You are on page 1of 6

ASUHAN KEPERAWATAN HIPERTENSI HIPERTENSI 1.

Pengertian Hipertensi adalah peningkatan abnormal pada tekanan sistolik 140 mm Hg atau lebih dan tekanan diastolic 120 mmHg (Sharon, L.Rogen, 199 !. Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmH" dan tekanan darah diastolic lebih dari 90 mmH" (Luckman Sorensen,199 !. Hipertensi adalah suatu keadaan dimana ter#adi peningkatan tekanan darah sistolik 140 mmHg atau lebih dan tekanan darah diastolic 90 mmHg atau lebih. ($arbara Hearrison 199%!. &ari ketiga de'inisi diatas dapat disimpulkan bah(a hipertensi adalah peningkatan tekanan darah )ang abnormal dengan sistolik lebih dari 140 mmHg dan diastolic lebih dari 90 mmHg. Etilogi *ada umun)a hipertensi tidak mempun)ai pen)ebab )ang spesi'ik. Hipertensi ter#adi sebagai respon peningkatan cardiac output atau peningkatan tekanan peri'er, +amun ada beberapa 'actor )ang mempengaruhi ter#adin)a hipertensi, a. "enetik, Respon nerologi terhadap stress atau kelainan eksresi atau transport +a. b. -besitas, terkait dengan le.el insulin )ang tinggi )ang mengakibatkan tekanan darah meningkat. c. Stress Lingkungan d. Hilangn)a /lastisitas #aringan and arterisklerosis pada orang tua serta pelabaran pembuluh darah. $erdasarkan etiologin)a Hipertensi dibagi men#adi 2 golongan )aitu, a. Hipertensi /sensial (*rimer! *en)ebab tidak diketahui namun ban)ak 'actor )ang mempengaruhi seperti genetika, lingkungan, hiperakti.itas, susunan sara' simpatik, s)stem rennin angiotensin, e'ek dari eksresi +a, obesitas, merokok dan stress. b. Hipertensi Sekunder &apat diakibatkan karena pen)akit parenkim renal0.akuler renal. *enggunaan kontrasepsi oral )aitu pil. "angguan endokrin dll. 3. Patofisiologi 1enurunn)a tonus .askuler meransang sara' simpatis )ang diterukan ke sel #ugularis. &ari sel #ugalaris ini bias meningkatkan tekanan darah. &an apabila diteruskan pada gin#al, maka akan mempengaruhi eksresi pada rennin )ang berkaitan dengan 2ngiotensinogen. &engan adan)a perubahan pada

2.

