STRUKTUR ATOM, SISTEM PERIODIK & IKATAN KIMIA

(Teori)
Teori-teori Atom: 1. 2. 3. Model Atom Dalton
Atom adalah bagian yang terkecil dari suatu unsur.

Model Atom Rutherford
Atom terdiri dari inti yang bermuatan positif dan di sekitarnya beredar elektron-elektron yang bermuatan negatif.

Model Atom Rutherford & Niels Bohr

a. Atom terdiri dari inti yang bermuatan positif dan disekitarnya beredar elektron-elektron yang bermuatan negatif. b. Elektron-elektron bergerak dalam lintasan-lintasan dengan tingkat-tingkat energi tertentu. c. Selama elektron beredar dalam lintasan tersebut ia tidak memancarkan atau menerima energi. d. Elektron dapat berpindah tempat dari tingkat energi lebih rendah ke tingkat energi yang lebih tinggi jika menyerap energi; sebaliknya jika elektron berpindah tempat dari tingkat energi lebih tinggi ke tingkat energi yang lebih rendah terjadi pemancaran energi.

4.

Model Atom Mekanika Gelombang

Menurut de Broglie (1924): gerakan suatu materi, termasuk elektron, dapat dianggap sebagai gerakan gelombang.

Orbital: lintasan elektron yang menunjukkan tingkat energi utama elektron tersebut. Bilangan Kuantum: kedudukan/posisi elektron
Bilangan Kuantum Utama (n)
Menunjukkan posisi elektron pada tingkat energi utama/kulit. n Kulit 1 K 2 L 3 M 4 N 5 O 6 P 7 Q

Bilangan Kuantum Azimuth (l)
Menunjukkan posisi elektron dalam subkulit.

l diwakili oleh huruf s, p, d, dan f. l Subkulit 0 s 1 p 2 d 3 f

Bilangan Kuantum Magnetik (m)
Menunjukkan orientasi elektron pada orbital.

l 0 1 2 3

Sub Kulit s p d f

m 0 -1, 0, +1 -2, -1, 0, +1, +2 -3, -2, -1, 0, +1, +2, +3

Jumlah Orbital 1 3 5 7

© Aidia propitious

1

Sub Kulit s p d f Jml. Orbital yang terisi penuh atau setengah penuh lebih stabil daripada orbital yang tidak penuh atau tidak setengah penuh. konfigurasi elektron ditulis dengan cara: 1) Berdasarkan urutan subkulit Contoh: 25Mn : [Ar] 4s2 3d5 2) Berdasarkan urutan nomor kulit Contoh: 25Mn : [Ar] 3d5 4s2 Penulisan Konfigurasi Elektron Atom Bermuatan Atom bermuatan Positif  melepas elektron Contoh: Tentukan konfigurasi untuk Fe3+! 2 2 6 2 6 6 2 26Fe = 1s 2s 2p 3s 3p 3d 4s 3+ 26Fe Atom bermuatan Negatif  menerima elektron Contoh: Tentukan konfigurasu untuk S2-! 2 2 6 2 4 16S = 1s 2s 2p 3s 3p 16S +3  melepas 3 elektron = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d5 -2  menerima 2 elektron 2= 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 Orbital Penuh dan Setengah Penuh Setiap unsur memiliki kecenderungan untuk stabil. Contoh: Tentukan konfigurasi 29X! Menurut aturan Aufbau. konfigurasinya adalah: Konfigurasi yang benar: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d9 4s2 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s1 © Aidia propitious 2 . Orbital 1 3 5 7 Jml. 2 6 10 14 Konfigurasi Elektron Penyingkatan Penulisan Konfigurasi Elektron 2He 10Ne 18Ar 36Kr 54Xe 86Rn : : : : : : 1s2 1s2 1s2 1s2 1s2 1s2 2s2 2s2 2s2 2s2 2s2 2p6 2p6 2p6 2p6 2p6 3s2 3s2 3s2 3s2 3p6 3p6 4s2 3d10 4p6 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d10 5p6 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d10 5p6 6s2 4f14 5d10 6p6 Untuk atom-atom yang memiliki elektron pada subkulit d.Bilangan Kuantum Spin (s) Menunjukkan arah rotasi elektron dalam orbital. Elektron Max.

