You are on page 1of 23

http://jouleemath.wordpress.

com/2013/01/19/a-pendekatan-konsep-dan-pendekatan-prosesdalam-pembelajaran-matematika/

Pendekatan deduktif (deductive approach) adalah pendekatan yang menggunakan logika untuk menarik satu atau lebih kesimpulan (conclusion) berdasarkan seperangkat premis yang diberikan. Dalam sistem deduktif yang kompleks, peneliti dapat menarik lebih dari satu kesimpulan. Metode deduktif sering digambarkan sebagai pengambilan kesimpulan dari sesuatu yang umum ke sesuatu yang khusus. Pendekatan deduktif merupakan proses penalaran yang bermula dari keadaan umum ke keadaan khusus sebagai pendekatan pengajaran yang bermula dengan menyajikan aturan, prinsip umum dan diikuti dengan contoh-contoh khusus atau penerapan aturan, prinsip umum ke dalam keadaan khusus. (http://maistrofisika.blogspot.com). Contoh pendekatan deduktif adalah sebagai berikut: Seorang guru memberikan materi tentang volume balok kepada siswa. Pada awal pembelajaran guru memberikan definisi dan konsep mengenai balok dan rumus volume balok. Kemudian guru menerapkan rumus volume tersebut pada beberapa contoh soal. Selanjutnya guru memberikan beberapa tugas kepada siswa yang sesuai contoh yang telah diberikan. Tugas ini bertujuan untuk mengukur pemahaman siswa mengenai materi yang telah disampaikan. Pendekatan induktif menekanan pada pengamatan dahulu, lalu menarik kesimpulan berdasarkan pengamatan tersebut. Metode ini sering disebut sebagai sebuah pendekatan pengambilan kesimpulan dari khusus menjadi umum. Pendekatan induktif merupakan proses penalaran yang bermula dari keadaan khusus menuju keadaan umum. Alternatif pendekatan pembelajaran lainnya selain dengan pembelajaran pendekatan deduktif adalah dengan pendekatan induktif . Beberapa contoh pembelajaran dengan pendekatan induktif misalnya pembelajaran inkuiri, pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berbasis kasus, dan pembelajaran penemuan. Pembelajaran dengan pendekatan induktif dimulai dengan melakukan pengamati terhadap hal-hal khusus dan menginterpretasikannya, menganalisis kasus, atau memberi masalah

konstekstual, siswa dibimbing memahami konsep, aturan-aturan, dan prosedur-prosedur berdasar pengamatan siswa sendiri. Contoh pendekatan induktif adalah sebagai berikut : Seorang guru memberikan materi mengenai bangun datar persegi panjang. Diawal pembelajaran guru menyuruh siswa untuk membuat persegi panjang dengan menggunakan alat peraga berupa kertas. Siswa dituntut untuk membentuk kertas tersebut menjadi sebuah bangun persegi panjang. Siswa diperintah untuk berdiskusi tentang sifat – sifat bangun persegi panjang. Kemudian pada akhir pembelajaran siswa dan guru sama – sama saling menyimpulkan mengenai sifat – sifat bangun persegi panjang.
http://aina-tunk.blogspot.com/2012/07/teori-pendekatan-deduktif-dan.html Pendekatan Deduktif merupakan prosedur yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus. Metode ini diawali dari pembentukan teori, hipotesis, definisi operasional, instrumen dan operasionalisasi. Dengan kata lain, untuk memahami suatu gejala terlebih dahulu harus memiliki konsep dan teori tentang gejala tersebut dan selanjutnya dilakukan penelitian di lapangan. Dengan demikian konteks pendekatan deduktif tersebut, konsep dan teori merupakan kata kunci untuk memahami suatu gejala.

Contoh Deduktif : jika meneliti konsumsi rumah tangga untuk minyak, maka sebelum turun ke lapangan yang dipersiapkan adalah teori konsumsi, permintaan dan penawaran barang, dll. pertanyaan yang akan diajukan sudah jelas dan hampir baku, sampelnya jelas, dll. artinya

teori bukan merupakan persyaratan mutlak tetapi kecermatan dalam menangkap gejala dan memahami gejala merupakan kunci sukses untuk dapat mendiskripsikan gejala dan melakukan generalisasi. antara berangkat dari teori atau berangkat dari fakta empirik merupakan lingkaran yang tidak terpisahkan. untuk mendapatkan pengetahuan ilmiah kedua pendekatan tersebut dapat digunakan secara bersama-sama dan saling mengisi. Dengan demikian.com/2012/07/teori-pendekatan-deduktif-dan.dpuf TUGAS KELOMPOK STRATEGI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN EKONOMI PEMBELAJARAN INDUKTIF DAN PEMBELAJARAN DEDUKTIF SERTA IMPLEMENTASINYA Disusun oleh PRODI : PENDIDIKAN EKONOMI – C . Contoh Induktif : bisa jadi langsung ke lapangan untuk wawancara secara mengalir (contoh penelitian tentang konflik pilkada di desa X) artinya tidak perlu pakai kuesioner tapi tetapi menggunakan interview guide dan biasanya jenis pertanyaan terbuka dan di lapangan bisa berkembang. Dalam hal ini pendekatan induktif merupakan kebalikan dari pendekatan deduktif. . Pendekatan Induktif merupakan prosedur yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum. Dalam konteks ini. 2001: 69-70). seolah-olah merupakan cara berpikir yang berbeda dan terpisah.Ez3TG0eW.sudah disiapkan semua tinggal cari data. Untuk turun ke lapangan dan melakukan penelitian tidak harus memliki konsep secara canggih tetapi cukup mengamati lapangan dan dari pengamatan lapangan tersebut dapat ditarik generalisasi dari suatu gejala. Tetapi dalam prakteknya. dan dilaksanakan dalam suatu wujud penelitian ilmiah yang menggunakan metode ilmiah dan taat pada hukum-hukum logika.html#sthash. Kalau kita berbicara teori sebenarnya kita sedang mengandaikan fakta dan kalau berbicara fakta maka kita sedang mengandaikan teori (Heru Nugroho. Kedua pendekatan tersebut di atas (pendekatan deduktif dan induktif).See more at: http://ainatunk.blogspot.

