You are on page 1of 10

Aplikasi Mikrokontroler ATmega 16 Pada Kontrol Mesin Profil

Dian Safari Politeknik Technical Education and Development Centre(TEDC) Bandung Jl Pasantren km 2 Cibabat, Cimahi Utara 40513 Safari_dian@yahoo.com ABSTRAK Mesin Profil adalah sebuah mesin yang digunakan untuk membentuk plat menjadi bentuk profil. Dimana proses pembentukannya menggunakan suatu mekanisasi dengan roller baja yang berfungsi untuk menekan dengan cara berputar. Pemanfaatan mikrokontroller ATmega 16 sebagai kontroller pada mesin profil cukup efektif, dikarenakan harga yang relatif murah dengan pengaturan input dan output yang mudah sudah dapat melakukan proses kontrol sesuai dengan apa yang diharapkan. IC mikrokontroller tidak dapat berdiri sendiri tanpa adanya komponen pendukung untuk melakukan proses. Salah satu komponen pendukung yang digunakan adalah sensor proximity induktif yang digunakan untuk mendeteksi kesalahan dari proses. Salah satu fungsi sensor proximity tersebut digunakan untuk mengukur suatu batas dari ketebalan kerja. Dan sebagai aktuator adalah transistor. Dimana untuk membangun komunikasi antara mesin dengan operator digunakan display LCD. Kata kunci : ATmega 16, kontrol, transistor ABSTRACT Profil Machine is a machine used to form the plate into a form, In which the profil creation process uses a mechanized with steel roller that serves to suppress rotating manner. Utilization microcontroller ATmega 16 as a controller in the Profile Machine is quite effective, because the price is relatively cheap with input and output settings are easy have been able to control the process in accordance with what is expected. IC microcontroller can not stand alone without the support component to do the process. One of the supporting components used are Inductive Proximity sensors. Inductive Proximity sensors are used to detect errors from the process. One function of the Iductive Proximity sensor is used to measure the thickness of the boundary work. And as an actuator is a transistor. Where to establish communication between operator and machine used LCD display. Keywords: ATmega 16, controls, transistor

I.

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Dalam dunia industri, mendapatkan produk yang ekonomis dengan sumber daya sekecil mungkin merupakan hal yang penting. Hal yang paling mendasar untuk mewujudkan proses produksi yang efisien adalah otomatisasi mesin yang digunakan pada proses produksi. Salah satu bagian kecil dari otomatisasi mesin produksi adalah adanya komunikasi antara mesin produksi dengan operator. Sehingga diharapkan operator dapat mengetahui proses yang terjadi pada mesin apakah terjadi kesalahan atau tidak. Selain itu pada proses otomatisasi diperlukan pengendalian dari variabel proses yang dapat meminimalisir pengaruh dari gangguan agar dapat

terjamin kestabilan dan mengoptimalkan kinerja proses. Dalam dunia industri sebagai prime-mover banyak menggunakan motor induksi. Sehingga penggunaan motor induksi di industri sangat dominan Dalam tugas akhir ini, digunakan mikorkontroler sebagai media kontrol untuk mengontrol pengoperasian pada mesin profil. Berdasar kan hal tersebut diatas maka tugas akhir ini mengangkat tema Aplikasi Mikrokontroler ATmega 16 Pada Kontrol Mesin Profil B. Tujuan Tujuan tugas akhir ini adalah untuk merancang suatu system control agar dapat meminimalisir kesalahan dengan memanfaatkan sensor proximity

