You are on page 1of 4

Hadirin jamaah shalat Jum’at rahimakumullah Hendaknya seorang Muslim senantiasa bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat

yang telah Allah limpahkan kepada kita semua, baik nikmat keimanan, kesehatan dan keluangan waktu sehingga kita bisa melaksanakan kewajiban kita menunaikan shalat Jum’at. Dan hendaklah kita berhati-hati agar jangan sampai menjadi orang yang kufur kepada nikmat Allah. Allah berfirman “Jikalau kalian bersyukur pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kalian mengingkari (nikmatKu), maka sesungguhnya siksaku sangat pedih.” !"brahim #$. Demikian pula kami wasiatkan untuk senantiasa bertakwa kepada Allah dalam segala keadaan dan waktu. %akwa, sebuah kata yang ringan diu&apkan akan tetapi tidak mudah untuk diamalkan. 'etahuilah, wahai saudaraku rahimakumullah, tatkala (mar bin 'haththab )adhiallaahu anhu bertanya kepada shahabat (bay bin 'a’ab )adhiallaahu anhu tentang takwa, maka berkatalah (bay *+ernahkah Anda berjalan di suatu tempat yang banyak durinya,- 'emudian (mar menjawab *%entu- maka berkatalah (bay *Apakah yang Anda lakukan-, berkatalah (mar *.aya sangat waspada dan hati-hati agar selamat dari duri itu-. /alu (bay berkata *Demikianlah takwa itu- !%afsir "bnu 'atsir, Ju0 1, hal. 22$. Demikianlah takwa yang diperintahkan oleh Allah dalam kitab3ya yakni agar kita senantiasa waspada dan hati-hati dalam setiap tindakan keseharian kita, dan juga dalam u&apan-u&apan kita, oleh karena itu janganlah kita berbuat dan beru&ap ke&uali berdasarkan ilmu. Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah. Hendaklah kita bersegera men&ari bekal guna menuju pertemuan kita dengan Allah karena kita tidak tahu kapan ajal kita itu datang. Dan Allah berfirman “Dan berbekallah, maka sesungguhnya sebaik-baiknya bekal adalah takwa, dan bertakwalah kepadaKu hai orang-orang yang berakal.” !Al-4ara5ah 16#$. 'etahuilah wahai saudaraku rahimakumullah. Manusia setapak demi setapak menjalani tahap kehidupan-nya dari alam kandungan, alam dunia, alam kubur dan alam akhirat. %ahap-tahap tersebut harus dijalani sampai akhirnya nanti kita akan menemui alam akhirat tempat kita memperhitungkan amalan-amalan yang telah kita lakukan di dunia. Maka tatkala kita mendengar ayat-ayat Al-7ur’an dan hadits-hadits 3abi yang memberitakan tentang ahwal !keadaan$ hari Akhir, hendaklah hati kita menjadi takut, menangislah mata kita, dan menjadi dekatlah hati kita kepada Allah. Akan tetapi bagi orang yang tidak memiliki rasa takut kepada Allah tatkala disebut kata 3eraka, ad0ab, ash-shirat dan lain sebagainya seakan terasa ringan diu&apkan oleh lisan-lisan mereka tanpa makna sama sekali. 3a-u0u billahi min d0alik. Mari kita perhatikan firman Allah dalam surat Al-Ha55ah ayat 82-86. “ dapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya maka dia berkata! “"ahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini) dan aku tidak mengetahui apakah hisab (perhitungan amal) terhadap diriku. Duhai seandainya kematian itu

