan terjadinya bervariasi dalam berbagai waktu dan tingkat keparahan terutama terjadi pada malam dan pagi-pagi sekali d. b.. yang bukan termasuk reliever medication : rapid acting inhaled B2 agonist anti cholinergic sistemik glucocorticoids inhaled glucocorticoids 66.... pernyataan yang benar untuk PPOK : bronkitis kronik terjadi pada umur > tua (50-70 tahun) pada bronkitis kronik gejala yang dominan / prominen adalah sesak c... obstruksi jalan nafas berespon hanya dengan pengobatan 63.. a.. emfisema sering jatuh adalah cor pulmonale .. terjadi peningkatan hiperresponsif jalan nafas c. d... c. astma bronkial derajat sedang adalah FEV1 : FEV <= 60 % prediksi serangan malam (nocturnal symptom) terjadi > . d. gejala terjadi setiap hari 64...b...

CXR d. infeksi dan obstruksi pemeriksaan faal paru menunjukan obstruksi yang jelas sekresi lendir yang berlebihan dan kronik ke dalam bronkus 71 s. Echo dgn Doppler pressure assessment b. d. c.67.d 94 ----. pulmonalis… a. Pemeriksaan baku emas utk Hipertensi a.? 95. b. c. ECG c. b. d. Bronkithis kronis simple/biasa ditandai oleh batuk dengan dahak purulen dan berulang b. KECUALI : a. d. c. Right sided heart catheterization 96. a. a. 69. pulmonalis… . pernyataan yang benar tentang emfisema paru adalah : dapat sembuh dg obat adekuat selalu didahului bronkitis kronik terjadi pelebaran ruang distal bronkiolus terminalis dan destruksi alveoli bukan salah satu diatas 70. jenisnya terbagi atas biasa/simple. Gambaran histopatologi yg tdk mendukung Hipertensi a. yang sulit fitemukan pada PPOK : barrel chest batas paru hepar tidak menurun menentukan apeks paru wheezing 68. Pernyataan untuk bronkithis kronis yang benar adalah.

diagnosis pneumonia secara pasti : gambaran klinis radiologi darah rutin kultur sputum 106 107 . Score PSI >130 c. tdk ditemukan penbalan intima media 97. manifestasi klinik b. etiologi c. c. Staphylococcus pneumonia b. Score PSI 90-130 d.a. b. Score PSI >90 b. Kuman penyebab CAP tersering… a. d. Klasifikasi hipertensi arteri pulmonal menurut WHO… a. CURB GS adalah 3 103 104 105. a. Staphylococcus aureus c. Indikasi CAP rawat di ruang perawatan intensif… a. Streptococcus pneumonia 102. 101.

a. pernyataan yang paling tepat tentang Tuberkulosis aktif : penderita dengan gejala klinis sesuai Tuberkulosis penderita dengan gejala klinis sesuai Tuberkulosis (+) fototorak sesuai TB penderita yang TB mampu menularkan ke orang lain penderita TB dengan hasil kultur Mikobacterium TB (+) 109 110. a. b. b. c. a.108. OAT yang memiliki bakterisidal yg kuat : Rifampisin Pirazinamid Isoniazid Etambutol 114. d. b. d. d. pengobatan yang di berikan pada kasus baru TB adalah : 1RHZE / 5RH 1RHZS / 5RH 2RHZE / 4EH 2RHZE / 4R3H3 . c. a. c. tersangka TB adalah seseorang dengan : keluhan keringat dan demam malam keluhan nafsu makan dan berat badan berkurang riwayat kontak dengan penderita TB keluhan batuk lebih dari 2 minggu atau tanpa keluhan lain 111 112 113. b. d. c.

c. 2 fdc 4.Akhir bulan ke2.HIV dan TB diobati bersama b. Kultur dengan agar Thayer Martin 120. BB 60 kg.TB fase intensive baru HIV 118 Pemeriksaan lab berikut bukan untuk menemukan adanya bakteri a.HIV 3 bulan baru TB c.akhir bulan ke 6 &akhir bulan ke 7 d. Kultur dengan Saboraud B.Pewarnaan Lowenstein Jensen 119.akhir bulan ke 7.Pasien sikat gigi c.Pasien berkumur kumur b. 4 fdc 116.Pewarnaan gram b. fdc yang diberikan ? a.Pewarnaan Ziehl Nelseen c. Pewarnaan albert C.115. kapan pengobatannya ? a.TB dulu baru HIV d.Pewarnaan KOH d. 4 fdc 3. Pemeriksaan laboratorium untuk membantu menemukan jamur adalah A. Kultur dengan agar darah Charcoal cephalexin D.Akhir bulan ke 3.& akhir bulan ke 8 117 Pasien Tb dengan HIV (+) CD4> 200/mm. Ibu 52 tahun menderita TB. d. 4fdc 3. b.Akhir bulan ke 2 pengobatan & akhir bulan ke 6 b.Akhir bulan ke 3. 2.Pasien melepaskan gigi palsu .akhir bulan ke 5 & akhir bulan ke 6 c. Evaluasi pemeriksaan sputum BTA pada Tb kategori 2 (kasus lama)adalah a.Yang bukan merupakan pra analitik pengambilan sputum adalah a.

Kortikosteroid intravena . sesak berkurang tapi masih mengi .Sel ganas pada penyakit sistemik d. yang harus dilakukan adalah a.Pasien minum obat pengencer dahak bila kesulitan mengeluarkan dahak 121 122.Hitung leukosit >1000 sel bila cairan transudat 124-144 ----.tidak berbau 123. Episodik sedang d.Wrna kuning muda b. Persisten ringan c.Yang merupakan karakteristik cairan pleura normal adalah a. Menurut PNAA klasifikasi penyakti asma pada kasus ini adalah a. Persisten sedang 147. Aminovilin intravena b. Setelah 2 kali nebulizer .Tidak ditemukan bekuan c.d. Persisten ringan c. Persisten sedang d.agak keruh d.? 145.Sel polimorfonuklear pada infeksi kronik b. Asma pada penderita menurut GINA a. Episodik ringan b. Intermiten b.Sel mononuclear pada infeksi virus c. Persisten berat 146.Pemeriksaan makroskopis cairan pleura dapat ditemukan a.

Peningkatan respon saluran pernafasan terhadap berbagai rangsangan d. Aminofilin b. diberi steroid oral 148. Yang termasuk obat β2 agonist selektif adalah a. Obat … Setelah respon baik dengan nebulizer 150. Indikasi pemberian kortikosteroid sistemik a. control lagi setelah 2 hari d.c. Inflamasi saluran nafas c. Obstruksi saluran nafas reversible b. Dibiarkan pulang . Triamsonolon 149. Karakteristik asma sebagai berikut . Terdapat infiltrate alveoli . kecuali a. Serangan ringan b. Dirawat 1 hari. d. Bila terapi inhalasi β-2 agonist kerja cepat gagal mencapai perbaikancukup lama c. Ipraptoprium bromide d. Terbutalin c.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.