Tetapi sebaliknya jika arus basis dibawah tegangan konduk Transistor atau sama dengan nol (0). dimana ruang dan jalur bus memori program dan memori data dipisahkan. maka transistor akan berada pada keadaan seperti sebuah saklar yang tertutup. dimana arus basis hanya cukup untuk mengoperasikan Transistor pada ujung atas dari garis beban tanpa memperhitungkan adanya perubahan βdc dan Ib(sat). Dan untuk mencari arus basis dapat dicari dengan persamaan Rc Ic SWITCH TERTUTUP + VCC Vcc Rc Rb VCE + VBB VBE SWITCH TERBUKA input output Vcc Vce Gambar 2.2. 2.2 (a) Rangkaian switching.1Switching Transistor Dengan memanfaatkan sifat hantar Transistor yang tergantung dari tegangan antara elektroda basis dan emiter (Vbe) atau tegangan antara elektroda kolektor dan emiter (Vce) . Sedangkan kondisi ON atau disebut juga kondisi saturasi akan terjadi jika IC . Terdapat suatu aturan desain yaitu  Soft saturation  Hard saturation Pada soft saturation berarti Transistor dibuat hampir saturasi. Karena itu sebagai pedoman desain untuk hard saturation adalah mempunyai arus basis kira-kira 1/10 dari harga saturasi arus kolektor. Dengan kata lain actuator berfungsi untuk melanjutkan suatu proses yang diberikan oleh controller. MT2 (Main . Dan pada throughputs dapat mencapai 1MIPS/Mhz Dan berbeda dengan mikrokontroler 8051 yang membutuhkan dua belas siklus clock untuk mengeksekusi program. Actuator juga digunakan sebagai media penggerak baik secara fisik. Sedangakan pada hard saturation berarti membuat arus basis yang cukup untuk membuat transistor saturasi pada semua harga dari βdc Hampir semua Transistor silicon sinyal kecil mempunyai βdc lebih besar dari 10.  Lebih ekonomis. (b) Garis beban DC Sumber : Elektronika Daya 1999 Jika arus basis lebih besar atau sama dengan dari Ib(sat). sehingga tegangan Vce = Vcc. Salah satu elemen aktuasi yang digunakan pada rangkaian elektroknika digital adalah Transistor dan Triac. Rc = Vcc . dimana dalam kondisi ini Vbe sudah mencapai tegangan konduk transistor sehingga Vce = 0. Pada penggunaan Transistor sebagai switch. maka transistor akan berada pada keadaan seperti sebuah saklar yang terbuka. seperti :  Fisik relatif jauh lebih kecil. mekanik.1 One machine cycle 8051 2. dimana dalam kondisi ini tegangan Vbe lebih kecil dari tegangan konduk Transistor. Memori program diakses dengan single level pipelining.1 mikrokontroler ATmega 16 Mikrokontroler AVR merupakan mikrokontroler yang didesain dengan menggunakan arsitektur Harvard. Dan dapat diilustrasikan pada gambar 2. Menggunakan Transistor sebagai saklar (switch) artinya kita mengoperasikan Transistor pada salah satu keadaan yaitu keadaan saturation atau cutoff. LANDASAN TEORI  2. dimana ketika sebuah instruksi dijalankan maka instruksi lain yang berikutnya akan di-prefetch dari memori program. Pada Triac terdapat tiga terminal yaitu MT1.2Triode AC (TRIAC) Triac hampir sama dengan SCR kecuali Triac dapat mengalirkan arus dalam dua arah.2 Actuator Actuator adalah bagian dari suatu system control yang mentransformasikan output dari controller menjadi aksi pengaturan pada plant. Dengan kecepatan eksekusi hanya dalam satu satu siklus clock. dimana saklar elektronik ini mempunyai banyak kelebihan dibandingkan dengan saklar mekanik. Serta membangun komunikasi antara mesin dengan operator dengan memanfaatkan display Liqui Crystal Display berbasis mikrokontroler ATmega 16.1 Tidak menimbulkan suara dan percikan api saat pengontakan. ATMega 16 adalah mikrokontroller 8 bit dengan arsitektur RISC. elektrik ataupun gabungan antara ketiganya yang diakibatkan adanya perintah dari input. 2.induktif untuk membatasi ketebalan benda kerja dan mendeteksi dari benda kerja yang tidak ter-rolling.2. Selain itu juga mikrokontroller AVR menggunakan teknologi RISC dimana set instruksinya dikurangi dari segi ukuran dan kompleksitas mode pengalamatannya. maka kita dapat menggunakan Transistor ini sebagai sebuah saklar elektronik. (a) (b) Gambar 2. II. Rc = 0. tetapi tidak disepanjang sembarang garis beban dc. Atau pada bagian output kondisi OFF terjadi jika Ic .

