You are on page 1of 193

BUKU AJAR KEWIRAUSAHAAN-1

        Disusun Oleh: 

RUSLI MOHAMMAD RUKKA                                      LEMBAGA KAJIAN DAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN  UNIVERSITAS HASANUDDIN  TAHUN 2011

KATA PENGANTAR
Puji syukur patut dipanjatkan kepada Allah SWT atas terselesaikannya buku ajar untuk mata kuliah Kewirausahaan-1 (302G3203). Ide untuk menulis buku ajar pada mata kuliah Kewirausahaan sebenarnya telah muncul sejak lama di antara dosen pengajar yang mengasuh mata kuliah ini. Namun karena kesibukan yang berbeda-beda dalam melaksanakan berbagai kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta sebagian melanjutkan pendidikan, ide tersebut belum sempat terwujud. Banyaknya buku teks yang terkait dengan kewirausahaan yang ada di pasaran saat ini, disamping literatur yang dapat dibaca melalui internet oleh pembelajar, sebenarnya telah cukup membantu dalam mengacu proses pada pembelajaran. Namun dengan kesulitannya materi yang harus terletak dicapai pada karena oleh kesulitan aktifitas dalam melakukan penyesuaian-penyesuaian pembelajaran,

pembelajaran

kompetensi-kompetensi

mahasiswa. Olehnya itu, dengan bekal informasi yang diperoleh dari berbagai literatur, kami mencoba melakukan penyusunan buku ajar ini. Tentunya dengan gaya dan strategi untuk menjadi bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Lahirnya buku ajar ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, terutama dukungan dari fasilitator-fasilitator pada Lembaga Kajian dan Pengembangan Pendidikan (LKPP) Universitas Hasanuddin untuk memberikan informasi dalam pengembangan wawasan pembelajaran serta memberikan kesempatan kepada penyusun untuk menulis dan menyelesaikan buku ini. Melalui kesempatan ini, kami menghanturkan terima kasih untuk itu. Sangat disadari bahwa penyajian buku ini masih sangat jauh dari harapan, bahkan kami menganggap bahwa buku ini masih merupakan draft awal yang tentunya masih perlu perbaikan, penyempurnaan dan bahkan pengayaan dalam informasi. Semoga di masa-masa yang akan datang, kami dapat berkesempatan untuk melakukannya. Dan semoga pula, buku ini dapat bermanfaat bagi pembelajar, amin. Makassar, Nopember 2011

Rusli Mohammad Rukka

ii 

DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAGIAN SATU BAB 1. KONSEP KEWIRAUSAHAAN DALAM KONTEKS PILIHAN KARIR 1.1. Pendahuluan 1.2. Sasaran Pembelajaran 1.3. Defenisi dan Konsep Kewirausahaan 1.4. Wirausahaan Dilahirkan atau Diciptakan? 1.5. Motivasi Berwirausaha 1.6. Kewirausahaan Eksistensial 1.7. Penutup REFERENSI ANALISIS POTENSI DIRI DAN KARAKTER WIRAUSAHAWAN POTENSIAL 2.1. Pendahuluan 2.2. Sasaran Pembelajaran 2.3. Mengenal Potensi Diri 2.4. Karakter Wirausahawan Potensial 2.5. Penutup REFERENSI PELUANG-PELUANG USAHA 3.1. Pendahuluan 3.2. Sasaran Pembelajaran 3.3. Menemukan Peluang Usaha 3.4. Memilih Lapangan Usaha dan Mengembangkan Gagasan Usaha 3.5. Penutup REFERENSI i ii iii 11 12 12 14 14 16 17 19 21 24

BAB

2.

25 25 26 26 30 35 39 40 40 40 41 44 52 53 54 54 54 56 59 60 63 65 66 71

BAB

3.

BAGIAN DUA BAB 4. ASPEK PEMASARAN 4.1. Pendahuluan 4.2. Sasaran Pembelajaran 4.3. Defenisi Pemasaran 4.4. Tugas, Fungsi dan Orientasi Pemasaran 4.5. Sasaran dan Strategi Pemasaran 4.6. Segmentasi, Target dan Posisi Pasar 4.7. Bauran Pemasaran 4.8. Menetapkan Nilai Pemasaran 4.9. Penutup REFERENSI

iii

Penerapan Akuntansi dalam Perusahaan 8.4. Kebutuhan Modal Perusahaan 8.5. Arti dan Pentingnya Rancangan Usaha 9. Tanggung Jawab Perusahaan Terhadap Lingkungan Bio-Fisik dan Sosial Budaya 6. Ekonomi versus Lingkungan 6.6.5.6.3.1.5. Sasaran Pembelajaran 9. Proses Produksi 5.4. Aktifitas Perusahaan dan Dampaknya Terhadap Lingkungan Bio-Fisik dan Sosial Budaya 6.6. Manajemen Perusahaan 7.3.4.5. Penutup REFERENSI RANCANGAN USAHA 9.4. Pendahuluan 8.2. Penutup REFERENSI ASPEK ORGANISASI DAN MANAJEMEN 7. Defenisi Produksi 5. BAGIAN TIGA BAB 9.3.1. Defenisi Organisasi dan Manajemen 7. Organisasi Perusahaan 7.6. Pengendalian Produksi 5.3.1. Pendahuluan 7. Analisis Rasio Keuangan Perusahaan 8.1. Penutup REFERENSI ASPEK PENGENDALIAN DAMPAK LINGKUNGAN 6. Pendahuluan 6. Format Rancangan Usaha 9.2.2. Penutup REFERENSI ASPEK KEUANGAN 8. Kebutuhan Proses Produksi 5. Sasaran Pembelajaran 8. iv  .4. Sasaran Pembelajaran 5. BAB 8. Sasaran Pembelajaran 6.5. BAB 7. Penutup REFERENSI 72 72 72 72 73 85 86 87 95 96 96 97 97 99 101 108 111 112 112 113 113 114 126 129 135 136 136 136 136 141 152 156 162 163 164 164 164 164 165 169 170 BAB 6.7.BAB 5.1. Pendahuluan 5.2. Sasaran Pembelajaran 7.2. ASPEK PRODUKSI 5.3. Pendahuluan 9.

TEKNIK PRESENTASI 10.6.2.BAB 10. Pendahuluan 10. Melaksanakan Presentasi 10. Sasaran Pembelajaran 10.5. Penutup REFERENSI 171 171 171 172 173 176 178 181 182 183 GLOSARIUM v  .1.4. Sebelum Melakukan Presentasi 10.3 Defenisi dan Unsur-unsur Presentasi 10. Mempersiapkan Presentasi 10.7.

358 jiwa pada tahun 2004 menjadi 1. 2 Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian. baik Sekretariat Negara menggambarkan pengangguran berpendidikan diploma maupun sarjana. Tingkat pengangguran terdidik yang berstatus sarjana ini dikhawatirkan akan terus membengkak setiap tahun. namun lebih menitikberatkan pada kemampuan apa yang harus dimiliki oleh lulusannya sehingga dapat menghadapi kehidupan di masa depan yang lebih baik serta dapat meningkatkan kualitas hidupnya. yaitu dari 585. peserta didik dan alumninya ke dunia kerja atau menciptakan Langkah antisipasi membengkaknya angka pengangguran yang berstatus sarjana seperti yang terjadi saat ini telah dilakukan oleh Program Studi Agribisnis (Saat itu Program Studi Sosial Ekonomi Pertanian). Jika diratakan.1 PENDAHULUAN Angkatan mereka yang kerja pada terdidik akhirnya RI (2010). Salah satu mata kuliah yang bercorak kewirausahaan ketika itu adalah mata kuliah Studi Kewirausahaan.000 jiwa. Fakultas Pertanian. maka setiap tahun pengangguran berpendidikan tinggi bertambah hampir 106. Perubahan dalam untuk yang sangat drastis dalam dengan diri pada semua sektor pekerjaan adaptasi kehidupan menuntut dan saat ini terutama Studi dapat persaingan membekali dan lulusan lulusannya memperoleh kemampuan Program agar Agribisnis pada khususnya dan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin pada umumnya kreativitas Olehnya itu mengikuti menyesuaikan dengan perubahan tersebut. Angka tersebut naik menjadi 26. diperlukan perubahan paradigma dalam kurikulum yang tidak hanya memfokuskan diri pada isi yang harus dipelajari. jika perguruan tinggi sebagai lembaga penghasil sarjana tidak memiliki kemampuan lapangan mengarahkan kerja. tinggi.2009 bertambah 529.80 persen penganggur adalah mereka yang memiliki ijazah pendidikan tinggi (diploma/sarjana).662 jiwa.74 persen pada tahun 2009. Universitas Hasanuddin sejak ditetapkannya kurikulum 1988 dengan memasukkan beberapa mata kuliah yang bercorak kewirausahaan pada struktur kurikulum yang berlaku saat itu.115. Pada tahun 2008 sebanyak 23. sementara kesempatan kerja yang tersedia tidak mampu menampung menimbulkan angkatan pengangguran. selama periode 2004 .020 jiwa pada tahun 2009. lepasan perguruan residu tinggi jumlahnya kerja semakin berupa meningkat dalam setiap tahun.

utama adalah lulusan kompetensi profil Program yang lulusan Studi penciri yang Berdasarkan merupakan sebagaimana disebutkan. atau dengan kata lain bahwa profil lulusan adalah 1. Agribisnis. kompetensi pendukung. maka Program Studi Agribisnis menetapkan profil lulusan berdasarkan hasil analisis perkembangan lingkungan eksternal dan internal yang telah dilaksanakan. menjawab pertanyaan: “akan menjadi apa lulusan Program Studi Agribisnis setelah lulus nanti?”. 4. Berdasarkan kajian terhadap kebutuhan masyarakat dan stakeholders (pengguna lulusan) lainnya.2 Berangkat dari dasar pertimbangan tersebut dan sejalan dengan diberlakukannya Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) di Universitas Hasanuddin. Profil lulusan Program Studi Agribisnis ditetapkan. maka dirumuskan kompetensi yang harus dimiliki sebagai yang output telah proses ditetapkan pembelajaran tersebut. Kompetensi lulusan Program Studi Agribisnis terdiri dari kompetensi utama. Kompetensi Utama Kompetensi utama dari telah lulusan lulusan Program Program maka Studi Studi Agribisnis Agribisnis. sebagai berikut: Manajer Agribisnis Profesional Pengusaha Agribisnis yang Handal Akademisi dan Konsultan Profesional di Sektor Agribisnis Birokrat/Perencana Pembangunan & Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat dari profil lulusan Program Studi Agribisnis pada maka yang Program lulusan diharapkan Studi harus tersebut Berangkat oleh lulusan sebagai outcome program pendidikan. adalah: Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . sebagai berikut: 1. 2.maka ditetapkan kompetensi lulusan. keberanian. 3. keteguhan. kecendekiaan dan rasa malu-. kepatutan. visi keilmuan yang telah dicanangkan oleh Program Studi Agribisnis dengan tetap berlandaskan nilai-nilai benua maritim --seperti nilai kejujuran. keuletan. kompetensi Agribisnis. Profil lulusan yang dimaksudkan adalah peran yang diharapkan dapat dilakukan oleh lulusan Program Studi Agribisnis di dalam masyarakat atau dunia kerja yang akan dilakoni. memiliki Kompetensi lulusan ditetapkan dengan menjawab pertanyaan: “Untuk menjadi profil lulusan sebagaimana kemampuan apa?”. dan kompetensi lainnya yang diuraikan.

Mampu mengidentifikasi dan berani mengambil resiko serta mampu mengantisipasi ketidakpastian pada sistem operasi agribisnis. Mampu berperan secara produktif pada berbagai jenis usaha industri makanan. 2. g. masyarakat sumberdaya dengan pengembangan agribisnis. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . adalah: a. Mampu merancang alokasi sumberdaya alam. ritel modern dan perbenihan. Mampu merancang pengoperasian dan pengembangan unit usaha agribisnis “baru” yang inovatif. e. Mampu berpikir analitis dan sintetis untuk mengevaluasi dan memberikan solusi pengembangan pada sistem operasi agribisnis. Kompetensi pendukung yang dimaksud. Memiliki pemahaman etika bisnis pertanian yang berwawasan Lingkungan. c.3 a. b. Mampu kapasitas masyarakat dialog dalam menghadapi antar kelompok tantangan pengembangan kepentingan agribisnis masa depan. Mampu bekerjasama dalam tim yang multidisiplin. Mampu h. memfasilitasi pemangku agribisnis untuk mendukung proses perumusan dan keberlanjutan kebijakan yang melibatkan peran serta masyarakat. d. manusia. Mampu bernegosiasi kepekaan merumuskan dan pada berkomunikasi persoalan/masalah serta secara sosial efektif budaya dan dengan pemangku terkait untuk kepentingan dalam pengembangan sistem opersai agribisnis. Kompetensi Pendukung Kompetensi lulusan Program pendukung Studi adalah kompetensi tambahan yang harus utama dimiliki yang oleh telah Agribisnis untuk memperkuat kompetensi ditetapkan. f. modal dan sosial untuk meningkatkan efisiensi operasi sitem agribisnis. Memiliki i. menciptakan nilai tambah dan berwawasan lingkungan. strategi penggunaan dalam dan metode meningkatkan j.

dan keterampilan sesuai apakah yang dikuasai. (c) kemampuan berkarya. b. Mampu menciptakan kondisi yang memberdayakan hasil penelitian pelaku akademik agribisnis dan dan kemitraan petani kecil pada berbagai sub-sistem agribisnis. adalah sebagai berikut: a. hidden kompetensi tersebut dan ketrampilan. Menguasai bahasa internasional Setiap elemen kompetensi yang telah ditetapkan yang tersebut setidaknya mengandung lima kompetensi sebagaimana diwajibkan berdasarkan Kepmendiknas No. Mampu e. Mampu memberikan apresiasi pada budaya masyarakat lokal. mengkomunikasikan berbagai informasi teknologi pada semua pemangku kepentingan. pilihan dan satu (e) atau elemen pemahaman berkarya. yakni: (a) landasan kepribadian.045/U/2002. maka bisa diajarkan dalam (b) penguasaan ilmu Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . di lebih kaidah Setiap setiap Jika bermasyarakat Untuk yang dengan keahlian dalam dianalisis mengandung adanya elemen-elemen menganalisis akan dalam muatan kompetensi kompetensi. Kompetensi Lainnya Kompetensi lainnya adalah kompetensi yang merupakan bekal bagi lulusan agar mempunyai keluasan dalam memilih bidang kehidupan serta dapat meningkatkan kualitas hidupnya. kompetensi mengandung elemen diselipkan elemen mengandung (a) landasan kepribadian yang lebih bersifat softskills. Mampu modern. Mampu membangun komunikasi dengan semua pelaku usaha (secara vertikal dan horizontal) pada rantai pasok pemasaran modern untuk produk makanan dan benih. kompetensi Jika tersebut. Kompetensi tersebut. (b) penguasaan ilmu dan keterampilan. salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengecek kemungkinan pembelajaran bisa diterapkan bentuk untuk mencapai curriculum. c. d. c. (d) sikap dan perilaku dalam berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan berkehidupan kompetensi kompetensi strategi nantinya ilmu lulusan tersebut.4 b. mengidentifikasi peluang usaha pada sistem rantai pasok pemasaran 3. Mampu memanfaatkan dan mengoperasikan keunggulan ICT untuk menunjang usaha/pengembangan agribisnis.

bila kompetensi maka mengandung pemahaman berkehidupan bermasyarakat. dituangkan pembelajaran. pembelajaran dalam proses pendekatan mencapai digunakan diorientasikan pendekatan diharapkan. Adanya pembelajaran di Universitas Hasanuddin dari Teacher-Centered Content-Oriented (TCCO) menjadi Student-Centered Learning (SCL) turut pula mendukung pelaksanaan pencapaian kompetensi dengan berorientasi pada perbaikan proses pembelajaran. Jika kompetensi mengandung elemen (c) kemampuan berkarya. keuangan dan ilmu teknis lainnya.10. merupakan mata kuliah wajib di semua program studi pada Fakultas Pertanian serta pertimbangan maka untuk terintegrasinya yang kompetensi kompetensi lebih yang percepatan penyelesaian pada perubahan mahasiswa. Berangkat dari profil lulusan yang diharapkan. maka pada Program Studi Agribisnis dibutuhkan bahan kajian yang terkait dengan kewirausahaan. Terakhir. Garis Besar materi Rencana pembelajaran. kompetensi tersebut bisa diperoleh dengan strategi praktek kerja di masyarakat. maka kompetensi tersebut bisa ditempuh dengan praktek kerja tertentu. pendukung dan lainnya) dan yang strategi dengan sasaran belajar. maka salah satu mata kuliah yang dibentuk dalam kurikulum adalah Mata Kuliah Kewirausahaan-1. pemasaran. dan bila kompetensi tersebut mengandung elemen (d) sikap dan perilaku dalam berkarya. Hal ini ditetapkan karena mata kuliah ini hanya wajib diprogramkan dan oleh mahasiswa mata kuliah pada ini Program Studi Sosial Ekonomi pemahaman kuliah ini Pertanian/Agribisnis dengan adanya peserta dipersyaratkan kurikulum memiliki mata studi dasar ilmu manajemen. Mata kuliah Kewirausahaan pada awalnya disajikan pada semester akhir dengan menggunakan pendekatan struktur keilmuan. serta kriteria penilaian dan bobot nilai masing-masing aspek penilaian pada Kewirausahaan-1 dalam Pembelajaran (GBRP) sebagaimana terlampir pada halaman 7 . kompetensi yang harus dicapai serta muatan elemen-elemen kompetensi yang wajib dimiliki.   Buku Ajar   KEWIRAUSAHAAN-1 . maka di dalam praktek tersebut kerja tersebut harus elemen bermuatan (e) sikap dan kaidah perilaku. Mata kuliah ini disajikan pada semester V dalam struktur kurikulum dengan beban sebesar 3 sks dan status sebagai mata kuliah wajib. sejalan dengan visi program studi yang menekankan pada keunggulan dalam bidang agribisniseksperensial. Hubungan diharapkan mata kuliah antara pencapaian kompetensi sasaran ke (utama.5 bentuk mata kuliah. produksi. Selain itu. Namun perubahan orientasi penyusunan dan (KBK).

2011.setneg. 2008. 2010. aspek dampak lingkungan (Bab 6).id/index. Departemen Pendidikan Nasional RI. Direktorat Akademik. analisis potensi diri dan karakter wirausahawan potensial (Bab 2) dan Peluang-peluang usaha yang dapat dipilih sesuai potensi diri (Bab 3). pelengkap pembelajaran.php?option=com_content&task=view&id =4241&Itemid=29 diunggah pada tanggal 17 Nopember 2011 di .http://www. Sekretariat Negara RI. Mengharmonisasikan Tenaga Kerja dan Pendidikan Indonesia. bisnis (Bab 9) dan teknik REFERENSI Buku Kurikulum Berbasis Kompetensi Universitas Hasanuddin. Buku Panduan Pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi Perguruan Tinggi (Sebuah Alternatif Penyusunan Kurikulum). aspek organisasi dan manajemen (Bab 7) dan aspek keuangan (Bab 8).go. Sub Direktorat Kurikulum dan Program Studi. Bagian II memuat aspek-aspek yang perlu dipertimbangkan dalam merancang pendirian usaha yang meliputi aspek pemasaran (Bab 4).6 Sebagai kuliah dalam aktivitas upaya dalam maka meningkatkan dibutuhkan Penulisan efektivitas bahan buku ajar ajar proses berupa mata pembelajaran buku sebagai pada mata ini Kewirausahaan-1. kuliah Kewirausahaan-1 mengacu pada sasaran belajar dan pembelajaran untuk mencapai kompetensi sebagaimana yang tertuang dalam GBRP. dan Bagian III yang memuat pentingnya rancangan usaha yang telah disusun dalam bentuk proposal bisnis untuk dipresentasikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) dengan sajian materi proposal presentasi (Bab 10). Fakultas Pertanian. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Program Studi Agribisnis. aspek produksi (Bab 5). Secara keseluruhan buku ini tersusun dalam tiga bagian yang tersusun dalam sepuluh bab dengan sistematika: Bagian I memuat gambaran konsep kewirausahaan dalam konteks pilihan karir (Bab 1).

Menciptakan Nilai Tambah dan Berwawasan Lingkungan 5. Mampu mengidentifikasi peluang usaha pada sistem rantai pasok pemasaran modern. Mampu Bekerjasama dalam Tim yang Multidisiplin 3. Memiliki Pemahaman Etika Bisnis Pertanian yang Berwawasan Lingkungan 4. Mampu mengidentifikasi dan berani mengambil resiko serta mampu mengantisipasi ketidakpastian pada sistem operasi agribisnis 1. : : Mampu berperan secara produktif pada berbagai jenis usaha industri makanan. Manusia. Modal dan Sosial untuk Meningkatkan Efisiensi Operasi Sitem Agribisnis 2. ritel modern.7 GARIS BESAR RENCANA PEMBELAJARAN (GBRP : : Kewirausahaan-1/302G3203 1. 2. Terampil dalam menyusun perencanaan memulai usaha “baru” di bidang agribisnis dan mengkomunikasikannya dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) . Nama/Kode Matakuliah Kompetensi Utama Kompetensi Pendukung : Kompetensi Lainnya asaran Belajar Mampu memanfaatkan dan mengoperasikan keunggulan ICT untuk menunjang usaha/ pengembangan agribisnis. dan perbenihan. Mampu Merancang Pengoperasian dan Pengembangan Unit Usaha Agribisnis “Baru” yang Inovatif. Mampu Merancang Alokasi Sumber Daya Alam.

8 .

9 .

10 .

11 BAGIAN SATU Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 .

Salah satu langkah yang dapat dilakukan dengan penciptaan wirausaha baru yang berasal dari lulusan perguruan tinggi. baru Singapura paling untuk terdapat tidak sekitar 7. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . memiliki wirausaha 11. Peluang untuk menjadi PNS semakin kecil lagi setelah pemerintah memutuskan penundaan sementara (moratorium) tambahan formasi untuk penerimaan PNS sejak 1 September 2011 hingga 31 Desember 2012. Hanya saja. Fenomena membludaknya pendaftar ketika pemerintah membuka pendaftaran pegawai negeri sipil (PNS) dalam setiap tahun sebagai salah satu indikator.4 juta Sedangkan jiwa negara di tetangga Indonesia. Keterbatasan terserapnya lulusan perguruan tinggi di sektor pemerintah menyebabkan perhatian beralih pada peluang bekerja pada sektor swasta.4 juta jiwa wirausaha.12  BAB 1 KONSEP KEWIRAUSAHAAN DALAM KONTEKS PILIHAN KARIR 1. Pendahuluan Saat ini Indonesia dengan jumlah penduduk sebesar 220 juta jiwa membutuhkan sedikitnya 4. namun jumlah wirausaha yang ada mencapai 400 ribu jiwa atau kurang dari 1% populasi penduduk Indonesia. sehingga negara kecil itu jauh lebih maju.5% dari populasi penduduknya.2% waktu warganya bekerja sebagari wirausaha. namun tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar dari mereka yang mendaftar mengalami kekecewaan karena tidak berhasil lulus. data dan fakta telah membuktikan bahwa terdapat kecenderungan bahwa umumnya mahasiswa yang saat ini menempuh pendidikan di perguruan tinggi menginginkan pekerjaan yang mapan setelah mereka lulus menjadi sarjana. Untuk menciptakan Jika wirausaha kebutuhan dibutuhkan sedikitnya 25 tahun. namun beratnya persyaratan yang ditetapkan kadang membuat peluang untuk bekerja di sektor swasta juga semakin terbatas. Meskipun setiap tahun pemerintah membuka pendaftaran. Amerika Serikat misalnya. sementara menurut David McClelland bahwa sebuah negara baru bisa maju jika jumlah wirausaha terdapat sebesar 2% dari populasi penduduknya.1. maka saat ini perlu segera diupayakan langkah-langkah agar jumlah wirausaha baru dapat bertambah dengan waktu pencapaian yang relatif singkat. melihat jumlah wirausaha memposisikan Indonesia sebagai negara maju dan estimasi waktu yang cukup lama untuk mencapainya. 4.

sumberdaya munculnya memperhatikan lingkungan. sehingga dapat berdampak ketahanan pada pengentasan dan kemiskinan pelestarian Buku Ajar   KEWIRAUSAHAAN-1 terutama pencapaian pangan .13 Satu-satunya peluang yang besar adalah bekerja dengan memulai usaha mandiri. kerja tahun Adanya berupa semakin kecenderungan pengangguran angkatan meningkat tidak sebanding dengan peningkatan ketersediaan kesempatan kerja yang akan menampung mereka. ditujukan lulus Meskipun agar pembelajaran kewirausahaan menjawab usaha baru. Bahkan dengan mendirikan usaha baru. jarang kita temukan seseorang sarjana yang mau mengawali kehidupannya setelah lulus dari yang terdidik. Bidang kajian dan disiplin ilmu yang dipelajari oleh mahasiswa terkait dengan kebutuhan dasar manusia (penyediaan keunggulan oleh alam pangan dan kebutuhan masih lebih dasar lainnya) oleh memungkinkan sektor mahasiswa sebagai mampu basis menciptakan ide-ide bisnis/produk yang lebih inovatif dan kreatif dengan memanfaatkan komparatif yang didominasi pertanian ekonomi pada hampir seluruh daerah di Indonesia. Pembelajaran kewirausahaan di perguruan tinggi merupakan salah satu solusi yang dapat diambil untuk menekan terjadinya peningkatan jumlah pengangguran yang berstatus sarjana. Dengan wirausaha-wirausaha baru di bidang pertanian yang merupakan lulusan perguruan tinggi tidak hanya dapat mengurangi tingkat pengangguran. di perguruan dan tinggi secara umum peluangmahasiswa dapat mampu tantangan namun memanfaatkan bekal peluang yang ada di sekitarnya dan tidak semata-mata ditujukan agar mahasiswa setelah nantinya membuka dengan pembelajaran kewirausahaan setidaknya mereka telah memiliki bekal wawasan berwirausaha yang dapat dimanfaatkan ketikamereka tidak terserap pada lapangan kerja yang telah ada. Hanya saja. namun juga dapat memberikan nilai tambah terhadap produk-produk di primer perdesaan. Pembelajaran kewirausahaan di Fakultas Pertanian sebenarnya memiliki potensi yang cukup besar untuk melahirkan wirausaha-wirausaha baru terdidik. perguruan demikian Jumlah tinggi berakibat lulusan dengan pada perguruan memulai tingginya tinggi mendirikan residu dalam setiap usaha. Pengelolaan usaha di bidang pertanian tenaga-tenaga yang tetap terdidik memungkinkan kelestarian terwujudnya pemanfaatan demikian. mereka justru dapat membantu dalam menekan meningkatnya angka pengangguran dengan merekrut angkatan kerja yang belum terserap pada lapangan kerja yang telah ada.

pasar baru.3. yang atau bahwa Richard Cantillon resiko Pendapat adalah (1725) yang yang mendefinisikan dengan juga yang kewirausahaan mereka yang oleh resiko. baik sistem produksi baru. maupun sumber daya baru untuk mengatasi kejenuhan berbagai usaha yang telah ada. Defenisi dan Konsep Kewirausahaan Penggunaan dan pengertian atau terminologi kewirausahaan yang merujuk pada istilah entrepreneurship di Indonesia cukup beragam. namun dengan penyajian beberapa defenisi dan konsep kewirausahaan yang telah dikemukakan oleh beberapa ahli. perbedaan ini kadang cukup mengundang perdebatan yang tidak pernah ada habisnya. Arti kata kewirausahaan berbeda-beda menurut para ahli atau sumber acuan. mengorganisir dan memiliki. 1. menghadapi berbeda sama menyediakan modal. kewirausahaan sebagai dikemukakan menghadapi suatu (1797) orang-orang inisiatif merencanakan. Olehnya itu. mengawasi. Perkataan kewirausahaan (entrepreneurship) berasal dari Bahasa Perancis.lingkungan yang pada akhirnya akan berdampak pada tercapainya stabilitas ekonomi secara keseluruhan. Dalam pembelajaran ini kita tidak mengarahkan materi ke arah tersebut. minimal dapat memperkaya pemahaman kita mengenai defenisi dan konsep kewirausahaan itu sendiri. Istilah ini muncul di saat para pemilik modal dan para pelaku ekonomi di Eropa sedang berjuang keras menemukan berbagai usaha baru. 1. Jadi definisi Cantillon lebih menekankan pada bagaimana seseorang menghadapi Blaudeu (1975) ketidakpastian. Sasaran Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran ini. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . yakni entreprendre yang berarti melakukan (to under take) dalam artian bahwa wirausahawan adalah seorang yang melakukan kegiatan mengorganisir dan mengatur.2. Demikian halnya Albert Shapero mendefenisikan pengambilan mengorganisir mekanisme sosial ekonomi dan menghadapi resiko kegagalan. karena adanya sebagai perbedaan orang-orang risiko penekanan. mahasiswa peserta mata kuliah mampu memahami konsep kewirausahaan eksistensial sebagai jalur aktualisasi potensi dirinya. Jika kita hanyut dalam perbedaan pendefenisian saja tentu hasilnya adalah polemik yang hanya bersifat semantik.

. menanggung resiko keuangan. menerapkan cara kerja. metode produksi. sumber pasokan dan organisasi. pasar. Dari pendapat untuk berbagain   Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 lebih baik dan/atau mengecilkan merupakan berbagai kemauan kombinasi berbagai defenisi ditarik yang telah dikemukakan. bentuk dan kegunaan dari sumberdaya dan instusi".. perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha dan atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari. skema organisasi dan kombinasi barang-pasar serta untuk memperkenalkan ide-ide mereka kepada pasar. dengan membuat keputusan mengenai lokasi. Hisrich. bahwa baru tanpa tersebut. dalam tim di dalam maupun luar organisasi yang ada. Schumpeter mengaitkan wirausaha dengan konsep yang diterapkan dalam konteks bisnis dan mencoba menghubungkan dengan kombinasi berbagai sumberdaya. Wennekers mensintesiskan dan Thurik fungsional (1999) melengkapi pendefenisian kewirausahaan dan dengan kemauan peran wirausahawan sebagai: ".Mendefenisikan dikemukakan oleh kewirausahaan dengan (1934) penekanan bahwa pada penciptaan hal-hal baru Joseph Schumpeter kewirausahaan adalah melakukan hal-hal baru atau melakukan hal-hal yang sudah dilakukan dengan cara baru. termasuk di dalamnya penciptaan produk baru dengan kualitas baru. yang berasal dari diri mereka sendiri. fisik. dapat dan kesimpulan kewirausahaan melalui dan kemampuan seseorang dalam menghadapi berbagai resiko dengan mengambil inisiatif menciptakan melakukan hal-hal pemanfaatan .kemampuan nyata seorang individu. untuk menemukan dan menciptakan peluang ekonomi baru yang meliputi produk. Peters. dan Sheperd (2008) mendifinisikan sebagai proses penciptaan sesuatu yang baru pada nilai menggunakan waktu dan upaya yang diperlukan. teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang memperoleh keuntungan yang lebih besar. Sejalan dengan penekanan pada penciptaan hal-hal baru dan resiko. metode produksi. menerima imbalan moneter yang dihasilkan. 4 Tahun 1995 yang mendefenisikan kewirausahaan sebagai semangat. Selain menekankan pada penciptaan hal-hal baru dan resiko. sikap. defenisi yang dikemukakan oleh Wennekers dan Thurik juga menekankan pada kemauan dan kemampuan individu. menciptakan. serta resiko sosial yang mengiringi. dalam menghadapi ketidakpastian dan rintangan lain. serta kepuasan dan kebebasan pribadi. Hal ini sejalan dengan defenisi yang tertuang dalam Inpres No.

Sifat wirausahawan merupakan bawaan lahir sebagaimana pendapat pakar yang menggunakan pendekatan klasikal sebenarnya sudah lazim diterima sejak lama. Kompleksnya permasalahan-permasalahan dunia usaha saat ini. Terlepas dari kedua pendapat dengan pendekatan yang berbeda tersebut. pelatihan atau bergaul dalam komunitas dunia usaha. Wirausahawan akan berhasil adalah selanjutnya dibentuk melalui suatu pendidikan. pelatihan ataupun bergaul dengan di lingkungan wirausaha pada akhirnya akan menyadari dan mencoba yang Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 memanfaatkan bakat yang dimilikinya.sumberdaya pemangku dengan tujuan untuk memberikan dan pelayanan yang terbaik kepada seluruh sebagai kepentingan (stakeholders) memperoleh keuntungan konsekuensinya. pendapat yang lebih moderat yang adalah tidak mempertentangkannya. Wirausahawan Dilahirkan atau Diciptakan? Pertanyaan ini sudah sering dan sejak lama menjadi fokus perdebatan.4. Apakah wirausahawan itu dilahirkan (is borned) yang menyebabkan seseoarng mempunyai bakat lahiriah untuk menjadi wirausahawan atau sebaliknya wirausahawan itu dibentuk atau dicetak (is made) pada dasarnya berkaitan dengan perkembangan cara pendekatan. Tidak semua orang yang memiliki bakat berwirausaha mampu untuk menjadi wirausahawan tanpa adanya tempaan melalui suatu pendidikan/pelatihan. menuntut seseorang yang ingin menjadi wirausahawan tidak cukup bermodalkan bakat saja. Seperti juga disiplin-disiplin lainnya. Ada orang yang belum menyadari bahwa dia memiliki bakat sebagai wirausahawan. Namun. 1. setelah mengikuti pendidikan. wirausahawan yang Menjadi memiliki wirausahawan bakat yang sebenarnya tidaklah cukup hanya karena bakat (dilahirkan) ataupun hanya karena dibentuk. kewirausahaan memiliki suatu pola dan proses. Pendekatan bersifat klasikal menjelaskan bahwa wirausaha dan ciri-ciri pembawaan atau karakter seseorang yang merupakan pembawaan sejak lahir (innate) dan untuk menjadi wirausahawan tidak dapat dipelajari. Olehnya itu. tidak salah jika ada . yakni pendekatan klasikal dan event studies. Sedangkan pendekatan event studies menjelaskan bahwa faktor-faktor lingkungan yang menghasilkan wirausaha atau dengan kata lain wirausaha dapat diciptakan. saat ini pengakuan tentang kewirausahaan sebagai suatu disiplin telah mendobrak mitos tersebut dan membenarkan pendapat yang menggunakan pendekatan event studies.

aktifitas pekerjaannya dengan suka cita tanpa terbebani. Manfaat tersebut terdiri dari manfaat bagi diri sendiri dan bagi masyarakat. Motivasi untuk menjadi seseorang yang berguna bagi diri sendiri. 1. Berwirausaha menjadikan diri kita memiliki kebebasan untuk menentukan penentuan mengambil b. sebagaimana yang diuraikan berikut ini: a. namun yang terpenting adalah memiliki kemauan dan motivasi yang kuat untuk mulai belajar berwirausaha. keuntungan tindakan yang dalam akan dicapai. Apabila seseorang memiliki keyakinan bahwa bisnis yang (akan) digelutinya itu sangat bermakna bagi hidupnya.berpendapat bahwa bila ingin belajar berwirausaha tidak perlu mengandalkan bakat. Beberapa manfaat yang dapat diperoleh melalui berwirausaha yang mungkin saja sulit atau bahkan tidak dapat diperoleh jika memilih berkarir atau bekerja pada lembaga/instansi milik orang lain atau pemerintah.5. maka dia akan berjuang lebih keras untuk sukses. Memiliki peluang untuk berperan bagi masyarakat Dengan berwirausaha. yang yang menciptakan dengan dan/atau sosial jasa) dibutuhkan penciptaan pelayanan masyarakat melalui terutama dilandasi tanggung Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . keluarga dan masyarakatnya melalui pencapaian prestasi kerja sebagai seorang wirausahawan. Dengan adanya melakukan perubahan-perubahan yang penting untuk dapat mencapainya. Memiliki kebebasan untuk mengaktualisasikan potensi diri yang dimiliki Banyak wirausahawan yang menjadi berhasil mengelola Dengan usahanya demikian karena dalam menjadikan melaksanakan keterampilan/hobbynya pekerjaannya. oleh produk konsumen Wirausahawan masyarakat. Pemberian kita memiliki produk kesempatan (barang kepada jawab seluruh untuk berperan yang bagi masyarakat. Motivasi Berwirausaha Salah satu kunci sukses untuk berhasil menjadi wirausahawan adalah adanya motivasi yang kuat untuk berwirausaha. nasib sendiri dengan menentukan dan kita juga memiliki kebebasan menurut untuk kita mengontrol sendiri keuntungan yang ingin dicapai dengan tanpa batas.

Motivasi emosional-ekosistemik. c. yaitu: a. memberikan manfaat bagi diri kita dan masyarakat. namun kekayaan jika fokus kita berwirausaha hanya untuk mengejar keuntungan dan Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Motivasi material. Terkait dengan motivasi untuk berwirausaha. serta manfaat-manfaat lain yang akan termotivasi untuk memulai berwirausaha. b. Motivasi rasional-intelektual. emosional-intrapersonal spiritual. (psiko-personal). Motivasi emosional-sosial. mencari nafkah untuk memperoleh pendapatan atau kekayaan. bukan karena terpaksa. menjalin hubungan dengan aktualisasi atau melayani dan/atau kebutuhan potensisesama manusia. tergantung dapat akan Kesuksesan dari atau ketidaksuksesan untuk dalam kita menjalankan hati kita seseorang karirnya bahwa dalam tersebut. Motivasi ini tidak salah. setidaknya terdapat enam “tingkat” motivasi berwirausaha dan tentunya masing-masing memiliki indikator kesuksesan yang berbeda-beda. Memperbanyak alasan untuk tidak memulai sebenarnya adalah penghambat bagi kita untuk termotivasi. menggagas produk atau jasa untuk meresponnya. Motivasi f. d. dengan karirnya berwirausaha sangat kita akan motivasinya menanamkan mungkin Seandainya memulai diperoleh. Perlu disadari bahwa pada dasarnya kita bertindak sebagian besar dipengaruhi oleh motivasi. Motivasi e.berkualitas akan berdampak pada adanya pengakuan dan kepercayaan pada masyarakat yang dilayani. mengenali peluang dan potensialitas pasar. Umumnya seseorang yang memulai berwirausaha termotivasi untuk mencari nafkah melalui perolehan pendapatan dan untuk memperoleh kekayaan. memaknainya sebagai modus beribadah kepada Tuhan. dan jatidiri potensi diri dalam wujud suatu produk atau jasa yang layak pasar. Adanya manfaat bagi diri sendiri dan masyarakat dalam berwirausaha dapat menjadi motivasi tersendiri bagi kita tergerak untuk mulai berwirausaha. mewujudkan menyebarkan nilai-nilai transendental. menciptakan nilai tambah serta memelihara kelestarian sumberdaya lingkungan.

dengan kata lain. 1.6. Setiap manusia memiliki kebebasan dalam memilih dari berbagai jenis pilihan yang dianggap benar untuk mencapai kesempurnaan Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Kata eksistensial dalam hal ini memiliki tiga arti. atau. tahu diri dan tahu menepatkan dirinya baik sebagai pribadi maupun sebagai bagian dari masyarakatnya.semata. orang lain dan lingkungan adalah perbuatan yang bernilai ibadah di sisi Tuhan? Inilah alasan yang mendasar sehingga motivasi spiritual ditempatkan pada tingkatan tertinggi. kita akan memaksimalkan pemanfaatan potensi diri kita sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat potensi yang diberikan tersebut sehingga kita tidak dikategorikan sebagai orang yang mubazir. (2) makna hidup. Dalam keberadaan mempelajari (eksistensi)nya kewirausahaan. Berbeda halnya jika kita memulai berwirausaha sebagai modus beribadah kepada Tuhan. dan (3) perjuangan manusia untuk menemukan makna yang konkrit di dalam hidupnya. Inilah alasan yang mendasari motivasi material menempati tingkatan yang terendah. Dengan pelayanan terbaik yang kita berikan tersebut kita harus yakin akan memberikan keuntungan bagi kita. keinginan seseorang untuk mencari makna hidup. Dan bukankah dengan melakukan tindakan-tindakan terbaik bagi diri kita. bisa jadi kita akan melakukan apa saja tanpa mempertimbangkan prinsip-prinsip etika untuk mencapai keuntungan dan kekayaan. cara khusus manusia dalami menjalani hidupnya. Kita perlu sepakat bahwa keuntungan dan kekayaan yang dapat kita raih hanyalah merupakan konsekuensi dari kemampuan kita untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada stakeholders kita. menyadari Sebagai bahwa manusia dibutuhkan kesadaran akan diri. Dengan motivasi spiritual yang kita miliki. yaitu: (1) keberadaan manusia itu sendiri. apapun tindakan yang kita lakukan dalam berwirausaha senantiasa dilandasi dengan nilai ibadah yang kita peroleh. Konsep ini memfokuskan pemahaman kewirausahaan yang berorientasi pada aktualisasi jati diri dan potensi-potensi diri sebagai pembelajar kewirausahaan. selalu ditentukan para oleh pembelajar dirinya perlu sendiri. Kewirausahaan Eksistensial Pendekatan pembelajaran kewirausahaan pada Fakultas Pertanian. Dengan motivasi spiritual kita akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh stakeholders dan memperhatikan kelestarian lingkungan. Universitas Hasanuddin diarahkan pada konsep kewirausahaan eksistensial.

Nabi Muhammad Saw juga menegaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh HR. Dalam konteks lain. dan jika kelebihan-kelebihan tersebut tidak digunakan secara maksimal. setiap manusia bertindak senantiasa berdasarkan karakter. Anda langsung melemahkan apa yang membuat Anda berbeda”. Di dalam kebebasannya. Bukhari: “Setiap orang itu dibuat mudah untuk melakukan sesuatu yang diciptakan untuknya” (HR. dengan desain potensi. karena hidup belum selesai sehingga dapat diubah dan bahkan harus diubah ke arah yang lebih baik. Hidup tidak bisa diterima sebagaimana adanya. sebagai berikut: “Katakanlah: Setiap orang berbuat menurut syakilah-nya masingmasing. kecenderungan.S. Syakilah dalam atau ayat tersebut dimaknakan sebagai karakter. Bukhari). Setiap manusia harus menyadari bahwa Tuhan telah memberikan kelebihan-kelebihan kepada dirinya yang bisa jadi tidak dimiliki oleh orang lain. Adanya kebebasan untuk berbuat dan menjadi sesuatu yang diinginkan harus diiringi dengan tanggung jawab atas kebebasan itu. potensi dan pembawaannya masing-masing. seorang penulis dan wartawan Inggeris Katharine Whitehorn (1975) mengemukakan: “The best career advice to give to the young is Find out what you like doing best and get somone to pay you for doing it” Berangkat dari argumen bahwa setiap manusia memiliki potensi. atau sesuai kecenderungan. cukup sikap. Al-Isra’ [17]: 84). Jack Trout (2000) mengemukakan bahwa “Jika Anda mengabaikan keunikan Anda dan mencoba untuk memenuhi kebutuhan semua orang. Dalam konteks yang berbeda pula. aktualisasi serta Suryana alasan-alasan (2005) diri yang (bakat. kebebasan untuk bertindak mendasar dan menjadi sebagaimana yang sebagai yang jalur diinginkan. berarti manusia yang bersangkutan kurang mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh-Nya. mendefenisikan kewirausahaan potensi-potensi pengetahuan. keterampilan) untuk menciptakan “dunia esok” lebih baik dari “dunia kini” dengan menghasilkan produk/jasa yang Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 berfungsi meningkatkan kualitas hidup sesama . yang pembawaan diartikan sebagai bentukan-Nya ditetapkan oleh-Nya bagi seseorang. Karena Tuhan-mu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya (Q. Hal ini sangat jelas ditegaskan dalam Kitab Suci Al-Quran Surah AlIsra’ ayat 84 yang terjemahannya. sebagaimana eksistensial telah diuraikan.hidup.

tapi berlanjut dengan merajut komunitas internal maupun komunitas eksternal antar stakeholders. Asas Nilai-nilai Terpadu.manusia dan menyajikannya pada tingkat harga dan tempat yang terjangkau oleh pemakai (konsumen) yang membutuhkan serta mengendalikan konsekuensi penerimaan yang wajar bagi dirinya dan para stakeholders dan mengendalikan dampak ke arah positif bagi komunitas lokal. Wirausaha mengendalikan dampak lingkungan dari usahanya agar tidak merusak (negatif). Wirausaha menciptakan sistem penyampaian produk serta jasa-jasa pendukungnya hingga pengguna dapat menjangkaunya dan memanfaatkannya secara efektif. Wirausaha tidak membatasi kiprahnya hanya pada transaksi-transaksi bisnis semata. d. dan bahkan berusaha menciptakan dampak positif (pelestarian sumberdaya alam).6. 1. Produk yang diciptakan wirausaha merupakan pewujudan dan pembawa nilai (“kebajikan”) tertentu. karena itu tidak harus mencapai tingkat maksimum e. Dengan asas. Asas Profitabilitas yang Adil. Asas Sustainabilitas. Asas Bisnis sebagai Simpul Komunitas. c. Profit merupakan syarat dan indikator keberhasilan usaha. perlu terdistribusi secara adil antar stakeholders. komunitas bisnis dan lingkungan global dengan dilandasi menjadikan dengan entitas beberapa wewenang bisnisnya sebagai simpul komunitas stakeholders. Penutup Mengingat besarnya manfaat yang dapat diperoleh melalui kewirausahaan terutama defenisi tersebut. b. yaitu: a. Asas Efektivitas Pelayanan. kewirausahaan eksistensial untuk memperbaiki kualitas hidup individu dan dan kualitas berkehidupan. Tuhan telah mendelegasikan pengelolaan Bumi kepada manusia untuk menciptakan nilai tambah bagi keseluruhan penghuninya. serta telah melengkapi setiap manusia dengan potensi fitrahnya masingmasing. maka Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . yang dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan dan peningkatan kualitas kehidupan sesama manusia. Asas Fungsi Kekhalifahan Manusia. f.

