You are on page 1of 3

“LATIHAN SOAL MINI KUIS BLOK VI SKENARIO 2” 1. Organ limfoid apakah yang paling besar? a. Timus b.

Nodus limfatikus c. Lien d. Peyer’s patches e. Apendiks 2. Setelah vaksinasi akan terbantuk Sel B memori. Apakah Marker utama sel memori tersebut? a. CD 22 b. CD 23 c. CD 25 d. CD 27 e. CD 28 Pembahasan : CD 22 : sel B matang CD 23 : sel B matang, makrofag teraktivasi CD 25 : sel T teraktivasi, sel B, makrofag teraktivasi CD 27 : kebanyakan sel T, timosit meduler, sel B memori, sel NK CD 28 : sel T

3.

Sel apakah yang membentuk antibody setelah stimuli imunisasi? a. Sel Penyaji Antigen (APC) b. Sel limfosit B c. Sel monosit d. Sel makrofag e. Sel limfosit T Pembahasan : Imunoglobulin akan terbentuk setelah adanya antigen yang masuk pada imunisasi. Immunoglobulin merupakan protein yang dihasilkan oleh sel B.

4.

Mencegah penyakit apakah vaksin Hib? a. Varisela b. Tifus abdominalis c. Tuberculosis d. Meningitis e. Hepatitis B Pembahasan : Penyakit : Vaksin Varisela : vaksin varisela Tifus abdominalis : vaksin tifoid

Tidak ditujukan pada antigen tertentu Pembahasan : imunitas yang didapat ialah imunitas aktif buatan seperti yang diperoleh setelah menderita sakit. Kekebalan parsial e. Kekebalan aktif b. Di antara vaksin berikut manakah yang mempunyai mekanisme imunitas seluler? a. Kekebalan pasif c. Kekbalan alamiah d. Yang dibawa sejak lahir c. BCG c. dan DTP digunakan toksoid difteria yang digabung dengan toksoid tetanus dan vaksin pertusis. 8. Non-spesifik b. DTP Pembahasan : 6. 7. Imunitas aktif-dibuat c. Kekebalan absolute Pembahasan : Definisi vaksinasi menurut buku Pedoman Imunisasi di Indonesia merupakan suatu tindakan yang dengan sengaja memberikan paparan dengan antigen yang berasal dari mikroorganisme pathogen. Kekebalan yang lamanya tidak menentu e. Apakah jenis kekebalan yang diperoleh dari vaksinasi? a. Imunitas aktif-alamiah b. Seorang ibu membawa anaknya yang berusia 2 bulan ke Puskesmas untuk mendapatkan imunisasi dasar Polio 2 (peroral) dan DTP 1 (injeksi). Yang diperoleh setelah menderita sakit d. Imunitas pasif-alamiah . sehingga akan tercipta imunitas aktif. HIB e. Imunisasi tersebut untuk mendapatkan imunitas apa? a. Polio b. Termasuk imunitas apakah bayi mendapat kekebalan terhadap penyakit campak sampai sekitar 9 bulan? a.Tuberculosis Meningitis Hepatitis B : BCG ( Bacille Calmette-Guerin) : vaksin Hib (Haemophyllus influenza type b) : vaksin hepatitis B 5. Hal ini karena OPV berisi virus yang masih hidup. Campak d.

yang sensitive terhadap suhu 37C. Terjadinya proses imun diawali dengan proses pengenalan antigen oleh limfosit T helper (T H). Korteks c. dan trysine. 10. Parakorteks d. Sinus medullaris e. IgM b. Sinus marginalis Pembahasan : APC “memperkenalkan” antigen kepada Th di parakorteks Sumber : Imunologi Dasar FKUI Basic Immunology Pedoman Imunisasi di Indonesia . Sinus kortikalis b. IgA c. Imunitas bawaan Pembahasan : Penyakit campak merupakan penyakit yang disebabkan oleh suatu virus yang termasuk dalam family paramyxovirus. memiliki toleransi terhadap perubahan pH dan sensitive terhadap eter. IgD Pembahasan : IgM merupakan kelas imunogloulin yang diproduksi pada respon primer terhadap antigen dan juga merupakan immunoglobulin pertama yang disintesis oleh neonatus. Kekebalan bayi terhadap penyakit campak sampai sekitar 9 bulan merupakan sebuah imunitas pasif alamiah yang merupakan imunitas sejak dalam kandungan. Pada area manakah proses tersebut terjadi di nodus limfatikus? a. IgG d.d. 9. cahaya. Apakah antibody pertama yang dibentuk oleh bayi yang baru lahir? a. IgE e. Imunitas pasif-dibuat e.