Jika gaya yang timbul pada rotor menghasilkan kopel mula yang cukup dan mampu memikul kopel beban. maka ggl induksi yang terbangkit akan menghasilakan arus sebesar I. maka rotor akan berputar searah dengan perputaran medan stator. adanya arus yang mengalir pada batang konduktor rotor mengakibatkan batang konduktor tersebut mengalami gaya karena disekitar batang konduktor tersebut terdapat medan magnet. maka torsi yang dihasilkan adalah Dimana : T = torsi (Nm) P = daya (watt) N = putaran (rpm) = kecepatan sudut (rad/s) . Jika motor dangan daya P (watt) dan rotor berputar dengan kecepatan putaran n (rpm).6 Medan putar     Medan putar yang terbangkit akan memotong batang konduktor rotor dan akan berakibat akan terbangkit ggl induksi Karena kumparan rotor merupakan rangkaian tertutup. sensor induktif proximity bekerja berdasarkan perubahan induktansi yang disebabkan oleh ada atau tidaknya metal dimuka sensingnya. Triac memerlukan pulsa trigger pada terminal gate unutuk masing-masing setengah siklusnya. 2. jika objek logam ditempatkan pada medan magnit yang dibangkitkan oleh sensor maka akan mengakibatkan arus induksi dari bertambahnya beban dan menyebabkan oscilasi berhenti pada saat inilah pengendali output bekerja.4 kurva karakteristik Triac Gambar 2. Karakter dari sensor ini. Gambar 2. Untuk unjuk kerja yang baik pemberian trigger harus sesuai dengan daerah kerjanya yaitu trigger positif untuk setengah siklusnya positif. Pada Triac arus dari beban akan mengalir melalui main terminal dan Gate berfungsi untuk kontrol Gambar 2.4 kurva pada kuadran satu dari Triac sama dengan SCR yaitu arus akan mengalir apabila nilai tergangan sudah mencapai breakdown voltage atau gate sudah mendapat trigger. mendeteksi objek yang cukup dekat dengan satuan mili meter.4 Motor Induksi Tiga Fasa Motor induksi merupakan salah satu dari mesin listrik dinamis yang banyak digunakan sebagai prime mover. Pada motor induksi tiga fasa terjadinya putaran bermula dari adanya gaya yang dialami oleh penghantar pada rotor dan berikut adalah tahapan-tahapanya :  Jika kumparan stator diberi tegangan tiga fasa. dan Gate.Terminal). Prinsip kerja Sensor proximity induktif untuk mendeteksi objek logam pada sensor proximity induktif terdiri dari oscilator yang dimana kumparannya merupakan pemukaan sensor.3 (a) Symbol Triac (b) Rangkaian equivalent Triac Sumber : Modern Control Technology : Components and System Saat MT2 lebih positif arus akan mengalir melalui SCR1. Begitu juga pada kuadran tiga yang membedakan adalah arah dari nilai tegangan dan arusnya.3 Sensor Proximity Induktif Proximity sensor adalah suatu sensor yang bekerja berdasarkan jarak dari benda yang tersensing. trigger negatif untuk setengah siklusnya negatif.5 sensor proximity 2. Satu siklus pada arus bolakbalik terdapat nilai positif dan negatif pada setengah siklusnya. Gambar 2. Bekerjanya motor induksi tiga fasa berdasarkan pada prinsip gaya lorent. saat MT1 lebih positif arus akan mengalir melalui SCR2. maka akan terbangkit medan putar (a) (b) Gambar 2.

