You are on page 1of 20

3.

MEKANIKA BENDA LANGIT
3.1. ELIPS Sebelum belajar Mekanika Benda Langit lebih lanjut, terlebih dahulu perlu diketahui salah satu bentuk irisan kerucut yaitu tentang elips.

Gambar 3.1. Geometri Elips Dimana : a = setengah sumbu panjang elips (semi-major axis) b = setengah sumbu pendek elips (semi-minor axis) c = jarak fokus elips (focal length) f = titik fokus elips (foci) Perhatikan bahwa elips mempunyai 2 buah titik fokus.

70 | P a g e

Hubungan-hubungan yang berlaku di antara besaran-besaran di atas adalah

di mana : e = eksentrisitas elips. Eksentrisitas adalah ukuran kelengkungan sebuah elips. Nilainya ada di antara 0 dan 1 (0 < e < 1). Luas elips dapat dihitung dengan rumus L = πab Sedangkan keliling elips adalah K = ½ π (a + b) Lintasan benda-benda langit (dalam hal ini kita batasi saja dulu, lintasan planet-planet dalam tata surya kita), kebanyakan berbentuk elips, walaupun sebenarnya orbitnya hampir menyerupai lingkaran (dikarenakan oleh eksentrisitas yang cukup kecil, mendekati 0, hanya untuk planet-planet yang cukup dekat dengan matahari). Orbit Bumi mengelilingi matahari, misalkan, mempunyai eksentrisitas 0.0167. Sedangkan Komet Halley, mempunyai orbit yang sangat lonjong, eksentrisitasnya 0,967 (nyaris parabola). Karena itu, untuk orbit-orbit yang eksentrisitasnya sangat kecil, untuk mempermudah persoalan, biasanya akan diasumsikan orbit benda yang dimaksud berbentuk lingkaran (e = 0). 3.2. HUKUM KEPLER Hukum I Kepler Dari sifat fisis elips kita mengetahui bahwa elips mempunyai dua titik focus. Matahari kita berada disalah satu titik fokusnya, sesuai dengan pernyataan kepler I: Lintasan setiap planet ketika mengelilingi matahari berbentuk elips, di mana matahari terletak pada salah satu fokusnya.

71 | P a g e

dapat dihitung. Sesuai dengan aturan kekekalan momentum sudut (mvr = konstan). Ketika planet ada di perihelion. Hubungan luas daerah dengan periode 72 | P a g e . Gambar 3. da = a + c = a – ea = a(1 + e) Hukum II Kepler Luas daerah yang disapu oleh garis antara matahari dengan planet adalah sama untuk setiap periode waktu yang sama. pada saat tertentu. maka kecepatan planet mengorbit planet tidaklah sama pada setiap saat. planet akan mempunyai jarak yang terdekat dengan matahari yang kita sebut perihelion.3. jarak planet ke matahari kita sebut dp. Lintasan Planet Mengelilingi Matahari Pada saat mencapai perihelion. maka kecepatannya akan maksimum (karena r-nya minimum) dan ketika planet ada di aphelion. maka kecepatannya akan minimum (karena r-nya maksimum).2. dapat dihitung. a+c da a a+c c a-c a-c dp Gambar 3. dp = a – c = a – ea = a(1 – e) Pada saat mencapai aphelion. dan juga ada saatnya planet berada pada jarak terjauhnya dari matahari yang kita sebut aphelion (gambar 2).Konsekuensinya. jarak planet ke matahari kita sebut da.

dan r1 dan r2 menyatakan jarak rata-rata mereka dari matahari. Hukum III Kepler Kuadrat waktu yang diperlukan oleh planet untuk menyelesaikan satu kali orbit sebanding dengan pangkat tiga jarak rata-rata planet-planet tersebut dari matahari. 0.Hukum Kepler yang kedua menjelaskan bahwa untuk selang waktu yang sama. planet menyapu luas juring yang sama.341 SA dari Matahari. Sebuah planet pada berada di aphelion berjarak 18 SA. dan setengah sumbu panjangnya adalah 0. 0.12 b.25 2.312 SA2 c. 0. 0. Luas daerah yang disapunya dalam satu periode adalah a.213 SA2 73 | P a g e .09 c. Pada saat diperihelion berjarak 15 SA. 0.04 e.104 SA2 d. 0. Jika T1 dan T2 menyatakan periode dua planet. Tentukan eksentrisitas planet tersebut? a. Jarak Merkurius pada titik perihelionnya adalah 0.06 d.467 SA2 b. Konsekuensinya. 0. 0.387 SA. 0. pada perihelion planet akan mempunyai kecepatan orbit yang paling besar dan pada aphelion planet akan mempunyai kecepatan orbit yang paling kecil. maka ( ) ( ) CONTOH: 1.