Mengapa selalu menggantungkan hidup pada orang lain sementara kita telah dibekali oleh Tuhan berbagai potensi yang dapat dimanfaatkan untuk mandiri atau malah memberikan peluang kerja bagi orang lain. Setiap diri seseorang telah dibekali dengan berbagai potensi yang berbeda-beda oleh Tuhan. Olehnya itu. mengenali dan mengembangkan potensi dirinya yang telah Tuhan berikan.kewirausahaan perlu tetap dipelihara sebagai salah satu alternatif pilihan karir atau misi untuk mengisi hidup secara bermakna. janganlah berhenti belajar untuk sekadar mengetahui kewirausahaan. namun dengan bersedia menjadi pembelajar kewirausahaan setidaknya dapat membantu untuk memperoleh modal awal mengenal kewirausahaan beserta seluruh aspek-aspeknya yang dapat dijadikan dasar untuk memilih kewirausahaan sebagai alternatif karir masa depan. diupayakan memberi ruang pilihan yang luas bagi mahasiswa untuk memilih gagasan/ide usaha atau produk sesuai dengan potensi dirinya masing-masing. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Tugas penting setiap pribadi adalah menggali. Olehnya itu sebagai pembelajar kewirausahaan. Berangkat dari proses pembelajaran kewirausahaan eksistensial ini. setiap pembelajar wirausaha dapat memilih titik awal dan rute perjalanan yang berlainan berdasarkan potensi diri yang dimilikinya menuju posisi wirausaha paripurnanya masing-masing. dan pada akhirnya dapat belajar menjadi wirausahawan yang unggul. Tugas kita adalah bagaimana mengenal potensi diri yang ada dan memanfaatkannya. namun perlu ditindaklanjuti untuk belajar menerapkan apa yang dipelajari mengenai kewirausahaan. ibarat di sebuah kafetaria setiap pengunjung dapat memilih makanan dan minuman dengan sistem swalayan sesuai dengan seleranya dirancang dan dan tentunya diterapkan kemampuan selaras finansial dengan yang dimiliki. sebagai wujud syukur nikmat atas pemberian-Nya dan juga merupakan syarat mutlak yang penting untuk dilakukan bagi seseorang yang ingin meraih kesuksesan dan kebahagiaan dalam hidupnya. Menjadi wirausahawan memang tidaklah mudah sebagimana kita mengucapkannya. Metode pembelajaran dan/atau pembentukan karakter-karakter kompetensi wirausaha yang dituju. Tidak dapat dipungkiri bahwa Inti proses kehidupan ini ialah pembelajaran diri secara berkelanjutan. Salah satu penemuan terpenting pada diri seseorang adalah ketika ia mampu menemukan potensi dirinya yang dapat ia tumbuhkembangkan menjadi sebuah potensi unggulan untuk mencapai kesuksesan yang akan dicapai dalam kehidupan.

Apakah Anda berniat berkarir sebagai wirausahawan? (mohon dijawab dengan jujur dan beri tanda √ pada jawaban yang sesuai) Anda. Sebagai salah satu wujud rasa syukur atas nikmat yang diberikan Tuhan kepada kita. maka untuk menutup pembelajaran sesi awal ini. terkait proses dengan dosen/tutor. Setelah mengenai (metafor) demikian! 4.Setidaknya satu hal yang patut disyukuri bahwa kenyataan kita telah diberi pengalaman dan masih diberi kesempatan untuk hidup dan bermimpi. Anda apakah membaca pembelajaran materi yang kewirausahaan ini hanya diperlukan dengan maka bagi mereka awal yang ingin berkarir sebagai wirausahawan? Berikan penjelasan atas jawaban Anda! pembelajaran telah ada apa? disertai pengetahuan kewirausahaan kewirausahaan sebelumnya. Jelaskan Anda Anda mengibaratkan mengibaratkan sebagai mengapa 5. Setelah lulus nanti (sebagai sarjana). Apa yang Anda pahami tentang kewirausahaan eksistensial? 2. Anda diminta untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut sebagai bentuk penugasan pembelajaran. Suatu hal yang merupakan anugerah Tuhan yang patut disyukuri sebaik-baiknya. Menurut 3. fasilitas pembelajaran. Penugasan: 1. materi metode pembelajaran serta model evaluasi pembelajaran? Buku Ajar   KEWIRAUSAHAAN-1 . Apa saja harapan Anda dalam pembelajaran mata dan kuliah Kewirausahaan-1 pembelajaran.

Peta Jalan Pembelajaran Kewirausahaan untuk Melahirkan Pelaku Agribisnis Genre Baru. Kewirausahaan Eksistensial untuk Wirausahawan Masa Depan. Materi pada Workshop on Improving of Students’ Intention on Entrepreneurship and Practical Skill di Makassar. Penerbit Salemba Empat. 1998.S. 2008. Departemen Tenaga Kerja RI. Inpres No.. Z. and Roy Thurik (1999). Rajagukguk. Michael P.. Pengantar Kewirausahaan (Edisi Revisi). Inc. Kewirausahaan. growth. Suryana. Robert D. Disajikan sebagai Gagasan-gagasan Retrospektif untuk Penyempurnaan Kurikulum pada Program Studi Agribisnis. Small Business Economics 13: 27–55. Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja. A. Peters. New York: McGraw-Hill. Tunggal. Trout. Published by John and Sons. Gerakan Nasional Memasyarakatkan dan Kemitraan UMKM Perlu Waktu. With Steve R. 2000. Suryana. 1003/ Tahun XXXIX.S. J. Harvarindo. Linking entrepreneurship and economic Buku Ajar   KEWIRAUSAHAAN-1 . 30 September 2005.. Harian Media Indonesia Kamis 12 Juni 2008/No.. New York.REFERENSI Hisrich. Jakarta. dan Sheperd. Modul Pelatihan Tenaga Kerja Pemuda Mandiri Profesional. Wennekers. Jakarta. Sander. 4 Tahun 1995 Tentang Membudayakan Kewirausahaan. A. Fakultas Pertanian. halaman 17. Eryanti P dan Nurmia S. A. 2008.W. Dean A. Differentiate or Die: Survival in Our Era of Killer Competition. Universitas Hasanuddin di Makassar. 13 Juli 2009.

Dalam pembelajaran kewirausahaan ini. karena mungkin ide bisnis muncul dari pemanfaatan keterampilan sebuah dan hobby tentunya tersebut. Mungkin ada di antara kita hingga saat ini belum menyadari bahwa dirinya memiliki potensi. diperlukan Untuk dukungan mewujudkan finansial dalam ide bisnis menjadi awal. diri Dengan kita.BAB 2 ANALISIS POTENSI DIRI DAN KARAKTER WIRAUSAHAWAN POTENSIAL 2. kita perlu melakukan revisi. keterampilan. kita tidak berhenti hanya sampai mengenal diri kita sendiri. pada bagian ini kita mencoba belajar untuk mengenal diri kita masing-masing dengan kembali “merekam” perjalanan hidup kita sejak lahir hingga saat ini dan menuliskannya dalam bentuk esei “Siapa Aku?”.1. ada baiknya juga kita mengenal keterampilan dan hobby apa yang telah kita miliki. barangkali setelah melakukan pengenalan potensi diri dan potensi wirausahawan pada pembelajaran ini. Atau mungkin sudah menyadarinya. kenyataan. Bagi yang telah memiliki visi dan misi pribadi sebelumnya. Pendahuluan Sebagaimana telah dikemukakan pada bab sebelumnya bahwa setiap manusia dibekali potensi diri yang berbeda-beda oleh Tuhan. dan bentuk kesyukuran atas bekal yang diberikan itu adalah dengan mencoba mengenal dan memanfaatkannya untuk diri sendiri dan tentunya juga bagi orang lain. ada baiknya kita perlu merumuskan visi dan misi pribadi. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Kita dapat melakukannya dengan mencoba menyusun neraca pribadi untuk mengetahui nilai harta kekayaan yang mungkin dapat dimanfaatkan untuk mewujudkan ide bisnis kita. Ada baiknya kita juga mengenal bagaimana karakter yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan kita dapat yang berhasil. kita perlu pula membuat kalkulasi sumber modal awal dari pihak internal (diri sendiri dan keluarga). Tidak semua manusia mampu mengenal potensinya apalagi memanfaatkannya. Seandainya dari hasil proyeksi diri menunjukkan bahwa kita telah dominan memiliki karakter yang dimiliki wirausahawan. memproyeksikan tersebut. hobby maupun potensi perolehan modal awal yang dapat dimanfaatkan. namun belum memanfaatkannya. Setelah melalui proses pengenalan potensi yang ada pada diri kita. Olehnya itu. baik karakter. mengenal apakah kita karakter memiliki seorang karakter wirausahawan. bentuk modal Olehnya itu.

mungkin saja menjadi salah satu penyebab. Bisa jadi orang yang sukses tersebut ketika memulai karirnya. Cara berpikir yang terlalu sempit terhadap diri sendiri dengan selalu menilai bahwa diri kita sederhana. Jangan kita menyangka bahwa seseorang yang mencapai sukses itu diraih dengan gampang. bukan dimulai dari nol. mahasiswa peserta mata kuliah dapat mengenal potensi diri yang dimiliknya dan mampu memproyeksikan potensi diri dengan karakter wirausahawan potensial.2. kehidupan yang dimiliki lebih memprihatinkan daripada diri kita atau mungkin saja dia memulai karirnya dari kondisi minus. 2. dan kalimat-kalimat yang bernada meremehkan diri sendiri adalah contoh cara berpikir sempit terhadap diri sendiri. dia bisa karena dia punya segalanya. kita akan dapat menarik hikmah atau pelajaran-pelajaran penting dari berbagai pengalaman hidup (suka dan duka) yang pernah dialami di masa lalu.3. maka ada baiknya jika kita mencoba kembali memutar “rekaman” masa lalu kita. Mungkin dengan cara ini. kita harus berani keluar dari cara berpikir yang terlalu sempit.2. Bagaimana situasi dan kondisi kekinian diri kita tidak terlepas dari apa yang telah kita lakukan dan terjadi di masa lalu. Sasaran Pembelajaran Setelah melalui proses pembelajaran ini. Kalimat bahwa saya tidak mampu.sedangkan saya. yaitu masa sejak lahir hingga dewasa seperti saat ini. tanpa rintangan dan penuh suka cita. Sebagai bentuk kesyukuran sebagai seorang hamba atas nikmat yang diberikan oleh Tuhan adalah dengan mau belajar memahami segala bentuk karunia yang telah diberikan dan berupaya untuk meraih sukses dengan memanfaatkan potensi yang diberikan. demikian pula bagaimana kita di masa depan akan ditentukan oleh apa yang kita lakukan di masa kini... Mengenal Potensi Diri Sebagai seorang manusia biasa sudah pastilah kita memiliki hasrat dan keinginan untuk menunjukkan potensi-potensi diri yang kita miliki. Masih banyak dari kita mungkin tidak dapat mengenal bahwa di dalam diri terdapat potensi yang besar. Jika kita ingin mengawali perjalanan hidup menuju kesuksesan. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Berangkat dari alasan tersebut. karena kita tidak mampu memahami siapa diri kita sebenarnya. saya tidak punya potensi untuk itu.

Mengenang kembali masa lalu bukan berarti kita harus larut dengan suka maupun duka yang pernah dialami. Namun tidak mustahil juga. Pertanyaan ini nampaknya singkat dan cukup sederhana. apa yang akan terjadi terhadap diri kita di masa yang akan datang segalanya penuh dengan ketidakpastian. Sejak kita lahir. tapi setelah itu saya akan meninggalkan mereka di belakang dan menguburnya dalam-dalam. Apa jadinya jika kita mengendarai kendaraan tanpa sesekali memperhatikan ada apa di belakang kita? Meskipun demikian. hidup didominasi oleh masa lalu seakan-akan kita hidup di masa lalu. nama orang tua kita. bahwa: “Saya belajar dari kesalahan dan kegagalan saya. tetapi setidaknya dari pengalaman tersebut kita dapat memahami bagaimana diri kita saat ini dan mengapa kita bisa seperti saat ini. Namun pertanyaan ini setidaknya dapat menjawab ada apa di balik diri kita dan diri kita lebih dari sekadar mewarisi sifat-sifat keturunan dari orang tua. seorang motivator kelahiran Kanada. tetapi bukan berarti kita harus melupakannya. alamat domisili kita. Hidup akan terus kita jalani hingga batas akhir yang entah kita tidak tahu waktunya. ada di antara kita yang tidak dibesarkan oleh orang Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . agar mereka tidak bisa menghalangi saya untuk maju di kemudian hari”. Apa jadinya pula jika kita mengendarai kendaraan dengan perhatian selalu tertuju ke belakang? Ilustrasi perjalanan berkendaraan ini seperti apa yang dikatakan oleh Art Linkletter. Hidup ini ibarat perjalanan dengan mengendarai kendaraan. kita dibesarkan oleh keluarga yaitu kedua orang tua kita. Tentu saja menjawab pertanyaan ini tidak hanya sekadar menyebutkan nama kita. Masa lalu yang pernah kita jalani tidak mungkin terulang kembali. Bisa jadi apa yang pernah kita alami dapat menjadi pelajaran untuk meniti hidup ke masa depan. namun yang pasti kita akan mencapai titik akhir dari kehidupan ini. sesekali kita harus menengok ke belakang (melalui kaca spion kendaraan) meskipun kita tetap melaju ke depan. Sebagai langkah awal untuk memutar “rekaman” masa lalu kita adalah dengan mempertanyakan pada diri kita sendiri dengan pertanyaan “Siapa Aku?”. Melalui pertanyaan ini kita harus menyadari bahwa diri kita terbentuk dari rangkaian peristiwa dan pengalaman sepanjang perjalanan hidup kita sejak lahir hingga menjadi dewasa seperti saat ini. kita mengalami kesulitan yang luar biasa. namun mungkin ketika kita ingin menjawabnya. jangan pula perjalanan hidup menuju ke masa depan kita lakukan dengan selalu melihat ke masa lalu. ayah dan ibu kita. Demikian halnya dengan akhir kehidupan.

mungkin kita mengikuti berbagai kegiatan ekstra kurikuler. Tetapi tidak jarang pula. olah raga. di saat itulah kita memulai memasuki pendidikan di luar rumah. ada di antara kita yang telah melakoni sebagai pekerja sambil bersekolah atau malah telah mulai bekerja sejak usia dini baik sekadar membantu orang tua atau pun bekerja secara mandiri. seni dan sebagainya. kita mulai disekolahkan. Ketika kita sudah menginjak usia sekolah. semisal pramuka. bergaul dengan anak-anak tetangga atau teman-teman sebaya kita di sekitar rumah. Di masa-masa inilah kita menjalani suatu proses pendidikan informal. Sebagian dari kita mungkin mulai bekerja mencari nafkah setelah lepas dari masamasa sekolah. merekalah orang tua kita dalam fungsinya sebagai pengasuh dan pendidik kita. mengasuh. Kedua orang tua kitalah yang pertama kali memberikan pengalaman belajar dan pengalaman hidup kepada kita yang mungkin sebagian dari pengalaman tersebut ternyata berguna sebagai bekal dasar bagi pengembangan karir kewirausahaan yang akan kita pilih. mungkin dimulai dari taman bermain atau taman kanak-kanak. Peristiwa-peristiwa yang dialami dalam masa pengalaman bekerja mencari Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . tidak dapat dipungkiri bahwa merekalah yang membesarkan. Berbagai rentetan peristiwa-peristiwa yang telah kita lalui di masa pendidikan tersebut. bisa jadi kita dapat memperoleh pengalaman-pengalaman yang dapat membentuk karakter kita dan mungkin saja menjadi penguat tekad kita dalam memilih karir sebagai wirausaha. sekolah lanjutan atas hingga saat ini duduk di bangku perguruan tinggi. Siapa pun mereka. Di saat yang sama. Saat yang sama pula kita mengalami proses pembelajaran secara non-formal. Siapa pun yang membesarkan dan mendidik kita. Bagi yang telah bekerja sambil bersekolah atau sejak usia dini. masa pengalaman mencari nafkah terjadi bersamaan atau menjadi bagian dari proses asuhan dalam keluarga pendidik maupun proses pendidikan di luar bbrumah. selanjutnya ke sekolah dasar. sekolah lanjutan pertama. Masa pendidikan di sekolah ini merupakan masa pendidikan formal kita. Ketika kita sudah mulai dapat berjalan dan memiliki keberanian untuk keluar dari rumah. palang merah. mendidik dan mempersiapkan diri kita agar suatu saat dapat melepaskan diri sebagai manusia yang dapat menentukan sendiri tindakan dan langkah apa yang dapat dilakukan untuki menuju ke masa depan dan tentunya bertanggung jawab terhadap diri kita sendiri sebagai manusia dewasa.tua kandung.

tentunya ada keinginan dan mungkin tidak lama lagi akan memasuki masa ini. d. berarti masa pembentukan keluarga prokreasi ini belum dialami. Sikap dan perilaku sangat dipengaruhi oleh sifat dan Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . ada upaya yang kita lakukan untuk membicarakan dan menyepakati jalur karir yang akan ditempuh dengan (calon) pasangan kita. “wajah” mutlak Anda wirausahawan. ada baiknya untuk yang dapat dimiliki kepentingan lain. Dukungan keluarga (prokreasi) yakni suami atau istri bahkan anak-anak kita sangat menentukan perjuangan kita dalam meniti karir kesuksesan sebagai wirausahawan.nafkah ini. Karakter yang dimiliki oleh wirausahawan sukses pada dasarnya merupakan hasil dari perpaduan berbagai aspek potensi diri dan faktor-faktor lingkungan yang terwujud dalam aktualisasi diri dalam bentuk sikap dan perilaku yang menunjukkan bahwa mereka memang memiliki karakter tersebut. Jika masih berstatus lajang dan belum ada niat untuk mengakhiri status lajang. wirausahawan menyangkut bercermin karakter-karakter wirausahawan mana saja yang dominan yang ada pada diri kita. Tetapi sebagai manusia normal. kita akan memperoleh hikmah dan lebih memperkuat lagi tekad kita untuk memilih karir sebagai wirausahawan. Pengalaman untuk a. sketsa menarik Karakter-karakter “wajah” kesimpulan seorang wirausahaan. maka menjawab pertanyaan mengungkapkannya dalam periode masa yang dipilah menjadi: Masa asuhan dalam keluarga pendidik Masa pendidikan di luar rumah Masa pengalaman mencari nafkah Masa pembentukan keluarga prokreasi Untuk pembentukan membantu diri. Barangkali ada baiknya juga sebelum memasuki masa ini. Berangkat dari “rekaman” masa lalu sebagai sketsa “wajah” diri kita. memudahkan meniti kehidupan sejak lahir “Siapa hingga Aku?” dewasa ada sebagaimana baiknya kita yang dapat tergambar dari “pemutaran rekaman” masa lalu kita seperti yang telah diuraikan. yaitu oleh pembelajaran sketsa dan “wajah” mencoba kewirausahaan Dari perlu pula kita mengenal apa saja sketsa yang tersebut. bila kita renungkan secara mendalam. c. dalam mengungkapkan pertanyaan pengalaman-pengalaman dengan bagian penting yang bagi yang beberapa contoh sesuai masa hendak diungkapkan disajikan pada Bingkai 1. b.

dari berapa orang bersaudara? • Hal-hal apa atau pengalaman-pengalaman apa yang aku peroleh dari ayah-ibuku atau siapa pun yang mengasuhku yang dinilai menentukan jalan hidupku saat ini dan mengapa demikian? • Hal-hal apa yang paling aku sukai dari pekerjaan ayah dan/atau pekerjaan ibuku dan mengapa aku menyukainya? Masa Pendidikan di Luar Rumah • Saat umur berapa aku mulai sekolah di TK. 4. SMP. SMA hingga aku masuk ke perguruan tinggi? • Apa saja aktifitasku di sekolah selain belajar? • Lembaga-lembaga lain non-sekolah tempat aku belajar dan saat kapan aku belajar di tempat itu? • Siapa di antara guru-guru/instruktur/tutorku yang berpengaruh terhadap jalan hidupku.watak yang dimiliki oleh seseorang. A. nama panggilanku. apa pekerjaannya masing-masing? • Aku dilahirkan sebagai anak ke berapa. Masa Asuhan dalam Keluarga Pendidik • Kapan dan dimana aku lahir? • Siapa nama lengkapku. Kao (1983) dalam Tunggal (2008) menuturkan bahwa terdapat 11 karakteristik seorang wirausahawan. Masa Pembentukan Keluarga Prokreasi • Siapa yang menjadi (calon) istri/suamiku? • Hal apa yang membuat aku tertarik pada (calon) istri/suamiku tersebut? • Pengalaman apa yang dapat aku tarik dari pengalaman hidup (calon) istri/suamiku dan sebaliknya pengalaman apa yang dapat ditarik oleh (calon) istri/suamiku dari pengalaman hidupku? • Dukungan apa yang dapat aku harapkan dari keluarga terhadap pekerjaanku dan sebaliknya dukungan apa yang keluarga harapkan dari pekerjaanku? Sumber: disadur dan dikembangkan dari Suryana. apa pengaruhnya dan mengapa aku berpendapat demikian? • Hal-hal apa yang paling aku sukai dari pekerjaan ayah dan/atau pekerjaan ibuku dan mengapa aku menyukainya? Masa Pengalaman Mencari Nafkah • Sejak umur berapa aku bekerja mencari nafkah membantu orang tua. Karakter Wirausahawan Potensial Pengertian beragamnya kewirausahaan terhadap yang berbeda-beda oleh yang para harus ahli menyebabkan oleh pula pendapat karakter-karakter dimiliki seorang wirausahawan sukses. Bingkai 1 Pedoman Pertanyaan Berdasarkan Masa SIAPA AKU? 1. yang mana yang memberikan kepuasan terhadap diriku dan mengapa aku berpendapat demikian? 2. bekerja apa dan berapa lama? • Jenis-jenis pencarian nafkah apa yang aku alami kemudian dan berapa lama? • Aktifitas-aktifitas sosial apa yang pernah aku ikuti? Kapan dan di mana? • Apa manfaat yang dapat aku peroleh dari mengerjakan aktifitas-aktifitas sosial tersebut dan apa hikmah yang dapat aku tarik? • Diantara berbagai jenis pekerjaan mencari nafkah dan aktifitas sosial yang pernah aku lakukan. SD. 3. siapa ibuku. dkk (1995) 2. yaitu: Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . yang memberikan aku nama dan makna dari namaku? • Siapa ayahku.4. Sifat dan watak yang baik berorientasi pada kemajuan dan positif merupakan sifat dan watak yang dibutuhkan oleh seorang wirausahawan agar wirausahawan tersebut dapat maju/sukses.S.

Total berkomitmen. Ambisi untuk maju (ambition drive) 8. Mempunyai inisiatif dan tanggung jawab personal. 5. Mau menambah ilmu pengetahuan (college education) 7. 11. seperti berikut: 1. Penampilan yang baik (good appearance) 4. memiliki ketekunan dan ketabahan. Memiliki integritas dan reabilitas. Meredith (2000) mengemukakan ciri dan watak wirausahawan. 4. 7. Berorientasi kepada kesempatan dan tujuan. suka bekerja keras. Pemecah persoalan secara terus menerus. Selalu berfokus pada internal. 2. Berorientasikan tugas dan hasil dengan watak kebutuhan akan prestasi. Percaya diri dengan watak keyakinan. Selalu mencari dan menggunakan umpan balik (feedback). kemandirian. Pengambil resiko dengan watak memiliki kemampuan mengambil resiko dan suka pada tantangan. Alma (2007) dalam konteks karakter wirausahawan mengemukakan delapan anak tangga menuju puncak karir berwirausaha yang terdiri atas : 1. Memiliki kebutuhan yang kecil untuk status dan kekuasaan. individualitas dan optimisme. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Memiliki dorongan untuk mendapatkan dan bertumbuh. 8. 6. menjadi penentu dan melindungi 2. Bekerjasama dengan orang lain (getting things done with and through people) 3. Pandai membuat keputusan (making sound decision) 6. 10.1. memiliki tekad yang kuat. Pandai berkomunikasi ability to communicate) Sedangkan Gooffrey G. 3. berorientasi pada laba. Yakin (self confidence) 5. Menghitung dan mencari risiko. energik dan memiliki inisiatif. 9. (Mau kerja keras (capacity for hard work) 2. 3. Memiliki realisme dan dapat berbicara denan selingan humor.

sebagaimana yang diuraikan berikut ini: 1. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Ini merupakan ciri mendasar di mana pengusaha tidak hanya menunggu sesuatu terjadi. Tanggungjawab seorang pengusaha tidak hanya pada segi material. pelayanan yang diberikan. Memiliki visi dan tujuan yang jelas. 7. 4. Berani mengambil risiko. Setiap waktu segala aktifitas usaha yang dijalankan selalu dievaluasi dan harus lebih baik dibanding sebelumnya. Berorientasi ke masa depan dengan watak persepsi dan memiliki cara pandang/cara pikir yang berorientasi pada masa depan. Jam kerja pengusaha tidak terbatas pada waktu. Ide-ide baru selalu mendorongnya untuk bekerja kerjas merealisasikannya. Keorisinilan dengan watak memiliki inovasi dan kreativitas tinggi. baik dalam bentuk uang maupun waktu. fleksibel. 3. Hal ini berfungsi untuk menebak ke mana langkah dan arah yang dituju sehingga dapat diketahui langkah yang harus dilakukan oleh pengusaha tersebut 2. suka terhadap[ kritik dan saran yang membangun. tetapi juga moral kepada berbagai pihak. Pengusaha yang sukses selalu mengejar prestasi yang lebih baik daripada prestasi sebelumnya. tetapi terlebih dahulu memulai dan mencari peluang sebagai pelopor dalam berbagai kegiatan. Kepemimpinan dengan watak bertingkah laku sebagai pemimpin. baik sekarang maupun yang akan datang.4. Benaknya selalu memikirkan kemajuan usahanya. serta kepuasan pelanggan menjadi perhatian utama. Berorientasi pada prestasi. 6. bergaul dengan orang lain. Hal ini merupakan sifat yang harus dimiliki seorang pengusaha kapanpun dan dimanapun. Bertanggungjawab terhadap segala aktifitas yang dijalankannya. di mana ada peluang di situ dia datang. serta bisa dan memiliki jaringan bisnis yang luas. Inisiatif dan selalu proaktif. Tidak ada kata sulit dan tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan. Kerja keras. Jujur dan tekun dengan watak memiliki keyakinan bahwa hidup itu sama dengan kerja. Kasmir (2007) mengemukakan ciri-ciri wirausahawan yang berhasil. 6. Kadang-kadang seorang pengusaha sulit untuk mengatur waktu kerjanya. 5. Mutu produk. 5.

Pada saat mengalami kegagalan. peningkatan produknya. kesejahteraan pengertian suatu wirausahawan keberlanjutan para ekonomi bagi kesuksesan lapangan seorang wirausahawan masyarakat kualitas bangsanya. Dengan karaktertersebut. serta masyarakat luas. menjadikan kerja Dari hasil serta penjualan ini. pemerintah. 8. dan bertekad kuat. Mengembangkan yang Hubungan baik dan yang memelihara langsung perlu hubungan usaha antara baik dengan lain berbagai : para pihak. Memiliki harga diri yang tinggi dan tidak mudah menyerah pada kegagalan. Komitmen pada berbagai pihak merupakan ciri yang harus dipegang teguh dan harus ditepati.7. Secara sederhana. A. mandiri. yang dijalankan kepada maupun pelanggan. jujur berintegritas. hidup pendapatan usahanya sosial dari penyediaan lain untuk nafkah hidupnya Dalam memperoleh komunitas keuntungan dapat mengembangkan peranan Ukuran-ukuran perusahaannya. pada pembelajaran kewirausahaan ini menggunakan pengelompokan ciri dan karakter wirausahawan sebagaimana yang dikemukakan oleh Suryana. (2007) yang diuraikan berikut ini. Percaya diri Karakter karakter yang masuk dalam ciri percaya percaya diri bahwa adalah dirinya optimis. berfokus pada diri. seorang wirausahawan memiliki kemampuankemampuan tertentu yang dapat digunakan untuk mencapai sasaran-sasaran yang hendak dicapainya. pemasok. seorang wirausahawan dapat didefenisikan sebagai orang yang menghasilkan suatu produk (barang/jasa) yang ditujukan bukan untuk digunakan sendiri. ia menerimanya sebagai hambatan sementara Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Berdasarkan pendefenisian wirausahawan secara sederhana tersebut. ia berhasil untuk adalah berputar. hidup meningkatkan pemakai karyawan-karyawannya. matang seimbang. 1. berhubungan dengan dlijalankan. serta perbaikan mutu lingkungan dari lokasi usahanya. Komitmen untuk melakukan sesuatu memang merupakan kewajiban untuk segera ditepati dana direalisasikan. adalah tersebut.S. Ia juga tidak akan gorah menghadapi gangguan-gangguan di tengah perjalanan untuk mencapai tujuan. baik tidak. lanjut. melainkan untuk ditawarkan kepada pihak lain yang membutuhkan dan bersedia untuk membelinya memperoleh sebagai dengan tingkat harga lebih yang tertentu. dengan tanpa bermaksud mengabaikan pendapat para ahli mengenai karakter wirausahawan yang telah dikemukakan.

Kreatif-Inovatif Energik. wirausahawan menyukai agresif. banyak akal (resourcefull). Berani Mengambil Resiko Ciri berani mengambil resiko meliputi karakter pengambil resiko yang moderat dan dapat diperhitungkan. Ia tidak menyukai jalan buntu dan akan menghadapi segala situasi dan kondisi dengan sikap felksibel. serta selalu berupaya menemukan sumber-sumber alternatif sesuai dengan dasar wawasannya yang luas. pengetahuan dan keterampilan luas (versatile). Seorang wirausahawan bila memiliki ide/gagasan kepada dan senantiasa Begitu merasa ia telah perlu segera menentukan tindakan-tindakan semata-mata untuk tertuju mewujudkannya. perhatiannya untuk hasil yang hendak dicapainya. padanya melekat kemungkinan untuk gagal yang sering disebut sebagai suatu resiko. Seorang wirausahawan hanya akan mengambil pilihan dengan resiko yang wajar dan realistis. Nilai resiko bagi seorang wirausahawan dapat diperhitungkan atau diperkirakan secara intuitif. bagi seorang wirausahawan tidak menarik untuk diambil. dalam setiap usaha untuk mencapai keberhasilan. tekun dan teliti. Tidak menyukai selalu kerutinan maupun kemapanan baru menyebabkan seorang wirausahawan kreatif menemukan hal-hal (inovatif). serta berorientasi laba. Dengan motivasi berprestasi yang tinggi Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . berdayacipta dan imajinatif dan luwes (fleksibel) adalah karakter yang menjadi ciri kreatif dan yang inovatifnya seorang wirausahawan. karena kurang menantang. Karena itu.dan sekaligus sebagai sumber belajar untuk menentukan upaya-upaya yang akan dilakukan selanjutnya. tantangan mampu dan belajar dari kegagalan. 4. memulai tindakan. terhadap seorang ketidakpastian. 2. efektif dan produktif. Bila nilai kerugian dari resiko terlalu kecil. 3. Sebaliknya bila kemungkinan untuk berhasil terlalu kecil. Berorientasi Tugas dan Hasil Karakter wirausahawan yang termasuk dalam ciri berorientasi tugas dan hasil meliputi butuh prestasi (need for Achievement/n-Ach). Dengan menyadari bahwa tidak semua faktor yang mempengaruhi tercapainya hasil berada dalam pengendaliannya. karakter toleran tersebut. ia pun tidak akan nekad untuk menghadapinya. berorientasi pada sasaran.

dapat dimanfaatkan pembentukan gagasan-gagasan dalam rangka perbaikan dan perwujudannya. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . seorang wirausahawan dapat menggunakan kesempatan yang ada (kairos) sebaik mungkin. serta satu sumber kepentingan (stakeholders) sebagai salah pihak-pihak ditanggapi positif. pada kooperatif. dan ini merupakan modal besar bagi kita untuk mengembangkan diri menuju masa depan yang penuh dengan ketidakpastian. terarah ke masa depan. tidak ada orang yang memiliki lebih dari 24 jam sehari. Sadar Arus Waktu Seorang wirausahawan harus sadar arus waktu yang ditandai dengan adanya karakter berupa memanfaatkan waktu dengan efisien. dinamis. perspektif.5. Dengan karakter tersebut. sadar yang dan pengaruh/kekuasaan memiliki kritikan secara serta berorientasi prospek dijadikan wirausahawan Terhadap lain informasi saran yang karakter-karakter dari pemangku bahkan untuk tersebut dapat dilihat dari kemampuannya bergaul dan membangun jejaring yang memiliki yang saling menguntungkan. Penutup Begitu ada perasaan untuk tergerak atau terpanggil untuk memilih karir sebagai seorang wirausahawan. karena ia sadar bahwa waktu memiliki kurun obyektif (kronos) yang sama bagi setiap orang. berinisiatif dan proaktif. 2. yaitu: pengambil keputusan yang cepat dan sistematis. 7 hari dalam seminggu dan 52 minggu dalam per tahun. kepribadian yang menarik dan mudah bergaul. Bukankah kemampuan dapat dicapai dengan mudah apabila ada kemauan? Dengan mencoba menyelami latar belakang kehidupan. sesungguhnya ini merupakan suatu peluang yang tidak dapat disiasiakan.persediaan energi yang cukup ia berupaya untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkannya. 6. pelayanan. bertanggung Seorang jawab. menjalani waktu kronos dan menghayati waktu kairos. tanggap terhadap kritikan dan saran. 5. pada dasarnya kita telah menemukan beberapa bagian penting dari diri kita. Kepemimpinan Ciri kepemimpinan pada seorang wirausahawan dapat dilihat dari berbagai karakter yang dimilikinya.

Dengan pembelajaran dapat menjadikannya sebuah “cermin” memproyeksikan karakter diri kita sendiri. Usahakan tulisan Anda sarat dengan pengalaman-pengalaman yang berkesan bagi Anda dan membentuk Anda seperti saat ini.Kita juga telah mengenal bagaimana karakter yang dimiliki oleh seorang wirausahawan sukses. maka Anda Sampai karakter Beri diminta sejauh yang (√) untuk mana Anda pada memproyeksikan karakter miliki? Buat diri Anda sesuai pada dengan matriks miliki karakter bersesuaian kesesuaian dengan tersebut. Tuliskan dalam bentuk esei berdasarkan kronologis kejadiannya. Menulis Esei “Siapa Aku” Buatlah autobiografi Anda dalam bentuk esei “Siapa Aku?” yang mengungkapkan rangkaian peristiwa-peristiwa dan pengalaman hidup Anda sejak lahir hingga memasuki dunia kedewasaan saat ini. yaitu: 1. bergaul dengan masyarakat. mulai dari Anda lahir. Mengenal potensi wirausaha: “Aku Sebagai Wirausahawan Potensial” Setelah Anda mengenal diri Anda sendiri melalui esei “Siapa Aku?” dan Anda telah mengenal karakter yang harus dimiliki oleh seseorang wirausahawan potensial. sahabat atau keluarga kita. dengan berikut! karakter wirausahawan karakter potensial yang tersebut penilaiannya tanda kesesuaian Anda wirausahawan potensial! Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Penugasan: Berikut ini terdapat 5 bagian tugas yang dapat membantu Anda untuk mengenal potensipotensi diri Anda. dididik dalam lingkungan keluarga. karena dia adalah teman. dan seterusnya. memasuki masa pendidikan formal. gambaran bagaimana ini. Mungkin selama ini kita mengenal sosok seorang wirausahawan karakter kita seorang wirausahawan sebagaimana sebagai yang dibahas dalam untuk sebagai manusia sehari-hari. 2.

Anda diminta untuk menginventarisir hobby/keterampilan. bagaimana penggunaannya. Menginventarisasi hobby/keterampilan serta penggunaannnya Mungkin Anda memiliki beberapa hobby/keterampilan. Percaya Diri Berorientasi Tugas dan Hasil Pengambil Resiko yang Wajar Kepemimpinan Keorisinilan Kesadaran arus waktu Selanjutnya. 6. Anda diminta mengisi matriks neraca pribadi berikut sesuai dengan kenyataan yang Anda ketahui (bila perlu Anda dapat menghubungi keluarga/orang tua Anda untuk memperoleh informasi terkait dengan analisis neraca pribadi Anda). 3. 4. Untuk itu. No. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Untuk mengetahui sampai seberapa besar harta dan kewajiban Anda. namun hingga saat ini Anda belum memanfaatkannya sehingga Anda belum merasakan hasil yang dapat Anda peroleh dari hobby/keterampilan tersebut. Keterampilan/Hobby Penggunaannya Hasil yang Telah Diperoleh 4. serta hasil yang telah Anda peroleh dan menuliskannya pada matriks berikut.Kesesuaian (beri tanda√ pada pilihan yang sesuai) No Karakter Wirausahawan Potensial Sama sekali Tidak Sesuai Kurang Sesuai Mungkin Sesuai             Sesuai Sangat Sesuai 1. Menyusun Neraca Pribadi Kekayaan Anda terdiri dari harta serta kewajiban (hutang) yang Anda harus penuhi. 2. ungkapkan bukti-bukti yang berasal dari berbagai pengalaman hidup Anda yang mendukung bahwa memang Anda memiliki karakter tersebut! 3. 5.

Tabungan 3. sedangkan Misi Pribadi menguraikan “Apa yang harus Anda lakukan (tugas hidup) untuk mencapai visi pribadi Anda?”. I.               Sub Total I   Harta Tetap   1. Kendaraan   4. ada baiknya Anda perlu pula merumuskan Visi dan Misi Pribadi Anda. Bank 2. Teman 5.                 Sub Total III   Modal Bersih   TOTAL KEWAJIBAN DAN MODAL (Sub   Total III + IV) Catatan: Nilai Total Harta (I + II) = Nilai Total Kewajiban dan Modal (III + IV) 5. Tanah   2. III. ……………………………………… 6. ………………………………………                                                                     IV. ………………………………………   5. Kas 2.Nilai Berdasarkan Status Penguasaan No. Uraian Sendiri HARTA Harta Lancar 1. Keluarga 4. ………………………………………   Sub Total II   TOTAL HARTA (Sub Total I + II)   KEWAJIBAN DAN MODAL  Kewajiban (Utang/Pinjaman) 1. Visi Pribadi merupakan jawaban dari pertanyaan “Ingin menjadi Apakah Anda di masa yang akan datang?”.                 B. Piutang 4. Sebaiknya Visi dan Misi Pribadi Anda dirumuskan dalam satu-dua kalimat yang memiliki satu kesatuan makna. ……………………………………… (Rp) Keluarga               II. Rumusan Visi dan Misi Pribadi Anda tersebut dapat Anda tuliskan pada bingkai berikut. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Asuransi 5. ………………………………………   6. Lembaga Keuangan Non-Bank 3. Merumuskan Visi dan Misi Pribadi Berdasarkan uraian dari beberapa bagian di atas. ……………………………………… 6. Bangunan   3. A.

Harvarindo.. Kewirausahaan: Teori dan Praktek.D.. Penerbit Alfabeta. Penerbit PT. 2007. Jakarta. 2007. Kasmir. Januari – April 2007 di Makassar. Raja Grafindo Perkasa.G. Eymal B. Bandung. Agus A. Idris S. Mulai dari Usaha Kecil Merintis Karir Kewirausahaan Anda. Syamsuddin. Membangun Usaha Mandiri. A. Jakarta. G..I.. A. Paket Pelatihan Kewirausahaan untuk Alumni Unhas. Pengantar Kewirausahaan (Edisi Revisi).S. B. Meredith. Mencipta Produk. Imelda R. Pusat Pengembangan Usaha Kecil Kawasan Timur Indonesia (PUKTI) kerjasama Kondrad Adenauer Stiftung Internationales Institut.S..R. 2008.VISI PRIBADI   MISI PRIBADI REFERENSI Alma. 2007. Syamsuddin..W. 1995. A.. Jakarta Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . dan Rusli M.. Kewirausahaan. Tunggal.. Kerjasa Ikatan alumni Universitas Hasanuddin dengan Pusat Pengembangan Usaha Kecil Kawasan Timur Indonesia (PUKTI). Kewirausahaan (Edisi Revisi). Penerbit Pustaka Binaman Pressindo. Suardi B. 2000.