” Contoh: Tentukan diagram orbital untuk Co2+! Co2+ = [Ar] 3d7 Asas Larangan Pauli “Elektron-elektron dalam satu atom tidak boleh mempunyai bilangan kuantum yang keempatempatnya sama.” Penentuan Bilangan Kuantum 1) Tulis konfigurasi elektron. m= 0 s = + ½ atau – ½ © Aidia propitious 3 . l = 1 – 1 = 0 m = 0 dilihat dari l  l = 0. Kemudian. 2) Buat diagram orbital. 2) Buat kotak orbital sesuai jenis orbital terakhir. Atom 24 29 41 42 44 45 46 47 57 58 Unsur Gd Pt Au Ac Th Pa U Np Cm Cf No. n = 1. 3) Tentukan bilangan kuantum! Contoh: Tentukan bilangan kuantum 19K 19K! = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1 n = 4 dilihat dari 4s1 l = 0 dilihat dari 4s1  s. orbital diisi dengan elektron berikutnya dengan arah spin yang berlawanan.Unsur-unsur yang Konfigurasi Elektron sesuai Aturan Orbital Penuh dan Setengah Penuh Unsur Cr Cu Nb Mo Ru Rh Pd Ag La Ce No. Orbital s = 1 kotak Orbital d = 5 kotak Orbital p = 3 kotak Orbital f = 7 kotak 3) Isi kotak orbital dengan elektron-elektron pada orbital terakhir yang dinyatakan dengan tanda panah ke atas atau ke bawah. Kaidah Hund “Elektron-elektron pada orbital yang memiliki tingkat energi yang sama akan mengisi terlebih dahulu kotak-kotak yang kosong dengan arah spin tertentu. Satu kotak maksimum dua elektron. Atom 64 78 79 89 90 91 92 93 96 98 Diagram Orbital Pembuatan Diagram Orbital: 1) Tulis konfigurasi elektron berdasarkan aturan Aufbau.

temasuk golongan Lantanida. termasuk golongan aktinida. Sistem Periodik Golongan A Konfigurasi Elektron [Ne] 3s1 [Ne] 3s 2 Konfigurasi Elektron Valensi 3s1 3s 2 Blok S S p P P P P p Jumlah Elektron Valensi 1 2 3 4 5 6 7 8 Golongan IA IIA IIIA IVA VA VIA VIIA VIIIA [Ne] 3s2 3p1 [Ne] 3s2 3p2 [Ne] 3s 3p 2 3 3s2 3p1 3s2 3p2 3s 3p 2 3 [Ne] 3s2 3p4 [Ne] 3s2 3p5 [Ne] 3s 3p 2 6 3s2 3p4 3s2 3p5 3s 3p 2 6 Golongan B Konfigurasi Elektron [Ar] 3d1 4s2 [Ar] 3d 4s [Ar] 3d 4s 3 2 2 2 Konfigurasi Elektron Valensi 3d1 4s2 3d 4s 3d 4s 3 2 2 2 Blok d d d d d d d d d d Jumlah Elektron Valensi 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Golongan IIIB IVB VB VIB VIIB VIIIB VIIIB VIIIB IB IIB [Ar] 3d5 4s1 [Ar] 3d5 4s2 [Ar] 3d 4s [Ar] 3d 4s [Ar] 3d [Ar] 3d 10 10 7 6 2 2 3d5 4s1 3d5 4s2 3d 4s 3d 4s 3d 3d 10 10 7 6 2 2 [Ar] 3d8 4s2 4s 4s 1 2 3d8 4s2 4s 4s 1 2 Blok f / Golongan Transisi Dalam a. Cara Penentuan Periode Unsur-Unsur 1) 2) 3) Tentukan konfigurasi elektron Susun ulang konfigurasi sesuai urutan kulit atom Nomor periode = nomor kulit terbesar © Aidia propitious 4 . Golongan Aktinida Memiliki elektron valensi dari orbital 5f 1 7s2 sampai 5f14 7s2 Cara penentuan Golongan Transisi Dalam: 1) Tulis konfigurasi elektron 2) Jika elektron terakhir terletak pada orbital 4f. Golongan Lantanida Memiliki elektron valensi dari orbital 4f 1 6s2 sampai 4f14 6s2 b.Konfigurasi Elektron vs. Jika elektron terakhir terletak pada orbital 5f.

