Catatan pinggir-Haery Sihombing

EMAIL

Sepasang suami isteri setengah baya, yang kebetulan sama-sama berlatar belakang dari kalangan profesional. Mereka merasa penat seperti halnya juga pekerja- pekerja profesional di kawasan Sudirman dengan kesibukan ibukota: Jakarta Oleh karena itu, ketika memperoleh cuti, mereka memutuskan untuk berlibur di Bali. Mereka berencana untuk menempati kembali kamar hotel yang sama dengan ketika mereka berbulan madu saat menikah 30 tahun yang lalu. Namun karena kesibukan tempat mereka bekerja, maka sang suami harus terbang lebih dahulu dan kemudian isterinya baru menyusul keesokan harinya. Setelah ’check in’ di hotel tempat mereka berbulan madu dahulu di Bali, sang suami mendapati perangkat komputer yang tersambung ke internet telah terpasang di kamarnya. Dengan gembira ia menulis e-mail mesra kepada isterinya di kantornya, di Jalan Sudirman, Jakarta. (Gedung apa ya, kira- kira?) Celakanya, ia salah mengetik alamat e-mail isterinya dan tanpa menyadari kesalahannya ia mengirimkan e-mail tersebut. Di lain tempat di daerah Cinere Jakarta, seorang wanita baru kembali dari pemakaman suaminya yang baru saja meninggal. Setibanya di rumah, ia langsung menge-check email untuk membaca ucapan-ucapan belasungkawa. (maklum ibu in juga adalah pekerja professional juga, sehingga kebutuhan akan jalur informasi internet sudah menjadi kebutuhan sehari- hari) Baru saja selesai membaca e-mail yang pertama, ia langsung jatuh pingsan tak sadarkan diri. Anak sulungnya yang terkejut kemudian membaca e-mail tersebut (tak lama kemudian jatuh pingsan juga), yang pesannya tertulis

Catatan pinggir-Haery Sihombing