17 d.017. Periode orbit Merkurius adalah 88 hari.19 e.09 sedangkan untuk Bumi a = 1 SA dan e = 0.15 c. terjadi ketika jaraknya dari Bumi pada saat itu. 0. 0. 0. berapa eksentrisitasnya? a.2 – 1.09 b.67 SA b. 0. a. 0.50 SA (OSP 2008) PEMBAHASAN: 1. 0.70 SA c. 0.37 SA e.22 4. Jika setengah sumbu panjang dan eksentrisitas planet Mars adalah a = 1. 0. Jika jarak perihelion 0.72 SA d. Kecerlangan minimum Mars pada saat oposisi.52 dan e = 0.2e = 1 + e 74 | P a g e . da = 18 SA dp = 15 SA e = …… ( ( ( ( ( ( ) ) ) ) ) ) 1.30 SA.621 SA2 (OSK 2009) 3. 0.e. 0. 0.

017 75 | P a g e .09 aB = 1 SA eB = 0.b Dari jarak perihelion.119 c = e.2e e = 0.387 SA dp = a(1 – e) e = 0.387 x 0.30 SA eksentrisitas =… Pertama-tama kita harus mencari setengah sumbu panjang. dp = 0.384 SA Sehingga dapat dihitung Luas elips = 3.22 (E) 4.242/3 = 0.09 (B) 2.046 a2 = b2 + c2 b = 0.387 SA Luas elips =….24 tahun dp = 0. dengan menggunakan hukum Kepler III a = 0.467 SA2 (A) 3.2 = 2.14 x 0.341 SA a = 0.52 SA eM = 0. P = 88 hari = 0.384 = 0. Le = π. kita dapat menghitung eksentrisitas dp = a(1 – e) e = 0.a = 0.0. Kecerlangan minumum Mars pada saat oposisi terjadi pada saat Bumi berada paling dekat dari Matahari (Bumi di perihelion) dan Mars berada paling jauh dengan Matahari (Mars di aphelion) Diketahui: aM = 1.a.

21 SA b.017) = 0. 22.e) = 1 ( 1 . 9. jarak antara Mars dan Bumi pada saat kecerlangan maksimum Mars adalah 1.3 SA d. Jika setengah sumbu pendek sebuah asteroid adalah 9 SA dan eksentrisitasnya 0. hitung setengah sumbu panjang asteroid tersebut? a.30 SA 3.667 c.8 SA b.0.983 SA Sedangkan pada saat Mars berada di aphelion.1 SA e.15. berapa radius orbit planet tersebut? a.567 b. jaraknya dari Matahari adalah: dp = a (1 + e) = 1.6 SA c. 9. 8.20 SA e.6568 AU – 0. 0.52 ( 1 + 0.9 x 10 10 meter. 20.6568 SA Dengan demikian. 17. 9.767 76 | P a g e . dan periodenya 76 tahun.5 SA 2. Jika jarak terdekat komet Halley ke Matahari adalah 8. 19. 9. jaraknya dari Matahari adalah: da = a (1 .983 AU = 0.34 SA d. 0. 26. maka eksentrisitasnya adalah a.6738 SA (A) LATIHAN: 1. Planet X berada di aphelion pada jarak 24 AU.Sehingga pada saat Bumi berada di perihelion.18.10 SA c.09) = 1. 0. Jika eksentrisitasnya 0.

Jika p = 4q maka periode planet B mengitari matahari adalah… a.52 dan e = 0.50 SA (OSP 2008) 5. 6 tahun c. a. d. b.40 SA e.d.37 SA b. 0. Jika setengah sumbu panjang dan eksentrisitas planet Mars adalah a = 1. maka periode planet mengitari matahari adalah…. 9 tahun d. 0.967 (OSK 2009) 4. 0. terjadi ketika jaraknya dari Bumi pada saat itu. c. Kecerlangan maksimum Mars pada saat oposisi.27 SA c. e. 18 tahun e.017. Planet A mengitari matahari dengan periode T. 0. 3 tahun b. Planet A dan B masing-masing berjarak rata-rata sebesar p dan q terhadap matahari. 27 tahun 77 | P a g e . 0. 0. 6. 0. Jika perbandingan jarak sebuah planet X ke matahari dangan jarak bumi kematahari adalah 9:1.867 e. a.09 sedangkan untuk Bumi a = 1 SA dan e = 0.32 SA d.