semua kritik dan saran demi perbaikan makalah ini akan kami sambut dengan senang hati.TONI JULIANTO = http://tonijulianto.belajaran ekonomi dapat terselesaikan dan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh penulis. .com/2012/07/12/pembelajaran-induktif-dan-pembelajaran-deduktif/ FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO 2011/2012 KATA PENGANTAR Syukur alhamdulillah. ”PEMBELAJARAN INBDUKTIF DAN PEMBELAJARAN DEDUKTIF SERTA IMPLEMENTASINYA” sebagai tugas yang diberikan dosen pengampu mata kuliah strategi belajar dan pem. Kami sebagai penulis berusaha agar makalah yang kami buat ini memiliki arti penting dan sesuai dengan materi yang telah di berikan. Dengan memahami tentanng pokok masalah tersebut. Akan tetapi kami sadar. diharap pembaca dapat lebih mengetahui dan memahami tentang konsep profesi kependidikan. tak ada gading yang tak retak. dengan segala rahmat-Nya dan hidayah-Nya.wordpress. begitu juga pada pada karya tulis ini yang belum sempurna. Kami telah berusaha menyusun makalah ini sebaik mungkin. makalah yang berjudul. Oleh karena itu. Pendekatan dan penyajian dalam makalah ini pada prinsipnya membahas pokok permasalahan yang berhubungan dengan strategi pembelajkaran induktif dan induktif serta langkah-langkah dari strategi tersebut dan bagaimana karakteristiknya dfan implementasinya dalam proses pembelajarannya.

Metro. Pembelajaran Induktif dan Pembelajaran Deduktif 3 Kelebihan dan Kelemahan Pembelajaran indukif dan Deduktif 7 Langkah-langkah Pembelajaran Induktif dan Deduktif 8 Dasar Pertimbangan Pemilihan Strategi Pembelajaran 11 Upaya Pemecahan Kasus Pembelajarannya 12 . Latar Lelakang 1 2. Batasan Masalah 2 BAB II PEMBELAJARAN INDUKTIF DAN PEMBELAJARAN DEDUKTIF SERTA IMPLEMENTASINYA 3 1. 5. 2. 3.Akhir kata. kami ucapkan terima kasih kepada dosen dan teman-teman yang telah mendukung terselesainya makalah ini. Rumusan Masalah 2 3. Mei 2012 Penulis DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL i KATA PENGANTAR ii DAFTAR ISI iii BAB I PENDAHULUAN 1 1. 4.

Perkembangan pengetahuan saat ini telah melaju dengan pesat dan erat hubungannya dengan perkembangan tekhnologi. hasil pembelajaran yang diinginkan belum dapat tercapai secara optimal. Kegiatan belajar dapat mengembangkan potensi-potensi yang dibawa sejak lahir. yang dapat memberi feedback dan inisiatif murid untuk memecahkan masalah yang dihadapinya. Komponen-komponen yang ada dalam kegiatan pembelajaran adalah guru dan siswa. tergantung pada efektif tidaknya metode pembelajaran yang dipergunakan oleh guru dalam proses pembelajaran. keterampilan dan sikap yang profesional dalam memberikan pembelajajaran terhadap siswa-siswanya. dengan metode pembelajaran konvesional yang selama ini diterapkan oleh seorang guru. Ada banyak metode pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Seorang guru dituntut mempunyai pengetahuan. Namun berdasarkan hasil pengamatan. Dapat dikatakan berhasil atau tidaknya kegiatan pembelajaran. Kesimpulan 16 2. Metode yang digunakan haruslah metode yang direncanakan berdasarkan pertimbangan perbedaan individu diantara siswa.6. bakat. Maka seharusnya seorang guru harus mampu menyesuaikan kondisi perkembangan yang telah ada saat ini dengan lebih mengembangkan sesuatu pembelajaran atau metode yang harus dilakukan ketika melakukan pembelajaran kepada siswanya. Saran 16 DAFTAR PUSTAKA BAB I PENDAHULUAN 1. guru tidak boleh memilih secara asal-asalan. Hal itu mengakibatkan siswa kurang berminat untuk mengikuti . Implementasinya 14 BAB III PENUTUP 16 1. Pembelajaran yang dilakukan terkesan monoton dan tidak menggairahkan siswa untuk belajar lebih aktif lagi. karena siswa belum diberi kesempatan secara luas untuk mengembangkan minat. A. dan kemampuannya. Latar Belakang Belajar adalah sesuatu kegiatan yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Dalam memilih metode pembelajaran.

Kedua siswa sebagai subjek dan objek belajar. BAB II PEMBELAJARAN INDUKTIF DAN DEDUKTIF SERTA IMPLEMENTASINYA 1. 4. siswa dituntut keaktifannya dalam proes pembelajaran. Acuan kita mahasiswa atau calon pendidik dalam proses belajar menjadi seorang pendidik/guru yang professional 3. yang masih sedikit sumber yang menerangkannya. 2. Apa itu pengertian pembelajaran induktif dan pembelajaran deduktif ? Bagaimana karakteristik dalam strategi pembelajaran induktif dan deduktif ? Apa kelebihan dan kelemahan yang ada dalam strategi pembelajaran tersebut ? Dasar-dasar pertimbangan dan langkah pelaksanaan strategi pembelajaran induktif dan deduktif ? 5. 3. dalam hal ini pembelajaran menuntut keaktifan guru.1.Pengertian Pembelajaran induktif . B. Tujuan Dan Manfaat Tujuan membuat makalah ini adalah sebagai bukti bahwa kami mampu menyelesaikan dengan sesuai dengan materi yang diberikan dan sesuai dengan waktu yang diberikan. Pada dasarnya metode pembelajaran dapat dilihat melalui dua sudut pandang yaitu pertama siswa dipandang sebagai objek belajar. Upaya pemecahan kasus pembelajarannya ? 1. Digunakan sebagai sumber referensi dan penambah wawasan kita mengenai strategi pembelajaran induktif dan deduktif khususnya dan strategi pembelajaran pada umumnya. Selaian daripada tujuan di atas kami berharap makalah ini. Pembelajaran Induktif dan Pembelajaran Deduktif 1. 1. Sebagai motivasi untuk para pembaca lebih mengetahui dan menggali tentang pembelajaran induktif dan deduktif. 2.dan melaksanakan proses pembelajaran. A. Rumusan Masalah Dalam makalah ini masalah yang perlu dipecahkan dirumuskan sebagai berikut : 1. dapat memberikan manfaat sebagai berikut : 1. sehingga tujuan pembelajaran yang diinginkan tidak dapat tercapai secara optimal. C.