1

Maka tumbuhlah rasa takut yang amat mendalam kepada Allah kemudian berlindung kepada Allah agar tidak menjadi orang-orang yang &elaka seperti ayat di atas. dia mengatakan penuh penyesalan <Andai kata saya tidak usah diberi &atatan amal ini dan tidak usah tahu apakah hisab !perhitungan$ terhadap saya !tentu itu lebih baik bagi saya$ dan andaikata saya mati terus dan tidak usah hidup kembali. menjadi tergetarlah hatinya. . YOSCLRCD `AC aL[CD EFbG EFG . seakan mereka saat itu sedang merasakan peristiwa yang sangat dahsyat. kemudian masukkanlah dia ke dalam api *eraka yang menyala-nyala kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta” !Al-Ha55ah ayat >:->8$. dikembalikan dalam keadaan demikian ber&ampur dan berkumpul antara laki-laki dan perempuan.( l-#a%%ah &'-&() Dalam ayat ini Al-Hafi0h "bnu 'atsir dalam tafsirnya ju0 "9 hal 2:1. begitulah kami akan mengulangnya (mengembalikannya)” !Al-Anbiya 1:_$. ketika itulah dia benar-benar menyesal. Allah berfirman ?@ABCD EFG HCI JKCLM NKOPCD QFRSTG EFG . Jama’ah shalat Jum’at rahimakumullah. (yaitu) hari ketika manusia berdiri menghadap +uhan semesta alam”.esungguhnya manusia akan dibangkitkan pada hari 'iamat dan akan dikumpulkan menjadi satu untuk mempertanggungjawab-kan diri mereka. pada hari yang besar. . akan menetes air mata mereka.aitu manakala diberi &atatan amalnya di padang pengadilan Allah dari arah tangan kirinya. sebagaimana firman Allah YOteLu L[v Lhw L[Ote Dxe@ yxORh Jtz {@i LhixMLSv |U]WtC }~TCD •€v •LSTCD ‚F€h EFG “. itulah hari keluar (dari kubur)” !7af _1-_8$.adalah kematian total (tidak usah hidup kembali). QFfFROX cghi HjC@i YdG ki “+idakkah orang itu yakin bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan. terisaklah tangis mereka dan keluarlah keringat dingin di tubuh mereka. UGAV QLWX YX ZL[SCD ZL[G EFG \S]^D@ “Dan dengarkanlah pada hari penyeru (malaikat) menyeru dari tempat yang dekat. 4agi kaum beriman yang mengetahui makna yang terkandung dalam ayat tersebut. Juga Allah berfirman dalam surat Al-Muthaffifin _-#. #artaku juga sekali-kali tidak memberi man$aat kepadaku. cOde EFOC . Dan manusia dibangkitkan dalam keadaan k lA mn o p l DA qo ep l Lr qs o !mereka tidak beralas kaki. =oba perhatikan ayat selanjutnya “)eganglah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya. yaitu pada hari mereka mendengar teriakan dengan sebenar-benarnya. Dan 8 . Manusia akan dikembalikan se&ara sempurna tanpa dikurangi sedikitpun. kekuasaanku pun telah lenyap dari-padaku”. menerangkan bahwa ayat tersebut menggambarkan keadaan orang-orang yang sengsara. telanjang dan tidak berkhitan$.ebagaimana kami telah memulai pen-iptaan pertama.