Sedangkan dalam perspektif psikologi kemampuan seseorang dalam menemukan dan memanfaatkan peluang sangat tergantung dari karakter kepribadian yang dimilikinya.1. Jelas kiranya bahwa salah satu faktor keberhasilan seorang wirausahawan adalah kemampuannya dalam jeli melihat peluang dan memanfaatkannya sebelum dimanfaatkan oleh orang lain. mahasiswa peserta mata kulia diharapkan mampu mengidentifikasi peluang-peluang usaha potensil yang ada disekitar lingkungannya dan menetapkan gagasan usaha/produk yang dapat meningkatkan kualitas hidup sesama manusia. yang berbagai interaksi terkait mendefenisikan peluang-peluang menemukan dan kewirausahaan usaha peluang yang sangat sebagai diwujudkan tergantung yang tanggapan tindakan dengan berdirinya sebuah unit usaha sebagai suatu hasil dari tindakannya. Dalam kemampuan memperoleh antar-manusia mengakses informasi dibutuhkan dengan peluang yang ada. Pendahuluan Kewirausahaan Sebagaimana dilakukan perspektif beberapa seseorang sosiologi untuk dalam ahli terhadap perspektif ekonomi dapat dijelaskan dari aspek dalam pada peluang. demikian halnya kemampuan cenderung memiliki kemampuan untuk melihat dan memanfaatkan peluang-peluang yang Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Oleh karena itu jika ingin mulai mewujudkan berwirausaha. 3. 3.2. Seseorang Tidak yang semua telah orang mengenal mampu melihat potensi melihat peluang diri yang peluang tidaklah sama dimilikinya apalagi antar lebih memanfaatkannya. Kemampuan melihat peluang adalah modal dalam memunculkan ide awal untuk setiap ada.BAB 3 PELUANG-PELUANG USAHA 3. Sasaran Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran ini. hendaknya terlebih dahulu berwirausaha.3. Menemukan Peluang Usaha Peluang usaha bersumber dari adanya kebutuhan dari individu atau masyarakat. orang.

yang meliputi faktor ekonomi. Pendekatan out-side-in (dari luar ke dalam) bahwa keberhasilan akan dapat diraih dengan menciptakan kebutuhan 3. Lingkungan pesat dan seiring peluang Sumber menemukan masyarakat. sosial dan geografi. Pendekatan in-side-out (dari dalam ke luar) bahwa keberhasilan akan dapat diraih dengan memenuhi kebutuhan yang ada saat ini. teknologi. maka dalam menemukan peluang usaha yang cocok. Berangkat dari pertanyaan di atas dengan memanfaatkan potensi diri kita. individu. peluang senantiasa perubahan-perubahan berlangsung ditingkat masyarakat. massa. sebagai cukup Untuk dengan usaha informasi terjadi perubahan seharusnya dari wirausahawan media maupun senantiasa mencari informasi yang terkait dengan perubahan lingkungan dan kebutuhan instansi/lembaga baik di tingkat pemerintah. maka langkah berikutnya adalah menjawab pertanyaan: “Manakah di antara lapangan usaha dan gagasan-gagasan usaha tersebut yang paling tepat dan cocok untuk saya?” Pertanyaan ini sangat tepat. mengingat setiap orang memiliki potensi diri yang berbeda-beda. pemasok. Kemampuan kita melihat peluang sangat tergantung dari informasi yang kita peroleh tentang faktor lingkungan usaha. Tentunya dalam memilih lapangan usaha dan mengembangkan gagasan usaha. ada karena usaha senantiasa itu yang dapat terus berubah pula prospektif diperoleh setiap saat. Jadi. Kekeliruan dalam memilih yang disebabkan karena ketidakcocokan atau Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . pasar. yaitu: a.menjawab anggota kebutuhan pertanyaan” masyarakat masyarakat “Apakah ini diperlukan yang atau di menjadi masa kebutuhan yang akan masyarakat datang?”. b. kita perlu menyesuaikan dengan potensi diri yang kita miliki. kita dapat menggunakan dua pendekatan. bahkan kebutuhan kita perubahannya masyarakat. Memilih Lapangan Usaha dan Mengembangkan Gagasan Usaha Setelah mengetahui kebutuhan masyarakat dan berhasil menemukan berbagai lapangan usaha dan gagasan usaha. persaingan. atau Untuk kebanyakan memahami secara saat suatu diagnosa terhadap lingkungan usaha keseluruhan. pasar atau mungkin melalui wawancara dengan konsumen.4. politik.

maka belum tentu dapat berkembang dengan baik pula di daerah lain. c. bahwa masih banyak wirausahawan yang memulai usahanya dengan melihat keberhasilan orang lain dalam menjalankan usahanya (latah atau ikut-ikutan). Bisa saja kita mengikuti orang yang telah berhasil dalam suatu lapangan usaha. Mungkin saja orang lain berhasil karena potensi diri yang dimilikinya cocok dengan lapangan usaha tersebut kita dan kemampuan memiliki nilai dia untuk lebih mengakses aspek informasi kualitas terkait yang dengan usaha yang kepada dijalankannya. pertimbangan-pertimbangan dalam memilih lapangan usaha. maka langkah awal yang perlu kita lakukan adalah menginventarisir berbagai jenis lapangan usaha dan gagasan produk yang bertujuan untuk Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 tingkat permintaan penawaran. b. perlu dipertimbangkan hal-hal berikut: a. Lapangan usaha yang cocok untuk orang lain belum tentu cocok bagi kita. persaingan. daerah. penguasaan dan teknis atau keterampilan. Olehnya itu. nasional maupun . dalam memilih lapangan usaha yang akan kita geluti. Telah banyak fakta yang dapat dikemukakan.ketidaksesuaian pada akhirnya akan mendatangkan kesulitan atau bahkan kegagalan di kemudian hari. kita perlu kembali melihat dan mengkaji kondisi internal kita dan kondisi eksternal dimana usaha kita jalankan. resiko dan prospek ekonomi baik lokal. dan finansial). Lapangan usaha yang pada masa lalu menguntungkan. Lapangan Berangkat usaha dari yang berkembang baik di suatu tersebut. dan sebaliknya. Faktor internal yang dimaksud seperti penguasaan faktor sumberdaya eksternal (lahan. Berdasarkan uraian di atas. belum tentu pada saat ini masih menguntungkan. peraturan peralatan pemerintah. karena faktor internal dan eksternal ini akan sangat menentukan kesuksesan kita dalam menjalankan usaha. Pada hal belum tentu orang lain berhasil dalam suatu lapangan usaha. regional. penguasaan manajemen dan jejaring sosial yang kita miliki. Namun kemampuan menawarkan aspek kualitas yang lebih tetap juga terkait dengan potensi diri yang kita miliki. seperti bangunan. kita juga dapat berhasil dengan lapangan usaha yang sama. Sedangkan global. namun perlu dari kita tawarkan konsumen. atau lapangan usaha yang menguntungkan saat ini belum tentu menguntungkan di masa yang akan datang.

meneliti Bergaul. hidayah. shalat. suara-suara alam Ilham. Selanjutnya alternatif diperkecil dengan gagasan usaha dengan mempertimbangkan potensi diri (faktor internal) kita. berteman. konsep. mimpi. menulis.Kuat . minum. muthmainnah Manusia : . olahraga. Komponen dan Kualitas Kehidupan Manusia Kebutuhan Manusia Aktifitas Makan. Agar pilihan kita lebih aman dan dapat dikuasai dengan baik. introspeksi. utuh. bahasa. pengetahuan. dan dan faktor eksternal berupa peluang dan ancaman yang akan dihadapi jika kita menjatuhkan pilihan pada gagasan usaha yang bersangkutan. karya seni PSIKO-SOSIAL PSIKOPERSONAL SPIRITUAL Mungkin dari langkah awal tadi.Segar . rumus Isyarat. gereja. kita telah menemukan ratusan atau bahkan ribuan gagasan usaha. maka kita harus menyeleksi berbagai jenis gagasan usaha yang telah kita lakukan pada langkah pertama tadi. ziarah Informasi. lambang. Media dan alat tulis Alat-alat transportasi dan komunikasi Pena. maka perlu dilakukan analisis kembali dengan mempertimbangkan faktor internal berupa kekuatan dan kelemahan yang kita miliki jika kita memilih gagasan usaha yang bersangkutan.Religus . afirmasi Meditasi.Aman Manusia rasional: -berpengetahuan -objektif -netral -kritis Manusia sosial : -berstatus -populer -matang emosi Manusia berkepribadian.meningkatkan kualitas hidup manusia. tidur Input Sarana Peralatan Makan Olah raga Rumah Gedung Alat-alat audio Visual. Komponen dan struktur kualitas kehidupan manusia digambarkan oleh Suryana (2007) sebagaimana digambarkan pada Bingkai 2 berikut ini.Humanis . wahyu.Sehat . adat istiadat. normanorma sosial Imaji. refleksi. biara. puisi. bisikan nurani. berdoa. puasa. ruang sunyi Mesjid.Saleh FISIK Makanan. Bingkai 2. membaca mengobservasi. Kehidupan manusia dapat berkualitas ketika semua komponen kebutuhannya terpenuhi. berorganisasi Menulis diary. buku/kitab suci. Analisis ini Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . bermain. memoar. obat-obatan MENTALRASIONAL Belajar.Intuitif . kertas. etika. minuman. buku. benda-benda simbolik Hasil Capaian Jasmani yang : . pakaian. Gagasan usaha yang dipilih adalah gagasan yang memiliki prospek secara ekonomi yang dapat berupa pertimbangan pilihan lebih bahwa produk lagi yang dihasilkan memilih merupakan beberapa kebutuhan vital bagi manusia dengan tingkat permintaan dan harga yang relatif memadai. Untuk memperkecil pilihan dalam melakukan analisis berikutnya. Hasil akhir dari langkah-langkah yang telah kita lakukan akan diperoleh beberapa gagasan usaha yang telah terurut berdasarkan prioritasnya.

Bukan tidak mungkin. kita akan menjatuhkan pilihan pada gagasan usaha yang menjadi prioritas kedua atau ketiga dari hasil analisis sebelumnya. Semoga menghasilkan dimiliki menyusun selanjutnya. pada rancangan berbagai aspek   Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1   . Penugasan: Untuk mengevaluasi sampai sejauh mana Anda memahami pembelajaran dan tercapainya sasaran 1. Menemukan peluang usaha yang prospektif sangat menentukan kesuksesan usaha yang dijalankan. dibahas selanjutnya pembelajaran akan berikutnya. 3. tentunya materi usaha memiliki usaha dari pembelajaran yang prospek dijadikan yang dasar ini. pembelajaran ini. Olehnya itu pertimbangan-pertimbangan internal dan eksternal perlu digunakan dalam memilih lapangan usaha dan gagasan usaha yang tepat. Banyak usaha yang telah dirintis hanya mampu bertahan dalam waktu singkat. Identifikasi Peluang-Peluang Usaha Anda diminta untuk mengidentifikasi berbagai jenis produk (barang dan jasa) yang menurut Anda sesuai dengan potensi diri dan memiliki prospek yang cerah di masa kini dan masa yang akan datang. cerah untuk yang kita sesuai untuk sebagai dengan pembelajar potensi diri Hasil dapat yang dari yakni bab-bab gagasan benar-benar dikembangkan. setelah melakukan langkah analisis ini. setelah itu sulit untuk berkembang. secara disebabkan mengakses informasi keberadaan Kemampuan ini sangat terkait dengan potensi diri yang dimiliki yang mungkin telah ada sejak lahir dan dibentuk berdasarkan pengalaman hidup yang telah dijalani.5. maka berikut ini Anda diminta untuk melakukan analisis peluang-peluang usaha.sering dikenal dengan analisis SWOT. Tuliskan hasil identifikasi Anda tersebut pada matriks dan pembelajaran dengan satu ini. bahkan boleh disebut “hidup segan matipun tak mau”. Penutup Adanya dibandingkan kemampuan perbedaan dengan dalam orang seseorang lain mampu umum terkait melihat dengan dan memanfaatkan karena adanya peluang peluang perbedaan tersebut.

tersebut kebijakan pemerintah. tenaga pilih nasional. yang Anda misalnya: ketersediaan Anda Anda berdasarkan pertimbangan-pertimbangan global). mental-rasional. Analisis Makro Pada bagian ini Anda diminta untuk mencoba memilih 10 (sepuluh) dari sekian banyak gagasan usaha dan produk yang telah Anda identifikasi pada tugas no. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 .yang tersedia sesuai dengan jenis kebutuhan manusia (fisik. ketersediaan sebagainya. 1 di atas. tersebut dan adalah gagasan lingkungan bahan dan usaha baku. beserta eksternal. kerja.                                    2. Kemudian kesepuluh jenis gagasan pertimbangan-pertimbangan memilih pada format tugas berikut. psikososial. psiko-personal dan spritual). Kesepuluh gagasan prioritaskan potensi teknologi tuliskan pasar dan yang Anda (lokal.

.......……... ……….............…………………………........ ……………………………………………………....................... Gagasan Usaha: ……………………………………… ………………………………………….……………………………………………………… …………………................................……………………………… …........………………........... Gagasan Usaha : …………….... ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………............. ………………………………………………...... Gagasan Usaha: …………………………………...............................…………….........................………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……............................ Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 .....………….................................................................…………………………................. 5............ 2..................................................................................................………............................................................................................ .......................................................................…………………………...................…………………...1.. 4.……........ Gagasan Usaha : …………….........………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………...............................................................................………………………………………..... Gagasan Usaha: ………………………………… …………………………………………………………….......................................... ........ 3.................………………….................……………………………....................................... ………………………………………………………………………………………………………............................................... ...............…………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… …….....................………...........................……………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……….........................

....... ………………………………………………………………………………………………………...........................………........ 9...........………………………………............................................................................... 7............................………………………………………………………………………...................................... ..................6....................................................... ... 10..............................................…………………………… ……………………………………………………………………………………………………… …………................................................................................................................. …………………………………………………....... Gagasan Usaha: …………………………………….................................………......................................................…… …………………………………..................................………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………..............................…………………… ……………………………………………...................................................................................... Gagasan Usaha: ………………………………………............................................................................................. ...... Gagasan Usaha: …………………………………........................................................................................ 8............. ...................................................………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……….................................................................................... ………………………………............ ………………………………………………………………………………………………...............................................………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………............................................................................................…………………………………….......... Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 .............................. . Gagasan Usaha: ………………………………................. ............................……………..... ................................. Gagasan Usaha: …………………………………… …………………………………………................…………...............................................................................................................................................................

dan ancaman masing-masing gagasan. sehingga dapat diperoleh nilai KLPA masing-masing gagasan usaha. seperti: pengetahuan dan dan keterampilan. kelemahan. finansial). No. lanjutkan dengan melakukan analisis mikro untuk memilih 3 (tiga) dari 10 (sepuluh) gagasan usaha tersebut. masukkan dalam rumus = (K+P) – (L+A). di bawah ini disediakan matriks. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Anda. Gunakan bobot penilaian untuk masing-masing pertimbangan pada setiap faktor yang dianalisis seperti kriteria bobot yang digunakan pada analisis mikro. 4 = mendukung. Anda diminta untuk melakukan seleksi terhadap 3 (tiga) gagasan usaha yang terpilih pada Analisis Mikro. Gagasan usaha yang memiliki nilai tertinggi mungkin Anda dapat pilih sebagai gagasan usaha yang diprioritaskan untuk diwujudkan. dan pilih tiga gagasan yang memiliki bobot tertinggi. sehingga akan terpilih 1 (satu) gagasan usaha yang perlu Anda prioritaskan untuk diwujudkan. ketersediaan peralatan. Analisis Mikro Jika Anda telah melakukan Analisis Makro. Anda cukup memberi bobot penilaian (1 = tidak mendukung. bangunan.3. Pertimbangan yang Anda gunakan adalah pertimbangan sumberdaya internal (lahan. peluang. serta potensi-potensi lain yang Anda miliki dan dapat mendukung untuk mewujudkan gagasan Anda. 5 = sangat mendukung) sesuai dengan pertimbangan-pertimbangan yang telah Anda tetapkan. 2 = kurang mendukung. Analisis Kekuatan-Kelemahan-Peluang-Ancaman (KLPA) Pada tahap analisis ini. 3 = cukup mendukung. kemudian totalkan bobot masing-masing gagasan. Untuk memilih ketiga gagasan usaha tersebut. Gunakan format berikut untuk melakukan analisis KLPA. PertimbanganPertimbangan  1 Bobot Masing-masing Gagasan Usaha Berdasarkan Pertimbangan-Pertimbangan 2 3 4 5 6 7 8 9 10               Total Bobot Masing‐Masing   Gagasan Usaha Prioritas 4. Setelah total bobot pada setiap faktor analisis diperoleh. Penentuan satu gagasan usaha tersebut dilakukan dengan menganalisis faktor kekuatan.

……. + . ……………………………. 2.. …………………………….. 4. …….. Total Bobot ……... Total Bobot ……... 1. ……... …….. …….. …………………………….) – (….     Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 .. ……………………………... ……………………………. ……........ …………………………….. ……. ……. ……... ……. …….         Gagasan Usaha 2 : …………………………... …………………………….. ……………………………... 5. …….. Total Bobot ……. 4. …………………………….. Kekuatan 1.. ……. ……………………………. 1. …………………………….. 5. ……. 5. ……. Kelemahan ……………………………..) – (. 1. 4. Total Bobot ……. ……………………………. 4. ……. ……. ……. 3. …………………………….. ……. 3...) – (. APEK INTERNAL Peluang 1. 3.… + ... 3.) – (…. 3. …………………………….. + ...… + . …………………………….. 3. ……. 2...) = …….. …….. 5.. 5. 4. …….) = ……. 5. ……. …………………………….Gagasan Usaha 1 : …………………………. Total Bobot …….. ……. ……. Ancaman ……………………………... ……………………………. ……………………………. ……………………………. ……………………………..…) = (…... …….. …………………………….. 3.. ……………………………. APEK EKSTERNAL KLPA Gagasan Usaha 1 = (K+P) – (L+A) = (. …………………………….. Kelemahan …………………………….. 1.. ……. APEK EKSTERNAL KLPA Gagasan Usaha 2 = (K+P) – (L+A) = (. 2. 2. ……………………………. ……………………………. ……………………………. ……………………………. 2. 2. ……... ……. ……………………………. ……. ……………………………. 4.. 3.. Total Bobot …….. ……………………………. 5.. ……………………………... Total Bobot …….. ……………………………. ……. Ancaman ……………………………. ……. Total Bobot …….... …….. APEK INTERNAL Peluang 1... 2. ……. ……. ……………………………... ……. 2. ……... 4. …………………………….. 4. 5. ……………………………. Kekuatan 1. ……. ……. …………………………….. ……..…) = (….

......... Total Bobot …….. …….) – (…... 5. ……………………………....... 2.. ……………………………......... ……..... Sekarang. 4....) – (. + . Kekuatan 1....... ……. ……………………………....…. ……………………………. ……...……... APEK EKSTERNAL KLPA Gagasan Usaha 3 = (K+P) – (L+A) = (. Ancaman ……………………………...……………... 5............ 5..... 2...... kegunaan.. 5. ……………………………............………… : .. ……... 4........ ……………………………... ……. ……..... ……………………………. 3... …….. …………………………….... …….. ……. …………………………….. Berikut ini tersedia beberapa pertanyaan yang dapat membantu Anda mendeskripsikan produk yang akan Anda hasilkan.. ……...... ……..... Total Bobot ……............. Total Bobot …….... : ………….. a.. …….... …………………………….. dan manfaat • Ditujukan untuk konsumen Produk Sampingan (jika ada) • Jenis produk • Fungsi..… + ........ 2. …………………………….... Kelemahan …………………………….. …………………………….... …….. ……. ……..... …………………………….. kegunaan........... …….. ……. 3........ 4.. 5.......Gagasan Usaha 3 : …………………………... Produk apa yang akan Anda tawarkan? Produk Utama: • Jenis produk • Fungsi..………...... Aktualisasi Diri dalam Produk (Hasil Karya) Anda telah menentukan satu gagasan usaha analisis di atas. 1..... …………………………….... ……..) = ……..... 2.………………….. ……………………………... …………………………….……………..………….…………. 3.... APEK INTERNAL Peluang 1.... : ……..... …………………………….…) = (….. ……. 4. Total Bobot …….......... 3. : ..... Anda perlu dengan menggunakan produk beberapa akan alat Anda mendeskripsikan yang hasilkan dari gagasan tersebut.... Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 .. : . dan manfaat • Ditujukan untuk konsumen : …............ 1.... …………………………….

............................................................... ............................................................................................................................................................... c..............................................…………………................................................................................................................b..................…………………… .... Moralitas :…................... ………... apakah produk tersebut dapat bersaing di pasaran? (kemukakan alasannya): …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… ……………………………………..............................................................................................….....................……………………………………………….................................................................……………….............................. ..... …………………………………………………………………………………………………........... d................................................................................................... Harga : …..……......... ...... ........................…............ Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 ....…………………....................................................................................................................................... ......................................................................................................…………………………………................................…………………….......………………………………………………………............................ Pelayanan : …………...........................................................................................................................……..................................................................................................................................................................................…………………………………………... …………………………..........................…………………………………………......................................................... .................…... Apa yang khas dari produk Anda....................................... ...........…………………........…………………………............. …………..................................................................................................... ................ Aspek kualitas apa yang akan Anda tawarkan kepada konsumen? Fisik : .......................………………………………………………….................. Kemanan : …………………...................... ................................................ Menurut perkiraan Anda...............…………………………................................. jika dibandingkan dengan produk yang sama yang dihasilkan oleh pesaing Anda di pasaran? …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… ……………………………………..........................................

D.. A.. Idris S.. Paket Pelatihan Kewirausahaan untuk Alumni Unhas. Januari – April 2007 di Makassar.I. Eymal B. Pusat Pengembangan Usaha Kecil Kawasan Timur Indonesia (PUKTI) kerjasama Kondrad Adenauer Stiftung Internationales Institut.S. dan Rusli M. 1995. Agus A.. Membangun Usaha Mandiri. Suardi B. A.R. Kerjasa Ikatan alumni Universitas Hasanuddin dengan Pusat Pengembangan Usaha Kecil Kawasan Timur Indonesia (PUKTI). Mencipta Produk.. Imelda R.S.. 2007. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 .REFERENSI Syamsuddin. Mulai dari Usaha Kecil Merintis Karir Kewirausahaan Anda. Syamsuddin.

BAGIAN DUA Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN .

4. Sasaran Pembelajaran Setelah kuliah mampu mengikuti untuk proses pembelajaran strategi ini diharapkan dari mahasiswa produk peserta yang mata telah merancang pemasaran gagasan dihasilkan pada pembelajaran sebelumnya. Karena tujuannya untuk dijual. jika memasarkan Kemampuan baik didukung oleh keberhasilan dalam pemasarannya.1. Pendahuluan Tidak bisa dipungkiri bahwa produk (barang dan/atau jasa) yang dihasilkan oleh seorang wirausahawan ditujukan untuk dijual. 4. namun tidak memperoleh pendapatan dari hasil penjualan hasil produksinya.2. Perusahaan akhirnya menjadi merugi karena telah mengeluarkan biaya yang besar untuk menghasilkan produksi. bukan untuk dikonsumsi sendiri. Perbedaan ini disebabkan karena adanya perbedaan orang mendefenisikannya dalam memandang dan meninjau pemasaran. Defenisi Pemasaran Berbagai yang literatur mengenai pemasaran akan ditemukan pula berbagai macam defenisi mengenai pemasaran. aspek yang pertama yang perlu dipikirkan adalah menyangkut aspek pemasaran dari produk yang akan dihasilkan. yang adalah tidak Telah oleh artinya banyak hasil hasil tidak membuktikan permasalahan dialami sulitnya ada perusahaan. Produk menjadi tidak berguna karena tidak sampai ke tangan konsumen. dengan usahanya. Dalam kegiatan Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN . Berdasarkan itu. produknya yang yang dikelola sangat oleh untuk menentukan bahwa wirausahawan berproduksi keberhasilan pemula. dalam uraian tersebut.3. Olehnya pembelajaran menyangkut penyusunan rancangan berdasarkan usaha yang dipilih.BAB 4 ASPEK PEMASARAN 4. yang maka dapat dikatakan bahwa aspek pemasaran gagasan mempunyai arti yang sangat penting dalam suatu perjalanan sebuah perusahaan. maka kemampuan seorang wirausahawan dalam hal menangani pemasaran penelitian terutama produksi.

Pemasaran pemasaran kebutuhan pemasaran sejumlah Pemasaran kebutuhan sebagaimana butuhkan dan adalah dan nilai memiliki kegiatan keinginan keberbagai kegiatan proses dikemukakan dengan konsep manusia melalui macam inti yang proses yang meliputi kebutuhan (needs). Assauri (1996) mengemukakan bahwa diarahkan untuk memenuhi pertukaran. keinginan tujuan sebagai dan suatu produk tersebut memuaskan pertukaran. sosial yang Pertukaran untuk sesuai bahwa dan merupakan dimana seseorang berusaha menawarkan sejumlah kelompok Definisi Kotler sebagai melalui yang manusia oleh diarahkan untuk barang atau jasa dengan memenuhi dengan pemasaran kebutuhannya. dan permintaan (demands). Dengan demikian pemasaran bisa juga diartikan suatu usaha untuk memuaskan kebutuhan pembeli dan penjual (Swastha.pemasaran ini. untuk (1993) Dalam mendefenisikan pengaliran yang pemasaran sebagai oleh aliran barang dari untuk yang produsen ke barang tersebut tentunya Sukotjo bertujuan (1991) dan memuaskan sebagaimana dikemukakan harga. menemukan kebutuhannya terlebih sebelum memenuhinya. 1996). Proses pemasaran merupakan kelanjutan dari proses produksi yang bertujuan agar apa yang telah diinvestasikan dalam kegiatan produksi dapat diperoleh kembali dengan memperoleh dilakukan. aktivitas pertukaran merupakan hal sentral. olehnya itu secara sederhana. atau jasa yang dapat memuaskan pembeli/konsumen. Soekartawi konsumen. (1997) proses sosial dan manajerial dimana individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka inginkan menciptakan. Manusia harus menentukan mempromosikan mendistribusikan dahulu. mendefenisikan barang ia pemasaran sebagai suatu sistem keseluruhan dari suatu kegiatan usaha yang ditujukan merencanakan. Olehnya itu. menawarkan mempertukarkan yang bernilai di dalam pasar. Usaha untuk memenuhi kebutuhan tersebut dapat dilakukan dengan cara mengadakan suatu hubungan. konsumen. Pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen sebagai faktor kunci dalam pemasaran sangatlah tepat karena saat ini pemasaran sebuah produk akan diperhadapkan keuntungan dari hasil penjualan sebagai imbalan investasi yang telah Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . dan keinginan memuaskan kegiatan (wants).

Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . dapat dikatakan bahwa pada dasarnya proses pemasaran dimulai dari menemukan apa yang diinginkan oleh konsumen. dimana pengusaha berpikir untuk memperoleh persaingan yang lebih unggul untuk pesaing. Konsep ini tidak dengan hanya menekankan untuk melayani konsumen sebaik-baiknya. Fungsi Pergudangan (storage) Menyimpan barang selama waktu produk tersebut dihasilkan dan dijual. yang dapat diuraikan. Fungsi dan Orientasi Pemasaran Secara teoritis pemasaran mempunyai 9 (sembilan) fungsi. Atau dengan kata lain mengetahui apa yang diinginkan oleh konsumen yang berkenaan dengan produk. kinerja serta kualitas adalah tahap pertama yang sangat penting dari kegiatan pemasaran.4. sebagai berikut: a. serta harga yang selaras. Fungsi Penjualan (selling) Meyakinkan orang untuk membeli suatu produk (barang dan/atau jasa) yang mempunyai arti komersial baginya. Fungsi perdagangan (merchandising) Perencanaan yang berkenaan dengan pemasaran produk (barang dan/atau jasa) yang tepat. Fungsi Pembelian (buying) Peranan perusahaan dalam pengadaan bahan sesuai dengan kebutuhannya. d. seleksi dan pengerahan semua alat pengangkutan untuk memudahkan produk (barang dan/atau jasa) dalam proses pemasaran. dalam jumlah yang tepat. kemasan dan sebagainya. e.pada tingkat persaingan yang sangat ketat. b. termasuk di dalamnya faktorfaktor lain seperti bentuk. dibandingkan tampil dengan pesaingnya dalam di melayani mata konsumen. ukuran. Tugas. Fungsi Transportasi (transportation) Perencanaan. Berangkat dari apa yang telah diuraikan. Olehnya itu Gitisudarmo (2000) mengemukakan bahwa konsep pemasaran terbaru saat ini adalah konsep yang berorientasi pada persaingan. c. namun harus pula berusaha meyakinkan dan memuaskan konsumen dibandingkan 4.

Mengubah orang yang tidak suka terhadap suatu produk menjadi suka (conversional marketing). maka pemasaran memiliki 8 (delapan) tugas. Sesuai dengan fungsi sebagaimana telah diungkapkan.f. h. pemenuhan kebutuhan belum d. f. Mengembangkan marketing). Mengaktifkan keinginan atas produk yang stabil atau permintaan terhadap produk yang menurun (remarketing). b. kehilangan atau anjloknya harga di pasaran. Menyelaraskan (synchromarketing). g. Fungsi Resiko (risk) Fungsi untuk menangani atau menghadapi resiko kerugian karena kerusakan. i. tingkat penjualan yang sudah ada terhadap suatu produk (maintnence pola permintaan agar sesuai dengan pola penawaran Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Fungsi Keuangan (financing) Merupakan usaha untuk mencari dan mengurus modal dan kredit yang langsung bersangkutan dengan transaksi dalam mengalirkan produk (barang dan/atau jasa) dari produsen ke konsumen. yakni memilih kesatuan dari suatu produk yang dimasukkan ke dalam kelas-kelas dan derajat-derajat yang sudah ditetapkan dengan standarisasi. Mendorong marketing). kebutuhan orang yang tidak berminat yang atau mengetahui terpenuhi (stimulational (developmental c. termasuk di dalamnya grading. e. Fungsi Komunikasi (communication) Segala sesuatu yang dapat memperlancar hubungan di dalam perusahaan dan di luar perusahaan. Memelihara marketing). Fungsi Standarisasi (standardization) Penetapan batas-batas elementer berupa perincian-perincian yang harus dipenuhi oleh produk. yaitu: a.

jika permintaan atas produk melebihi penawaran. perusahaan harus melakukan upaya penjualan dan promosi yang agresif. konsumen dan masyarakat umum. Kotler (1997) mengemukakan bahwa terdapat 5 (lima) konsep yang dapat dipilih oleh perusahaan untuk melaksanakan kegiatan pemasarannya. Konsep produksi menyatakan bahwa konsumen akan menyukai produk yang tersedia di banyak tempat dan ditawarkan dengan harga yang murah. Konsep ini menyatakan bahwa kunci untuk meraih tujuan perusahaan adalah menjadi lebih efektif daripada pesaing dalam memadukan kegiatan pemasaran guna menetapkan dan memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen sebagai pasar sasaran. Tergantung konsep yang digunakan oleh perusahaan dalam melaksanakan kegiatan pemasarannya. Pertama. Mengurangi (demarketing). Konsep Penjualan yang menyatakan bahwa konsumen jika diabaikan. tingkat penjualan atau yang keinginan sudah ada terhadap suatu suatu produk tertentu tertentu (counter permintaan terhadap produk Orientasi terhadap pasar berbeda-beda antara satu perusahaan dengan perusahaan lain. Merintangi marketing). Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . c. Dengan konsep ini. d. Hal ini merupakan falsafah yang mendasari usaha pemasaran perusahaan terkait dengan bobot relatif antara kepentingan perusahaan sendiri. dimana konsumen lebih tertarik mendapatkan produk daripada keistimewaan produk tersebut.g. Konsep Produk yang menyatakan bahwa konsumen akan menyukai produk yang menawarkan mutu. Kedua. perusahaan memusatkan perhatian pada usaha untuk menghasilkan produk yang unggul dan terus menyempurnakannya. Pusat perhatian perusahaan pada upaya untuk mencapai efisiensi produksi yang tinggi dan distribusi yang luas. b. Konsep Produksi yang merupakan salah satu konsep tertua dalam bisnis. biasanya tidak akan membeli produk perusahaan dalam jumlah yang cukup. Konsep Pemasaran merupakan konsep yang menentang tiga konsep sebelumnya. Asumsi ini berlaku paling tidak dalam dua situasi. h. yaitu: a. Olehnya itu. ketika biaya produk tinggi dan harus diturunkan untuk memperluas pasar. kinerja dan pelengkap inovatif yang terbaik.

dari yang paling penting hingga ke sasaran yang kurang penting untuk dicapai. Sasaran yang ditetapkan harus realistis. volume penjualan dan pangsa pasar yang akan dituju serta pembatasan resiko dan kerugian. adalah dengan Konsep menentukan kebutuhan. tidak berdasarkan angan-angan saja. Kepemilikan dan kemampuan sumberdaya perusahaan dan kondisi lingkungan eksternal dapat harus ditingkatkan dinyatakan dengan secara peningkatan peningkatan pangsa pasar dan/atau harga jual. karena sering terjadi konflik kepentingan antara kepentingan untuk meningkatkan laba perusahaan. 4. Sasaran dan Strategi Pemasaran Sasaran pemasaran yang dimaksud adalah terkait dengan apa yang akan dicapai dalam kegiatan pemasaran. Umumnya perusahaan dalam menjalankan aktifitas pemasarannya memiliki sasaran yang tidak hanya satu. sasaran utama perusahaan dalam suatu periode tertentu adalah peningkatan tingkat pengemb. Sasaran per bulan. sebagai berikut: a. misalnya jumlah peningkatan keuntungan. Sebagai contoh. melainkan terdiri dari bauran berbagai sasaran. Agar manajemen perusahaan dapat bekerja dengan berorientasi pada sasaransasaran yang telah ditetapkan. Sasaran harus diurutkan secara hierarkis. b. maka sasaran-sasaran tersebut setidaknya memenuhi empat kriteria. dan para keinginan dan kepentingan pasar sasaran dan memberikan kepuasan yang diinginkan daripada dan mempertahankan ini mengajak meningkatkan kesejahteraan konsumen pemasar membangun pertimbangan sosial dan etika dalam praktek pemasaran mereka. c. Konsep Pemasaran Berwawasan Sosial merupakan perluasan dari konsep pemasaran. Hal ini dapat dicapai dengan peningkatan Pendapatan mungkin pendapatan dan/atau pengurangan melakukan jumlah upaya modal yang diinvestasikan. sedapat kuantitatif.alian investasi.5. Konsep secara ini lebih menyatakan efektif dan bahwa efisien tugas perusahaan pesaing masyarakat. serta perhatian kepada kepentingan publik. kepentingan untuk memberikan kepuasan kepada konsumen. misalnya pendapatan sebesar 25% per tahun atau peningkatan volume penjualan sebanyak 15 ton Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 .e.

Segmentasi. Sasaran pemasaran sebagaimana yang telah dikemukakan menunjukkan apa yang ingin dicapai perusahaan dalam hal pemasaran produknya. sedangkan untuk mencapainya dibutuhkan rencana yang disebut strategi pemasaran. b. yang terendah. gaya teknologi dan sebagainya atau memiliki kekuatan yang memberikan keunggulan kompetitif dalam satu atau lebih manfaat. perusahaan sehingga mencapai dan distribusi yang ditawarkan konsumen lebih rendah dibandingkan dengan pesaing dan memperoleh pangsa pasar 4. kebutuhan konsumen anak-anak mungkin berbeda dengan kebutuhan orang dewasa. Tidak semua konsumen dapat kita jangkau dan penuhi kebutuhan serta keinginannya. tiga namun jenis Michael yang Porter dalam Kotler awal untuk yang (1997) baik telah untuk biaya kepada merangkumnya a. upaya perusahaan untuk memfokuskan diri pada satu atau lebih segmen pasar yang sempit daripada mengejar pasar yang lebih besar. Diferensiasi. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . tentunya laba hanya dapat ditingkatkan apabila telah mampu meningkatkan penjualan. Perusahaan harus memahami kebutuhan segmen pasarnya dan berupaya mencapai keunggulan biaya atau diferensiasi lainnya dalam segmen pasar yang menjadi sasarannya. Target dan Posisi Pasar Di pasar terdapat banyak konsumen yang berbeda-beda dalam banyak hal. menjadi biaya umum memberikan berupaya harga pemikiran strategis. Keunggulan produksi yang besar. sebagai contoh tidak mungkin memaksimalkan penjualan dan laba secara serentak. Sasaran harus konsisten.harus menjadi bahan pertimbangan.6. upaya yang dilakukan oleh perusahaan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumen yang dinilai penting oleh sebagian besar pasar. yaitu: secara keseluruhan. c. pelayanan. Meskipun banyak strategi yang dapat dilakukan dalam pemasaran. Perusahaan harus menjadi yang terbaik dalam hal kualitas. Fokus. Tentunya harus dilengkapi dengan data dan fakta sebagai dasarnya. Misalnya. d.

merupakan pengelompokan konsumen pemakai. meliputi pengelompokan konsumen berdasarkan berdasarkan hidup. kepribadian dan sebagainya. Setelah menentukan segmen pasar yang diinginkan. kesetiaan. Segmentasi d. setidaknya memiliki ciri: dapat diukur derajat atau kemampuan membelinya.demikian juga kebutuhan konsumen yang berpendapatan kecil berbeda dengan kebutuhan konsumen yang berpendapatan tinggi. Dalam menggarap target pasar. tingkat pemakaian. perusahaan mampu untuk mencapainya. kelas sosial dan sebagainya. yaitu: a. jumlahnya cukup besar dan tentunya menguntungkan bagi perusahaan. Segmen pasar yang baik. selanjutnya perlu ditetapkan berapa banyak dan segmen yang mana yang akan dibidik sebagai target pasar perusahaan. Segmentasi Demografis Psikografis Perilaku merupakan yang pengelompokan berdasarkan usia. terdapat lima pola yang dapat dipilih. Tidak semua segmen pasar yang ada efektif bagi suatu perusahaan. Segmentasi c. agama. Itulah sebabnya dibutuhkan adanya segmentasi pasar yang menurut Swasta (1996) diartikan sebagai kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk ke dalam satuan-satuan pasar (segmen pasar) yang bersifat homogen. Segmentasi utama pasar konsumen dapat dibagi menjadi: a. sikap dan sebagainya. jenis kelamin. b. pendapatan. Kita mungkin perlu bertanya kepada siapa produk akan dijual? Apakah kepada semua orang ? apakah konsumen anak-anak atau dewasa? Dari mana konsumen berasal? Berapa daya beli atau penghasilan mereka? dan berbagai pertanyaan yang terkait dengan karakteristik konsumen yang akan kita tuju. gaya status pendidikan. Di sini kita sebagai wirausahawan diperhadapkan pada bagaimana menciptakan produk yang tepat sesuai dengan kebutuhan konsumen tertentu. Segmentasi Geografis yang dapat dikelompokkan menjadi segmen wilayah (di wilayah mana produk akan dijual?) dan segmen daerah (apakah kita akan memasarkan di daerah perdesaan atau perkotaan?). Konsentrasi segmen tunggal. perusahaan hanya memilih satu segmen saja Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 .

perusahaan perusahaan hanya berkonsentrasi menghasilkan banyak produk kebutuhan tertentu untuk untuk segmen tertentu. Cakupan seluruh pasar. apakah memimpin. • mendapatkan kegunaan baru dari produk yang bersangkutan dan meningkatkan frekuensi penggunaan dari produk yang bersangkutan.b. e. pasar. Mempertahankan pangsa pasar yang ada saat ini. b. mengikuti atau hanya mengambil sebagian kecil dari pasar. perusahaan penantang pasar biasanya harus produk. berkonsentrasi memenuhi Untuk mengembangkan lebih dari satu taktik. Meningkatkan pangsa pasar yang dimiliki melalui upaya memperoleh konsumen baru. menambah lini produk dan diversifikasi produk. perusahaan hanya memilih sejumlah segmen yang menarik secara obyektif. Upaya peningkatan pangsa pasar dapat dilakukan dengan cara: • • • Menyerang langsung para pesaingnya Memanfaatkan daerah-daerah dimana para pesaingnya lemah Merebut pangsa pasar dari perusahaan-perusahaan lain yang lebih kecil meraih kesuksesan. a. memproduksi Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Spesialisasi selektif. menantang. perusahaan melayani semua kebutuhan pada seluruh kelompok pelanggan. seperti: menghasilkan produk yang lebih rendah kualitasnya dengan harga yang lebih murah. Perusahaan penantang pasar (market challenger) Perusahaan yang tergolong penantang pasar adalah perusahaan yang memutuskan untuk melakukan konfrontasi langsung dengan pemimpin pasar dan lainnya dalam upaya untuk meningkatkan pangsa pasarnya. Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan posisi perusahaan dalam persaingan. Perusahaan pemimpin pasar (market leader) Pemimpin pasar biasanya memiliki pangsa pasar yang besar dan posisi ini dapat dipertahankan dengan cara: • • Mempertahankan jumlah pasarnya melalui upaya memperpanjang lini produknya. Spesialisasi pasar tertentu. c. Spesialisasi d. melakukan potongan harga.

Upaya dilakukan dengan cara: • • • Mempertahankan pelanggan yang ada saat ini dan bila ada kesempatan akan berupaya untuk mendapatkan pelanggan baru Biaya yang digunakan dalam operasional diupayakan serendah mungkin. lini produk. Kegiatan utama yang dimaksud adalah merupakan bidang keputusan yang penting yang diistilah kan oleh Kotler (1997) sebagai bauran pemasaran (marketing mix) yang didefenisikan sebagai perangkat alat pemasaran yang digunakan oleh perusahaan untuk mencapai tujuan dalam pasar sasaran.7. Perusahaan yang melayani satu pasar (market nicher) Melayani suatu pangsa pasar tertentu merupakan pilihan yang baik bagi perusahaanperusahaan yang tidak menjadi pemimpin pasar dan memungkinkan mereka untuk meluaskan atau mempertahankan pangsa pasar yang mereka miliki. harga. Perusahaan pengikut pasar (market followers) Perusahan tipe ini adalah perusahaan yang merasa bahwa akan lebih banyak ruginya daripada untungnya bila menyerang para pesaing yang nyata-nyata lebih kuat dan dapat bertahan lebih lama dalam peperangan tersebut. kemasan sebagainya diterima konsumen dan dapat memenuhi kebutuhannya. yang menekan berkualitas biaya. memperpanjang promosi. 4. Bauran Pemasaran Menurut Maulana (1992) bahwa ruang lingkup pemasaran yang luas dapat disederhanakan menjadi empat kegiatan utama. Strategi produk dalam bauran Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . sekumpulan bentuk. yaitu produk. c. atribut yang nampak dan maupun yang yang tidak nampak oleh mencakup aroma. Produk (product) Produk merupakan warna. tempat dan promosi. tinggi. a. menyempurnakan menggiatkan menyempurnakan distribusi dan meningkatkan pelayanan. namun tetap mempertahankan kualitas Mengambil persfektif jangka panjang danmengabaikan pelanggan jangka pendek yang menggunakan kesempatan pada saat harga turun d.atau menawarkan produk produk.

karena ditetapkan menjadi bahan pertimbangan konsumen untuk mengambil keputusan dalam pembelian produk. untuk distribusi. Harga (price) Harga yang menurunkan pendapatan perusahaan. Saluran jasa merupakan baik pemasaran digunakan Dalam perusahaan saluran menyalurkan perusahaan menggunakan sedapat mungkin menyesuaikan dengan keadaannya. merek dagang (brand). Kegiatan merupakan penyampaian produk agar sampai ke tangan konsumen pada waktu yang tepat. Olehnya itu. Oleh sebab itu. disinilah letak fungsi perusahaan untuk melakukan menjadi distribusi wujud terhadap produk yang dihasilkannya distribusi agar produk tersebut kegiatan yang sebenarnya. serta tingkat kualitas dari produk dan pelayanan (service) yang diberikan. Distribusi/Tempat (place) Suatu komoditi dapat dikatakan sebagai sebuah produk apabila berada pada tempat saat dibutuhkan oleh konsumen. sendiri yang Melakukan akan pada produksi pada akan memperhatikan produksi perusahaan berakibat akhirnya berpindahnya b. harga yang keberhasilan perusahaan pemasarannya adalah kebijaksanaan dalam penentuan harga.pemasaran merupakan unsur yang paling penting. langsung saluran ke pemasaran oleh memilih konsumen dan atau saluran dengan distribusi. Hal ini penting. c. misalnya jenis produk yang Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . cara pengemasan atau kemasan produk (product packing). kebijakan distribusi merupakan salah satu strategi perencanaan pemasaran terpadu distribusi produknya. Strategi produk yang dapat dilakukan mencakup keputusan tentang acuan bauran produk (product mix). menurut ditukarkan Salah Kotler oleh satu (1997) adalah sejumlah dengan uang yang atas dalam harus dibayarkan oleh konsumen untuk mendapatkan suatu barang atau dengan kata lain bahwa jumlah nilai konsumen kunci oleh manfaat perusahaan akan menggunakan melaksanakan produk aktifitas bagi perusahaan. Kulaitas produk memiliki peran yang cukup signifikan dalam upaya tanpa untuk mempertahankan kualitas ke pelanggan kelangsungan dari produk hidup itu lain perusahaan. lembaga yang meliputi secara atau penentuan jalur yang perantara. karena dapat mempengaruhi strategi pemasaran lainnya.

luas wilayah. biaya yang dikeluarkan. Menetapkan Nilai Pemasaran Konsumen dalam membeli dan mengkonsumsi sesuatu bukan hanya mengharapkan sekedar barang saja. mudah diingat. pelayanan. Citra tidak dapat dibuat seperti barang dalam suatu pabrik. hukum. 4. Suatu perusahaan berkepentingan untuk memberikan informasi kepada publik agar dapat membentuk citra yang baik. memiliki ciri khas. d. merek. waktu. akan tetapi ada sesuatu yang lain. Program yang baik perencanaan dalam pengembangan produk atau jasa tidak akan lupa untuk mencantumkan kegiatan perusahaan yang mencakup ciri pembentuk citra untuk produk dan jasa atau perusahaannya. maka merek memiliki keunikan yang sulit untuk ditiru. Ciri-ciri pembentuk citra yang sering bersinggungan dengan kegiatan pemasaran.digasilkan.8. Merek yang baik adalah merek yang menggambarkan sesuatu mengenai manfaat produk. Merek merupakan nilai yang berkaitan dengan nama atau perusahaan. proses dan sebagainya. Jika produk mudah ditiru oleh pesaing. serta dapat didaftarkan untuk mendapatkan perlindungan Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Sesuatu yang lain itu sesuai dengan citra yang terbentuk dalam dirinya. Promosi (promotion) Ketatnya sebagai kepada persaingan salah satu konsumen dalam peralatan dengan merebut maksud pangsa pasar. mutu produk serta keuntungan yang akan diperoleh. Citra yang ada pada perusahaan terbentuk dari bagaimana perusahaan tersebut melakukan kegiatan operasionalnya yang mempunyai landasan utama pada segi pelayanan. Kegiatan promosi dapat dilakukan dengan cara langsung bertatap muka dengan (calon) konsumen atau sering dikenal dengan istilah personal selling ataupun melalui media cetak atau elektronik. akan tetapi citra adalah kesan yang diperoleh sesuai dengan pemahaman dan pengetahuan seseorang terhadap sesuatu. maka dan promosi dapat dijadikan komunikasi untuk manajemen yang berguna untuk menjalin mempengaruhi mendorong konsumen membeli produk yang ditawarkan oleh perusahaan. dalam suatu misalnya. resiko.

