VIROLOGI

Drh.Diah Titik M.,M.Kes

sal kemih dan mel vektor • Kejadian setelah virus masuk tubuh : virus masuk tubuh secara hematogen. faeses dan sal urogenital. . urin. kulit. diikuti dg kematian atau kesembuhan→ hal ini tergantung dari : ~ jumlah virus yg menginfeksi ~ keganasan dari virus ~ penyebaran virus dalam tubuh ~ adanya mekanisme pertahanan tubuh Ekskresi virus dari tubuh : melalui saliva. diikuti dg bbrp kemungkinan : manusia tetap sehat .atau sakit dg menunjukkan gejala umum dan gejala khas →VIRUS dapat berkembang biak. darah.PATOGENESA PENYAKIT VIRUS Pada dasarnya patogenesa penyakit virus adalah meliputi : • Cara cara virus masuk dalam tubuh : mel pernafasan. air susu. sal pencernaan.

Infeksi virus menimbulkan respon jar yg berbeda dg yg ditimbulkan oleh infeksi kuman patogen : → peradangan akut oleh kuman. respon utama adl lekosit polimorfonuklear → peradangan oleh virus (tdk ada komplikasi) adl sel sel mononuklear dan limfosit .

kronis dan infeksi lambat) . Ada bbrp tipe (infeksi laten.Infeksi persisten → yaitu suatu keradangan infeksi dimana stl sembuh virus tetap ada dlm tbh individu dlm wkt lama tanpa menimbulkan sakit.

angin. cara masuknya virus dalam populasi (hewan penderita msk daerah bebas penyakit. faeses.keropeng kulit.EPIDEMIOLOGI PENYAKIT VIRUS Kejadian penyakit dalam suatu populasi meliputi berbagai hal : 1. saliva. ingus. hwn carier.serangga. burung. lalin mns) 2. ekskresi vagina) . ekskresi virus dari dalam tubuh (urin. darah. bhn olahan dari hwn penderita. vaksin.

3. dipengaruhi oleh bbrap hal :  Jumlah virus yg diekskresi ( virus diarrhae banyak dikeluarkan virus mel faeses )  Infektivitas virus (ada virus yg peka thd sinar matahari dan ada pula yang tidak)  Kontak dg individu yg sakit  Stabilitas virus tetap hidup dlm faeses. cara penyebaran virus dalam populasi. urin dll) .

• • • • ISOLASI VIRUS DARI SPESIMEN DLM DIAGNOSA PENYAKIT Isolasi dan identifikasi agen penyebab penyakit dari bhn tersangka Uji serologi utk mendeteksi dan mengukur antibodi spesifik yg tbt selama kejadian penyakit Menemukan antigen virus dlm lesi dgn menggunakan antibodi yg diwarnai dg flouresein atau peroksidase Pemeriksaan dg mikroskop elektron dari bhn2 tersangka dg pewarnaan positif dan negatif .

baik dlm perjalanan kelaboratorium maupun maupun penyimpanan di lab sebelum diperiksa Suhu penyimpanan yg sesuai krn pd umumnya virus tdk stabil pd suhu penyimpanan lebih dari 4ºC Penanaman pd perbenihan yg sesuai atau binatang percobaab yg peka . 3. 4. 2. diusahakan seabsebtis mungkin Dipakai larutan pengawet yg sesuai .Tehnik Isolasi Virus 1. Pengambilan bahan hrs tepat dari organ2 atau tempat yg menunjukkan lesi.