komet (yang mempunyai orbit yang sangat lonjong) akan menghabiskan waktu terbanyak pada saat a. A. P. Keduanya bergerak dari titik awal yang sama. P/A. adalah a. Dekat dengan planet-planet e.7. 983/1000 d. Bila diketahui eksentrisitas orbit bumi mengelilingi Matahari adalah 0.00 (OSP 2007) 78 | P a g e . benda B mengorbit lingkaran dengan jari-jari 12 satuan. Benda A mendahului benda B e. 1. Menurut Hukum II Kepler. Benda A mengorbit elips dengan setengah sumbu panjang 16 satuan dan setengah sumbu pendek 9 satuan. Setelah menyelesaikan satu putara. 17/1000 c. Benda A berada dibelakang benda B (OSK 2009) 8. 967/1000 b. dan saat Bumi di apgelion. Benda A dan benda B tiba bersamaan b. maka di titik awal itu a. Benda A tiba lebih awal dari benda B c. Benda B tiba lebih awal dari benda A d. Jauh dari Matahari c. Menambah laju rotasinya d. 34/1000 e. Dekat dengan Matahari b. Mengurangi laju rotasinya (OSK 2007) 9.017 maka perbandingan diameter sudut Matahari saat Bumi di titik perihelion. Dua buah benda mengorbit benda ketiga sebagai benda sentral.

yang berbunyi : Gaya gravitasi antara dua benda merupakan gaya tarik-menarik yang besarnya berbanding lurus dengan massa masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara keduanya. 2. D C E A C 6. pernyataan yang TIDAK BENAR adalah: a. jarak planet ke Matahari mencapai maksimum b. 7. A 3. Tarik-menarik antara dua benda 79 | P a g e . 4. pada titik X tersebut. garis singgung orbit planet pada titik X akan membentuk sudut 90° dengan garis hubung planet-Matahari e. 9. titik X dan kedua titik fokus elips orbit planet akan terletak segaris c. 3. Ma Mb F d Gambar 3. HUKUM GRAVITASI NEWTON Newton mengajukan hukum gravitasi umum Newton. E B B A 10. Jika pada titik X dalam orbitnya.10. sebuah planet memiliki kecepatan gerak (kecepatan orbit) paling besar dibandingkan kecepatan di titik lainnya.3. 8. 5. titik X berada di sumbu panjang elips orbit planet (OSK 2005) KUNCI JAWABAN 1. titik X tersebut adalah titik perihelion d.4.

mengapa dua benda yang tidak bersentuhan dapat saling menarik? Mengapa matahari dapat menarik Bumi. Dari hukum gravitasi Newton ini dapat kita gunakan untuk menentukan massa Bumi. Semua benda yang kita jatuhkan dekat permukaan bumi akan bergerak dengan 80 | P a g e .67 x 10-11 N m2/kg2 Pertanyaan selanjutnya. Besarnya kuat medan gravitasi yang dihasilkan oleh benda bermassa M adalah ( ) Arah kuat medan gravitasi selalu menuju ke pusat benda seperti tampak pada gambar berikut Gambar 3. kita perlu mengenal konsep kuat medan gravitasi.Keterangan: Ma = massa benda pertama (kg) Mb = massa benda kedua (kg) d = jarak kedua benda (m) G = Konstanta gravitasi umum = 6. Setiap benda menghasilkan medan gravitasi pada ruang disekitarnya. Arah kuat medan gravitasi Gaya gravitasi muncul akibat interaksi antara medan gravitasi yang dihasilkan suatu massa dengan massa lain yang berada pada lokasi medan gravitasi itu. padahal keduanya tidak bersentuhan? Untuk menjelaskan masalah ini.5.

berarti pada bulan harus bekerja suatu gaya yang tak lain adalah gaya gravitasi bumi.8 km Bumi tidak berbentuk bola sempurna melainkan agak pipih di kutub. Sehingga terdapat hubungan adalah massa bumi dan adalah jari-jari bumi.37 x 106 m Dengan demikian dapat dihitung massa Bumi ( ) Selanjutnya akan kita bahas gerak bulan mengitari bumi berdasarkan hukum gravitasi Newton. Tetapi kenyataannya bulan tidak bergerak lurus melainkan bergerak mengitari bumi.8 m/s2.percepatan g = 9.2 km Jari-jari kutub b = 6356. Dari pengukuran jari-jari bumi yang dilakukan dengan metode triangulasi didapat bahwa Jari-jari ekuator a = 6378. Sebenarnya orbit bulan berupa elips. Andaikan bulan tidak mengalami gaya apapun juga. Dapat dihitung jari-jari rata-rata bumi adalah RB = 6371 km = 6. 81 | P a g e . bulan akan bergerak lurus dengan kecepatan tetap. tetapi untuk perhitungan sederhana kita andaikan orbit bulan berbentuk lingkaran dengan jejari d. Jadi pada benda bekerja gaya F = -mg dengan F adalah gaya gravitasi antara benda dan bumi. Bila kita mengabaikan gaya gravitasi bulan terhadap bumi (karena massa bulan hampir 100 kali lebih kecil dari massa bumi) maka percepatan bulan terhadap bumi akibat gaya gravitasi tersebut adalah d adalah jarak bumi bulan. Kita dapat mendefinisikan jari-jari rata-rata bumi sebagai jari-jari sebuah bola yang volumenya sama dengan volume bumi sebenarnya.

