BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Sebagai mana kita ketahui bahwa di Negara kita masih terdapat disana sini ketidak adilan, baik ditataran pemerintahan, masyarakat dan disekitar kita, Ini terjadi baik karena kesengajaan atau tidak sengaja ini menunjukkan Rendahnya kesadaran manusia akan keadilan atau berbuat adil terhadap sesama manusia atau dengan sesama makhluk Hidup. Seandainya di negara kita terjadi pemerataan keadilan maka saya yakin tidak tidak akan terjadi perotes yang disertai kekerasan, kemiskinan yang bekepanjangan, peranpokan, kelaparan, gizi buruk dll. Mengapa hal diatas terjadi karena konsep keadilan yang tidak diterapkan secara benar, atau bisa kita katakan keadilan hanya milik orang kaya dan penguasa. Dari latar diatas penulis akan mencoba untuk memberikan sebuah konsep keadilan sehingga diharapkan nantinya dapat meminimalisi ketidak adilan yang terjadi di indonesia.

1

Bagaimana keadilan social di indonesia ? 3. Faktor-faktor yang melatarbelakangi suatu keadilan? 2 .B. Pengertian keadilan. Rumusan Masalah Dari beberapa fenomena ketidakadilan di latar belakang diatas maka. Apakah Faktor-faktor yang melatarbelakangi suatu keadilan? C. 2. Apakah keadilan itu ? 2. Tujuan Penulisan Adapun tujuan penulisan makalah ini yaitu untuk mengetahui: 1. 3. Macam-macam keadilan 4. kita dapat rumuskan masalah konsep keadilan : 1. Macam – macam keadilan itu apa saja ? 4. Keadilan sosial di Indonesia.

kata adil berarti tidak berat sebelah atau tidak memihak atau sewenang-wenang. sehingga keadilan mengandung pengertian sebagai suatu hal yang tidak berat sebelah atau tidak memihak atau sewenang-wenang. Kelayakan diartiaka sebagai titik tengah diantara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Keadilan adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Munandar sulaiman. dan menjalankan kewajiban. keadilan pada pokoknya terletak pada keseimbanganatau keharmonisan antara menuntut hak.  Menurut Plato merupakan proyeksi pada diri manusia sehingga orang yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalika diri dan perasaanya dikendalikan oleh akal  Menurut Socrates merupakn proyeksi pada pemerintah karena pemerintah adalah pimpinan pokok yang menetukan dinamika masyarakat 3 . Dalam bukunya M.BAB II PEMBAHASAN A. maka sebaliknya kita wajib mempertahankan hak hidup denganbekerja keras tanpa merugikan orang lai. menyatakan pengertian keadilan menurut beberapa teori antara lain :  Menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Jika kita mengakui hak hidup kita. Jika kita pun mengakui hak hidup orang lain. Pengertian Keadilan Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Halm ini disebabkan olerh karena orang lain pun mempunyai hak hidup seperti kita. kita wajib memberikan kesempatan kepada orang lain untuk mempertahankan hak hidupmereka sendiri.jadi.