dan 35Br - ! 7. 8O. dan ! 82Cd ! 25Mn. 4d. dan 82Pb Tuliskan konfigurasi elektron unsur berikut per subkulit: Tentukan nomor atom unsur-unsur berikut: a. n = 5 dan l = 2 b. 30Zn 2+ 10. Perak. 8O.: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 d. Tentukan konfigurasi elektron atom-atom: . Tentukan konfigurasi elektronnya! Gambarkan diagram orbital dari: 8O. 28Ni. 15P. 19K . n = 4 dan l = 3 Tuliskan konfigurasi elektron atom-atom berikut: 7N. 2s. 48Cd. 13Al . 4p. 4. 8. Tuliskan konfigurasi dengan disingkat dari: 7N. 4f. 6. 2. 5f Tuliskan nama orbital yang ditempati elektron yang mempunyai nilai: a. 25Mn. 5. 9. X : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p3 b. dan 22Ti ! Tentukan nilai bilangan kuantum yang mungkin untuk elektron pada keadaan dasar menempati orbital tingkat energi tertinggi pada atom-atom: 19K. B+ : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p4 f. Tentukan nilai n dan l untuk elektron yang terletak pada orbital: 4s. Y3. dan 74W ! © Aidia propitious 5 .: 1s2 2s2 2p6 + 3+ 211Na. Tembaga. C. dan 26Fe ! 12Mg. 48Cd. 16S . 3d. dan Emas merupakan logam-logam yang sering digunakan oleh manusia. 3.Konfigurasi Elektron 1s1 1s 2 2 2 Kulit Terluar 1 1 2 3 4 5 6 7 n 1 1 2 3 4 5 6 7 Periode 1 1 2 3 4 5 6 7 1s 2s 5 [Ne] 3s2 3p2 [Ar] 3d 4s [Kr] 4d 10 2 1 5s 2 [Xe] 6s2 [Rn] 7s Penggolongan Unsur-Unsur Menurut IUPAC Tradisional IA IIA IIB IVB VB VIB VIIB VIIIB VIIIB IUPAC 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Tradisional VIIIB IB IIB IIIA IVA VA VIA VIIA VIIIA IUPAC 10 11 12 13 14 15 16 17 18 (Soal) 1. 3p. Z2+ : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 c. A : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d8 e. 53I - .

