DESA BERKELANJUTAN DENGAN PERMUKIMAN SEHAT DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN

Harmonisasi Pembangunan Pertanian Berbasis DAS pada Lanskap Desa-Kota Kawasan Bogor - Puncak – Cianjur (Bidang Lingkungan, Bangunan dan Energi) Dibiayai oleh Direktorat Pembinaan Penelitian dan Pengabdian kepada
Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Dengan Nomor Kontrak: 317/SP3/PP/DP2M/II/2006 Tanggal 1 Februari 2006

Departemen Arsitektur Lanskap Fakultas Pertanian – Institut Pertanian Bogor

PENELITI
Prof. Dr. Ir. Hadi Susilo Arifin, MS.  Dr. Ir. Aris Munandar, MS.  Dr. Ir. Nurhayati H.S. Arifin, MSc.  Kaswanto, SP., MSi. dan Mahasiswa Sekolah Pascasarjana - IPB

Desa Berkelanjutan - masalah
Krisis Global (ekonomi, sosial, budaya, politik,ekologi/lingkungan) Perdesaan  permasalahan, antara lain: masalah lingkungan

membahayakan warga dan lingkungan

desa setempat, sekitarnya, hilir/kota

Desa Berkelanjutan - pengertian

suatu ekosistem/lingkungan dimana masyarakat yang ada di dalamnya berusaha mengintegrasikan kelestarian lingkungannya dengan cara hidup berdampak rendah

perlindungan lingkungan dan peningkatan kualitas hidup

berkelanjutan  lestari, dapat dimanfaatkan generasi-generasi berikutnya

Desa Berkelanjutan ?

Berkelanjutan  3 prinsip dasar
Ekologis

Sosial-ekonomi

Spiritual-budaya

Dari hasil penelitian  masih kurang pada: - Aspek ekologis: pengelolaan sampah/limbah, energi terbarukan - Aspek ekonomi: aktivitas ekonomi lokal - Aspek spiritual/budaya: aktivitas kesenian, kesenangan

Aspek Ekologis
 

pemahaman lingkungan dan kearifan lokal, pemanfaatan sumberdaya secara arif  mempertimbangkan keberlanjutan, tidak membahayakan/merugikan mahluk hidup dan lingkungan ketersediaan pangan lokal dan pola konsumsi, infrastruktur dan bangunan dengan bahan lokal dan berwawasan lingkungan, ketersediaan sumber air setiap saat, pengelolaan sampah, limbah dan polusi, penggunaan energi dapat diperbaharui.

 

  

Aspek Sosial - Ekonomi
 keterbukaan

dan kebersamaan  keberlanjutan sistem sosial,  jaringan pencapaian/komunikasi dan jasa  pelayanan kesehatan dan pendidikan  kesempatan berusaha/kerja  keberlanjutan sistem ekonomi lokal yang sehat  kehidupan layak

Aspek Spiritual-Budaya
  

terpenuhinya kebutuhan spiritual keberlanjutan budaya lokal terpenuhinya kebutuhan kesenangan dan seni daya tahan terhadap gangguan/ bencana kesadaran menjunjung perdamaian dan kepedulian global

 

Permukiman berwawasan Lingkungan

Terletak pada lahan yang sesuai dan diperuntukkan untuk permukiman Tataruang dan jaringan sirkulasi yang efisien, mempertimbangkan sistem ekologis dan budaya lokal Tersedia air bersih yang memadai Tersedia sistem drainase, sistem sanitasi dan saluran air limbah

 

 

Penerapan sumur resapan air Kerapatan, ukuran dan kualitas bangunan memenuhi standar minimum Penggunaan bahan lokal dan energi dapat diperbaharui Tersedia fasilitas lingkungan permukiman (pelayanan kesehatan, pendidikan, fasilitas ibadah, pasar/toko kebutuhan pokok, ruang bersama/ serbaguna, fasilitas untuk keamanan)

Ruang terbuka hijau (produksi, konservasi, budaya, rekreasi/sosial) minimal 30% Keterjangkauan dan kemudahan pencapaian ke tempat bekerja/pasar Pengelolaan sampah dan limbah agar tidak membahayakan permukiman setempat dan kawasan sekitar Mempertahankan budaya dan kearifan lokal (filosofi menjaga lingkungan, arsitektur/ desain bangunan, penggunaan elemen/ ornamen, aktivitas budaya/kesenian dan sistem sosial)

