You are on page 1of 2

MILIARIA

A. DEFINISI Miliaria adalah kelainan kulit akibat aliran keringat ke permukaan kulit terhambat dan keringat dipertahankan dalam kulit yang sering terjadi pada peningkatan kondisi panas dan lembab. Hambatan sekresi normal dari kelenjar keringat menyebabkan peningkatan tekanan dan pecahnya kelenjar keringat pada tingkat yang berbeda-beda. Keluarnya keringat ke dalam jaringan yang berdekatan menyebabkan perubahan anatomi yang menghasilkan miliaria. B. ETIOLOGI Miliaria terjadi akibat penyumbatan saluran keringat yang terjadi pada cuaca panas seperti didaerah tropis atau pada cuaca lembab. Mowad et al menunjukkan bahwa Staphylococcus epidermidis memproduksi polisakarida ekstraseluler yaitu zat atau lendir yang bisa menghambat saluran keringat dan menghambat penghantaran keringat ke permukaan kulit dan apabila didukung oleh adanya tekanan pada saluran keringat maka dapat menyebabkan pecahnya kelenjar keringat atau saluran keringat pada tingkatan yang berbeda, keluarnya keringat ke jaringan yang berdekatan mengakibatkan miliaria. Neonatus diperkirakan memiliki kelenjar ekrin yang belum matang/sempurna sehingga mudah pecah saat berkeringat, pecah ini yang menyebabkan miliaria. Pada daerah lembab menyebabkan obstruksi terminal pada kelenjar ekrin, oklusi ini bisa terjadi akibat temperatur yang tinggi dan penggunaan pakaian yang tebal, serta kondisi iklim tropis. Perawatan neonatus dalam inkubator, dan demam mungkin dapat menyebabkan miliaria. Beberapa stimulus untuk berkeringat juga dapat menyebabkan miliaria.

organisme yang tinggal pada kulit. C. PATOGENESIS .Pada kulit yang terpapar sinar ultraviolet. dan episode berkeringat berulanh merupakan faktor yang menyebabkan miliaria.