Orbital elektron dari suatu atom berbentuk bola. Tentukan golongan dan periode atom D dan E dari data konfigurasi elektron ion-ion berikut: a. Z2. Berdasarkan penelitian para ahli angkasa luar. 30X. Polonium (Po) merupakan satu di antara beberapa unsur yang digunakan sebagai sumber tenaga nuklir. dan 60Nd ! 20. X2+ : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 b.: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d5 24. D3+: 1s2 2s2 2p6 3s2 b. 27Co. Tentukan nomor atom X dan Z dari data konfigurasi elektron ion-ion berikut: a. X : 1s2 2s2 2p3 3s1 b. dan 60D ! 23. etntukan nomor golongan unsur-unsur berikut: 7N. Z3. dan 14Si ! 13. Tentukan letak periode dan golongan unsur Po pada sistem periodik! 19. dan 29A ! 15. Y : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5 4s2 22.: [Kr] 4d10 5s2 5p6 25. E. Tentukan nomor golongan Hg (nomor atom = 80)! 16. Gambarkan diagram orbital dan tentukan bilangan kuantum yang mungkin untuk elektron yang menempati orbital dengan tingkat energi tertinggi pada atom-atom berikut: 11Na. 14Si. 36Kr.11.: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p4 21. Unsur yang ditemukan oleh Marie Curie ini mempunyai nomor atom 84. 19K. 19A. dan 50Sn ! 12. Tentukan subkulit dan elektron maksimumnya. Tanpa melihat tabel periodik. Perhatikan konfigurasi elektron berikut: X : 2s2 2p2 K : 3s2 3p4 2 4 Y : 2s 2p L : 4s2 4p2 Z : 3s2 3p2 M : 4s2 4p3 N : 4s2 4p4 Tentukan unsur yang satu golongan dan satu periode! © Aidia propitious 6 . Jika orbital tersebut memuat elektron valensi. Tentukan nomor golongan unsur S (nomor atom = 16)! 14. Terletak pada golongan berapakah Ce (=58)? 17. 37Rb. lapisan atmosfer planet Venus mengandung unsur Sulfur (S). 56Ba. 20Z. Raksa yang mempunyai lambang Hg (berasal dari kata Hydragyrum) dimanfaatkan sebagai cairan dalam termometer. Tentukan golongan unsur-unsur yang mempunyai nomor atom sebagai berikut: 21X. 50Sn. Unsur ini digunakan sebagai bahan pematik sigaret. Tentukan periode unsur-unsur yang mempunyai konfigurasi elektron sebagai berikut: 8A dan 14D ! 18. Unsur Cerium (Ce) ditemukan tahun 1803. 40Zr. 27Z. Tentukan golongan dan periode atom X dan Z dari data konfigurasi elektron ion-ion berikut: a. Raksa merupakan satu diantara logam-logam yang berwujud cair. Namanya terinspirasi dari asteroid Ceres. tentukan golonga atom! 26. Tentukan golongan dan periode atom dari konfigurasi atom netral berikut ini: a. Tentukan golongan dan periode unsur-unsur berikut: 9F. Tentukan golongan dan periode unsur-unsur berikut: 2He. Elektron valensi suatu atom menempati orbital: Tentukan golongan atom dalam sistem periodik! 27. X2+ : 1s2 2s2 2p6 3s1 b.

2.! Massa 4. Unsur-unsur pada golongan VIIIB – periode 4 © Aidia propitious 7 . 6. dan 52Te ! Tentukan golongan dan periode atom X dan Y berdasarkan konfigurasi elektron ion-ion berikut: a. 34Se.48 L gas X2 (STP) adalah 6. 3. Jika atom X memiliki 8 neutron. Unsur-unsur pada golongan IVA – periode 5 b. Tentukan orbital mana yang lebih stabil! a. d. 5. Y : 1s2 2s2 2p6 3s1 9. C : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 Tentukan keempat bilangan kuantum yang mungkin untuk elektron pada orbital dengan tingkat energi tertinggi pada atom-atom berikut: 27Co. 4. 38Sr. golongan dan periode unsur-unsur yang memiliki konfigurasi berikut: a. Tuliskan konfigurasi elektron unsur-unsur berikut dan tentukan bilangan kuantum yang mungkin untuk elektron yang terletak pada orbital dengan tingkat energi tertinggi: a. e.4 g. dan 16S2. 7. X : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d7 b. tentukan golongan dan periode atom X! Tentukan golongan dan periode atom-atom berikut: 8O. 8O . dan 50Sn 2+ ! Tentukan nomor atom-atom unsur yang mempunyai konfigurasi elektron berikut: a. 8. X+ : 1s2 2s2 2p6 3s2 b. Y. 10. c. b. 33As.: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5 Tentukan nomor atom. Jelaskan apa yang dimaksud dengan orbital! Apa yang dimaksud dengan bilangan kuantum? Ada berapa jenis? Jelaskan! Tentukan konfigurasi elektron atom-atom berikut: 6C.28. 222Ti. atau atau atau atau atau PERSIAPAN ULANGAN 1. B : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p4 c. 44Ru. A : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d5 b. 19K+.