Proses pembelajaran mencakup banyak variabel. Strategi pembelajaran induktif adalah sebuah pembelajaran yang bersifat langsung tapi sangat efektif untuk membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dan keterampilan berpikir kritis.Menurut Hilda Taba. mencakup sifat. proses pembelajaran merupakan aktivitas yangkompleks. Untukmengembangkan strategi pembelajaran. siswa. penemuan pola. selanjutnya guru membimbing siswa untuk menemukan pola-pola tertentu dari ilustrasiilustrasi yang diberikan tadi. variabel-variabel penting tersebutdi atas. Struktur sosial dalam pembelajaran menjadi ciri lingkungan kelas yang sangat dibutuhkan untuk belajar melalui strategi pembelajaran induktif. Mereka harus bebas dari kritik tajam yang dapat menjatuhkan semangat belajar. 1993: 93). dan demonstrasi. perlu dipertimbangkan.membandingkan.Pendekatan induktif adalah suatu strategi yang direncanakan untuk membantu sisiwamengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi dan kreatif melalui observasi. strategi ini dikembangkan atas dasar beberapa postulat sebagai berikut: . dimana guru harus menjadi pembimbing yang akan untuk membuat siswa berpikir. dan susunan pembelajaran. (Suprihadi. Pada pendekatan induktif dimulai denganmemberikan bermacam-macam contoh. Pada pembelajaran induktif guru langsung memberikan presentasi informasi-informasi yang akan memberikan ilustrasi-ilustrasi tentang topik yang akan dipelajari siswa.Strategi pembelajaran merupakan bagian dari keseluruhan komponen pembelajaran. dan menggeneralisasikannya. pembelajaran ini membutuhkan guru yang terampil dalam bertanya (questioning) dalam penerapannya. Oleh karena itu. ruang lingkup dan urutan kegiatan yang berwujud pengalamanbelajar bagi siswa. diskusi. Biasanya pembelajaran dilakukan dengan cara eksperimen. proses belajar. membuat konklusi dan jawaban. Strategi pembelajaran menurut Hilda Taba adalah pola dan urutan tingkah laku guru untukmenampung semua variabel-variabel pembelajaran secara sadar dansistematis. jadinya-sangat tergantung pada keterampilan guru dalam bertanya dan mengarahkan pembelajaran. Cara-cara itu. guru. Strategi pembelajaran induktif dirancang berlandaskan teori konstruktivisme dalam belajar. Strategi pembelajaran berhubungan dengan cara-cara yangdipilih guru untuk pencapaian tujuan pembelajaran. pembelajaran induktif mensyaratkan sebuah lingkungan belajar yang mana di dalamnya siswa merasa bebas dan terlepas dari resiko takut dan malu saat memberikan pendapat. yaitu variabeltujuan. Guru biasanya menciptakansuasana aktif belajar dengan mendorong siswa mengadakan pengamatan dan memfokuskan pengamatan melalui pertanyaan-pertanyaan. Melalui pertanyaan-pertanyaan inilah guru akan membimbing siswa membangun pemahaman terhadap materi pelajaran dengan cara berpikir dan membangun ide. bertanya. Pada pendekatan induktif ini seorang siswa haruslebih aktif. Tingkat keefektifan model pembelajaran induktif ini. Dari contohcontoh tersebut siswa mengerti keteraturandan kemudian mengambil keputusan yang bersifat umum.

1. Misalnya mendapat hukum permintaan dan penawaran dari analisis pasar dan pedagang. 3. ü Membentuk satu prinsip dari uji kajian tertentu. ü Mendapat satu teori dari urutan suatu pemikiran. cara memotivasi dan waktu yang diperlukan serta biasanya pada pembelajaran pendekatan deduktif seorang guru harus lebih aktif daripada siswanya. Ciri-ciri dari strategi pembelajaran induktif adalah : 1.2. Misalnya mencari cirri-ciri yang sama dari berbagai jenis pasar. Jenis pendekatan induktif : ü Membentuk satu generalisasi daripada contoh-contoh tertentu. Proses berpikir merupakan suatu urutan tahapan yang beraturan (lawful). Penekanan pada keterampilan berpikir dan tujuan-tujuan afektif Berstruktur rendah Penggunaan waktu yang kurang efisien Memberi kesempatan yang banyak untuk belajar sewaktu-waktu 1. 3. bahan-bahan ajar merupakan sarana bagi siswa untuk mengembangkan operasi kognitif tertentu. Berpikir merupakan suatu transaksi aktif antara individu dengan data. 2. keterampilan berpikir. mengandalkan contoh dan bergantung pada keterlibatan guru secara aktif dalam membimbing siswa.Pengertian Pembelajaran Deduktif Pembelajaran deduktif merupakan imbangan yang sangat dekat bagi model pembelajaran induktif. 4. agar dapat menguasai keterampilan berpikir tertentu. Oleh karenanya. tanya jawab dan simulasi. Pembelajaran dilakukan dengan metode ceramah. konsep tahapan beraturan ini memerlukan strategi pembelajaran tertentu agar dapat mengendalikan tahapan-tahapan tersebut. dan urutan tahapan ini tidak bisa dibalik. Kemampuan berpikir dapat diajarkan. 2. prasyarat tertentu harus dikuasai terlebih dahulu. ü Membentuk satu hukum dari pernyataan-pernyataan tertentu. dalam seting kelas. Perbedaan terletak pada urutan kejadian selama pembelajaran. Artinya. Keduanya dirancang untuk mengajarkan konsep dan generalisasi.Artinya. .