Anggap massa Galaksi sebagian besar terkumpul di pusat dan orbit Matahari berbentuk lingkaran sempurna.358. Diketahui massa Mars 6.75 N/kg c.780 secon dan jarak Bumi-Bulan adalah 384.8 N/kg 2. Dari pengamatan diketahui kala edar bulan 27.3 hari atau 2. 8. yang disebut percepatan sentripetal yang besarnya adalah Percepatan pada bulan ini disebabkan oleh gaya gravitasi bumi. sehingga dapat dihitung massa bumi CONTOH: 1. 17.7 N/kg e. sehingga: Bila kala edar atau periode orbit bulan kita sebut P.000 tahun cahaya. Jika Matahari dipindahkan mendekati pusat Galaksi 82 | P a g e . 1.2 N/kg b. Hitunglah percepatan gravitasi di permukaan planet Mars.5 N/kg d.418 x 1023kg dan jari-jari 3. 3.000 km.Kita tahu bahwa pada benda yang bergerak melingkar dengan kecepatan tetap terjadi percepatan kea rah pusat. Matahari mengelilingi pusat Galaksi dengan radius orbit 30. maka Sehingga. 12.38 x 106m a.

dan apabila planetplanet termasuk Bumi tetap berada pada orbitnya seperti sekarang. 423 hari e.88 juta kilometer dan dengan periode 16.1 kali b. Percepatan gravitasi bulan adalah 1/6 kali percepatan gravitasi bumi dan jari-jari bulan adalah 0. Apabila massa Callisto diabaikan. 0. mengedari planet Jupiter pada jarak 1. 1 kali c. maka periode orbit Bumi mengelilingi Matahari adalah. 321 hari c.25 kali jari-jari bumi. 258 hari b. karena jauh lebih kecil daripada massa Jupiter. 8/3 4. maka massa planet Jupiter adalah 83 | P a g e . Jika massa Matahari menjadi dua kali lebih besar dari sekarang. 10 kali e. 365 hari d. 730 hari (OSK 2009) 5. 2 kali d. 1/2 b. 2/5 c. 100 kali (OSK 2005) 3.7 hari. 2/3 d. Callisto yang merupakan bulannya planet Jupiter.sehingga radius orbitnya menjadi 1% dari semula. a. kecepatan liniernya menjadi berapa kali? a. Hitunglah perbandingan antara kerapatan bulan dan kerapatan bumi? a. 4/5 e.

7.25 RBM Ditanya : ρBL/ ρBM 84 | P a g e .418 x 1023 kg R = 3. Diketahui : M = 6. 9.35 x 10-4 massa Matahari d. 8.35 x 10-4 massa Matahari e.a. 6. Diketahui : gBL = 1/6 gBM RBL = 0.35 x 10-4 massa Matahari b. Diketahui : R = 30.35 x 10-4 massa Matahari c. 10.38 x 106 m Ditanya: Jawab: g ( ) 2.35 x 10-4 massa Matahari (OSK 2009) PEMBAHASAN: 1.000 tahun cahaya R’ = 1% R = 300 tahun cahaya Ditanya : V’ Jawab: ( ) Maka V’ = 10 V (D) 3.

88 x 106 km = 0. 16F b. a. Diketahui: M’ = 2M R’ = R Ditanya: PB’ = … Jawab: Maka ( ) √ √ (A) 5. maka besar gaya gravitasi berubah menjadi….Jawab: ( ) ( ) 4. Diketahui : d = 1. Jika jarak antara kedua buah benda diperkecil menjadi seperempat.045753 tahun Ditanya Massa Jupiter Jawab: ( ) LATIHAN: 1. 8 F 85 | P a g e .7 hari = 0. Besar gaya gravitasi dua buah benda adalah F.012533 AU P = 16.

