You are on page 1of 12

Sistem Hankamrata

Oleh : Erni Suharni Faringga Ismail A N.Wini Apriliyani Rina Febriani Sutra Septiva L Tita Rahayu 1B

(Zainal Ittihad Amin. kemampuan.Sistem Pertahanan Rakyat Semesta adalah suatu system pertahanan keamanan dengan komponen yang terdiri dari seluruh potensi. integral serta berlanjut untuk mewujudkan kemempuan dalam upaya pertahanan keamanan Negara.(2007)). dan kekuatan nasional yang bekerja secara total. . Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (sishankamrata) bersifat semesta dalam ruang lingkup dan semesta dalam pelaksanaannya.

yang melibatkan seluruh warga negara. wilayah dan sumber daya nasional lainnya serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total. berkesinambungan dan berkelanjutan untuk menegakkan kedaulatan negara. mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan melindungi keselamatan segenap bangsa dari setiap ancaman. terarah. terpadu. Sesuai Undang-Undang RI No 34 Tahun 2004. Hankamrata adalah sistem pertahanan yang bersifat semesta. .Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta adalah sistem pertahanan negara yang dianut oleh Indonesia.

Komponen Kekuatan Dalam Sishankamrata  Komponen dasar yaitu rakyat terlatih  Komponen utama yaitu ABRI dan cadangan TNI  Komponen Perlindungan Masyarakat (Linmas)  Komponen pendukung yaitu sumber daya dan perasaannasional l . 2007 )yaitu : 1.Yang menjadi komponen-komponen dalam Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta menurut (Zainal Ittihad Amin.

Doktrin penyelenggaraan pertahanan dan keamanan rakyat semesta  doktrin prang griliya rakyat semesta  doktrin perang wilayah  doktrin perang rakyat semesta  doktrin pertahanan dan keamanan rakyat semesta. .2.

POLA-POLA OPERASI SISTEM PERTAHANAN KEAMAN RAKYAT SEMESTA (SISHANKAMRATA)  Operasi pertahanan  operasi keamanan dalam negeri  operasi intelijen strategis dan  pola operasi kerja sama pertahanan dan keamanan Asia Tenggara .

hambatan. serta gangguan terhadap kelangsungan hidup bangsa dan Negara berdasarkan falsafah Pancasila dan UUD 1945. tantangan. yaitu: .pengalamanpengalaman tersebut dapat dikelopokkan ke dalam 2 jenis pengalaman.SEJARAH PERJUANGAN BANGSA INDONESIA KHUSUSNYA BIDANG PERTAHANAN KEAMANAN RAKYAT SEMESTA (HANKAMRATA) SEJAK TAHUN 1945 Sejarah pertahanan keamananbangsa Indonesia sejak tahun 1945 memberikan banyak pengalaman dan data untuk menyusunsistem pertahanan eamanan yang mampu menanggulangisetiap ancaman.

Medan).Tentara Penduduk Sekutu (Inggris) mendaratkan pasukanpasukanya di Kota-kota besar seluruh Indonesia (Banjarmasin . . Kurun waktu 1945-1947 Pada bulan September –oktober 1945 berdasarkan civil affair Agreement.Ujung pandang. Pengalaman menanggulangi ancaman dari luar atau yang lazim disebut invasi a. Semarang. Jakarta. Surabaya.

maka Indonesia pun mengadakan persiapan-persiapan menghadapi segala kemungkinan.b. maka sekali lagi pihak Belanda mendapat kesempatan untuk berkonsilidasi dan menyusun kembali kekuatannya. antara lain di susun kesatuan-kesatuan Mobil dan kesatuan-kesatuan territorial . Kurun waktu 1948-1949 dengan adanya persetujuan Renvile. Berdasarkan pada pengalaman pada serangan Belanda yang lalu.

keteguhan hati rakyat untuk mempertaruhkan negara dan bahasa srta melawan musuh di manamana b. . kemampuan angkatan bersenjata untuk melaksanakan perang konvensional ( sesuai dengan konvensi jenewa ) dan tidak konvensional serta kemapuan mengutamakan keadaan wilayah dan medan sebaik-baiknya. Pelajaran-pelajaran yang dapat di tarik dari pengalaman-pengalaman perjuangan bersenjata a.

persatuan dan kerja sama yang seerateratnya antara rakyat dan angkatan bersenjata yang sekarang kita kenal dengan manunggalnya ABRI dan rakyat d. kepemimpinan yang ulet dan tahan semua diuji di semua tingkatan. . yang tau memberi inspirasi serta motivasi dan pimpinan kepada rakyat serta sekaligus mahir mengelolah sumber-sumber kekuatan.c.

TERIMAKASIH   .