You are on page 1of 11

PROF. DRG.

DWI PRIJATMOKO, PhD

2. 7. 3. 6. Uraian permasalahan yg diteliti dan tujuan Pengumpulan informasi mengenai permasalahan Menyusun hipotesis Menilai apa data yg akan terkumpul dpt menjawab permasalahan PENYUSUNAN RANCANGAN PERCOBAAN Pelaksanaan penelitian Pengolahan data.1. 5. 8. pembahasan Penarikan kesimpulan . 4.

   RP merupakan salah satu tahap dari seluruh proses penelitian RP adalah suatu rencana kerja RP adalah suatu rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam usaha mengumpulkan data yg: 1. Relevan dgn permasalahan yg diteliti 2. Dapat dipercaya (reliable) 3. Valid .

3. 7. 2. 5.1. 4. 6. Tujuan hrs jelas Batasan populasi hrs jelas Cara pengambilan sampel random Besar sampel hrs cukup Grouping harus tepat dan harus ada pembanding Pengaruh luar hrs minimal Pemilihan metode statistik hrs tepat .

.Dasar yang digunakan Tujuan Pendekatan Keterlibatan peneliti Lokasi Penelitian Rancangan Penelitian .Intervensional (Eksperimental.Ekploratif.Potong lintang/cross sectional -Longitudinal .Observational .Eksperimental . non eksperimental. . .analitik.deskriptif. eksperimental semu Klinik/uji klinik/clinical trial Lapangan/field trial .

 Secara Umum : Dapat dipilih rancangan penelitian Eksperimental atau non eksperimental. Tergantung tujuan penelitian .

The pretest-post test design 2. One-group pretest-post test design 3.a. One-shot case study 2. The static-group comparison b. True-experimental designs 1. The post test-only control group design . Pre-experimental designs 1.

.Eksperimental : Bila intervensi secara aktif dan terencana dilakukan oleh peneliti dengan mengendalikan faktor-faktor tertentu untuk mengungkapkan hubungan sebab akibat.

    Perbedaan: Peran peneliti dalam intervensi Eksperimen : Peneliti mengintervesi aktif. Sebab akibat Analitik : Peneliti hanya mengamati intervensi dilakukan oleh alam/ subjek yang bersangkutan Persamaan: sama2 memakai kontrol . dengan mengendalikan faktor2 yg dapat mempengaruhi hub.

2. . tetapi oleh alam atau subjek yang bersangkutan secara sengaja atau tidak Peneliti secara pasif mengamati perubahan yang terjadi untuk mengetahui adanya hubungan sebab akibat. Bila intervensi tidak dilakukan oleh peneliti.1.

Keduanya menggunakan kontrol/kelola sebagai pembanding Terdapat hipotesis secara spesifik untuk mengungkap hubungan sebab akibat . 2.1.