Bentuk pelayanan ini setidaknya berbentuk Pelayanan yang dimulai jauh sebelum tatap muka secara fisik (reliability). adanya jaminan keamanan (assurance). mau mengerti dan mau menangani (emphaty) serta nampak dan nyata (tangible). Hal yang perlu ditekankan adalah jika produk kita ingin sukses di pasaran.Selain merek. aspek permintaan harus konsumen pemasaran tentunya dijadikan acuan untuk menentukan jumlah produk yang akan diproduksi. selanjutnya akan dijadikan dasar untuk materi dari pembelajaran rancangan berikutnya. maka aspek sebagai konsumen ini terlebih dahulu perlu dianalisis akan sebelum melaksanakan dan pula aktifitas mengetahui kita produksi. baik dalam jumlah maupun dalam kualitasnya. Keterlibatan seluruh pihak yang terlibat dalam perusahaan dalam memiliki dan meningkatkan jawab seluruh rasa tanggung dalam jawabnya perusahaan untuk memberikan kepuasan kepada konsumen juga sangat penting sebagai nilai yang prinsipil bagi perusahaan. maka kita harus mengikuti apa yang menjadi kemauan dari konsumen. (calon) Dengan menganalisis pemasaran dari gagasan produk yang telah ditetapkan. sehingga dengan mendapatkan gambaran terkait dengan kebutuhan dan keinginan (calon) konsumen tersebut. cepat tanggap bila ditemukan adanya kelalaian (responsivenes). Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . pelayanan merupakan nilai yang berkaitan dengan penyampaian produk kepada konsumen. 4. Demikian halnya kecenderungan (calon) konsumen terhadap kualitas produk sebagaimana yang tergambar pada rancangan aspek pemasaran tentunya juga sangat menentukan dalam penentuan dan pemilihan bahan baku yang digunakan dalam berproduksi dan tentunya juga dijadikan sebagai acuan dalam merancang proses produksi yang akan dilakukan. maka kita wirausahawan beserta setidaknya dapat menetapkan mudah karakteristiknya.9. Penutup Mengingat begitu pentingnya aspek pemasaran dalam kegiatan berwirausaha. Gambaran merancang (calon) aspek mengenai produksi yang kebutuhan pada diperoleh dan keinginan (calon) konsumen Proyeksi yang telah diperoleh melalui analisis aspek pemasaran ini. Adanya rasa tanggung pihak terhadap pencapaian kepuasan memungkinkan tercapainya kesuksesan perusahaan dalam pemasaran dan tentunya kesuksesan perusahaan secara menyeluruh.

.................. ...................................................................................... prediksi permintaan untuk menentukan volume penjualan......................... Antar-Kecamatan dalam Kabupaten/Kota (sebutkan Kecamatan apa saja dan apa alasan Anda memilih daerah pasar tersebut) Kecamatan :………………………………………………………………………………..................................................... Alasannya:.... ....................................... Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 ................................ Hasil analisis tersebut Anda dapat tuangkan ke dalam format pertanyaan berikut......................................................... Di mana Anda akan memasarkan produk? Antar-Propinsi (sebutkan propinsi apa saja dan apa alasan Anda memilih daerah pasar tersebut) Propinsi:......................................... .....................................................................…………………………........................................................... Alasannya:.... adalah: 1..................................... Antar-Kabupaten/Kota dalam Propinsi (sebutkan Kabupaten/Kota apa saja dan apa alasan Anda memilih daerah pasar tersebut) Kabupaten/Kota:…………………………………..............................................................…….............................. Sasaran dan Strategi Pemasaran Ini dimaksudkan untuk merancang pangsa pasar yang akan dituju.......................................................................................... serta bagaimana Anda menyusun strategi yang menyangkut segmen konsumen dan posisi produk Anda dibandingkan dengan pesaing yang ada di wilayah pasar........... …………….......... Alasannya:…….............................................................................................................................................................................................................................................................Penugasan: Untuk merancang aspek pemasaran produk gagasan usaha Anda...................... berikut ini disajikan beberapa hal yang harus Anda analisis..............................................................................................……………………................ Hal-hal yang dimaksud.................................................................……........................................................................................................... a...............................…....................... ......................…………………………...... ........................ ........................................................

serta bagaimana karakteristik/Ciri-ciri mereka? No 1  2  3  4  Kelompok Konsumen Pedagang Besar/Grosir Pedagang Pengecer Konsumen Langsung Tempat Asal Karakteristik                 …………………………………  c. Berapa jumlah konsumen Anda berdasarkan kelompok konsumen dan berapa unit produk (barang dan jasa) yang Anda perkirakan dapat dibeli oleh konsumen Anda dalam setiap bulan? Frekuensi Pembelian per bulan (kali) 4 Jumlah Pembelian Setiap kali Membeli (unit) 5 Jumlah Permintaan Per Bulan (unit) 6 (3 x 4 x 5) No. Wilayah Pasar Tempat Pesaing Perkiraan jumlah Penjualannya Per Bulan (unit) Nama Perusahaan Pesaing Total Penjualan Pesaing dalam Per Bulan Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Siapa saja yang menjadi pesaing potensial Anda di wilayah pasar (sesuai pertanyaan point a di atas) dan berapa perkiraan penjualan masing-masing dalam per bulan? No. Siapa saja yang akan menjadi konsumen Anda. Kelompok Konsumen Jumlah Konsumen 3 1 1 2 3 4 2 Pedagang Besar/Grosir Pedagang Pengecer Konsumen Langsung ……………………… Total Permintaan / Bulan d.b. dan darimana mereka berasal (sesuai pertanyaan point a).

distribusi. 1... Tingkat Harga Produk Anda (Rp/unit) Tingkat Harga Produk Pesaing (Rp/unit) h. Taktik Pemasaran Setelah Anda menentukan sasaran pasar dan strategi yang akan ditempuh dalam memasarkan promosi)...... selanjutnya Anda perlu menjabarkannya produk dalam Anda bentuk dengan taktik pemasaran yang menyangkut bauran pemasaran (produk. 4. Kelompok Konsumen Pedagang Besar/Grosir Pengecer Konsumen Langsung ………………………. Bagaimana cara Anda mendistribusikan produk perusahaan hingga sampai ke konsumen Anda? …………………………………………………………………………………………………. dan berapa tingkat harga produk yang ditawarkan oleh perusahaan pesaing Anda untuk masing-masing kelompok konsumen? No.. poduk Anda... Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 .... 3. 2.. harga.…………………………..e.. ………………………………………………………………………………………………….. g... …………………………………………………………………………………………………. dan Khusus menyangkut diferensiasi produk/perbedaan pesaing telah dibahas pada Bagian Satu.. f. Bagaimana desain produk Anda (fisik dan kemasannya)? …………………………….. Berapa tingkat harga produk yang Anda tawarkan kepada konsumen Anda. Bagaimana posisi pasar Anda dibandingkan dengan pesaing di wilayah pasar Anda? Perkiraan Jumlah Penjualan Perusahaan Anda**) 2 Prosentase Penjualan Anda Terhadap Total 4 ( 2 : 3 x 100) Perkiraan Jumlah Penjualan Perusahaan Pesaing Anda*) 1 Total Penjualan Keseluruhan 3 (1 + 2) Keterangan: *) Lihat Total Penjualan Perusahaan Pesaing/bulan pada point d **) Lihat Total Permintaan Perusahaan Anda/bulan pada point c 2.………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………….... ………………………………………………………………………………………………….

6. 2. 3.. 9. 5. 4..………… ……………………………… ……………………………… ……………………………. 1. 1. Bagaimana cara Anda mempromosikan produk perusahaan Anda untuk setiap kelompok konsumen? Pesan yang Disampaikan No. 2. ada baiknya Anda juga menyusun penganggaran yang dibutuhkan oleh perusahaan Anda dalam operasional biaya-biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan Anda untuk operasional pemasaran produk dalam per bulan! No. Rincikan keseluruhan menyusun rencana keuangan. 3. 4.i. Penganggaran Pemasaran Untuk memudahkan dalam pemasaran produk.. 8. Jumlah (unit) Nilai/unit (Rp) Nilai (Rp) Total Biaya Pemasaran/Bulan Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . 7.. Jenis Biaya Pengangkutan/Transportasi Tenaga Kerja Restribusi Pasar Promosi ……………………………… …………………. Kelompok Konsumen Pedagang Besar/Grosir Pengecer Konsumen Langsung ……………………… Cara Promosi 3.

Implementasi dan Maulana.. Manajemen Pemasaran. Rajawali Press. Pustaka Binaman Presindo. Yogyakarta. 1992. Azas-Azas Marketing. B. Liberty. Departemen Tenaga Kerja RI. Edisi 3.. 2002. 1996. 1998. Eryanti P dan Nurmia S. Rajagukguk. Soekartawi. Manajemen Pemasaran: Dasar. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Konsep dan Strategi.. Agribisnis Teori dan Aplikasinya. Perencanaan. S. Manajemen Pemasaran: Analisis.. Sukotjo. 1991. 1997. Jakarta. Z. PT Raja Grafindo Persada. Philip. Jakarta. Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja. 1993. PT Prenhallindo. Kotler.REFERENSI Assauri. Jakarta. A. Kontrol (Edisi Bahasa Indonesia-Jilid 1).. Jakarta. Penerbit Erlangga. Studi Kelayakan Proyek: Teori dan Praktek. Jakarta. Swastha. Modul Pelatihan Tenaga Kerja Pemuda Mandiri Profesional. Jakarta.

Olehnya itu.2. proses dan keluaran (output). baik berupa barang maupun jasa.BAB 5 ASPEK PRODUKSI 5. dalam sistem produksi dikenal adanya 3 (tiga) komponen. tentunya memiliki yang tenaga sistem potensi/prospek akan kerja.1. seperti yang dalam diukur dengan memproduksi berdasarkan kemampuan sumberdaya perusahaan serta harapan dari wirausahawan sebagai pemilik dan mungkin juga sekaligus sebagai manajer. Pada pembelajaran sebelumnya pasar (Aspek yang Pemasaran) memadai. Sasaran Pembelajaran Setelah melalui proses pembelajaran ini. 5. Gambaran dalam dan karakteristik kebutuhan dalam produk memberikan lokasi kemudahan mesin/peralatan. tersebut bahan. Tahap awal dalam pelaksanaan proses produksi adalah merencanakan produk yang akan produk diproduksi. Dengan gambaran produk ini. jumlah dan produksi Umumnya.3. produksi dihasilkan. kualitas yang suatu yang baik sistem ditetapkan harus mampu menghasilkan kemampuan kebutuhan produk konsumen. mahasiswa peserta mata kuliah mampu untuk merancang kebutuhan dalam kegiatan produksi dan proses produksi gagasan produknya. Defenisi Produksi Berbagai pengungkapan literatur yang tentang produksi Istilah mendefenisikan produksi sering produksi digunakan dengan dalam gaya suatu berbeda-beda. yang akan biaya dibutuhkan dalam proses produksi. Pendahuluan Sistem diharapkan. juga akan memudahkan menetapkan diterapkan menghasilkan yang dimaksud. yaitu masukan (input). 5. produksi dalam telah dirumuskan mengenai menyusun yang produk jenis produk yang akan dihasilkan sesuai dengan potensi diri yang dimiliki. Produksi dari sudut pandang kegiatan penciptaan produk seperti yang dikemukakan Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . organisasi untuk menghasilkan suatu keluaran atau output.

mesin/peralatan. lain. sarana dan prasarana inilah yang sering disebut sebagai input produksi yang meliputi bahan. diartikan atau sebagai cara. Kebutuhan Proses Produksi Sebelum melaksanakan proses produksi terlebih dahulu perlu dirancang kebutuhan sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam menghasilkan produk. atau bahan jasa dengan dan menggunakan dana. lokasi dan biaya (uang). Demikian pula defenisi yang dikemukakan oleh Reksohadiprojo Gitosudarmo (2003) menghasilkan barang-barang dan jasa-jasa sesuai dengan kehendak konsumen dalam hal jumlah. agar produksi baku menghasilkan produk yang dibutuhkan dan sesuai dengan yang diharapkan oleh konsumen.4. Melihat berbagai definisi yang telah diungkapkan di atas.oleh Assauri (1993) dan bahwa produksi merupakan bahwa kegiatan produksi untuk adalah menciptakan kegiatan atau untuk menambah kegunaan barang atau jasa. tenaga kerja. Produksi bagaimana sebagai suatu itu proses. harga serta waktu. Ahyari (1990) mengemukakan bahwa proses produksi adalah suatu cara. Produksi tidak hanya menciptakan produk sebagai keluaran (output). 5. barang mesin. metode ataupun teknik menambah kegunaan suatu barang dan jasa dengan menggunakan faktor produksi yang ada. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . kualitas. metode untuk ataupun menciptakan teknik dan produksi dilaksanakan suatu kegiatan menambah kegunaan (Utility) suatu barang dan jasa. maka dapat dirumuskan bahwa proses produksi dalam konteks kewirausahaan adalah merupakan kegiatan untuk menciptakan faktor-faktor atau menambah seperti kegunaan tenaga suatu kerja. Hal Sebagaimana membuat yang sama yang atau juga Prawirosentono (1997) bahwa berbagai produksi adalah dikemukakan oleh Sofyan (1999) bahwa produksi diartikan sebagai suatu kegiatan atau proses yang mentransformasikan masukan menjadi keluaran atau dengan pengertian bahwa produksi mencakup setiap proses yang mengubah masukan menjadi keluaran yang berupa barang dan jasa. namun juga menggunakan dikemukakan menghasilkan berbagai oleh produksi faktor suatu produksi barang dari sebagai masukan bahan (input).

Agar produksi dapat berjalan lancar. tentunya bahan yang dibutuhkan kualitas dalam produk proses yang produksi akan adalah gula sesuai dan pewarna merah. Misalnya saja. ditekankan oleh dalam perusahaan-perusahaan yang apabila produk tidak hasil karena kuliah dapat yang memanfaatkan hasil-hasil pertanian primer sebagai bahan bakunya sangat penting pertanian kerugian ini yang yang oleh dikendalikan sumbernya mengingat Jenis mendatangkan Hal Ciri-ciri dan pertanian primer adalah bersifat musiman. Ini yang menjadi alasan perusahaan perlu melakukan penanganan baku primer bagi perlu baku. dalam sangat ditentukan oleh kualitas bahan baku yang digunakan. Sedangkan bahan tak langsung adalah bahan yang bukan atau tidak menjadi bagian dalam produk. Kualitasnya Baik Sebagaimana yang telah dikemukakan. jika berdasarkan analisis yang telah dilakukan terhadap pasar produk yang akan dihasilkan. penggunaan bahan baku yang berkualitas memungkinkan untuk melakukan penyimpanan dalam jangka waktu Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Selain itu. namun sangat diperlukan untuk mendukung produksi. mengapa dihasilkan dengan bahan permintaan konsumen. banyak menggunakan tempat dan terpenca-pencar. Pengendalian untuk dilakukan. Bahan langsung adalah bahan yang digunakan dalam proses produksi dan terikat atau menjadi bagian dalam produk.a. digunakan perusahaan produksinya dibedakan menjadi bahan langsung dan bahan tak langsung. akan dalam karena pengadaan hasil bahan terutama memiliki perusahaan. Dengan demikian. diperlukan bahan yang juga berkualitas baik. maka dalam pemilihan bahan baku yang akan digunakan setidaknya memenuhi syarat: a. mata produk diajukan peserta proses Kewirausahaan-1 di Fakultas Pertanian umumnya berbahan baku hasil pertanian. gagasan-gagasan bahan yang dipahami. pada ciri terutama mengendalikan kualitas untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Bahan Baku Dalam menyusun kebutuhan bahan baku untuk digunakan dalam proses produksi harus mengacu pada karakteristik produk yang akan dihasilkan. konsumen menginginkan produk yang rasanya manis dan berwarna merah. mudah rusak. bahwa untuk memperoleh kualitas produk yang baik.

maka beberapa hal yang perlu dilakukan. pemeriksaan saat penerimaan di perusahaan. penanganan dalam penyimpanan dan tentunya pemeriksaan sebelum diproses. Mudah diperoleh Selain aspek kualitas. kemudian buah duren diolah menjadi pasta duren sehingga tahan untuk disimpan selama berbulan-bulan. Ini berarti bahwa bahan baku yang dibutuhkan dalam berproduksi harus dapat diperoleh setiap saat dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan. meskipun di luar musim buah durian. perusahaan tersebut tetap berproduksi. sehingga proses produksi akan dapat dipertahankan pada tingkat tertentu sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Perusahaan dan yang menggunakan terpencar-pencar. Dengan demikian.yang lama. di pengolahan perusahaan disimpan selama dalam jumlah yang dan/atau sebuah melakukan contoh: penyimpanan Sebagai Kota Palopo menghasilkan durian penanganan dengan membeli buah duren dalam jumlah yang relatif besar pada saat musim duren. sehingga interval pembelian dapat diperjarang yang berarti perusahaan dapat menekan biaya pengangkutan. Keterbatasan bahan baku karena produksinya yang bersifat musiman dan sumbernya terpencar-pencar dapat diantisipasi dengan pembelian besar yang ditindaklanjuti agar yang dapat dengan produk penggunaan di dodol luar teknologi musim. antara lain penyeleksian sumber bahan baku. primer proses sering produksi menghadapi kendala dalam perolehan bahan baku karena produksinya bersifat musiman sumbernya menjadi terhenti hanya karena keterbatasan atau malah ketiadaan bahan baku yang dapat diolah. kelancaran proses produksi juga sangat ditentukan oleh ketersediaan bahan baku dari aspek kuantitas dan kontinyuitasnya. perusahaan dapat melakukan pembelian dalam jumlah yang besar. Selain itu. Agar kualitas bahan baku yang dipasok oleh perusahaan dapat terjamin. b. bahan Malah baku tidak dari jarang hasil kita pertanian temui. pemeriksaan saat proses pembelian. perusahaan dapat menghindari penggunaan bahan baku yang kurang berkualitas. biasanya perusahaan akan mendapat harga bahan yang relatif rendah dari pemasok jika pembelian dilakukan dalam jumlah yang besar. Ini berarti perusahaan dapat menekan biaya pembelian. penanganan saat pengangkutan. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Dengan upaya-upaya ini. Dengan upaya ini.

seperti membeli dalam jumlah yang besar untuk memotong intensitas Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Apabila bahan baku dapat diolah dengan mudah. Jika dengan pertimbangan tingkat kebutuhan bahan yang cukup besar dalam hal sekali ini proses mesin diperlukan produksi biaya apakah dengan serta investasi mengolah kontinyuitas (mesin untuk sendiri proses produksi. d. karena bahan baku yang sulit diolah biasanya memiliki konsekuensi terhadap biaya produksi dan pada akhirnya juga akan berpengaruh pada harga jual produk. Konsekuensi dari tingkat harga bahan baku yang murah tentunya pada tingkat biaya produksi yang rendah dan pada akhirnya harga jual dapat lebih rendah dibandingkan dengan pesaing. bahan diserahkan pengadaannya. kemungkinan besar biaya produksi akan lebih ringan ketimbang pengolahan bahan baku tersebut dilakukan dengan peralatan yang sulit dicari atau harganya mahal atau harus diolah di tempat/perusahaan lain. apabila perusahaan menggunakan bahan baku tepung beras. maka lebih baik perusahaan membeli bahan yang telah berbentuk tepung beras daripada membeli beras yang kemudian diolah sendiri menjadi tepung beras. sumber bahan berada jauh dari lokasi. dipertimbangkan dibandingkan menguntungkan pengolahan tempat/perusahaan lain. Sumber bahan akan berpengaruh terhadap biaya pengangkutan dan pada akhirnya akan berpengaruh pula pada biaya produksi dan harga jual produk. Dalam artian bahwa bahan baku yang dibutuhkan harganya tidak melebihi harga yang berlaku di pasaran secara umum. Hal ini berarti bahwa penentuan sumber (pemasok) bahan tersebut menjadi hal yang penting untuk dipikirkan. tentunya harus mencari alternatif lain agar dapat menekan biaya. misalnya). Harga yang relatif murah Bahan baku yang akan digunakan dalam proses produksi sedapat mungkin juga harus relatif murah. namun lebih kepada baku perusahaan Tentunya sebelumnya dapat dalam perlu mengadakan pengolahan penepungan.c. Semakin dekat sumber bahan akan semakin baik. Namun apabila dalam keadaan tertentu. Mudah diolah Bahan baku yang digunakan sedapat mungkin mudah diolah. Sebagaimana dipertimbangkan dalam yang telah dikemukakan bahan baku bahwa adalah salah satu hal yang perlu pengadaan kemudahan dalam perolehannya. Sebagai contoh.

perusahaan dapat pula menyediakan sendiri bahanbahan tertentu yang merupakan bagian dalam yang tebesar dari komponen baku. dan tentunya mereka juga ingin unggul dalam persaingan dengan memberikan pelayanan yang terbaik pada pelanggannya. baku. jika perusahaan menghasilkan produk keripik Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . karena mereka tahu bahwa perusahaan tidak hanya membeli bahan dari satu pemasok. hubungan yang telah dijalin dapat membantu pembelian dengan sistem kredit yang mungkin tanpa batas. Salah satu ditempuh menjamin pemasok di pemasok ketersediaan pribadi pula mengembangkan hubungan baik dengan pemasok dengan senantiasa menjalin komunikasi Pengenalan yang baik terhadap dengan secara perlu dapat membantu dalam karena dan perolehan kekurangan. Dalam pengadaan bahan baku perlu pula diusahakan menetapkan dua atau lebih pemasok untuk setiap bahan yang dibutuhkan. Selain untuk menjamin ketersediaan. bahan diingat bahwa persaingan yang terjamin untuk juga sama baik terdapat atau dalam pembelian yang maupun bahan akan bahan sama. baku adalah perusahaan dituntut untuk mencari sumber bahan baku yang dapat diandalkan. Dengan menyediakan sendiri bahan akan memudahkan perusahaan dalam memenuhi persyaratan yang diperlukan pengadaan bahan sebagaimana telah diungkapkan di atas. Selain mengandalkan pemasok. Diantara pemasok juga terdapat persaingan dalam merebut pelanggan.pembelian tetapi dengan syarat bahan tersebut dapat disimpan dalam waktu yang relatif lama tanpa mengurangi kualitas. Dalam Perusahaan tidak hanya sendiri sebagai pengguna bahan baku tertentu. perkembangan desain produk. ada pula perusahaan memproduksi dibutuhkan dapat produk dapat berbahan baku menghadapi persaingan memperoleh bahan baku yang dibutuhkan agar ketersediaan bahan kuantitas. memasok dibutuhkan saat-saat kondisi ketersediaan senantiasa bahan Hubungan bahan dari dipelihara. Sebagai contoh. produk yang yang dihasilkan. teknologi sebagainya. pemasok bahan juga dapat menjadi sumber informasi penting mengenai pesaing (yang juga pemasok). ada kecenderungan pemasok akan memberikan pelayanan yang terbaik dengan tingkat harga yang sesuai kepada perusahaan. Jika perusahaan kekurangan dana untuk pengadaan bahan baku. kualitas kuantitasnya. harga. Perlu lain baku cara yang yang yang yang intensif.

mungkin perlu dipertimbangkan mengusahakan kebun pisang yang dapat berfungsi sebagai kebun inti. jika tenaga kerja yang menjalankan operasional produksi tidak sesuai dalam hal jumlah dan kualifikasi yang diharapkan. peralatan yang digunakan telah memadai. tenaga Kondisi kerja yang membutuhkan menyebabkan banyaknya tenaga kerja produksi yang dipekerjakan pada Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . mengambil perlu keputusan untuk menghasilkan berbagai sendiri bahan baku yang mungkin dipertimbangkan aspek dengan mempertanyakan berbagai hal. Pertimbangan yang sering dengan demikian digunakan alasan bahwa adalah setiap mudahnya orang dianggap untuk mendapatkan pekerjaan. Meskipun tenaga kerja dianggap sebagai salah satu faktor penting dalam aktifitas proses produksi perusahaan. tetapi juga dapat berfungsi sebagai penyelamat di saat bahan baku sulit diperoleh dari pemasok.pisang. maka mustahil perusahaan dapat menghasilkan produk yang berkualitas sebagaimana yang diharapkan oleh konsumen dan perusahaan. tenaga kerja merupakan penggerak berjalannya proses produksi. sebagai berikut: • Bahan-bahan apa saja yang merupakan bagian dari komponen terbesar produk yang dihasilkan? • Sampai sejauh mana ketersediaan bahan tersebut di pasaran dalam setiap saat dan bagaimana keterandalam pemasok dalam menyediakannya? • Bagaimana ketersediaan bahan tersebut di masa yang akan datang? • Apakah dengan menyediakan sendiri bahan yang dibutuhkan lebih efisien dibandingkan dengan pengadaan bahan yang bersumber dari pemasok? • Apakah perusahaan memiliki sumberdaya yang cukup untuk menyediakan sendiri bahan tersebut? b. Tenaga Kerja Tenaga kerja atau sumberdaya manusia merupakan asset penting perusahaan. hal ini sering dikesampingkan. terutama yang terkait dengan kualifikasi yang dibutuhkan. Meskipun bahan baku yang digunakan telah memenuhi standar kualitas. Fungsinya tidak hanya sebagai pemasok utama bahan baku. Dalam proses produksi. namun kadang dalam operasional perusahaan. Sebelum dibutuhkan.

• Tenaga kerja borongan adalah tenaga kerja yang menjalankan pekerjaan tertentu atas perjanjian pekerjaan. olehnya itu perusahaan tidak dapat berlaku sewenangwenang terhadapnya. Kebutuhan ini akan dengan ketentuan yang jelas mengenai volume. Tenaga kerja jenis ini banyak digunakan pada perusahaan-perusahaan kecil atau perusahaan yang masih berskala usaha rumah tangga. dan tenaga kerja keluarga. pengetahuan dan keahlian yang kompeten adalah kebutuhan yang fundamental bagi perusahaan. sebagaimana diuraikan berikut ini.pekerjaan yang tidak sesuai dengan kemampuan dan keahlian yang dimiliki. misalnya dengan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak. meskipun upah yang diberikan tidak sama dengan tenaga kerja yang bukan anggota keluarga. dimana masing-masing pihak memiliki hak dan kewajiban. Umumnya tenaga kerja keluarga bekerja hanya sebatas tanggung jawab dalam membantu keluarga. • Tenaga kerja tidak tetap adalah tenaga kerja yang tidak memiliki hak dan kewajiban secara teratur. meskipun mereka tidak bekerja karena sesuatu hal yang tidak melanggar ketentuan dalam perusahaan. merupakan tenaga kerja yang secara teratur memperoleh hakhaknya seperti upah dan cuti. Jenis tenaga kerja yang digunakan pada perusahaan pada dasarnya terdiri dari tenaga kerja upahan 1. Tenaga kerja golongan ini secara hukum memiliki kekuatan. Tenaga kerja upahan dapat digolongkan atas: • Tenaga kerja tetap. Kedua jenis tenaga kerja ini memiliki karakteristik masing-masing. Tenaga kerja keluarga Merupakan tenaga kerja yang berasal dari lingkungan keluarga yang umumnya dalam melaksanakan pekerjaannya tidak diupah. 2. Kebutuhan tenaga kerja yang memiliki kemampuan. Tenaga kerja upahan Tenaga kerja yang terikat hubungan kerja dengan perusahaan. Namun banyak juga dijumpai anggota keluarga yang bekerja di perusahaan mendapat upah. waktu dan harga Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . umumnya mereka akan kehilangan hak tertentu apabila tidak bekerja. Akibatnya harapan untuk menghasilkan produk yang berkualitas tidak tercapai.

Jika tenaga kerja yang ada melebihi beban kerja yang ada. Oleh sebab itu. maka akan berakibat banyak tenaga kerja yang menganggur atau tidak bekerja secara optimal. baik dalam hal kuantitas. Itulah sebabnya perusahaan perlu melakukan perencanaan tenaga kerja. Kebutuhan spesifikasi dihasilkan lainnya telah mesin dan peralatan telah Apabila produksi baik saat jumlah. kualitas maupun kontinyuitasnya. mengembangkan mempertahankan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangannya. kapasitas yang dan akan seharusnya ditetapkan. c. dan perusahaan senantiasa mencari. diidentifikasi perusahaan produk mengadakan mesin/peralatan produksi yang tidak bermanfaat untuk menghasilkan produk sesuai dengan yang direncanakan. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Perencanaan yang kurang cermat akan berakibat fatal bagi perusahaan. Hal yang mungkin perlu diantisipasi adalah munculnya berbagai kendala yang pada dasarnya disebabkan oleh 1) Belum adanya standar kemampuan tenaga kerja karena informasi menyangkut kemampuan tenaga kerja hanya berdasarkan prediksi yang umumnya bersifat subjektif. agar kebutuhan tenaga kerja perusahaan di masa sekarang dan masa yang akan datang sesuai dengan beban kerja yang ada. Mesin/Peralatan Mesin dan peralatan yang digunakan dalam suatu proses produksi memiliki peran yang cukup besar di dalam keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan produksi. akan berakibat pada adanya pekerjaan yang tidak terselesaikan secara optimal dan tentunya tenaga kerja akan bekerja melebihi kemampuannya. Artinya kelebihan dan kekurangan beban kerja bagi tenaga kerja perusahaan akan berdampak pada biaya dan pada akhirnya akan berdampak pula pada pendapatan atau laba yang diperoleh perusahaan.selalu berubah sejalan dengan dituntut perubahan untuk kebutuhan selalu perusahaan. Sebaliknya jika jumlah tenaga kerja lebih sedikit dibandingkan dengan beban kerja yang ada. gambaran jenis. mudah stres dan pada akhirnya tidak akan betah bekerja dan memilih mencari pekerjaan lain. 2) Tenaga kerja adalah manusia yang tidak dapat diperlakukan secara mekanistik seperti mesin yang dapat diatur semaunya dan 3) ketersediaan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan sangat terbatas. Tenaga kerja akan mengalami kelelahan.

Dalam penempatan mesin/peralatan produksi di ruangan produksi terdapat beberapa prinsip dasar yang perlu dipertimbangkan oleh perusahaan. dalam artian faktor gerak. 5. dalam artian bahwa penempatan mesin/peralatan produksi ditempatkan sesuai dengan luas ruangan produksi yang dimiliki perusahaan. 4.maka sudah dapat dipastikan mesin/peralatan produksi tersebut akan kurang berfungsi atau malah tidak berfungsi. Prinsip keselamatan produksi dalam dan pada kepuasan ruangan kerja. Prinsip memperlancar arus pekerjaan. Ini berarti bahwa perusahaan melakukan investasi yang sia-sia. akan cepat mesin/peralatan Disamping kurang/tidak mendukung produksi dalam jarang mesin/peralatan mengalami kerusakan dan tentunya membutuhkan perawatan. Prinsip integrasi. keluwesan. memperpendek penempatan mesin/peralatan produksi tidak membuat tenaga kerja lebih banyak bergerak dari satu mesin/peralatan ke mesin/peralatan yang lain. 3. yang harus ditanggung yang oleh perusahaan menghasilkan dimanfaatkan sedangkan produksi. sebagainya) sehingga menghasilkan kerjasama yang harmonis. yaitu: 1. bahwa produksi dalam penempatan (bahan. dalam artian bahwa penempatan mesin/peralatan produksi dapat menjamin kelancaran arus bahan dalam proses tanpa adanya hambatan. malah akan menambah beban biaya produksi dan akan berpengaruh pula pada meningkatnya harga jual produk. Prinsip menjamin keselamatan kenyamanan kerja dari tenaga kerja. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . produksi dapat dan mengitegrasikan 2. maka selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah penempatan atau tata letaknya pada ruangan produksi. Prinsip seluruh tenaga bahwa mesin/peralatan. artian penempatan mesin/peralatan produksi sewaktu-waktu dapat disesuaikan jika sewaktu-waktu dibutuhkan adanya perubahan. Prinsip penggunaan ruangan produksi yang efisien dan efektif. Setelah dilakukan pengadaan mesin/peralatan produksi. artian mesin/peralatan kerja. produksi dalam dapat artian bahwa penempatan dan mesin/peralatan 6. Konsekuensi yang harus ditanggung oleh perusahaan adalah adanya beban biaya itu (penyusutan) tersebut pula.

3. perusahaan juga harus senantiasa memperhatikan dan mengikuti mesin/peralatan Perkembangan teknologi saat ini memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap sistem produksi untuk menghasilkan suatu produk. yakni pemeliharaan yang dilakukan secara terjadwal. Perusahaan yang tidak mengikuti perkembangan cenderung mengalami kesulitan dalam bersaing perusahaan pesaingnya yang telah menggunakan teknologi terkini. digunakan dalam artian bahwa dilakukan penempatan perawatan mesin/peralatan produksi tidak menghambat kesinambungan proses produksi. yaitu: 1. dengan pemeliharaan produksi. Penggunaan mesin/peralatan produksi dengan teknologi terkini akan menghasilkan kualitas produk yang lebih baik dan proses produksi lebih cepat dengan kapasitas yang teknologi akan lebih besar. kualitas maupun kontinyuitasnya. jikia dibanding dengan menggunakan dengan mesin/peralatan produksi yang telah ketinggalan jaman. Pemeliharaan pemeliharaan dilakukan mesin/peralatan produksi mengalami kerusakan. Prinsip proses produksi yang berkesinambungan. perencanaan teknologi dalam terkait yakni pemeliharaan penyusunan penggunaan yang tata dilakukan letak dan dengan mempertimbangkan masa pakai dari komponen pada mesin/peralatan produksi. Pemeliharaan terencana. d. Umumnya kegiatan proses Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . mesin/peralatan produksi. Mesin/peralatan produksi yang perlu senantiasa agar proses produksi dapat berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan. Terdapat beberapa breakdown. Selain itu tingginya tingkat kerusakan yang diakibatkan kurangnya upaya perawatan akan berdampak pada tingginya biaya produksi yang akan berdampak langsung pula pada tingginya harga jual produk. Pemeliharaan Selain perkembangan pencegahan. 2.7. Mesin/peralatan produksi yang sering mengalami kerusakan akan menyulitkan untuk menghasilkan produk yang sesuai baik dari sisi kuantitas. kebutuhan. Lokasi Penempatan diperhatikan dan perusahaan yang lokasi produksi sebelum merupakan memulai salah satu faktor penentu yang perlu bagi diputuskan baru operasional perusahaan. cara yakni yang dapat dilakukan yang oleh perusahaan setelah dalam upaya pemeliharaan mesin/peralatan produksi. Terutama dirintis oleh wirausahawan pemula.

Ketersediaan informasi mengenai program pembangunan Informasi program pembangunan di mana lokasi perusahaan akan didirikan sangat perlu diketahui. Ada baiknya dalam menentukan lokasi usaha perlu penyesuaian dengan kebijakan pemerintah ini agar di kemudian hari tidak menghadapi hambatan. karena setiap daerah mungkin saja sudah ditetapkan konsep tata ruang yang di dalamnya telah ditentukan kawasan-kawasan untuk kegiatan ekonomi dan bisnis. minuman. beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. listrik. dalam produksi banyak jenis bahan dan bersumber dari lokasi yang terpencar dan berjauhan. 4. Keadaan infrastruktur Mencakup ketersediaan sarana dan prasarana wilayah seperti jalan.produksi pada perusahaan yang baru dirintis oleh wirausahawan pemula dilakukan pada lokasi di mana perusahaan tersebut berada. maka lokasi usaha perlu dipikirkan untuk ditempatkan mendekati sumber bahan. Kedekatan dengan konsumen/pasar Penempatan lokasi yang mendekati konsumen/pasar sangat cocok bagi perusahaan yang menghasilkan perusahaan amat produk yang merupakan berupa pula kebutuhan makanan apabila dan sehari-hari. serta jenis produk yang sama tersedia di lokasi konsumen. maka dalam penentuan lokasi. Kedekatan dengan sumber bahan Jika dibutuhkan satu jenis bahan dan biaya transportasinya cukup besar. Dalam artian bahwa segala aktifitas perusahaan. 3. air bersih dan telekomunikasi di lokasi yang direncanakan. proses Misalnya maka apabila menghasilkan produk Demikian penempatan dibutuhkan lokasi usaha pada kompleks permukiman atau pada pusat-pusat perbelanjaan adalah menguntungkan. yaitu: 1. 2. produksi. Terkait dengan produk yang akan dihasilkan oleh perusahaan. mulai pergudangan. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . pemasaran dan administrasi dilaksanakan dalam satu lokasi. maka lokasi usaha sebaiknya mendekati pasar/konsumen.

Atau pengeluaran yang dilakukan di masa sekarang untuk mendapatkan manfaat pada masa yang akan datang. dengan besarnya produksi atau dengan kata lain biaya yang dalam periode tertentu jumlahnya sebagainya. karena meskipun lokasi perusahaan telah ditetapkan dan sudah sesuai dengan pertimbangan-pertimbangan di atas. dimana pengeluaran atau pengorbanan tersebut dapat diduga serta dapat dihitung secara kuantitatif dan tidak dapat dihindarkan. namun jika sumberdaya finansial yang dimiliki sangat terbatas. Ketersediaan Dana Hal ini penting. tentunya akan menyulitkan juga. penyusutan alat. Biaya produksi terdiri atas 2 (dua) bagian besar dengan penggolongan biayanya masing-masing diuraikan. 6. pajak lahan dan sebagainya. tergantung tingkat produksi Misalnya biaya untuk pembelian bahan baku. Meskipun pada wilayah-wilayah seperti ini biaya tenaga kerja tergolong murah. Biaya Biaya dapat didefenisikan sebagai pengorbanan ekonomis yang diperlukan untuk memproleh produk (barang dan /atau jasa). • Biaya tidak tetap. biaya upah tenaga kerja borongan. sebagai berikut: 1. dan Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . e. terutama tenaga kerja yang memiliki kualifikasi keterampilan yang memadai. dapat merupakan berubah biaya yang pada besar kecilnya berhubungan yang langsung dihasilkan. Misalnya biaya untuk gaji tenaga kerja tetap. merupakan biaya yang besar kecilnya tidak tergantung pada besar kecilnya produksi dan dalam periode tertentu jumlahnya tetap. Ketersediaan tenaga kerja Penempatan lokasi perusahaan pada daerah pinggiran kota atau daerah sumber bahan baku sering kali menyulitkan dalam perekrutan tenaga kerja. Biaya menurut perilaku yang terdiri dari: • Biaya tetap.5.

merupakan biaya yang langsung terikat atau menjadi bagian pokok dari produk yang dihasilkan. merupakan biaya yang secara tidak langsung digunakan untuk menghasilkan produk atau biaya yang terikat bukan pada bagian pokok dari produk yang dihasilkan.2. • Proses mengubah bentuk. Penggolongan proses produksi berkaitan dengan sifat dan jenis masukan yang digunakan dan produk yang akan dihasilkan. proses produksi dapat dibedakan atas: 1. Tahapan-tahapan produksi yang tersusun secara teratur disebut aliran produksi. Biaya menurut jenis yang terdiri dari: • Biaya langsung (pokok). juga produk selain sangat ditentukan ditentukan yang oleh oleh input kegiatan sebagaimana yang istilah yang proses telah dijelaskan proses Proses sebelumnya. tahapan-tahapan ini disebut tahapan produksi. Misalnya biaya untuk menggaji pimpinan dan pegawai. Olehnya itu. sewa kantor. Proses produksi berdasarkan wujudnya. perlengkapan kantor dan sebagainya. yaitu proses pengolahan bahan menjadi produk jadi atau setengah jadi dengan cara mengubah bentuk bahan menjadi bentuk yang lebih bermanfaat. Biaya yang digolongkan dalam jenis ini adalah biaya bahan langsung dan tenaga kerja langsung. • Biaya administrasi/umum. merupakan biaya yang dikeluarkan untuk keperluan administrasi kantor perusahaan dan umum. • Biaya tidak langsung. 5. terdiri atas: • Proses kimiawi. Biaya yang digolongkan dalam jenis ini adalah biaya bahan tidak langsung dan tenaga kerja tidak langsung.5. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . pembuatan dilaksanakan selama produksi. yaitu proses pengolahan bahan menjadi produk dengan mendasarkan pada sifat kimiawi bahan yang diolah. berlangsung dikenal dengan produksi melalui beberapa tahapan yang merupakan aktifitas menyeluruh yang dilakukan oleh tenaga kerja produksi yang membuat produk. Proses Produksi Dihasilkannya produk sesuai dengan jumlah dan mutu yang diharapkan oleh pasar dan perusahaan.

meliputi: 1. • Proses beda. yaitu proses memindahkan sumber atau produk dari tempat asal ke tempat dimana produk tersebut dibutuhkan.6. produksi adalah untuk melayani pesanan konsumen. Pengendalian produksi. terputus-putus. harga. prosedur yang Bentuk proses yang biasanya dan menghasilkan kadang dengan produk dengan yang berbedayang Tujuan berbeda-beda produknya bahkan masukan berbeda-beda. yang dilakukan pada setiap tahapan proses yang bertujuan untuk mencegah adanya penyimpangan terhadap standar kualitas produk yang telah ditetapkan (quality control). dimana arus masukan berlangsung terus melalui sistem produksi yang telah distandarisasi untuk menghasilkan produk yang homogen. Dalam pengendalian pembelian ini melibatkan beberapa faktor yang saling terkait. kualitas. maka perlu mengorganisasikan seluruh sumberdaya yang dimiliki oleh perusahaan untuk pengendalian produksi. Pengendalian produksi. produk dalam kuantitas dan kualitas yang sesuai dengan yang Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . disesuaikan pesanan konsumen. 2. 3. terdiri atas: • Proses berkesinambungan. 5. Pengendalian Kualitas. yaitu proses menggabungkan komponen-komponen produk menjadi produk yang lebih bermanfaat. agar pembelian yang dilakukan oleh perusahaan terkait dengan proses produksi lebih efisien (hemat biaya). merancang proses dan sistem produksi. agar proses produksi dapat berjalan lancar. waktu dan pelayanan. Pengendalian Persediaan. perlu dilakukan agar biaya yang dikeluarkan untuk penyimpanan dapat dikendalikan. Proses produksi berdasarkan tipenya. Tujuan produksi umumnya untuk persediaan kemudian dipasarkan. Pengendalian pembelian. Bentuk produk yang dihasilkan bersifat standar dan tidak tergantung pada spesifikasi pemesan. 2. 4. tepat waktu dan menghasilkan direncanakan. • Proses transportasi. Pengendalian Produksi Setelah menentukan spesifikasi produk yang akan dihasilkan.• Proses perakitan. yaitu kuantitas.

dalam merancang sistem produksi perusahaan. Penutup Komponen-komponen dalam sistem produksi yang terdiri dari input. Dengan demikian. Langkah awal yang dilakukan dalam merancang suatu sistem produksi adalah perumusan tujuan secara jelas yang menuntut perusahaan telah Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 .                                      5. proses dan output.7. ketiga komponen ini dijadikan sebagai pedoman.

lokasi dan biaya yang dibutuhkan untuk menghasilkan produk sesuai yang ditetapkan pada langkah awal tadi. 4. II 1. 3. tenaga ketika kerja. tenaga kerja. 6. I. 1. 2. mesin/peralatan. Upaya-upaya yang dilakukan dengan melibatkan komponenkomponen sistem produksi tersebut perlu senantiasa dikendalikan agar apa yang diharapkan dalam proses produksi dapat tercapai. 5. (langsung perusahaan bulan/siklus produksi. Pengadaan Bahan Rancangan harga. jenis mesin/peralatan. berupa dalam volume.menetapkan spesifikasi produk sesuai keinginan konsumen pasar sasaran. Selanjutnya menentukan input yang meliputi bahan. serta bagaimana standar kualitas masing-masing bahan tersebut? No. 4. yaitu: 1. Berdasarkan hal tersebut. 3. saja yang akan dihasilkan spesifikasinya langsung. produk yang lokasi dan biaya beserta hanya dapat dibuat telah perencanaannya ditetapkan. bahan proses sumber pasokan dan bahan-bahan tak Anda langsung) dalam dibutuhkan. 2. a. Bahan produksi pengadaan bahan baku dimaksudkan yang apa setiap untuk memperkirakan baik Anda yang butuhkan jenis. maupun bahan tak langsung. maka dapat disimpulkan bahwa kebutuhan input seperti bahan baku. Penugasan : Berikut ini Anda diminta untuk menyusun rancangan aspek produksi perusahaan Anda dengan menganalisis beberapa hal. Dan langkah berikutnya adalah menentukan proses produksi yang akan digunakan untuk menghasilkan produk. 5 Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 BAHAN TAK LANGSUNG Jenis Bahan BAHAN LANGSUNG Aspek Kualitas Yang diharapkan .