dari sebuah premis menuju ke kesimpulan yang logis. c) guru memberikan pertanyaan kepada siswa untuk mendapatkan atribut/ciri dan bukan esensi dari konsep-konsep. . Teknik penyajian pelajaran yang paralel dengan straegi pembelajaran deduktif adalah teknik ceramah. maka pengajar memulai dengan definisi kalimat tunggal. Perbedaan terletak pada urutan kejadian selama pembelajaran. Misalnya.Dalam strategi pembelajaran deduktif pesan diolah mulai dari hal yang umum kepada hal yang khusus. 3. dan dilanjutkan dengan penjelasan ciri-ciri kalimat tunggal. contoh-contoh kalimat tunggal. dilanjutkan kepada yang khusus yaitu penjelasan bagian-bagiannya atau atribut-atributnya (ciri-cirinya) dengan menggunakan berbagai ilustrasi atau contoh. Keduanya dirancang untuk mengajarkan konsep dan generalisasi. Dapat dikatakan juga strategi deduktif. dari konsep-konsep yang astrak kepada contohcontoh yang konkrit. 2. d) siswa memberikan beberapa kategori dari contoh yang diberikan oleh guru Pembelajaran deduktif merupakan strtegi pembelajaran yang mengutamakan penalaran dari umum ke khusus. Langkah-langkah dalam strategi deduktif meliputi tiga tahap: 1. cara memotivasi dan waktu yang diperlukan serta biasanya pada pembelajaran pendekatan deduktif seorang guru harus lebih aktif daripada siswanya. Pembelajaran dilakukan dengan metode ceramah. Pembelajaran deduktif terdiri dari empat tahap: a) guru mulai dengan kaidah-kaidah konsep (conceot rule) atau pernyataan yang mana dalam pembelajaran diupayakan untuk pembuktiannya. dari hal abstrak kepada hal yang nyata. generalisasi atau rumusan konsep atau rumusan aturan. b) guru memberikan contoh-contoh yang menunjukkan pembuktian dari konsep. pengajar memberi pengetahuan kepada peserta didik. bila diambil contoh untuk pengajaran tentang kalimat tunggal. pengajar memberikan contoh-contoh dan membuktikannya kepada peserta didik. pesan atau materi pelajaran diolah mulai dari yang umum. Strategi belajar mengajar deduktif antara lain dapat digunakan pada pelajaran mengenai konsep “terdefinisi”. mengandalkan contoh dan bergantung pada keterlibatan guru secara aktif dalam membimbing siswa. pengajar memilih pengetahuan untuk diajarkan. tanya jawab dan simulasi. Pembelajaran deduktif merupakan imbangan yang sangat dekat bagi model pembelajaran induktif. keterampilan berpikir.

. Ketika siswa telah mempunyai gambaran umum tentang materi pembelajaran. Model pembelajaran induktif menjadi sangat efektif untuk memicu keterlibatan yang lebih mendalam dalam hal proses belajar karena proses Tanya jawab tersebut. Kelebihan Dan Kelemahan Pembelajaran Induktif dan Deduktif 1. 2.1. 3.Ciri-ciri pembelajaran deduktif adalah sebagai berikut : a) b) c) d) Berorientasi pada siswa Berstruktur tinggi Penggunaan waktu yang lebih efisien. B. sehingga siswa mempunyai parameter dalam pencapaian tujuan pembelajaran. guru membimbing siswa untuk menemukan pola-pola tertentu dari ilustrasi-ilustrasi yang diberikan tersebut sehingga pemerataan pemahaman siswa lebih luas dengan adanya pertanyaan-pertanyaan antara siswa dengan guru. Pada model pembelajaran induktif guru langsung memberikan presentasi informasi-informasi yang akan memberikan ilustrasi-ilustrasi tentang topik yang akan dipelajari siswa. Kurang memberi kesempatan untuk belajar sewaktu-waktu Sintak pembelajaran deduktif adalah : a) b) c) d) Menyatakan abstraksi Memberi ilustrasi Aplikasi Penutup 1.Kelebihan dan Kelemahan Model Pembelajaran Induktif  Kelebihan yang menonjol dan mudah dipahami diantaranya : 1.

7. guru harus bisa menciptakan kondisi dan situasi belajar yang kondusif agar siswa merasa aman dan tak malu/takut mengeluarkan pendapatnya. Pembelajaran tidak dapat berjalan bila guru dan muridnya tidak suka membaca. guru harus telah menyiapkan perangkat-perangkat yang akan membuat siswa beraktivitas dan mengobarkan semangat siswa untuk melakukan observasi terhadap ilustrasi-ilustrasi yang diberikan. jadinya-sangat tergantung pada keterampilan guru dalam bertanya dan mengarahkan pembelajaran. sehingga tidak mempunyai pilihan dalam proses induktif.2. Model pembelajaran ini sangat tergantung pada lingkungan eksternal. Dengan metode ini maka kemandirian siswa tidak dapat berkembang optimal. Kesuksesan proses belajar mengajar dengan menggunakan model pembelajaran induktif bergantung pada contoh-contoh atau ilustrasi yang digunakan oleh guru.Kelebihan dan Kelemahan Model Pembelajaran deduktif  Kelebihan Pembelajaran Deduktif Cara yang mudah untuk menyampaikan isi pelajaran a) b) Pendekatan ini sesuai untuk digunakan dalam proses pembelajaran. 2. Tingkat keefektifan model pembelajaran induktif ini. 6. Jika syarat-syarat ini tidak terpenuhi. Kelemahan Model Pembelajaran Induktif 1. Model ini membutuhkan guru yang terampil dalam bertanya (questioning) sehingga kesuksesan pembelajaran hamper sepenuhnya ditentukan kemampuan guru dalam memberikan ilustrasi-ilustrasi. melalui pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh guru. dimana guru harus menjadi pembimbing yang akan untuk membuat siswa berpikir. 3. 1.  Kelemahan pembelajaran Deduktif Keaktifan siswa dalam mengeplorasikan kemampuan masih terbatas a) . Guru harus menjaga siswa agar perhatian mereka tetap pada tugas belajar yang diberikan. maka tujuan pembelajaran tidak akan tercapai secara sempurna. sehingga peran guru sangat vital dalam mengontrol proses belajar siswa. guru memberikan penerangan sebelum memulai pembelajaran. 5. 4. Saat pembelajaran berlangsung dengan menggunakan model pembelajaran induktif.