muka pucat suhu tubuh rendah. bersepeda atau berenang. mata berkunang kunang. *enurunan $$ dapat menurunkan tekanan darah dibarengi dengan penurunan akti. 2kti. Manifestasi Klinis 1ani'estasi klinis pada klien dengan hipertensi adalah meningkatkan tekanan darah 4 140090 mmHg. b. lemah dan lelah.e murah sehingga ter#angkau oleh klien. 1emungkinkan penggunaan obat secara oral. c.rinalisa . untuk mengka#i hubungan dari sel:sel terhadap . darah. *enatalaksanaan 5armakologis Secara garis besar terdapat beberapa hal )ang perlu diperhatikan dalam pemberian atau pemilihan obat anti hipertensi )aitu.ersi rennin angitensin. 2. &engan *eningkatan tekanan darah maka akan menimbulkan kerusakan pada organ organ seperti #antung. "lucosa . 4. memberikan in'ormasi tentang per'usi 0 'ungsi gin#al. 1. golongan penghambat kon. anemia. mengisaratkan dis'ungsi gin#al dan ada &1.iskositas! dan dapat mengindikasikan 'actor resiko seperti . . 1empun)ai e'ekti. golongan betabloker. *emeriksaan *enun#ang a. rasa berat ditengkuk. $. 9. golongan antagonis kalsium. #ogging. Hiperglikemi (&1 adalah pencetus hipertensi! dapat diakibatkan oleh pengeluaran kadar ketokolamin. glukosa. &iet *embatasan atau pengurangan konsumsi garam.itas 6lien disarankan untuk berpartisipasi pada kegiatan dan disesuaikan dengan batasan medis dan sesuai dengan kemampuan seperti ber#alan. Hb0Ht. . 5. 1empun)ai toksitas dan e'ek samping )ang ringan atau minimal. 1. b. protein. pusing0migrain. Hal tersebut akan berakibat pada peningkatan tekanan darah. . . epistaksis.+ 0 kreatinin . 2. "olongan obat : obatan )ang diberikan pada klien dengan hipertensi seperti golongan diuretic. 7.asokontriksi pada pembuluh darah. sukar tidur.angiotensinogen 33 berakibat pada ter#adin)a . *enatalaksanaan +on 5armakologis. Penatala sanaan a.olume cairan (. hipokoagulabilitas. Selain itu #uga dapat meningkatkan hormone aldosteron )ang men)ebabkan retensi natrium.itas )ang tinggi. Harga obat relati. 4. sakit kepala. sehingga ter#adi kenaikan tekanan darah. d. 1emungkinkan penggunaan #angka pan#ang. 8idak menimbulakn intoleransi.itas rennin dalam plasma dan kadar adosteron dalam plasma.

takipnea. 1enun#ukan destruksi kalsi'ikasi pada area katup. orientasi. na'as pendek. dimana luas. subo#ksipital (ter#adi saat bangun dan menghilangkan secara spontan setelah beberapa #am! "angguan penglihatan (diplobia. b. proses piker.. $atu gin#al.e. berden)u. kulit pucat. pembesaran #antung. mual. radialis. e'ek. kelemahan. aterosklerosis. +adi den)utan #elas dari karotis. d. &apat menun#ukan pola regangan. 1akanan )ang disukai )ang mencakup makanan tinggi garam. '. perubahan keter#agaan. perbaikan gin#al. 8anda. keuangan. h.* . gelisah. +)eri0 ketidakn)aman "e#ala. As!"an Ke#era$atan #a%a Pasien %engan Hi#ertensi 1. 6enaikan 8&. 2kti.al. +eurosensori "en#ala. tikikardi. Sirkulasi "e#ala . ansietas. glikosuria.Ri(a)at perubahan kepribadian. Letupan suasana hat. muntah dan perubahan $$ akhir akhir ini (meningkat0turun! Rio(a)at penggunaan diuretic. "angguan gin#al saat ini atau (seperti obstruksi atau ri(a)at pen)akit gin#al pada masa )ang lalu. c. sakit kepala. *erna'asan .ena #ugularis. 6eluhan pening pening0pusing. otot muka tegang. 1akanan0cairan "e#ala. suhu dingin (. <8 Scan . peningkatan pola bicara. perubahan irama #antung. g. Status mental. sianosis. 3. 8anda . /6" . 8anda . Peng a&ian a. pen)empitan continue perhatian. *oto dada . lemak serta kolesterol. "e#ala . )ang berkaitan dengan peker#aan. 8anda . perna'asan menghela. "e#ala .itas0 3stirahat. epistakis!.5rekuensi #antung meningkat. mengidenti'ikasikan pen)ebab hipertensi seperti . 1engka#i adan)a tumor cerebral. letih. penurunan keuatan genggaman tangan. murmur stenosis . 'actor stress multiple (hubungan.asokontriksi peri'er! pengisian kapiler mungkin lambat0 bertunda. peninggian gelombang * adalah salah satu tanda dini pen)akit #antung hipertensi. #ugularis. 3ntegritas /go. 8anda. pola0isi bicara. /liminasi "e#ala . g. 2ngina (pen)akit arteri koroner0 keterlibatan #antung!. tangisan meledak. penglihatan kabur. adan)a edema. distensi . $erat badan normal atau obesitas. episode palpitasi.Ri(a)at Hipertensi. encelopati '. sakit kepala. pen)akit #antung koroner0katup dan pen)akit cebrocaskuler.ular. h.! e. ga)a hidup monoton.

