12/31/2013

1

• Viktimologi (victima : korban, logos : ilmu). Suatu studi yang mempelajari tentang korban, penyebab timbulnya korban, akibat-akibat penimbulan korban yang merupakan masalah manusia sebagai suatu kenyataan sosial. • Korban dalam lingkup viktimologi : individu yang secara nyata menderita kerugian; kelompok; korporasi, swasta, maupun pemerintah). • Akibat penimbulan korban : sikap/tindakan korban dan/atau pihak pelaku serta mereka yang secara langsung atau tidak terlibat dalam terjadinya suatu kejahatan.
12/31/2013 2

• Perlindungan saksi dan korban merupakan komitmen dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), yang bertujuan melindungi warga negara Indonesia dari tekanan fisik maupun psikis dari pelaku kejahatan maupun para penyalahguna kekuasaan negara. • Perlindungan saksi dan korban merupakan salah satu subsistem Sistem Hukum Pidana. • Penanganan masalah pidana menurut sistem hukum pidana sesuai KUHAP meliputi subsistem penyidikan, penuntutan, dan subsistem pengadilan. • Substansi suatu peristiwa pidana secara materiil lebih banyak ditentukan oleh peranan saksi dan korban, dalam hal pembuktian suatu tindak pidana.

12/31/2013

3

• Perlindungan terhadap saksi dan korban meliputi perlindungan secara fisik dan psikis. Norma perlindungan terhadap saksi dan korban diukur dari tingkat ancaman selain terhadap para pihak pelapor juga kepada pejabat penegak hukum. Maupun para wartawan media cetak maupun elektronik. • Terhadap jenis tindak pidana yang bersifat ordinary crime memang pantas diberikan perlindungan, namun tidak menutup kemungkinan terhadap jenis-jenis tindak pidana lainnya, kadang-kadang ada unsur tekanan fisik maupun psikis.
12/31/2013 4

• Sistem peradilan pidana dianggap terlalu banyak memberikan perhatian kepada permasalahan dan peranan pelaku kejahatan, hanya beberapa pasal di dalam KUHAP yang mencerminkan perlindungan terhadap korban ( Pasal 80, 108 ayat (1), Pasal 133 ayat (1), Pasal 134 ayat (1), Pasal ayat (1b), Pasal 98 ayat (1), Pasal 99 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3); Pasal 100 ayat (1), ayat (2) ; Pasal 101 KUHAP. • Pasal 98-101 KUHAP adalah pasal-pasal yang berkaitan dengan hak korban dalam menuntut ganti kerugian. • Prinsip dasar tentang perlindungan korban, dengan nama

Congress on the Prevention of Crime and the Treatment of Offenders. Kongres ini bertempat di Milan-Italia, 26 Agustus
– 6 September 1985).
12/31/2013 5

• Selanjutnya prinsip dasar tentang korban kejahatan dan penyalahgunaan kekuasaan diadopsi oleh PBB pada tanggal 11 Desember 1985 dalam suatu deklarasi yang dinamakan

Declaration of Basic Principles of Justice for Victim of Crime and Abuse of Power.
• LPSK sebagai lembaga negara dibentuk berdasarkan UU Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, selanjutnya dengan PP Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pemberian Kompensasi, Restitusi dan Bantuan kepada Saksi dan Korban.

12/31/2013

6

• Keberadaan UU Nomor 13 Tahun 2006 tidak terlepas dari keinginan untuk melengkapi pranata prosedural dalam proses peradilan pidana agar dalam sistem peridadilan pidana terdapat mekanisme perlindungan terhadap saksi dan korban, sehingga diharapkan Sistem Peradilan Pidana di Indonesia menjadi sebuah sistem yang tidak saja berorientasi kepada pelaku tetapi juga berorientasi kepada pihak saksi dan korban.

12/31/2013

7

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.