Taba mengidentifikasi tiga keterampilan berpikir induktif: 1. Langkah-langkah: 1) 2) 3) Membuat daftar konsep. berpikir induktif melibatkan tiga tahapan dan karenanya ia mengembangkan tiga strategi cara mengajarkannya. aturan yang akan disajikan dengan pendekatan induktif ü guru menyajikan contoh-contoh khusus. Pemberian label atau kategorisasi. memberi penegasan dari beberapa contoh kemudian disimpulkan dari contoh tersebut serta tindak lanjut. ü menyimpulkan.b) Dalam menarik kesimpulan dari konteks umum yang diberikan guru siswa dibatasi konteks tersebut. ü guru menyajikan bukti yang berupa contoh tambahan untuk menunjang atau mengangkat perkiraan. 1. kelompok barang yang sama secara bersama-sama. Postulat yang diajukan Taba di atas menyatakan bahwa keterampilan berpikir harus diajarkan dengan menggunakan strategi khusus. beserta label tersebut (dengan nama konsep).Pada Pembelajaran Induktif Strategi pembelajaran ini menghendaki penarikan kesimpulan didasarkan atas fakta-fakta yang kongkrit sebanyak mungkin. Semakin banyak fakta semakin mendukung hasil simpulan. Langkahlangkah yang harus tempuh dalam strategi pembelajaran dengan pendekatan induktif yaitu: ü guru memilih konsep. Interpretasi data . C. prinsip. atau aturan yang memungkinkan siswa memperkirakan sifat umum yang terkandung dalam contoh. prinsip. konsep). 1.1. Menurutnya. Langkah-langkah Pembelajaran Induktif Dan Pembelajaran Deduktif 1. Konsep pembentukan (belajar konsep) Tahap ini mencakup tiga langkah utama: item daftar (lembar. Pengelompokkan konsep berdasarkan karakteristik yang sama.

menjelaskan dimensi-dimensi dan hubungan-hubungannya. membuat kesimpulan.. Atau siswa diharapkan dapat menerapkan suatu prinsip untuk menjelaskan suatu fenomena baru. Penerapan prinsip-prinsip Strategi ini merupakan kelanjutan dari strategi pertama dan kedua. 1. Setelah siswa dapat merumuskan suatu konsep. selanjutnya mereka diharapkan dapat menerapkan suatu prinsip tertentu ke dalam suatu situasi permasalahan yang berbeda. memprediksi konsekuensi. cara ini dapat dilakukan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan tertentu. Strategi belajar mengajar deduktif antara lain dapat digunakan pada pelajaran mengenai konsep “terdefinisi”. guru mulai dengan kaidah-kaidah konsep (conceot rule) atau pernyataan yang mana dalam pembelajaran diupayakan untuk pembuktiannya. guru memberikan pertanyaan kepada siswa untuk mendapatkan atribut/ciri dan bukan esensi dari konsep-konsep. 3. dilanjutkan kepada yang khusus yaitu penjelasan bagian-bagiannya atau atribut-atributnya (ciri-cirinya) dengan menggunakan berbagai ilustrasi atau contoh. Menguji hipotesis/prediksi 1. Menjelaskan teori yang mendukung hipotesis atau prediksi. Langkah-Langkah: 1) 2) 3) Membuat hipotesis. Langkah-langkah: 1) 2) 3) mengidentifikasi dimensi-dimensi dan hubungan-hubungannya.2. generalisasi atau rumusan konsep atau rumusan aturan. . pesan atau materi pelajaran diolah mulai dari yang umum.Strategi kedua ini merupakan cara mengajarkan bagaimana menginterpretasi dan menyimpulkan data. Pembelajaran deduktif terdiri dari empat tahap: 1. 2.Pada Pembelajaran Deduktif Dalam strategi belajar mengajar deduktif. Sama halnya dengan strategi pertama (pembentukan konsep). menginterpretasikan dan menyimpulkan data. guru memberikan contoh-contoh yang menunjukkan pembuktian dari konsep.

c) guru menyajikan contoh-contoh khusus agar siswa dapat menyusun hubungan antara keadaan khusus dengan aturan prinsip umum yang didukung oleh media yang cocok. Guru melengkapi atau menjelaskan lebih jauh pendapat siswa. terjadi transaksi. prinsip yang berifat umum. Inisiasi aturan yang akan disajikan. tumbuh. D. Setiap atribut yang dikemukakan siswa ditulis di papan tulis (di bawah rumusan konsep). d) guru menyajikan bukti-bukti untuk menunjang atau menolak kesimpulan bahwa keadaan umum itu merupakan gambaran dari keadaan khusus. analisis kebutuhan dan karakteristik peserta didik yang dihasilkan. bergerak. Rumusan konsep: pasar ialah tempat bekumpulnya penjual dan pembeli. Dasar Pertimbangan Pemilihan Strategi Strategi pembelajaran yang dipilih oleh guru selayaknya didasari pada berbagai pertimbangan sesuai dengan situasi. 2. lengkap dengan definisi dan contohcontohnya. Strategi belajar mengajar deduktif digunakan bila siswa belum memiliki pengalaman yang berkaitan dengan konsep yang diajarkan atau waktu mengajar relatif sedikit. 3. 2. dan bernafas. Siswa diminta mengidentifikasi atribut-atributnya. Siswa diminta mengidentifikasi jenis-jenis makhluk hidup dan atribut-atributnya. Proses pembelajaran: 1. barang dan jasa”. yaitu: memerlukan makanan. 4. berkembang biak.4. Mula-mula guru menuliskan rumusan konsep tersebut pada papan tulis . Dalam hal ini akan lebih baik jika digunakan alat peraga. siswa memberikan beberapa kategori dari contoh yang diberikan oleh guru Contoh penggunaannya pada pembelajaran konsep terdefinisi: Bahan pelajaran : konsep pasar. prinsip. kondisi dan lingkungan yang akan dihadapinya. rumusan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Langkah-langkah yang dapat Anda tempuh dalam model pembelajaran dengan pendekatan deduktif dijelaskan sebagai berikut a) guru memilih konsep. Siswa diminta menjelaskan berbagai atribut dengan menggunakan berbagai contoh. Pemilihan strategi pembelajaran umumnya bertolak dari 1. b) guru menyajikan aturan. 1.Tujuan pembelajaran : “siswa dapat menjelaskan ciri-ciri pasar”. dan .