MgCl2. Momen Dipol = 0  senyawa non polar Contoh: Br2. makin polar senyawa itu. H2S. Ikatan Kovalen Ikatan antara non logam dan non logam. Ikatan antara atom-atom dengan perbedaan keelektronegatifan rendah. Contoh: NaCl. KBr.IKATAN KIMIA (Teori) 1. CO2. CCl4. Molekul senyawa yang terbentuk mempunyai energi potensial lebih rendah daripada atom-atom semula. Makin besar momen dipol suatu senyawa. Ikatan antara atom-atom dalam molekul berdasarkan pemakaian pasangan elektron bersama. Contoh: Cl2  Cl – Cl O2  O=O N2  N N Ikatan Kovalen Koordinat Pasangan elektron yang dipakai bersama berasal dari salah satu atom. Ikatan antara atom-atom yang mempunyai potensial ionisasi rendah dengan atom-atom yang mempunyai afinitas elektron tinggi. Cl2. dll. HCl. H2. Ikatan antara atom-atom dengan perbedaan keelektronegatifan tinggi. Ikatan Ion Ikatan antara ion positif (logam golongan IA dan IIA) dan ion negatif (non logam golongan VIA dan VIIA). HF. dll. dll. Senyawa Kovalen Non Polar Senyawa Non Polar : perbedaan keelektronegatifan kedua unsur kecil. Senyawa Kovalen Polar Perbedaan keelektronegatifan kedua unsur besar. Contoh: H2O. CaF2. C6H6. © Aidia propitious 8 . 2. Contoh: H2O + H+  H3O+ NH3 + H+  NH4+ Momen Dipol  Hasil kali muatan dan jarak antara kedua pusat muatan positif dan negatif. HBr.

2. BH3. Pengaruh Ikatan Hirogen terhadap Titik Didih Titik Didih senyawa dipengaruhi oleh: 1) Massa Molekul Relatif (Mr) : Mr titik didik dan Mr titik didih 2) Ikatan Antarmolekul : Gaya antarmolekul kuat titik didih dan gaya lemah. dan R–OH. Contoh: BrCl. Rumus Struktur Molekul: A  Atom Pusat . atom lebih mudah menginduksi awan elektron. 1. dll. R–NH2. dll. R–COOH. HF. Perbedaan keelektronegatifannya dekat. NH3. HIBRIDISASI Penyetaraan tingkat energi melalui penggabungan antarorbital senyawa kovalen atau kovalen koordinasi. –COOH. X  Atom Terikat Contoh Hibridisasi CCl4: Pusat C  6C = 1s2 2s2 2p2 Elektron Ikatan  4 x Cl  17Cl = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5 C : 4Cl :   © Aidia propitious 9 . –COH. dll. titik didih Pengaruh Gaya van der Waals terhadap Titik Didih 1) Pengaruh Jumlah Awan Elektron : Jumlah awan elektron banyak. CCl4. Contoh: H2O. R–COH. gaya tarik menarik molekul dipol sesaat besar. BCl3.3. BeCl2. 4. titik didih tinggi. FCl. gaya tarik menarik dipol sesaat besar. 2) Pengaruh Bentuk Molekul : Bentuk molekul tidak bercabang. Ikatan van der Waals Gaya tarik menarik antara molekul-molekul yang berdekatan serta menghasilkan gaya yang lemah. –OH. Ikatan Hidrogen Ikatan hidrogen terjadi dari interaksi antarmolekul senyawa kovalen polar yang memiliki perbedaan keelektronegatifan yang besar antara hidrogen dan unsur yang berikatan dengannya. PCl5. Struktur Ruang Molekul & Hibridisasi Senyawa tanpa Pasangan Elektron Bebas Contoh Senyawa tanpa PEB: CH4. Terdapat pada senyawa yang memiliki gugus fungsi: –NH2. BF3. PENGARUH IKATAN KIMIA TERHADAP TITIK DIDIH 1. sehingga titik didih tinggi.