Anda perlu merinci letak lokasi yang strategis untuk pelaksanaan produksi. Khusus untuk tenaga kerja (sumberdaya manusia). 4. Dimana rencana lokasi proses produksi pada perusahaan Anda berlangsung? ………………………………………………………………………………………………. serta sumber pasokan bahan tersebut? No I 1. 5. ……………………………………………………………………………………………. Selain itu perlu pula direncanakan bagaimana kualifikasi yang dibutuhkan serta berapa tingkat upah/gaji masing-masing tenaga kerja tersebut/bulan. seperti bangunan/ruangan. serta berapa harga satuan. jumlah biaya. Kebutuhan Sumberdaya Produksi Dalam proses produksi dibutuhkan beberapa sumberdaya berupa harta yang bersifat tetap. sedangkan tenaga kerja tidak langsung adalah tenaga kerja yang tidak terlibat langsung dalam aktifitas proses produksi. Jenis Bahan BAHAN LANGSUNG Jumlah Kebutuhan ( unit) Harga Satuan (Rp/unit) Jumlah Biaya (Rp) Sumber Pasokan Sub-Total Biaya Bahan Langsung BAHAN TAK LANGSUNG Sub-Total Biaya Bahan Tak Langsung TOTAL BIAYA PENGADAAN BAHAN Catatan: Khusus biaya bahan tak langsung dimasukkan sebagai unsur biaya overhead produksi (tidak dihitung sebagai biaya per unit produk) 2. c. luas ruangan dan pembagian penggunaan dan penempatan mesin/peralatan dan perlengkapan lainnya dalam ruangan (lay out). II 1. Inventarisasi sumberdaya ini akan membantu Anda dalam menyusun kebutuhan penganggaran untuk investasi pendirian usaha Anda. 2. peralatan dan mesin produksi.b. 3. status kepemilikannya (beli/sewa). Berapa jumlah bahan yang dibutuhkan dalam sebulan/siklus produksi. Tenaga kerja langsung adalah tenaga kerja produksi yang terlibat dalam kegiatan produksi. Anda perlu merinci berapa orang tenaga kerja yang dibutuhkan untuk melaksanakan aktifitas produksi. 7. 2. 5. 4. Tenaga kerja pada bagian produksi terdiri dari tenaga kerja langsung dan tenaga kerja tidak langsung.. serta nilainya masing-masing. 3. kebutuhan jenis dan jumlah mesin/peralatan. 6. serta penggunaan tenaga kerja produksi. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 ..

serta berapa unit dan nilainya masing-masing?                    Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 .d. Berapa perkiraan tersebut? nilai (sewa/beli) serta nilai penyusutan bangunan/ruangan e. Berapa luas ruangan yang Anda butuhkan untuk melaksanakan aktifitas masingmasing tahapan produksi?         f. Jenis mesin/peralatan apa saja yang Anda butuhkan dalam melaksanakan proses produksi perusahaan Anda.

Gambarkan denah (lay out) penempatan mesin/peralatan produksi pada ruangan produksi perusahaan Anda pada kotak yang tersedia di bawah ini!                             Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1     .             Apa tujuan/fungsi masing-masing mesin/peralatan tersebut dan dari mana saja Anda memperolehnya (sumber pasokan)? h.g.

Uraikan kebutuhan tenaga kerja langsung dan tak langsung yang Anda butuhkan untuk melaksanakan tahapan-tahapan dalam proses produksi!                 j. Pada kotak di bawah ini. k.             Biaya tenaga kerja apa saja yang Anda butuhkan dalam satu bulan/siklus produksi? 3. Anda diminta untuk menguraikan (dalam bentuk skema) bagan   Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 alir produksi berdasarkan tahapan-tahapan yang dilakukan dalam proses produksi perusahaan Anda! . Proses Produksi Produk yang akan Anda hasilkan tentunya akan melalui beberapa tahapan produksi.i. yaitu aktifitasaktifitas menyeluruh yang dilakukan oleh tenaga kerja produksi. Tahapan-tahapan tersebut Anda bisa Anda tampilkan dengan membuat Bagan aliran Produksi.

Tentunya sebelumnya produk dari (Aspek Anda Pemasaran).% dari permintaan yang ada rencana jumlah produksi dengan perkiraan permintaan pada penugasan Aspek Pemasaran). hasil analisis perkiraan jumlah produksi yang akan Anda tawarkan kepada para pelanggan Anda Anda merencanakan persediaan.... Perkiraan Jumlah Produksi Pada jumlah materi pembelajaran Anda.. Anda memproduksi produk Anda melebihi jumlah permintaan yang ada... Jika jumlah produksi melebihi permintaan. Jumlah tersebut diperkirakan sekitar ... dari tersebut.                      4. adanya Anda Anda telah golongan dapat menganalisis pelanggan membuat akan permintaan potensial Berangkat jika beberapa perusahaan tersebut.. l... (Bandingkan n. Berapa jumlah produksi yang dapat Anda hasilkan dalam setiap bulan/siklus produksi? .... Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . ………………………………………………………………………………………………….. bagaimana Anda melakukan pengendalian persediaan produk? …………………………………………………………………………………………………. Dengan demikian perlu adanya penangan khusus agar persediaan yang Anda simpan tidak berlebihan.. apalagi jika produk Anda berupa barang yang banyak menggunakan tempat dan mudah rusak...unit m.

Rincikan keseluruhan biaya-biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan Anda untuk operasional produksi dalam per bulan/siklus produksi!                                       Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1   . Penganggaran Produksi Sebagaimana halnya pada aspek pemasaran.5. ada baiknya pula Anda menyusun penganggaran yang dibutuhkan oleh perusahaan Anda dalam operasional produksi. o. untuk memudahkan Anda menganalisis rencana keuangan.

REFERENSI Ahyari. S. Syamsuddin. I. Sofyan. Penerbit BPFE. Modul Pelatihan Tenaga Kerja Pemuda Mandiri Profesional. Jakarta. dan Yogyakarta. Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja.I.. 2003. Bumi Akasara. Universitas Hasanuddin. Imelda R. Ujungpandang. Assauri. Manajemen Produksi dan Operasi... Eymal B.. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Penerbit BPFE. 1997. 1993. Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian. Mulai dari Usaha Kecil Merintis Karir Kewirausahaan Anda.. Idris S.S. Fakultas Pertanian dan Kehutanan. Universitas Indonesia. 1998. Prawirosentono.. dan Rusli M. Reksohadiprojo.. Rukka. Manajemen Produksi dan Operasi (Edisi Empat). Z. Manajemen Produksi: Pengendalian Produksi (Buku 2. Yogyakarta. Departemen Tenaga Kerja RI. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi. Pusat Pengembangan Usaha Kecil Kawasan Timur Indonesia (PUKTI) kerjasama Kondrad Adenauer Stiftung Internationales Institut. A. 1990. 1996. 1995. A. Gitosudarmo. Suardi B. Eryanti P dan Nurmia S. Manajemen Produksi.. Jakarta. Pengelolaan Industri Kecil Perusahaan Makanan. Manajemen Produksi dan Operasi. Cetakan Kedua). Rajagukguk.D. R. Jakarta. Skripsi (tidak dipublikasikan).R. Jakarta.. S. M. Edisi Keempat. 1993.. Agus A. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . A.. S..

sebelum dahulu kesenjangan sosial dan dampak negatif lainnya. yang keberadaannya lingkungan mereka aktivitas berlangsung di dalamnya dapat pula menimbulkan dampak pada lingkungan. seorang wirausahawan untuk terlebih menjalankan aktifitas dirancangnya. Jika ini terjadi. dengan banyaknya calon perlu terjadi bencana alam. dan sebagainya. senantiasa akan memberikan dampak. namun justru keterpurukan ekonomi masyarakat Olehnya perusahaan yang itu. faktor lingkungan diabaikan. tidak Demikian bisa lepas pula dari halnya aktifitas perusahaan berada sebagai dan organisasi. Perusahaan diharapkan tidak hanya memikirkan bagaimana memperoleh laba yang sebesar-besarnya. Sedangkan prediksi dampak negatifnya perlu dipikirkan dengan merancang upaya-upaya pengendalian. Hal itu tentunya bukan berarti bahwa perusahaan dapat leluasa melaksanakan aktifitasnya. menyediakan produk yang dibutuhkan masyarakat. Prediksi terhadap dampak positif yang akan timbul tentunya dapat dipertahankan. Jangan karena alasan untuk memperoleh laba yang sebesar-besarnya agar dapat memberikan konstribusi yang lebih besar lagi terhadap pembangunan ekonomi. dan bila perlu dikembangkan.BAB 6 ASPEK PENGENDALIAN DAMPAK LINGKUNGAN 6. baik positif maupun negatif terhadap lingkungan dimana aktifitas tersebut berlangsung. pembangunan lapangan kerja. tanpa memperhatikan dampak dari aktifitasnya terhadap lingkungan.1. setiap kontribusi besar tetapi juga mempertimbangkan merupakan faktor lingkungan yang misalnya dalam telah dalam melaksanakan memberikan penyediaan aktifitasnya. Pendahuluan Apapun aktifitas yang dilakukan oleh seseorang sebagai individu. maka lambat laun bukan peningkatan ekonomi yang terjadi. Perusahaan terhadap unit-unit ekonomi ekonomi negara. memikirkan kemungkinan- kemungkinan dampak yang akan ditimbulkan oleh aktifitas perusahaan dan produk yang dihasilkannya terhadap lingkungan bio-fisik dan sosial budaya. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 .

3. orang-orang masalah pembangunan mengantisipasi pada pertemuan berthema “Teknologi yang Tak Perduli” di tahun 60-an. Namun pertumbuhan Masalah memperbincangkan ekonomi tidak dapat dibenarkan (mungkin sejak juga oleh siapapun) Amerika lingkungan dengan menjadikan lingkungan sebagai “tumbal” untuk mencapainya. Sasaran Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran ini. adanya Predikat karena ekonomi yang “baik” secara mikro dapat diberikan kepada perusahaan yang dapat memperoleh capaian laba yang lebih besar tahun ini dibanding tahun lalu. sehingga jangan karena dalih pembangunan ekonomi.6. pada tahun 1972 sebuah perkumpulan di Roma mengeluarkan suatu laporan bahwa pertumbuhan ekonomi tidaklah berjalan tanpa batas oleh karena adanya kendala penyediaan sumberdaya alam dan pencemaran. Gerakangerakan lingkungan menarik perhatian dunia saat itu. Ekonomi versus Lingkungan Siapapun pertumbuhan. kelestarian lingkungan menjadi terancam. sehingga perlu dilakukan upaya perlindungan dan pengelolaan yang sungguh-sungguh dan konsisten oleh seluruh pihak. Pembangunan ekonomi nasional sebagaimana yang diamanatkan oleh UUD 1945 harus senantiasa Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . mungkin akan sepakat sehat bahwa adalah ekonomi ekonomi selalu yang menekankan bertumbuh. Kualitas semakin kelangsungan hidup manusia dan mahluk hidup lainnya. mengancam lingkungan yang menurun berhubungan saat ini dengan telah termasuk penetapan 5 Juni sebagai hari lingkungan (environmental day). lingkungan kegagalan telah lama menjadi dalam perhatian. mahasiswa peserta mata kuliah mampu merancang kebutuhan dan proses pengendalian dampak lingkungan yang mungkin timbul akibat aktifitas perusahaan. Lingkungan yang lestari adalah adalah hak asasi seluruh manusia. sehingga pada tanggal 5 – 16 Juni 1972 di Kota dan Stockholom menghasilkan lingkungan diadakan berbagai yang pertemuan aturan dunia yang khusus membicarakan lingkungan. Berlanjut dari keresahan-keresahan akan masalah lingkungan. atau secara makro sebuah wilayah memperoleh capaian Product Domestic Bruto (PDB) tahun ini lebih besar dari tahun lalu.2. 6.

Principles KTT dan menghasilkan Deklarasi Forests Konvensi Perubahan Iklim (Climate Change) dan Keanekaragaman Hayati (Biodiversity). Konsep ini pertama kali di perkenalkan oleh World Commision on Enviroment and Development (WCED) pada tahun 1987 dengan mendefenisikan sebagai pembangunan yang memenuhi kebutuhan-kebutuhan dari generasi sekarang tanpa membahayakan kesanggupan generasigenerasi mendatang alam untuk sedemikian yang memenuhi bahwa rupa. Konsep berdasarkan pembangunan prinsip pembangunan ini berkelanjutan Bertens dan (2000) berwawasan merupakan berkelanjutan menurut penengah antara kepentingan pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan. berkelanjutan”. KTT Bumi juga menghasilkan Konsep Pembangunan Berkelanjutan yang mengandung 3 pilar utama yang saling terkait dan saling menunjang yakni pembangunan ekonomi. demi masa depan bumi kita. Agenda sustainable 21. pembangunan berkelanjutan menyediakan pegangan yang seimbang secara praktis tetap menemui kesulitan. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Pertentangan environmentalists) maju (the dan antara mereka yang dapat yang menomorsatukan dengan lingkungan wawasan hidup (the mereka menomorsatukan diperdamaikan ekonomi berdasarkan teknologi industrialists) “pembangunan . development. kita kebutuhan-kebutuhan ekonomi sekarang. kesulitan tersebut dapat dirundingkan dengan tercapainya konsensus untuk bersama-sama melestarikan lingkungan hidup. sehingga jalankan mereka selalu sendiri. kita bahwa Dalam dapat setiap penjelasannya sumberdaya melanjutkan dikemukakan pembangunan pembangunan harus setelah memanfaatkan generasi-generasi Implikasinya generasi harus mewariskan lingkungan hidup yang sehat dan utuh dengan sumberdaya alam secukupnya kepada generasi berikutnya. Meskipun secara konseptual. sehingga yang satu tidak perlu dikorbankan kepada yang lain. Konsensus ini di wujudkan pada Konferensi Tingkat Tinggi/KTT Bumi (United Nations Confrence on Environment and Development) di Rio de Janeiro. Namun. Brasil pada tahun 1992 yang merupakan konfrensi PBB yang pertama kali dalam sejarah berhasil mengumpulkan Bumi 1992 110 telah kepala negara untuk mewujudkan Rio. pembangunan sosial dan pelestarian lingkungan hidup.diselenggarakan lingkungan. terutama berkaitan dengan adanya kepentingankepentingan nasional suatu negara.

Perlu dicatat bahwa setelah KTT di Rio De Jeneiro. tersebut (1999). namun menurut Keraf (2002) paradigma pembangunan dipahami alasan dan berkelanjutan diketahui menilai adalah belum banyak diimplementasikan. kerja bahkan yang belum luas dan jalan. (1997). Aires-Argentina (2007). suatu hal yang positif karena telah ada komitmen dan upaya yang dilakukan pemerintah di berbagai belahan dunia untuk mengatasi dampak lingkungan. Buenos (2004). Bonn-Jerman Nairobi-Kenya (2009). Kyoto-Jepang Buenos Indonesia (2010) bumi. Milan-Italia (2003). (2011). melakukan produksi. Aktifitas Kegiatan Perusahaan dan Dampaknya Terhadap sosial Lingkungan dan Bio-Fisik dan Sosial Budaya berwirausaha merupakan kegiatan sekaligus merupakan kegiatan ekonomi. Krisis lingkungan masih tetap saja terjadi sebagai untuk paradigma paradigma kompromi berkelanjutan kembali Penyebabnya hanyalah menegaskan kembali developmentalisme.Meskipun telah dirumuskan konsensus. mempekerjakan orang. (2006). ideologi sebagai bahwa karena sebuah memuat prinsip-prinsip pembangunan tersebut yang menentukan itu tidak menjiwai seluruh proses pembangunan. Karena perusahaan dapat berjalan melalui interaksi manusia dengan manusia dan manusia dengan Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . melakukan transaksi dan berbagai aktifitas lainnya yang bertujuan untuk memperoleh laba. dan Poznan-Polandia Selatan Kopenhagen-Denmark Berbagai tentunya pertemuan dapat Nagoya-jepang berhasil bagi kelestarian Durban-Afrika merumuskan kesepakatan-kesepakatan bermanfaat 6. Jenewa-Swiss (1996). New Delhi-India (2002). KTT Bumi dilaksanakan secara rutin yang dimulai di Berlin-Jerman (1995). Aires-Argentina Montreal-Kanada (2008). telah HagueBaliBelanda (2000). yang (1998).4. Terlepas dari anggapan tersebut. Lebih lanjut dikatakan bahwa apa yang dicapai pada KTT tersebut merupakan mengunggulkan pembangunan dengan fokus utama berupa pertumbuhan ekonomi. Yang paling penting adalah dibutuhkan kedisiplinan baik dari pemerintah maupun masyarakat dunia. Aktifitas perusahaan melibatkan interaksi antar-manusia dan interaksi manusia dengan alam melalui berbagai aktifitas seperti mengadakan input dari pemasok dan/atau langsung dari alam. Marrakesh-Maroko (2001). (2005).

namun juga kepentingan perusahaan dalam jangka panjang. serta kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lain. limbah yang paling berbahaya bagi lingkungan hidup adalah limbah yang digolongkan mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3). Karena dampaknya tidak dapat dirasakan saat ini. Limbah jenis B3 ini merupakan zat. Pembuangan limbah produksi ke alam secara tidak bijaksana dapat menyebabkan pencemaran air dan tanah serta polusi udara. energi.alam. tidak hanya untuk kepentingan lingkungan itu sendiri. Dari berbagai jenis limbah yang dihasilkan oleh aktifitas perusahaan. Mungkin juga tidak disadari bahwa adanya tanggung jawab terhadap yang kelestarian lingkungan. maupun kecil) adalah dampak bio-fisik berupa pencemaran. dalam artian tidak hanya mencakup satu wilayah saja. Adanya pencemaran terhadap lingkungan diakibatkan oleh pembuangan limbah sebagai bahan yang tidak terpakai dalam aktifitas perusahaan yang dapat berbentuk padat. dan/atau membahayakan lingkungan hidup. Ada beberapa masalah lingkungan yang menjadi ancaman global diantaranya akumulasi Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . namun diadakan dalam konteks menguntungkan kedua belah pihak yang berinteraksi. oleh karena besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk mengganti biaya kerugian yang diakibatkan oleh kekurangpeduliannya dalam mengantisipasi kemungkinan dampak lingkungan yang akan ditimbulkan dari aktifitas perusahaannya. mungkin tidak disadari oleh wirausahawan akan berdampak negatif terhadap lingkungan. dan/atau jumlahnya. Pembuangan limbah hasil aktifitas perusahaan secara tidak bijaksana. Saat ini. bahkan dinyatakan failit. berarti perolehan laba dalam perusahaan tidak boleh bersifat sepihak. Dampak yang paling nyata terlihat sebagai akibat dari aktifitas perusahaan (baik yang berskala besar. Malah ada yang berpendapat dengan menambahkan kebisingan yang ditimbulkan oleh aktifitas perusahaan sebagai limbah suara. dapat mencemarkan dan/atau merusak lingkungan hidup. konsentrasi. dan/atau komponen lain yang karena sifat. namun umumnya akan dirasakan di masa yang akan untuk datang. kesehatan. cair ataupun gas. berbagai masalah lingkungan biofisik sudah mencapai taraf global. Cukup banyak fakta menunjukkan bahwa banyaknya perusahaan yang mengalami kerugian yang besar. baik secara langsung maupun tidak langsung.

Tanggung Jawab Perusahaan Terhadap Lingkungan Bio-Fisik dan Sosial Budaya Berbagai kasus lingkungan yang terjadi tidak dapat dipungkiri sebagian besar karena perilaku manusia yang tidak bertanggung jawab dan hanya mementingkan diri sendiri. alam dan keseluruhan ekosistem. Undang-Undang No. 6. namun juga harus memikirkan kepentingan pihak-pihak lain tersebut. Masalah-masalah tersebut timbul akibat aktifitas (umumnya ekonomi) yang terakumulasi dan sudah berlangsung sejak lama. juga atau bupati/walikota kewenangannya.bahan beracun. emisi. terjadinya krisis lingkungan global pada dasarnya menurut Keraf (2002) bersumber pada kesalahan fundamental-filosofis dalam pemahaman atau cara pandang serta pola perilaku manusia mengenai dirinya. udara ambien. air laut. pemasar. Undang-undang mengatur baku mutu lingkungan hidup untuk menentukan terjadinya pencemaran lingkungan yang diukur berdasarkan baku mutu air. biasanya aktifitas usaha juga memberikan pengaruh langsung maupun tidak langsung. ini gubernur. tetapi dengan persyaratan telah memenuhi baku mutu lingkungan sesuai hidup dengan dan mendapat izin dari Menteri. air limbah. hujan asam. Dalam operasional usaha. Jika ditinjau lebih jauh. No. maupun pemasok. seorang pengusaha tidak hanya memikirkan keuntungan sendiri. pemerintah. penggurunan serta berkurangnya keanekaan hayati. masyarakat Keberhasilan mengelola diukur dengan melihat sampai sejauhmana hubungan perusahaan dengan para stakeholders tersebut. 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup telah mengatur bahwa setiap orang diperbolehkan untuk membuang limbah ke media lingkungan hidup. Tentunya dalam menjalankan aktifitas usahanya. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . seharusnya setiap perusahaan telah memiliki unit-unit pengolahan limbah sebelum limbah dibuang ke lingkungan. Dalam hal dampaknya terhadap lingkungan sosial budaya. akan baik berhubungan internal dan dengan berbagai stakeholders eksternal (pihak-pihak seperti usaha yang dapat seperti karyawan. wirausahawan berkepentingan). gangguan dan lainnya sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. konsumen. rusaknya lapisan ozon. efek rumah kaca. Untuk mencegah dampak negatif yang ditimbulkan oleh limbah perusahaan.5.

apakah perusahaan juga memiliki tanggung jawab moral seperti manusia? Jika ada yang berpendapat bahwa perusahaan memiliki tanggung jawab legal. tetapi juga terkait dengan semua kehidupan lain di alam semesta. Kedua. mungkin jawabannya sudah pasti dan tidak diragukan lagi. Bagaimana halnya dengan perusahaan. tetapi juga berlaku berlaku bagi semua mahluk hidup dan lingkungannya. sementara bagi mahluk lain di luar manusia tidak berlaku. mempunyai hak dan kewajiban legal sebagaimana manusia dewasa seperti menuntut dan dituntut di pengadilan. bahwa etika hanya berlaku bagi komunitas sosial manusia atau dalam artian bahwa norma dan nilai moral hanya dibatasi keberlakuannya bagi manusia. Hanya manusia yang memiliki nilai. Cara pandang antroposentrisme dikritik tajam oleh etika biosentrisme dan ekosentrisme yang memiliki cara pandang bahwa manusia tidak hanya dipandang sebagai mahluk sosial. Seperti subyek hukum yang biasa (manusia Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Kehidupan manusia tidak hanya tergantung pada sesamanya (komunitas sosial).Kesalahan cara pandang ini bermula dari etika antroposentrisme yang memandang manusia sebagai pusat dari alam semesta. Dari pemahaman kedua etika ini. dan manusia dengan mahluk lain serta lingkungannya. Terdapat tiga kesalahan fundamental dari cara pandang ini: Pertama adalah manusia hanya dipahami sebagai mahluk sosial (social animal) yang eksistensi dirinya ditentukan oleh komunitas sosialnya dalam pengertian bahwa manusia berkembang menjadi dirinya dalam interaksi dengan sesama manusia di dalam komunitas sosialnya. melakukan kontrak dan sebagainya. sementara alam dan segala isinya hanyalah sekadar alat bagi pemuasan kepentingan dan kebutuhan hidup manusia. sehingga tanggung jawab moral tidak lagi hanya dibatasi pada hubungan manusia dengan manusia lainnya dan komunitasnya. Karena perusahaan sebagai badan hukum pastilah memiliki status legal. dan Ketiga. Cara pandang ini melahirkan sikap perilaku eksploitatif tanpa memperdulikan alam dan segala isinya. Manusia harus dipandang terlebih dahulu sebagai mahluk biologis dan ekologis. Pembahasan mengenai etika sebagaimana yang telah dikemukakan di atas terkait hubungan manusia dengan manusia. manusia adalah penguasa alam sehingga bebas melakukan apa saja. cara pandang ini diperkuat oleh paradigma ilmu pengetahuan dan teknologi modern yang memisahkan alam sebagai obyek dan manusia sebagai subyek dan memisahkan secara tegas antara fakta dan nilai. memiliki.

dan pertanda lainnya yang tidak dimiliki oleh benda mati. Terdapat banyak pertanda yang menunjukkan bahwa perusahaan juga memiliki “kepribadian” tersendiri. perusahaan pun harus menaati peraturan hukum. terdapat dua pandangan tentang status legal perusahaan. dan akibatnya hanya manusia peroranganlah yang dapat memikul tanggung jawab. perusahaan sepenuhnya ciptaan hukum. perusahaan perlu berstatus moral atau merupakan pelaku moral yang bisa melakukan tindakan etis atau tidak etis. Apakah perusahaan dapat melakukan tindakan etis atau tidak etis sebagaimana manusia? Jika manusia sebagai pelaku moral memiliki hati nurani. bisa menjalankan pengaruh atas politik lokal. maka kita dapat berkesimpulan bahwa perusahaan juga memiliki tanggung memiliki jawab moral.perorangan). Kembali ke pembahasan tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan bio-fisik dan sosial sosial budaya adalah terkait pada upaya yang dilakukan wirausahawan dalam     Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . perusahaan bisa tumbuh. mungkin pertanyaan ini akan sulit untuk dijawab. Menurut George (1999). Ada baiknya kita sepakati bahwa karena perusahaan dijalankan oleh manusia. ada argumen pro dan kontra. Seluruh perdebatan pro-kontra tidaklah begitu penting dibahas karena hanya memiliki makna teoritis saja dan tidak memiliki konsekuensi untuk praktek berwirausaha. Di satu pihak harus diakui bahwa hanya manusia perorangan yang memiliki kebebasan untuk mengambil keputusan.tidak merupakan pelaku moral dan karena itu tidak dapat memikul tanggung jawab moral. apakah perusahaan juga demikian? Dalam menjawab pertanyaan ini. karena itu ada hanya berdasarkan hukum (Legal-creator) dan pandangan bahwa suatu usaha bebas dan produktif (Legal-recognition). sulit juga menerima pandangan bahwa perusahaan hanyalah semacam benda mati yang dikemudikan oleh para manajer. Namun jika dipertanyakan apakah perusahaan memiliki tanggung jawab moral. yaitu:. tentunya yang konsekuensi wirausahawan sebagai manusia menjalankannya. Segala tanggung keputusan jawab yang oleh diambil dalam perusahaan. Supaya memiliki tanggung jawab moral. Seandainya perusahaan --tidak termasuk orang-orang yang terlibat di dalamnya-. namun masih terdapat wirausahawan sebagai pimpinan perusahaan dan pastilah sebagai manusia mereka merupakan pelaku moral dan tentunya memikul tanggung jawab moral atas keputusan yang mereka ambil. Di lain pihak.

intensitas dan lamanya dampak berlangsung. pengubahan bentuk lahan dan bentang alam b. erutama dalam Upaya-upaya yang memiliki upaya tersebut meliputi pencegahan. Introduksi jenis tumbuh-tumbuhan. Proses e. dan/atau penerapan teknologi yang diperkirakan mempunyai potensi besar untuk mempengaruhi lingkungan hidup. Amdal merupakan kajian mengenai dampak penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan. kawasan lingkungan buatan. perusahaan lingkungan-berdampak terhadap melakukan pencegahan sebelum menjalankan aktifitasnya adalah memiliki analisis mengenai dampak lingkungan hidup (amdal). Pembuatan dan penggunaan bahan hayati dan non-hayati h. sifat kumulatif dampak. luas wilayah penyebaran dampak. Kegiatan yang mempunyai risiko tinggi dan/atau mempengaruhi pertahanan negara i. baik yang terbarukan maupun yang tidak terbarukan c. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN- . hewan. penanggulangan dan pemulihan. Sebagaimana yang diatur dalam undang-undang bahwa setiap perusahaan yang berdampak penting terhadap lingkungan hidup wajib memiliki amdal. berbalik atau tidak berbaliknya dampak. banyaknya komponen lingkungan hidup lain yang akan terkena dampak. serta lingkungan sosial dan budaya konservasi sumber daya alam dan/atau perlindungan cagar budaya f. eksploitasi sumber daya alam. dan jasad renik g. Kriteria usaha dan/atau kegiatan berdampak penting yang wajib dilengkapi dengan amdal terdiri atas: a.mengendalikan Salah kecenderungan terjadinya satu bentuk pencemaran tanggung penting dan/atau jawab kerusakan –t lingkungan. Proses dan kegiatan yang secara potensial dapat menimbulkan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup serta pemborosan dan kemerosotan sumber daya alam dalam pemanfaatannya d. Proses dan dan kegiatan kegiatan yang yang hasilnya hasilnya dapat akan mempengaruhi mempengaruhi lingkungan pelestarian alam. Dampak penting yang dimaksud ditentukan berdasarkan kriteria: besarnya jumlah penduduk yang akan terkena dampak rencana usaha dan/atau kegiatan. dan/atau kriteria lain sesuai denga perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang saat ini lagi trend dan telah dijalankan oleh berbagai perusahaan dikenal dengan istilah Corporate Social Responsibility (CSR). akan tumbuh rasa percaya dari masyarakat. Selain itu. Program CSR merupakan komitmen perusahaan untuk membangun kualitas kehidupan yang lebih baik bersama dengan para pihak yang terkait. Perusahaan yang mengedepankan konsep ini akan lebih menekankan pembangunan sosial dan pembangunan kapasitas masyarakat sehingga akan menggali potensi masyarakat lokal yang menjadi modal sosial perusahaan untuk maju dan berkembang. di mana agar program dengan ini mengharuskan suatu perusahaan dalam pengambilan keputusannya pemangku sungguh-sungguh (stakeholders) untuk memperhitungkan termasuk keseimbangan akibatnya lingkungan antara kepentingan perusahaan. dari Namun sebagai bagian strategis dari CSR upaya tersebut brand masih building jarang kini dan yang telah peningkatan dijadikan upaya-upaya sebagai bagian perencanaan perusahaan. dan kritis serta mampu melakukan filterisasi terhadap dunia usaha yangg tengah berkembang. kegiatan seluruh Hal ini amal. Hal ini menuntut para pengusaha untuk menjalankan usahanya dengan semakin bertanggung jawab. Masyarakat semakin well informed. Rasa memiliki perlahan-lahan muncul dari masyarakat sehingga masyarakat merasakan bahwa kehadiran perusahaan di daerah mereka akan berguna dan bermanfaat. Setidaknya ada tiga alasan penting mengapa kalangan dunia Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN- . Selain dapat menciptakan peluang-peluang sosial ekonomi masyarakat. posisi singkat dapat dimengerti sebagai peningkatan organisasi di dalam sebuah komunitas melalui berbagai upaya kemaslahatan bersama bagi organisasi dan komunitas. menyerap tenaga kerja dengan kualifikasi yang diinginkan. yang dilakukan terpadu dengan kegiatan usahanya secara berkelanjutan. utamanya masyarakat di sekelilingnya dan lingkungan sosial dimana perusahaan tersebut berada. membuat mengharuskan perusahaan kepentingan beragam pemangku kepentingan eksternal dengan kepentingan internal. cara ini juga dapat membangun citra sebagai perusahaan yang ramah dan peduli lingkungan. Beberapa perusahaan memang mampu mengangkat status CSR ke tingkat yang lebih tinggi dengan corporate menjadikannya image. CSR bukan hanya sekadar terhadap hidup. Kepedulian namun secara kepada masyarakat sekitar komunitas dapat diartikan partisipasi sangat dan luas.

BUMN bencana tersebut alam. Program dan/atau memenuhi dalam bantuan BUMN BUMN. mengalami yang dijalankan (PKBL). bahkan operasi usahanya. UMK untuk khusus dan binaan sosial dana Bina modal bagi kerja usaha pembelian pesanan produktif.     Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN    . yang wilayah bagi merupakan usaha korban dan yang di pemagangan. Pertama. usaha (capacity dan melalui bantuan bantuan menengah dan kecil (UMK) yang telah menjadi binaan yang bersifat pinjaman tambahan dalam rangka rekanan kapasitas program dapat pendampingan dalam Program masyarakat dari bagian Lingkungan dan/atau bantuan bentuk Bina oleh laba berupa untuk rangka peningkatan pendidikan/pelatihan. pinjaman pinjaman Binaan. Sedangkan Lingkungan pemberdayaan melalui kondisi Program pemanfaatan biaya sarana Obyek dana bantuan diberikan pendidikan ibadah pelatihan. bersifat cara dimulai tentang Umum ekonomi Kedua. masyarakat sebaiknya jawab hubungan simbiosis untuk dari tata dan mutualisme. dengan saat Perusahaan keluarnya ini bernama Program (Perum) Perusahaan program dan Kecil Bina dan pemerintah.usaha wajar dan kegiatan mesti bila merespon perusahaan dan mengembangkan isu tanggung jawab sosial sejalan kalangan atau dengan bisnis Ketiga. perusahaan adalah bagian dari masyarakat dan oleh karenanya memperhatikan memiliki sosial kepentingan yang salah masyarakat. tanggung merupakan CSR Nomor di 3 satu meredam sejarah cara menghindari konflik sosial. serta pelestarian lingkungan. sarana prasarana umum. Jumlah penyisihan laba untuk pendanaan program maksimal sebesar 2% dari laba bersih untuk Program Kemitraan dan maksimal 2% dari laba bersih untuk Program Bina Lingkungan. program Indonesia Tahun perkembangan pembinaan dan dan pembinaan usaha kecil yang dilaksanakan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sejak Pemerintah Sejalan oleh PKBL 1983 pengawasan Perusahaan Jawatan (Perjan). bantuan pengadaan kemitraan aktiva dari dilakukan tetap dengan pemberian pemberian UMK building) promosi. Perkembangan terbitnya Perseroan ini terus Program Peraturan (Persero). keputusan Kemitraan Usaha penyesuaian berbagai Program Pembinaan Lingkungan merupakan pemberdayaan kondisi lingkungan oleh BUMN melalui pemanfaatan dana dari bagian laba BUMN. dengan BUMN perkembangan masyarakat.

Program CSR yang dilaksanakan oleh MMF adalah pemberian bantuan beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa. Pemberian bibit berdasar pada permohonan yang masuk dari masyarakat atau kelompok masyarakat kepada perusahaan ini. Nurdin Abdullah. Peduli terhadap kesehatan yang dilakukan oleh PT. yakni menyediakan bibit pohon untuk program penghijauan yang dilakukan oleh mahsiswa. sehingga setelah lulus tidak lagi terpaku menjadi pegawai negeri yang semakin tahun formasinya semakin kecil. Sebagai contoh. Bahkan perusahaan ini kerapkali menjadi sponsor utama kegiatan penghijauan. tidak hanya kepada para karyawan dan keluarganya. perusahaan yang menghasilkan produk butsudan (furniture untuk budaya masyarakat Jepang yang berfungsi sebagai tempat untuk menghormati dan berkomunikasi dengan para leluhur yang telah wafat) ini juga melakukan kegiatan yang terkait dengan pelestarian dan kepedulian terhadap lingkungan. H. Untuk menjamin ketersediaan bibit. perusahaan ini terus melakukan pembudidayaan bibit pohon penghijauan untuk masyarakat yang membutuhkan. Jakarta Timur. Perusahaan ini memilki klinik kesehatan yang terletak di wilayah perusahaan untuk pemeriksaan kesehatan umum secara gratis dengan mengutamakan pelayanan pada lanjut usia. Dr. dalam upaya mendukung program pemerintah yakni pemberian ASI Ekslusif oleh ibu menyusui. M. Selain beasiswa untuk pelajar. H.) pada tahun 1998 dan saat ini dipimpin oleh Prof.H. Ir.000-an pelajar di Sulawesi Selatan. sedang yang berhasil menyelesaikan studinya sudah tidak terhitung jumlahnya. MMF telah menyerahkan beasiswa kepada 5. Selain itu. sebagai bentuk rasa kepedulian dan berbagi kepada sesama. Maruki Internasional Indonesia. sudah banyak yang meraih gelar doktor.blogspot. perusahaan ini juga menyediakan pojok ASI untuk karyawan yang menyusui. Tokai Material Indonesia dan pada tanggal 14 Januari 2003 berubah nama menjadi PT.                      Sumber: disadur dan diolah dari http://tamanbacaanmaruki.com    Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN  .Agr. Bingkai 4 Contoh Penerapan Corporate Social Responsibility (CSR) Pada PT. Yayasan ini didirikan oleh Prof. dilakukan Maruki Internasional sebagaimana yang ditampilkan pada Bingkai 4 berikut.com dan http://marukiinternasionalindonesia. Sido Muncul bekerjasama dengan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) telah memberikan bantuan operasi katarak di 67 kota melalui 92 Rumah Sakit di Indonesia. Hingga saat ini.M. Fachruddin (alm.Terdapat dokter keluarga dan juga dokter perusahaan untuk memberikan pelayanan kesehatan. namun beberapa perusahaan swasta juga telah melakukannya. khususnya anak jalanan dan anak-anak terlantar. misalnya PT. Selain untuk pemeriksaan kesehatan umum. LSM atau organisasi lainnya. Maruki Internasional Indonesia berdiri pada tanggal 18 juni 1997 dengan nama PT. Selain di bidang pendidikan. Yukihiro Kitagawa selaku Presiden Direktur. Maruki Makassar Foundation juga membiayai Kuliah Wirausaha bekerjasama Universitas Hasanuddin yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa.blogspot.B. Maruki Internasional Indonesia. Maruki Internasional Indonesia PT. Perusahaan ini memiliki yayasan yang menangani program CSR yang dilaksanakan oleh perusahaan yang bernama Maruki Makassar Foundation (MMF). dan dari jumlah tersebut.Amiruddin Maula) pada tanggal 6 Desember 2003. Adanya Taman Bacaan Maruki Kapasa juga adalah bagian tanggung jawab sosial perusahaan ini di bidang pendidikan. Taman Bacaan ini yang terletak di bagian kanan area perusahaan yang diresmikan oleh Walikota Makassar saat itu (Drs. perusahaan ini juga membangun Rumah Perlindungan Anak Jalanan Contoh dan yang Terlantar lain seperti yang yang terletak dibilangan oleh PT. Dr. tetapi juga untuk masyarakat yang bermukim di sekitar perusahaan.Penerapan CSR di Indonesia tidak hanya telah dilakukan oleh BUMN. Perusahaan ini dipimpin oleh Mr. Indonesia. Jalan Tegalan. Ir. janda dan anak-anak.

Penutup Memikirkan faktor lingkungan terutama dampak-dampak yang akan ditimbulkan dalam menjalankan aktifitas sebagai wirausahawan adalah suatu hal yang mutlak. limbah tersebut dapat berupa limbah yang sifatnya padat.6. maupun suara. Berikut ini disajikan beberapa hal yang perlu didiskusikan dan dirumuskan terkait upaya pengendalian dampak lingkungan perusahaan yang dirancang. Limbah apa saja yang dihasilkan oleh aktifitas perusahaan Anda?                   aspek pegedalian dampak lingkungan perusahaan Anda dapat dilakukan dengan menganalisis beberapa hal. Karena kepedulian pada lingkungan bukan hanya untuk kepentingan lingkungan itu sendiri. Limbah Aktifitas perusahaan anda tentunya menghasilkan limbah. Penugasan : Rancangan 1. a. Pada bagian ini perlu diidentifikasi limbah-limbah apa saja yang dihasilkan oleh aktifitas perusahaan Anda. namun juga untuk keberlangsungan aktifitas perusahaan yang dijalankan.6. cair. Limbah-limbah tersebut apabila tidak ditangani dengan baik akan memberikan dampak pada lingkungan. gas. maka dalam merancang perusahaan perlu pula dirancang upaya-upaya yang akan dilakukan terkait dengan pengendalian dampak terhadap lingkungan. yaitu:               Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN  . Untuk mengantisipasi dampak yang kemungkinan akan ditimbulkan oleh adanya aktifitas perusahaan dan produk yang dihasilkannya terhadap lingkungan bio-fisik dan sosial budaya.

.................................................   ............................................... KEWIRAUSAHAAN  ............................................................... • • • • Buku Ajar ........................2..... Untuk itu.............................................................   .................... ................................................................................... aktifitas perusahaan juga akan memberikan pengaruh pada lingkungan sosial-budaya masyarakat di sekitarnya................................................................................... Anda perlu melakukan identifikasi kemungkinan dampak-dampak (positif dan negatif) itu...................... d........................................................ perlu diidentifikasi langkah-langkah penanganannya.............................. Dampak Sosial Budaya Selain berdampak pada lingkungan bio-fisik.............   ............................................................................................................................................................................................................................................................................. Apa dampak positif dengan adanya perusahaan Anda terhadap lingkungan sosial budaya masyarakat? • ................................................................................................................ Apa dampak positif dengan adanya perusahaan Anda terhadap lingkungan biofisik? • • • • • .............................................................................................. ............................... Apa pula dampak negatifnya terhadap lingkungan bio-fisik dan bagaimana cara mengendalikannya?                    3................... b.................................  c................................................................................................................................................................... .................. Dan bila kemungkinan akan memberikan dampak negatif..............................................................  .. perlu pula diidentifikasi kemungkinan dampak (positif dan negatiif)nya................. Dampak Bio-Fisik Berbagai aktifitas perusahaan dapat memberikan dampak positif dan negatif baik langsung maupun tak langsung terhadap lingkungan bio-fisik di sekitarnya.. kemudian mengidentifikasi langkah-langkah antisipasi apabila terjadi dampak negatif terhadap lingkungan bio-fisik..........................................................................

e. ada baiknya pula Anda menyusun penganggaran yang dibutuhkan oleh perusahaan Anda dalam pengendalian dampak lingkungan. Rincikan keseluruhan biaya-biaya yang dikeluarkan dampak oleh perusahaan lingkungan Anda dalam untuk per melaksanakan                                  Buku Ajar upaya-upaya pengendalian terhadap bulan/siklus produksi! KEWIRAUSAHAAN  . f. Apa pula dampak negatifnya terhadap lingkungan sosial budaya dan bagaimana cara mengendalikannya?             4. Penganggaran Dampak Lingkungan Agar memudahkan Anda menganalisis rencana keuangan.