Strategi pembelajaran deduktif adalah strategi pembelajaran yang dilakukan dengan mempelajari konsep-konsep terlebuh dahulu untuk kemudian dicari kesimpulan dan ilustrasi-ilistrasi atau bahan pelajaran yang dipelajari dimulai dari hal-hal yang abstrak. 1. Kriteria pemelihan strategi pembelajaran yang dapat digunakan dalam memilih strategi pembelajaran. Strategi Induktif dapat digunakan dalam mengajarkan konsep. E. Atas beberapa pertimbangan mengenai pemilihan strategi pembelajaran di atas maka alas an untuk memilih pembelajaran induktif dan deduktif adalah sebagai berikut : Dengan Strategi Induktif materi atau bahan pelajaran diolah mulai dari yang khusus (sifat. . jenis materi pelajaran yang akan dikomunikasikan. generalisasi atau rumusan. 3. Kemudian secara perlahan-perlahan menuju hal yan konkrit. ciri atau atribut) ke yang umum. Bagian itu dapat berupa sifat. strategi pembelajaran dapat dibedakan antara strategi pembelajaran deduktif dan strategi pembelajaran induktif.Pembelajaran deduktif. baik konsep konkret maupun konsep terdefinisi. umum-khusus. pada strategi ini bahan yang dipelajari dimulai dari hal-hal yang konkrit atau contoh-contoh yang kemudian secara perlahan siswa dihadapkan pada materi yang komplek dan sukar.3. baik konsep konkret maupun konsep terdefinisi. Strategi ini kerap dinamakan strategi pembelajaran dari umum kekhusus. Berorientasi pada tujuan pembelajaran 2. prinsip baru diberi contoh-contohnya pada siswa. Gunakan media pembelajaran yang sebanyak mungkin memberikan rangsangan pada indera peserta didik. Dengan Strategi Deduktif materi atau bahan pelajaran diolah dari mulai yang umum. yaitu: 1.strategi ini disebut juga strategi pembelajaran dari umum kekhusus. Upaya Pemecahan Kasus Pembelajaran dari Strategi Tersebut Ditinjau dari cara penyajian dan cara pengolahannya. generalisasi atau rumusan. ke yang bersifat khusus atau bagian-bagian. Sebaliiknya dengan strategi induktif. abstrak-konkrit: guru menyampaikan aturan. atribut atau ciri-ciri. Pilih teknik pembelajaran sesuai dengan keterampilan yang diharapkan dapat dimiliki saat bekerja nanti (dihubungkan dengan dunia kerja). Strategi Deduktif dapat digunakan dalam mengajarkan konsep.

sebagai kebalikan induktif adalah prosses penalaran yang beranjak dari umum ke yang khusus atau dari suatu premis menujuk ke suatu konklusi logis. dan bernafas”. . tumbuh. Pembelajaran deduktif dikembangkam oleh Filosof Perancis Bacon yang menghendaki penarikan kesimpulan didasarkan atas fakta-fakta yang konkrit sebanyak mungkin. c) Siswa diminta menjelaskan berbagai atribut dengan menggunakan berbagai contoh.Pembelajaran deduktif. Kesimpulan-kesimpulan tenyang suatu kasus tertentu dapat dideduksi dari suatu prinsip umum yang berlaku bagi semua kasus yang semacam. Deduktif. Setiap atribut yang dikemukakan siswa ditulis di papan tulis (di bawah rumusan konsep). Contoh penggunaannya pada pembelajaran konsep terdefinisi: Bahan pelajaran : konsep makhluk hidup. Semakin banyak fakta semakin mendukung hasil simpulan. dan bernafas. Dictionary of Education mendefinisikan pola deduktif sebagai suatu pola dalam mengajar yang beranjak dari aturan-aturan atau generalisasi kecontoh-contoh dan kemudian sampai padaa konklusu-konklusi atau penerapan dari generalisasi-generalisasi. Proses pembelajaran: a) Mula-mula guru menuliskan rumusan konsep tersebut pada papan tulis . F. Implementasi strategi deduktif. pesan atau materi pelajaran diolah mulai dari yang umum. berkembang biak. dimulai dari contoh lalu membahas definisinya. generalisasi atau rumusan konsep atau rumusan aturan. system induktif ini disebut juga sebagai dogmatif. 1. tumbuh. Guru melengkapi atau menjelaskan lebih jauh pendapat siswa.pada abad pertengahan. bergerak. Rumusan konsep: makhluk hidup ialah makhluk yang memerlukan makanan. b) Siswa diminta mengidentifikasi atribut-atributnya. dilanjutkan kepada yang khusus yaitu penjelasan bagianbagiannya atau atribut-atributnya (ciri-cirinya) dengan menggunakan berbagai ilustrasi atau contoh. bergerak. yaitu: memerlukan makanan.berkembang biak. Selain ragam dan macam strategi pembelajran induktif dan pembelajaran deduktif. artinya langsung mempercayai begitu saja tanpa berfikir rasional. Dalam hal ini akan lebih baik jika digunakan alat peraga. Strategi belajar mengajar deduktif antara lain dapat digunakan pada pelajaran mengenai konsep “terdefinisi”. tujuan pembelajaran : “siswa dapat menjelaskan ciri-ciri makhluk hidup”. dimana proses pembelajarannya dimulai dari definisi dan diikuti dengan contoh-contoh dan yang bukan contohnya Pembelajaran induktif.