Cl2O SF4 IF3. BCl3. ClF3 XeF2. PCl3 H2O. BCl3. Br2 d. Berikut yang termasuk senyawa polar adalah … a. O2 b. RnF2 IF5. ClF5 XeF4. HCl b. E  Pasangan Elektron Bebas Contoh Hibridisasi H2O: Pusat O  8O = 1s2 2s2 2p4 Elektron Ikatan  2 x H  1H = 1s1 O :   2H : Senyawa Jumlah Pasangan Elektron 4 4 5 5 5 6 6 Jumlah PEI 3 2 4 3 2 5 4 PEB 1 2 1 2 3 1 2 Rumus Umum AX2E AX2E2 AX4E AX3E2 AX2E3 AX5E AX4E2 Hibridisasi Bentuk Molekul NH3. H2O c. X  Atom Terikat . CCl4 PCl5 SF6 Jumlah Pasangan Elektron 3 4 5 6 Rumus Umum AX3 AX4 AX5 AX6 Hibridisasi sp2 sp 3 Bentuk Molekul Segitiga sama sisi Tetrahedral Trigonal bipiramida Oktahedral sp3d sp3d2 2. I2 Senyawa berikut yang memiliki ikatan kovalen nonpolar adalah … a. PCl5. BF3 CH4. N2 e. BF3. N2 e. H2O c. CCl4. Rumus Struktur Molekul: A  Atom Pusat . 10 . BeCl2. HBr d. RnF4 sp3 sp 3 Piramida trigonal Huruf “V” Tetrahedral terdistorsi Bentuk “T” Linear Piramida segiempat Segiempat planar sp d sp3d sp d sp d sp3d2 3 3 3 (Soal) 1. Struktur Ruang Molekul & Hibridisasi Senyawa yang Memiliki Pasangan Elektron Bebas Contoh Senyawa tanpa PEB: CH 4. NH3 © Aidia propitious 2. dll. BH3.Senyawa BH3.

6. Pasangan senyawa kovalen nonpolar dan senyawa kovalen polar adalah … a. a.0. Cl = 3. HCl < HBr < HI < HF b. N = 3. HI > HF > HBr > HCl d. gaya induksi Urutan titik didih halogen adalah … a. gaya elektrostatik e. b. Cl2 dan CCl4 Gaya yang terjadi antarmolekul polar disebut … a. H2 dan N2 c. Oksigen b.3. gaya London c. gaya potensial d. gaya gravitasi b.5. HI < HF < HBr < HCl e. Diketahui keelektronegatifan H = 2.0. NH3 dan HCl d.5. c. e. H2O – H2S – H2Te HF – HCl – HI NH3 – HF – H2O PH3 – HCl – H2S CH4 – SiH4 – SnH4 © Aidia propitious 11 . Hal ini disebabkan antarmolekul air membentuk ikatan … a. kelompok senyawa yang mempunyai ikatan hidrogen di antara molekul-molekulnya adalah … 4. HBr > HI > HF > HCl Titik didih H2O lebih besar daripada titik didih H 2S. CCl4 dan H2O e. 5. HF > HCl > HBr > HI c. Ion e. H2 dan O2 b. Polar d. d. 7.1. O = 3. Kovalen Berdasarkan grafik titik didih beberapa senyawa tersebut. C = 2. Hidrogen c.