III PERANCANGAN SISTEM Pada pengoperasiannya operator memilih operasi dari mesin apakah inching atau continues. Jika dilihat dari segi control. Bolt for boundary work thickness adjuster Dimana : Ng = rasio gear N = jumlah gigi D = diameter gear Gambar gear dibawah misalkan mempunyai perbandingan 3 : 1.1 Bagian dari mesin untuk mengatur ketebalan plat yang akan diproses Sumber : PT Perkakas Rekadaya Nusantara (PRN) Jika pada saat trial ternyata masih ada bentuk Profil yang tidak tidak sesuai. maka besar power dari ke dua gear adalah sama. sementara besar power adalah hasil kali antara torsi dan kecepatan angular dan dapat ditulis Poweringear1 =Poweroutgear2 Dengan menggunakan perbandingan maka didapat persamaan Gambar 2. artinya untuk memutarkan gear dua sebanyak satu putaran dibutuhkan tiga kali putaran gear 1. Roller Bolt for boundary work thickness adjuster Dimana : Ng N = rasio gear = jumlah gigi = kecepatan angular (rpm) = kecepatan angular (rps) Gambar 3. Bagian yang diatur atau didi set adalah ketinggian dari roller bagian atas. MOTOR LISTRIK GEAR 1 GEAR 2 D1 D2 Gambar 2.7 modul LCD Tabel II. maka torsi to akan semakin kecil dan akan sebaliknya jika putaran gear lambat. maka ditekan tombol reverse agar benda kerja dapat kembali keluar untuk set ulang ketinggian dari roller. Modul LCD dapat menampilkan beberapa perintah berdasarkan karakter yang diinginkan n melalui metode met ode pemograman dari mikrokontro mikrokontroler.5 Liquid Crystal Display (LCD) LCD adalah sebuah modul terintegrasi yang tersusun dari bahan liquid crystal dan beberapa bahan lain yang terintegrasi menjadi satu modul. . Operasi inching digunakan digunakan hanya pada saat trial setelah pengaturan mesin untuk ketebalan dari benda kerja (plat) yang akan dibentuk. maka torsi yang dihasilkan akan semakin besar. Rasio Gear adalah perbandingan jumlah gigi pada satu gear dengan gear yang lainnya.1 konfigurasi pin LCD 2. Spur Gear Sumber : Modern Control Technology : Components and System Jika rugi gesekan yang terjadi kecil.6 Merubah Kecepatan dan Transfer Power Dengan Gear Yang menjadi tolak ukur untuk merubah besar kecepatan putaran dengan menggunakan Gear adalah rasio asio dari Gear.2. pada operasi inching motor listrik berjalan berjalan running inching baik pada forward ataupun reverse. Selain itu juga rasio dari gear dapat dicari dengan persamaan Dimana : Ng = rasio gear = kecepatan sudut (rad/s) T = Torsi (Nm) Semakin cepat putaran gear. Pada modul ini terdapat internal chip mikrokontroller sebagai salah satu piranti kerjanya. Jika bentuk profil sudah sesuai.8 2.

Kemudian pada perancangan dibuat blok system control dengan adanya feedback dimana feedback tersebut menggunakan sensor untuk keperluan pengukuran pada output. yaitu : Goal (tujuan) yang ingin dicapai adalah :  bentuk dari produk sesuai dengan yang diinginkan  adanya aksi dari kontroller jika terjadi kesalahan atau gangguan dalam proses  terciptanya komunikasi antara mesin dengan operator variabel dan keadaan yang dikontrol yaitu : Kemudian dirancang blok kontrol dengan mikrokontroler.3 Blok diagram system Machine Profil MIKROKONTROLLER INPUT (SENSING CIRCUIT&SIGNAL CONDITION) SWITCHING CIRCUIT OUTPUT (MESIN) Gambar 3. maka kontroller akan memberikan informasi dan secara otomatis mesin tidak akan melanjutkan proses BENTUK PROFIL KONTROLLER MIKROKONTROLLER ATMEGA 16 AKTUATOR TRANSISTOR. Perancangan suatu sistem terdiri dari tujuh bagian dan dapat dibagi menjadi tiga bagian.4 Blok sistem kontrol close loop pada mesin profil MAN MACHINE INTERFACE Gambar 3.5 Blok kontrol dengan mikrokontroller LCD INPUT MIKROKONTOLLER KONTAKTOR MAGNET SENSOR MOTOR LISTRIK PROFIL MESIN PROFIL CHAIN GEAR PLATE Gambar 3. MOTOR LISTRIK PLANT PEMBENTUKAN PLAT MENJADI PROFIL SENSOR PROXIMITY INDUKTIF Gambar 3. RELAY.7 rangkaian input untuk manual .   arah putaran motor listrik ketebalan dari benda kerja.maka bisa langsung menggunakan operasi continues. setelah itu baru diintegrasikan dan dapat dilihat pada gambar 5V +V PORTB PORT C Gambar 3.6 dapat dilihat bahwa masih beluma adanya sensor untuk mendeteksi keadaan atau variable-variable yang nantinya akan mengganggu proses. jika melebihi dari yang telah ditentukan.2 Flowchart profile machine Pada blok diagram 3.6 Diagram gabungan perancangan Gambar 3. Operasi continues adalah motor listrik berjalan forward.