1. 0. 6 m/s2 b. 4267 km c. 6780 km d.05 x 1011 kali massa Matahari e. 4F d. 0. yaitu 24 jam) a. 0.02 x 1019 kali massa Matahari 86 | P a g e . dan hukum Kepler III berlaku.05 x 107 kali massa Matahari c. Anggap Bumi mengelilingi matahari dalam orbit lingkaran dengan radius orbit 1 satuan astronomi dan periode orbit 365.46 x 1011 kali massa Matahari d. 1. F/4 e. Apabila massa matahari diabaikan terhadap massa Bima Sakti. Berapa percepatan sentripetal yang dialami Bumi? a.6 m/s2 c. 4. 1.006 m/s2 e.c.8 x 109 AU dan periodenya 2 x 108 tahun. 9456 km 3. 2500 km b. F/16 2. 4. maka massa galaksi Bima Sakti adalah: a. 8432 km e.06 m/s2 d. Pada jarak berapa Bulan harus ditempatkan dari Bumi agar Bulan menjadi geostasioner? (Geostasioner terjadi ketika periode orbit bulan sama dengan periode rotasi Bumi.0006 m/s2 (OSK 2010) 4. Matahari mengorbit pusat galaksi Bima Sakti dengan setengah sumbu panjang orbitnya 1.25 hari. 0.46 x 107 kali massa Matahari b.

89 x 102 m/s b. Tentukanlah massa kedua galaksi tersebut! a.2 x 1011 massa matahari d.92 x 104 km.4 x 1011 massa matahari c. 9. 3.4 x 1011 massa matahari e.(OSK 2009) 5. 2. 9.5 juta parsek. 5. Densitas matahari yang diperoleh dari spektroskopi d. 9. Bianca adalah bulannya Uranus yang mempunyai orbit berupa lingkaran dengan radius orbitnnya 5. Dua buah galaksi saling mengorbit satu sama lainnya dengan periode 50 milyar tahun. 1. 9. Waktu eksak transit Venus dan diameter Venus (OSP 2009) 7.89 x 105 m/s e. 9. Dengan menggabungkan hukum Newton dan hukum Kepler.2 x 1011 massa matahari b.89 x 104 m/s d. Massa dan keliling bumi b. 4. Tentukanlah kecepatan orbit Bianca a.89 x 103 m/s c. Temperatur matahari yang diperoleh dari hukum Wien c. Jarak Bumi-Matahari dan lama waktu Bumi mengelilingi Matahari e. kita dapat menentukan massa Matahari asalkan kita tahu a.89 x 106 m/s (OSP 2009) 6. Jarak kedua galaksi adalah 0.435 hari.2 x 1011 massa matahari (OSP 2009) 87 | P a g e . dan periode orbitnya 0.

000 b.000 e.330. maka: a. 25. Seorang astronot terbang di atas Bumi pada ketinggian 300 km dan dalam orbit yang berupa lingkaran. 3. Kecepatan orbitnya adalah a. maka bessarnya gaya gravitasi antara Bumi dan Matahari. Lebih besar pada ketinggian 300 km c.000 (OSP 2008) 11.000 d. 3 kali daripada gaya gravitasi sekarang b. Kecepatannya sama karena orbitnya sama-sama berupa lingkaran d. 1.5 kali daripada gaya gravitasi sekarang c. Lebih besar pada ketinggian 400 km b. Sama seperti sekarang d. massa matahari besarnya… a. Kecepatannya sama karena dalam kedua orbit efek gravitasinya sama e. 1. Apabila Bumi jaraknya menjadi 3 AU dari Matahari. Ia menggunakan roket untuk bergeser dari ketinggian 400 km dan tetap dalam orbit lingkaran. 330. menjadi a. periode orbit planet X sama dengan periode orbit Bumi 88 | P a g e . Sebuah planet X dengan massa 2 kali massa Bumi mengorbit bintang dengan massa 2 kali massa Matahari dengan jarak rata-rata yang sama dengan jarak rata-rata Bumi-Matahari.8. Sepersembilan kali daripada gaya gravitasi sekarang (OSK 2008) 10. 10. Tidak cukup data untuk menjelaskan (OSK 2008) 9. Radius matahari besarnya 110 kali radius bumi dan densitas rata-ratanya ¼ densitas rata-rata Bumi. Sepertiga kali daripada gaya gravitasi sekatang e. Dengan data ini.000 c.

B 9. periode planet X adalah 4 kali periode orbit planet Bumi d. B 3. periode planet X adalah 1/2 kali periode orbit planet Bumi (OSK 2005) KUNCI JAWABAN 1. periode orbit planet X adalah (1/√2) periode orbit Bumi c. B 89 | P a g e . B 6. E 10. D 4. C 5. D 7.b. periode planet X adalah 2 kali periode orbit planet Bumi e. D 8. A 2. B 11.