Srategi belajar mengajar induktif Dalam strategi belajar mengajar induktif. 2002) membangun model ini dengan pendekatan yang didasarkan atas tiga asumsi. b) Proses berpikir adalah suatu transaksi aktif antara individu dan data. menghubungkan poin-poin data dengan data yang lain. membuat generalisasi dari hubungan yang mereka temukan. Postulat Taba bahwa untuk menguasai keterampilan berpikir tertentu. Mengajar seperti yang digunakan oleh Taba berarti membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir induktif melalui latihan (practice). yaitu: a) Proses berpikir dapat dipelajari. dan urutan ini tidak bisa dibalik. rumuskan dulu: bahan pembelajaran. bagian atau atribut. . menuju yang umum yaitu generalisasi atau rumusan konsep atau aturan. pesan atau materi pelajaran diolah mulai dari yang khusus.d) Siswa diminta mengidentifikasi jenis-jenis makhluk hidup dan atribut-atributnya. model yang didesain untuk meningkatkan kemampuan berpikir. Siswa menyusun data ke dalam sistem konseptual. dan membuat kesimpulan dengan hipotesis. yang mana guru memberikan contoh beberapa garis). Ini berarti bahwa siswa menyampaikan sejumlah data dari beberapa domain pelajaran. Model pembelajaran induktif dipelopori oleh Taba (Joyce & Weil. tujuan pembelajaran. dan rumusan konsepnya. c) Mengembangkan proses berpikir dengan urutan yang “sah menurut aturan”. Taba (Joyce dkk. Strategi belajar mengajar deduktif digunakan bila siswa belum memiliki pengalaman yang berkaitan dengan konsep yang diajarkan atau waktu mengajar relatif sedikit. pertama seseorang harus menguasai satu keterampilan tertentu sebelumnya. Contoh penggunaannya: Seperti halnya seperti contoh di atas (penggunaan strategi belajar mengajar deduktif). 2002:127). Cotoh sederhana dari pembelajaran induktif adalah menentukan dua atau lebih garis yang sejajar (guru menggunakan konsep tangent geometri. meramalkan dan menjelaskan fenomena.

. 1. Demikianlah hasil karya tulis kami yang terangkim dalam suatu makalah semoga bermanfaat dan akhirnya kami ucapkan terima kasih. Strategi belajar mengajar deduktif antara lain dapat digunakan pada pelajaran mengenai konsep “terdefinisi”. dilanjutkan kepada yang khusus yaitu penjelasan bagian-bagiannya atau atribut-atributnya (ciri-cirinya) dengan menggunakan berbagai ilustrasi atau contoh. Kesimpulan Strategi pembelajaran induktif dirancang berlandaskan teori konstruktivisme dalam belajar. Saran Kami menyadari dalam penyusunan dan penjelasan yang ada di dalam makalah ini masih banyak kekurangan dan kesalahan.BAB III PENUTUP 1. generalisasi atau rumusan konsep atau rumusan aturan. untuk itu kami menyarankan untuk dilakukan suatu pengkajian yang lebih mendalam mengenai materi ini. pembelajaran ini membutuhkan guru yang terampil dalam bertanya (questioning) dalam penerapannya Dapat dikatakan juga strategi deduktif. pesan atau materi pelajaran diolah mulai dari yang umum. Dan demi perbaikan makalah kami selanjutnya kami mohon saran dan ktitik pembaca yang tentunya membangun.

kognitif pengaruhi kebutuhan  Mengidentifikasi faktor-faktor yang Strategi mempengaruhi kognitif permintaan  Mengidentifikasi ciri-ciri berbagai bentuk pasar barang Mengingat konsep dan kaidah yang Konsep relevan Menyajika Menemuka n secara n berlanjut situasi baru bermasala Mengingat h yang konsep dan menuntut kaidah yang cara relevan pemecaha n baru Konsep Diskusi Diskusi Demonstra si Strategi kognitif  Membuat Menemuka Menyajika n n secara berlanjut Mengingat situasi perangkat baru pengetahuaa bermasala n h yang terorganisasi .Kondisi Kapabilitas Belajar Karakteristi Kondisi Unjuk kerja k Bahan Metode Eksternal Ajar Menyajika Menemuka Konsep n secara n berlanjut situasi baru bermasala h yang menuntut cara pemecaha n baru Diskusi N Indikator o 1  Kapabilita Kondisi s belajar Internal Mengingat konsep dan kaidah yang relevan Mengidentifikasi Strategi hal-hal yang mem.

kesimpulan tentang hukum Gossen yang telah ada menuntut cara pemecaha n baru Fakta Ceramah  Mengidentifikasi ciri-ciri berbagai bentuk pasar barang Mengingat Mengingat Informasi perangkat verbal pengetahuaa Menyajika n n konteks terorganisasi yang yang telah bermakna ada Tanya jawab  Mengingat Fakta perangkat pengetahuaa n terorganisasi Mengingat yang telah Mendeskripsikan Informasi ada verbal pengertian Menyajika ekonomi mikro n konteks dan makro yang bermakna Ceramah Tanya jawab Fakta Mengingat Informasi verbal Ceramah Tanya jawab Menyajika n konteks yang bermakna .