An-Nahl : 90) Keadilan didefinisikan sebagai “menempatkan sesuatu secara proporsional” dan “memberikan hak kepada pemiliknya”. bila ayah sebagai ayah. dia selalu berkaitan dengan pemenuhan hak seseorang atas orang lain yang seharusnya dia terima tanpa diminta karena hak itu ada dan menjadi miliknya. kebudayaan. Pcndapat ini terbatas pada nilai-nilai tcrtentu yang sudah diyakini atau discpakati. Dalam hal jender. Definisi ini memperlihatkan. Sedangkan kata ‘adl dalam berbagai bentuk konjugatifnya bisa saja kehilangan kaitannya yang langsung dengan sisi keadilan itu (ta’dilu. dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran. Kata-kata sinonim seperti qisth. bila raja sebagai raja. rnasing-masing telah melaksanakan kewajibannya. dalam arti mempersekutukan Tuhan dan ‘adl dalam arti tebusan). sebab pemerintah adalah pimpinan pokok yang menentukan dinamika masyarakat. memberi kepada kaum kerabat. Secara sosial.keadilan tercipta bilamana warga negara sudah merasakan bahwa pihak pemerintah sudah melaksanakan tugasnya dengan baik. kemungkaran dan permusuhan. Allah SWT. Al-qur’an menggunakan pengertian yang berbeda-beda bagi kata atau istilah yang bersangkut-paut dengan keadilan. Berfirman : Artinya : Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan. Mengapa diproyeksikan pada pemerintah. Bahkan kata yang digunakan untuk menampilkan sisi atau wawasan keadilan juga tidak selalu berasal dari akar kata ‘adl. (QS. Kong Hu Cu berpendapat lain: Keadilan terjadi apabila anak sebagai anak. dan Allah melarang dari perbuatan keji. wujud pemenuhan hak atas wanita masih merupakan masalah kemanusiaan yang serius. hukm dan sebagainya digunakan oleh Al-qur’an dalam pengertian keadilan. ekonomi dan politik 4 .

menulis sebagai berikut ” keadilan sosial adalah langkah yang menentukan untuk melaksanakan Indonesia yang adil dan makmur” .Dalam persepsi satu-satunya potensi wanita yang paling sering ditonjolkan adalah fisiknya.masih merendahkan wanita. secara intelektual. Keadilan Sosial Berbicara tentang keadilan. Persepsi masih melekatkan yang merendahkan. Tubuh wanita seakan sah dieksploitasi. melalui beragam cara dan bentuknya di ruang privat maupun publik.Dalam ketetapan 5 . Sila kelima Pancasila. ekonomi dan kebudayaan”. B. berbunyi: “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” Dalam dokumen lahirnya Pancasila diusulkan oleh Bung Karno adanya prinsip kesejahteraan sebagai salah satu dasar negara. Bung Hatta dalam uraiannya mengenai sila “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. mendiskriminasi dan memarjinalkan mereka. ekonomi dan seksual. Selanjutnya prinsip itu dijelaskan sebagai prinsip ” tidak ada kemiskinan di dalam Indonesia merdeka”. anda tentu ingat akan dasar negara kita ialah Pancasila. Langkah-langkah menuju kemakmuran yang merata diuraikan secara terperinci. Panitia ad-hoc majelis permusyawaratan rakyat sementara 1966 memberikan perumusan sebagai berikut : “Sila keadilan sosial mengandung prinsip bahwa setiap orang di Indonesia akan mendapat perlakuan yang adil dalam bidang hukum. politik. Dari usul dan penjelasan itu nampak adanya pembauran pengertian kesejahteraan dan keadilan. Selanjutnya diuraikan bahwa para pemimpin Indonesia yang menyusun UUD 45 percaya bahwa cita-cita keadilan sosial dalam ekonomi ialah dapat mencapai kemakmuran yang merata.

Pemerataan kesempatan berusaha. Dengan sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia manusia Indonesia menyadari hak dan kewajiban yang sama untuk menciptakan keadilan sosial dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Pemerataan kesempatan kerja. Sikap suka bekerja keras. 6 .MPR RI No. antara lain melalui delapan jalur pemerataan yaitu :  Pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok rakyat banyak khususnya pangan. diperinci perbuatan dan sikap yang perlu dipupuk. Asas yang menuju dan terciptanya keadilan sosial itu akan dituangkan dalam bergai langkah dan kegiatan.Selanjutnya untuk mewujudkan keadilan sosial itu.  Sikap adil terhadap sesama. sandang dan perumahan. yakni :  Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan. Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama. Pemerataan pembagian pendapatan. menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.    Sikap suka memberi pertolongan kepada orang yang memerlukan.     Pemerataan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan.II/MPR/ 1978 tentang pedoman penghayatan dan pengalaman Pancasila (ekaprasetia pancakarsa) dicantumkan ketentuan sebagai berikut.

