You are on page 1of 8

ACARA I PENGUJIAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI

I.

TUJUAN
Mahasiswa dapat melakukan pengujian bakteri yang termasuk dalam kelompok Escherichia coli yang terdapat dalam hati ayam , daging ayam , ceker ayam dan ampela ayam

II.

Tinjauan pustaka Mikroorganisme yang terdapat pada manusia dan hewan bisa berupa bakteri, kapang, kamir, protozoa, dan virus. Mikrooganisme ini terdapat pula di dalam alam, yaitu tanah, air, udara, tumbuhan, dah hewan. Mikroorganisme yang terdapat pada hewan dapat dibagi menjadi dua golongan besar, yaitu mikroorganisme yang merupakan penghuni tetap tubuh hewan atau yang disebut komensal dan mikroorganisme yang merupakan penghuni sementara tubuh hewan. Mikroorganisme ini bisa berupa mikroorganisme patogen maupun nonpatogen yang terdapat dalam tubuh hewan dalam waktu tertentu saja (Bonang dan Koeswardono 1982). Mikroorganisme komensal dapat kemudian menyebabkan penyakit. Hal ini dapat terjadi bila mikroorganisme tersebut tiba – tiba menyebar ke seluruh tubuh hewan melalui darah dan jaringan tubuh karena adanya luka. Dalam keadaan demikian mikroorganisme tersebut dapat menjadi patogen, namun pada umumnya mikroorganisme komensal adalah non – patogen dan bahkan berguna untuk inangnya. Mikroorganisme ini hanya menimbulkan penyakit bila suatu sebab berada pada lokasi yang baru dan bila ada faktor – faktor luar yang mempengaruhi keadaan. Mikroorganisme komensal yang kadang – kadang menyebabkan penyakit dinamakan mikroorganisme opprtunis (Bonang dan Koeswardono 1982). Hasil suatu pemeriksaan mikrobiologi pada umumnya hanya menunjang diagnosa klinik. Bila hasil pemeriksaan negatif, hal ini tidak berarti bahwa diagnosa klinik tersebut salah. Kegagalan pemeriksaan mikrobiologik lebih banyak terjadi karena cara pengambilan dan pengiriman bahan pemeriksaan yang salah. Makin cepat bahan pemeriksaan tiba di laboratorium makin baik hasil pemeriksaannya. Bila diperlukan waktu lama maka haruslah bahan pemeriksaan tersebut didinginkan atau dimasukkan ke dalam suatu perbenihan pengawet (Bonang dan Koeswardono 1982). Pada umumnya jika kita mendengar kata bakteri, yang langsung terbayang adalah makhluk amat kecil yang berbahaya karena menyebabkan berbagai penyakit.

yng di ikuti dengan uji biokimia da selanjutnya dirujuk dengan table MPN ( table mc crady ) .6-0. Bahan : Hati ayam Cara kerja Prinsip : pertumbuhan e. METODE PENELITIAN Alat dan bahan 1. Bakteri ini termasuk umumnya hidup pada rentang 20-40 derajat C.5 micrometer. coli berkisar 0.coli yang ditandai dengan terbentuknya gas dalam tabung durham setelah sampel di inkubasi dalam perbenihn yang cocok pada suhu 36+ 1’c selama 48 jam .7 micrometer kubik. Alat : tabung reaksi Bunsen pipet tetes Timbangan analitik Penumbuk Rak tabung reaksi 2. coli merupakan bakteri berbentuk batang dengan panjang sekitar 2 micrometer dan diamater 0. III. Cukup banyak masyarakat yang tahu E.BakteriEscherichia coli adalah salah jenis bakteri yang sering dibicarakan. E. coli namun hanya sebatas bakteri ini adalah penyebab infeksi saluran pencernaan. optimum pada 37 derajat. Volume sel E. Namun banyak sebenarnya yang patut diketahui dari bakteri ini.