Eymal B.T. Keraf.I.. R. . Business Ethics. Yogyakarta. Etika Lingkungan. Undang-undang Republik Indonesia No. 2000. Paparan Dalam rangka sosialisasi persiapan World Summit on Sustainable Development. 1999. George.. Pengantar Etika Bisnis.D. Imelda R.REFERENSI Bertens.R.. 2002. Syamsuddin. Agus A. M.S. Mulai dari Usaha Kecil Merintis Karir Kewirausahaan Anda. New York.. Penerbit Buku Kompas. 8 September 2001 di Yogyakarta. dan Rusli M.. Pusat Pengembangan Usaha Kecil Kawasan Timur Indonesia (PUKTI) kerjasama Kondrad Adenauer Stiftung Internationales Institut. 1995. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Widodo. K. 2001. KTT Dunia Pembangunan Berkelanjutan 2002 Peluang dan Tantangan bagi Indonesia Baru. S...A. Pengelolaan Lingkungan Hidup. Suardi B. Penerbit Kanisius.D. Prentice Hall Publishing. A. Jakarta. Idris S.

memasarkan. Apapun aktifitas yang dilaksanakan oleh perusahaan seharusnya direncanakan sebelum dilaksanakan. perusahaan. pada dasarnya merupakan peluang bagi seorang wirausahawan untuk memperbaiki kinerja perusahaannya. sangat melayani Bentuk konsumen. Pengaturan dan pengelolaan organisasi untuk mencapai tujuan inilah yang disebut manajemen. Tingkat persaingan usaha semakin ketat yang ditandai dengan diberlakukannya pasar bebas di satu sisi. tidak terkecuali organisasi perusahaan.1. Olehnya itu. apatah lagi bila aktifitas dilakukan tanpa melalui proses perencanaan. penentuan jenis organisasi perusahaan menentukan wirausahawan menjalankan aktifitasnya. mempersiapkan masukan.BAB 7 ASPEK ORGANISASI DAN MANAJEMEN 7. di sisi lain terjadi pula perkembangan dalam kehidupan masyarakat yang memiliki konsekuensi peningkatan berbagai jenis kebutuhan yang harus terpenuhi. menyelenggarakan sistem informasi dan mungkin dalam keuangan tidak dan semua berbagai aktifitas lainnya dilaksanakan dalam sebuah wadah yang disebut organisasi. Setiap organisasi pastilah memiliki tujuan. bukan dengan cara “tiba masa tiba akal”. yakni organisasi pula bagi perusahaan kesuksesan bermacam-macam seorang cocok untuk semua jenis perusahaan. Perencanaan yang dibuat haruslah Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . mengenal pasar. mempekerjakan orang. Untuk mencapai tujuan tersebut. Pendahuluan Perubahan lingkungan dunia usaha senantiasa berkembang dan menuntut seorang wirausahawan untuk mampu menyesuaikan dirinya dan perusahaannya sesuai dengan perkembangan yang terjadi. memproduksi. Segala aktifitas dalam kaitannya dengan berwirausaha yang meliputi menciptakan gagasan. Salah satu strategi dalam menjalankan aktifitas yang berorientasi pelayanan pada yang pasar terbaik (memenangkan kepada persaingan adalah dengan pesaing dan serta memberikan membenahi konsumen) mempersiapkan organisasi dan manajemen perusahaan. maka organisasi perusahaan harus diatur dan dikelola dengan baik. Perencanaan yang baik pun belum menjamin tercapainya tujuan yang ditetapkan.

di sinilah pentingnya seorang wirausahawan untuk melaksanakan pembagian kerja.2. berarti wirausahawan telah menerapkan pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen dalam perusahaannya. suatu kegiatan yang dilakukan literatur untuk mewujudkan kerjasama di antara semua sumberdaya yang terlibat dalam organisasi untuk Jika membaca berbagai manajemen. Sasaran Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran ini. Jika hal ini telah dilaksanakan. mahasiswa peserta mata kuliah akan dapat merancang kebutuhan organisasi dan manajemen perusahaan. mengkoordinasikan berbagai bagian yang ada pada perusahaan. defenisi manajemen oleh para ahli cukup beragam.3. ada kerjasama diantara orang-orang yang tergabung di dalamnya.menjadi pedoman bagi aktifitas perusahaan dan tidak hanya sebagai formalitas belaka yang terkesan hanya dibuat di atas kertas. perlu terlebih dahulu merancang kebutuhan organisasi dan manajemen perusahaan yang akan dirintis dan dijalankannya. Karena apa yang telah direncanakan haruslah diwujudkan. 7. Sedangkan mencapai tujuan manajemen yang telah merupakan ditetapkan. Dari defenisi tersebut dapat disebutkan bahwa organisai mengandung berbagai unsur yang terdiri dari dua orang atau lebih. mengarahkan para tenaga kerja serta senantiasa melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan rencana. dan memiliki tujuan bersama. Hasil monitoring dan evaluasi setiap aktifitas dalam perusahaan merupakan salah satu dasar bagi seorang wirausahawan untuk selanjutnya menyusun perencanaan aktifitas berikutnya. Namun jika ditelusuri lebih jauh. Defenisi Organisasi dan Manajemen Organisasi adalah sekelompok orang (dua atau lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu bentuk kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. 7. maka akan ditemukan bahwa istilah manajemen mengandung tiga pengertian yaitu: Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Apa yang telah dikemukakan merupakan hal-hal yang menjadi dasar bagi seorang calon wirausahawan agar sebelum menjalankan aktifitas perusahaannya.

Manajemen sebagai suatu seni (art) dan sebagai suatu ilmu pengetahuan (science) Meskipun demikian. sedangkan manajemen lebih mengarah kepada pengaturan atau pengelolaan untuk mencapai tujuan tersebut. staffing. diantaranya dikemukakan. lagi menjadi Gullich Dale : : planning.4. para ahli directing. Manajemen sebagai suatu proses 2. George R. dan controlling. commanding. (controlling).1. tersebut. dari berbagai defenisi mengenai manajemen yang dikemukakan oleh ahli. pendapat fungsi-fungsi fungsi-fungsi yakni manajemen manajemen perencanaan pengawasan disederhanakan pelaksanaan pengorganisasian kelompok pelaksanaan (actuating) dapat perencanaan (planning). terdiri ini dari dan coordinating. yakni visi dan misi perusahaan. organizing. maka dapat dikatakan bahwa hal yang berbeda antara organisasi dan manajemen adalah organisasi sebagai alat atau wadah sekelompok orang dalam mencapai tujuan tertentu. coordinating. 2. planning. Luther 4. maka dapat reporting. dan budgeting. innovating. beberapa hal yang perlu dirancang. Manajemen sebagai kolektivitas orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen 3. staffing. sebagai berikut: 1. bentuk Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . dan controling bermaksud bahwa Secara tiga pada garis mengabaikan dasarnya besarnya fungsi (organizing). organizing. directing. struktur organisasi perusahaan. Organisasi Perusahaan Terkait     dengan kebutuhan organisasi perusahaan. organizing. Pada fungsi-fungsi dasarnya manajemen. penerapan Berbagai manajemen pendapat dalam ahli organisasi juga adalah terkait mengenai dengan jenis berbeda-beda fungsi-fungsi manajemen. Henry Fayol : planning. (actuating) dan pengawasan (controlling). organizing. hampir semua menekankan pada pengendalian dan pendayagunaan berbagai sumberdaya organisasi untuk mencapai tujuan tertentu. 3. 7. utama. staffing. Terry : planning. dan controlling. Ernest Tanpa dikemukakan (planning). Dari uraian yang telah dikemukakan. representing. motivating.

Dalam melaksanakan tetapi tersebut aktifitas mereka perusahaan. Orang-orang tentunya memiliki kehidupan yang berbeda-beda. sehingga dengan demikian aktifitasaktifitas yang dilakukan dalam upaya mengatasi persoalan dan kendala dapat lebih spesifik dan terarah. apalagi Kondisi yang demikian kebutuhan akan dan menyulitkan kepentingan perusahaan setiap orang untuk yang berkembang. harus fleksibel dan senantiasa mampu perubahan-perubahan Pertumbuhan dan lingkungannya. Sebuah perusahaan tidak langsung berdiri begitu saja.     Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . a. Sebab tanpa arah yang jelas cenderung akan sulit untuk berkembang. dituntut diri wirausahawan menyesuaikan perubahan yang di mana untuk dengan perusahaan mampu harus berada dan di segala aktifitasnya diri dengan Semakin perusahaan dilaksanakan seorang perubahandinamis dapat dan untuk bertahan lingkungan tersebut. tetapi lazimnya melalui proses yang panjang dan untuk kelanjutan operasionalnya diperlukan arah yang jelas. membutuhkan latar seorang orang belakang wirausahawan mungkin kerja.organisasi perusahaan. sebagaimana yang diuraikan berikut ini. Visi dan Misi Perusahaan Lingkungan senantiasa berubah. sebuah lingkungan sebuah perusahaan. serta perizinan organisasi perusahaan. Dari hasil pengukuran tersebut dapat diketahui persoalan dan kendala yang dihadapi setiap saat. melakukannya sendiri. maka orang yang bersangkutan bisa saja tersesat dan tidak mengetahui dimana posisi lain yang sebagai ia tidak tenaga telah capai. Perusahaan sebagai unit bisnis. maka semakin sulit untuk mengetahui dan mengantisipasi diperlukan. bila beragamnya terlibat tidak dapat dipenuhi oleh perusahaan. dan membedakan visi dan misi pribadi dalam menjalankan aktifitas kesehariannya. perkembangan diketahui apabila perusahaan tersebut memiliki arah tertentu yang akan dicapai dan secara berkala dilakukan pengukuran capaian. Hal Ini dapat diilustrasikan Ibarat seseorang yang akan melakukan perjalanan tanpa arah yang jelas yang akan dituju. Latar belakang yang berbeda inilah yang juga membedakan berbagai status kehidupan. mampu menyesuaikan perubahan tersebut.

b. Pernyataan visi hendaknya ditekankan pada pelayanan terhadap kebutuhan stakeholders sebagai prioritas utama. Bentuk Spesifik dari desain organisasi sebuah perusahaan dapat dilihat dari struktur organisasi perusahaan tersebut. terutama yang terkait dengan pembagian kerja dan sumberdaya yang dimiliki. Sedangkan misi perusahaan terkait dengan tugas pelayanan yang harus dijalankan organisasi menyusun oleh perusahaan Bagi terhadap pihak-pihak visi yang berkepentingan. stuktur organisasi pada dasarnya merupakan desain organisasi dimana wirausahawan sebagai manajer melakukan alokasi sumberdaya perusahaan. serta pengkoordinasian dan pengkomunikasiannya. serta penyesuaian visi pada pihak-pihak luar yang berkepentingan. seorang wirausahawan perlu menyadari pentingnya pemahaman/penyamaan visi yang didasari oleh kesamaan visi pribadi masingmasing orang yang terlibat. melaksanakan fungsi pengorganisasian keseluruhan sebagai sumberdaya fungsi manajemen sesuai wirausahawan mengalokasikan perusahaan dengan perencanaan yang telah dibuat berdasarkan kerangka kerja yang dinamakan desain organisasi perusahaan. merupakan senantiasa Visi perusahaan untuk pada merupakan falsafah bagi manajemen perusahaan dan setiap orang yang terlibat dalam perusahaan. Harus disadari bahwa keuntungan merupakan konsekuensi sebagai balas jasa dalam upaya menerapkan strategi perusahaan. memiliki cakupan yang luas. Hal yang perlu diingat oleh wirausahawan. serta menggambarkan prospek yang cerah dalam perjalanan hidup perusahaan di masa mendatang. bahwa jika menginginkan perusahaannya bertahan hidup lebih lama. Visi perusahaan inilah yang akan dijabarkan dalam beberapa misi yang harus dilaksanakan dalam mencapai visi perusahaan. bukan sebagai tujuan utama.Berangkat dari dasar pemikiran tersebut. strategi manajemen. Struktur Organisasi Perusahaan Dalam perusahaan. Dengan demikian. Perencanaan perusahaan dibuat pedoman berlandaskan perusahaan. hendaknya tidak mengekspresikan “memburu keuntungan” dalam pernyataan visinya. Pernyataan visi perusahaan hendaknya dirumuskan dalam suatu pernyataan yang bersifat sederhana. terukur dalam hal capaian dan waktu. yang misi yang diemban dalam rangka mencapai visi perusahaan. fleksibel. Visi perusahaan terkait dengan kondisi yang akan dicapai oleh perusahaan di masa yang akan datang. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 .

pembagian bagian yang menangani keuangan. dapat dibagi menjadi pekerjaan pengadaan/pembelian. proses penyaluran. Ini dapat dilakukan apabila jenis-jenis pekerjaan telah dispesifikkan. seorang wirausahawan perlu memberikan atau mendelegasikan kepada perusahaan. 2. kegiatan karena pekerjaan. penyimpanan/pergudangan. Struktur organisasi menunjukkan adanya pembagian kerja dalam bentuk pendelegasian wewenang kepada tenaga kerja dan menunjukkan pula arah tanggung jawab atas wewenang yang diberikan. Sebagai contoh. Pengelompokan (departementalization). namun lebih sering pembagian dibagi-bagi pekerjaannya. dan sebagainya. sebagai upaya untuk menyederhanakan dari keseluruhan kegiatan dan pekerjaan sebagaiman yang telah disusun dalam proses perencanaan ditempatkan digunakan menjadi dan dengan lebih sederhana untuk dan spesifik dimana setiap orang akan ditugaskan istilah setiap kerja. Olehnya itu. untuk perusahaan perdagangan hasil pertanian. atau karena tenaga perusahaan keterbatasan kerja waktu. Sebagai contoh. pentingnya dan sebagainya. grading. Struktur organisasi adalah komponen-komponen kerja) dalam organisasi perusahaan.Keterlibatan beberapa orang dalam perusahaan tentunya membutuhkan pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas. pekerjaan kontrol kualitas. Selain itu. yang Kadangkala adalah pembagian kerja disebut pula dengan pembagian tenaga kerja. yakni: 1. Pembagian kerja (division of work). Seluruh pekerjaan tidak hanya dimonopoli oleh wirausahawan wewenang sebagai staf pemilik. sinilah keterampilan. pekerjaan pengadaan/pembelian dan Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . struktur organisasi juga menunjukkan fungsi-fungsi atau kegiatan-kegiatan yang berbeda-beda dikoordinir dan menunjukkan pula adanya spesialisasi-spesialisasi pekerjaan yang terdapat dalam sebuah organisasi perusahaan. merupakan dan penamaan bagian atau kelompok pekerjaan berdasarkan kriteria tertentu. susunan disusun (unit-unit struktur organisasi perusahaan. bukan orangnya. pengemasan. Di tenaga. Berbagai literatur manajemen mengemukakan bahwa terdapat 4 (empat) pilar dalam yang perlu di perhatikan dalam penyusunan struktur oganisasi. pembagian kerja pada perusahaan perdagangan hasil pertanian.

dan juga menjelaskan bagaimana batasan kewenangan dibuat dan siapa dan bagian mana akan melapor ke bagian mana. wirausahawan (coordination). bagian-bagian mana yang perlu ada dan bagian-bagian mana yang tidak perlu Bentuk strukturnya dibuat beberapa faktor yang mempengaruhi struktur organisasi. menjadi pekerjaan bagian bagian proses of penyimpanan/pergudangan pemasaran. struktur organisasi perlu juga dimodifikasi menyesuaikan perubahan strategi.grading Prosessing. organisasi yang pun dirancang bisa tentunya sesuai disesuaikan kebutuhan dengan perusahaan. Jika struktur organisasi hendak dengan perusahaan.     Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1   . salah satu sarananya adalah melalui struktur harus organisasi sesuai perusahaan. bagian dalam proses organisasi dalam agar mengintegrasikan tujuan organisasi seluruh dapat aktifitas tercapai dari secara perubahan yang signifikan dalam strategi perusahaannya. dan seterusnya. dikelompokkan bagian relasi menjadi dan kontrol dan dalam Bagian kualitas penyaluran organisasi dalam Pengadaan Bahan. Oleh Untuk mencapai sasaran-sasaran perusahaan melakukan perusahaan yang telah ditetapkan tersebut. kebutuhan Terdapat perusahaan. dikelompokkan dikelompokkan (hierarchy). yaitu: 1. Struktur dibentuk. Strategi ini selanjutnya dijabarkan ke dalam berbagai sasaran perusahaan. maka disusun strategi yang perlu dilakukan oleh perusahaan untuk mencapainya. baik secara vertikal maupun secara Terdapat konsep penting Span management terkait dengan jumlah orang atau bagian di bawah suatu bagian yang akan bertanggung jawab kepada bagian tertentu. 3. Strategi Perusahaan Untuk mewujudkan visi dan misi perusahaan. dan 2) Chain of command yang menunjukkan garis perintah dalam sebuah organisasi dari hierarki yang paling tinggi hingga hirarki yang paling rendah. sasaran karenanya. Penentuan horisontal. 4. Kordinasi berbagai efektif. pengemasan antar-bagian dua menjadi merupakan yaitu: 1) penentuan relasi antar bagian dalam organisasi. hal ini.

dalam menjalankan aktifitasnya adalah Perlu tenaga dan semata-mata dari bahwa mengejar namun baik memberikan pelayanan ekternal terbaik stakeholders. semakin besar pula jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan. bermacam-macam dibuat semakin spesialisasi kompleks pekerjaan. perkembangan maupun dan (pesaing. Perusahaan yang menggunakan teknologi tradisional dan sederhana. dan bisa jadi membutuhkan organisasinya perusahaan. Ukuran Organisasi Perusahaan Semakin besar organisasi sebuah perusahaan. kekuatan kepada stakeholdersnya. Dengan demikian struktur ukuran mengikuti perkembangan 3. struktur organisasi yang dibutuhkan tidak sama dengan perusahaan yang telah menggunakan teknologi moderen yang serba mekanis dan elektrik. (manajemen pemerintah. Lingkungan Perusahaan Perkembangan sebuah perusahaan tidak terlepas dari perkembangan yang terjadi pada lingkungan internal dan eksternal perusahaan itu sendiri. yaitu: Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . perusahaan lebih seluruh internal pemasok. terhadap organisasi.2. dan kinerja tidak. Teknologi Teknologi yang dimaksudkan adalah cara perusahaan mengubah masukan (input) menjadi keluaran (output). harus memiliki diikuti akan berpengaruh Olehnya struktur perkembangan perusahaan. itu. Penerapan membutuhkan sistem struktur sistem waktu struktur dan organisasi pada (analisis) sesuai. Memilih struktur organisasi yang cocok untuk setiap perusahaan pengamatan yang tepat dan dalam organisasi pendekatan yang digunakan dalam menyusun struktur organisasi. semakin luas cakupan wilayah yang dijangkau. 4. perusahaan yang Beberapa tergantung khusus dari kondisi memilih dapat perusahaan yang bersangkutan. dengan mengalami perusahaan penyesuaian kesulitan perusahaan menerapkan strategi dan mencapai sasaran yang telah ditetapkan. lain proses pembelajaran untuk setiap yang ini bahwa laba. pelanggan. serta masyarakat pelaksanaan karena bila lingkungan sebagainya). Sebagaimana yang sering daripada diutarakan itu pada bagian tidak disa kerja).

geografis. adalah: perizinan bentuk Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . 4. • Pengambilan keputusan dan pengendalian perusahaan sering berlangsung dengan cepat. dibandingkan Kelebihan dengan perusahaan usaha perseorangan. karena tanggung jawab di bawah seorang pemilik yang sekaligus adalah pimpinan perusahaan. Model Pendekatan bagian. yaitu: 1. yakni membagi pekerjaan berdasarkan wewenang ganda dan menggabungkan beberapa pendekatan. Usaha Perseorangan Usaha perseorangan atau sering disebut firma adalah bentuk usaha yang paling kecil dan paling umum. karena keuntungan tidak perlu dibagi kepada siapapun. c. 2. 3. yakni yakni membagi membagi pekerjaan pekerjaan berdasarkan berdasarkan pelanggan wilayah yang yang dijadikan sasaran pasar. sering yakni lebih pemilik rendah perusahaan.1. pada seorang. Pendekatan Pendekatan Pelanggan. Bentuk Organisasi Perusahaan Secara umum terdapat tiga bentuk usaha yang secara yuridis dapat diterima keberadaannya. 5. yakni membagi pekerjaan berdasarkan produk yang dihasilkan atau dipasarkan. Pendekatan matriks. Fungsional. yakni membagi pekerjaan berdasarkan fungsi bagian- Pendekatan Produk. Segala sesuatu dalam perusahaan jenis ini tanggung jawabnya • Biaya lainnya. • Kemungkinan untuk meraih keuntungan yang lebih besar. struktur organisasi berdasarkan pendekatan-pendekatan yang telah disebutkan dapat dilihat pada Bingkai 6. dijadikan sasaran pasar.

• Kemungkinan untuk memperoleh investasi jangka panjang relatif kecil. 2. Bentuk perusahaan semacam ini memiliki kelebihan. yaitu: • Dibandingkan dengan perusahaan perorangan dan perseroan. maka kerap kali semua harta benda yang dimiliki pemilik menjadi jaminan. terutama jika terdapat salah seorang yang berkongsi tidak sepaham lagi dengan yang lain. • Kewajiban yang berkongsi tidak terbatas. karena status kepemilikan hanya berada pada satu orang. perusahaan patungan juga memiliki kekurangan. perusahaan jenis ini relatif lebih sulit untuk memperoleh kredit permodalan jangka panjang. karena sebagai pemilik tunggal tidak perlu berkonsultasi pada banyak orang. persoalan perolehan formalitas hukum lebih mudah dan biayanya lebih kecil. Usaha Patungan Usaha patungan atau sering disebut usaha perkongsian merupakan bentuk perusahaan yang status pemilikannya berada di bawah sejumlah orang yang ikut terlibat. Selain kelebihannya. terutama apabila perusahaan mengalami kendala dalam pengembangannya. • Bila dibandingkan dengan perusahaan perseorangan. karena mereka ikut memperoleh laba. • Mereka yang terlibat dalam perkongsian dapat termotivasi dalam menerapkan semua kemampuannya. karena dapat bersumber dari beberapa orang yang berkongsi. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 .• Respon terhadap kebutuhan-kebutuhan perusahaan sering lebih cepat terkendali. • Ketersediaan modal sering lebih kecil dibanding dengan jenis perusahaan lainnya. • Kemungkinan bubarnya perusahaan lebih besar. sehingga ketika perusahaan berutang. Sedangkan kelemahan usaha perseorangan. Hal ini berarti bahwa segala sesuatu yang terjadi di dalam perusahaan merupakan tanggung jawab sejumlah orang yang terlibat di dalam perkongsian. yaitu: • Kemungkinan perolehan modal perusahaan lebih mudah. adalah: • Tanggung jawab berada pada pemilik.

tetapi kepada siapa saja yang berminat untuk itu. 3. Disamping kelebihan. • Kemungkinan untuk memperoleh modal investasi dan modal kerja relatif lebih mudah. • Pemilikan saham tidak terbatas. kemungkinan perolehan modal dari pembeli/pemilik saham lebih besar. jenis perusahaan ini juga memiliki kelebihan. Perusahaan jenis ini relatif lebih banyak terikat pada peraturan-peraturan pemerintah dan seringkali memperoleh pengawasan yang lebih ketat. Dengan demikian. yaitu: • • • Biaya yang dibutuhkan untuk pendirian usaha relatif lebih besar dibandingkan jenis perusahaan yang lain. harus mendapat persetujuan dari semua yang berkongsi.• Pengambilan keputusan agak lambat. yaitu: • Organisasi perusahaan dapat didelegasikan kepada pihak-pihak profesional. dibatasi oleh akte pendirian dan perkembangan Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . namun memiliki hak untuk menunjuk pihak-pihak yang dapat menjalankan perusahaan. Kegiatan-kegiatannya peraturan yang berlaku. mengingat organisasi perusahaan memiliki kesanggupan untuk menggaji tenaga kerja yang dipekerjakan. • Pengelolaan perusahaan secara profesional lebih dimungkinkan. Seperti halnya jenis perusahaan perorangan dan patungan. mengingat kelangsungan hidup perusahaan relatif terjamin. Perusahaan Perseroan Perusahaan jenis ini merupakan suatu bentuk perusahaan yang sama sekali terpisah dari pemiliknya. Pemilik perusahaan tidak lebih dari seorang yang berstatus sebagai pemilik saham. jenis perusahaan perseroan juga memiliki kekurangan. karena segala sesuatu kegiatan dalam perusahaan.

Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 .

diantaranya: gangguan. surat Namun terkait surat jika dengan izin bentuk organisasi perusahaan. rencana yang memiliki perizinan perusahaan terkait dengan yang keleluasaan sudah wirausaha dan dalam melaksanakan aktifitas dan menjalankan rencana-rencana yang telah ditetapkan dalam Menyepelekan akan untuk bentuk-bentuk Dari perizinan sisi seharusnya selayaknya dimiliki oleh sebuah perusahaan. Jenis-jenis bentuk perizinan tersebut. Keuntungan perusahaannya. umumnya distributor-distributor tertentu seperti supermarket mempersyaratkan adanya izin Departemen Kesehatan/BPOM dan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia untuk jenis produk makanan. mewujudkan pemerintah. serta peraturan pemerintah pusat dan daerah di mana perusahaan tersebut berada. umumnya meminta surat izin tempat usaha dan perizinan lainnya sebagai syarat pengajuan kredit. seorang wirausahawan Legalitas sebelum perlu memikirkan berwujud perjanjian yuridis terkait legalitas perusahaannya. bukan tidak mungkin akan menggagalkan dilaksanakan. Perizinan Perusahaan Dalam aspek menjalankan formal aktifitas perusahaan. dilakukan. seperti pendirian. Kemungkinan banyak stakeholders perusahaan yang mempersyaratkan kepemilikan kerjasama dengan perusahaan. obat-obatan dan kosmetika. jika perusahaan berbentuk formal. Sebagai contoh. maka perlu memiliki beberapa bentuk perizinan. dan kepemilikan pengawasan perizinan terhadap dimaksudkan kegiatan usaha. izin kesehatan. Demikian pula dalam memasarkan hasil produksi. dalam pengurusan kredit di perbankan atau pada lembaga non-bank. mungkin cukup memiliki izin dari kepala kelurahan/desa setempat dan izin dari tetangga- Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Ada beberapa jenis perizinan perusahaan yang harus dimiliki oleh perusahaan yang tentunya terkait dengan jenis. pengarahan.d. bentuk dan bidang aktifitas perusahaan. minuman. sebagainya berbentuk perusahaan. perizinan perusahaan melakukan perizinan yang dimiliki dalam menjalankan aktifitas. surat usaha usaha dan perdagangan. bidang tetangga. tanda sesuai daftar dengan pembinaan. Bentuk akte perizinan surat izin yang perusahaan izin tempat sangat usaha. perusahaan masih non-formal.

1. Izin 2. Izin

prinsip,

persetujuan tanah,

yang

dikeluarkan oleh

pemerintah Kantor

kabupaten/kota Pertanahan

setempat Nasional

untuk mendirikan usaha. penggunaan dikeluarkan Badan setempat setelah izin pembebasan tanah dimiliki yang dapat berupa hak guna bangunan (HGB) atau hak milik (HM). 3. Izin 4. Izin dan 5. Izin mendirikan gangguan, kepala usaha bangunan dikeluarkan (IMB), oleh serta yang dikeluarkan pemerintah persetujuan dikeluarkan oleh pemerintah kabupaten/kota persyaratan dari lokasi dan melalui dinas yang ditunjuk. kabupaten/kota dari oleh tetangga dengan terdekat sebelum mengajukan izin ini, wirausahawan wajib memiliki izin dari ketua RT/RW kelurahan/desa, perdagangan perusahaan yang direncanakan. Departemen Perindustrian Perdagangan melalui Dinas terkait di kabupaten/kota di lokasi rencana pendirian perusahaan. 6. Tanda daftar perusahaan (TDP), merupakan surat keterangan yang dikeluarkan oleh pemerintah melalui instansi terkait di kabupaten/kota lokasi rencana pendirian perusahaan. Perizinan ini biasanya berlaku dalam jangka wqaktu lima tahun, dan setelah masa berlakunya habis harus didaftarkan kembali. 7. Akta perusahaan, jenis persuratan yang dikeluarkan oleh instansi terkait sesuai dengan jenis perusahaan yang didirikan. 8. Izin kementerian, merupakan bentuk perizinan yang membawahi bidang usaha melalui instansi setempat, misalnya izin kesehatan dari Dinas Kesehatan/BPOM, sertifikat produk halal dari Departemen Agama/MUI, dan sebagainya. 9. Persyaratan terhadap Pengelolaan dampak yang lingkungan, akan sebagai rekomendasi terhadap atau pengesahan dan cara ditimbulkan lingkungan

pengendaliannya yang dikeluarkan oleh pemerintah kabupaten/kota melalui instansi terkait sebagai syarat untuk memperoleh izin mendirikan bangunan atau izin tempat usaha. Dokumen ini dapat berupa UKL/UPL atau analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL).

Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1

10. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dokumen yang dikeluarkan oleh Departemen Keuangan melalui instansi perpajakan yang ada di wilayah lokasi perusahaan direncanakan.

7.5. Manajemen Perusahaan Sebagaimana yang telah dikemukakan pada awal pembahasan materi pembelajaran ini bahwa manajemen merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk mewujudkan kerjasama di antara semua sumberdaya yang terlibat dalam organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Hal ini juga berlaku pada sebuah perusahaan sebagai sebuah organisasi. Manajemen perusahaan dari merupakan penjelasan upaya di pengendalian atas Method ini adalah (cara dan pendayagunaan sarana Market berbagai sumberdaya yang dimiliki untuk mencapai tujuan perusahaan. Sumberdaya (uang), (pasar). Dalam pemanfaatan sarana manajemen perusahaan dibutuhkan teknik-teknik manajemen. Berikut ini diuraikan beberapa teknik manajemen moderen dan penting untuk diketahui oleh seorang wirausahawan, yaitu: 1. Management by Delegation Teknik manajemen ini digunakan bila perusahaan semakin berkembang, dimana jumlah tenaga kerja sudah cukup banyak, Bagian-bagian perusahaan agak banyak, telah memiliki banyak cabang yang tidak hanya melayani pasar lokal saja. Kondisi melakukan ini memungkinkan secara wirausahawan langsung, dan tugas, akan menghadapi pengawasan kesulitan dan untuk pengawasan meskipun pengaturan Material perusahaan (bahan), merupakan kerja) dan manajemen perusahaan yang dikenal dengan istilah 6M, yakni Man (manusia), Money Machine (mesin/peralatan),

perusahaan harus tetap dilakukan. Teknik manajemen ini dapat dilakukan dengan prinsip-prinsip asas pendelegasian antara pengawasan kekuasaan pekerjaan dan dengan menggunakan jawab yang perimbangan tanggung

pendelegasiannya jelas dan tegas. Kaderisasi pimpinan sangat diperlukan, karena apabila berhasil, maka perusahaan akan memiliki tim manajemen yang efektif.

Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1

Beberapa • • •

syarat

operasional

yang

harus

dipenuhi

untuk

menjalankan

teknik

manajemen ini, yaitu: Penugasan yang jelas dan tegas, agar tidak terjadi keragu-raguan Pelimpahan kekuasaan (delegation authority) yang jelas batasannya, terutama yang berkaitan dengan pengambilan keputusan Pelimpahan tanggung jawab yang jelas, dalam artian bahwa bidang usaha apa dan stani pengecdar hasil yang bagaimana yang diinginkan oleh pemberi delegasi. 2. Management by Exception Teknik ini merupakan pada kelanjutan dari management yang by telah delegation, ditetapkan. namun Oleh penekanannya tanggung organisasi penguasaan memenuhi teknis syarat pekerjaan teknis

karena itu, manajer bagian harus mampu memimpin, memiliki mentalitas dan jawab, keahlian. Pengembangan dan struktur asas perusahaan ditekankan pada prinsip komunikasi pada

pertukaran informasi, karena dalam menjalankan teknik manajemen ini, biasanya yang menjadi masalah pelik adalah komunikasi dan kontrol. 3. Management by Objective Cara yang ditempuh dalam penerapan teknik manajemen ini adalah manajer berunding dengan para bawahannya mengenai tujuan yang akan dicapai hingga dapat ditetapkan sebagai sasaran perusahaan. Sasaran tersebut dapat berupa target penjualan atau produksi yang selanjutnya dapat dipakai sebagai pedoman yang harus dicapai oleh para manajer bawahan dan sekaligus dapat pula dipakai oleh manajer untuk menilai prestasi bawahannya. Ada 3 (tiga) hal yang biasanya menjadi ukuran prestasi, yaitu prodiktivitas kerja bawahan secara individu, efisiensi perusahaan dan efektivitas pimpinan. Penerapan teknik manajemen ini biasanya akan menghasilkan prestasi yang meningkat karena tujuan yang telah diterapkan jelas dan diketahui dengan baik oleh para manajer bawahan, namun dengan peningkatan prestasi, timbul pula masalah yang menyangkut penghargaan (remunerasi) yang tidak sesuai dengan prestasi yang tentunya akan menimbulkan kekecewaan dari bawahan yang bersangkutan.

Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1

wirausahawan harus benar-benar memahami bahwa perusahaannya sebagai suatu sistem ekonomi yang mampu berprestasi ekonomi. Management by Results Teknik manajemen ini dapat dilakukan oleh perusahaan dalam bentuk apa pun. Keuntungan yang dapat diperoleh dengan cara ini adalah prosedur aktifitas organisasi dapat dikuasai dan ditertibkan. Begitu pula efisiensi dapat ditingkatkan melalui penyeragaman normalisasi dan standardisasi. dan hubungan antara sumber-sumber yang tersedia dan hasil yang dimungkinkan. yang potensial harus ditemukan dan dimanfaatkan dengan sebaik- 5. Disamping itu. Dengan adanya kelompok gugus tersebut. karyawan dapat berpartisipasi secara langsung Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Perusahaan harus menjadi unggulan di masa yang akan datang. karena dalam penerapannya banyak berorientasi pada perbaikan kualitas. Manajemen partisipatif seluruh ini dapat dirumuskan gotong sebagai royong suatu dan sistem untuk untuk mengikutsertakan pihak secara musyawarah mufakat dalam rangka meningkatkan kualitas proses dan hasil kerja. Management by System Teknik manajemen ini mengembangkan struktur organisasi menjadi suatu tata sistem. asalkan pimpinan perusahaan secara sadar menghadapkan dirinya pada tri-tugas ekonomi. Wujud nyata dari teknik ini adalah dibentuknya gugus kendali mutu (Quality Control Circle/QCC di tiap-tiap unit kerja yang ada dalam perusahaan. 6. dimana setiap sistem akan merupakan suatu kelompok aktifitas perusahaan yang diikat satu sama lain melalui metode dan prosedur tata urutan dalam mengerjakan atau menjalankan aktifitas tertentu.4. Teknik ini sering dikenal dengan istilah Total Quality Control (TQC). yaitu: • • • Perusahaan yang sekarang harus dibuat seefektif mungkin. gaya prestasinya harus ditingkatkan secara maksimal. Management by Participation Teknik manajemen ini menekankan unsur partisipasi seluruh pihak yang ada pada perusahaan. Hal-hal baiknya.

Manajemen sebagai seni (art) dapat diterapkan dalam aktifitas apapun pada perusahaan. agar sumberdaya yang dimiliki dapat dimanfaatkan seefisien dan seefektif mungkin untuk mencapai tujuan perusahaan sesuai dengan yang ditetapkan. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 .6. Dikatakan sebagai suatu sistem. karena apa pun aktifitas 2 (dua) yang ada pada bagian-bagian yakni proses perusahaan akan dijumpai unsur dan perencanaan manajemen manajemen (planning). bila satu saja proses tidak berjalan. penggerakan dan pengawasan yang keseluruhannya merupakan suatu sistem. dibedakan pengertian Manajemen manajemen. manajemen produksi. namun bila tidak diorganisasikan dan diatur dengan baik. maka tujuan manajemen dengan itu sendiri dan bidang tidak fungsi atau akan yang fungsi tercapai. Oleh karena itu. kemudian hasilnya dipresentasikan kepada pimpinan perusahaan. suatu kegiatan yang terdiri atas proses perencanaan. Sedangkan manajemen tujuan berdasarkan fungsi dimaksudkan sebagai kegiatan manajemen yang dilakukan berdasarkan kebutuhan manajemen sesuai yang bidang mendukung tertentu. maka sumberdaya dan tujuan yang telah ditetapkan tersebut menjadi sesuatu hal yang sia-sia.dalam setiap pertemuan untuk membahas dan memecahkan permasalahan yang menyangkut perbaikan kualitas dan peningkatan produktivitas. berdasarkan manajemen berdasarkan maksudnya adalah proses berdasarkan fungsi. pelaksanaan (actuating) dan pengawasan (controlling). dalam praktek manajemen perusahaan banyak dijumpai istilah menunjukkan manajemen pemasaran. pengorganisasian. Olehnya itu. Penerapan teknik-teknik manajemen dalam perusahaan senantiasa mengalami perkembangan seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. karena antara satu proses dengan proses yang lainnya saling terkait. dan sebagainya. tercapainya misalnya perusahaan. manajemen keuangan. manajemen sumberdaya manusia. di sinilah letak pentingnya aspek pengorganisasian dan manajemen perusahaan. 7. Penutup Bagaimanapun sebuah perusahaan memiliki sumberdaya yang memadai dan memiliki tujuan yang jelas. Olehnya itu.

sedangkan Misi Perusahaan menguraikan “Apa yang harus Anda lakukan oleh perusahaan untuk mencapai visi perusahaan?”. Berdasar dari rumusan tersebut. a. Visi Perusahaan merupakan jawaban dari pertanyaan “Ingin dijadikan apakah perusahaan Anda di masa yang akan datang?”. Visi dan Misi Perusahaan Pada pembelajaran analisis potensi diri. sebaiknya Visi dan Misi Perusahaan Anda pun dirumuskan dalam satu-dua kalimat yang memiliki satu kesatuan makna. Anda perlu pula merumuskan Visi dan Misi Perusahaan Anda. Sebagaimana halnya visi dan misi pribadi Anda. dirumuskan maka terkait berikut ini disajikan desain beberapa serta hal yang perlu didiskusikan perusahaan dan dan penyusunan kebutuhan organisasi pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen pada berbagai aktifitas perusahaan yang dirancang. Penugasan: Susun rancangan aspek Organisasi dan Manajemen perusahaan Anda meliputi beberapa hal. Anda telah merumuskan visi dan misi pribadi. yaitu: 1. Rumusan Visi dan Misi Perusahaan Anda tersebut dapat Anda tuliskan pada bingkai yang disediakan berikut ini.Untuk menerapkan materi yang dibahas dalam pembelajaran aspek organisasi dan manajemen. Uraikan pula misi (cara dan nilai dasar untuk mencapai bagian/unsur yang ada pada perusahaan Anda pada bingkai berikut! visi) untuk setiap Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Rumuskan Visi (suatu keadaan yang perusahaan Anda pada bingkai berikut! diinginkan di masa yang akan datang) b.

Struktur Organisasi Perusahaan Anda diminta untuk menggambarkan struktur organisasi perusahaan yang Anda rancang. c. Gambarkan Struktur Organisasi Perusahaan Anda pada bingkai berikut.2. kemudian uraikan tugas dan tanggung jawab unsur-unsur yang ada pada struktur tersebut. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 .

…………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… 3. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Bentuk Perusahaan dan Perizinan kebutuhan perizinan Anda. Uraikan tugas dan tanggung jawab masing-masing unsur yang ada pada perusahaan sesuai dengan struktur organisasi yang Anda gambarkan.d. yang Anda butuhkan Anda dalam perlu mendirikan pula dan perusahaan Kemudian menyebutkan Rincikan menjalankan instansi/lembaga yang mengeluarkan perizinan tersebut.

Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . instansi yang mengeluarkan. Bentuk perizinan apa saja yang Anda butuhkan dalam mendirikan dan menjalanka perusahaan Anda.pengadaan bahan. Manajemen Perusahaan Anda perlu menguraikan mulai penerapan dari proses prinsip-prinsip manajemen dalam aktifitas pemasaran. sampai kepada pengelolaan keuangan. 4. serta biaya untuk pengadaan perizinan tersebut.e. perusahaan Anda investasi. pengendalian dampak lingkungan.produksi.

g. …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Berikan uraian rinci mengenai pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen tersebut berdasarkan aspek kegiatan perusahaan Anda. Beri tanda silang (X) untuk penerapan fungsi-fungsi manajemen pada setiap aspek kegiatan perusahaan pada matriks berikut.f.