Setiap orang tidak mencampuri tugas dan urusan yang tidak cocok baginya. Macam – Macam Keadilan 1. Dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang menurut sifat dasarnya paling cocok baginya (Than man behind the gun). sedangkan Sunoto menyebutnya keadilan legal. maka akan terjadi kekacauan. Keadilan timbul karena penyatuan dan penyesuaian untuk memberi tempat yang selaras kepada bagian-bagian yang membentuk suatu masyarakat. Ketidak adilan terjadi apabila ada campur tangan terhadap pihak lain yang melaksanakan tugas-tugas yang selaras sebab hal itu akan menciptakan pertentangan dan ketidak serasian. Keadilan dan ketidak adilan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia karena dalam hidupnya manusia menghadapi keadilan / ketidak adilan setiap hari. puisi. Keadilan Legal atau keadilan Moral Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuannya. Banyak hasil seni lahir dari imajinasi ketidakadilan. 7 . musik dan lain-lain. Pendapat Plato itu disebut keadilan moral. menimbulkan daya kreativitas manusia. Fungsi penguasa ialah membagi-bagikan fungsi-fungsi dalam negara kepada masing-masing orang sesuai dengan keserasian itu. Pemerataan kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan khususnya bagi generasi mudadan kaum wanita. Oleh sebab itu keadilan dan ketidak adilan. Pemerataan kesempatan memperoleh keadilan. seperti drama. C.   Pemerataan penyebaran pembangunan di seluruh wilayah tanah air. novel. Misalnya seorang pengurus kesehatan mencampuri urusan pendidikan. Keadilan terwujud dalam masyarakat bilamana setiap anggota masyarakat melakukan fungsinya secara baik menurut kemampuannya.

50.Sukartono dipanggil seorang pasien.-maka Budi harus menerima Rp. Akan tetapi bila besar hadiah Ali dan Budi sama.000. Sebaliknya Yanti menanggapi lebih baik lagi. Contoh : Dr. Pada waktu diberikan hadiah harus dibedakan antara Ali dan Budi. Keadilan Komulatif Keadilan ini bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum. Bagi Aristoteles pengertian keadilan itu merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat.000.-. Bila dr. Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrim menjadikan ketidak adilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat. sukartono belum berkeluarga mungkin keadaan akan baik saja. Keadilan Distributif Aristoles berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidak sama (justice is done when equals are treated equally). hubungan itu merusak situasi rumah tangga.100. sukartono sudah berkeluarga. Andaikata Ali menerima Rp. hubungan mereka berubah dari dokter dan pasien menjadi dua insan lain jenis saling mencintai. sebagai seorang dokter ia menjalankan tugasnya dengan baik. sedangkan Yanti merusak rumah tangga dr. 3.2. menghancurkan rumah 8 . Sukartono melalaikan kewajibannya sebagai suami. Karena dr. justru hal tersebut tidak adil. Akan tetapi karena dr. bahkan akan menghancurkan rumah tangga. Yanti namanya. ada keadilan komutatif. Sebagai contoh : Ali bekerja 10 tahun dan budi bekerja 5 tahun. Akibatnya. Sukartono. yaitu perbedaan sesuai dengan lamanya bekerja.