Di antara mereka ada yang mengeluarkan keringat sampai mata kakinya dan ada yang sampai lututnya.c oO ms ‡A Ž CD • oF mr o• qC mD F q‘ o ’ oh Žw ‡ |Y qO mS ‡t ‡T mS oC mD A ‡“ ‡ LT qC ‡@ q c mW oC q@ q • m C ‡” q DA or ‡• m] q^ mi q@ q D• q‘ q • m C ‡F mV q{ oF mV oi q Khutbah Kedua }– ˆ Ž ‡ X o q —q u” o Dx ‡g mG qY mX q .atahari akan didekatkan pada hari Kiamat kepada para makhluk sampai-sampai jarak matahari di atas kepala mereka hanya satu mil. Abasa >_->#$..hallallaahu alaihi wa . maka manusia mengeluarkan keringat tergantung amalan-amalan mereka.’ oC q‚ q Z ‡ L‘ q — qu q} mt ‡ˆ m G oY mX q@ q ’ oC q Dari mimbar Jum’at ini kami sampaikan pula bahwasannya pada hari Akhir nanti matahari akan didekatkan di atas kepala-kepala sehingga ber&u&uran keringat mereka sehingga sebagian mereka akan tenggelam oleh keringat-keringat mereka sendiri.alam memberi isyarat dengan tangannya ke mulutnya.tatkala 3abi . !7. . . kemudian )asulullah berkata .ebagaimana firman Allah “)ada hari ketika manusia lari dari saudara-saudaranya. . berkata )asulullah .alam bersabda |• ‡A q –R qC m D •––u ‡c mg ‡C ‡L––S qe mi q• ‡x m –V q †––t qe q aL o–[ Ž CD Q oF m –W oO qu q |} …O mX ‡ • ‡ Dx qb mS ‡v q c mg o[ mX ‡ Q qF mW ož q †] Žs q J ‡t mB qC mD Y qX ‡ N ‡X q LO qb ‡C mD E qF mG qŸ o S m Ž CD †h qx mž o oA • q –R qC mD ’ o –S o~ ‡t mG oY m –X q c m –g o[ mX ‡@ q |’ ‡G mF q –b ms q †C qw ‡Q oF mW oG qY mX q c mg o[ mX ‡@ q |’ ‡O m] qœ q mv• o †C qw ‡Q oF mW oG qY mX q c mg o[ mX ‡@ q |’ ‡O mœ qR mv q †C qw ‡Q oF mW oG qY mX q c mg o[ mS ‡u q .„ … R mM q †C qw ‡c mg oˆ o R mM qA qd o[ mG qQ mi qY mX ‡ x ‰Š qi qA oX m‹ qD m “)erkara pada hari itu lebih keras dari pada sekedar sebagian mereka melihat kepada sebagian lainnya.L[ qC ‡LS qe mi q˜ ‡ Lj qO ™^ q Y mX ‡@ q L[ qT ‡r oh mi q• ‡@ mA oŠ o Y mX ‡ ” ‡ LM ‡I oF mR oh q@ q |y oA or ‡• m] qT mh q@ q ’ o[ oO mR ‡] qT mh q@ q y ox oS qK mh q |” ‡ x Ž qS mK qC mD Q Žw ‡ šx oR mM q LX Ži q |c qt Ž^ q@ q ’ ‡O mt qe q ” o D †t Ž› q ’ oC oF m^ o• q@ q y ox oœ me q Dx lS ŽK qX o Q Ži qx og qŠ mi q@ q ” o Dk Žw ‡’ qC qw ‡k q Q mi qx og qŠ mi q@ q .hallallaahu alaihi wa .. dari istrinya dan anak-anaknya. ada juga yang sampai pinggangnya dan ada yang ditenggelamkan oleh keringat mereka. dari ibu dan bapaknya. sampai seseorang itu lari dari bapak.LX l L~ qC mw ‡ “. akan tetapi hal itu tergantung dari apa yang telah mereka perbuat di dunia.hallallaahu alaihi wa . "mam Muslim meriwayatkan dalam hadits yang shahih nomor 8•Œ_ dari hadits Al-Mi5dad bin Al-Aswad )adhiallaahu anhu .alam men&eritakan hal itu kepada <Aisyah )adhiallaahu anha maka berkatalah ia *ƒahai )asulullah antara laki-laki dan perempuan sebagian mereka melihat kepada sebagian yang lain.etiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang sangat menyibukkan”. +ada hari itu laki-laki tidak akan tertarik kepada wanita dan sebaliknya.’ ‡O mu ‡ †C qw ‡y ‡x ‡O qM ‡ ” ‡ D{ oF m^ o• q • q LŠ qi q@ q . mudahmudahan menjadikan kita semakin takut kepada Allah. > .-.” Dan )asulullah . ibu dan anak-anak mereka karena takut terhadap keputusan Allah pada hari itu. Demikianlah peristiwa yang amat menakutkan yang akan terjadi di akhirat nanti.” !Hadits shahih riwayat Al-4ukhari nomor Œ:8# dan Muslih nomor 8•26 dari hadits <Aisyah )adhiallaahu anha $.