Imelda R.R. ada baiknya Anda pula Anda aspek menyusun h.. Mulai dari Usaha Kecil Merintis Karir Kewirausahaan Anda. Modul Pelatihan Tenaga Kerja Pemuda Mandiri Profesional.. Departemen Tenaga Kerja RI. penganggaran dibutuhkan oleh perusahaan dalam organisasi dan manajemen.5... Agus A.I.S. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Idris S. Penganggaran Organisasi dan Manajemen Agar memudahkan Anda menganalisis yang rencana keuangan. 1998. Eymal B. Suardi B. 1995. dan Rusli M.. Syamsuddin.. Jakarta. A. Z.. Rincikan keseluruhan biaya-biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan Anda untuk aspek organisasi dan manajemen dalam per bulan/siklus produksi! REFERENSI Rajagukguk.D. Pusat Pengembangan Usaha Kecil Kawasan Timur Indonesia (PUKTI) kerjasama Kondrad Adenauer Stiftung Internationales Institut. Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja. Eryanti P dan Nurmia S.

keuntungan. 8. Sasaran Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran ini. mahasiswa peserta mata kuliah akan dapat merancang kebutuhan investasi dan sumber-sumbernya serta menyusun rencana profitabilitas perusahaan. 8. produksi. terutama dari sisi kemampuan perusahaan dalam mengembalikan investasi yang ditanamkan oleh wirausahawan. pengendalian dampak lingkungan. Pendahuluan Keberhasilan bisa jadi perusahaan indikator lazimnya dilihat sampai sejauh mana usaha dan tersebut tentunya memberikan keuntungan bagi wirausahawan.1. Namun perlu diingat bahwa keuntungan yang diperoleh sebagai kinerja hasil keuangan merupakan konsekuensi atau dampak dari kinerja proses dan kinerja hasil aspek-aspek lain yang meliputi aspek pemasaran.BAB 8 ASPEK KEUANGAN 8.2. Persoalan yang sering dihadapi oleh calon wirausahawan adalah kesulitan dalam memperoleh modal awal yang akan diinvestasikan untuk mewujudkan perusahaan yang dirancangnya. Olehnya memberikan itu untuk maka mengetahui aspek apakah perusahaan perlu pula yang dirancang. serta organisasi dan manajemen. Kebutuhan Modal Perusahaan Dalam memulai sebuah bisnis tentunya dibutuhkan modal berupa uang tunai (kas) yang nantinya akan digunakan untuk membiayai kegiatan-kegiatan di masa pra-operasi dan masa komersial sebagaimana yang telah dirancang pada pembelajaran-pembelajaran sebelumnya. keuangan rancangan aspek keuangan akan menggambarkan prospek usaha yang rancang. dirancang Disamping akan itu. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Semakin besar keuntungan yang diperoleh merupakan keberhasilan kinerja keuangan perusahaan sebgai pertanda keberhasilan perusahaan dalam mencapai sukses.3.

maka perputaran modal investasi dari uang tunai menjadi uang tunai kembali dalam jangka waktu yang cukup lama. sepanjang biaya tersebut terikat dalam harta tetap perusahaan untuk jangka waktu yang lama (>1 tahun). Perusahaan perdagangan dengan angkutan. sebagai berikut: 1.Modal yang digunakan dalam menjalankan perusahaan terdiri dari modal investasi dan modal kerja yang penjelasannya akan diuraikan. Dari sisi bidang usaha. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Besar kecilnya kebutuhan modal investasi perusahaan sangat tergantung dari bentuk dan ukuran perusahaan. Modal Investasi Modal investasi adalah modal yang digunakan untuk pengadaan dan perbaikan sumberdaya bangunan. alat seperti pembelian perekrutan lahan dan dan mesin transportasi. Olehnya itu. dan sebagainya. mesin dan peralatan operasional bidang perusahaan sehari-hari. Jumlah modal yang terikat dalam harta tetap tersebut akan berangsur-angsur berkurang perhitungan digunakan. Berbeda jasa bergerak pengolahan/industri manufaktur. lainnya yang membutuhkan modal investasi yang cukup besar. perusahaan. Karena modal investasi terikat pada harta tetap perusahaan. cenderung perusahaan perhotelan tidak yang dan membutuhkan lahan dan bangunan yang luas. Selama masa terikatnya modal pada harta tetap perusahaan. yang peralatan meliputi dan harta tetap produksi. Pada dasarnya. modal tersebut tidak dapat dicairkan kembali tanpa mengganggu jalannya operasional perusahaan. semua biaya yang dikeluarkan selama perusahaan belum beroperasi dapat digolongkan ke dalam modal investasi. seleksi tenaga kerja. Kebutuhan modal investasi bagi perusahaan kecil tentu akan lebih sedikit dibandingkan kebutuhan modal investasi bagi perusahaan menengah dan besar. secara umum dapat dikatakan bahwa perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan. umur ekonomisnya berakhir. relatif tidak banyak untuk membutuhkan sarana di modal investasi. bangunan pabrik. maka nilai buku harta tetap tersebut menjadi = 0 (nol). dan pengembaliannya juga berangsur-angsur dalam bentuk penyusutan (depresiasi). jumlah modal yang diinvestasikan jumlahnya tidak tetap selama periode sesuai investasi dengan atau metode selama umur ekonomis penyusutan penggunaan yang aktiva tetap Setelah tersebut. serta bidang usaha yang dikelolanya.

besarnya modal kerja yang bisa digunakan untuk membiayai operasional perusahaan adalah selisih antara harta lancar dengan utang lancar. laba membengkaknya (profitabilitas). seperti tercermin pada besarnya unsurunsur harta lancar dan utang lancar. piutang dan kas. Olehnya itu. Apabila dana pribadi tidak mencukupi dalam membiayai segala kebutuhan dalam memulai dan menjalankan perusahaan. maka dibutuhkan sumber dana dari pihak lain dalam bentuk Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . perusahaan tidak kebutuhannya mengganggu Sebaliknya. dan sebagainya. Pemusatan dana untuk dimanfaatkan sebagai modal investasi dan modal kerja dalam memulai dan menjalankan perusahaan perlu direncanakan kebutuhannya. Modal kerja yang bertambah melebihi akan nampak pada gejala menumpuknya untuk akan persediaan. sebagian dari harta lancar ini harus disediakan untuk memenuhi kewajiban finansial yang segera harus dilakukan. seperti membayar utang kepada pemasok. yang pada kahirnya akan mengganggu aktifitas dan kelangsungan hidup perusahaan. selama demikian. pembayaran upah/gaji tenaga kerja. Namun demikian. Modal kerja dapat bertambah atau berkurang. selanjutnya Dengan dimanfaatkan lagi untuk membiayai akan terus operasional berputar perusahaan setiap selanjutnya. Jika modal investasi terikat pada harta tetap perusahaan. Dan uang tunai yang telah masuk ke perusahaan. seperti biaya untuk pembelian bahan. modal kerja ini terlihat sebagai modal yang terikat dalam harta lancar perusahaan dan disebut sebagai modal kerja keseluruhan. biaya pemasaran.2. Modal Kerja Modal kerja adalah modal yang digunakan untuk membiayai operasional perusahaan sehari-hari. Modal kerja yang dialokasikan untuk membiayai operasional perusahaan tersebut diharapkan akan kembali menjadi kas (uang tunai) dalam waktu yang singkat melalui proses penjualan produk. Modal yang benarbenar dapat digunakan ini disebut modal kerja bersih (net working capital). modal tersebut periode perusahaan berjalan. yang berarti bertambahnya dana yang menganggur dan tentunya akan kemampuan kekurangan perusahaan kerja meningkatkan pada modal nampak gejala mampu membeli bahan dan membayar upah/gaji tenaga kerja tepat waktu. membayar utang pajak dan sebagainya. biaya sewa. membayar utang gaji.

Berdasarkan cara yang dapat ditempuh dalam memperoleh modal tersebut. cara ini mungkin menuntut taraf “hidup asal tidak mati kelaparan” bagi wirausahawan yang bersangkutan untuk mengerahkan segala dana. Hanya saja. pengajuan permohonan kredit kepada lembaga keuangan tersebut membutuhkan jaminan atas terbayarnya kembali kredit beserta bunganya. wirausahawan membayar angsuran dan bunga terhadap modal yang digunakan tersebut. 2. Meminta “kapitalis penanam modal” sebagai investor dapat pula menjadi salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan modal perusahaan. Apabila perusahaan dapat beroperasi dengan modal seadanya. teman atau sahabat. Namun. jika modal sendiri tidak mencukupi. dengan memanfaatkan modal dengan cara ini. maka sebagai wirausahawan yang baru akan merintis perusahaan. Masing- Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Mengajukan permohonan kredit kepada lembaga perbankan atau non-bank dapat menjadi alternatif lain. maka sumber modal dapat dibedakan atas sumber modal dari dalam dan dari luar. Mungkin juga pihak lembaga keuangan akan ragu memberikan kredit.pinjaman/kredit. seringkali wirausahawan harus berhemat di segala bidang kehidupannya. tetapi kadang-kadang inilah cara satusatunya yang dimiliki tanpa adanya pilihan lain. karena baru akan dirintis. Cara ini mungkin agak berat dan menegangkan. tanpa modal besar yang longgar. Memang kedengarannya berat merelakan sebagian perusahaan hanya untuk memperoleh modal. maka untuk tetap berjalan hingga perusahaan memberikan keuntungan. bisa jadi sebagian perusahaan harus dilepas sebagai bagian dari si penanam modal tersebut. Menggunakan modal sendiri atau mengumpulkan uang yang bersumber dari keluarga. demi jalannya perusahaan yang telah dirancang. 3. setidaknya terdapat 3 (tiga) cara yang dapat ditempuh: 1. karena perusahaan yang dikelola dianggap belum berpengalaman. namun ini masih lebih baik daripada kepemilikan perusahaan sepenuhnya di atas kegagalan menjalankannya karena kekurangan modal. Dengan demikian. Salah satu keuntungan yang diperoleh modal fasilitas dengan akan dari kredit memanfaatkan diperoleh lembaga cara lebih ini besar adalah kemungkinan besarnya tidak jumlah perlu yang dibandingkan Bahkan dengan memanfaatkan keuangan. Berkaitan dengan hal tersebut.

dapat pula berasal dari cadangan penyusutan harta tetap yang untuk sementar belum digunakan untuk mengganti harta tetap yang lama (pendanaan intensif). Kelebihan: • • • • • Dapat digunakan sewaktu-waktu saat dibutuhkan Tidak ada kewajiban mengembalikan (angsuran dan bunga) Jumlah modal yang tersedia kecil dan sangat terbatas Kerugian ditanggung sendiri Wirausahawan kadang diperhadapkan pada pilihan digunakan untuk konsumtif atau digunakan untuk kegiatan produktif dalam perusahaan. serta dapat pula berasal pemasok atau dari penanam saham.masing sumber modal tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Sumber modal dari dalam. 2. modal yang diperoleh dari dana yang dibentuk atau dihasilkan sendiri di dalam perusahaan atau merupakan kekuatan sendiri dari wirausahawan. karena sesungguhnya modal jenis inilah yang menjadi equity perusahaan. Jika perusahaan sudah beroperasi. Sumber modal dari luar. merupakan modal yang berasal dari luar perusahaan dan diperoleh dari kreditor seperti perbankan dan lembaga keuangan non-bank. sebagaimana diuraikan sebagai berikut: 1. Disamping itu. sumber dana ini dapat berasal dari laba cadangan dan laba ditahan. Jenis modal yang bersumber dari dalam ini sedapat mungkin diperbesar porsinya dari waktu ke waktu. Kelebihan: • • • • • Jumlah modal yang tersedia tidak terbatas Dapat diperoleh dari berbagai sumber Adanya kewajiban mengembalikan Adanya beban bunga Diperlukan tingkat kepercayaan yang tinggi dari wirausahawan oleh sumber modal Kekurangan: Kekurangan: Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 .

pengawasan dan pengambilan keputusan oleh wirausahawan. Pada dasarnya. Membuat perencanaan yang efektif.8. seperti investor Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Bila ditinjau dari sudut kegiatannya. Dari defenisi tersebut dapat disimpulkan hal-hal berikut: 1. Informasi sangat penting dalam menyelenggarakan kegiatan perusahaan. Informasi yang dihasilkan oleh akuntansi diperlukan untuk: 1.4. Ditinjau dari sudut pandang pemakainya. 2. atau mungkin akan lebih tepat jika disebut “bahasa pengambilan keputusan”. semakin baik pula penanganan berbagai aspek keuangan dalam perusahaan. Defenisi ini menunjukkan bahwa kegiatan akuntansi merupakan tugas yang kompleks dan menyangkut bermacam-macam kegiatan. akuntansi dapat didefenisikan sebagai suatu disiplin yang menyediakan informasi yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efisien dan mengevaluasi kegiatan-kegiatan perusahaan. Akuntansi diselenggarakan dalam suatu organisasi (umumnya perusahaan). akuntansi harus: dalam pengambilan keputusan intern organisasi oleh wirausahawan dan juga untuk pengambilan keputusan oleh pihak eksternal perusahaan. Penerapan Akuntasi dalam Perusahaan Peranan akuntansi saat ini semakin disadari oleh para wirausahawan sebagai alat bantu terutama dalam pengambilan keputusan-keputusan ekonomi dan keuangan dalam perusahaannya serta melancarkan tugas-tugas manajemen khususnya dalam melaksanakan fungsi perencanaan (planning) dan pengawasan (controlling). peringkasan. Akuntansi sering disebut sebagai “bahasa bisnis”. Informasi ini digunakan dan kreditur. badan pemerintah dan sebagainya. 2. Pertanggungjawaban perusahaan kepada para investor. yaitu defenisi dari sudut pemakai jasa akuntansi dan dari sudut proses kegiatannya. akuntasi dapat didefenisikan sebagai proses pencatatan. penggolongan. kreditur. sehingga informasi yang dihasilkan adalah informasi tentang organisasi. pelaporan dan penganalisaan data keuangan suatu organisasi. Defenisi akuntansi dapat dirumuskan dari dua sudut pandang. Semakin dikuasai bahasa ini.

terpisah dari organisasi atau individu lain. diantaranya: 1. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . sebagai boleh pribadi. Mengubah data menjadi informasi yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan. Menarik para peminat saham. Konsep entitas atau kesatuan usaha. dicampur Kejadian dengan keuangan kesatuan yang usaha menyangkut lain atau suatu dengan tidak pemiliknya. memperoleh catatan yang yang Transaksi informasi teratur dimaksud tersebut. Dasar untuk menentukan kebijakan yang akan ditempuh dalam perusahaan 6. Mengetahui berapa jumlah modal yang telah diinvestasikan dalam perusahaan 2. bahwa suatu perusahaan atau bagian dari perusahaan yang berdiri sendiri. 3. Terdapat garis pemisah yang tegas antara kesatuan usaha yang satu dengan yang lain atau dengan kegiatan pemiliknya usaha. Mengetahui perkembangan (maju mundurnya) perusahaan 3. 2. Oleh karena itu. Informasi ini sangat penting untuk:” 1. biasanya yaitu penting dibutuhkan setiap saat/periode. maka informasi akuntansi harus disusun dan dilaporkan secara obyektif. Sebagai dasar untuk perhitungan pajak 4. Memproses atau menganalisis data yang relevan. Bahan untuk mengajukan permohonan kredit kepada perbankan atau pihak lain 5.1. akuntansi keuangan harus didasarkan pada standar atau pedoman tertentu yang telah teruji dan dapat diterima secara umum. Mengidentifikasi data mana yang berkaitan atau relevan dengan keputusan yang akan diambil. jika perusahaan berbentuk perseroan terbatas. Untuk menyelenggarakan perusahaannya. Bagi terdapat 2 wirausahawan. (dua) informasi untuk mengendalikan yang kinerja keuangan dalam perusahaan. besarnya harta perusahaan dan besarnya rugi atau laba yang diperoleh. Agar dapat bermanfaat. mengenai adalah maka wirausahawan yang terjadi dalam harus dalam transaksi-transaksi peristiwa-peristiwa perusahaan yang bersifat keuangan (finansial). Terdapat banyak aturan yang terdapat dalam prinsip akuntansi.

Yang perlu dipahami oleh seorang wirausahawan yang ingin menerapkan akuntansi dalam perusahaannya adalah bahwa jumlah harta yang dimiliki perusahaan selalu sama dengan pemilik hak perusahaan yang atas harta itu. maka keadaan ini dapat dinyatakan utama akuntansi adalah menyajikan laporan-laporan periodik untuk kepentingan internal perusahaan (wirausahawan) dan eksternal perusahaan (investor. Hasil akhir dari sebuah proses akuntansi adalah laporan keuangan. maka harta perusahaan dapat berasal dari perusahaan Jika disebut dari harta kewajiban/utang. tetapi barang atau jasa yang dibeli akan dicatat dengan harga yang sesungguhnya disepakati dalam transaksi yang bersangkutan. Prinsip cost (biaya). prinsip yang menetapkan bahwa harta atau jasa yang dibeli atau diperoleh harus dicatat atas dasar biaya yang sesungguhnya. catatan akuntansi harus didasarkan pada informasi yang berawal dari kegiatan yang didokumentasikan dalam bentuk bukti yang obyektif. sehingga laporan menyajikan informasi yang tepat dan berguna. KEWAJIBAN dan MODAL) mencerminkan posisi keuangan perusahaan yang menjadi tolok ukur kesehatan keuangan perusahaan. maksudnya catatan dan laporan akuntansi harus didasarkan pada data yang bisa dipercaya. Data yang bisa dipercaya adalah data yang bisa diverifikasi (diperiksa kebenarannya). dengan persamaan: HARTA = MODAL Jika perusahaan memanfaatkan harta yang selain berasal dari wirausahawan sendiri. sebagaimana fungsi       perusahaan memanfaatkan wirausahawan sendiri (tanpa menggunakan pinjaman). kreditur. 3. juga memperoleh pinjaman untuk menutupi kekurangan modalnya.2. modal. Prinsip objektivitas. hanya Dalam dan hubungannya pinjaman dengan luar yang sumber yang berasal modal disebut dari sebagaimana yang telah dibahas sebelumnya. Meskipun pembeli tahu bahwa harga mungkin masih bisa ditawar. maka keadaan ini dapat dinyatakan dengan persamaan: HARTA = KEWAJIBAN + MODAL Hubungan ketiga komponen (HARTA. Oleh karena itu. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 .

Bagian Kelompok Harta/Assets (AKTIVA) 1. informasi penerimaan dan pengeluaran kas sebuah perusahaan dam suatu merupakan suatu daftar yang menggambarkan harta. maka neraca harus seimbang. 1. Olehnya itu. sesuai dengan persamaan akuntansi: HARTA = KEWAJIBAN + MODAL Neraca memuat informasi Kelompok Harta/assets (Aktiva) dan Kelompok Utang/liabilities dan Modal/capital (Passiva) dengan pos-pos sebagai berikut: A. Harta lancar meliputi: • Uang Tunai (cash) Meliputi uang dalam kas maupun rekening giro di bank dan harta lain yang dapat disamakan dengan uang kas. Kelompok Harta (assets) 2. Neraca Neraca (balance sheet) atau sering disebut juga laporan posisi keuangan.pemerintah dan pihak-pihak lain). Harta Lancar (current assets) Setiap harta perusahaan yang digunakan pada operasi perusahaan dalam jangka waktu relatif singkat (tidak lebih dari satu tahun) atau dengan kata lain perubahan dari uang tunai menjadi barang dan kembali menjadi uang tunai tidak lebih dari satu tahun. dan sebagainya.       Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . maka pada pembelajaran ini disajikan pula Laporan Arus Kas (cash flow statement) yang menyajikan periode. Laporan keuangan utama yang dihasilkan dari proses akuntansi adalah neraca dan laporan rugi-laba. neraca memuat: 1. Kelompok Utang (liabilities) dan Modal (capital) Karena jumlah harta yang dimiliki perusahaan selalu sama dengan hak perusahaan atas harta itu. mata uang asing. kewajiban dan modal yang dimiliki perusahaan pada suatu periode tertentu (umumnya pada akhir tahun). Selain kedua laporan utama tersebut. seperti cek.

pembayaran terlebih dahulu sebelum menikmati manfaat dari apa yang dibeli. dan sebagainya.• Surat-surat berharga yang segera dapat dijual (marketable securities) Surat-surat berharga yang dimaksud seperti saham yang diperdagangkan di bursa. kertas. nilai harta tetap pada neraca     Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1  . Harta Tetap (fixed assets) Setiap harta perusahaan yang dapat dipergunakan lebih dari satu tahun dan uang tunai yang dikeluarkan untuk pengadaannya akan kembali menjadi uang tunai melalui penyusutan (depresiasi). • Persediaan Barang Dagangan (merchandise inventory) Meliputi semua barang yang dibeli atau yang diproduksi untuk dijual kembali. • Wesel Tagih (notes receivable) Merupakan piutang dengan surat perjanjian khusus yang menerangkan bahwa perusahaan akan menerima sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu. • Persediaan Keperluan kantor (office supplies) Semua persediaan yang digunakan untuk keperluan kantor yang wujudnya bisa sama dengan persediaan keperluan toko. • Pembayaran di Muka (prepaid) Seringkali Keadaan ini sebuah transaksi mewajibkan dimuka. perusahaan seperti untuk premi melakukan sewa. Olehnya itu. menimbulkan pembayaran asuransi. 2. Wesel tagih ini dapat dipindahtangankan kepada orang lain atau dijual kepada bank. dan sebagainya. • Piutang Dagang (accounts receivable) Seringkali transaksi-transaksi dagang tidak memungkinkan dilakukan secara tunai. misalnya kantung plastik. dan sebagainya. obligasi. • Persediaan Keperluan Toko (store supplies) Semua persediaan yang digunakan untuk keperluan toko. sehingga dalam penjualan barang/jasa akan timbul piutang dagang. tinta.

• Bangunan (building) Meliputi bangunan kantor. membeli bahan/barang dagangan. • Tanah (land) B. • Utang dagang (accounts payable) Seringkali pembelian yang dilakukan oleh perusahaan tidak dibayar secara tunai. seperti dari lembaga ini gaji keuangan dialokasikan           pelunasannya Kredit membiayai perusahaan. • Mesin (machine) Meliputi mesin-mesin yang dipergunakan dalam berproduksi. sehingga perusahaan memiliki utang yang disebut utang dagang.menunjukkan harga beli dan penyusutannya. Utang Jangka Pendek (current liabilities) Yang dimaksudkan disini adalah utang/kewajiban perusahaan yang jangka waktu pelunasannya tidak lebih dari satu tahun. dan sebagainya. peralatan kantor (office equipment) dan peralatan toko (store equipment). kecuali untuk tanah yang tidak mengalami penyusutan. meliputi: • Wesel Bayar (notes payable) Merupakan utang dengan surat perjanjian khusus yang menerangkan bahwa perusahaan akan membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu. membayar karyawan. Bagian Kelompok Utang dan Modal/Liabilities and Capital (PASSIVA) 1. Harta tetap meliputi: • Perlengkapan (equipment) Meliputi peralatan transportasi/pengangkutan (delivery equipment). Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1  . pabrik atau gudang yang dimiliki oleh perusahaan. • Kredit Modal Kerja Kredit ini merupakan yang masa untuk kredit jangka operasi pendek kurang yang dari diperoleh satu tahun.

utang ini biasanya dialokasikan untuk pengadaan harta tetap seperti tanah. bangunan. Utang Jangka Panjang (long term liabilities) Utang yang kewajiban pelunasannya lebih dari satu tahun disebut utang jangka panjang. Utang ini meliputi: • Obligasi (bond payable) Utang jangka panjang dari perusahaan yang dibuktikan dengan surat-surat resmi yang disebut obligasi. kelompok harta ditulis di bagian kiri. • Kredit Hipotik (mortgage payable) Pinjaman yang menggunakan jaminkan jaminan harta tetap perusahaan. mesin. 3. di dalamnya dapat perusahaan.     Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1  . 2. perlengkapan. perusahaan dalam termasuk neraca. modal dengan sedangkan perhitungannya dicantumkan dalam laporan modal. namun penyerahan barang/jasa hasil produksi diserahkan dalam jangka waktu yang akan datang. Modal (capital) Merupakan rugi/laba dicantumkan hak yang wirausahawan diraih modal sebagai akhir pemilik Biasanya saja. yaitu bentuk-T (T-form. Bentuk neraca dapat dibedakan atas 2 (dua).• Penerimaan di Muka (unearned income) Apabila perusahaan telah menerima uang di masa kini. Pada bentuk-T. maka perusahaan memiliki kewajiban yang disebut penerimaan di muka. account form) dan bentuk laporan (report form). dan pemberi sebagai pinjaman (kreditur) dapat mengajukan ke pengadilan untuk menjual harta yang wirausahawan apabila wirausahawan yang bersangkutan peminjam (debitur) tidak dapat melunasi utangnya. dan sebagainya. • Kredit Investasi (investment credit) Kredit ini merupakan kredit jangka panjang yang diperoleh dari lembaga keuangan yang masa pelunasannya lebih dari satu tahun. Sedangkan pada bentuk laporan. kelompok kewajiban dan modal ditulis di bagian kanan.

kelompok kewajiban dan modal ditulis di bagian bawah. Kedua bentuk neraca ini dapat dilihat pada Bingkai 7.kelompok harta ditulis di bagian atas. Bingkai 7 Bentuk-bentuk Neraca Bingkai 7 Bentuk-bentuk Neraca                                           Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1  .

2. Laporan Rugi-Laba Bila hanya melihat neraca saja, wirausahawan belum dapat mengetahui sebab-sebab terjadinya keuntungan atau kerugian perusahaannya. Oleh karena itu perlu disusun laporan lain yang memberikan informasi tentang hasil penjualan produk beserta biayanya yang dibuat secara berkala (per tahun, per bulan atau sesuai dengan kebutuhan). Laporan ini yang disebut dengan laporan rugi-laba (income statement). Laporan rugi laba memiliki 2 (dua) jenis bentuk perhitungan, yakni bentuk perhitungan langkah tunggal (single step) dan betuk perhitungan langkah ganda (multiple step). Bentuk mengumpulkan perhitungan berbagai langkah tunggal dan (single step) cukup kemudian sederhana berbagai dengan jumlah pendapatan menjumlahkannya,

biaya juga dikumpulkan dan dijumlahkan. Selisihnya menghasilkan laba atau rugi. Betuk perhitungan langkah ganda (multiple step) dilakukan dengan: • • • • • Hitung dulu laba kotornya (gross profit on sales) dengan mencari selisih hasil penjualan bersih dikurangi harga pokok penjualan (HPP). Setelah itu, hitung biaya operasi (operating expenses) yang diperinci menjadi biaya penjualan (selling expenses) dan biaya umum/administrasi (general/administrative expenses). Selisih laba kotor dengan total biaya operasi menghasilkan laba operasi (net income from operation). Laba operasi setelah diperkurangkan dengan kewajiban terhadap pinjaman menghasilkan laba sebelum pajak (net income before tax). Untuk memperoleh laba bersih, perkurangkan laba sebelum pajak dengan pajak yang harus dibayarkan. Sebagaimana yang diuraikan di atas, bahwa untuk memperoleh laba kotor, nilai penjualan bersih harus dikurangi dengan HPP yang merupakan harga pokok dari produk yang terjual. Terdapat perbedaan perhitungan HPP antara perusahaan perdagangan dengan perusahaan manufaktur/pabrikasi/pengolahan. Hal ini diuraikan, sebagai berikut:
         

Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 

1.

2.

Perusahaan Perdagangan Perusahaan jenis ini melaksanakan aktifitasnya dengan membeli produk dan menjualnya kembali. Perhitungan HPP-nya adalah, sebagai berikut: HPP = Persediaan Awal + Pembelian Bersih – Persediaan Akhir Dimana: • Persediaan awal adalah nilai persediaan per tanggal 1 Januari tahun berjalan • Pembelian bersih adalah nilai pembelian selama 1 Januari hingga 31 Desember tahun berjalan • Persediaan akhir adalah nilai persediaan per tanggal 31 Desember tahun berjalan Perusahaan Manufaktur/Pabrikasi/Pengolahan Perusahaan jenis ini melakukan aktifitasnya dengan membeli berbagai bahan, kemudian memprosesnya menjadi produk. Olehnya itu perhitungan HPP-nya dilakukan sebagai berikut: HPP = Persediaan Awal Barang Jadi + Harga Pokok Produksi – Persediaan Ak Dimana: • Persediaan awal barang jadi adalah nilai persediaan awal produk per tanggal 1 Januari tahun berjalan • Harga Pokok Produksi adalah biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan produk • Persediaan akhir barang jadi adalah nilai persediaan akhir produk per tanggal 31 Desember tahun berjalan Perhitungan Harga Pokok Produksi, dilakukan dengan cara:

Dimana: • Persediaan barang setengah jadi adalah nilai persediaan produk setengah jadi per tanggal 1 Januari tahun berjalan • Bahan mentah yang dipakai adalah nilai seluruh bahan baku langsung yang digunakan dalam proses produksi selama tanggal 1 Januari hingga 31 Desember tahun berjalan • Upah langsung adalah nilai upah yang dibayarkan kepada tenaga kerja langsung selama tanggal 1 Januari hingga 31 Desember tahun berjalan • Biaya umum pabrik adalah nilai dari seluruh biaya bahan penolong, tenaga kerja tidak langsung dan biaya pabrik lainnya yang digunakan dalam proses produksi selama tanggal 1 Januari hingga 31 Desember tahun berjalan
     

Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 

Persediaan akhir barang setengah jadi adalah nilai persediaan produk setengah jadi per tanggal 31 Desember tahun berjalan Jumlah bahan mentah yang dipakai dalam proses produksi selama setahun berjalan, dihitung dengan cara: HPP = Persediaan Awal Bahan + Pembelian – Persediaan Akhir Bahan Dimana: • Persediaan awal bahan adalah nilai persediaan awal bahan per tanggal 1 Januari tahun berjalan • Pembelian bahan adalah biaya yang dikeluarkan untuk memebeli bahan selama tanggal 1 Januari hingga 31 Desember tahun berjalan • Persediaan akhir bahan adalah nilai persediaan akhir bahan per tanggal 31 Desember tahun berjalan. Karena panjangnya perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP), sehingga dalam laporan rugi-laba biasanya tidak dicantumkan, melainkan dibuatkan lampiran dalam bentuk ikhtisar. Contoh format ikhtisar HPP dapat dilihat pada Bingkai 8. Bingkai 8 Contoh Format Ikhtisar HPP PT. RAYHAN PUTRA IKHTISAR HPP Per 31 Desember 2011
I.

II. 1. 2. 3. 4. 5. III. IV. 6. 7. 8. 9. 10. 11. V. VI VII. VIII.
 

PERSEDIAAN AWAL BARANG (1 Januari 2011) PEMAKAIAN BAHAN Persediaan awal bahan Pembelian bahan Bahan yang tersedia (1 + 2) Persediaan Akhir Bahan Total Pemakaian Bahan (3 – 4) UPAH LANGSUNG BIAYA UMUM PABRIK Upah tidak langsung Biaya pemeliharaan Penyusutan mesin dan gedung Asuransi Biaya lain-lain Total Biaya Umum Pabrik (6 + 7 + 8 + 9 + 10) JUMLAH BIAYA PRODUKSI (II + III + IV) HARGA BAHAN YANG DIOLAH (I + IV) PERSEDIAAN AKHIR BARANG (31 Desember 2011) HPP (VI – VII)

Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 

3. Laporan Arus Kas Laporan arus kas (statement of cash flow) adalah laporan keuangan yang memperlihatkan penerimaan kas (cash in flow) dan pengeluaran kas (cash out flow) perusahaan selama satu periode waktu. Tujuan utama laporan arus kas adalah untuk menyediakan informasi perihal penerimaan dan pengeluaran kas sebuah perusahaan selama periode akuntansi. Tujuan sampingannya adalah memasok informasi tentang aktifitasaktifitas operasi, investasi, dan pendanaan selama periode akuntansi. Beberapa informasi seperti itu sebenarnya dapat diperoleh dengan membaca laporan keuangan, namun laporan arus kas memberikan gambaran segala transaksi yang mempengaruhi kas. Wirausahaan memiliki tanggung jawab atas perencanaan bagaimana dan kapan kas akan diperoleh dan dipakai. Manakala arus keluar kas yang dianggarkan lebih besar ketimbang arus kas masuk yang dianggarkan, wirausahawan sepatutnya memutuskan apa yang seharusnya dilakukan yang terhadap dianggarkan hal tersebut. dengan Kadangkala merevisi wirausahawan mendapat kegiatan kucuran dana atau melepas beberapa harta. Sekali waktu wirausahawan juga membatasi kegiatan-kegiatan rencana-rencana perusahaan, investasi baru ataupun pelunasan pinjaman. Apapun keputusan yang diambil, tujuannya adalah untuk menyeimbangkan kas yang tersedia dan kebutuhan dana tunai.

8.5. Analisis Rasio Keuangan Perusahaan Untuk mengetahui apakah usaha yang dirancang layak secara finansial, maka perlu pula dilakukan analisis dana untuk mengetahui dan/atau dan sampai jangka dan efektif, sejauhmana panjangnya, tentunya perusahaan kemampuan kemampuan mampu dalam dalam membayar kewajiban jangka secara pendek efisien

mengalokasikan

memberikan keuntungan. Berikut ini beberapa alat analisis yang dapat digunakan, yaitu: A. Rasio Likuiditas Rasio Likuiditas berguna untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban/utang jangka pendek (liquid).

Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 

a. Rasio Lancar

Artinya, setiap Rp 1 Utang Lancar, akan tersedia sebesar a kali Harta Lancar b. Rasio Cair

Artinya, setiap Rp 1 Utang lancar, akan tersedia sebesar a kali Harta Lancar di luar persediaan

B. Rasio Solvabilitas Rasio Solvabilitas berguna untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi semua kewajiban/utang (jangka panjang dan jangka pendek). a. Rasio Harta atas Utang

b. Resiko Utang

C. Rasio Aktifitas/Efektifitas/Produktivitas Rasio aktivitas/efektifitas/produktivitas berguna untuk mengukur kesibukan, keaktifan atau produktifitas modal yang dimiliki. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1

a. Perputaran Harta

Catatan : Makin tinggi perputaran harta, berarti aktifitas/efektifitas/produktivitas usaha semakin baik b. Perputaran Modal Kerja

Catatan : Makin tinggi perputaran modal kerja, berarti semakin aktif, efektif, dan produktif perusahaan. c. Perputaran Persediaan Barang

Catatan : Persediaan dapat digunakan: 1. Persediaan Akhir, atau 2. Persediaan Awal + Persediaan Akhir 2 d. Perputaran Persediaan Bahan

e. Perputaran Piutang

Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1

dan sebaliknya jika Laba atas Modal Sendiri lebh besar (>) dari tingkat bunga yang berlaku. maka modal sendiri lebih baik ditabung di bank karena lebih menguntungkan perusahaan. Laba atas Modal Sendiri Catatan : Jika Laba atas Modal Sendiri lebih kecil (<) dari tingkat bunga yang berlaku. maka penggunaan modal pinjaman menguntungkan bagi perusahaan. Profit Margin/Margin Laba b.f. c. dan sebaliknya jika Laba atas Harta Operasi lebih kecil (<) dari tingkat bunga yang berlaku. maka penggunaan modal sendiri lebih menguntungkan perusahaan. Jangka Waktu Penagihan D. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Laba atas Harta Operasi (Return on Asset-ROA) Catatan : Harta Operasi = besarnya investasi dalam perusahaan • Harta Perusahaan yang dipakai • Harta Lancar Jika Laba atas Harta Operasi lebih besar (>) dari tingkat bunga yang berlaku. maka penggunaan modal sendiri lebih baik digunakan sebagai modal perusahaan karena lebih menguntungkan perusahaan. a. Rasio Profitabilitas/Laba Rasio Profitabilitas/laba berguna untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba.

6. Rasio Biaya Administrasi Biaya Administrasi/Umum -----------------------------------. 8.x 100= …% Penjualan Bersih Catatan : Semakin yang rendah rasio oleh efisiensi/biaya. perusahaan. Rasio Efisiensi/Biaya Rasio Efisiensi/Biaya berguna untuk mengukur efisiensi biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan. a. Lebih baik lagi apabila sudah mampu untuk menuangkannya ke dalam     berbagai bentuk laporan keuangan yang tentunya memberikan Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1   . sesederhana apa pun bentuknya. Rasio Harga Pokok Produksi Harga Pokok Produksi -----------------------------------. Rasio Pemasaran Biaya Pemasaran ------------------------------------x 100= …% Penjualan Bersih c. Dan semakin baik kinerja keuangan perusahaan. Membiasakan diri untuk mencatat segala transaksi keuangan yang terjadi pada perusahaan dan mencatatnya melalui pembukuan yang sederhana merupakan langkah awal. maka kemungkinan untuk meraih kesuksesan juga semakin besar.x 100= …% Penjualan Bersih b. bila akan menekan biaya maka sebaiknya yang ditekan adalah biaya umum (overhead). maka Perlu semakin efisien biaya hindari dikeluarkan diperhatikan. menekan biaya langsung karena akan mempengaruhi mutu produk. seorang wirausahawan dituntut untuk dapat menguasai dan menerapkan manajemen keuangan pada perusahaannya.E. Olehnya itu. Penutup Kinerja segala aktifitas dalam sebuah perusahaan dapat dilihat dari kinerja keuangan perusahaan yang bersangkutan.

terutama dalam mengambil keputusan-keputusan penting terkait upaya dalam pengembangan perusahaan. Untuk menerapkan materi yang dibahas dalam pembelajaran aspek keuangan perusahaan. yaitu: 1. terutama dalam mengambil keputusan-keputusan penting terkait upaya dalam pengembangan perusahaan. Anda perlu menguraikan dari mana pinjaman/kredit tersebut Anda peroleh. Kebutuhan modal yang dimaksud terdiri dari modal investasi dan modal kerja yang dapat bersumber dari modal sendiri atau dari pinjaman/kredit. Penugasan: Susun rancangan aspek keuangan perusahaan Anda meliputi beberapa hal. lembaga keuangan non-bank seperti koperasi simpan-pinjam. Penugasan: Susun rancangan aspek keuangan perusahaan Anda meliputi beberapa hal. Tentunya perlu pula Anda pikirkan. a. Jika dalam mulai menjalankan perusahaan Anda ini dibutuhkan modal pinjaman/kredit. apa saja syarat-syarat yang diperlukan untuk memperoleh permodalan yang berasal dari pinjaman/kredit tersebut. maka berikut ini disajikan beberapa hal yang perlu didiskusikan dan dirumuskan terkait penyusunan desain serta kebutuhan dan proyeksi keuangan perusahaan yang dirancang. perorangan. Rinci jumlah kebutuhan modal untuk memulai usaha Anda!               Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Kebutuhan dan Sumber Permodalan Perusahaan Anda diharapkan dapat merancang kebutuhan permodalan untuk memulai dan menjalankan perusahaan yang aspek-aspeknya telah Anda rancang pada materi pembelajaran sebelumnya. maka berikut ini disajikan beberapa hal yang perlu didiskusikan dan dirumuskan terkait penyusunan desain serta kebutuhan dan proyeksi keuangan perusahaan yang dirancang.manfaat. yaitu: 1. Untuk menerapkan materi yang dibahas dalam pembelajaran aspek keuangan perusahaan. apakah dari perbankan. atau lainnya. Kebutuhan dan Sumber Permodalan Perusahaan manfaat.

..... Proyeksi Kinerja Keuangan Perusahaan Berdasarkan penganggaran berbagai aspek yang telah Anda rancang pada pembelajaran sebelumnya..........................b............ d....................... rugi-laba (income statement)................................ o ................................................................................................. serta proyeksi produksi dan penjualan produk (barang/jasa) perusahaan Anda dalam setiap periode/siklus.................. dan arus kas (cash flow)..... Apa saja persyaratan yang Anda harus penuhi untuk memperoleh pinjaman/kredit tersebut? o Tingkat bunga o Jangka waktu o Jumlah angsuran o Pembayaran angsuran I = .................... 2...................................................../bulan = bulan ke ....................... Proyeksi keuangan yang dimaksud adalah proyeksi neraca (balance sheet)................................... Jika sumber modal berasal dari pinjaman/kredit................................................... : ....% = ............................................................................................................................................................... : ....... o ... o ....................................................................................................................... Anda diharapkan untuk dapat merancang proyeksi keuangan perusahaan Anda selama beberapa periode/siklus............ dari mana Anda memperolehnya? : ......................... : ..................................................... sebutkan c............................... Neraca (Balance Sheet) Bagaimana proyeksi neraca perusahaan Anda sejak masa pra-operasi hingga 5 tahun masa komersial? (gunakan format laporan neraca berikut): Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 ............................. o Perbankan o Lembaga Keuangan Non-bank o Perorangan o Lainnya.tahun = Rp ................

e. Laporan Rugi-Laba (Income Statement) Bagaimana proyeksi rugi-laba perusahaan Anda sejak masa pra-operasi hingga 5 tahun masa komersial? (gunakan format laporan rugi-laba berikut): Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 .

Arus Kas (Cash Flow) Bagaimana proyeksi arus kas perusahaan Anda sejak masa pra-operasi hingga 5 tahun masa komersial? (gunakan format laporan arus kas berikut) Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 .f.

dan arus kas) perusahaan yang telah Anda buat. Produktivitas. rugi-laba. g. Solvabilitas.3. Untuk itu beberapa alat gunakan. Analisis Rasio-rasio yang meliputi: Likuiditas. Profitabilitas. dan Biaya. Analisis Kelayakan Finansial Perusahaan Anda analisis perlu perlu melakukan Anda analisis untuk yaitu mengetahui apakah perusahaan Keuangan yang Anda rancang memiliki kelayakan dari aspek finansial atau tidak. lakukan analisis rasio-rasio keuangan dalam 5 Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Berdasarkan proyeksi kinerja keuangan (neraca.

1999. 1994.R. H. Akuntansi Manajemen. Pusat Pengembangan Usaha Kecil Kawasan Timur Indonesia (PUKTI) kerjasama Kondrad Adenauer Stiftung Internationales Institut. dan Rusli M.tahun masa komersial (tahun ke-1 sampai dengan tahun ke-5) dan selanjutnya dituangkan pada format berikut: REFERENSI Jusup. Eryanti P dan Nurmia S.H. Modul Pelatihan Tenaga Kerja Pemuda Mandiri Profesional... Mulai dari Usaha Kecil Merintis Karir Kewirausahaan Anda.. Eymal B. 1995. Sistem (Bidang Keuangan). Suardi B. Dasar-dasar Akuntansi... Jakarta.S. Jilid 1. Penerbit Salemba Empat. Imelda R. Bagian Penerbitan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN. Departemen Tenaga Kerja RI. Yogyakarta. 1998. Agus A.. Jakarta. A. A. Syamsuddin. Z. Pusat Pembinaan Usaha Kecil Universitas Hasanuddin.. Simamora.D.. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Materi Pelatihan Pengusaha Kecil di Ujungpandang. 1994. Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja. Informasi Usaha Rajagukguk. Idris S.I.

BAGIAN TIGA .

minggu. dalam mewujudkan agar gagasan usaha yang dirancang dapat diwujudkan. Pendidikan maupun dan yang Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dilaksanakan oleh Universitas Hasanuddin dan kegiatan-kegiatan lain yang sejenis.3. Laporan ini merupakan hasil dari penugasan yang diberikan dalam setiap terkait dengan aspek-aspek perusahaan (pemasaran. Selain untuk kepentingan pembelajaran. Penyusunan rancangan usaha dimaksudkan untuk menentukan sendiri tingkat kelayakan gagasan perusahaan yang dirancang dengan maksud untuk menghindari adanya investasi yang tidak menguntungkan Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . mahasiswa peserta perlu diberikan atau diperkenalkan teknik-teknik penyusunan rancangan usaha sebagaimana yang dipersyaratkan dalam pembelajaran ini. Arti dan Pentingnya Rancangan Usaha Rancangan wirausahawan yang usaha merupakan seluruh dokumen aspek-aspek tertulis yang yang terkait disusun dengan oleh aktifitas calon yang memuat direncanakan dalam merintis dan menjalankan gagasan perusahaan. Selain itu.2. Pendahuluan Salah satu output dari pembelajaran pada mata kuliah Kewirausahaan-1 adalah tersusunnya laporan rancangan usaha oleh mahasiswa peserta mata kuliah. mahasiswa peserta mata kuliah akan dapat menyusun laporan rancangan usaha sesuai dengan gagasan usaha yang dipilihnya. 9. Sasaran Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran ini. serta aspek keuangan) sebagaimana yang telah dibahas pada Bagian Dua buku ini.BAB 9 RANCANGAN USAHA 9. rancangan usaha ini dapat pula dijadikan acuan bagi peserta untuk menyusun proposal dalam rangka mengikuti berbagai program kewirausahaan Kebudayaan mahasiswa. 9. rancangan usaha yang disusun ini dapat diajukan kepada berbagai pihak yang dapat membantu. produksi. Sebagai bekal dalam penyusunan rancangan usaha ini. organisasi dan manajemen.1. melalui baik yang dilaksanakan oleh Kementerian (Dikti). terutama yang pengendalian dampak lingkungan.