maka kebohongan disaksikan orang lain.as kasihan Tuhan. agama dengan sempurna. Barang siapa berkata jujur serta bertindak sesuai dengan kenyataan. sekalipun kejujuran dapat merugikan. maka termasuk golongan orang munafik sehingga tidak menerima bel. artinya orang itu berbuat benar. Teguhlah pada kebenaran. D. apabila lidahnya tidak suci. walaupun dustamu dapat menguntungkan. sebab kejujuran mewujudkan keadilan. Sikap jujur perlu dipelajari oleh setiap orang. harapan dan niat. sedangkan Yanti merusak rumah tangga dr. Sukartono melalaikan kewajibannya sebagai suami. Kejujuran Kejujuran atau jujur artinya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya. padahal tidak ditepati. apa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yang benar-benar ada. Faktor-Faktor Lain yang Melatarbelakangi suatu Keadilan 1. sedang keadilan menuntut kemulian abadi.tangga. Jujur juga berarti seseorang bersih hatinya dari perbuatanperbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum. jujur memberikan keberanian dan ketentraman hati. serta jangan pula pendusta. atau tidak menepati janji dan kesanggupannya. Seseorang yang tidak menepati niatnya berarti mendustai diri sendiri. Barang siapa tidak dapat dipercaya tutur katanya. Karena itu jujur juga menepati janji atau kesanggupan yang terlampir melalui kata-kata ataupun yang masih terkandung dalam nuraninya yang berupa kehendak.Orang bodoh yang jujur adalah lebih baik daripada oarang pandai yang lacung. Untuk itu dituntut satu kata dan perbuatanperbuatan yang berarti bahwa apa yang dikatakan harus sama dengan perbuatannya. 9 . Sukartono. Karena dr. Apabila niat telah terlahirdalam kata-kata.

Alamsyah dalam bukunya Budi nurani. filsafat berfikir. yang disebut nurani adalah sebuah wadah yang ada dalam perasaan manusia. ia akan menjadi manusia jujur. benar atau salah. ketulusan dalam meneropong kebenaran Moral maupun kebenaran Illahi. patut dan tidak patut.Pada hakekatnya jujur atau kejujuran dilandasi oleh kesadaran moral yang tinggi. Disitu manusia dihadapkan kepada pilihan antara halal dan yang haram. Sebaliknya orang yang secara terus menerus berpikir atau bertindak bertentangan dengan hati nuraninya akan selalu mengalami konflik batin. serta rasa takut terhadap kesalahan atau dosa. Keadaan demikian sangat mempengaruhi pada jasmanimaupun rokhaninya 10 . yaitu perasaan yang dihayati bila ia harus menentukan pilihan apakah hal itu baik atau buruk. Wadah ini menyimpan suatu getaran kejujuran. Bertolak ukur hati nurani seseorang dapat ditebak perasaan moril dan susilanya. kesadaran pengakuan akan adanya sama hak dan kewajiban. Orang yang memiliki ketulusan tinggi akan memiliki kepribadian yang burukdan rendah dan sering yakin pada dirinya . Kejujuran bersangkut erat dengan masalah nurani. meskipun dapat dilakukan. karena apa yang ada dalam nuraninya banyak dipengaruhi oleh pikirannya yang kadang-kadang justru bertentangan. Adapun kesadaran moral adalah kesadaran tentang diri kita sendiri karena kita melihat diri kita sendiri berhadapan dengan hal baik buruk. Dalam hal ini kita melihat sesuatu yang spesifik atau khusus manusiawi. Jadi getaran kejujuran ataupun ketulusan dapat ditingkatkan menjadi suatu keyakinan. Menurut M. yang boleh dan yang tidak boleh dilakukan. ia akan terus mengalami ketegangan dan sifat kepribadiannya yang semestinya tunggal jadi terpecah. Dalam dunia hewan tidak ada soal tentang jujur dan tidak jujur. Hati nurani bertindak sesuai dengan norma-norma kebenaran akan menjadikan manusianya memiliki kejujuran. dan atas diri keyakinan maka seseorang diketahui pribadinya. adil dan tidak adil. Nurani yang diperkembangkan dapat menjadi budi nurani yang merupakan wadah yang menyimpan keyakinan.