75 rps adalah W . maka kecepatan sudut motor adalah W  Dengan menggunakan persamaan (3). maka untuk Rb digunakan 10 k V1 5V +V  Pada gear1 dengan menggunakan persamaan (6). Dengan menggunakan persamaan (4).9 rangkaian output untuk kontaktor dengan memanfaatkan Triac  Dengan menggunakan persamaan (7).2 kW  3 HP  1430 rpm  Sprocket 1 = 18 gigi  Sprocket 2 = 28 gigi  Sprocket 3 = 21 gigi  Sprocket 4 = 15 gigi  Gear 3 = 50 gigi  Gear 2 = 42 gigi maka berdasarkan data teknis tersebut dapat dicari besar torsi yang dihasilkan dari motor listrik tersebut.8 rangkaian input dengan menggunakan sensor proximity induktif Gambar 3. maka adalah HOT MOC3041 Q1 BTA08A NEUTRAL D1 LED1 Rb PORTC Q2 NPN R3 Re load Gambar 3.10 perancangan plant Spesifikasi motor 3 fasa dan gear pada profil mesin  2. maka torsi pada motor pada kecepatan 149.130  W . maka besar torsi pada gear 1 adalah . maka digunakan resistor sebesar W Sprocket 3 Gear 2 Gear 3 W . maka . maka untuk Rb digunakan 1 k V1 5V +V Gear 1 1:20 Sprocket 4 Vcc 12Vdc Rc PORTB V out sensor Rb Gambar 3.

8 W besar disipasi daya adalah P = Ic × Vce (pengukuran) = 0. Hasil pengukuran digunakan untuk mengetahui seberapa besar beban yang ditanggung oleh transistor Pengukuran 4. maka besar torsi pada sprocket 4 adalah  Dengan menggunakan persamaan (7).01275 × 0.75 mA Arus kolektor perhitungan 12 mA Table 4. maka kecepatan sprocket 2 adalah IV PENGUJIAN DAN ANALISA Setelah dilakukan perhitungan. maka  Pada gear 3-2 Dengan menggunakan persamaan (4).14 mA Perhitungan 1.2 Hasil pengukuran dan perhitungan pada rangkaian input dengan sensor proximity Arus basis Pengukuran 15.08 Vol = 1.19 × 10-3 Watt = 4.1 Hasil pengukuran dan perhitungan pada rangkaian input dari Port output mikrokontroler Arus basis Besar total disipasi daya kolektor pada transistor MPS 2222A 625 mW Dengan besar disipasi daya P = Ic ×Vce (pengukuran) = 0. maka besar torsi pada gear 2 adalah .272 mW  Dengan menggunakan persamaan (7).1 mA Arus kolektor perhitungan 40 mA Tabel 4.272 × 10-3 Watt = 1.38 mW Pengukuran 1.0159 × 0.4 Hasil pengukuran dan perhitungan pada output untuk MOC 3041 Arus kolektor Besar total disipasi daya kolektor 1. maka besar torsi pada sprocket 2 adalah .2 mA Pengukuran 12.38 × 10-3 Watt = 1.2 mA Perhitungan 4 mA Pengukuran 38.19 mW. maka kecepatan pada sprocket 4 adalah .11 Volt = 1. begitu juga pada input dengan menggunakan sensor proximity pada rangkaian menggunakan transistor MPS 2222A 645mW Dengan besar disipasi daya P = Ic ×Vce (pengukuran) = 0. maka .11 Volt = 4. maka hasil perhitungan tersebut dibandingkan dengan hasil pengukuran.9 mA perhitungan 15 mA Table 4.0381 × 0. maka kecepatan gear 2 adalah  Dengan menggunakan persamaan (7). maka  Pada sprocket 3-4 Dengan menggunakan persamaan (4). Pada sprocket 1-2 Dengan menggunakan persamaan (4).