Rencana.atau dengan kata lain menghindari kerugian di kemudian hari. sebuah rancangan usaha harus mengandung unsur-unsur: 1. perlu adanya format dan tata aturan yang jelas bagi penyusunnya. memberikan dan mudah Olehnya Rancangan manfaat itu dimengerti usaha harus dalam sehingga dapat terutama sebuah oleh mewujudkan perusahaan. rupa agar merintis konsultan dapat berdirinya diperoleh dan pemerintah. yaitu investor. Setidaknya terdapat beberapa manfaat dari rancangan usaha. Tentatif. bahwa rancangan usaha harus memuat sesuatu rencana berikut maksud dan tujuan dari rencana tersebut. disusun usaha perbankan. atau yang bersifat umum sampai ke yang bersifat khusus/spesifik. Untuk memudahkan dalam penyusunan. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Alat kontrol segala kegiatan yang (akan) dilaksanakan ketika gagasan usaha diimplementasikan 3. sedemikian gagasan disusun perlu pelanggan. Usulan. bahwa rancangan usaha harus diusulkan kepada pihak lain untuk diketahui dan dipertimbangkan oleh pihak lain. yaitu: 1. 2. sehingga dapat diidentifikasi pihak-pihak yang mungkin akan membacanya. bahwa isi dari rancangan usaha tersebut masih dapat diubah sebelum memperoleh persetujuan dari penerima atau pembaca rancangan usaha. Memperoleh perhatian dan keterlibatan pihak lain untuk membantu terutama dalam mewujudkannya menjadi perusahaan yang nyata Berangkat dari manfaat yang dapat diperoleh dari penyusunan rancangan usaha tersebut. 3.4. rancangan pembacanya. Sistematis. 4. Menyampaikan kepada pihak lain akan maksud dan tujuan penyusunan rancangan usaha 4. 9. Format Rancangan Usaha Sebuah rancangan usaha harus disusun dengan baik sebagaimana unsur-unsur yang harus dimuat di dalamnya. bahwa hal-hal yang dimuat dalam rancangan usaha tersebut harus disusun mulai dari yang sifatnya makro sampai kepada yang bersifat mikro. Sebagai wadah untuk menampung rencana usaha 2. Bukankan rancangan usaha kita susun juga bertujuan untuk menarik perhatian pihak lain? Untuk itu.

isi yang memuat aspek-aspek perusahaan yang dirancang dan penutup yang memuat pelajaran-pelajaran penting yang diperoleh dari proses pembelajaran ini.Format rancangan usaha pada dasarnya terdiri dari 3 (tiga) bagian. Jika melihat struktur rancangan usaha tersebut. namun setidaknya apa yang tertuang dalam rancangan usaha yang disusun dapat disarikan menjadi sebuah proposal bisnis. tampilan produk siap jual. PROLOG (Memuat hal-hal yang melatarbelakangi pemilihan gagasan usaha/produk serta latar depan (tujuan) penyusunan rancangan usaha) I. karena semua aspek-aspek yang dibutuhkan dalam penyusunan proposal bisnis tertuang dalam rancangan usaha (terutama aspek-aspek perusahaan yang dirancang). memang agak berbeda dengan proposal bisnis yang umumnya dibuat. dan fungsi produk) Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . pembelajar diminta untuk menarik hikmah sebagai sebuah refleksi selama mengikuti pembelajaran Kewirausahaan-1. Secara lengkap. Hal yang lain yang membedakan format rancangan usaha yang dibahas pada pembelajaran ini dengan proposal bisnis adalah bahwa pada rancangan usaha. HALAMAN JUDUL HALAMAN PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN RINGKASAN EKSEKUTIF Memuat ringkasan rencana usaha dari 5 Aspek yang dirancang. yaitu bagian pendahuluan yang memuat alasan-alasan penyusunan. RANCANGAN DAN URAIAN PRODUK (Memuat gambaran umum produk dari aspek substansi produk. berikut ini disajikan format yang dapat digunakan dalam penyusunan rancangan usaha dalam pembelajaran ini. diketik satu spasi dengan maksimal 5 halaman kertas A4 .

II. ASPEK PEMASARAN 2.1. Sasaran Pemasaran a. Daerah Pemasaran (Lokasi Pasar, jenis dan jumlah pelanggan serta pesaing di lokasi pasar) b. Situasi Pasar (Segmentasi Pasar, target pasar, dan posisi pasar dibandingkan dengan pesaing yang berada pada daerah pasar) c. Proyeksi Permintaan (Jumlah permintaan dalam setiap periode/siklus untuk setiap jenis pelanggan, dan proyeksi peningkatannya dalam setiap periode/siklus) 2.2. Strategi dan Taktik Pemasaran (uraian masing-masing bauran pemasaran berdasarkan spesifikasi usaha/produk dan keunggulan serta kelemahannya dibandingkan dengan bauran pemasaran perusahaan pesaing) a. Produk b. Harga c. Distribusi d. Promosi 2.3. Penganggaran Pemasaran (Uraian berdasarkan rencana biaya yang dialokasikan untuk investasi dan biaya untuk operasional pemasaran dalam satu siklus serta proyeksi peningkatannya sejalan dengan peningkatan penawaran untuk memenuhi peningkatan permintaan pasar) ASPEK PRODUKSI 3.1. Pengadaan Bahan (Menyangkut jenis, volume, harga, sumber (daerah) pasokan bahan, proses pengadaan bahan serta proyeksi peningkatannya dalam setiap periode/siklus produksi). 3.2. Kebutuhan Sumberdaya Produksi (Uraian mengenai sumberdaya produksi meliputi bangunan, peralatan/mesin, dan tenaga kerja yang dibutuhkan untuk melaksanakan aktifitas produksi; terkait dalam jumlah, kualitas, nilai, serta proses pengadaannya) 3.3. Proses Produksi (Proses produksi masing-masing jenis produk yang disertai dengan bagan proses produksi) Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1

III.

3.4. Perkiraan Jumlah Produksi (Jumlah produksi yang akan dihasilkan produk, dan dan ditawarkan proyeksi dalam setiap periode/siklus untuk setiap jenis peningkatannya

dalam setiap periode/siklus) 3.5. Penganggaran Produksi (Uraian proyeksi berdasarkan rencana biaya produksi yang dialokasikan produksi untuk untuk investasi dan biaya untuk operasional produksi dalam satu siklus serta peningkatannya sejalan dengan peningkatan memenuhi peningkatan permintaan pasar) IV. ASPEK ORGANISASI DAN MANAJEMEN 4.1. Organisasi (Uraian mengenai visi identitas dan misi perusahaan perusahaan, –nama, bentuk alamat, organisasi dan logo perusahaan--, 4.2. Manajemen (Uraian mengenai Staffing, pelaksanaan Directing, fungsi-fungsi Controlling—untuk manajemen pelaksanaan –Planning, setiap 5 Organizing, aspek usaha) 4.3. Penganggaran Organisasi dan Manajemen (Uraian berdasarkan rencana biaya yang dialokasikan untuk investasi dan biaya untuk operasional organisasi dan manajemen perusahaan dalam satu siklus serta proyeksi peningkatannya sejalan dengan peningkatan produksi untuk memenuhi peningkatan permintaan pasar). V. ASPEK PENGENDALIAN DAMPAK LINGKUNGAN 5.1. Limbah (uraian mengenai limbah yang dihasilkan dari aktifitas perusahaan yang terdiri dari limbah cair, padat, gas, dan suara) 5.2. Dampak Bio-Fisik (Uraian mengenai dampak positif dan negatif terhadap lingkungan bio-fisik di sekitarnya yang akan timbul sebagai akibat aktifitas perusahaan, dan langkah-langkah antisipasi yang diambil apabila terjadi dampak negatif . 5.3. Dampak Sosial Budaya (Uraian mengenai dampak positif dan negatif terhadap lingkungan sosial budaya di sekitarnya yang akan timbul sebagai akibat aktifitas perusahaan, dan langkah-langkah antisipasi yang diambil apabila terjadi dampak negatif.  perusahaan,

struktur organisasi perusahaan, dan perizinan usaha)

  Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1

5.4. Penganggaran Pengendalian dampak Lingkungan (Uraian berdasarkan rencana biaya yang dialokasikan untuk investasi dan biaya untuk operasional pengendalian dampak lingkungan dalam satu siklus serta proyeksi peningkatannya sejalan dengan peningkatan aktifitas perusahaan). VI. ASPEK KEUANGAN 6.1. Kebutuhan Modal Awal (Uraian kebutuhan modal awal operasi perusahaan yang terinci berdasarkan modal investasi dan modal kerja, serta sumber-sumber perolehannya) 6.2. Proyeksi Neraca 6.3. Proyeksi Rugi-Laba 6.4. Proyeksi Arus Kas 6.5. Analisis Rasio Keuangan EPILOG (Pelajaran-pelajaran KEPUSTAKAAN 9.5. Penutup Penyusunan sebuah formalitas rancangan untuk usaha pada pembelajaran mata kuliah ini diharapkan bukan Namun sebagai lebih dapat melulusi Kewirausahaan-1. penting/refleksi yang dapat ditarik dari proses pembelajaran kewirausahaan yang meliputi refleksi teoritis, metodologis, dan etis)

daripada itu, rancangan usaha yang dibuat dapat melatih setiap pembelajar kewirausahaan untuk dapat mengenal liku-liku pengelolaan perusahaan, meskipun hanya dalam tataran rancangan. Tidak hanya itu, masih banyak manfaat yang dapat diperoleh dengan rancangan usaha yang disusun. Penugasan: Susunlah rancangan usaha sesuai dengan gagasan usaha Anda yang terpilih sebagaimana hasil pembelajaran pada Bagian Satu dan penyusunannya berdasarkan aspek-aspek yang dibahas di pembelajaran pada Bagian Dua. Gunakan format rancangan usaha sebagaimana yang diuraikan pada pembelajaran ini. Rancangan usaha ini akan dipresentasikan dalam seminar akhir mata kuliah dihadapan seluruh peserta mata kuliah, dosen pengasuh dan tutor pembimbing masing-masing.
  Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1

S..REFERENSI Rajagukguk. A. Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja. Syamsuddin.. Idris S.. Z.                                           .. Modul Pelatihan Tenaga Kerja Pemuda Mandiri Profesional.. Eryanti P dan Nurmia S. Mulai dari Usaha Kecil Merintis Karir Kewirausahaan Anda.R. Suardi B.I. dan Rusli M. Eymal B. Pusat Pengembangan Usaha Kecil Kawasan Timur Indonesia (PUKTI) kerjasama Kondrad Adenauer Stiftung Internationales Institut.. Agus A. Jakarta. Departemen Tenaga Kerja RI.D. 1998. Imelda R.. 1995.

bahwa kemampuan para peserta mata kuliah dalam menyusun rancangan usaha. karena orang yang terbiasa melakukan presentasi atau memiliki keahlian dalam bidang materi yang dipresentasikanpun. Salah satu bentuk komunikasi adalah dengan presentasi. Pengalaman yang diperoleh selama ini. melalui kegiatan presentasi. banyak faktor yang perlu diperhatikan. pihak-pihak lain yang hadir tersebut dapat melakukan penilaian terhadap si pembawa presentasi.1 Pendahuluan Mendengar berbicara bagaimana kata presentasi Namun sedikit Tidak mungkin perlu orang yang diketahui ketika muncul diberi dalam tugas benak kita adalah dihadapan berbicara. keterampilan dalam melakukan presentasi dengan baik dalam kehidupan oleh berwirausaha kemampuan juga diperlukan. orang. Olehnya itu. gugup. tidak dibarengi dengan kemampuan untuk mempresentasikannya di hadapan pihak lain (mahasiswa lain. Berangkat dari pemikiran tersebut. Melalui presentasi. ide-ide yang dimiliki oleh wirausahawan dapat disampaikan kepada para stakeholders. Sebagai sebuah proses pembelajaran. dengan karena mengelola perusahaan dan sangat tentunya dipengaruhi berinteraksi berbagai stakeholders menuntut kemampuan wirausahawan dalam berkomunikasi. Citra diri pribadi. Salah satu bagian hasil dari materi usaha pembelajaran yang telah Kewirausahaan-1 pada adalah mempresentasikan rancangan disusun pembelajaran- pembelajaran sebelumnya. Agar ide yang telah tertuang dalam rancangan usaha   Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . Hal ini merupakan suatu kewajaran. presentasi tidak untuk hanya persoalan mepresentasikan sesuatu di hadapan banyak orang merasa ketakutan. gemetar dan merasa rendah diri. sebelum melakukan presentasi. kadang pula mengalami hal yang serupa.BAB 10 TEKNIK PRESENTASI 10. maka peserta mata kuliah ini perlu memahami teknik-teknik presentasi yang baik. sikap terhadap pembelajaran dan penguasaan terhadap pokok permasalahan yang dipresentasikan akan nampak dari cara pembawaan diri si pembawa presentasi pada saat presentasi berlangsung. dosen dan tutor pendamping). Selain itu.

yang telah disusun.2. Sasaran Pembelajaran Setelah mengikuti proses pembelajaran ini. menuntun. mahasiswa peserta mata kuliah akan dapat mempresentasikan dan meyakinkan pihak lain akan gagasan usaha yang telah disusun dalam bentuk rancangan usaha. saintifik atau professional untuk satu tujuan tertentu dengan menggunakan teknik sajian dan media yang terencana. tujuan meyakinkan menyampaikan mahasiswa atau dan dengan kata lain mengkomunikasikan sesuatu kepada orang lain. tidak hanya tertuang di atas kertas. Syarat media untuk efektif     orang yang menyampaikan sesuatu yang akan dikomunikasikan kepada pihak lain (audiens) secara langsung. 3. kewirausahaan-1. ide/gagasan dan sebagainya). 10. yakni: 1. presentasi juga dimaksudkan mengetahui terhadap kemampuan peserta dalam menguasai ide/gagasan yang telah dituangkan dalam rancangan usaha yang telah disusunnya. Media Terdiri dari sarana yang digunakan untuk mengemas materi sehingga menarik audiens serta peralatan yang digunakan untuk menyampaikan materi. Buku Ajar KEWIRAUSAHAAN-1 . namun juga dapat dikomunikasikan dengan pihak lain melalui presentasi yang baik pula. pembelajaran memberikan memperkenalkan. Sebagai salah satu cara mengkomunikasikan sesuatu (pengetahuan. Defenisi dan Unsur-unsur Presentasi Presentasi dapat didefenisikan sebagai komunikasi langsung antara penyaji dengan sekelompok pendengar dalam situasi teknis. keterampilan. Unsur-unsur ini sangat menentukan keberhasilan dalam proses presentasi. Presentasi pada dasarnya merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang dengan tujuan Dalam untuk untuk konteks dan menyampaikan. evaluasi selain mengkomunikasikan ide/gagasan perusahaan yang dirancang. Presenter Merupakan 2. presentasi memiliki 4 (empat) unsur penting. Materi Merupakan bahan yang akan dikomunikasikan kepada audiens.3. 10.

Menyusun kerangka presentasi Penyajian presentasi seharusnya terstruktur. Untuk itu. sesuai bahan dengan metode penyajian. tepat dan tersedia. murah. pihak yang menerima sesuatu yang akan dikomunikasikan. praktis. Presentasi dapat berhasil apabila kita dapat melakukan halhal berikut: 1. presenter sebaiknya menyusun pokok-pokok yang disampaikan beserta hubungan logis di antara pokok-pokok tersebut. Audiens Merupakan adalah mudah. dan daftar inilah yang menjadi kerangka presentasi. aman. agar audiens tertarik mendengarkan apa yang kita presentasikan.digunakan 4. maupun dari luar.4. Ajukan pertanyaan-pertanyaan berikut pada diri masing-masing: • • • • • • Mengapa saya memberikan presentasi ini? Mengapa mesti saya yang mempresentasikan? Apa yang ingin saya capai dari presentasi ini? Bagaimana saya dapat membuat presentasi yang menarik? Seberapa banyak yang telah diketahui audiens tentang pokok permasalahan yang akan dipresentasikan? Apakah audiens memiliki latar belakang pengetahuan yang diperlukan terkait dengan materi presentasi? 2. Presentasi yang tidak jelas sasarannya akan membuat kegiatan presentasi menjadi tidak terarah dan membuat audien menjadi bingung dan malah presentasi yang kita lakukan terkesan membosankan. 10. Mempersiapkan Presentasi Keberhasilan presentasi sangat ditentukan oleh berbagai hal. Olehnya itu. sesuai media dengan karakteristik peserta. Pokok-pokok materi dapat diperoleh dengan memecah sasaran yang telah ditetapkan menjadi sebuah daftar sasaran-sasaran. perlu ditentukan sasaran-sasaran presentasi lalu dibuat kerangka sasarannya. Berhasil tidaknya suatu presentasi dapat dilihat dari reaksi yang ditunjukkan oleh audiens. Menentukan sasaran yang ingin dicapai Penentuan sasaran presentasi sangat menentukan keberhasilan presentasi. Kerangka presentasi   Buku Ajar   KEWIRAUSAHAAN-1 merupakan serangkaian bagian yang saling terjalin dan secara logis dapat berdiri . baik yang berasal dari diri sendiri.

Suasana hati Audiens yang hadir mengikuti presentasi memiliki tipe yang berbeda-beda. Olehnya itu. a. Teknik yang dapat digunakan untuk memahami tipe audiens. Untuk itu. sasarannya jelas. ada yang hadir dengan kesadaran sendiri. Struktur bagaimana mempresentasikannya Sebelum melakukan presentasi. adalah: • Gunakan menit-menit awal untuk memahami audiens Buku Ajar   KEWIRAUSAHAAN-1 . atau malah kombinasi dari keduanya. presenter perlu pula menyusun rencana presentasi dengan struktur: • Introduksi (awal). serta bagian-bagiannya dapat didefenisikan dan dapat dipahami oleh audiens. Skema dapat dibuat dengan pola mind mapping atau garis besar (outlining). meliputi cara kontak dengan audiens. 3. • Pengembangan (tengah). ada pula yang hadir karena terpaksa. Lakukan diskusi dengan diri sendiri dan bantuan rekan-rekan untuk mendapatkan informasi yang dapat membantu dalam pembuatan skema. yakni suasana hati dan keterbukaan serta hubungan sosial dengan audiens. meliputi cara menyampaikan dan menjelaskan tema utama dan argumen-argumennya. Mengenal audiens Terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan oleh presenter dalam menghadapi audiens. sebelum melakukan presentasi. hal-hal yang perlu direncanakan adalah: a. mengintroduksikan pokok pembicaraan dan menyatakan tema utama. Bagian-bagian yang saling terjalin. sebagai seorang presenter perlu mengetahui kategori yang mana yang mendominasi tipe audiens yang hadir. meliputi mcara merangkum tema utama dan jika perlu cara memberikan rekomendasi.sendiri. dalam menyusun struktur presentasi. Olehnya itu. presenter perlu membuat skema yang terkait dengan pokok pembahasan. • Kesimpulan (akhir). b. pada akhirnya harus saling berkaitan dengan sasaran yang ingin dicapai. Struktur pokok pembahasan Pembicaraan pada presentasi akan lebih efektif apabila presenter menyampaikan tema tunggal yang konsisten.

dukungan dari atasan agar dapat menyajikan presentasi dengan baik Benar-benar siap Yakinlah Menyajikan dengan ringkas Akurat Jujur dan jangan berlagak Bersikap positif Jangan mengharapkan ucapan selamat atau persetujuan di akhir presentasi − − − − − − − • Sejawat/selevel. namun kenyataanya tidak yakin akan fakta-faktanya. Hubungan Sosial Menyangkut • pertimbangan merbagai kelompok orang yang mungkin menjadi audien presentasi. merupakan kelompok yang menentukan pendekatan terhadap masalah presentasi. bukan untung-untungan Jangan memberi kesan bahwa presenter tahu banyak mengenai suatu bidang. •     Bawahan. bidang keahlian. Kelompok-kelompok tersebut dapat dikategorikan. Olehnya itu. adalah: Buku Ajar   KEWIRAUSAHAAN-1 . karena pertimbangan-pertimbangan psikologis bahwa audiens adalah orang yang lebih tinggi kelasnya dari pada presenter. Bila memiliki dasar yang jelas. bersikap positiflah tanpa agresif dan terlalu protektif. merupakan kelompok audiens yang mungkin paling menakutkan.• Gunakan pendekatan yang berbeda-beda untuk mengetahui respon audiens • Memancing pertanyaan atau komentar audiens • Lanjutkan presentasi berdasarkan umpan balik b. Tips yang perlu dilakukan dalam menghadapi kelompok ini. sebagai berikut: Atasan. karena bisa jadi mereka memiliki kepentingan tertentu yang dapat digunakan untuk menjatuhkan citra diri presenter. waktu yang diberikan untuk mempersiapkan diri. Tips yang dapat dilakukan: − − − − Bersikap profesional Melakukan persiapan yang matang. terutama terkait dengan persaingan. ada beberapa tips yang perlu dilakukan: − Ingat kelebihan yang dimiliki. merupakan kelompok yang mungkin paling sulit.

menggunakan membuyarkan perhatian audiens (seperti assesoris yang berlebihan. namun sering diucapkan bersih akan Olehnya dan didengar itu. kata-kata presenter dengan meskipun presenter tidak dinilai dari penampilannya. seorang presenter perlu melakukan persiapan-persiapan. Sebelum Melakukan Presentasi Pada hari dimana presentasi akan dilaksanakan. berpenampilan. berdasarkan tergantung antusias. komentar yang diperlukan. Sebelum berangkat ke lokasi presentasi • • • • Perjelas alamat tempat/lokasi presentasi Persiapkan naskah presentasi dan catatan-catatan penting lainnya Persiapkan perlengkapan yang perlu di bawa dari rumah Penampilan.5. maka berikut ini diuraikan beberapa tips yang perlu diperhatikan: a. tidak dan diterima pakaian tergantung yang sesuatu bagaimana sesuai dapat yang gunakan nyaman yang situasi. pilihan kata.− − − − − Jangan menilai mereka seperti biasanya (sehari-hari) Jangan mengira bahwa hanya sedikit yang harus dipelajari Profesional Antusias Bersikap wajar tanpa merendahkan yang digunakan Pendekatan pengalaman dalam yang pribadi. 10. bersikap menyenangkan dan bersahabat. bahasa dan gaya bahasa. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah menyangkut waktu presentasi. parfum yang   Buku Ajar   KEWIRAUSAHAAN-1 . sebelum melakukan presentasi. jangan bersikap sebagai orang lain. Apa saja yang perlu dipersiapkan? Untuk menjawab pertanyaan ini. audiensnya. informasi data statistik yang mendukung. penggunaan kalimat pembuka yang efektif. Menentukan pendekatan presentasi Pendekatan presentasi berbicaralah dilaksanakan. namun yang umum adalah bersikap wajar dan tulus. serta adanya keterkaitan antara data yang disajikan dengan fakta. dan gunakan humor pada tempatnya. presentasi digunakan bersikap perlu pula direncanakan kondisi sebelum 4. Untuk itu. rapih. presenter perlu membuat catatan-catatan kecil dan terus berlatih.

olehnya itu perlu diperiksa suhu dan sirkulasi udara ruangan. salah tingkah pikiran kosong dan kadang lupa diri. serta tidak menggunakan sesuatu yang dapat menimbulkan bahwa presenter mempunyai kebiasaan buruk dalam sesuatu hal. b. dan kenyamanan). Beberapa tips mengendalikan kecemasan dan kegelisahan: • Sebelum berdiri menyajikan presentasi. yang Pada luar adrenalin Justru ini biasa. kering dan tidak meyakinkan. cobalah mengatakan sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan presentasi • Aturlah pernapasan • Hilangkan rasa tegang pada leher dan wajah • Pandanglah sekeliling. serta media audio visual yang akan kelenjar bekerja masalah kegelisahan kecemasan. Olehnya itu. kegelisahan dan kecemasan ini perlu dikendalikan. gangguan dari suara lain. Sebelum melakukan presentasi. suara serak. pakaian yang menyolok). letak. pengaturan digunakan. bekerja dan dasarnya yang kegelisahan menjadi bahwa tempat duduk (terkait dengan jumlah. sering presenter diliputi oleh kegelisahan dan kecemasan dikendalikan. karena berarti kesungguhan melaksanakan membuat presentasi. pencahayaan ruangan. karena pada dasarnya kegelisahan dan kecemasan akan meningkatkan kualitas apa yang akan diucapkan dan bagaimana mengucapkannya. karena dengan tugas baik. Olehnya yang itu dan berarti tidak dan ada kegelisahan kecemasan bahwa ketika dan adalah pikiran tidak yang ada kecemasan hal dan dalam yang tubuh perlu wajar.menyengat. Sebaliknya kegelisahan kecemasan berlebihan presenter terganggu pada saat presentasi yang dapat dilihat dari penampilan fisik berupa tangan gemetar. bangun kontak mata dan tersenyumlah • Berlatih       Buku Ajar   KEWIRAUSAHAAN-1   . Setelah sampai di lokasi presentasi Adalah sangat penting memberikan suasana nyaman dalam ruangan tempat melakukan presentasi.

dan menonjolkan sesuatu yang ingin ditekankan). Penggunaan Media audio Visual Kegiatan presentasi sebaiknya memanfaatkan sarana media audio visual yang tersedia. dengan tampilan yang ditampilkan diagram. memberi nilai tambah bagi informasi. papan tulis. peta atau karikatur terkait dengan materi yang disampaikan.       Buku Ajar   KEWIRAUSAHAAN-1  . beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh presenter. Dalam penggunaan media audio visual. Penyajian secara visual akan memberikan nilai lebih kepada presentasi melalui beberapa cara. memperluas jangkauan pokok bahasan. flipchart. maket dan sebagainya. Melaksanakan Presentasi Pada saat presentasi dilaksanakan. LCD. gambar.10. yaitu: • Memperkuat komentar • Mempertahankan fokus perhatian audiens dengan memberi variasi • Membuat kata-kata mudah dimengerti • Mengurangi jumlah kata yang harus diucapkan b. manusiawi (menjaga perasaan siapa saja yang hadir) dan konsisten (materi yang dibagikan kepada audiens sama dengan yang disajikan). mengkomunikasikan konsep-konsep yang sulit. perlu diperhatikan jumlah dan kompleksitas informasi yang akan disajikan. Informasi sebaiknya bersifat informatif (relevan keterangannya. disamping itu akan memudahkan audiens dalam memahami apa yang disampaikan oleh presenter dan tentunya dapat mempersingkat waktu.6. Penyajian Informasi Visual Penyajian informasi yang jelas dan ringkas akan memudahkan audiens memahami apa yang disampaikan berupa tulisan visual oleh dan yang presenter. Media audio visual dapat berupa OHP. disajikan Informasi Gambar visual dapat menggunakan dapat berupa bentuk tabel. yaitu: a. jumlah dan komposisi audiens. grafik. serta fasilitas yang tersedia di tempat presentasi. sesuatu hal yang baru. Penggunaan sarana presentasi akan memudahkan presenter dalam menyajikan materinya.

jangan melakukannya sambil berbicara lancar. yaitu: • Berdiri dan tataplah audiens • Jika melakukan aktifitas membalikkan badan (menulis atau menatap ke tempat lain). • Usahakan tidak membungkuk. memberi kesan siap menerima perintah • Alis terangkat = ramah dan gembira mengajak orang bicara dan meminta respon • Jari telunjuk menyentuh ibu jari = mengkomunikasikan sesuatu yang penting • Gerakan tangan seolah-olah memukul bagian sisi telapak tangan = menegaskan sesuatu yang harus dilakukan • Menganggukkan dan menggelengkan kepala = setuju/tidak setuju • Mengusap-usap       Buku Ajar   KEWIRAUSAHAAN-1  wajah/menggaruk-garuk kepala/mengusap-usap dagu = perasaan terancam/kurang percaya diri/kehabisan kata-kata . Perhatikan bahasa tubuh audiens. karena bahasa tubuh audiens akan memberitahu apakah sikap berkomunikasi yang kita lakukan efektif atau tidak. sebagai berikut: • Bersedekap = santai sekaligus angkuh. tinggi rasa percaya diri • Kedua tangan di samping = sigap. Hal-hal yang perlu diperhatikan. Bahasa Tubuh Bahasa tubuh meliputi ekspresi wajah yang dapat menggambarkan perasaan. postur tubuh yang dapat menggambarkan kecenderungan sikap dan keadaan emosi. Olehnya itu. Beberapa contoh bahasa tubuh dan artinya diuraikan. serta gerakan anggota tubuh yang dapat menggambarkan tekanan pada apa yang ingin disampaikan. namun tetap berpedoman pada aturan main untuk bersikap profesional yang telah diterima umum.c. Penampilan Penampilan pada saat melaksanakan presentasi juga sangat mempengaruhi kesuksesan pelaksanaan presentasi. kembangkanlah gaya atau npenampilan diri sendiri dengan segala cara. bersandar dan menggerakkan tangan/lengan bila tidak perlu • Hindari gerakan-gerakan yang akan mengganggu perhatian audiens • Tataplah mata audiens satu per satu secara bergantian d.

suku-suku kata dan frase-frase • Ucapkan 5. Articulation/Artikulasi • Bicara yang jelas • Berilah 3. perbedaan yang jelas pada kata-kata yang kedengarannya sama ketika diucapkan. Enunciation/Pengucapan • Berilah tekanan pada kata-kata kunci. padahal artinya lain sama sekali Pronounciation/Lafal ucapan • Setiap Dengan orang memiliki variasi logat sendiri-sendiri menjadikan dan menjadi lebih daya tarik tersendiri. menggunakan dialek daerah. perhatian audiens akan tetap terjaga • Hati-hati mengucapkan kata yang sulit diucapkan (misalnya kata asing) 4. Hal-hal yang terkait dengan penggunaan suara saat presentasi yang perlu dipahami oleh presenter yang dikenal dengan PAPERS.. Projection/Proyeksi • Suara terdengar (terarah) sampai ke belakang tanpa berteriak • Meninggikan suara pada saat memberikan penekanan pada sesuatu 2..• Bola mata bergerak ke atas = berkonsentrasi untuk memberi jawaban • Mengepalkan kedua tangan di meja = sikap yang tidak bisa ditawar mengenai pokok pembicaraan e. asal tidak sedikit untuk suara hidup.. Suara Suara presenter juga mempengaruhi keberhasilan presentasi. Misalnya: baaaaaaiiiiik. diuraikan sebagai berikut: 1. Repetition/Pengulangan • Jangan ragu untuk mengulangi kata-kata. huruf hidup dengan amat panjang untuk menambah ―warna serta menekankan otoritas terhadap apa yang harus dikatakan.. terutama jika menggunakan irama dan nada yang berbeda • Pengulangan bertujuan untuk penekanan kata   Buku Ajar   KEWIRAUSAHAAN  .

      Buku Ajar   KEWIRAUSAHAAN    . di antara kalimat yang diucapkan • Gunakan jedah yang tepat (tidak terlalu lama) 10. Olehnya itu... gagasan usaha yang tidak namun diberikan dipresentasikan. Penugasan: Persiapkan materi rancangan usaha Anda untuk dipresentasikan di hadapan peserta mata kuliah yang lain. materi pada dari merasa pembelajaran presentasi berbagai sudah ini. Jika demikian. dosen/tutor melakukan penguasaan terhadap tugas-tugas pembelajaran minggu dan aspek-aspek lain yang merupakan penilaian dalam kegiatan presentasi. dapat telah aspek yang dievaluasi adalah presentasi gagasan usaha. salah juga dalam memberikan tanggapan atau persetujuan.7. lain untuk ide/gagasan Dengan dan satu perlu evaluasi setiap modal meyakinkan memudahkan dengan ke memahaminya ini.eng.. kaitannya dituangkan presentasi. metode materinya bahwa ternyata dan melaksanakan pengalaman bukanlah sesuatu dilakukan Umumnya telah presentasi siap pengamatan mahasiswa menggunakan presentasi presentasi sebagai melakukan telah dituangkan ke dalam tampilan slide power point. sangat akan penting kemampuan untuk pihak mempresentasikan pihak lain. dosen dan tutor pendamping. mungkin yang teknik kita telah yang oleh apabila memperoleh seperti kita mahasiswa.6. selama mengikuti ini. seorang yang ide/gagasan dalam hanya Dengan wirausahawan. Penutup Setelah pencerahan sangka berdasarkan pembelajaran. pembelajaran dalam bentuk pendamping yang Kewirausahaan-1 laporan.. Menuliskan apa yang harus dibaca ketika melakukan presentasi. Speed/Kecepatan • Kecepatan yang baik adalah sekitar 110 kata/menit • Hindari mengucapkan kata: . apa bedanya presenter dengan pembaca berita di stasiun televisi yang menggunakan telefronter? Sebagai merupakan mempresentasikan Selain dirancang terhadap itu.

2009. Materi yang disampaikan pada Diklatpim IV RRI pada tanggal 19 Februari 2009 di Jakarta.net/materipimiv/pres_efektif.elearningrri.REFERENSI Basyuni.pp) Buku Ajar   KEWIRAUSAHAAN  . (www. A. Teknik Presentasi Efektif.

Biaya tidak langsung adalah pengorbanan perusahaan yang secara tidak langsung digunakan untuk menghasilkan produk atau biaya yang terikat bukan pada bagian pokok dari produk yang dihasilkan yang meliputi bahan tidak langsung dan tenaga kerja tidak langsung. Biaya tetap adalah pengorbanan perusahaan yang besar kecilnya tidak tergantung pada besar kecilnya produksi dan dalam periode tertentu jumlahnya tetap yang meliputi biaya untuk gaji tenaga kerja tetap. sewa kantor. dan Buku Ajar   KEWIRAUSAHAAN  . perlengkapan kantor dan sebagainya. Biaya tidak tetap adalah pengorbanan perusahaan yang besar langsung dengan besarnya produksi atau dengan kata lain biaya tertentu jumlahnya dapat berubah tergantung pada tingkat produksi meliputi biaya untuk pembelian bahan baku. yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk Biaya administrasi/umum adalah pengorbanan perusahaan untuk keperluan administrasi kantor perusahaan dan umum yang meliputi biaya untuk menggaji pimpinan dan pegawai. kecilnya berhubungan yang dalam periode yang dihasilka yang kerja borongan. mengelompokkan peristiwa-peristiwa yang bersifat finansial dan menginterpretasikan hasilnya. pajak lahan dan sebagainya. B Bauran Pemasaran (marketing mix) adalah perangkat alat pemasaran yang digunakan oleh perusahaan untuk mencapai tujuan dalam pasar sasaran. Analisis Rasio Keuangan adalah alat untuk menganalisa laporan keuangan yang bertujuan mengukur kekuatan dan kelemahan yang dihadapi perusahaan di bidang keuangan. penyusutan alat. biaya upah tenaga sebagainya.GLOSARIUM A Akuntansi adalah suatu disiplin yang menyediakan informasi yang diperlukan melaksanakan kegiatan secara efisien dan mengevaluasi kegiatan-kegiatan perusahaan. dan mengikhtisarkan Amdal adalah kajian mengenai dampak penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan. Biaya langsung adalah pengorbanan perusahaan yang langsung terikat atau menjadi bagian pokok dari produk yang dihasilkan yang meliputi bahan langsung dan tenaga kerja langsung. untuk Akunting secara Manajerial adalah suatu sistem informasi keuangan dengan input bukti transaksi dan otput laporan keuangan Akunting secara Teknis adalah seni mencatat. Biaya adalah pengorbanan-pengorbanan menghasilkan produk (barang dan/atau jasa).

Diferensiasi pemasaran adalah kegiatan perusahaan untuk menghasilkan produk lebih baik dari pesaing.   Buku Ajar   KEWIRAUSAHAAN    . perasaan atau konsepsi yang ada pada konsumen atau masyarakat umum mengenai produk atau perusahaan. Izin perusahaan adalah persetujuan yang ditunjukkan melalui dokumen legalitas yang diterbitkan oleh instansi teknis untuk melakukan aktifitas perusahaan. mengalokasikan dan menggunakan sumberdaya keuangan. impresi. H Harga adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan oleh konsumen untuk mendapatkan suatu barang atau dengan kata lain bahwa jumlah nilai yang ditukarkan oleh konsumen dengan manfaat atas menggunakan produk perusahaan.C Citra produk adalah kesan. Harta tetap adalah kekayaan perusahaan yang dapat dipergunakan lebih dari satu tahun atau dengan kata lain uang tunai yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk pengadaannya akan kembali menjadi uang tunai melalui penyusutan (depresiasi). yang Distribusi adalah kegiatan perusahaan untuk menyalurkan produk yang dihasilkan kepada pasar/konsumen. I Investasi adalah kegiatan yang ditujukan untuk pengadaan sumberdaya baru serta perbaikan terhadap sumberdaya yang telah ada pada perusahaan. F Finansial adalah aspek yang terkait dengan kegiatan perusahaan dalam mengembangkan. D Dampak lingkungan adalah pengaruh perubahan pada lingkungan bio-fisik dan sosialbudaya yang diakibatkan oleh aktifitas perusahaan. disukai oleh pelanggan dan dikhususkan untuk satu pasar tertentu. E Eksistensial adalah kemampuan untuk mengenal dan memaknai diri sendiri dan menentukan apa yang akan dilakukan dengan memilih di antara berbagai kemungkinan yang terbuka baginya sebagai ungkapan keberadaannya sebagai manusia. Harta lancar adalah kekayaan perusahaan yang digunakan pada operasi perusahaan dalam jangka waktu relatif singkat (tidak lebih dari satu tahun) atau dengan kata lain perubahan dari uang tunai menjadi barang dan kembali menjadi uang tunai tidak lebih dari satu tahun.

investasi. keterampilan) untuk menciptakan “dunia esok” lebih baik dari “dunia kini” dengan menghasilkan produk/jasa yang berfungsi meningkatkan kualitas hidup sesama manusia dan menyajikannya pada tingkat harga dan tempat yang terjangkau oleh pemakai (konsumen) yang membutuhkan serta mengendalikan konsekuensi penerimaan yang wajar bagi dirinya dan para stakeholders dan mengendalikan dampak ke arah positif bagi komunitas lokal. Modal adalah perusahaan. sikap. M Manajemen adalah kegiatan yang dilakukan untuk mewujudkan kerjasama di antara semua sumberdaya yang terlibat dalam organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. peralatan dan mesin produksi. Laporan Rugi-Laba adalah laporan keuangan yang memberikan informasi tentang hasil penjualan produk beserta biayanya yang dibuat secara berkala (per tahun. perekrutan dan seleksi tenaga kerja. L Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang memperlihatkan penerimaan kas (cash in flow) dan pengeluaran kas (cash out flow) perusahaan selama satu periode waktu yang bertujuan untuk menyediakan informasi perihal penerimaan dan pengeluaran kas sebuah perusahaan. Limbah adalah sisa dari suatu aktifitas perusahaan.K Kewirausahaan adalah kemauan dan kemampuan seseorang dalam menghadapi berbagai resiko dengan mengambil inisiatif untuk menciptakan dan melakukan hal-hal baru melalui pemanfaatan kombinasi berbagai sumberdaya dengan tujuan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) dan memperoleh keuntungan sebagai konsekuensinya. dan pendanaan selama periode akuntansi. seperti pembelian lahan dan bangunan. dan Buku Ajar   KEWIRAUSAHAAN  . komunitas bisnis dan lingkungan global dengan menjadikan entitas bisnisnya sebagai simpul komunitas stakeholders. hak wirausahawan pada perusahaan dalam kaitannya sebagai pemilik Modal investasi adalah modal yang digunakan untuk pengadaan dan perbaikan sumberdaya yang meliputi harta tetap perusahaan. Kewirausahaan Eksistensial adalah jalur aktualisasi potensi-potensi diri (bakat. Misi perusahaan adalah tugas pelayanan yang harus dijalankan oleh perusahaan terhadap pihak-pihak yang berkepentingan dan dilaksanakan dalam upaya mencapai visi perusahaan. Merek adalah karakteristik dalam bentuk nama yang diberikan kepada sesuatu produk dan menggambarkan nilai yang terkait dengan nama perusahaan. pengetahuan. alat transportasi. serta dapat memasok informasi tentang aktifitas-aktifitas operasi. per bulan atau sesuai dengan kebutuhan).

mesin. aroma. biaya sewa. bentuk. kewajiban dimiliki perusahaan pada suatu periode tertentu (umumnya pada akhir tahun).Modal kerja adalah modal yang digunakan untuk membiayai operasional perusahaan sehari-hari.       Buku Ajar   KEWIRAUSAHAAN  . Presentasi adalah suatu kegiatan yang bertujuan menyampaikan atau mengkomunikasikan suatu ide/gagasan kepada audiens untuk dipahami. dan modal yang O Organisasi adalah sekelompok orang (dua atau lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu bentuk kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. biaya pemasaran. menawarkan dan mempertukarkan produk yang bernilai di dalam pasar. kemasan dan sebagainya yang diterima oleh konsumen dan dapat memenuhi kebutuhannya. Produk adalah sekumpulan atribut yang nampak maupun yang tidak nampak mencakup warna. Pengendalian keuangan adalah upaya yang dilakukan agar investasi. N Neraca adalah suatu daftar yang menggambarkan harta. dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga melampaui baku mutu lingkungan hidup yang telah ditetapkan. disetujui atau mendapatkan tanggapan. Pengendalian dampak lingkungan adalah upaya yang dilakukan untuk mengendalikan terjadinya pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan bio-fisik dan sosial budaya sebagai akibat dari aktifitas yang terjadi pada perusahaan. Pengendalian produksi adalah aktivitas yang menetapkan kemampuan sumberdaya yang digunakan agar proses produksi berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Posisi pasar adalah gambaran profil atribut-atribut produk perusahaan dibandingkan dengan produk lain atau kebutuhan konsumen yang ada di pasaran. alokasi biaya. seperti biaya untuk pembelian bahan. P Pelayanan adalah jasa yang diberikan oleh perusahaan terkait dengan produk yang dihasilkan dalam rangka memenuhi dan memuaskan kebutuhan serta keinginan konsumen. agar menghasilkan produk yang dibutuhkan dan sesuai dengan yang diharapkan oleh konsumen. zat. pembayaran upah/gaji tenaga kerja. Produksi adalah kegiatan untuk menciptakan atau menambah kegunaan suatu barang atau jasa dengan menggunakan faktor-faktor produksi seperti tenaga kerja. dan perolehan laba berjalan sesuai dengan rencana perusahaan. Pemasaran adalah proses sosial dan manajerial dimana individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan. Pencemaran adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup. energi. dan sebagainya. bahan baku dan dana.

Rasio aktivitas/efektifitas/produktivitas adalah alat analisis yang berguna mengukur kesibukan. Rasio Solvabilitas adalah alat analisis yang berguna untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi semua kewajiban/utang (jangka panjang dan jangka pendek). R Rancangan usaha adalah dokumen tertulis yang disusun oleh calon wirausahawan memuat seluruh aspek-aspek yang terkait dengan aktifitas yang direncanakan merintis dan menjalankan gagasan perusahaan. Rasio Efisiensi/Biaya adalah alat analisis yang berguna untuk mengukur efisiensi yang dikeluarkan oleh perusahaan. T Target pasar adalah kegiatan perusahaan untuk memilih dan menentukan pasar yang lebih spesifik agar produk yang ditawarkan dapat diterima oleh konsumen dan mendapatkan respon. Transaksi (finansial). keaktifan atau produktifitas modal yang dimiliki. Rasio Profitabilitas/laba adalah alat analisis yang berguna untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba.Promosi adalah kegiatan perusahaan yang berguna untuk menjalin komunikasi kepada konsumen dengan maksud mempengaruhi dan mendorong konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan. Struktur organisasi perusahaan adalah susunan komponen-komponen (unit-unit kerja) dalam organisasi perusahaan yang menunjukkan adanya pembagian kerja dalam bentuk pendelegasian wewenang kepada tenaga kerja berdasarkan spesialisasi pekerjaan dan menunjukkan pula arah tanggung jawab atas wewenang yang diberikan.       Buku Ajar   KEWIRAUSAHAAN  adalah peristiwa-peristiwa dalam perusahaan yang bersifat keuangan . S Segmen pasar adalah kelompok besar (yang memiliki sekumpulan karakteristik) yang dapat diidentifikasi dalam sebuah pasar Segmentasi pasar adalah kegiatan perusahaan dalam membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk ke dalam satuan-satuan pasar (segmen pasar) yang bersifat homogen. yang dalam untuk biaya Rasio Likuiditas adalah alat analisis yang berguna untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban/utang jangka pendek (liquid).

U Utang jangka panjang adalah kewajiban perusahaan yang jangka waktu pelunasannya lebih dari satu tahun. mengumpulkan sumberdaya yang dibutuhkan untuk mengambil tindakan dengan memanfaatkan potensi diri yang dimilikinya untuk mewujudkan gagasan inovatif ke dalam dunia nyata secara kreatif dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh stakeholders. W Wirausahawan adalah orang-orang yang memiliki kemauan dan kemampuan melihat serta memanfaatkan peluang-peluang usaha.                            Buku Ajar   KEWIRAUSAHAAN    . Utang jangka pendek adalah kewajiban perusahaan yang jangka waktu pelunasannya tidak lebih dari satu tahun V Visi perusahaan adalah kondisi yang akan dicapai oleh perusahaan di masa yang akan datang dan merupakan falsafah bagi manajemen perusahaan dan setiap orang yang terlibat dalam organisasi perusahaan dalam menjalankan aktifitasnya.