potensial d. ion b.8. van der Waals e. Gaya antarmolekul yang paling kuat adalah … a. van der Waals e. hidrogen d. molekul-molekul berikut ini dapat membentuk gaya antarmolekul. 10. hidrogen d. Gaya yang terjadi antarmolekul iodin disebut gaya … a. H2 dan Cl2 14. dipol d. van der Waals e. Ini disebabkan gaya antarmolekulnya sangat lemah. kovalen c. Iodin dapat berwujud padatan. hidrogen d. ion b. induksi 12. Ikatan antara atom H dan O dalam molekul air disebut ikatan … a. oksigen Ikatan antarmolekul air disebut ikatan … a. elektrostatik e. Hidrogen yang digunakan sebagi bahan bakar adalah hidrogen cair. Diketahui senyawa: 1) H2O (l) 2) HCN (g) 3) CH4 (g) 4) HF (l) 5) NH3 (l) © Aidia propitious 12 . HCl dan H2 e. ion b. Oksigen nonpolar dapat larut dalam air yang polar karena oksigen membentuk … a. HF dan HCl b. HCl dan Cl2 d. yang mudah menyublim. gas 11. London c. gravitasi b. Hidrogen cair terbentuk karena adanya gaya … a. dipol sesaat e. Ikan dapat hidup dalam air karena di dalam air terdapat oksigen yang terlarut. kovalen c. oksigen 9. oksigen 13. ion negatif c. kovalen c. HF dan HI c. ion positif b.

Berikut ini data titik didih beberapa senyawa hidrida. Propana d. Antarmolekul diatomik dapat membentuk gaya antarmolekul karena adanya gaya London. IBr c. 3 b. Keelektronegatifan atom-atom: F. e. Cl. Ikatan antarmolekul paling lemah terjadi pada interaksi molekul-molekul … a. 4 c. C2H5OH 18. ICl d. HCN HI HF HBr HCl 17. 3. n-butana e. 2. dan 2. H2 dan N2 b. NH3 e. 5 15. d. 4. Sesuai dengan faktor-faktor yang mempengaruhi gaya London. c. HCl c. N2 dan O2 e. Metana c. Etana b. 1. dan I adalah 4. 5 d. HI 35°C HF 19. F2 b. 5 e. 2. H2O d. 2. antarmolekul diatomik berikut yang memiliki gaya van der Waals paling kuat adalah … a. 3. 1. 3.8. yang memiliki ikatan hidrogen paling kuat adalah … a. Senyawa alkana yang mempunyai titik didih paling tinggi adalah … a. Senyawa antarhalogen berikut yang paling polar adalah … a. 3. H2 dan Cl2 d.5. 2-metil butana © Aidia propitious 13 . b. ClF 19. FBr e.4°C HBr 67°C HCl 84°C HCN 26°C Diantara senyawa-senyawa pada data. Br. N2 dan Cl2 c. CH4 b.Kelompok senyawa yang memiliki ikatan hidrogen adalah … a. Cl2 dan O2 16. 1. 4.

tetrahedral c. tetrahedral c. AX2E2 d. © Aidia propitious 14 . tetrahedral c. huruf V d. O2 dan Cl2 21. N2 dan Br2 c. bujursangkar 24. AX5 22. AX3E c. oktahedral 23. Senyawa tersebut memiliki rumus struktur ruang … a. oktahedral b. segitiga bipiramidal e. d. AX4 b. Pasangan molekul nonpolar yang berwujud padat dan cair pada suhu kamar adalah … a. huruf V e. AX3 e. I2 dan Br2 b. c. Senyawa NCl3 (NA N = 7 dan Cl = 17) mempunyai bentuk molekul … a. N2 dan H2 e. oktahedral 25. Cl – Sn – Cl b. bentuk molekulnya adalah … a. segitiga sama sisi b. Suatu senyawa terbentuk dari unsur A (NA = 8) dan B (NA = 9) mengikuti kaidah oktet. Tentukan struktur yang cocok untuk molekul SnCl 2 (g) jika diketahui Φ = lambang pasangan elektron bebas! a.20. segitiga piramidal e. segitiga bipiramidal d. I2 dan H2 d. segitiga sama sisi b. Jika struktur ruang molekul terdiri atas 2 PEI dan 2 PEB. e. huruf V d. Senyawa PH5 (NA H = 1 dan P = 15) mempunyai bentuk molekul … a.

Related Interests