10.2 Rangkaian milrokontroler Gambar 4.16 (biner. decimal dan hexadesimal). Maka diperlukan compiler. Setelah itu dibuat flowchart dari program aplikasi yang akan di kembangkan.4 Layout PCB Gambar 4. Sehingga dapat dilihat keadaan output apakah sesuai dengan rancangan atau belum. Karena pada state diagram terlihat jelas bagaimana keadaan input ataupun output pada saat proses berlangsung. oktal. Karena IC mikrokontroler hanya dapat mengeksekusi program dengan bahasa mesin yang berupa bilangan basis 2.5 State diagram mesin Profil State diagram dapat digunakan sebagai sasaran dari pembuatan program aplikasi.Gambar 4. Compiler merupakan suatu software yang berfungsi sebagai translater (penterjemah) dari bahasa manusia ke bahasa mesin.1 Simulasi rangkaian kontrol Dengan menggunakan software Proteus dapat disimulasikan eksekusi dari program.3 Layout komponen . Sehingga dapat menjadi satu kesatuan dengan hardware control untuk melakukan suatu proses. V2 5V +V V2 5V +V Gambar 4. Karena itulah digunakan suatu software compiler yaitu Basic Compiler (BASCOM) dengan menggunakan bahasa pemograman BASIC Gambar 4. 8.

Jilid 1..AllDATASHEET. 6. Albert. Spetember.2012 <http://www.doc> . 2012 <http://sinelectronic. 15 Spetember 2012 <http://Optoisolator%20MOC302x%20%20%20Elektr onika%20Dasar. sehingga orang awam sekalipun dapat dengan mudah untuk mengerti Saran  Karena rangkaian aplikasi dibuat dengan komponen elektronika dengan bahan semikonduktor. 2012 <http://cobaberbagi. Gerak Melingkar Beraturan. Prinsip – Prinsip Elektronika.pdf> Data sheet sensor proximity tipe E2EX5F1. Spetember.alldatasheet. Erfi.pdf. 1993. Dimana bahan tersebut sangat terpengaruh pada temperatur. November. 3. 2nd edition Paul Malvino. karena karakter yang keluar berupa tulisan biasa.farnell. 15.files. Jakarta IS PORTB.Erlangga.farnell.org/Projects/transwit/transwit.wordpress. 15.com/datasheetpdf/view/5107/ MOTOROLA/MPS2222A/+_11JuplRMROLDdRuZv zCwl+/datasheet.com/2010/01/gera k-melingkar-2. Spetember.blogspot.com/datasheets/54445.htm> Data Sheet 2N2222A.COM> Data sheet sensor proximity tipe E2EX5E1.com/datasheets/1624328.  Selain digunakan sebagai speed reducer.1=0? YES PORTC= 11110000 PORTD= 01111000 AUTO 2. November. Modern Control Technology : Component And Systems. Sepetember 2012 <http://www. ternyata gear juga dapat berfungsi sebagai media transfer power.htm> Utomo Pristiadi.A sehingga mampu menggerakkaan beban yang lebih besar  Penggunaan LCD sebagai media untuk mengkomunikasikan proses yang terjadi pada mesin ternyata cukup efektif.pdf. Spetember.html> Using Bipolar Transistors As Switches By Mike Martell N1HFX 15. 2012 <http://WWW.6 Flowchart program aplikasi KESIMPULAN  Penggunaan transistor dan triac sebagai switch sangat efektif karena proses switching yang sangat cepat dan tidak menimbulkan bounching yang akan mempengaruhi performa dari controller.pdf> Perngertian Triac. Motor Asinkron.6=0? IS PORTB7=0? NO YES PORTC= 10010000 PORTD= 01111000 MATERIAL TEBAL YES PORTC= 10110001 PORTD= 01111000 CONTINUES NO IS RESET PRESS? IS PORTB5=0? YES B PORTC= 0101000 PORTD= 01111000 MATERIAL NAIK NO IS RESET PRESS? YES Gambar 4. Bandung Kilian. 20. Ilyas. Technical Education Centre.pdf> Data Sheet Optoisolator Moc 3041. NO IS PORTB.com/2012/01/pengertian -triac. dimana jika nilai putaran menjadi kecil.  Penggunaan Progammable Logic Controller (PLC) jika dilihat dari ketahanan maka akan lebih baik jika dibandingkan dengan menggunakan mikrokontroler NO DAFTAR PUSTAKA 1. maka torsi yang dihasilkan akan menjadi besar Data sheet MPS2222A. 6.2012 <http://www. maka sebaiknya jika digunakan pada suatu panel hendaknya menggunakan kipas untuk mendinginkan ruangan dalam panel tersebut. 2012 <http://pdf1.rason. 15.