x £O m~ ‡q Xx £O mS ‡s q H qh Žw ‡ |c qO m‘ ‡ DA qM mw ‡{ ‡ ¡ †t qe q@ q c qO m‘ ‡ DA qM mw ‡ †t qe q ¤ q v m• q LM q q –X Y ‡ Y Žh qF m –o W[ qC q L––[ qS ms qA mž q@ q L–[ qC qA m –r ‡• mž qc m –C ŽQ mw ‡@ q L[ q –T qr oh mi q L––[ qS mt q¦ q L––[ qM Ž• q . yaitu bahwa perkara ghaib. Demikianlah sebagian peristiwa di hari Akhir dan masih banyak lagi peristiwa yang akan kita alami yang hal itu akan menggetarkan hati bagi orang-orang Mukmin dan menjadikan mereka semakin takut kepada Allah. wajib bagi kita untuk mengimaninya dan membenarkannya tanpa menanyakan bagaimananya.Maka . †––t qe q@ q x … –Ž SK qX o †t qe q } ™› q c Žg ot ŽCD q .Dan seandainya ada yang bertanya *bagaimana itu bisa terjadi sedangkan mereka berada pada tempat yang satu.• ‡ L[ Ž CD ` q D• qe q c mW ot ŽR qC qc mW od oR ‡G q• ‡• mœ qC m D@ q A ‡W q [S oC m D@ q • ‡ ªq K mr qC mD Y ‡e q †g q[ mG q@ q †M qA mb oC m D ‚I ‡« ‡ ª] q Gw ‡@ q Q ‡ LT qs m¥ ‡D m@ q { ‡x mR qC m LM ‡c mv oA oX o¬ mG q” q DQ Žw ‡ |” ‡ DZ q Lœ qe ‡ . karena perkara tersebut berada diluar jangkauan akal-akal kita.yaikh Al-(tsaimin )ahimahullaah menjawab pertanyaan tersebut sebagai berikut *Ada sebuah kaidah yang hendaknya kita berpegang kepada kaidah itu. kita tidak mampu mengetahui dan meng-gambarkannya.A oœ qv mi q” ‡ DA ov m• ‡C q@ q c mW o€ ‡R mG o’ ‡t ‡ˆ m u qY mX ‡ y oF mC o¬ q^ m D@ q c mv oA mv o• mG qc qO md ‡R qC mD ” q D D@A ov oI m Lu q .D• l L• q› ‡ Lh q LO qM Ž• q LS qv q LS qg oS ms q• m D@ q L[ qG mx qC ‡DF qC ‡@ q L[ qC qA mr ‡n m D L[ qM Ž• q .Q q@ mA ov Ž• qž q _ .c £ –O ms ‡• Ž § £ @ m• o• q H q –h Žw ‡ L––[ qM Ž• q DF m[ oX q D• q Y qG m• ‡t ŽC ™— ¨n ‡ L[ qM ‡F mt oV o• m u ‡ L––[ qV ‡@ q N l[ qT qs q p ‡A qz ‡ ©D •u ‡@ q N l[ qT qs q LO qh mx ‰ CD •u ‡ L[ qž ‡ ¡ L[ qM Ž• q .Y qG mA ‡^ ‡ LB qC mD .LS lO mt ‡T mž q DF mS ot ™^ q@ q ’ ‡O mt qe q DF mt ‰› q DF m[ oX q D• q Y qG m• ‡C ŽD L q gG ‰i qLG q |• ™œ ‡[ Ž CD †t qe q Q qF mt ‰P q G o’ o] qW q“ ‡— qX q@ q ” q DQ Ž ‡w L––S qv q x … –S ŽK qo X{ ‡ ¡ †–t qe q@ q x … –S ŽK qX o †–t qe q ¢ m • ‡ L–M q@ q .x £ –O m~ ‡X q x £O mS ‡s q H qh Žw ‡ |c qO m‘ ‡ DA qM mw ‡{ ‡ ¡ †t qe q@ q c qO m‘ ‡ DA qM mw ‡ †t qe q ¤ q O mt Ž› q LS qv q x …S ŽK qX o { ‡¡ } m –R q~ mž qk q@ q Q ‡ L–S qG m¥ ‡L mM ‡ Lh qF mb oœ q^ q Y qG m• ‡C ŽD L[ qh ‡ DF qz m¥ ‡@ q L[ qC qA mr ‡n m D L[ qM Ž• q ..