Tata Ruang/Pola Pemukiman dan Rumah
Halaman belakang Talun Kbn Campuran Tegalan Sawah Dapur Gudang Halaman samping Kmr Tengah Rumah Kmr Pekuburan Kolam Mesjid Sungai

Mesjid
Pesantren Madrasah

Halaman depan (buruan)

Rumah

Jalan

Konsep Permakultur untuk Desa Berkelanjutan
V IV III II I 0

Bangunan Rumah
  

Syarat Syarat Syarat

 

Kesehatan Kekuatan Keterjangkauan  ekonomi, teknis Syarat Kenyamanan Syarat Wawasan lingkungan dan keunikan lokal

Syarat Kesehatan

Memiliki penerangan dan peranginan yang cukup Memiliki sarana penyediaan air bersih Memiliki sarana pengaturan pembuangan air limbah/sanitasi Dinding, lantai, udara tidak lembab Terlindungi dari sumber penyakit atau gangguan pencemaran seperti bau, rembesan air kotor, udara kotor

 

 

Syarat Kekuatan/keamanan
 Berada pada tapak yang sesuai (kemiringan tapak <10%, tanah stabil, bebas bencana alam)  Elemen bangunan (pondasi, dinding, atap) memenuhi persyaratan konstruksi bangunan  Penggunaan bahan lokal yang berkualitas (kuat dan awet)  Bangunan kuat, awet/tahan lama

Syarat Kenyamanan

Tersedia ruang yang cukup, ruang dalam rumah minimal 9 m2 per orang (luas rumah sehat sederhana 27 m2, asumsi jumlah anggota keluarga 3 orang) dengan ketinggian minimal 2,80 m; luas lahan minimal 60 m2.

Syarat Kenyamanan - lanjutan

 

  

Tata ruang efisien dan nyaman Iklim mikro (suhu, kelembaban, sirkulasi udara) nyaman Memenuhi kebutuhan keamanan dan interaksi sosial Cukup penerangan Memenuhi kebutuhan keindahan/ identitas Tersedia halaman/ruang terbuka untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga atau kesenangan

Syarat keberlanjutan lingkungan dan keunikan lokal (genius loci)

  

 

Memenuhi standar area terbangun (3540% dari luas lahan, disesuaikan kondisi lahan), pada peruntukan lahan yang sesuai Terdapat cukup area resapan air Menggunakan bahan lokal Arsitektur, ragam elemen, tata ruang atau orientasi sesuai budaya lokal Mendukung interaksi sosial Menggunakan jenis tanaman lokal dengan keragaman tinggi

Stratifikasi Vertikal Tanaman Pekarangan
Tinggi tanaman (m) Strata V Tinggi tanaman (m)

10

10

Strata IV Strata III Strata II Strata I 5 2 0 5 2 0

Tinggi tanaman (m)
Strata V Strata IV 5 Strata III Strata II Strata I 2 0 10

(Sumber : Nurjanah, 2000 ; Arifin et al, 2001)

Potensi Keanekaragaman Hayati

Pemanfaatan Tanaman

Syarat Keterjangkauan

 

secara ekonomi terjangkau mudah/memungkinkan untuk dibangun awet/tahan lama

Ci Anjur Kecil

Legenda
Bangunan Rumah Kolam

RT 03/RW 03

Ruang Terbuka Pekarangan Batas Pekarangan Talun

Tegalan

Jalan Desa

Sungai Batas RT

RT 05/RW 02

Ci Gadog
0 50 100 150 m

Pola Premukiman di Kampung Galudra 2, Desa Galudra

Ci Anjur

Legenda
Bangunan Rumah Kolam Ruang Terbuka Pekarangan Batas Pekarangan Sawah

Kampung Mangu

Tegalan

Talun

Tegalan

Desa Sukamulya
Nursery

Jalan Desa

Sungai Batas Kampung Batas Desa

0

50

100

150 m

Pola Permukiman di Kampung Burangkeng , Desa Mangunkerta

ke Bandung

Legenda

Bangunan Rumah

Kampung Mekarsari Desa Babakan Caringin

Ruang Terbuka Pekarangan Batas Pekarangan Sawah

Ci Jurang

Kebun Campuran

Kolam

Jalan Desa

RT 03/RW 06
Sungai Batas RT Batas Desa

0

50

100

150 m

Pola Permukiman di Kampung Cibakung, Desa Selajambe

Terimakasih