selalu mematuhi apa yang diperintahnya. Berbagai hal yang menyebabkan orang berbuat tidak jujur. rasa keadilan ataupun ketidak adilan. Manusia yang memiliki budi nurani yang amat peka dalam hubungannya dengan Tuhan adalah manusia agama yang selalu ingat kepadaNya. meskipun tidak serupa benar. akan selalu gelisah tidur bila belum menjalankan ibadah untuk Nya. Perasaan etis atau susila ini antara lain wujudnya sebagai kesadaran akan kewajiban. sebagai sang Pencipta. dan sama pula dengan licik. Dalam kehidupan sehari-hari jujur atau tidak jujur merupakan bagian hidup yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia itu sendiri. karena sosial ekonomi.yang menimbulkan penyakit psikoneorosa. Nilai-nilai etis ini dikaitkan dengan hubunhan manusia dengan manusia lainnya. berusaha untuk tidak melanggar larangan Nya. mungkin karena tidak rela. Sudah tentu kecurangan sebagai lawan jujur. 2. 11 . karena sopan santun dan untuk mendidik. mungkin karena pengaruh lingkungan. Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya. Selain nilai etis yang ditujukan kepada sesama manusia. selalu merasa dirinya berdosa bila tidak menurut apa yang digariskan Nya. Atau orang itu memang dari hatinya sudah berniat curang dengan maksud memperoleh keuntungan tanpa bertenaga dan usaha. hati nurani berkaitan erat juga dalam hubungan manusia dengan Tuhan. ingin menimbun kekayaan yang berlebihan dengan tujuan agar dianggap sebagai orang yang paling hebat. Kecurangan Kecurangan atau curang identik dengan ketidak jujuran atau tidak jujur. terpaksa ingin populer. paling kaya dan senang bila masyarakat sekelilingnya hidup menderita. tamak. Kecurangan menyebabkan manusia menjadi serakah. selalu mensyukuri apa yang diberikan Nya.

kalau tidak baik tentu buruk. Baik buruk itu berhubungan dengan kelakuan manusia. aspek kebudayaan. aspek peradaban. dengki. Nama baik adalah nama yang tidak tercela. Pada diri manusia seakan –akan ada perlawanan antara baik dan buruk. menipu. maka segalanya akan berjalan sesuai dengan norma-norma moral atau norma hukum.Bermacam-macam sebab orang melakukan kecurangan. Atau boleh 12 . Tentang baik dan buruk Pujowiyatno dalam bukunya “filsafat sana-sini” menjelaskan bahwa perbuatan yang sejenis dengan perbuatan curang. ditinjau dari hubungan manusia dengan alam sekitarnya ada empat aspek yaitu:     aspek ekonomi. Pemulihan Nama Baik Nama baik merupakan tujuan utama orang hidup. Setiap orang menjaga dengan hati-hati agar namanya tetap baik. merampas. Baik merupakan tingkah laku. Lebih-lebih jika ia menjadi teladan bagi orang/tetangga adalah suatu kebanggaan batin yang tak ternilai harganya. iri. Apabila ke empat aspek tersebut dilaksanakan secara wajar. aspek tenik. karena itu diperlukan ukuran untuk menilainya. akan tetapi apabila manusia dalam hatinya telah digerogoti jiwa tamak.maka manusia akan melakukan perbuatan yang melanggar norma tersebut dan jadilah kecurangan. Lawan buruk sudah tentu baik. memalsu dan lain-lain adalah sifat buruk. Penjagaan nama baik erat hubungannya dengan tingkah laku atau perbuatan. 3. misalnya berbohong. Dalam hidup kita mempunyai semacam kesadaran dan tahulah kita bahwa ada baik dan lawannya pada tingkah laku tertentu juga agak mudah menunjuk mana yang baik. namun sukarlah untuk mengajukan ukuran penilaian mengenai hal yang penting ini.