*embela#aran0*en)uluhan "e#ala.asokontriksi pembuluh darah. &ispnea )ang berkaitan dari kati. dan masa pengisian kapiler (adan)a pucat. 'iagnosa Ke#era$atan (ang M!n)!l 1. ri(a)at merokok. aterosporosis. <atat keberadaan. hipotensi postural. penggunaan alcohol0obat. 3. pen)akit #antung. Resiko tinggi penurunan curah #antung berhubungan dengan . 2sia 8enggara.asokontriksi pembuluh darah. 1.askuler cerebral.entrikel dan kerusakan 'ungsi. 7.itas berhubungan dengan kelemahan umum. 2. radialis dan 'emoralis mungkin teramati 0 palpasi. Inter*ensi &iagnosa 1.ensi . 6lien berpartisi'asi dalam akti. sakit kepela berhubungan dengan peningkatan tekanan . 8anda. mengi dapat mengindikasikan kongesti paru sekunder terhadap ter#adin)a atau gagal #antung kronik!. 2mati (arna kulit. kulit lembab dan masa pengisian kapiler lambat mencerminkan dekompensasi 0 penurunan curah #antung!. sianosis. 6eamanan "e#ala.ena!. Resiko tinggi penurunan curah #antung berhubungan dengan . . &1. &istress perna'asan0penggunaan otot aksesori perna'asan bun)i na'as tambahan (krakties0mengi!. 7. 2. 5aktor resiko keluarga. dingin. 2uskultasi tonus #antung dan bun)i napas. hipertensi. suhu. .itas0ker#a takipnea. batuk dengan0tanpa pembentukan sputum. ortopnea.itas )ang menurunkan tekanan darah 0 beban ker#a #antung . "angguan rasa n)aman n)eri . adan)a krakels. penggunaan pil 6$ atau hormone lain. 3nter. i. #. "angguan koordinasi0cara ber#alan. kelembaban. 2.#ugularis.dispnea.asi tekanan darah (perbandingan dari tekanan memberikan gambaran )ang lebih lengkap tentang keterlibatan 0 bidang masalah .asokontriksi (peningkatan S=R! dan kongesti . kualitas den)utan sentral dan peri'er (&en)utan karotis. 5aktor 'aktor etnik seperti. &en)ut pada tungkai mungkin menurun.idu )ang dapat diterima. 3ntoleransi akti. 6riteria Hasil . (S4 umum terdengar pada pasien hipertensi berat karena adan)a hipertropi atrium. 4. -bser. perkembangan S7 menun#ukan hipertropi . mencerminkan e'ek dari ."e#ala. orang 2'rika:amerika. memperlihatkan norma dan 'rek(ensi #antung stabil dalam rentang normal pasien. ketidak seimbangan antara suplai dan kebutuhan -2. mempertahankan 8& dalam rentang indi.askuler!.