seorang guru akan mengemukakan satu konsep. soalan-soalan akan disediakan untuk membimbing murid membuat kesimpulan. Murid-murid juga digalakkan mengemukakan contoh-contoh yang diketahui oleh mereka semasa proses pengajaran dan pembelajaran berlaku. Pendekatan ini merujuk kepada satu pembelajaran dimana pelajar bermula dengan hukum yang umum dan digunakan dalam kes-kes tertentu. hukum. Untuk lebih memudahkan murid menguasai peraturan-peraturan umum yang diperoleh daripada fakta ataupun contoh khusus. Soalan-soalan ini adalah berkaitan dengan contoh-contoh yang telah dipertunjukkan kepada murid-murid.Gibson (1960). deduktif. guru perlu memberikan peluang kepada pelajar untuk memerhati dan menganalisis contor agar generalisasi dapat dibuat.html Pendekatan induktif. eklektik dan komunikatif Pendekatan induktif bermula dariapada spesifik kepada umum . Menurut B. Bagaimanakah anda menghadapi situasi banjir di rumah?. peraturan yang telah dipelajari dengan tepat untuk diaplikasi pada contoh-contoh khusus. Secara ringkasnya. guru perlulah merancang aktiviti berkisar daripada contoh yang telah diberikan. Selain dalam matapelajaran Bahasa Melayu. .M Kierzek dan W. video ataupun hasil karya dalam penyampaian maklumat kepada murid-murid. Pelajar perlu menaakul untuk mendapatkan contoh tertentu daripada peraturan umum. Ini adalah sebagai rujukan kepada murid untuk lebih memahami apa yang cuba disampaikan oleh guru. matapelajaran lain juga menggunakan pendekatan ini iaitu seperti matapelajaran Matematik dan Sains banyak menggunakan pendekatan induktif. pembelajaran melalui pendekatan ini disamakan dengan seorang murid mengalami proses mental yang mana ia memerhati peristiwa tertentu untuk memperoleh satu kesimpulan. hukum atau kesimpulan dengan menerangkan definisi sebelum memberikan beberapa contoh untuk memperjelas kefahaman. Pendekatan Induktif melibatkan pengumpulan dan pentafsiran maklumat-maklumat yang kemudiannya setiap maklumat ini akan berubah kepada kesimpulan. Pendekatan deduktif merupakan jenis pengajaran yang bermula daripada umum kepada spesifik. Sebagai contoh. Murid dibimbing oleh guru bagaimana untuk berfikir. Pendekatan ini bermula dengan melihat hukum-hukum atau mempelajari peraturan tertentu dan dari sini pembelajaran akan diteruskan dengan menganalisis hukum-hukum melalui contoh atau mengaplikasikan peraturan yang telah diberikan.blogspot. Antara prinsipprinsip penggunaan pendekatan induktif adalah menggunakan contoh-contoh yang relevan dalam proses pengajaran dan pembelajaran. mengenalpasti seterusnya mentafsir maklumat untuk membuat generalisasi/kesimpulan.http://mimieymanjer. Seterusnya. Menurut J. Pendekatan ini mengasaskan pengajaran dan pembelajaran murid kepada hukum-hukum atau tertentu. pendekatan induktif dimulakan dengan sesuatu sebab atau contoh dan menuju ke arah sesuatu generalisasi. Selain itu. Pengajaran dan pembelajaran melibatkan seseorang guru boleh membanu pelajar menguasai konsep atau generalisasi berasaskan pemerhatian atau contoh-contoh yang diperoleh. Strategi Pengajaran Deduktif merupakan kaedah mengajar yang kompleks kerana murid perlu memperolehi kefahaman yang mendalam /mencukupi serta berupaya memilih rumus.Seaton(1982).com/2012/04/pendekatan-induktif-deduktifeklektik. teorem. Secara umumnya. mengkaji. jenis pendekaran induktif digunakan bergantung pada hasil pembelajaran yang diinginkan. Setiap guru boleh menggunakan gambar.

Pendekatan eklektik menggunakan dua atau lebih kaedah yang menggabungkan segala ciri yang baik daripada pendekatan tersebut dan menggunakannya dalam satu-satu pengajaran dan pembelajaran. Pendekatan eklektik dihasilkan dengan menggunakan gabungan pendekatan indukif dan deduktif. Guru boleh mengaplikasikan strategi Pusatan guru. maka kita perlu menyesuaikan pendekatan. bercerita ataupun melapor. . pekajar tidak akan menguasai kecekapan berkomunikasi. Penguasaan komunikasi adalah perlu agar pelajar dapat membuat pemilihan struktur ayat yang betul mengikut konteks bahasa. Pendekatan komunikatif merupakan pendekatan yang berpusatkan murid iaitu berfokuskan kepada bentukbentuk komunikasi iaitu seperti meminta maaf. Pendekatan ini sesuai untuk kelas yang mempunyai pelajar pelbagai kebolehan. Pendekatan ini banyak digunakan dalam pengajaran Sains danMatematik. Situasi ini berlaku dalam amalan masyarakat sehari-harian. Ada kala kaedah induktif lebih sesuai digunakan untuk segelintir murid manakala ada pula murid yang akan memahami dengan jelas melalui kaedah deduktif.Pendekatan ini wujud kerana pendekatan lain lebih mementingkan penguasaan bahasa pada peringkat membina ayat-ayat yang betul secara pencilan yang terkeluar daripada konteks wacana. Setiap guru haruslah merancang terlebih dahulu aktiviti agar murid dapat menggunakan bahasa dalam berkomunikasi. Pengajaran bahasa lebih mengikut proses komunikasi sebenar iaitu seperti perbualan dalam kehidupan sehari-harian. maka ianya lebih kepada pendekatan deduktif. Jika kita inginkan murid bertidak secara efektif dalam setiap aktiviti yang dianjurkan. Prinsip-prinsip pendekatan komunikatif ini adalah berkaitan dengan pengetahuan murid dalam aktiviti yang akan dilakukan . penekanan tentang penyerapan bentuk gramatikal adalah untuk tujuan komunikasi. guru boleh memulakan P&P dengan memberikan contoh dan diikuti dengan kesimpulan. Sebagai contoh. Proses ini lebih menyerupai kepada pendekatan induktif. Kebolehan pelajar melibatkan diri dalam situasi pengajaran dan pembelajaran bermakna di dalam bilik darjah merupakan kehendak standard untuk setiap warganegara yang bertanggungjawab dalam masyarakat moden dan demokratik. Melalui pendekatan ini.Kita harus melahirkan pelajar sebagai pemikir berkesan dan ini merupakan matlamat penting dalam dunia pendidikan. Jika guru memulakan pelajaran dengan memberikan peraturan atau generalisasi diikuti dengan contoh dan kemudian diakhiri dengan penerangan tentang peraturan. Kebanyakkan guru akan menggunaka pendektan ini dalam aktiviti pemulihan dan pengayaan. Selain itu. pengajaran bahasa dibuat dalam konteks wacana dan guru perlu mengajar bahasa yang melampaui batas ayat agar pelajar dapat berkomunikai secara berkesan. Strategi pengajaran menggunakan pendekatan eklektik boleh dilakukan dengan dua cara iaitu mirip kepada pendekatan induktif ataupun P&P yang lebih mirip kepada pendekatan deduktif. Pusatan bahan dalam P&P. Selain itu. proses pengajaran dan pembelajaran boleh diakhiri dengan memberikan contoh diikuti dengan generalisasi. Pusatan murid. kaedah dan teknik yang digunakan dalam proses pengajaran dan pembelajaran. Hasilnya.