disiplin pribadi.   manusia menurut sifatnya adalah mahluk bermoral. harta. Tingkah laku atau perbuatan yang baik dengan nama baik itu pada hakekatnya sesuai dengan kodrat manusia yaitu . suap. membohongi.dikatakan nama baik atau tidak baik itu adalah tingkah laku atau perbuatannya. merampok. perbuatan – perbuatan yang dihalalkan agama dan sebagainya. maka ia akan terjerumus kejurang kenistaan karena untuk memiliki derajat/pangkat. Oleh karena itu tingkah laku dan perbuatan manusia harus disesuaikan dengan penciptanya sebagai manusia. dan menempuh semua jalan yang diharamkan.    derajad / pangkat. Untuk itu orang harus bertingkah laku dan berbuat sesuai dengan ahlak yang baik. harta dan wanita itu dengan mempergunakan jalan yang tidak wajar. 13 . Bila orang tidak dapat menguasai hawa nafsunya. Ada tiga macam godaan yaitu . wanita. bahwa apa yang diperbuatnya tidak sesuai dengan ukuran moral atau tidak sesuai dengan akhlak. cara menghadapi orang. mencuri. Akhlak berasal dari bahasa Arab akhlaq bentuk jamak dari khuluq dan dari akar kata ahlaq yang berarti penciptaan. fitnah. Pada hakekatnya pemulihan nama baik adalah kesadaran manusia akan segala kesalahannya. Jalan itu antara lain. Yang dimaksud dengan tingkah laku dan perbuatan itu antara lain cara berbahasa. sopan santun. ada aturan-aturan yang berdiri sendiri yang harus dipatuhi manusia untuk mewujudkan dirinya sendiri sebagai pelaku moral tersebut. cara bergaul.

pergaulan yang bersabahat mendapat balasan yang bersahabat. Bila manusia berbuat amoral. dan pembalasan yang diberikanpun pembalasan yang seimbang. Perbuatan tersebut merupakan perbuatan serupa. Perbuatan amoral pada hakekatnya adalah perbuatan yang melanggar atau memperkosa hak dan kewajiban manusia lain. Pada dasarnya manusia adalah mahluk moral dan mahluk sosial. Dalam bergaul manusia harus mematuhi norma-norma untuk mewujudkan moral itu. yaitu siksaan di neraka. 14 . tingkah laku yang serupa. sebaliknya. Pembalasan merupakan suatu reaksi atau perbuatan orang lain. dan ini merupakan pembalasan.4. lingkunganlah yang menyebabkannya. Pembalasan Pengertian pembalasan adalah reaksi atas perbuatan orang lain yang dilakukan kepada kita yang kita ungkapkan baik secara positif maupun negatif. dilain kesempatan b memberikan minuman kepada A. Dalam Al-Qur`an terdapat ayat-ayat yang menyatakan bahwa Tuhan mengadakan pembalasan bagi yang bertaqwa kepada Tuhan diberikan pembalasan dan bagi yang mengingkari perintah Tuhanpun diberikan pembalasan. pergaulan yang penuh kecurigaan menimbulkan balasan yang tidak bersahabat pula. A memberikan makanan kepada B. tingkah laku yang seimbang. Sebagai contoh . Reaksi itu berupa perbuatan yang serupa. Pembalasan disebabkan oleh adanya pergaulan . perbuatan yang seimbang.

karena itu tugas utama pokok manusia adalah menegakkan keadilan. Menurut pendapat yang lebih umum dikatakan bahwa keadilan itu adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. keluarga dan masyarakatnya. Keadilan adalah kata kunci yang menentukan selamat tidaknya manusia di muka bumi.BAB III PENUTUP Simpulan Jadi. Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Saran Agar setiap orang harus selalu menjujung tinggi keadilan serta menegakkannya dalam kehidupan sehari-hari. Adil terhadap diri. Tanpa keadilan manusia pasti hancur. Manusia dan keadilan pada intinya terletak pada keseimbangan atau keharmonisan antara menuntut hak. dan kewajiban manusia itu sendiri. Menegakkan keadilan adalah kewajiban setiap manusia. keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama. 15 . Atau dengan kata lain.

MP. Jakarta: Bumi Aksara www.google.2004. Super Press: Yogyakarta Widagdho. Teori-teori Keadilan. Drs.1976. Mahmud.Ilmu Budaya Dasar. Djoko.1985Buku Materi Pokok Ilmu Budaya Dasar.com 16 . Erlangga : Jakarta Tahir.DAFTAR PUSTAKA Suyadi.