coli 1. Uji indol Dari biakan murni nutrient agar miring . dinokulasikani 1 loop biakan kedalam tryptone broth .coli yang dianggap positif . di inkubasi pada suhu 35’c selama 48 jam dengan menggunakan pipet . Melakukan pengujian IMVIC ( indol . merah metal . warna jingga menunjukan reaksi indole positif 2. jika didalam tabung terbentuk gas dan keruhan) b. voges proskuauer .2 – 0. diinokulasi 1 loop biakan kedalam perbenihan MR-VP . diinkubasi pada suhu 35‘c selama 18 – 24 jam .3 ml reagen kovac / pereaksi indol kedalam masing masing tabung dan kocok sellama 10 menit indol positif . Menginkubasi agar miring tersebut pada suhu 35’c selama 18 – 24 jam 6. Uji merah metal ( methyl red ) Dari biakan murni nutrient agar miring . pindahkan 5ml ke dalam tabung reaksi . Menginkubasi biakan pada suhu 35’c selama 18 – 24 jam 3. Uji penetapan / penegasan e. mengikunbasi dalam perangas air (waterbath) pada suhu 44 .45’c selama 48 jam 3.coli 1.coli ( EC. mencatat tabung yang positif ( e. menambahkan 0. Dari tabung EC broth yang positif . Pengujian IMVIC 1. Uji Pendugaan e. . Degan menggunakan ose . menggambil koloni tersangka dari masing masing media EMB dan dipindakan ke nutrient agar miring yang digunakan untuk uji biokimia 5.broth ) yang terdapat tabung durham 2. perlahan lahan buat goresan pada media eosin mathylene blue agar ( emb agar ) dalam cawan petri dengan menggunakan ose dan hindarkan terjadinya selaput 2. Memperhatikan koloni tersangka yaitu hitam atau gelap pada bagian pusat koloni dengan atau tanpa metalik kehijauan atau koloni berwarna kilap logam 4. sitrat ) dari biakan nutrient agar pada butir 4 c.a.Masukan 1 ose biakan yang positif pada media LB dari pengujian coliform kedalam tabung yang berisi e.

. Uji sitrat Dari biakan murni nutrient agar miring . warna biru menunjukan reaksi negative ( simmon sitrat ) dan adanya kekeruhan pada pembenihan kosers citrate menunjukan reaksi positif. 4. diamkan selama 2-4 jam .2 ml larutan KOH 40 % dan di kocok . Inkubasi pada suhu 36 + 1’c selama 48 jam dengan menggunakan pipet . warna kuning menunjukan reaksi negative dan warna merah menunjukan reaksi positif 3. inokulasi 1 loop biakan ke dalam perbenihan MR-VP.ditambahkan 5 tetes merah metal dan kocok . Uji VP Dari biakan murni nutrient agar miring .6 ml larutan alfa naftol dan 0. dipindahkan 1 ml ke dalam tabung reaksi . warna tidak berubah menunjukan reaksi negative . di inokulasikan 1 loop biakan ke dalam perbenihan simmon citrate atau kosers citrate . warna merah muda hingga merah tua menunjukan reaksi positif . ditambahkan 0. diinkubasikan pada suhu 35’c selama 48 jam .

3. Jenis bakteri E.IV.C broth menghasilkan hasil positif (+ ) 3. Ampela 4. E. karena e. Sebagian besar merupakan galur non – patogen.coli memamfaatkan laktosa sebagai sumber kehidupan.3.3 3. daging ceker dan ampela ayam semua menghasilkan reaksi positif ( + ) ini menunjukan semua sampel terdapat coliform dan dilanjutkan uji E.3 3. Ceker 3. sedangkan serotipe yang patogen sekitar 10-15%. media berbentuk padat berguna untuk menjaga sel tidak berpindah tempat sehingga akan mudah di hitung dan dipisahkan jenisnya ketika tumbuh menjadi koloni . yang akan tumbuh dengan membentuk koloni berwarna hijau dengan kilap logam . Uji penegasan e. Oleh karena itu dilakukan beberapa uji untuk mengetahui adanya bakteri e. pengujian yang pertama adalah Uji pendugaan merupakan tahap pertama uji E.Hati ayam 2.coli menggunakan media laktosa broth dari hasil pengamatan dan pengujian menggunakan sampel hati .coli dengan media E.3 3. Media yang digunakan adalah EMB . yang mana EMB mengandung laktosa untuk membantu pertumbuhan e.3 semua yaitu adanya gas dalam tabung durham dan terlihat keruh pada medianya Uji penegasan E. colipatogen yang bersifat enterotoksigenik (ETEC) akan menyebabkan terbentuknya akumulasi cairan di usus sehingga ayam akan mengalami diare.coli bertujuan untuk meyakinkan hasil positif yang ada pada uji pendugaan. coli merupakan flora normal saluran pencernaan dan normal berada pada lingkungan peternakan ayam.3. HASIL PENGAMATAN dan PEMBAHASAN KELOMPOK 1. Daging E.3.3.coli .3 EMB INDOL Hitam Hitam Hitam Hitam + + + + IMVIC MR + VP Cytrat + + + + KETERANGAN Typical intermediatc PEMBAHASAN E.coli tersebut .coli menggunakan media EMB agar .C broth 3.coli .