deuritik. akti.itas indi. .ensi . batasi #umlah pengun#ung dan laman)a tinggal. 2. sakit kepela berhubungan dengan peningkatan tekanan . dipsnea. 3nter. membuat e'ek tenang.itas contoh .itas dan indicator dera#at pengaruh kelebihan ker#a 0 #antung!. (teknik penghematan energi menurunkan penggunaan energi dan sehingga membantu keseimbangan suplai dan kebutuhan oksigen!. 6ema#uan akti. (6onsumsi oksigen miokardia selama berbagai akti. &ignosa 2. (Stabilitas 'isiologis pada istirahat penting untuk mema#ukan tingkat akti.itas dan mencegah kelemahan!. &orong pasien untuk partisi'asi dalam memilih periode akti.askuler!. (Seperti #ad(al meningkatkan toleransi terhadap kema#uan akti. 3ntoleransi akti. tenang. kurangi akti. $erikan bantuan sesuai kebutuhan dan an#urkan penggunaan kursi mandi. 9. mengungkapkan metode )ang memberikan pengurangan. (*arameter menun#ukan respon 'isiologis pasien terhadap stress.itas bertahap mencegah peningkatan tiba:tiba pada ker#a #antung!.itas berhubungan dengan kelemahan umum. mengikuti regiment 'armakologi )ang diresepkan. <atat adan)a demam umum 0 tertentu. meningkatkan relaksasi!. ketidak seimbangan antara suplai dan kebutuhan -2. (menurunkan tekanan darah!.itas 0 toleransi pera(atan diri. &orong mema#ukan akti.askuler cerebral. &iagnosa 7 "angguan rasa n)aman n)eri . 6riteria Hasil . 4. (dapat menurunkan rangsangan )ang menimbulkan stress. 1elaporkan n)eri 0 ketidak n)amanan tulang 0 terkontrol. 6riteria Hasil .itas )ang di inginkan 0 diperlukan. 1. 6a#i kesiapan untuk meningkatkan akti. penurunan kelemahan 0 kelelahan.idual!. kerusakan gin#al atau .itas. 7. 6olaborasi dengan dokter dlam pembrian thera'i antihipertensi.9. kelelahan berat dan kelemahan. (membantu untuk menurunkan rangsangan simpatis. 6a#i toleransi pasien terhadap akti. 8& stabil. . pusig atau pingsan.itas dan pera(atan diri. sehingga akan menurunkan tekanan darah!.itas dengan menggunkan parameter . men)ikat gigi 0 rambut dengan duduk dan sebagain)a. panduan ima#inasi dan distraksi. catat peningkatan 8&. : 6lien dapat berpartisipasi dalam akti. melaporkan peningkatan dalam toleransi akti. peningkatan perhatian pada akti. 'rek(ensi nadi 20 per menit diatas 'rek(ensi istirahat. berkeringat. >. $erikan lingkungan )ang n)aman.itas dapat meningkatkan #umlah oksigen )ang ada. . atau n)eridada. 'rek(ensi nadi. %. 2n#urkan teknik relaksasi.itas 0 keributan ligkungan. (dapat mengindikasikan gagal #antung.itas )ang dapat diukur.

dia?epam dll. menge#an saat $2$. $eri cairan.dan membungkuk. Hilangkan 0 minimalkan akti.itas .asokontriksi men)ebabkan sakit kepala pada adan)a peningkatkan tekanan . (1eminimalkan stimulasi 0 meningkatkan relaksasi!. . *ertahankan tirah baring selama 'ase akut. (1eminimalkan penggunaan oksigen dan akti. $eri tindakan non 'armakologi untuk menghilangkan sakit kepala.asokontriksi )ang dapat meningkatkan sakit kepala . batuk pan#ang. (2kti. pi#at punggung dan leher serta teknik relaksasi. 4. (menurunkan ker#a miocard sehubungan dengan ker#a pencernaan!.askuler serebral dengan menghambat 0 memblok respon simpatik. 1. e'ekti' dalam menghilangkan sakit kepala dan komplikasin)a!. 6olaborasi dengan dokter dalam pemberian obat analgetik. 2. anti ansietas. 9. . makanan lunak. misaln)a . $antu pasien dalam ambulasi sesuai kebutuhan. (2nalgetik menurunkan n)eri dan menurunkan rangsangan sara' simpatis!. kompres dingin pada dahi. $iarkan klien itirahat selama 1 #am setelah makan. (8indakan )ang menurunkan tekanan .akuler serebral!.ensi . 7.itas )ang berlebihan )ang memperberat kondisi klien!.itas )ang meningkatkan .3nter.