V. ceker dan ampela ayam ) yang merpakan bakteri e. coli tidak bias memamfaatkan sitrat sebagai sumber karbonya . sebagai upaya memahami proses kehidupan dari sisi kimia .coli bertujuan untuk meyakinkan hasil positif yang ada pada uji pendugaan 2.coli . dan pengujian IMVIC 4. ini menunjukan bakteri yang tumbuh bukan e. daging . kemudian media citrate pada sampel ini semua sampel menunjukan reaksi positif (+) dengan perubahan warna dari hijau menjadi biru . Uji penegasan e. . pembenihan indol digunakan untuk melihat kemampuan bakteri mendegradasi asam amino triptofan secara enzimatik .coli uji penegasan E. sehingga tidak ada perubahan warna . media ini biasanya digunakan mengindifekasi yang cepat .coli positive adalah hati ayam karena typical intermediatc 3. pengujian yang dilakukan kali ini meliputi 3 tahap pengujian e.. Reaksi positif Metil red ditandai dengan adanya perubahan warna kuning menjadi merah dengan bantuan indicator metal merah. Metil red menghasilkan reaksi negative ( . e. Kemudian pada media voges ke 4 sampel menghasilkan hasil yang positif hal ini dikarenakan bakteri e.coli .coli yaitu : uji pendugaan E. ceker . Selanjutnya dilakukan pengujian indentifikasi dengan uji biokimia yaitu uju INVIC. pertama yaitu menggubaka media indol . Reaksi positif ditandai dengan adanya perubahan warna kuning menjadi merah dengan bantuan indicator metal merah. reaksi negative (-) dihasilkan karena tidak mengalami perubahan warna . kesimpulan 1. dari keempat sampel ( hati .coli membentuk basa dari fermentasi VP . pada sampel hati . ampela dan daging menghasilkan reaksi negative karena warna pada sampel berwarna hitam pada ke 4 sampel.) pada 3 sampel . Uji biokimia adalah pengujian larutan atau zat zat kimia dari bahan bahan dan proses yang terjadi dalam tubuh makhluk hidup . sedangkan metal red menghasilkan reaksi positif (+) pada sampel hati ayam saja karena E. dari sampel hati daging ceker dan ampela ayam semua mengalami reaksi positif (+) ditandai adanya warna kuning menjadi merah dengan bantuan metal merah.coli memproduksi asam sebagai hasil fermentasi dari glukosa.

http://yalun. 2008.com/2008/10/07/mengenal-bakteri-escherichia-coli/ diakses pada 10 januari 2014 .html / .DAFTAR PUSTAKA Anonym. Bakteri batang gram negative .wordpress.wordpress.com/2013/03/02/arahkebjakan-dan-strategi-pembangunan-kesehatan-selama-tahun-2010-2014/ . http://loisalo. diakses pada 10 januari 2014 Anonym. 2011. 2013 . Mengenal bakteri Escherichia coli .blogspot. diakses pada 10 januari 2014 Anonym.http://nophienov. ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI PADA ORGAN HATI DARI AYAM YANG TERINFEKSI COLIBACILLOSIS.com/2011/05/isolasidan-identifikasi-bakteri-pada.

LAPORAN PRAKTIKUM UJI MIKROBIOLOGI PENGUJIAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI PENANGGUNG JAWAB : AFRIZAL ANGGOTA KELOMPOK 1 : SUPRIADI YUSPITA PILIANUS M.HARRI JurusanTeknologipertanian Program StudiPengolahanHasil Perkebunan PoliteknikNegeri Pontianak 2013 .